7 2.1. Internet
Pengertian istilah internet didalam laporan tugas akhir ini penting karena sistem yang akan dibahas menggunakan fasilitas internet. Internet sendiri merupakan sebuah singkatan dari International Networking yang artinya jaringan komputer dengan jangkauan internasional dimana komputer – komputer di berbagai tempat dari seluruh dunia saling terhubung satu sama lain dan saling berkomunikasi. Di berbagai tempat terdapat banyak jaringan lokal atau yang sering disebut Local Area Network (LAN) dan Wide Area Network (WAN). LAN dan WAN ini saling terhubung dan akhirnya saling membentuk suatu jaringan yang lebih luas yang disebut Internet.
2.2. Sejarah Internet
Pada tahun 1969 Defense Research Project Agency (DARPA) membiayai suatu riset dan pembangunan proyek untuk membuat sebuah percobaan jaringan packet switching. Jaringan ini dibangun untuk meneliti teknik-teknik penyediaan komunikasi data yang dapat diandalkan dan bersifat vendor-independent.
Percobaan ARPANET berhasil sehingga banyak organisasi yang terhubung dengannya mulai menggunakannya untuk komunikasi sehari-hari. Pada tahun 1975, ARPANET dikonversikan dari sebuah jaringan percobaan menjadi jaringan operasi dan tanggung jawab untuk penataan jaringan tersebut diserahkan pada Defense Communication Agency (DCA). Bagaimana pun juga, pengembangan ARPANET tidak terhenti hanya karena digunakan sebagai jaringan operasi. Dasar dari protokol TCP/IP dikembangkan setelah ARPANET beroperasi.
Protokol TCP/IP diambil dari Military Standards (MIL STD) pada tahun 1983 dan semua host yang tehubung ke jaringan tersebut diharuskan untuk melakukan konversi ke protokol yang baru. Untuk memudahkan konversi ini DARPA membiayai Bolt, Bernaek, and Newman (BBN) untuk
mengimplementasikan TCP/IP di Berkeley (BSD) UNIX, Sehingga dimulailah penggabungan antara UNIX dan TCP/IP.
Kurang lebih pada saat TCP/IP diambil sebagai standard, istilah internet digunakan lebih umum. Pada tahun 1983, ARPANET lama dibagi menjadi MILNET, bagian tak terklasifikasi dari Defense Data Network (DDN), dan sebuah ARPANET baru yang lebih kecil. Istilah internet biasanya merujuk ke keseluruhan jaringan: MILNET dan ARPANET. Pada tahun 1990, ARPANET secara resmi sudah tidak ada, tapi sekarang internet sudah menjadi lebih besar bahkan melebihi semua jaringan di dunia.
2.3. TCP / IP
TCP/IP merupakan singkatan dari Transmission Control Protocol / Internet Protocol. TCP/IP adalah nama keluarga protokol jaringan. Suatu protokol menentukan bagaimana suatu software berkomunikasi dengan software lain. Juga menetukan bagaimana setiap bagian dari keseluruhan paket mengatur perjalanan informasinya. TCP/IP merupakan tulang punggung internet. Berikut beberapa karakteristik TCP/IP yang penting untuk memenuhi komunikasi data:
a) TCP/IP merupakan standar protokol terbuka, didapat secara bebas dan dapat dikembangkan tanpa tergantung hardware komputer ataupun sistem operasi tertentu.
b) Karena tidak tergantung oleh hardware maka dengan TCP/IP dimungkinkan untuk manggabungkan banyak macam jaringan.
c) Skema pengalamatan yang umum yang memungkinkan peralatan TCP/IP secara unik memberi alamat peralatan lain di seluruh jaringan bahkan jika jaringan tersebut seluas internet dengan jangkuan dunia.
d) Protokol-protokol yang berstandar tingkat tinggi untuk pelayanan pemakai yang bersifat konsisten dan tersedia secara luas.
TCP/IP sendiri terdiri dari 4 layer (lapisan), antara lain:
a) Application layer,merupakan tempat dimana program – progam akan berjalan / dijalankan.
b) Host-To-Host layer, digunakan untuk menentukan jenis koneksi yang digunakan antar host.
c) Internet layer, untuk menentukan jenis paket apa yang digunakan dalam proses pengiriman data.
d) Physical layer, digunakan untuk mengatur pengiriman datau penerimaan data melalui jalur – jalur fisik.
