• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1 Kedudukan dan Koordinasi

Saat penulis melaksanakan kegiatan magang di media Beritaindonesia.link, penulis ditempatkan dan bertugas sebagai Asisten Produksi/ Production Assistant. Sebagai anak kerja magang, penulis berkoordinasi dengan Bapak Machroni Kusuma selaku Founder Beritaindonesia.link sekaligus selaku pembimbing lapangan, dan para kru produksi, redaktur, para komentator awam dan anggota redaksi atau content officer lainnya.

Dalam mengerjakan tugas sebagai Production Assistant, penulis sebelumnya diberikan masukan dan arahan dari pembimbing lapangan dan tim senior produksi mengenai tugas menjadi seorang Production Assistant. Sebelum produksi program acara dimulai, penulis berkoordinasi dengan tim produksi yaitu

executive producer dan operator produksi untuk menyiapkan segala sesuatu yang

diperlukan produksi siaran, mulai dari menyiapkan teknisi/ alat, rundown acara, konten berita, hingga narasumber pengisi acara.

Saat produksi berlangsung, penulis lebih banyak bertugas sebagai floor

director, timekeeper, pembaca rundown, audioman, dan social media. Haltersebut

tak terlepas dari koordinasi penulis dengan divisi produksi dan divisi lain seperti

content officer untuk mengetahui apabila terjadi perubahan atau revisi berita yang

diolah. Selain itu, penulis juga berkoordinasi dengan pengisi acara seperti presenter dan para komentator awamuntuk memberitahu konten berita apa yang akan dibahas atau yang direvisi lalu disampaikan kepada pemirsa. Pada saat produksi acara berakhir, seluruh tim produksi yang bertugas wajib mengikuti rapat evaluasi. Penulis diberikan kebebasan untuk berpendapat, bertanya dan memberikan masukan saat mengikuti rapat evaluasi.

(2)

3.2 Tugas yang Dilakukan

Penulis berperan sebagai Production Assistant (PA). Production Assistant adalah seorang yang bertugas mulai dari pra produksi, produksi, hingga pasca produksi. Pekerjaan Production Assistant mulai dari mempersiapkan, mencari, mengumpulkan, mencatat, mengkoordinasi seluruh fasilitas produksi, backdrop,

camera, audio, lighting, dan juga terkadang terlibat dalam proses kreatif (Latief dan

Utud, 2015). Sehingga tugas utama penulis adalah membantu proses produksi siaran program “Berita Indonesia Link Pagi” di media Beritaindonesia.link.

“Berita Indonesia Link Pagi” atau disingkat menjadi BILINK Pagi adalah program acara berita yang tayang melalui live streaming di Youtube channel Berita Indonesia Link dan website Beritaindonesia.link, setiap hari Senin-Jumat mulai pukul 09:00 – 11:00 WIB atau berdurasi selama dua jam. BILINK Pagi memiliki empat presenter yaitu pak Machroni Kusuma bersama pak Zaldi Nurzaman secara bergantian menjadi presenter utama yang membuka dan menutup siaran acara. Kemudian untuk pak Jeremy Teti dan Nabilah Lituhayu sebagai presenter di segmen Hiburan.

Dalam program siaran BILINK Pagi, terdapat tiga segmen per harinya. Segmen pertama membahas berita terkini dari internasional dan nasional, dengan berisikan 6 hingga 7 berita nasional, 2 berita Covid-19, 2 berita cek fakta, 2 berita sport, dan informasi perkiraan cuaca, lalu ditutup dengan “BILink Smile” atau kata bijak sebelum beralih ke segmen kedua. Segmen kedua adalah segmen “Angkringan” yang membahas satu berita hangat untuk diperbincangkan lebih dalam oleh presenter, komentator awam, serta anak muda. Kemudian, segmen terakhir adalah segmen hiburan. Meliputi berita entertainment sebanyak 6 berita, informasi mengenai harga bahan pangan, harga emas, dan harga dolar. Adapun informasi marketplace, yaitu dengan mengundang narasumber yang ingin mempromosikan produknya di BILINK Pagi. Namun, informasi marketplace tersebut tidak ditayangkan setiap hari karena masih kurangnya minat orang untuk mempromosikan produknya di BILINK Pagi.

Pada saat tahap pra produksi, PA berperan untuk mempersiapkan semua yang diperlukan untuk kelancaran program acara. Salah satu yang disiapkan terlebih dahulu adalah rundown acara atau biasa dikenal sebagai running order.

(3)

Rundown akan menjadi pegangan setiap kru yang terlibat dalam proses produksi

untuk membantu kelancaran jalannya acara, salah satunya dengan memudahkan fungsi kontrol persiapan poin acara yang akan ditampilkan.

Penulis sebagai PA dipercayakan untuk membantu menyiapkan rundown acara sehari sebelum program siaran acara berlangsung. Format dari rundown tersebut berupa format untuk program acara berita yakni dengan menampilkan susunan judul program atau judul berita, durasi, jumlah segmen, dan format camera/ VT). Setelah membuat rundown, penulis menyerahkan kepada Widi Aprilianto selaku Koordinator produksi, dan akan diperiksa kembali.

