• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
56
0
0

Teks penuh

(1)

1

Menurut Astutik, Novi Puji (2009) seiring dengan berkembangnya teknologi dewasa ini, dunia perusahaan dan juga organisasi mulai menggunakan teknologi informasi sebagai alat untuk memperkenalkan dan memajukan perusahaan. Sebagai contoh, dulu banyak perusahaan yang melakukan promosi di media-media cetak dan elektronik. Namun, sekarang perusahaan-perusahaan juga menyertakan dunia teknologi informasi sebagai media promosi perusahaan, seperti website dan aplikasi multimedia seperti Company Profile.

Company Profile merupakan salah satu media Public Relations yang merepresentasikan sebuah perusahaan (organisasi). Produk Public Relations ini berisi gambaran umum perusahaan, di mana perusahaan bisa memilih poin-poin apa saja yang ingin disampaikan secara terbuka kepada publiknya disesuaikan dengan kepentingan publik sasaran.

Bahkan dapat dikatakan Company Profile berupa media cetak ataupun media audio video seperti rekaman film sekarang sudah jarang digunakan. Hal itu disebabkan karena telah muncul bentuk media lain yang lebih menarik yaitu berupa animasi Flash. Profil yang dianimasikan akan memiliki banyak nilai tambah, seperti kaya warna, kaya efek dan tentu saja interaktif.

Museum Ronggowarsito juga menggunakan teknologi informasi berupa website sebagai media informasi. Sedangkan tujuan pembuatan Company Profile ialah mempermudah untuk mempresentasikan keberadaan serta fungsi dari Museum Ronggowarsito, kepada masyarakat dan juga pencari informasi mengenai Museum Ronggowarsito. Museum Jawa Tengah Ronggowarsito, termasuk museum propinsi terbesar di Indonesia dalam hal jumlah koleksi dan

(2)

keluasan bangunan terletak pada Jalan Abdulrahman Saleh Nomor 1 Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, persis di sebelah bundaran Kalibanteng. Terletak dekat bandara Ahmad Yani di Semarang dan hanya 4 km jauhnya dari pusat kota ke arah barat. Museum ronggowarsito dirancang sesuai dengan standar museum di Asia tenggara. Luas bangunan kira-kira 8.438 m persegi. Yang mencakup pendopo, gedung pertemuan, gedung pameran tetap, perpustakaan, laboratorium, dan perkantoran.

Museum Ronggowarsito telah dirintis sejak tahun 1975 pembangunan dilakukan secara bertahap dimulai dengan pengadaan lokasi, pengumpulan koleksi dan pembangunan gedung. Dalam penentuan bentuk bangunan Fisik (model bangunan) diperoleh dari hasil seleksi. Tahun 1980 museum mempunyai satu gedung pameran yaitu gedung C. Pada 2 April 1983, Oleh Gubenur Jawa Tengah Soepardjo Rustam, museum ini difungsikan keberadaannya sebagai lembaga pelestarian kebudayaan dengan nama “Museum Persiapan Jawa Tengah”. Kontek ruangan dan penataan disesuaikan dengan masyarakat Jawa Tengah kemudian museum ini diresmikan pemanfaatannya untuk masyarakat oleh Mendikbud prof. Dr. Fuad Hasan pada 5 Juli 1989 menjadi Museum Provinsi yang pada waktu itu hanya memamerkan dua gedung pameran tetap A dan B sedangkan gedung C sedang mengalami renovasi tata ruangannya. Selanjutnya, pada 1 Oktober 1991 ditambah dengan dua gedung tetap seperti dalam rencanya yaitu gedung pameran yang terdiri dari A,B C dan D serta dibangun juga bananan khusus unruk menampung koleksi barang berharga seperti koleksi emas, logam mulia, perak.

Walaupun Museum Ronggowarsito diresmikan tanggal 5 juli 1989 namun secara tertulis baru diresmikan (namanya) pada 4 April 1990 berdasarkan keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.

0223/0/1990 yaitu dengan nama “ Museum Negeri Jawa Tengah

(3)

Ronggowarsito”. Proses pemberian nama tersebut pada mulanya berdasarkan surat No. 431/17938 pada 8 Juli 1988 yang dikeluarkan oleh Gubenur Jawa Tengah yang juga mengusulkan “Ronggowarsito”, usulan tersebut diteruskan oleh kakanwil Depdikbud Propinsi Jawa Tengah melalui suratnya No. 1157/103/0/88 tanggal 15 juli 1988.

Dinamakan Museum Negeri Ronggowarsito dengan beberapa pertimbangan antar lain karena Rongowarsito merupakan pujangga besar, yang telah banyak meninggalkan kebudayaan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Jawa pada khususnya yaitu yang berupa buku-buku dan naskah.

1.1.1. Latar Belakang Pemilihan Tema

Museum Ronggowarsito terdapat koleksi peninggalan sejarah ilmu, seni, dan budaya yang ada di Jawa Tengah. Peninggalan budaya yang bernilai tinggi banyak tersebar dikawasan Jawa Tengah, baik yang hampir punah maupun yang masih berkembang hingga kini.

Perkembangan budaya Jawa Tengah berlangsung sepanjang masa sesuai dengan pasang surut kehidupan. Dalam garis perkembangannya tidak sedikit pengaruh luar yang masuk. Hal ini disebabkan wilayah Jawa Tengah pada posisi yang strategis dari berbagai aspek mobilitas penduduk yang cukup tinggi. Pengaruh budaya luar cenderung mempercepat proses kepunahan budaya asli Jawa Tengah. Penulis berharap masyarakat kota Semarang khususnya dan warga masyarakat Indonesia pada umumnya, dapat mengetahui dan tetap melestarikan peninggalan - peninggalan sejarah melalui koleksi – koleksi yang terdapat di Museum Ronggowarsito sejak dalam bangku sekolah dasar.

1.1.2. Alasan Pemilihan Jenis Karya

Publikasi pada dasarnya merupakan suatu bentuk komunikasi yang bertujuan untuk mengajak atau mempengaruhi orang untuk melakukan sesuatu. Pemasaran suatu produk merupakan salah satu bentuk

(4)

pengenalan kepada masyarakat, sehingga disini masyarakat dapat mengenal produk/jasa dari perusahaan itu sendiri, banyak sekali media yang digunakan untuk memasarkan suatu produk/jasa agar mudah dikenal luas oleh masyarakat, contohnya bisa melalui selebaran, majalah, poster, baliho dan bisa juga melalui media periklanan seperti iklan tv, iklan radio dan internet.