2.4. Hypertext Markup Language (HTML)
Hypertext Markup Language atau biasanya disingkat dengan HTML merupakan bahasa standar yang digunakan untuk membuat suatu dokumen web.
HTML sendiri mempunyai elemen – elemen (tags) dimana setiap elemen memiliki fungsi yang berbeda. Penulisan elemen atau tags dalam HTML diawali dengan karakter “<” dan ditutup dengan karakter “>”. Elemen – elemen pada HTML memiliki 2 jenis yaitu elemen pembuka yang dalam penulisannya dituliskan “<….>” dan elemen penutup yang dalam penulisannya ditulisakan
“</….>”. Struktur umum sebuah dokumen HTML pada dasarnya dibagi menjadi 2 elemen yaitu <head> dan <body>. Dimana <head> berfungsi untuk memuat judul dokumen, sedangkan <body> digunakan untuk memuat isi dari dokumen HTML tersebut.
2.5. Format Karakter Pada HTML
Beberapa macam jenis elemen dapat digunakan untuk merubah format karakter, apabila kita tidak merubah bentuk dasar atau isi dari elemen ini maka web browser akan menggunakn default setting untuk menerjemahkan dokumen HTML yang dibaca. Elemen – elemen yang dapat digunakan untuk merubah format karakter antara lain sebagai berikut:
a) <FONT>kata</FONT>, elemen ini memiliki attribut – atribut yaitu:
a. SIZE, yang digunakan untuk merubah ukuran karakter.
b. FACE, yang digunakan untuk merubah jenis karakter seperti arial, verdana, times new roman.
c. COLOR, yang digunakan untuk merubah warna karakter.
b) <STRONG></STRONG>, elemen ini digunakan untuk mencetak tebal c) <EM></EM>, elemen ini digunakan untuk mencetak miring
2.6. Elemen FORM Pada HTML
Elemen <FORM>field</FORM> berfungsi untuk menampung variabel – variabel yang diletakkan dalam komponen yang berada di dalamnya (text, radio button, dsb), agar variabel tersebut dapat dipindahkan ke halaman lain. Parameter dari elemen form adalah sebagai berikut:
a) ACTION, menjelaskan alamat yang akan digunakan untuk mengirimkan form, apabila tidak diisi,maka akan diisi oleh url yang sedang aktif.
b) METHOD, menjelaskan bagaimana data dalam form dikirimkan, memiliki 2 metode yaitu:
a. GET, data form akan dikirimkan melalui url.
b. POST, data form dikirimkan melalui header HTML sehingga data tidak dapat dilihat.
c) TARGET, memuat hasil pngiriman ke target yang diinginkan, memiliki 4 macam value yaitu:
a. _blank, memuat link ke window baru.
b. _parent, memuat link ke parent dari dokumen dimana link berada.
c. _self, memuat link ke window yang sama.
d. _top, memuat link ke keseluruhan window.
Contoh penggunaan FORM:
<FORM ACTION=”add.html” METHOD=”POST” TARGET=”_self”>
…..
</FORM>
2.7. Elemen INPUT Pada HTML
Elemen INPUT digunakan untuk menentukan jenis media input pada HTML, dapat berupa textfield, image, ataupun media – media lainnya. Parameter – parameter yang dapat digunakan dalam elemen INPUT adalah sebagai berikut.:
a) ALIGN, menjelaskan posisi bagaimana media input tersebut ditampilkan, ALIGN dapat diisi dengan left, center, right, middle, top, bottom.
b) CHECKED, menentukan apakah checkbox atau radio button dalam keadaan selected.
c) MAXLENGTH, menentukan jumlah maksimum karakter yang dapat ditampung dalam media.
d) NAME, memberikan nama tertentu untuk media input.
e) SIZE, digunakan untuk mengatur ukuran dari media input.
f) SRC, digunakan untuk menyebutkan alamat source, digunakan untuk input dengan tipe gambar.
g) TYPE, menyebutkan kontrol yang digunakan untuk media input, dapat berupa:
a. BUTTON, digunakan untuk menampilkan tombol
b. CHECKBOX, digunakan untuk attribut boolean sederhana
c. FILE, digunakan untuk menyimpan nama file, diperlukan apabila ingin mengirimkan file.
