Hak Cipta © 2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama
Slide Template
KISYANI-LAKSONO DAN PRATIWI RETNANINGDYAH
SATGAS GERAKAN LITERASI SEKOLAH
DISAMPAIKAN DALAM PENYEGARAN INSTRUKTUR K-13, 21
FEBRUARI 2017 DI JAKARTA
STRATEGI LITERASI DALAM
PEMBELAJARAN DI SMP
STRATEGI LITERASI DALAM
LITERASI
Keber-aksaraan
Keber-aksaraan
Melek
(keterpaha
man)
Melek
(keterpaha
man)
Melek
Baca-Tulis
Melek
Literasi dan
Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
Sosok Literat
•
Mampu menentukan seberapa banyak informasi yang
dibutuhkan.
•
Mampu mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif
dan efisien.
•
Mampu mengevaluasi informasi dan sumbernya secara kritis.
•
Mampu memadukan informasi yang dipilih ke dalam
pengetahuan diri.
•
Mampu menggunakan informasi secara efektif untuk mencapai
tujuan tertentu.
Literasi dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi
•
Menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sebelumnya.
•
Melakukan
preview
dan prediksi untuk meningkatkan pemahaman teks.
•
Mengelola informasi dan menerapkan kerangka dan kategori yang
bermaka.
•
Mampu menggunakan pancaindra (melihat, mendengar, merasakan,
membaui, atau mengecap) gambaran yang disampaikan dalam teks tulis.
•
Memantau pemahaman secara mandiri.
•
Mengevaluasi teks secara kritis.
•
Memberikan penilaian terhadap bentuk dan/atau isi teks.
•
Menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari teks untuk situasi baru.
Inquiry learning Memotivasi/mengaitkan Bertanya/Merencanakan Investigasi Mengonstruksi Mempresentasikan Mengevaluasi/melakukan refleksi Strategi literasi
Mengaktivasi pengetahuan latar belakang
Bertanya
Mengidentifikasi gagasan utama/kata kunci/informasi yang
relevan
Membuat prediksi dan membuat inferensi
Membuat sintesis
Menentukan/menyempurnakan tujuan membaca
Istilah Teknis
(1)Think-aloud
: strategi untuk membunyikan secara
lisan pada saat berusaha memahami bacaan,
memecahkan masalah, atau mencoba menjawab
pertanyaan.
(2)Inferensi:
simpulan
sementara
berdasarkan
informasi yang tersirat dalam teks. Inferensi dapat
didukung dengan ciri/bukti/fitur khusus yang ada
dalam teks.
Istilah Teknis
(1) “Ringkasan” dalam arti luas diperoleh dengan kegiatan
meringkas isi, mengidentifikasi gagasan utama, menceritakan
kembali, membuat sintesis, membuat pertanyaan tentang isi, dan
sebagainya.
(2) Evaluasi teks dapat berwujud antara lain (a) membuat opini
terkait
teks;
(b)
membuat
penilaian
langsung;
(c)
intertekstualitas; (d) memilih/menentukan moda yang paling
sesuai untuk tujuan tertentu.
(3) “Moda” merujuk pada bagaimana atau dengan cara apa pesan
disampaikan (teks tulis, audio, visual, audiovisual, digital,
kinestesik, dsb.).
(4) Pengatur grafis
(graphic organizers):
berbagai bentuk tabel atau
grafik
untuk
membantu
pemahaman
dengan
cara
Contoh Pengatur Grafis dan Fungsinya
PENGATUR GRAFIS FUNGSI
Adik Simba (Apa, Di mana, Kapan, Siapa,
Mengapa, Bagaimana) Untuk mengumpulkan informasi faktual.
Diagram Venn Untuk membandingkan.
Jaring Laba-laba Untuk menggali pertanyaan dan membuat
catatan. Berpikir-Berpasangan-Berbagi
(Think-Pair-Share) Untuk menuliskan proses berpikir dengan orang lain. Tahu-Ingin-Pelajari (KWL Chart) Untuk menggali hal-hal yang sudah