• Tidak ada hasil yang ditemukan

Presentasi Strategi Literasi dalam Pembelajaran SMP KP1 220217

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Presentasi Strategi Literasi dalam Pembelajaran SMP KP1 220217"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Hak Cipta © 2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Slide Template

KISYANI-LAKSONO DAN PRATIWI RETNANINGDYAH

SATGAS GERAKAN LITERASI SEKOLAH

DISAMPAIKAN DALAM PENYEGARAN INSTRUKTUR K-13, 21

FEBRUARI 2017 DI JAKARTA

STRATEGI LITERASI DALAM

PEMBELAJARAN DI SMP

STRATEGI LITERASI DALAM

(2)
(3)
(4)

LITERASI

Keber-aksaraan

Keber-aksaraan

Melek

(keterpaha

man)

Melek

(keterpaha

man)

Melek

Baca-Tulis

Melek

(5)
(6)
(7)

Literasi dan

Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

(8)

Sosok Literat

Mampu menentukan seberapa banyak informasi yang

dibutuhkan.

Mampu mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif

dan efisien.

Mampu mengevaluasi informasi dan sumbernya secara kritis.

Mampu memadukan informasi yang dipilih ke dalam

pengetahuan diri.

Mampu menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai

tujuan tertentu.

(9)

Literasi dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

Menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sebelumnya.

Melakukan

preview

dan prediksi untuk meningkatkan pemahaman teks.

Mengelola informasi dan menerapkan kerangka dan kategori yang

bermaka.

Mampu menggunakan pancaindra (melihat, mendengar, merasakan,

membaui, atau mengecap) gambaran yang disampaikan dalam teks tulis.

Memantau pemahaman secara mandiri.

Mengevaluasi teks secara kritis.

Memberikan penilaian terhadap bentuk dan/atau isi teks.

Menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari teks untuk situasi baru.

(10)

Inquiry learning Memotivasi/mengaitkan Bertanya/Merencanakan Investigasi Mengonstruksi Mempresentasikan Mengevaluasi/melakukan refleksi Strategi literasi

Mengaktivasi pengetahuan latar belakang

Bertanya

Mengidentifikasi gagasan utama/kata kunci/informasi yang

relevan

Membuat prediksi dan membuat inferensi

Membuat sintesis

Menentukan/menyempurnakan tujuan membaca

(11)
(12)
(13)
(14)

Istilah Teknis

(1)Think-aloud

: strategi untuk membunyikan secara

lisan pada saat berusaha memahami bacaan,

memecahkan masalah, atau mencoba menjawab

pertanyaan.

(2)Inferensi:

simpulan

sementara

berdasarkan

informasi yang tersirat dalam teks. Inferensi dapat

didukung dengan ciri/bukti/fitur khusus yang ada

dalam teks.

(15)

Istilah Teknis

(1) “Ringkasan” dalam arti luas diperoleh dengan kegiatan

meringkas isi, mengidentifikasi gagasan utama, menceritakan

kembali, membuat sintesis, membuat pertanyaan tentang isi, dan

sebagainya.

(2) Evaluasi teks dapat berwujud antara lain (a) membuat opini

terkait

teks;

(b)

membuat

penilaian

langsung;

(c)

intertekstualitas; (d) memilih/menentukan moda yang paling

sesuai untuk tujuan tertentu.

(3) “Moda” merujuk pada bagaimana atau dengan cara apa pesan

disampaikan (teks tulis, audio, visual, audiovisual, digital,

kinestesik, dsb.).

(4) Pengatur grafis

(graphic organizers):

berbagai bentuk tabel atau

grafik

untuk

membantu

pemahaman

dengan

cara

(16)
(17)

Contoh Pengatur Grafis dan Fungsinya

PENGATUR GRAFIS FUNGSI

Adik Simba (Apa, Di mana, Kapan, Siapa,

Mengapa, Bagaimana) Untuk mengumpulkan informasi faktual.

Diagram Venn Untuk membandingkan.

Jaring Laba-laba Untuk menggali pertanyaan dan membuat

catatan. Berpikir-Berpasangan-Berbagi

(Think-Pair-Share) Untuk menuliskan proses berpikir dengan orang lain. Tahu-Ingin-Pelajari (KWL Chart) Untuk menggali hal-hal yang sudah

(18)

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahap pembiasaan, madrasah harus mempunyai cara tersendiri dengan memberikan jam khusus untuk melaksanakan program, membangun lingkungan yang literat dengan

Di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), terutama kelas VII mempelajari berbagai jenis teks diantaranya adalah teks hasil observasi, teks deskripsi, dan teks

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan membaca teks cerpen yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran membaca

materi pelajaran yang disampaikan itu dapat dikuasai siswa dengan baik,.. dengan kemampuan akademik ( academic achievement )

1) Kepala sekolah dalam konteks penyelenggaraan pendidikan memiliki peranan yang sangat strategis sebagai pemimpin. Oleh karena itu tanggung jawab sekolah dalam meningkatkan

Justeru itu, peranan Literasi Maklumat di sekolah merupakan salah satu komponen yang sangat penting dan tidak terhad kepada penglibatan Pusat Sumber Sekolah (PSS) sebagai

Tujuan utama penggunaan strategi literasi dalam pembelajaran adalah untuk membangun pemahaman siswa, keterampilan menulis, dan keterampilan komunikasi secara menyeluruh. Tiga

penggunaan sistem bahasa termasuk tipe teks dan struktur bahasa yang khas, kosa kata dan grafis yang spesifik untuk mengkonstruksi pengetahuan dalam Sains dan mungkin tidak