Pada saat program acara akan dimulai tim produksi termasuk Production

Assistant bertugas mempersiapkan semua alat yang akan dipakai saat syuting

seperti camera, audio, lighting, wardrobe, dan properti. Kemudian menurut Latief dan Utud, Production Assistant berkoordinasi dengan divisi lain mulai dari

cameramen, audiomen, IT, Floor Director, Program Director, Technical Director,

pembantu umum, art & properti dan seluruh kru yang akan bertugas nanti (Latief dan Utud, 2015, p. 127). Pada saat pasca produksi, tim produksi wajib mengikuti rapat evaluasi untuk membahas dan memberikan kritik, saran serta masukan pada program acara yang sudah berlangsung. Setelah itu, membahas agenda dan persiapan yang akan dilakukan tim produksi untuk kegiatan acara selanjutnya.

Selama melangsungkan praktik kerja magang di Beritaindonesia.link penulis juga ditugaskan dalam bagian redaksi yaitu melakukan Voice Over untuk sebuah konten berita. Serta dipercayakan untuk memegang akses dari semua akun Media Sosial Beritaindonesia.link (Instagram, Facebook, Twitter). Tujuannya adalah untuk memperluas interaksi antara masyarakat dengan media

Beritaindonesia.link, dan memperluas media Beritaindonesia.link lebih dikenal

banyak penonton. Berikut ini adalah aktivitas yang dilakukan penulis selama menjalani praktik kerja magang sebagai PA, dan beberapa tugas tambahan sebagai

(4)

Tabel 3.1 Aktivitas Kerja Magang

Minggu Ke- Aktivitas

1

(17- 22 Agustus 2020)

1. Mendengarkan arahan yang diberitahukan oleh

pembimbing lapangan serta tim produksi senior, mengenai cara memantau rundown/ timekeeper, floor

director serta mengenai teknisi yang harus dikuasai

yakni cameraman, audioman, lighting.

2. Mengikuti rapat redaksi untuk menentukan topik

berita yang akan disiarkan pada produksi keesokan hari.

3. Menyusun rundown, memilih konten berita Covid-19

terkini dan entertainment untuk isi programacara.

4. Menyiapkan dan mengedit kata bijak/motivasi

bertema “Semangat Kemerdekaan” untuk segmen “BILink Smile”.

5. Melakukan Voice Over untuk konten berita Covid-19

terkini dan entertainment.

6. Mengedit dan mempublikasikan konten diMedia

Sosial.

7. Mengikuti proses produksi sebagaipemantau rundown/ timekeeper dan floor director.

8. Menyiapkan properti yang diperlukan, seperti gelas

untuk presenter dan pengisi acara, properti makanan di segmen angkringan. Serta menyiapkan wardrobe, untuk presenter.

9. Menghubungi narasumber segmen berita dan

narasumber segmen marketplace.

10. Mengikuti rapat evaluasi setelah selesai produksi.

2

(24- 29 Agustus 2020)

1. Mengikuti rapat redaksi untuk topik berita yang akan disiarkan pada produksi keesokan hari.

2. Menyusun rundown, memilih konten berita Covid-19 terkini, harga emas dan entertainment untuk isi program acara.

3. Menyiapkan dan mengedit kata bijak/motivasi bertema “Selalu Bersyukur” untuk segmen “BILink Smile”.

4. Melakukan Voice Over untuk konten berita Covid-19 terkini dan berita nasional.

5. Mengikuti proses produksi sebagai audioman.

6. Menyiapkan properti yang diperlukan, seperti properti makanan di segmen angkringan. Serta menyiapkan

(5)

7. Menghubungi narasumber segmen berita

nasional dan narasumber segmen

marketplace.

8. Mengikuti rapat evaluasi setelah selesai produksi. 9. Mengedit dan mempublikasikan konten diMedia

Sosial. 3

(31- 05 September 2020)

1. Mengikuti rapat redaksi untuk topik berita yang akan disiarkan pada produksi keesokan hari.

2. Menyusun rundown, memilih konten berita Covid-19 terkini, nasional, dan entertainment untuk program acara.

3. Menyiapkan dan mengedit kata bijak/motivasi bertema “Jangan Menyerah” untuk segmen “BILink Smile”.

4. Melakukan Voice Over untuk konten berita Covid-19 terkini, nasional, dan olahraga.

5. Mengikuti proses produksi sebagaipemantau

rundown/ timekeeper, floor director, dan audioman. 6. Menyiapkan properti yang diperlukan, dan wardrobe

untuk presenter.

7. Memantau jalannya siaran live streaming di Youtube. 8. Mengikuti rapat evaluasi setelah selesaiproduksi. 9. Mengedit dan mempublikasikan konten diMedia

Sosial.

4 1. Mengikuti rapat redaksi untuk topik berita yang akan disiarkan pada produksi keesokan hari.

2. Menyusun rundown, memilih konten berita nasional, olahraga, dan entertainment untuk program acara. 3. Menyiapkan dan mengedit kata bijak/motivasi

bertema “Komedi dan Ceria” untuk segmen “BILink Smile”.

4. Melakukan Voice Over untuk konten berita Covid-19 terkini, olahraga, dan nasional.

5. Mengikuti proses produksi sebagaipemantau

rundown/ timekeeper, dan audioman.