d. HIDDEN, tidak ada field yang ditampilkan, namun isi dari komponen ini akan dikirimkan juga
e. IMAGE, menampilkan gambar yang bila diklik akan mengirimkan data form.
f. PASSWORD, digunakan untuk menerima input yang sifatnya rahasia, semua karakter input ditampilkan dengan karakter “*”
g. RADIO, digunakan untuk menerima single value dari serangkaian alternatif. Setiap radio button field dalam satu grup harus diberi nama yang sama. Hanya radio button yang dipilh dalam grup menghasilkan nama pada data yang dikirim. Radio button memerlukan sebuah atribut VALUE yang eksplisit.
h. RESET, digunakan untuk me-reset form ke nilai awalnya.
i. SUBMIT, digunakan untuk mengirimkan isi form.
j. TEXT, digunakan untuk menampung satu baris input text.
2.8. Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
Protokol yang sangat penting dalam internet adalah protokol HTTP yang merupakan singkatan dari Hypertext Transfer Protocol. Sedangkan komputer yang menjalankan HTTP ini disebut web server, HTTP sendiri bisa dianggap sebagai sistem yang bermodel client-server karena memiliki cara kerja sebagai
berikut, web browser yang dijalankan di komputer client mengirimkan permintaan ke web server untuk mengirimkan dokumen – dokumen web yang diminta oleh client. Kemudian dokumen yang diminta tersebut dikirimkan kembali ke komputer client. Setiap permintaan akan dilayani dan ditangani sebagai suatu koneksi yang berbeda.
Mekanisme kerja HTTP bisa digambarkan sebagai berikut: client mengirimkan request ke server dalam bentuk seperti ini:
get / index.html HTTP/1.0
kemudian server akan membalas dengan mengirimkan:
HTTP/1.0 200 OK
Date, Tue, 11 May 2004 18:00:00:00 GMT Content-Type: text/html
…. (isi dokumen) Close connection
Isi dokumen yang jenisnya ditentukan pada header Content-Type dalam contoh diatas adalah sebuah file dengan format HTML, file tersebut kemudian akan diterjemahkan oleh web browser di komputer client yang hasilnya akan ditampilkan ke layar monitor.
HTTP bekerja diatas TCP (Transmission Control Protocol) yang menjamin sampainya data di tujuan dengan urutan yang benar. Bila terjadi kesalahan dalam proses pengiriman, pihak pengirim akan mendapat pemberitahuan bahwa telah terjadi ketidakberesan, karenanya server dan client tidak harus menyediakan mekanisme untuk memeriksa kesalahan transmisi data.
2.9. HTTP Server dan Web Browser
Komputer tempat Protokol HTTP berjalan biasanya disebut HTTP Server atau web server. Web server inibertugas untuk menjalankan protocol HTTP dan menyediakan akses untuk mendistribusikan dokumen, aplikasi database. Web server bekerja berdasarkan permintaan dari client yang terhubung ke web server
tersebut. Permintaan tersebut diolah oleh web server kemudian hasilnya dikirimkan kembali ke komputer client.
Perangkat lunak web server saat ini telah tersedia untuk berbagai macam platform dan lingkungan sistem operasi. Untuk lingkungan UNIX, web server yang paling populer adalah Apache. Sedangkan dalam lingkungan WINDOWS, web server yang paling populer adalah Microsoft Internet Information Server (IIS).
Web Browser adalah suatu program yang didesain untuk mengambil informasi dari suatu komputer server pada jaringan internet. Informasi ini dikemas dalam page (dokumen HTML) yang masing-masing memiliki beberapa link yang menghubungkan web page ke sumber informasi (page) yang lain. Jika suatu link di-klik, maka web browser akan melihat alamat dari tujuan link tersebut dan meminta dokumen HTML dengan alamat yang dimaksud maka dokumen itu akan diberikan kepada web browser untuk ditampilkan di layar monitor komputer pemakai. Jika diteruskan, maka web server akan memberikan pesan error yang kemudian diteruskan oleh web browser ke layar monitor pemakai yang menyatakan bahwa alamat dari tujuan link tidak dapat ditemukan.