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia teknologi dan internet berkembang sangat pesat di dunia, tak terkecuali Indonesia. Semakin hari jumlah pengguna internet saat ini semakin besar dan meningkat. Sebuah website juga bisa dijadikan sebagai media promosi atau pemasaran untuk mendatangkan calon konsumen. Banyak perusahaan bisa menggaet klien melalui website, karena jangkauan internet sangat luas dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun.

Dengan keberadaan sebuah website tentunya perusahaan berharap proses publikasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait menjadi lebih lancar dan perusahaan dapat mengambil manfaat lain dari keberadaan website tersebut, misalnya untuk lebih dikenal luas oleh publik. Selain itu, imej perusahan tentu diharapkan akan lebih terangkat, karena memiliki website dapat diartikan juga perusahaan bisa dikunjungi secara online.

Berdasarkan uraian diatas maka penulis mengambil judul yang sesuai dengan kebutuhan akan sosialisasi secara lebih interaktif mengenai informasi tentang tempat wisata museum ronggowarsito pada khususnya . Untuk itu penulis memilih judul „Company Profile Museum Ronggowarsito Berbasis Website‟.

1.2 Batasan Masalah

Adapun penulisan dalam perancangan ini dibatasi oleh beberapa aspek yakni :

(5)

a. Batasan wilayah

Batasan wilayah dalam perancangan ini adalah kota Semarang, Jawa Tengah. Agar masyarakat khususnya para pelajar yang ada di kota Semarang dapat memanfaatkan ilmu yang terdapat di wilayah sendiri.

b. Batasan objek

Batasan objek yang akan digunakan dalam perancangan ini adalah historika yaitu koleksi hasil budaya manusia masa lampau seperti rumah adat, perkakas, baju adat, permainan tradisional, dan alat musik tradisional Jawa Tengah.

1.3 Tujuan Pembuatan Proyek Akhir

Tujuan yang ingin dicapai penulis dalam pembuatan „Company Profile Museum Ronggowarsito Berbasis Website‟ ini adalah :

a. Menghasilkan Company Profile Museum Ronggowarsito secara keseluruhan sehingga dapat menyajikan informasi mengenai koleksi Museum Ronggowarsito dengan bentuk yang lebih interaktif dan detail baik itu dari segi fitur-fitur, tampilan dan penjelasannya.

1.4 Manfaat Pembuatan Proyek Akhir.

1. Bagi Pembaca

a. Setelah membaca laporan ini diharapkan akan meningkatkan rasa cinta tanah air danmemupuk rasa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia.

b. Dengan membaca laporan ini diharapkan bisa mengambil manfa- at hikmah serta nilai-nilai positif yang terdapat padaMuseum Ronggowarsito.

c. Mempu menghormati dan menghargai serta mengenang kepada para pahlawan.

2. Bagi penulis

Dengan mengkaji permasalahan tersebut diharapkan penulis

(6)

dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan yang mendalam tentang museum Ronggowarsito.

1.5 Metode Pengumpulan Data.

Berdasarkan sumbernya data-data yang penulis gunakan dalam penyusunan proyek akhir ini dapat dikelompokkan dalam :

1. Data Primer.

Adalah Jenis data yang diperoleh secara langsung dari sumber data dengan cara pengamatan (observasi) yang berupa laporan-laporan profile Museum Ronggowarsito.

2. Data Sekunder.

Merupakan suatu data yang dikumpulkan secara tidak langsung dari narasumber dimana data tersebut dapat diperoleh dari buku- buku, laporan-laporan atau artikel yang pernah dibaca penulis.

1.5.1. Alat Pengumpul Data.

a. Observasi.

Mengumpulkan data dengan melihat langsung obyek yang diteliti yang dilakukan pada Museum Ronggowarsito yang dibutuhkan dalam pembuatan company profile Museum Ronggowarsito.

b. Wawancara.

Mengumpulkan data dengan melakukan wawancara terhadap pemandu wisata untuk mendapatkan informasi tentang profil Museum Ronggowarsito.

c. Studi Pustaka.

Mengumpulkan data dengan mencari literatur program aplikasi multimedia Adobe Dreamweaver CS3, Adobe Flash CS3, Adobe Photoshop CS3 yang ada di buku atau mencari melalui internet dan juga membaca dokumen – dokumen yang tertulis lengkap di dalam Museum Ronggowarsito.

(7)

1.5.2 Pemilihan Responden / Target Audien.

Target audiens dalam pembuatan dan pengaplikasian presentasi interaktif ditujukan kepada masyarakat sekitar kota Semarang dan serta kota lain di Jawa Tengah, selain itu ditujukan pula kepada seluruh masyarakat di luar Jawa Tengah yang ingin mencari informasi tentang profil, lokasi, dan apa-apa saja koleksi yang terdapat di Museum Ronggowarsito Semarang.

1.5.3 Pemilihan Lokasi.

Dalam pembuatan Company Profile ini penulis mengambil lokasi bahan pembuatan karya di jalan Abdurahman Saleh Nomor 1, Semarang Propinsi Jawa Tengah.

(8)

8

gaya baru dalam memberikan informasi yang lebih efisien untuk dapat diterima dan dipahami. Multimedia merupakan sarana media informasi yang terdiri dari gabungan beberapa elemen yaitu teks, video, gambar diam (still image), dan audio. Jenis karya yang dihasilkan dalam proyek akhir ini adalah Company Profile yang berbentuk website, karena menurut penulis Company Profile yang berbentuk website merupakan salah satu media promosi dan informasi yang lebih efisien dan cepat diterima oleh seseorang karena tampilannya yang menarik dan lebih baik di bandingkan dengan media cetak.

Teknologi multimedia interaktif dimanfaatkan untuk menampilkan gaya baru dalam memberikan informasi yang lebih efesien untuk dapat diterima dan dipahami. Multimedia merupakan sarana media informasi yang terdiri dari gabungan beberapa elemen yaitu teks, video, gambar diam (still image), dan audio.

2.1.1. Company Profile

Company Profile merupakan salah satu bagian website. Dalam KBBI (1994:798) profil dapat diartikan grafik atau ikhtisar yang memberikan fakta tentang hal-hal khusus. Sedangkan perusahaan dalam KBBI (1994:1112) dapat diartikan kegiatan (pekerjaan dan sebagainya) yang diselenggarakan dengan cara teratur dengan tujuan mencari keuntungan. Organisai yang berbadan hukum yang mengadakan transaksi atau usaha.