6. Menyiapkan properti yang diperlukan, seperti gelas untuk presenter dan pengisi acara, properti makanan di segmen angkringan. Serta menyiapkan wardrobe, untuk presenter.

7. Mengikuti rapat evaluasi setelah selesai produksi. 8. Mengedit dan mempublikasikan konten diMedia

Sosial. (07- 11 September

(6)

5

(14- 19 September 2020)

1. Mengikuti rapat redaksi untuk topik berita yang akan disiarkan pada produksi keesokan hari.

2. Membantu executive producer mengumpulkan berita

yang sudah dikemas oleh para content officer.

3. Menyusun rundown, memilih konten berita Covid-19 terkini, nasional dan harga bahan pokok untuk

program acara.

4. Menyiapkan dan mengedit kata bijak/motivasi bertema “Ayo Maju” untuk segmen “BILink Smile”.

5. Melakukan Voice Over untuk konten berita Covid-19 dan berita nasional.

6. Mengikuti proses produksi sebagai pemantau

rundown/ timekeeper, dan audioman. Serta menjadi

pengisi acara (sebagai anak kos) dalam segmen “Bincang Angkringan”.

7. Menyiapkan wardrobe untuk presenter.

8. Mengikuti rapat evaluasi setelah selesai produksi. 9. Mengedit dan mempublikasikan konten diMedia

Sosial. 6

(21- 26 September 2020)

1. Mencari dan memilih berita nasional dan berita

entertainment untuk sebuah konten di Youtube Berita

Indonesia Link.

2. Memverifikasi berita nasional tersebut kepada ketua

redaksi untuk dikemas dalam Voice Over.

3. Melakukan Voice Over menggunakan aplikasi

perekam suara di handphone.

4. Mengirimkan Voice Over melalui aplikasi WhatsApp kepada tim Content Officer untuk diedit menjadi sebuah konten video berita dan akan diunggah di

Youtube, Website, dan Media Sosial.

5. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram.

6. Mempublikasikan konten berita video, dan cover berita di Media Sosial.

7 (28-03 Oktober

2020)

1. Mencari dan memilih berita Covid-19 terkini dan

entertainment untuk sebuah konten di Youtube Berita

Indonesia Link.

2. Memverifikasi berita Covid-19 dan entertainment

kepada ketua redaksi untuk dikemas dalam Voice

(7)

3. Melakukan Voice Over menggunakan aplikasi

perekam suara di handphone.

4. Mengirimkan Voice Over melalui aplikasi WhatsApp

kepada tim Content Officer untuk diedit menjadi sebuah konten video berita dan akan diunggah di

Youtube, Website, dan Media Sosial.

5. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram. 6. Mengunggah konten-konten berita video, dan cover

berita di Media Sosial. 8

(05- 10 Oktober 2020)

1. Mencari dan memilih berita Covid-19 terkini dan olahraga untuk sebuah konten di Youtube Berita Indonesia Link.

2. Memverifikasi berita Covid-19 terkini danolahraga

kepada ketua redaksi untuk dikemas dalam Voice

Over.

3. Melakukan Voice Over menggunakan aplikasi

perekam suara di handphone.

4. Mengirimkan Voice Over melalui aplikasi WhatsApp kepada tim Content Officer untuk diedit menjadi sebuah konten video berita dan akan diunggah di

Youtube, Website, dan Media Sosial.

5. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram.

6. Mengunggah konten-konten berita video di Media Sosial.

9

(12- 17 Oktober 2020)

1. Mencari dan memilih berita nasional dan olahraga untuk sebuah konten di Youtube Berita Indonesia Link.

2. Memverifikasi berita nasional dan olahraga kepada

ketua redaksi untuk dikemas dalam Voice Over.

3. Melakukan Voice Over menggunakan aplikasi

perekam suara di handphone.

4. Mengirimkan Voice Over melalui aplikasi WhatsApp kepada tim Content Officer untuk diedit menjadi sebuah konten video berita dan akan diunggah di

Youtube, Website, dan Media Sosial.

5. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram.

6. Mengunggah konten berita video, dan cover berita harian di Media Sosial.

(8)

10 (19- 24 Oktober

2020)

1. Mencari dan memilih berita nasional untuk sebuah konten di Youtube Berita Indonesia Link.

2. Memverifikasi berita nasional kepada ketua redaksi

untuk dikemas dalam Voice Over.

3. Melakukan Voice Over menggunakan aplikasi

perekam suara di handphone.

4. Mengirimkan Voice Over melalui aplikasi WhatsApp kepada tim Content Officer untuk diedit menjadi sebuah konten video berita dan akan diunggah di

Youtube, Website, dan Media Sosial.

5. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram.

6. Membagikan konten berita video dan cover berita harian di Media Sosial.

11 (26- 31 Oktober

2020)

1. Meminta tanda-tangan dari Bapak Machroni Kusuma sebagai Founder dan selaku pembimbing lapangan untuk berkas-berkas yang diperlukan anak magang. Serta melakukan wawancara mengenai sejarah media

Beritaindonesia.link dan mendengarkan nasehat dari

pembimbing lapangan.

2. Mengedit sebuah konten yang sudah dipublikasikan

para Content Officer menggunakan editan aplikasi

Canva, untuk kemudian diunggah di Instagram.