Pertama kali web browser dibuat dengan berbasis teks, yang ditujukan untuk komputer yang menggunakan sistem operasi Unix, contohnya Lynx.
Setelah itu muncul web browser Mosaic dari National Center for Supercomputing Applications (NCSA) yang berbasiskan grafis dan mudah digunakan. Browser ini dipakai untuk komputer dengan sistem operasi Unix, NeXT, Windows dan Macintosh.
Sekitar tahun 1994, muncullah Netscape versi pertama yang menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai web browser. Setelah itu salah satu perguruan tinggi terkenal di Amerika Serikat, MIT membangun standard bagi teknologi web browser mengarah pada kemampuan untuk mendukung Dynamic Hyper Text Mark-Up Language (DHTML). Web Browser yang sangat populer saat ini antara lain Internet Explorer 6 dan Netscape Communicator 7.
Seiring dengan perkembangan jaman serta makin populernya lingkungan Graphical User Interface (GUI) membuat banyak orang sekarang berlomba – lomba untuk membuat program browser yang menarik dan mudah dipakai.
Browser – browser modern saat ini dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas yang mendukung tampilan multimedia berupa audio, video, bahkan animasi 3 dimensi.
2.10. Database Dalam Internet
Tujuan dari sebuah database adalah untuk menyimpan informasi agar dapat dilakukan perubahan dengan cepat dan mudah. Media pertukaran informasi (internet) telah digabungkan dengan database. Bagian terkecil dari suatu database adalah field, kumpulan-kumpulan field disebut record, sedangkan kumpulan- kumpulan record disebut tabel dan database adalah kumpulan banyak tabel yang saling berelasi satu dengan yang lain.
Kemampuan web server dalam melakukan koneksi ke sistem database memberikan perubahan besar pada dunia internet. Dengan kemampuan mengakses sistem database, maka pengguna internet tidak lagi hanya duduk dan hanya dapat membaca informasi yang sifatnya statis saja, pengguna dapat menerima ataupun mengirimkan informasi yang sifatnya dinamis, sekarang orang bisa membangun aplikasi web untuk mengedit file, memasukkan data, mengirimkan e-mail bahkan membuat sebuah “toko virtual” dimana pengguna internet dapat melihat – lihat produk yang mereka inginkan kemudian melakukan pembelian melalui internet.
Untuk keperluan pengembangan aplikasi web yang dinamis ini, pertama kalinya diperkenalkan Common Gateway Interface (CGI). CGI adalah bagian dari web server yang dapat berkomunikasi dengan program lain diluar web server.
CGI memungkinkan web server untuk mengeksekusi / memanggil suatu program, lalu mengirimkan data spesifik dari pengguna ke program tersebut. Hasil proses dari program tersebut akan diberikan kembali dalam bentuk HTML ke web browser pengguna.
2.11. Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram yang lebih dikenal dengan nama DFD merupakan diagram yang menggambarkan aliran data mulai dari external entity sampai dengan penyimpanan data kedalam database. Penyimpanan ini diperlukan untuk pembuatan laporan – laporan yang diinginkan.
Adapun elemen – elemen yang digunakan dalam pembuatan Data Flow Diagram dijelaskan dalam tabel 2.1.
Tabel 2.1 Elemen Data Flow Diagram
Gambar Elemen Penjelasan
Proses melakukan suatu perubahan berdasarkan data yang dimasukkan dan menghasilkan data atau beberapa keterangan dari perubahan tersebut.
Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol empat persegi dengan sudut-sudut yang tumpul.
External entity merupakan entity diluar sistem yang dapat merupakan organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Suatu external entity dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak.
Data Store dapat berupa :
a) Suatu file atau basis data dari sistem computer.
b) Suatu arsip atau catatan manual.
c) Suatu tabel acuan manual.
Suatu agenda atau buku.
Proses
External Entity
Data Data Store
Tabel 2.1 Elemen Data Flow Diagram (Lanjutan)
Data Flow dalam diagram diberi simbol anak panah. Data Flow ini mengalri diantara proses, simpanan data (data store) dan external entity.