Fungsi dari Company Profile itu sendiri yang paling utama sebagai media penyimpanan file atau data yang berisi tentang profile instansi atau perusahaan, manajemen instansi atau perrusahaan dan data-data yang dapat digunakan sebagai media untuk memperkenalkan instansinya kepada masyarakat.

(9)

Menurut (Agustrijanto 2001:133) Company Profile atau profil perusahaan yaitu gambaran umum mengenai data diri dari suatu perusahaan yang hendak melakukan serangkaian terpadu melalui sebuah buku. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa pada awalnya Company Profile suatu perusahaan hanya berbentuk sebuah buku yang berbentuk print out yang berisi data-data dan segala sesuatu tentang perusahan seperti yang dijelaskan diatas.

Jadi Company Profile dapat diartikan sebagai gambaran khusus tentang sebuah perusahaan atau instansi yang bekerja secara teratur dengan tujuan untuk mencari keuntungan yang menyiratkan jiwa berusaha dari perusahaan atau instansi tersebut.

2.1.2 Sejarah Museum Ronggowarsito

Museum Ronggowarsito terletak di jalan Abdurahman Saleh, Semarang Propinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1975 museum ini dibangun dengan dana dari proyek rehabilitasi dan perluasan permuseuman Jawa Tengah dan pembanguanan fisik yang dilakukan secara bertahap. Arsiterturnya adalah Ir. Totok Rusmanto dari UNDIP, sedang pengawas pelaksanaan pembangunannya dilakukan oleh PT Guna Dharma Semarang. Dibangunnya museum Ronggowarsito ini mendapat banyak dukungan dari masyarakat setempat, masyarakat jawa tengah khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

(10)

Gambar 2.1 Museum Ronggowarsito

Bentuk museum ini merupakan perpaduan dari gaya klasik, joglo, dengan kontruksi modern dilengkapi sarana trancehail, auditorium, perkantoran, perpustakaan, laboratorium, gudang dan taman. Di bagian paling depan ruangan museum terdapat patung Ronggowarsito dan tulisan Kalatidha, setelah melewati bangunan tersebut kita dapat melihat tugu pengesahan museum Ronggowarsito. Ada 4 gedung utama pameran tetap yang masing-masing terdiri dari 2 lantai. Tata penyajian pameran mengacu pada konteks “ekstensi manusia jawa tengah dan lingkungannya” dengan mengunakan 3 pendekatan yaitu, intelektual, estetis dan romantic atau evokatif yang dipergunakan dalam 8 ruang pameran tetap meliputi ruang sejarah alam, ruang paleontologika, ruang sejarah budaya prasejarah, ruang sejarah perjuangan bangsa, ruang etnografika, ruang kesenian, ruang pembanguanan, ruang koleksi nusantara.

Museum Ronggowarsito telah dirintis sejak tahun 1975 pembangunan dilakukan secara bertahap dimulai dengan pengadaan lokasi, pengumpulan koleksi dan pembangunan gedung. Dalam penentuan bentuk bangunan Fisik (model bangunan) diperoleh dari hasil seleksi. Tahun 1980 museum mempunyai satu gedung pameran yaitu gedung C. Pada 2 April 1983, Oleh Gubenur Jawa Tengah

(11)

Soepardjo Rustam, museum ini difungsikan keberadaannya sebagai lembaga pelestarian kebudayaan dengan nama “Museum Persiapan Jawa Tengah”. Kontek ruangan dan penataan disesuaikan dengan masyarakat Jawa Tengah kemudian museum ini diresmikan pemanfaatannya untuk masyarakat oleh Mendikbud prof. Dr. Fuad Hasan pada 5 Juli 1989 menjadi Museum Provinsi yang pada waktu itu hanya memamerkan dua gedung pameran tetap A dan B sedangkan gedung C sedang mengalami renovasi tata ruangannya. Selanjutnya, pada 1 Oktober 1991 ditambah dengan dua gedung tetap seperti dalam rencanya yaitu gedung pameran yang terdiri dari A,B C dan D serta dibangun juga bangunan khusus untuk menampung koleksi barang berharga seperti koleksi emas.

Museum Ronggowarsito dapat dicapai dari bandara, pelabuhan atau terminal.

1. Dari Bandara

Propinsi Jawa Tengah mempunyai satu bandara nasional di Semarang (bandara Ahmad Yani) dan satu bandara internasional di Surakarta (bandara Adi Sumarmo). Bandara Ahmad Yani dapat dicapai dalam waktu 45 menit penerbangan dari bandara internasional Soekarno-Hatta di Jakarta dan sekitar 90 menit penerbangan dari bandara Ngurah Rai di Denpasar, Bali. Penerbangan dari Jakarta ke Semarang dilaksanakan hampir setiap hari oleh Garuda, Mandala, dan maskapai penerbangan lainnya.

2. Dari Pelabuhan

Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Museum Jawa Tengah Ronggowarsito dari pelabuhan Tanjung Mas dengan angkutan taksi melalui jalan lingkar.

3. Dari Terminal

Dibutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk sampai ke Museum Jawa Tengah Ronggowarsito dari terminal bis Terboyo di Kaligawe, Semarang dengan bis kota atau 30 menit dengan naik taksi.

(12)

2.1.3 Asal Usul Nama Museum Ronggowarsito

Kata museum berasal dari Yunani “Moesion” yaitu kuil atau rumah peribadatan pada zaman Yunani. Museum juga berasal dari kata Muze yaitu nama putra dewa Zeuz, dewi utama dalam patheon yunani yang dijadikan lambing pelengkap pemujaan manusia terhadap agama dan ritual yang ditujukan kepada dewa Zeus. Pengertian museum yang di pakai sekarang adalah definisi yang dikeluarkan oleh Internasional Council of Museum (ICOM). Lembaga museum internasional di bawah UNESCO, yaitu lembaga yang bersifat tetap, terbuka untuk umum, yang memperoleh, merawat, menghubungkan, dan memamerkan koleksi untuk tujuan studi, penelitian dan rekreasi.