3. Mengunggah konten-konten berita dan cover berita harian di Media Sosial.

(Sumber: Olahan Penulis)

Sehingga, total waktu penulis bertugas sebagai Production Assistant (PA) adalah selama lima minggu. Produksi siaran live dimulai dari hari Senin-Jumat, pukul 08:00-11:00 WIB dan untuk produksi siaran tapping dimulai dari hari Minggu-Kamis, pukul 14:00-18:00 WIB. Selama empat minggu penulis menjalankan kegiatan magang dengan tim produksi dilaksanakan secara live. Namun, dengan adanya peraturan pemerintah mengenai PSBB (Pembatasan Secara Berskala Besar) dalam menangani pandemi virus Covid-19, sehingga warga yang berdomisili di Tangerang harus mengikuti peraturan tersebut, termasuk para kru

Beritaindonesia.link. Maka dari itu, di minggu kelima kami dirumahkan, dan masih

tetap menjalankan produksi secara tapping dengan batas kru hanya dua orang saja, selebihnya hanya ada presenter dan satu komentator awam di studio.

(9)

Memasuki minggu ke enam, tim produksi mendapat kabar melalui pesan teks di WhatsApp dari pak Machroni selaku founder, bahwa beliau baru saja mengikuti rapat dengan organisasi lainnya. Pada saat itu, diinformasikan bahwa dalam rapat terdapat beberapa individu yang terpapar virus Covid-19. Maka dari itu, pak Machroni yang juga berada dalam lingkungan rapat harus mengikuti karantina mandiri selama dua minggu, lalu melakukan tes PCR (Polymerase

Reaction Chain) dan menunggu hasil tes tersebut. Sehingga produksi siaran “Berita

Indonesia Link Pagi” diliburkan, dan para kru produksi dirumahkan. Setelah itu, penulis sebagai anak magang, diberikan instruksi dari pak Machroni untuk tetap menjalankan tugas lainnya dari rumah sebagai Voice Over membantu tim redaksi dan memegang akun Media Sosial Beritaindonesia.link.

3.3 Uraian Pelaksanaan Magang

3.3.1 Proses Pelaksanaan Kerja Magang

Kesuksesan dalam setiap program acara, tentu perlu adanya kerja keras dan kerjasama yang baik dari seluruh kru. Pada pelaksanaan kegiatan kuliah kerja magang di media Beritaindonesia.link, penulis ditempatkan menjadi Production Assistant (PA). PA bertugas di bawah kepemimpinan seorang produser atau ketua produksi yang bertanggung jawab atas segala hal terjadi di lapangan selama proses produksi (Mabruri, 2011).

Suatu produksi program acara membutuhkan tahapan pelaksanaan produksi yang jelas. Tahapan produksi sangat penting dan berpengaruh terhadap hasil sebuah siaran yang akan ditayangkan. Berikut tahapan produksi program acara televisi, (Rahmawati & Rusnandi, 2011):

1. Tahapan Pra-Produksi

Pra produksi adalah suatu tahap dalam proses pembuatan program siaran acara. Pada tahap ini dilakukan sejumlah persiapan yang dilakukan tim produksi. Tahap produksi adalah perencanaan yang penting dan harus dilakukan (Rahmawati & Rusnandi, 2011).

Persiapan pertama, penulis mengikuti rapat untuk membahas topik yang akan diangkat pada siaran produksi. Kemudian, jika topik tersebut

(10)

sudah ditentukan maka yang penulis kerjakan adalah membantu Executive

Producer untuk meminta dan mengumpulkan beberapa berita yang dibuat

oleh content officer, kemudian akan dimasukan ke dalam rundown acara dan ke dalam perangkat VMix. Beberapa berita yang dipilih kemudian dikumpulkan sesuai kriteria yang sudah ditentukan yakni sebanyak 6-7 berita nasional, 2 berita Covid-19 terkini, 2 berita cek fakta, 2 berita sports, 6 berita hiburan/infotainment, informasi harga emas, valuta asing, dan bahan pokok terkini. Penulis dipercayakan untuk memilih dan mengumpulkan beberapa berita yang ditayangkan pada tanggal 02 Oktober lalu, diantaranya seperti berita Covid-19 terkini, yang berjudul “Vaksin Akhir Tahun” dan “Fachrul Razi Negatif dan Sembuh”. Kedua berita tersebut dipilih untuk ditayangkan kemudian hari karena sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan mengenai pemberitaan Covid-19 terkini.

Kemudian setelah memilih dan mengumpulkan berita-berita tersebut, penulis memberikan kepada ketua produksi untuk diverifikasi kembali. Lalu jika sudah sesuai maka penulis akan membuat rundown acara dan memasukkan judul-judul berita tersebut ke dalam rundown.

Dalam menyusun rundown, seperti terlihat pada Gambar 3.1 penulis tetap menggunakan format penulisan rundown yang selama ini dikerjakan oleh tim produksi. Penulis hanya mengganti isi acara dari

rundown tersebut sesuai prosedur yang sudah ditentukan yaitu hanya

dengan mengisi judul/topik berita, mengisi durasi, jumlah segmen dan format berita/ video tape (VT). Dan untuk mengisi rundown tersebut menggunakan aplikasi Microsoft Excel di laptop milik penulis sendiri.

