• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perlindungan Hukum terhadap Perusahaan Factor dalam Penagihan Piutang Dagang pada Transaksi Anjak Piutang (Factoring)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perlindungan Hukum terhadap Perusahaan Factor dalam Penagihan Piutang Dagang pada Transaksi Anjak Piutang (Factoring)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Giyoto Diantoro, NIM C100110053, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU PERJANJIAN ADAT DALAM TRANSAKSI UTANG PIUTANG DAN DAMPAKNYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM (Study Kasus

Adapun permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana kedudukan hukum daftar piutang sebagai jaminan fidusia, perlindungan hukum terhadap kreditur penerima

Adapun permasalahan yang dibahas pada penelitian ini adalah bagaimana kedudukan hukum daftar piutang sebagai jaminan fidusia, perlindungan hukum terhadap kreditur penerima

Dalam pasal 1 huruf l menyebutkan bahwa perusahaan anjak piutang adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta

23 Dalam anjak piutang dengan recourse, klien mempunyai kewajiban untuk membayar kepada factor apabila piutang yang dialihkan tidak dapat dibayar oleh nasabah pada saat jatuh

bertanggung jawab atas ketidakmampuan pihak nasabah melunasi hutangnya, sehingga pihak klien membayar hutang pihak nasabah terhadap pihak perusahaan anjak piutang, sehingga

Tanggung jawab dalam perjanjan anjak putang n adalah ketka phak customer yang tdak mampu memenuh kewajbannya kepada perusahaan factor.. Kata Kunc : anjak

Giyoto Diantoro, NIM C100110053, PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PELAKU PERJANJIAN ADAT DALAM TRANSAKSI UTANG PIUTANG DAN DAMPAKNYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM (Study Kasus