Ronggowarsito adalah seorang pujangga jawa. Beliau dilahirkan pada tahun 1802 dengan nama Bagus Burhan. Pada usia 12 tahun, ia dikirim orang mengaji pada Kyai Imam Basori di pondok Gerbang Tinantar yang di antar oleh pamongnya Ki Tanujaya. Tapi Bagus Burhan malah mengahabiskan waktunya dengan hal yang siasia (beliau suak berjudi) sehingga Bagus Burhan di pindahkan ke Madiun.

Akhirnya Bagus Burhan memperistri putri Bupati Madiun yang bernama R.A.Gombak. setelah berpetualang sekian lama, Bagus Burhan akhirnya insaf dan kembali ke pondok untuk belajar lagi. Karena kepandaiannya bagus burhan di angkat menjadi wakil Kyai Imam Basori. (Depdikbud Jawa tengah. Hal. 7-9)

2.1.4 Visi dan Misi Museum Ronggowarsito

Museum Jawa Tengah Ronggowarsito mempunyai Visi “Bangga Peduli Budaya” yang berarti bangga mengurusi beragam warisan budaya dan perwujudan lain ekspresi budaya. Selain itu, Museum Jawa Tengah Ronggowarsito mempunyai dua Misi, yaitu “Meningkatkan apresiasi budaya dan meningkatkan kepedulian masyarakat”.

(13)

Museum Jawa Tengah Ronggowarsito merupakan museum umum yang mengoleksi beragam artefak yang sebagian besar ditemukan di propinsi Jawa Tengah dan berasal dari kurun waktu prasejarah hingga masa sekarang. Beberapa artefak merupakan koleksi unggulan.

2.1.5 Struktur Organisasi

Setiap lembaga tentunya mempunyai sebuah susunan ornaisasi yang jelas dan mampu bertanggung jawab terhadap lembaganya. Begitu juga dengan Museum Ronggowarsito, terdapat sebuah susunan organisasi yang mengurus keberadaan museum tersebut. Susunan organisasi tersebut adalah:

Bagan Struktur Organisasi Museum Ronggowarsito

2.1.6 Koleksi Museum Ronggowarsito Gedung A

Gedung A, merupakan gedung pertama yang dikunjungi berisikan wahana Geologi dan Geografi yang teletak di lantai 1 (satu).

Diwahana ini menampilkan beberapa jenis bebatuan yang terdapat Kepala Museum

Kepala Seksi Pelayanan dan Tata Pameran

Kepala Seksi Pengkajian dan Pelestarian Kepala Sub Bagian

Tata Usaha

(14)

dibumi, juga batu meteorit yang ditemukan di daerah Mojogedang, Karangayar pada tahun 1984. Zaman dulu, meteorit dipakai untuk campuran pamor keris. Selain bebatuan, juga menulis tentang pembagian zaman yang pernah ada dibumi, beberapa koleksi mineral dan batu alam yang menarik, berbagai batu mulia hingga stalagtit dan stalagmit. Masih digedung A, lantai 2 (dua) menyajikan wahana tentang Paleontologi (tentang zaman purba), beberapa koleksi yang ada misalnya fosil kayu kuno, bebatuan dan masyarakat kuno. Tulang dan bagian-bagian hewan masa silam juga disajikan di museum Ranggawarsito secara lumayan. Ada juga binatang langka yang diawetkan seperti bajing peluncur, babi hutan, kancil dan burung rajawali.

Gedung B

Gedung B, dilantai 2 (dua) menyajikan wahana keramik dan batik.

Dipamerkan berbagai jenis dan model keramik baik lokal maupun yang berasal dari cina dan Eropa. Tak lupa, macam-macam kerajinan gerabah dan cara pembuatannya diperlihatkan dengan model diorama atau patung. Dibagian batik, dipajang berbagai motif batik yang ada di Jawa Tengah seperti Surakarta, Pekalongan, Lasem dan Banyumasan. Di Gedung B lantai 1 (satu) berisikan tentang peninggalan budaya dan kerajinan dari peradaban Hindu Budha, beberapa yang dipamerkan misalnya Lingga dan Yoni, arca-arca, Ketongan, kendhi, cermin perunggu, patung dewa, candi-candi yang ada di Jawa Tengah. Juga menampilkan kebudayaan yang bercorak islam dari miniatur masjid Agung Demak dan Menara Masjid Kudus, fragmen seni hias, bahan terakota, replika kaligrafi, ornamen masjid Mantingan Jepara, Mustaka masjid Mayong Jepara, salinan Alquran yang ditulis dengan tangan serta cerobong sumur dari Caruban Lasem yang sangat menarik.

Gedung C

Gedung C, yang berada di lantai 1 (satu) terbagi atas ruang bersejarah perjuangan bersenjata yang terbagi lagi atas koleksi benda-

(15)

benda yang dipakai ketika zaman pertempuran dan Diorama pernjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. Selain itu, ditampilkan pula diorama pertempuran-pertempuran yang pernah terjadi di Jawa Tengah dan Jogjakarta seperti Pertempuran Lima Hari Semarang, Peristiwa Palagan Ambarawa, Pemberontakan PKI di Cepu, Serangan Umum 1 maret dan Gerakan Tritura. Sementara di Gedung C lantai 2 (dua) terdapat ruang koleksi teknologi dan kerajinan tradisional, teknologi industri dan transportasi, dan beragam model kerajian rumahan.

Gedung D

Gedung D Lantai 2 (dua) terbagi atas ruang kesenian yang menampilkan koleksi benda dan peralatan kesenian yang dipisahkan menjadi seni pergelaran (berbagai pengetahuan yang menarik tentang wayang), seni pertunjukan (berbagai kesenian khas Jawa kuda lumping, barongandll), dan seni musik . Masih di Gedung D lantai 1 (satu) memamerkan tentang pembangunan, numismatik, heraldik, tradisi nusantara, ruang intisari dan hibah.

(Sumber:http://llhmjateng.com/index. Museum Ronggowarsito) 2.1.7 Peranan Museum Ronggowarsito

1. Museum Sebagai Pelestarian Hasil Budaya

Dengan adanya Museum Ronggowarsito, diharapkan kita akan mengenal budaya, sejarah dan kesenian yang dimiliki oleh bangsa kita.

Kita harus sadar bahwa sebagai generasi muda mempunyai tanggung jawab yang besar dalam melestarikan apa yang dimiliki atau yang telah dipunyai bangasa Indonesia karena maju tidaknya bangsa tergantung pada keaktifan dan kreatifitas kita sebagai generasi muda.