(11)

Gambar 3.1 Rundown acara “Berita Indonesia Link”

(Sumber: Tim Produksi Beritaindonesia.link)

Dalam setiap segmen terbagi menjadi tiga bagian yaitu segmen berita utama baik nasional atau internasional, segmen angkringan, dan segmen hiburan. Dari setiap segmen sudah ditentukan jumlah berita per segmennya. Di segmen pertama, penulis memasukkan 6 hingga 7 berita nasional diantaranya 2 berita Covid-19 terkini, 2 berita cek fakta, 2 berita sport, dan informasi perkiraan cuaca, lalu ditutup dengan “BILink Smile” atau kata bijak sebelum beralih ke segmen kedua. Segmen kedua adalah

(12)

segmen “Angkringan” yang membahas satu berita hangat untuk diperbincangkan lebih dalam oleh presenter, komentator awam, serta anak muda. Kemudian, segmen terakhir adalah segmen hiburan. Meliputi berita

entertainment sebanyak 6 berita, informasi mengenai harga bahan pangan,

harga emas, harga dolar, dan marketplace.

Setelah rundown selesai dikerjakan dan telah diverifikasi kembali oleh ketua produksi, rundown akan dibagikan ke grup WhatsApp yang beranggotakan tim produksi Beritaindonesia.link. Terdapat beberapa kendala saat pembuatan rundown yakni penyelesaian rundwon tidak tepat waktu sesuai yang ditentukan. Sehingga rundown yang disebarkan/ dikirimkan mengalami keterlambatan.

Selain itu, seperti terlihat pada Gambar 3.2 rundown yang telah dibuat terkadang masih bisa berubah sesuai dari perintah atasan (founder), biasanya mengenai berita update/ headline yang baru saja terjadi semalam atau sebelum siaran dimulai.

Gambar 3.2 Membagikan Rundown Acara di Group WhatsApp

(13)

Selain itu, penulis bertugas menyiapkan bahan untuk penutup segmen satu akhir yaitu “BILink Smile” berupa kata-kata bijak yang dapat memotivasi penonton serta menginspirasi. Sebelum “BILink Smile” ditayangkan, penulis berkoordinasi dengan pembimbing lapangan untuk mendapat persetujuan dari beliau. Biasanya kata-kata bijak dicari dan didapatkan dari google, untuk memilih kata-kata tersebut berdasarkan motivasi yang dapat membangun semangat banyak orang atau kata kuncinya. Jika sudah mendapat persetujuan, penulis akan menyalin dan mengedit tulisan tersebut di aplikasi Canva. Proses editan dibuat sekreatif mungkin tetapi simpel agar mudah dicerna banyak orang dan menarik perhatian. Dan untuk pemakaian warna dasarnya adalah merah dan putih, sesuai dengan warna logo dari media Beritaindonesia.link. Gambar 3.3 adalah salah satu contoh hasil kata bijak yang telah disunting dan dipublikasikan pada saat siaran acara. Bertuliskan “jangan hanya bermalas-

malasan, jadikan hidup kita lebih bermakna dengan bekerja”.

Gambar 3.3 BILink Smile Tentang Semangat Hidup

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Kemudian, tugas selanjutnya adalah memasukan konten berita dan konten lainnya seperti BILink Smile, video tape yang dibutuhkan misalnya

(14)

untuk combreak, marketplace, dll ke dalam perangkat lunak di komputer menggunakan aplikasi VMix. Aplikasi VMix pada Gambar 3.4 berfungsi sebagai perangkat lunak live streaming yang memungkinkan untuk mempublikasikan produksi secara langsung ke internet. VMix langsung memproduksi video dengan fitur termasuk langsung pencampuran, penyambungan, merekam dan streaming langsung dari SD, full HD dan sumber video 4K termasuk kamera, full video, DVD, gambar, Powerpoint, dan lainnya.

Gambar 3.4 Memasukan Konten-Konten Ke Dalam VMix

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Penulis juga bertugas untuk menghubungi narasumber khususnya narasumber untuk segmen “Marketplace”, tujuannya adalah memberitahu atau memberikan arahan kepada narasumber agar siap untuk menjalani syuting. Hal-hal yang perlu diberitahu kepada narasumber adalahketepatan waktu, ketentuan pakaian yang dipakai tidak berwarna hijau agar tidak menyatu dengan green screen, informasi mengenai presenter siapayang

(15)

akan berbicara dengan narasumber, dan informasi waktu yang disediakan berapa menit.

Tahap paling akhir dari pra produksi adalah penulis beserta kru yang bertugas dalam tim produksi menyiapkan teknisi dan alat sebelum siaran acara dimulai. Alat-alat tersebut berupa camera, audio, lighting, wardrobe, properti, dan keperluan lainnya. Hal tersebut disiapkan dengan cara menyetel, mengemas atau melakukan perencanaan gambar, audio, dan pencahayaan di studio 10 Beritaindonesia.link. Menyiapkan elemen tambahan berupa hiasan, alat bantu, dan benda-benda lain yang bertujuan untuk menghiasi set atau panggung acara. Serta menyiapkan kostum presenter yang sesuai secara bergantian dari hari ke hari.

