• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANHUMAS DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SEKOLAH DI SD N SOSROWIJAYAN YOGYAKARTA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANHUMAS DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF SEKOLAH DI SD N SOSROWIJAYAN YOGYAKARTA."

Copied!
178
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Rozanah Ahlam Fadiyah
  • Pengajar:
    • Lia Yuliana, M.Pd
  • Sekolah: Universitas Negeri Yogyakarta
  • Mata Pelajaran: Manajemen Pendidikan
  • Topik: Peran Humas Dalam Membangun Citra Positif Sekolah Di SD N Sosrowijayan Yogyakarta
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2015
  • Kota: Yogyakarta

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya komunikasi dalam lembaga pendidikan, khususnya peran humas dalam membangun citra positif sekolah. Humas berfungsi sebagai jembatan antara sekolah dan masyarakat, memberikan informasi tentang aktivitas dan perkembangan sekolah untuk menciptakan persepsi positif di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami kontribusi humas dalam membangun citra positif di SD N Sosrowijayan Yogyakarta dan mengidentifikasi hambatan serta upaya yang dilakukan.

1.1 Latar Belakang Masalah

Latar belakang menekankan pentingnya komunikasi dalam hubungan antara sekolah dan masyarakat. Humas berperan vital dalam menginformasikan prestasi dan kegiatan sekolah untuk mendapatkan simpati masyarakat. Penelitian ini juga menggarisbawahi bahwa persepsi masyarakat terhadap pendidikan mempengaruhi citra sekolah, sehingga penting untuk membangun hubungan yang baik antara kedua pihak.

1.2 Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah mencakup beberapa isu yang dihadapi oleh humas dalam membangun citra positif sekolah, seperti kurangnya perhatian terhadap peran humas, ketidakjelasan topik, dan rendahnya partisipasi orang tua. Hal ini menjadi fokus utama penelitian untuk mencari solusi yang efektif.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran humas dalam membangun citra positif, hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan oleh humas di SD N Sosrowijayan Yogyakarta. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang hubungan antara humas dan masyarakat dalam konteks pendidikan.

II. KAJIAN PUSTAKA

Bagian ini membahas teori-teori dan konsep dasar terkait humas dan citra sekolah. Humas didefinisikan sebagai kegiatan yang menjalin hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat untuk menciptakan kepercayaan dan dukungan. Berbagai fungsi dan jenis humas juga dijelaskan, termasuk humas pemerintah dan humas sosial.

2.1 Konsep Dasar Humas

Humas berfungsi untuk membangun komunikasi yang baik antara sekolah dan masyarakat. Humas tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam menciptakan hubungan yang harmonis. Konsep dasar humas mencakup pengertian, fungsi, dan macam-macam humas yang relevan dengan konteks pendidikan.

2.2 Unsur-Unsur Terlibat Dalam Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat

Hubungan antara sekolah dan masyarakat melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, orang tua, dan lembaga swadaya masyarakat. Komunikasi yang efektif antara semua pihak ini penting untuk menciptakan kepercayaan dan dukungan terhadap program-program sekolah.

2.3 Upaya-Upaya Membangun Citra Positif

Upaya membangun citra positif melibatkan komunikasi yang transparan dan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan sekolah. Program-program yang melibatkan orang tua dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan citra sekolah serta memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitas.

III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

3.1 Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena yang terjadi di lapangan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang peran humas dalam membangun citra positif sekolah.

3.2 Teknik Pengumpulan Data

Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur dengan berbagai informan, termasuk kepala humas, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Observasi langsung juga dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang aktivitas humas di sekolah.

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran humas dalam membangun citra positif di SD N Sosrowijayan terbagi menjadi dua aspek: internal dan eksternal. Kegiatan humas melibatkan kolaborasi dengan guru dan kepala sekolah, serta kerjasama dengan pihak luar.

4.1 Peran Humas Dalam Membangun Citra Positif

Peran humas di sekolah mencakup kegiatan internal seperti pertemuan wali murid dan kegiatan keagamaan, serta kegiatan eksternal yang melibatkan kerjasama dengan bank dan puskesmas. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan citra positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

4.2 Hambatan-Hambatan Humas

Hambatan yang dihadapi oleh humas termasuk masalah waktu, keuangan, dan kurangnya partisipasi orang tua. Hambatan ini mengganggu efektivitas program humas dalam membangun citra positif sekolah.

4.3 Upaya-Upaya Humas

Upaya yang dilakukan oleh humas meliputi program kebersihan, pemanggilan orang tua, dan kegiatan sosial. Kerjasama dengan pihak luar juga menjadi fokus untuk memperkuat hubungan dan meningkatkan citra sekolah.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran humas sangat penting dalam membangun citra positif sekolah. Diperlukan kerjasama yang lebih baik antara sekolah dan masyarakat untuk mengatasi hambatan yang ada dan meningkatkan partisipasi orang tua.

5.1 Kesimpulan

Humas memiliki peran strategis dalam membangun citra positif di SD N Sosrowijayan Yogyakarta. Kegiatan humas yang melibatkan masyarakat dapat meningkatkan kepercayaan dan dukungan terhadap sekolah.

5.2 Saran

Disarankan agar pihak sekolah meningkatkan komunikasi dengan orang tua dan masyarakat, serta mengembangkan program-program yang lebih melibatkan partisipasi masyarakat untuk memperkuat citra positif sekolah.

Gambar

Tabel 1. Kisi-kisi Penelitian Peran Humas Dalam Membangun Citra Positif
Gambar 1. Struktur Organisasi SD N Sosrowijayan Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi dengan judul Upaya Diplomasi Publik Brazil dalam Membangun Citra Positif Negara melalui Penyelenggaraan Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016 ini merupakan buah

ketertarikan untuk mengkaji lebih dalam tentang Upaya Humas Pemerintah Kabupaten Gresik Dalam Membangun Citra Gresik Sebagai Kota Industri..

Komponen strategi komunikasi yang dilakukan oleh umat Baha’i dalam membangun citra positif di masyarakat dalam hal perencanaan pesan yaitu dengan melakukan musyawarah terlebih

Pengenalan madrasah kepada masyarakat dan menjalin kerjasama dengan instansi lain promosi Dalam menjalankan perannya untuk membangun citra, humas melaksanakan tugasnya yaitu

Berdasar hasil penelitian dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa: Tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya religius siswa di SD Negeri

Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan terhadap peran humas melalui UPKM RSK Ngesti Waluyo dalam membangun citra positif RSK Ngesti Waluyo, ada 5 peran

Dari membangun citra MTs Azzuhri Tanjung Morawa dan dari strategi manajemen humas dalam membangun citra MTs Azzuhri Tanjung Morawa. Hasil yang di capai bagi MTs Azzuhri

Apa saja upaya yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dalam meningkatkan. mutu SDN