Sejarah merupakan peristiwa masa lampau dan diharapkan dari sejarah kita dapat bersifat bijaksana dalam menentukan sikap dimasa

(16)

depan agar peristiwa yang tidak baik, tidak terulang kembali. Museum Ronggowarsito diharapkan diharapkan sesuai dengan kebutuhan karena meseum merupakan sumber pengetahuan.

3. Museum Ronggowarsito Sebagai Pelestarian Benda Sejarah Dan Budaya Bangsa

Dalam pengembangan Museum Ronggowarsito langkah-langkah yang telah dilakukan antara lain yaitu menyelenggarakan kegiatan- kegiatan budaya, baik dalam bentuk pelestarian maupun dalam bentuk pengembangan budaya.

Kegiatan berupa pameran publikasi festival seni dan buadaya dan lain-lain. Kegiatan - kegiatan tersebut diharapkan dapat menggugah hati masyarakat, bahwa sebenarnya kebudayaan bangsa Indonesia sangat beraneka ragam dan diharapkan dari kegiatan itu masyarakat lebih menghargai dan lebih mencintai serta bangga terhadap sejarah budaya bangsa. Salah satu cara agar budaya tetap berkembang dan lestari, ini diawali dari diri sendiri dengan melestarikan, mengembangkan dan menjaga kesenian daerah masing-masing dengan tujuan agar budaya maupun kesenian tradisional daerah tidak punah atau hilang begitu saja atau bahkan direbut oleh bangsa lain. Salah satu caranya yaitu kita sering mengadakan pertunjukan atau pentas kesenian-kesenian tradisional tersebut dan yang paling penting mengenalkan budaya maupun kesenian tersebut kepada generasi penerus. Dan apabila kita ingin mengenal budaya, sejarah dan kesenian yang dimiliki, bangsa kita maka salah satu caranya adalah dengan mengunjugi museum secara rutin.

2.1.9 Keunikan Museum Ronggowarsito

Suatu museum pada kenyataanya mempunyai khas tersendiri.

Seperti halnya pada bangunan Museum Ronggowarsito yang menggambarkan bangunan khas Jawa Tengah yaitu joglo yang

(17)

dipadukan dengan arsitektur modern. Selain dari itu museum ronggowarsito mempunyai koleksi yang sangat banyak dan sangat beragam seperti koleksi astronomi, geologi, ekologi, paleozologi, sejarah islam dan kolonial, koleksi pra sejarah dan Hindu-Budha, koleksi diorama perjuangan Nasional, koleksi kehidupan tradisional, koleksi mata uang, koleksi wayang dan kesenian tradisional.

Keunggulan lain apabila dilihat dari segi koleksi adalah banyak koleksi yang menyangkut masalah kebudayaan dan sejarah. Sehingga menurut Kepala Museum Ronggowarsito, Drs Joharnoto MPd, mengungkapkan, bahwa di delapan ruang gedung yang masing-masing seluas 400 meter persegi tersebut tersimpan tidak kurang dari 40.000 koleksi. Koleksi itu, mulai zaman prasejarah hingga zaman kolonial Belanda. Bahkan terdapat hasil karya tradisional masyarakat Indonesia.

2.1.10 Pengertian Website.

Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman- halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink) yang terangkum dalam sebuah domain atau subdomain yang terdapat didalam World Wide Web (WWW) di Internet.

Ada 2 jenis macam dari website yaitu website statis dan dinamis.

Website statis yaitu website yang informasinya merupakan informasi satu arah, yakni berasal dari pemilik softwarenya saja contohnya seperti company profile. Sedang webisite dinamis adalah website yang mempunyai informasi dua arah yakni dari pengguna dan pemilik sehingga pengupdatetan bisa dilakukan oleh pengguna dan pemilik website contohnya seperti friendster, facebook dan lain-lain.

Unsur-unsur yang ada dalam penyediaan website atau situs antara lain yaitu:

(18)

1. Nama Domain (domain name / URL – Uniform Resource Locator) Alamat unik didalam dunia maya (internet) yang berguna untuk menemukan website. Umumnya URL diperjualbelikan dengan sistem sewa tahunan dan biasanya dibelakang URL ini mempunyai akhiran sesuai dengan lokasi dan kepentingan atas dibuatnya website tersebut.

2. Rumah tempat website (webhosting)

Rumah hosting merupakan tempat yang terdapat dalam harddisk sebagai tempat penyimpanan data, file, video, email, database dan lain-lain yang nantinya akan ditampilkan dalam website. Selain web hosting juga terdapat webserver yaitu software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

FTP (File Transfer Protocol) merupakan akses yang diberikan pada saat kita memesan web hosting, FTP berguna untuk memindahkan file-file website yang ada pada komputer kita ke pusat web hosting agar dapat terskses ke seluruh dunia. Sebuah website yang interaktif dan dinamis pasti membutuhkan penyimpanan data yang fleksibel dan cepat untuk diakses. Salah satu database untuk server adalah MySQL. MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya.

Pada pembuatan website ini MySQL berperan sebagai penyimpan data dari pengiriman BBM ke seluruh SPBU yang ada di bawah wilayah Terminal BBM Semarang. Secara umum akses ke database melalui tiga tahapan yaitu koneksi ke database, query ke database dan pemutusan koneksi dari database dengan menggunakan perintah-perintah seperti mysql_connect() untuk koneksi ke database, mysql_select_db() untuk memilih database,

(19)

mysql_fetch_row() untuk mengambil data secara baris per baris dan mysql_fetch_array() yang mempunyai fungsi sama dengan mysql_fetch_row() yaitu hasil yang diperoleh adalah data array yang saling berhubungan.

3. Bahasa program (script program)

Bahasa program merupakan bahasa yang digunakan untuk menterjemahkan setiap perintah pada saat website tersebut sedang dijalankan. Contoh bahasa program PHP, Java Script dan lain-lain.

PHP atau Hypertext Preprocessor merupakan sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Peranan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat. JavaScript Kalau dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program. Jadi JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. Jika berbicara dalam konteks web, sederhananya, dapat dipahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan khusus untuk di browser atau halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Peranan JavaScript dalam pembuatan proyek akhir ini adalah untuk membuka halaman pop-up.