2. Tahapan Produksi

Pada tahap produksi ini merupakan proses pelaksanaan syuting yang mengacu pada persiapan hasil dari proses pra produksi. Proses produksi dilakukan dengan dua cara yaitu secara langsung/ live dan tapping. Saat proses live, tim produksi diwajibkan datang dua jam lebih dahulu sebelum produksi dimulai, dan melakukan doa bersama untuk kelancaran produksi harian. Gambar 3.5 adalah situasi pada saat proses produksi program acara “Berita Indonesia Link Pagi” sedang berlangsung di Studio 10

Beritaindonesia.link.

Gambar 3.5 Proses Produksi Secara Live

(16)

Kemudian, proses tapping dilakukan karena suatu keputusan untuk memutuskan rantai virus Covid-19 di masa pandemi ini. Dalam proses ini, dapat dilakukan secara berulang jika terjadi kesalahan dan kemudian dapat diperbaiki melalui proses editing.

Dalam mengerjakan tugas sebagaiPA, penulis bekerja lebih banyak sebagai pemantau rundown/ timekeeper dan juga sebagai floor director. Pemantau rundown/ timekeeper berkoordinasi dengan operator produksi,

audioman dan presenter terkait waktu yang tersisa untuk melanjutkan ke

tahap selanjutnya. Sedangkan floor director bertugas memeriksa kembali

rundown program acara dan memberitahu kepada seluruh kru produksi jika

ada perubahan rundown. Selain itu, menyiapkan alat komunikasi untuk berkomunikasi dengan control room dan kru produksi (Utterback, 2007).

Gambar 3.6 diabadikan saat penulis beserta kru yang lainnya sedang

bertugas dalam produksi siaran, terlebih khusus bagi penulis yang sedang bertugas sebagai Floor Director sekaligus pemantau rundown.

Gambar 3.6 Tugas Sebagai Floor Director Sekaligus Pemantau

(17)

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Di hari lainnya, penulis juga bertugas sebagai audioman. Menurut Pintoko dan Umbara (2010) audioman bertanggung jawab atas segala yang berhubungan dengan audio, konsep serta kualitas suara yang dihasilkan. Selain itu, harus menguasai sistem audio dan mengoperasikan mixer audio secara profesional sesuai kebutuhan produksi.

Penulis diajarkan untuk memahami karakteristik dasar dari seorang

audioman, yaitu memahami frekuensi yang adalah banyaknya getaran per

detik dalam arus listrik yang terus berubah. Dan amplitudo merupakan tinggi maksimum dari sebuah gelombang. Selain itu, audioman harus peka terhadap penyimpangan audio yang biasa disebut distorsi dan gangguan/

noise. Distorsi adalah perubahan yang tidak diinginkan dalam sinyal audio.

Sedangkan noise adalah suara yang tidak dikehendaki masuk ke dalam audio.

Lalu, penulis juga bertugas untuk menyiapkan alat, memindahkan alat (kamera, pencahayaan) saat sedang combreak. Selain itu, penulis menyiapkan properti yang diperlukan, seperti gelas untuk presenter dan pengisi acara, properti makanan di segmen angkringan. Gambar 3.7 adalah gambar yang diabadikan setelah selesai menyiapkan dan merapikan angkringan.

(18)

Gambar 3.7 Setelah Menyiapkan Segmen Angkringan

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Penulis juga bertanggung jawab memantau jalannya acara, melalui siaran yang sedang berlangsung di live streaming Youtube dan Website. Tujuannya adalah mencari dan mengetahui kendala yang terjadi misalnya seperti, audio tidak terdengar di siaran langsung di Youtube dan Website, dan kendala jaringan yang buruk sehingga siaran terhenti di Youtube dan

Website. Seperti terlihat pada Gambar 3.8 adalah gambar tangkapan layar

saat penulis sedang memantau siaran produksi melalui melalui Youtube

channel Beritaindonesia.link pada tanggal 24 Agustus 2020.

Gambar 3.8 Tampilan Siaran di Youtube Channel “Berita Indonesia

Link”

(19)

3. Tahapan Pasca Produksi

Di tahap pasca produksi ini, penulis beserta tim produksi melakukan rapat evaluasi. Tujuan dari evaluasi tersebut adalah menilai apakah objek evaluasi telah dilaksanakan sesuai rencana, evaluasi objek dapat mengidentifikasikan dan menentukan kekurangan dari objek evaluasi, dan mengambil keputusan mengenai objek yang dievaluasi (Wirawan, 2012). Dalam rapat evaluasi, penulis diberikan kesempatan mengemukakan pendapat, perasaan yang ingin disampaikan. Contohnya penulis mengemukakan pendapat tentang masalah jaringan yang sering terjadi saat proses produksi live streaming berlangsung. Maka dari itu penulis berpendapat bahwa masalah tersebut harus bisa diatasi baik dengan cara menambah kecepatan koneksi dari Wi-Fi atau mempunyai cadangan paket kuota data yang bisa dihubungkan ke perangkat VMix jika jaringan terkendala, karena menurut penulis koneksi jaringan sangat diperlukan saat produksi live streaming berlangsung. Selain itu, penulis memberi masukan mengenai minimnya alat mikrofon untuk keperluan syuting produksi. Hal tersebut dirasakan penulis saat sedang menjalankan tugas sebagai

audioman, hanya ada tiga alat mikrofon untuk tiga orang saja, sedangkan

untuk orang atau narasumber lainnya tidak dapat menggunakan mikrofon tersebut karena terbatas, sehingga suara yang dihasilkan tidak maksimal.

