• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Pustaka Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Daftar Pustaka Hubungan Persepsi Pola Asuh Demokratis Orang Tua Dengan Komunikasi Interpersonal Antara Remaja Dan Orang Tua."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

67 Daftar Pustaka

Ancok, D. 1997. Penyusunan Skala Pengukur. Yogyakarta: Pusat Penelitian Universitas Gajah Mada.

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Astuti, C. D. 2003. Hubungan Kualitas Komunikasi dan Toleransi Stress Dalam Perkawinan. Suksms Vol 2 No 1, Hal 52-60.

Azwar, S. 2002. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. , S. 2002. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Beebe, Steven A, Susan J. Beebe, dan Mark V. Redmond. 1996. Communication, Seventh Edition. Massachutts : Allyn and Bacon.

BKKBN. 2008. Modul Pelatihan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja Bagi Calon Konselor Sebaya. Jakarta : Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi.

Candra, F.A.T. 2008. Hubungan Antara Penerimaan Diri Remaja Terhadap Penampilan Fisik dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Surakarta : Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Cangara, Hafied. 1998. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Dariyo, Agoes. 2004. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor : Ghalia Indonesia. Darmastuti, Rini, 2006. Bahasa Indonesia Komunikasi. Yogyakarta: Grava

Media.

Depari, Eduard. 1988. Peranan Komunikasi Massa dalam Pembangunan (satu kumpulan karangan). Yogyakarta : Gajah Mada Universitas Press.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2000. Materi Inti Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Departemen Kesehatan.

Devito. 1997. Komunikasi Antar Manusia (terjemahan Agus Mulyana). Jakarta: Profesional Book.

(2)

68

Hadi, S. 2000. Metodologi Riset. Yogyakarta: Andi Offset.

. 2000. Pedoman Manual Seri Program Statistik (SPS 2000). Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM

Hurlock, E. B. 1978. Child Development. Jakarta : Penerbit Erlangga.

. . 1993. Psikologi Perkembangan Edisi ke-5. Jakarta : Penerbit Erlangga.

. 1999. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.

. 2004. Terjemahan Istiwidayati dan Soejarwo. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ihsan,Fuad dan Hamdani Ihsan. 2001. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.

Kerlinger, 1993. Asas-asas Penelitian Behavioral (Terjemahan Yudi R.). Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Liliweri, A. 1997. Komunikasi Antarpribadi. Bandung: PT Citra Aditya Bekti. . 2008. Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan. Yogyakarta : Pustaka

Pelajar.

Lunandi, A. G. 1994. Komunikasi Mengena Meningkatkan Efektivitas Komunikasi Antar Pribadi. Yogyakarta : Kanisius.

Muhammad, arni. 2004. Komunikasi Organisasi. Jakarta : Bumi Aksara.

Mulyana, A. Z. 2010. Rahasia Menjadi Guru Hebat Memotivasi Diri Menjadi Guru Luar Biasa. Jakarta : Grasindo

Mussen, P. H. 1994. Perkembangan dan Kepribadian Anak (Terjemahan Budiyanto, F. X., dkk). Jakarta : Archan.

Onong, V. 2004. Dinamika Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rosdakarya. Purwanto. 2000. Komunikasi Interpersonal Dalam Keluarga. Laporan Lembaga

Pengabdian Masyarakat. Yogyakarta: Fakultas Psikologi, Universitas Gajah Mada.

(3)

69

Reardon, K. Karhlen. 1987. Interpersonal Communication, Where Minds Meet. California : Wadsworth Publication Company.

Riggio, E. 1990. Introduction To industrial and Organizational Psychology. London: Scoot Forestment and Company

Rosmawati, H.P. 2010. Mengenai Ilmu Komunikasi. Bandung : Widya Padjajaran. Santrock, J. W. 2002. Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup). Jilid

1: Edisi Kelima. Jakarta: Erlangga.

. 2005. Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga. Sardiman, A. M. 2001. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT.

Raja Grafindo.

. 2002. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Grafindo

Sarwono, W. S. 2000. Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: Grafindo Persada. . 2011. Psikologi Remaja Edisi Revisi. Jakarta: Grafindo Persada. Shadily, Hassan. 1993. Sosiologi Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta : Rineka

Cipta.

Soedjatmiko. 2009. Cara Praktis Membentuk Anak Sehat, Tumbuh Kembang Optimal, Kreatif, dan Cerdas Multipel. Jakarta : Penerbit Buku Kompas.

Suryabrata, S. 2003. Pengembangan Alat Ukur Psikologi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Suwito, Umar. 1989. Komunikasi Untuk Pembangunan. Jakarta:

Tarmudji, T. 2004. Penelitian Tentang Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Agresivitas Remaja. http//www.depdiknas.go.id/.

Utami, Y. R. 2009. Penyesuaian diri dan pola asuh orang tua yang memiliki anak retardasi mental. Skripsi (Tidak diterbitkan). Surakarta : Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Wahyuning, Wiwit. Jash dan Metta Rahmadi. 2003 Mengkomunikasikan Moral Kepada Anak. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

(4)

70

Widjaja, H. A. W. 2002. Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: Bumi Aksara.

Windyastati, F. 2001. Hubungan antara Persepsi Pola Asuh Demokrasi dengan Disiplin Diri Pada Remaja. Skripsi (Tidak diterbitkan). Surakarta : Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi keluarga dengan kepercayaan diri pada remaja dan hubungan antara persepsi terhadap pola

Hipotesis yang diajukan ada hubungan positif antara persepsi pola asuh demokratis orang tua dengan prestasi belajar. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X

dilakukan penelitian tentang “Hubungan antara tipe pola asuh orang tua dengan kemandirian perilaku remaja akhir”...

menerapkan pola asuh yang baik, remaja cenderung dapat menyelesaikan masalah. dengan baik dan mudah, sebaliknya orang tua yang menerapkan pola

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh gambaran persepsi remaja terhadap pola asuh orang tua, gambaran kecerdasan interpersonal remaja, serta

Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua dengan kecerdasan emosi pada remaja. Artinya variabel pola asuh orang tua

Kepercayaan diri pada remaja akhir dari pola asuh orang tua demokratis lebih besar daripada kepercayaan diri pada remaja akhir dari pola asuh permisif dan pola

Hubungan pola asuh orang tua terhadap kemandirian personal hygine pada anak dengan retardasi mental.. Hubungan pola pengasuhan orang tua dengan perkembangan sosial anak rektardasi