4. Desain web

Pendesainan web merupakan hal yang penting, faktor userfriendly harus diterapkan dalam pembuatan desain sebuah website karena akan membuat pemakai merasa nyaman dan mudah dalam penggunaannya. Dalam mendesain sebuah website tidak pernah lepas dari HTML dan CSS karena kedua hal ini saling berhubungan. HTML (Hyper Text Markup Language) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah

(20)

halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. Pada pembuatan proyek akhir ini HTML digunakan untuk membuat halaman website dan mengedit jika terjadi kesalahan. CSS (Cascading Style Sheets) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. CSS digunakan terutama untuk memisahkan antara isi dokumen (yang ditulis dengan HTML atau bahasa markup lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisahan ini dapat meningkatkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta pengulangan pada stuktur isi. CSS digunakan oleh penulis untuk menentukan warna dan jenis huruf pada button menu. (Hendra W Saputro, 2007)

2.2. Landasan Estetika / Art

Keindahan adalah suatu unsur yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Naluri manusia semenjak di lahirkan hingga dewasa, selalu menginginkan sesuatu yang indah. Kata estetika berasal dari bahasa yunani aistheticos atau kata ashitanomal yang berarti mengamati dengan indera. Estetika juga dipadankan dengan teori cita rasa Mudji Sutrisno (1993). Lebih lanjut Mudji Sutrisno menyatakan bahwa, “Estetika biasanya meliputi bidang yaitu filsafat estetika (keindahan) dan filsafat kesenian sendiri”. Teori estetika biasanya menggunakan 3(tiga) pendekatan yang bersifat optional (pilihan) yaitu sebagai berikut :

1. Analisis formal / struktural biasanya mengkaji karya desain komunikasi visual dengan dasar keindahan, unsur dan prinsip desain grafis seperti garis, raut, warna, keseimbangan dan kesatuan.

2. Analisis bahasa rupa, cocok digunakan dalam penyusunan story board.

3. Semiotika merupakan ilmu tentang pengguna tanda dalam sebuah karya untuk menyampaikan sebuah pesan.

(21)

Website yang baik adalah website yang bisa berinteraksi dengan user atau pemakai atau yang sering disebut dengan website dinamis.

2.3. Desain Komunikasi Visual.

Desain komunikasi visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa betuk gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya sehingga pesan dan gagasandapat diterima oleh sasarannya.

2.3.1 Unsur-unsur Visual.

Perbedaan dari segi jenis maupun dari segi bentuk, tentunya mengandung karakteristik yang khas satu dengan lainnya. Namun kesemuanya itu memiliki unsur-unsur yang sama yaitu huruf, gambar, garis, bentuk, warna dan bahan.

a. Huruf.

Huruf adalah bagian terkecil dari kata. Sedangkan kata adalah bagian terkecil dari sebuah gagasan, gagasan akan berakhir sia-sia karena kegagalan memilih huruf. Berikut hal-hal yang harus diperhatika dalam pemilihan huruf :

1. Legality (Keabsahan).

2. Approrietness (Kesesuaian).

3. Emphasis (Penekanan).

4. Harmony (Keselarasan).

b. Gambar.

Gambar sering dianggap dapat berbicara lebih dari sejuta kata. Namun penggunaan gambar perlu dipertimbangkan karena dapat menjalankan peran sebagai berikut :

1. Menjelaskan hal-hal yang silit dijelaskan lewat kata-kata.

2. Menarik dan mengarahkan perhatian.

3. Mengisi ruang.

(22)

4. Meningkatkan tampilan artistik.

c. Garis dan Bentuk.

Garis dan bentuk merupakan unsur visual yang tidak kalah penting dalam media. Peran garis dan bentuk dalm media :

1. Pemisah antar bagian.

2. Pengarah perhatian.

3. Manipulasi ruang.

d. Warna.

Warna merupakan unsur visual yang penting dalam gejala penglihatan. warna dapat berperan sebagai :

1. Memberikan kesan realistis.

2. Membangkitkan perhatian.

3. Memiliki bahasa psikologis untuk menguatkan mood pesan.

e. Bahan

Bahan merupakan wadah dimana semua unsur-unsur visual ditampilkan, namun sekaligus merupakan unsur visual yang cukup menentukan peran sebagi berikut :

1. Memberikan citra.

2. Menguatkan pesan.

3. Menentukan mutu tampilan.

2.3.2 Prinsip-prinsip Dasar Desain.

Setiap unsur-unsur visual harus dikenali secara cermat sehingga dapat berperan optimal saat satu sama lain dipadukan. Tidak ada metode perancangan dapat mengembangkan metodenya masing-masing sesuai pola kebiasaan, alat yang digunakan, lingkungan tempat kerja dan sebagainya. terdapat beberapa prinsip perancangan yang dapat dijadikan pedoman untuk menghasilkan mutu perancangan yang baik.

a. Unity (Kesatuan)

Sebuah media visual terdiri dari elemen-elemen seperti headline, body, text, ilustrasi, warna, garis dan lain-lain. Semua itu harus

(23)

dirancang sedemikian rupa sehingga memberikan keseluruhan efek yang menyatu dan terpadu.

b. Variety (keragaman)

Dalam sebuah rancangan media visual, keragaman atau variasi sangat dibutuhkan untuk menghundari kesan monoton.

c. Contrast (kontras)

Kontras ini adalah upaya untuk membuat penonjolan sebuah unsur melalui berbagai cara.

d. Harmony (keselarasan)

Setelah tata letak harus saling bekerja sama dan tidak saling bertentangan satu sama lain, bentuk huruf, nada, tekstur harus tertata secara harmonis sehingga secara keseluruhan enak di pandang.

e. Proprotion (sebanding)

Semua unsur harus sepadan tinggi lebar huruf, point huruf dengan lebar naskah, gambar dengan naskah dan lain-lain.

f. Rhythm (Irama)

Setiap unsur disusun agar dapat membantu mata bergerak dalam satu gerakan yang terstruktur. Tempatkan sesuai rancana agar mata mulai gergerak dari tempat yang di inginkan ke seluruh bagian.

g. Balance (Keseimbangan)

Dengan keseimbangan kita mengendalikan ukuran nada, berat dan posisi unsur-unsur dalam sebuah rancangan. Unsur-unsur yang tertata saeimbang terlihat nyaman dan aman oleh mata.

(Dwi Budi Harto, Drs., M.Sn. 2005)

2.4 Landasan TI / Pemrograman

Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan

(24)

yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan.

Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objekfisik) dan aspek software (Jacques Ellul (1967) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secararasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia. Gary J. Anglin (1991) mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004).