Data flow sebaiknya diberi nama yang jelas dan mengandung arti. Nama pada data flow ditulis di samping atas Data Flow
Sebelum menggambarkan DFD (Data Flow Diagram), sistem yang ada harus dipelajari terlebih dahulu termasuk aktivitas dan proses yang terjadi pada sistem tersebut. Dalam menganalisis data flow semua kejadian dievaluasi ke dalam bentuk data flow proses, tempat penyimpanan data (data store) serta asal dan tujuan data berupa arus data. DFD digambarkan secara bertingkat, mulai dari yang paling global (Contex Diagram) sampai ke tingkat yang lebih rinci : level-1, level-2, dst.
2.12. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entity Relationship Diagram atau yang lebih dikenal dengan nama ERD digunakan untuk merancang konsep model data yang nantinya digunakan untuk membuat database fisiknya. Dengan membuat ERD maka dapat dilihat keseluruhan struktur database yang digunakan secara garis besarnya. Pembuatan ERD ini dimaksudkan untuk membantu perancangan suatu sistem.
Adapun elemen – elemen yang digunakan dalam pembuatan ERD digambarka dalam gambar 2.1.:
Entity Attribut Relation
Gambar 2.1. Elemen – Elemen ERD
Pada gambar 2.1, terlihat elemen-elemen penyusun ERD (entity), dimana entity menggambarkan tabel yang menunjukan database yang dipakai. Gambar garis (relation) yang menghubungkan 2 tabel menyatakan relasi apakah yang terjadi.
Hubungan yang dapat terjadi adalah one to many atau many to one atau many to many. Untuk menunjukan jenis relationship apa yang digunakan adalah jika many maka diatas lambang relasi akan ditulis tanda ≈ sedangkan jika besifat one maka akan ditulis 1 diatas lambang relation-nya
2.13. Structured Query Language (SQL)
Structured Query Language atau SQL merupakan bahasa standar yang digunakan untuk memanipulasi dan memperoleh data dari sebuah database relasional. Dengan menggunakan SQL, pemrogram maupun administrator dapat melakukan hal – hal sebagai berikut:
a) Merubah struktur sebuah database.
b) Merubah pengaturan keamanan sistem.
c) Memberikan hak akses kepada pengguna untuk mengakses database atau tabel.
d) Memperoleh informasi dari database.
Printah – perintah SQL dapat dikelompokkan menjadi:
a) Data Definition Language (DDL)
Adalah perintah SQL yang digunakan untuk menjelaskan objek dari database, dengan kata lain DDL digunakan untuk mendefinisikan kerangka database.
Perintahnya antara lain:
• Create : untuk membuat objek database.
• Alter : untuk memodifikasi objek database.
• Drop : untuk menghapus objek database.
Objek – objek database yang dimaksud adalah database, table, index, dan view.
b) Data Manipulation Language (DML)
Adalah perintah yang digunakan untuk memodifikasi atau merubah maupun mengoperasikan isi database. Perintahnya antara lain:
• Select : digunakan untuk mengambil data dari tabel.
• Delete : digunakan untuk menghapus data dari tabel.
• Insert : digunakan untuk menambahkan data pada tabel.
• Update : digunakan untuk merubah data pada tabel.
c) Security
Adalah perintah – perintah yang digunakan untuk menjamin keamanan data, antara lain terdiri dari:
• Grant : digunakan untuk memberikan akses kepada user tertentu supaya dapat mengakses database.
• Revoke : digunakan untuk mencabut hak dari user.
d) Integrity
Adalah perintah – perintah yang digunakan untuk menjaga kesatuan data, contah: recover table : untuk memperbaiki tabel pada database.
e) Auxiliary
Adalah perintah – perintah pelengkap atau tambahan seperti unload dan rename.
2.14. PHP
PHP adalah sebuah bahasa pemrograman web pada sisi server (server side web programming), bahasa pemrograman PHP dapat digabungkan dengan HTML dan dieksekusi pada saat halaman HTML tersebut dikunjungi, lain halnya dengan HTML atau javascript, bahasa pemrograman PHP tidak menampilkan script dari programnya pada saat suatu halaman HTML ditampilkan, melainkan hanya hasil dari peng-eksekusian file tersebut saja.
PHP dibuat pada tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Tetapi kemudian dikembangkan oleh orang lain dan setelah melalui tiga kali karya penulisan akhirnya PHP menjadi bahasa pemrograman web seperti sekarang ini. Pada bulan Januari 2001 PHP sudah kurang lebih digunakan lebih dari 5 juta domain dan terus berkembang hingga saat ini. Jumlahnya hingga saat ini dapat dilihat pada http://www.php.net/usage.php.