Dalam rapat evaluasi, pembimbing lapangan memberikan pujian terhadap kelancaran siaran produksi, dan yang menjadi salah satu kritik dari masalah saat produksi yaitu miskomunikasi antar kru satu dengan lainnya. Pada Gambar 3.9 adalah situasi saat rapat sedang berlangsung setelah proses produksi.

(20)

Gambar 3.9 Aktivitas Rapat Evaluasi

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Setelah mengikuti rapat evaluasi, kami bertanggung jawab untuk membereskan alat-alat dan merapikan studio. Kemudian jika proses produksi yang dilakukan adalah tapping maka pengambilan gambar visual tersebut harus di edit sebelum dipublikasikan di Youtube dan Website. Ketua produksi yang mengambil alih dalam proses mengedit konten tersebut.

3.3.2 Tugas Tambahan

Penulis tidak hanya bertugas dalam tim produksi, namun juga di tim redaksi. Saat menjalani tugas perkuliahan magang di media

Beritaindonesia.link, sebagai media yang baru dan jumlah kru yang masih

terbatas. Kemudian founder sekaligus pembimbing lapangan memberikan tanggung jawab lebih kepada penulis dan anak magang lainnya untuk menimbah ilmu lebih banyak, dan berkesempatan bergabung di tim produksi dan redaksi. Berbekal ilmu yang sudah dipelajari saat masa perkuliahan di semester empat mengenai TV Production dan mengemas berita, penulis juga mempelajari hal tersebut di tempat magang.

Adapun tugas tambahan yang penulis kerjakan, sebagai berikut:

(21)

a. Mencari Berita

Mencari berita terkini di portal media Indonesia, lalu kemudian jika berita tersebut sudah sesuai dengan kriteria dari ketua redaksi, penulis akan memverifikasi berita tersebut kepada ketua redaksi. Proses ini dikatakan sebagai menyadur berita dari media terpercaya kemudian diverifikasi kembali oleh tim kami kemudian diedit dan dipublikasikan. Proses tersebut dilakukan saat belum WFH dan sesudah WFH. Saat belum WFH, penulis langsung bekerjasama dengan ketua redaksi di meja redaksi untuk proses pemilihan berita, penyuntingan, lalu diedit. Setelah WFH, penulis mengumpulkan berita untuk dicek kembali oleh ketua redaksi melalui pesan teks di WhatsApp.

Dan untuk ketentuan berita yang dicari, penulis hanya menyadur berita-berita tersebut, salah satunya mengenai topik yang wajib diberitakan yaitu informasi Covid-19 terkini yang disadur dari media kompas.com. Dari berita yang didapat, semua isi pemberitaan

kompas.com contohnya dengan judul “Update 17 Agustus: Tambah

1.355, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 94.458” akan disadur namun hanya kutipan wawancara secara langsung yang tidak diperbolehkan untuk kami sadur atau direkam dan dimasukan ke dalam konten berita Beritaindonesia.link. Penulis memilih menyadur berita dari kompas.com karena berbeda dengan media lainnya, kompas.com lebih cepat dalam memberitakan informasi Covid-19 terkini.

b. Perekaman atau Voice Over.

Kemudian, sesudah mendapat berita dan telah melakukan verifikasi kepada ketua redaksi, selanjutnya dilakukan tahap perekaman atau voice over dengan langsung membacakan teks dari berita saduran tersebut.

Penulis melakukan teknik voice over melalui aplikasi perekamsuara di perangkat handphone. Lalu hasil rekaman tersebut diberikan kepada content officer untuk diedit dan dipublikasikan

(22)

sebagai sebuah konten berita di Media Online dan Website

Beritaindonesia.link.

2. Media Sosial

Penulis juga diberikan tanggung jawab untuk memegang akun Media Sosial Beritaindonesia.link. Akun tersebut yakni Instagram (@beritaindonesialink), Facebook (@BI Link), dan Twitter (@BeritaIndolink1). Fungsi social media adalah sebuah media yang didesain untuk memperluas interaksi manusia menggunakan internet dan teknologi web. Selain itu juga berfungsi untuk membuat sebuah media lebih dikenal banyak orang (Wijayanto, 2012).

Sebelum mempublikasikan konten-konten

Beritaindonesia.link di Media Sosial penulis melakukan proses dan

beberapa tahap yaitu sebagai berikut:

1. Penulis meminta beberapa gambar atau video yang akan

dipublikasikan di Media Sosial dari para content officer, seperti misalnya thumbnail gambar, video atau cover konten berita.

Gambar 3.10 adalah salah satu gambar atau cover berita

entertainment yang diberikan Aiga Febriani selaku content officer

kepada penulis untuk kemudian diedit dan akan dipublikasikan ke akun Media Sosial Beritaindonesia.link.