Dalam bahasa Indonesia, istilah Informatika diturunkan dari bahasa Perancis informatique, yang dalam bahasa Jerman disebut Informatik.

Sebenarnya, kata ini identik dengan istilah computer science di Amerika Serikat dan computing science di Inggris. Namun, istilah informatics dalam bahasa Inggris memiliki makna yang sedikit berbeda, yaitu lebih menekankan pada aspek pengolahan informasi secara sistematis dan rasional.

(Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_komputer#Catatan_tentang_istilah_.27Inf ormatika.27_dan_.27Ilmu_komputer.27)

Dalam pembuatan website ini untuk pembangunan aplikasi website digunakan software-software pendukung seperti Adobe Dreamweaver CS3, Adobe Flash CS3, Adobe Photoshop CS3 dan Adobe Fireworks CS3. Hal ini di karenakan software-software ini mempunyai fitur –fitur yang sesuai untuk pembangunan sebuah Website.

2.5 Adobe Flash CS3

Adalah sebuah program grafis dan animasi yang keberadaannya ditunjukkan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat web interaktif, film animasi, film kartun, presentasi, company / organization profile dan game flash yang menarik.

(25)

Pada pembuatan proyek akhir ini adobe flash CS3 digunakan untuk membuat animasi pada banner.

Gambar 2.2. Tampilan awal Adobe Flash CS3.

Ruang kerja Adobe Flash CS3.

Tools Menu Bar Time line

Stage Properties Color mixer Gambar 2.3. Ruang kerja adobe flash CS3

(26)

Toolbar

Selection Tool(V) Subselection Tool(A) Free Transform Tool LassoTool(S) Pen Tool Text Tool Line Tool Rectangle Tool Pencil Tool Brush Tool Ink Bottle Tool Paint Bucket Tool Eyedroped Tool Eraser Tool Hand Tool Zoom Tool Stroke Color Fill Color Black and White No color Snap to Object Gambar 2.4. Tool Bar

2.6 Adobe Dreamweaver CS3

Adobe Dreamweaver adalah sebuah HTML editor profesional untuk medesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Saat ini terdapat banyak software dari kelompok adobe yang belakangan banyak digunakan untuk mendesain suatu situs web.

Pada proyek akhir ini Adobe Dreamwaver CS3 digunakan untuk membangun frame dari project website ini, kemudian juga untuk membuat tabel form input, tabel cari dan juga digunakan sebagai pengelola rancangan database.

(27)

Gambar 2.5. Tampilan awal Adobe Dreamwaever

Gambar 2.6. Toolbar Adobe Dreamweaver CS3

Ruang kerja Adobe Dreamwaver

Insert bar Document Toolbar Coding window Panel group

Property inspector jendela dokumen ruler site panel Gambar 2.7. Ruang kerja Adobe dreamweaver CS3

2.7 Adobe Photoshop CS3

Pengertian Adobe Photoshop sebagai program standar pengelola gambar (image editing) yang paling polpuler dan paling banyak digunakan.

Mengelola foto atau image adalah salah satu fungsi utama photoshop. Pada

(28)

pembuatan proyek akhir ini adobe photoshop digunakan untuk membuat tampilan header dan banner pada webiste ini selain itu juga digunakan sebagai pengolah image atau foto sebelum dimasukkan ke dalam website tersebut.

Tampilan awal Adobe photoshop CS3

Tool palete Menu bar Option Bar Go to Bridge

Docker panel icon Collapse Gambar 2.8. Tampilan awal Adobe Photoshop CS3 Toolbar

Toolbar photoshop adalah program tambahan yang memudahkan pengguna photoshop untuk memaksimalkan kemampuan photoshop.

Biasanya berada di sebelah kanan, meskipun dapat dipindahkan sesuai selera.

Fungsi dari masing-masig kategori toolbar tersebut yaitu:

(29)

Gambar 2.9. Toolbar Adobe Photoshop CS3

Halaman kerja Adobe Photoshop CS3

Document window

Gambar 2.10. Halaman kerja Photoshop CS3

2.8. Desain

Desain multimedia interaktif dipelajari dalam konteks tampilan dan pelengkap desain bukan interaksi manusia dengan komputer. Animasi dipelajari dalam konteks penciptaaan gerak yang menarik, bukan bertutur dan bercerita. Cakupan wilayah kreatif dalam multimedia meliputi animasi 3D, fotografi, sinetron, bumper out dan bumper in acara televisi, film dokumenter, film layar lebar, video klip, web desain. Dengan demikian sejatinya konsentrasi utama desain komunukasi visual adalah grafis.

Dalam pembuatan tugas akhir yang berjudul Company Profile Museum Ronggowarsito Berbasis Web ini desain yang dibuat berbentuk company profile yang di dalamnya berisi mengenai profil, koleksi, galeri Museum Ronggowarsito .

(30)

Pada pembuatan proyek Museum Ronggowarsito digunakan beberapa software pendukung untuk bisa menampilkan website tersebut. software tersebut diantaranya adalah webserver, php, dan mysql.

2.8.1 Web Server

Web server merupakan sebuah perangkat lunak dalam server yang berfungsi menerima permintaaan (request) berupa halaman web melalui HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali (response) hasilanya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Beberapa web server yang banyak digunakan di internet antara lain : 1. Apache Web Server

2. Internet Information Service 3. Xampp web server

4. Sun Java System Web Server

Webserver pada pembuatan website ini berfungsi sebagai pemproses data dan menampilkannya kembali ke browser dalam bentuk sebuah website. Webserver yang digunakan adalah XAMPP

2.8.2 PHP

PHP merupakan singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", adalah sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.Tujuan utama bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat. pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya.

PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server- side HTML=embedded scripting, di mana scriptnya menyatu dengan HTML dan berada sisi server. Artinya adalah sintaks dan perintah-

(31)

perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebagai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (active Server Pages) dan JSP (Java Server Pages).

Fungsi php pada website ini adalah untuk menyimpan data ke dalam database.

2.8.3 MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak iasm manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta iasm atas semua kode sumbernya. Fungsi dari mysql dalam website ini adalah untuk menampilkan data yang telah tersimpan dalam database ke halaman website.