PHP adalah sebuah produk yang bersifat open source, sehingga source code-source code dari php dapat digunakan, diganti atau di edit tanpa harus membayar atau terkena biaya. Untuk pengerjaan tugas akhir ini digunakan PHP versi 4.3.4 Keunggulan PHP adalah selain sifatnya yang open source adalah multi platform selain dapat di jalankan pada platform LINUX, PHP juga dapat dijalankan pada platform windows dengan menggunakan software PHP for Windows, dengan web server IIS pada Windows 2000 ataupun PWS pada Windows 98
2.15. Tag Dan Variabel PHP
Tags PHP dimulai dengan tanda “<?” dan ditutup dengan tanda “?>” pada setiap akhir perintah digunakan tanda “;” untuk menutupnya. Skrip PHP sifatnya adalah Server side sehingga kode hanya dieksekusi di sisi server saja, hal ini berarti kode tidak akan ditampilkan di komputer client, yang ditampilkan di komputer client hanya hasil eksekusi dari skrip PHP tersebut.
Variabel – variabel pada PHP dituliskan dengan awalan “$” kemudian untuk menampilkan atau mencetak digunakan perintah “echo”. Variabel – variabel sendiri ada beberapa macam antara lain
a) $_POST, adalah variabel yang didapat dari form yang menggunakan metode POST
b) $_GET, adalah variabel yang didapat dari form yang menggunakan metode GET
c) $_COOKIE, adalah variabel yang didapat dari COOKIE yang diterima oleh browser.
Selain variabel diatas, juga terdapat variabel $_SESSION yang prinsip kerjanya hampir sama dengan $_COOKIE, bedanya adalah session tidal dikirimkan ke komputer client, sehingga penggunaan session lebih baik digunakan untuk alasan security (keamanan) karena session lebih secure (aman) daripada cookie. Untuk dapat menggunakan session, maka harus melakukan langkah – langkah sebagai berikut:
a) Memulai session, yaitu dengan menuliskan:
<?
session_start();
?>
b) Mendaftarkan session, yaitu dengan menuliskan:
<?
session_register(“session_name”);
?>
c) Mengisi session, setelah didaftarkan maka session dapat diisi dengan perintah:
<?
$_SESSION[‘session_name’];
?>
d) Menghapus session, apabila session sudah tidak lagi dibutuhkan, maka untuk menghapusnya dapa digunakan perintah sebagai berikut:
<? session_unregister(“session_name”); ?>
Selain variabel – variabel diatas, terdapat juga tipe data yang sangat penting yaitu array. Dengan menggunakan tipe data array memungkinkan kita untuk menyimpan beberapa nilai (value) didalam satu variabel. Implementasi array digunakan dalam pembuatan shopping cart, dimana tipe data array digabungkan dengan variabel session untuk membuat shopping cart yang berisi informasi barang – barang apa saja yang hendak dibeli oleh konsumen. Dengan implementasi array dalam pembuatan shopping cart ini memungkinkan kita untuk menyimpan data tanpa harus menggunakan database lagi, sehingga akan menghemat space yang digunakan. Berikut contoh penggunaan array yang diimplementasikan untuk pembuatan shopping cart.
$_SESSION[‘cart’][0]=array(“kodebarang”=>”BR000001”, “qty”=>2,
“harga”=>10000);
Dari contoh tersebut dapat dilihat bahwa variabel session yang memiliki nama cart, pada indexnya yang ke-0 memiliki value berupa array yang isinya adalah kodebarang, qty, dan harga sehingga contoh tersebut merupakan array 2 dimensi.
Penggunaan array memiliki syntax sebagai berikut “index => values”, dimana untuk memisahkan antar index digunakan tanda “,”. Index dapat berupa string ataupun numerik. Bila index tidak diberikan, maka akan dibuatkan index dengan tipe integer mulai dari 0, jika index adalah integer, maka index yang dibuat
berikutnya adalah nilai index terbesar +1. Jika 2 index yang identik dideklarasikan maka yang digunakan adalah index yang terakhir dideklarasikan.