Gambar 3.10 Cover Konten Berita “Vanessa Angel Divonis

Tiga Bulan Penjara”

(23)

2. Dari gambar, video atau cover konten berita itu, penulis

melakukan tahap editing menggunakan aplikasi Canva dan diedit melalui handphone penulis seperti yang terlihat pada

Gambar.11. Tujuan diedit agar postingan terlihat rapi dan

menarik perhatian khalayak khususnya di Media Sosial. Latar yang dipilih dari editan tersebut adalah warna merah, agar sesuai dengan tema warna logo media Beritaindonesia.link.

Gambar 3.11 Mengedit Cover Berita Pilihan di Aplikasi

Canva Untuk Postingan Feed IG.

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

3. Tahap terakhir adalah mempublikasikan konten berita yang telah

diedit ke Media Sosial seperti Instagram, twitter, dan facebook. Namun, sebelum dipublikasikan penulis harus menuliskan sebuah

caption yang telah disediakan Content Officer ke dalam

postingan. Gambar 3.12 adalah salah satu tangkapan layar dari postingan konten di Instagram @beritaindonesialink.

(24)

Gambar 3.12 Postingan Konten di Instagram.

(Sumber: Dokumentasi Pribadi)

3.4 Kendala dan Solusi

Kendala yang kerap dialami dan ditemukan penulis selama sebelas minggu melaksanakan Praktik Kuliah Kerja Magang di media Beritaindonesia.link yang pertama, bahwa saat membuat rundown acara, terkadang tidak tepat waktu sesuai yang telah ditentukan. Sehingga rundown yang disebarkan/ dikirimkan kepada grup tim produksi dan pengisi acara (presenter dan komentator awam) mengalami keterlambatan. Sehingga terkadang ada beberapa tim produksi/ komentator awam mengkritik hal tersebut. Sebagai solusinya akhirnya penulis mencoba untuk meminta konten-konten berita yang akan dibuat oleh Content Officer, lebih cepat dari biasanya untuk disusun ke dalam rundown. Walaupun terkadang para senior tersebut masih sering memberikan terlambat, namun penulis memaksa dengan terus-menerus meminta konten berita.

Kedua, terdapat keterbatasan teknisi & alat untuk keperluan syuting program acara, sehingga hasil dari program acara masih belum maksimal. Misalnya seperti audio/ mikrofon yang terbatas untuk beberapa narasumber di “Segmen Angkringan”, atau misalnya lighting yang belum memadai yakni hanya menggunakan dua lighting saja. Maka dari itu, penulis mencoba memberitahu

(25)

masukan terkait teknisi & alat yang masih kurang, kepada senior-senior agar mereka bisa memberitahukan lebih lanjut kepada Founder.

Ketiga, pada saat produksi berlangsung, terkadang masih terjadi miskomunikasiantara sesama kru dengan presenter. Sehingga, pesan atau informasi tidak tersampaikan dengan baik dan membuat kesalahan, apalagi saat sedang live program acara. Namun, walaupun banyak miskomunikasi, tetapi penulis lebih melihat kepada diri sendiri, dan berusaha untuk memperbaiki jika terjadi miskomunikasi dengan beberapa tim produksi, dan pembimbing lapangan.

Kendala lainnya yaitu terkadang jaringan Wi-Fi menjadi hambatan yang hampir sering terjadi. Sehingga produksi siaran acara sering terhenti pada saat live di Youtube. Maka, operator produksi membuat link baru dengan judul part 2, part 3, dst untuk kelanjutan produksi siaran. Menurut penulis hambatan ini perlu ditangani baik dengan cara menambah kecepatan jaringan Wi-Fi atau mempunyai cadangan kuota data untuk mengantisipasi bila terjadi sinyal jaringan yang buruk.

Gambar

Tabel 3.1 Aktivitas Kerja Magang
Gambar 3.1 Rundown acara “Berita Indonesia Link”
Gambar 3.2 Membagikan Rundown Acara di Group WhatsApp
Gambar 3.4 Memasukan Konten-Konten Ke Dalam VMix
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penulis mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, perlindungan, kesehatan dan karunianya, penulis dapat menyelesaikan kerja magang dan laporan kerja

Hadirnya beberapa kasus yang tidak mencerminkan karakter Indonesia yang bermartabat sering terjadi. Karenanya pemerintah tergerak untuk menata kembali pola pendidikan

Kemung- kinan pertama adalah bagi para Yesuit yang karena usia sudah tidak berkarya (pensiun) tetapi memiliki kondisi kesehatan baik dan ada keinginan untuk melayani Gereja

Penelitian lain dilakukan Abdul Razaak dkk 10 dalam penelitiannya tentang hubungan antara kadar vitamin C dan vitamin E plasma terhadap tingkat

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang keberadaan objek wisata yaitu meliputi (1) sapta pesona (2) sarana dan prasarana objek wisata pantai

Pada masa Revolusi Industri huruf ini hanya digunakan sebagai display type (huruf yang bentuk fisik dan ukurannya hanya layak digunakan untuk headline). Huruf ini merupakan

Pada penelitian ini, digunakan penentuan lokasi operasi pasar menggunakan metode pusat gravitasi.Pada metode ini, dilakukan penentuan koordinat pada 19 pasar komoditas

Kelompok infusa daun pandan wangi dengan konsentrasi 20% b/v memiliki aktivitas antelmintik paling tinggi dengan persentase kematian sebesar 50% terhadap caing