2.16. Perintah – Perintah Pada PHP
Perintah – perintah pada PHP yang sering digunakan untuk melakukan looping atau perulangan antara lain adalah:
a) Looping for
<?
for($i=0 ; $i<=10 ; $i++) { Operasi program }
?>
Artinya, perulangan operasi program dilakukan sebanyak sepuluh kali dengan tipe naik dimulai dari 0.
b) Looping While
<?
while(condition) { Operasi Program }
?>
Artinya perulangan dilakukan selama kondisi (condition) masih belum terpenuhi. Jika condition telah terpenuhi maka looping akan dihentikan.
Selain perintah untuk looping atau perulangan, ada perintah lain yaitu perintah yang digunakan untuk statement conditional, perintah – perintah tersebut antara lain:
a) Statement if
<?
if(condition) { operasi program }
?>
Artinya operasi program akan dijalankan apabila condition terpenuhi.
b) Statement if…then
<?
if(condition) { operasi 1 } else
{ operasi 2 }
?>
Artinya jika condition terpenuhi maka operasi 1 akan dijalankan, sedangkan jika tidak terpenuhi, maka operasi2 yang akan dijalankan.
c) Statement switch
<?
switch(variabel) {
case nilai1: operasi1;
break;
case nilai2: operasi2;
break;
}
?>
Artinya jika sebuah variabel memiliki nilai sama dengan nilai1, maka operasi1 akan dijalankan, dan apabila nilainya sama dengan nilai2, maka yang akan dijalankan adalah operasi2.
PHP memiliki fungsi – fungsi yang berhubungan dengan keamanan data, fungsi ini biasanya digunakan untuk mengencode / mengenkripsi data yang akan dikirimkan, fungsi – fungsi tersebut antara lain:
a) base64_encode(string data)
Digunakan untuk mengkonversikan string data menjadi format MIME base 64 b) base64_decode(string data)
Digunakan untuk mengembalikan data kekeadaan semula setelah dikonversi dengan metode base64_encode()
c) md5(string str)
Digunakan untuk mendapatkan nilai md5 dari sebuah string.
Selain itu ada juga fungsi – fungsi string yang bertujuan untuk mengolah atau memodifikasi string. Perintah – perintah tersebut antara lain:
a) strtolower(string str)
Digunakan untuk mengubah string menjadi lower case atau huruf kecil semua b) strtoupper(string str)
Digunakan untuk mengubah string menjadi upper case atau huruf besar semua c) substr(string string, int start [, int length])
Digunakan untuk memotong string. Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:
$rest = substr("abcdef", 1); // mengembalikan nilai "bcdef"
$rest = substr("abcdef", 1, 3); // mengembalikan nilai "bcd"
d) explode (string separator, string string [, int limit])
Digunakan untuk memecah string menjadi tipe data array yang isinya bagian dari string asal ,berdasarkan karakter pemisahnya. Contoh penggunaan fungsi explode adalah sebagai berikut:
$pizza = "piece1 piece2 piece3 piece4 piece5 piece6";
$pieces = explode(" ", $pizza);
e) implode (string glue, array pieces)
Digunakan untuk menggabungan elemen – elemen array menjadi satu string.
Cara penggunaannya adalah sebagai berikut:
$colon_separated = implode(":", $array);
Hasil dari implode ini akan menggabungkan nilai – nilai dari array dengan penghubung yang telah ditentukan.
PHP memiliki fungsi untuk mengirimkan email, fungsi ini dapat berjalan apabila terdapat mail server. fungsi mail akan mengirimkan email ke email tujuan.
Berikut contoh penggunaa fungsi mail
Mail (string to, string subject, string message [, string additional_headers [, string additional_parameters]])
Pada fungsi mail terdapat beberapa parameter yaitu alamat tujuan, judul, isi, dan parameter untuk header mail yang dikirimkan.
2.17. MySQL
MySQL merupakan salah satu aplikasi Relational Database Management Server (RDBMS) yang tangguh dan saat ini penggunaan MySQL sebagai database server di internet sudah banyak sekali, dengan menggunakan MySQL maka data dapat diakses oleh banyak orang secara bersamaan sekaligus dapat membatasi akses pemakai berdasarkan previlage yang dimiliki user. MySQL sendiri merupakan aplikasi yang sifatnya open source, yang memberikan keuntungan sendiri bagi penggunanya.
Perintah – perintah yang digunakan dalam MySQL adalah bahasa SQL standart karena MySQL sendiri merupakan aplikasi RDBMS sehingga MySQL mendukung semua perintah – perintah SQL. Untuk memudahkan proses penambahan, perubahan, penghapusan data pada MySQL dapat digunakan software MySQL-Front yang berjalan dibawah sistem operasi microsoft windows
Gambar 2.2. MySQL Front
2.18. Fungsi Enkripsi Pada MySQL
Pada MySEL terdapat beberapa fungsi enkripsi. Salah satunya adalah password( ). Fungsi enkripsi biasanya digunakan untuk mengenkripsi data – data penting seperti pasword. Fungsi password( ) menghitung dan mengembalikan string password dari plaintext password. Password ( ) merupakan enkripsi satu arah (tidak dapat dikembalikan). Berikut contoh penggunaan fungsi password ( )
mysql> SELECT PASSWORD('badpwd');
-> '7f84554057dd964b'
Fungsi password memiliki 1 paramter yaitu password yang akan dienkripsi itu sendiri.
2.19. Koneksi PHP Dengan Database MySQL
Untuk melakukan koneksi antara PHP dengan MySQL dapat dilakukan melalui cara – cara sebagai berikut:
a) Membuat atau membuka koneksi dengan database server. Perintahnya adalah sebagai berikut:
<?
mysql_connect(“mysql_database”,”login_name”,”password”);
?>
b) Melakukan pemilihan database. Perintahnya adalah sebagai berikut:
<?
mysql_ select_db(“database_name”);
?>
c) Melakukan perintah – perintah SQL yang lain
<?
mysql_query(“query”);
?>
2.20. Definisi E-Commerce
Karena tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat website e-commerce, sehingga diperlukan penjelasan dari arti kata electronic commerce sendiri. E- commerce merupakan pelaksanaan dari komunikasi bisnis dan transaksi melalui jaringan dengan menggunakan komputer. Secara terbatas, e-commerce dapat digambarkan sebagai pembelian dan penjualan barang dan jasa serta perpindahan dana melalui media komunikasi digital.
Bagaimanapun juga e-commerce juga meliputi fungsi – fungsi antar perusahaan serta fungsi dalam perusahaan sendiri (seperti pemasaran, keuangan, publikasim penjualan, dan negosiasi) sehingga memungkinkan terjadinya perdagangan dan penggunaan e-mail, perpindahan data (file), ataupun interaksi dengan server.
2.21. Sistem Penjualan Online Di Indonesia
Berkembangnya dunia internet membuat banyak toko yang membuat website sebagai fasilitas promosi ataupun sebagai sarana untuk memperdagangkan barang dan jasa.
Beberapa online shop yang telah ada memiliki berbagai macam fasilitas yang diberikan kepada para anggotanya, antara lain fasilitas yang memungkinkan para anggotanya membeli barang secara online. Fasilitas lain yang memudahkan konsumen dalam berbelanja online adalah fasilitas pencarian barang, dimana konsumen dapat dengan mudah menemukan barang yang diinginkannya. Hal lain yang sangat penting adalah adanya shopping cart yang membantu konsumen untuk melihat dan mengkalkulasi barang – barang yang akan dibelinya.
Fasilitas yang memegang peranan penting adalah katalog barang, fasilitas ini menjadi sangat penting karena dengan adanya fasilitas ini, maka user dapat melihat barang yang ingin dibelinya, mendapatkan informasi lebih untuk produk tersebut.
Untuk proses pembayaran, kebanyakan online shop di Indonesia masih menggunakan cara konfirmasi dan transfer antar bank, hal itu disebabkan karena apabila menggunakan jasa kartu kredit (visa, master card) ada beberapa faktor lain yang harus diperhatikan oleh penjual dan pemegang kartu kredit sendiri.
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan adalah bahwa konsumen pemilik kartu kredit di Indonesia masih belum banyak.
Belum banyaknya pemilik kartu kredit di Indonesia ini menjadi pertimbangan tersendiri karena pasar konsumen untuk penjualan barang (terutama hardware komputer) tidak hanya untuk konsumen lapisan atas saja. Sedangkan faktor lain adalah banyaknya penyalahgunaan kartu kredit oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab (carder).