( Sumber :http:// ilmukomputer.org diakses pada 05 Februari 2013 )

(32)

BAB III

METODE PENCIPTAAN KARYA

3.1. Pemilihan Alat dan Bahan

Dalam pembuatan sebuah company profile banyak yang harus diperhatikan dalam pemilihan alat dan bahan yang digunakan, agar tidak menghambat proses kerja dan dapat memperlancar proses kerja. Adapun alat- alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan company profile ini antara lain yaitu:

3.1.1. Spesifikasi Kebutuhan Alat

3.1.1.1. Identifikasi perangkat keras

Dalam proses pembuatan company profile ini menggunakan perangkat keras (hardware) dengan spesifikasi sebagai berikut : 1. Processor AMD Athlon II P369 Dual-Core

2. RAM 2048MB, Hardisk 320 GB 3. DVD Super Multi

4. Monitor 14

3.1.1.2. Identifikasi perangkat lunak

Perancangan perangkat lunak (software) pembuatan company profile berbasis web ini menggunakan platform sistem operasi microsoft windows dengan konfigurasi minimal windows 7. Untuk pengembangan elemen-elmen multimedia lainnya digunakan program aplikasi pengolahan gambar, video, suara dan efek animasi yang diantaranya adalah :

(33)

a. Adobe Flash CS3 untuk pembuatan animasi pada banner.

b. Adobe Dreamweaver CS3 untuk pembangunan aplikasi website.

c. Adobe Photoshop CS3 digunakan untuk pengeditan image, pembuatan header dan banner.

d. Mysql digunakan untuk menampilkan data ke halaman website.

e. PHP digunakan untuk menyimpan data ke dalam database.

f. XAMPP digunakan sebagai localhost.

3.1.2. Pemilihan Bahan

Bahan yang digunakan dalam pembuatan Company Profile ini terdiri dari beberapa format file dan disesuaikan dengan kebutuhan yang akan ditampilkan :

a. Gambar

Dalam pembuatan Company Profile web ini, penulis membutuhkan gambar untuk ditampilkan sebagai informasi pendukung. Gambar diperoleh penulis dari dokumentasi pribadi penulis.

a. Teks

Huruf adalah bagian terkecil dari kata. Sedangkan kata adalah bagian terkecil dari sebuah gagasan. Sedangkan teks merupakan gabungan huruf– huruf yang tersusun untuk membentuk suatu makna yang akan dipahami dan memberikan pengertian tertentu. Teks sendiri terdiri dari jenis symbol, huruf abjad, nomor dan sebagainya. Penulis menggunakan teks untuk mewakili isi dari menu-menu yang ada.

b. Animasi

Animasi adalah sebuah proses merekam dan memainkan kembali serangkaian gambar statis untuk mendapatkan sebuah ilusi pergerakan.

c. Audio

(34)

Audio merupakan bagian yang menunjang dalam sebuah effect suara dalam animasi. Pemakaian audio dalam Company Profile ini berupa suara dengan format MP3 yang digunakan sebagai backsound.

3.2. Teknik dan Proses Berkarya

3.2.1. Pengumpulan Materi

Metode yang digunakan sebagai mana metode pada pengumpulan data yaitu:

a. Interview

Cara mengumpulkan data dengan menggunakan wawancara secara langsung dengan tujuan mendapatkan informasi dari pihak yang bersangkutan.

b. Observasi

Yaitu metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung di tempat penulis melakukan observasi.

c. Studi Pustaka

Merupakan metode pengumpulan data yang diperoleh dengan cara mencari literatur program aplikasi multimedia Adobe Dreamweaver CS3 yang ada di buku atau mencari melalui internet.

3.2.2. Pemilihan Software

Sebelum melakukan pembuatan profil diperlukan pemilihan software yang tepat. Dalam pembuatan Company Profile software yang dipilih adalah Adobe Dreamweaver CS3. Adobe Dreamweaver CS3 merupakan program aplikasi standar professional yang digunakan untuk profesional untuk medesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web. Selain itu aplikasi ini juga dapat digunakan untuk membangun frame dari project website ini, kemudian juga untuk membuat tabel cari dan juga table buku tamu digunakan sebagai pengelola rancangan database.

3.2.3. Konsep Desain

(35)

Dalam tahap penulis menentukan konsep apa yang akan diterapkan pada proyek yang akan dikerjakan dengan cara analisis isi dari website sebelumnya dengan membandingkan data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi yang kemudian ditarik kesimpulan.

3.2.4. Pembuatan

Tahap ini dimana penulis mulai membuat proyek sesuai dengan konsep awal dan juga software yang telah ditentukan.

3.2.5. Percobaan

Tahap ini penulis akan melakukan percobaan untuk menjalankan proyek aplikasi yang telah dibuat untuk mengetahui adanya kesalahan dan kekurangan untuk diperbaiki pada tahap selanjutnya.

3.2.6. Perbaikan

Pada tahap ini penulis melakukan perbaikan kesalahan yang diketahui setelah mengetahui adanya kesalahan ataupun kekurangan.

3.2.7. Percobaan II

Penulis kembali melakukan percobaan untuk memastikan aplikasi berjalan dengan lancar.

3.3 Proses Atau Prosedur Berkarya

Dalam pembuatan proyek akhir ini penulis penulis mengawali dengan melakukan beberapa proses diantaranya yaitu :

a. Merencanakan ide profil dengan cara menentukan objek dan konsep.

b. Melakukan survey dan mengumpulkan data-data mengenai materi profil yang diperlukan.

(36)

c. Mulai membuat desain Company Profile dengan menggunakan software utama yaitu Adobe Dreamweaver CS3.

3.3.1. Desain Tampilan

Dalam pembuatan proyek akhir berbasis website ini penulis terlebih dahulu membuat rancangan keseluruhan dari company profile. Tampilan desain disusun untuk mempermudah penulis untuk membuat sebuah company profile berbasis website.

No Visual Keterangan

1.

- Pada Header terdapat logo kota Semarang di sebelah kiri dan logo kementrian kebudayaan dan pariwisata di sebelah kanan serta Tulisan Museum Ronggowarsito di tengah.

- Pada Menu terdiri dari button:

Home, Profil (terdapat button drop down berisi : visi & misi, asal usul, akses ke museum, dan struktur organisasi), Koleksi, Buku tamu, dan galeri.

- Pada Gambar berisi sebagian koleksi museum ronggowarsito yang diedit melalui Adobe Flash CS3

- Pada Banner berisi tentang berita terkait seputar tempat - tempat wisata di Jawa Tengah.

- Pada Logo berisi logo visit jawa tengah 2013, didalamnya terdapat contoh tempat objek wisata yang Header

Menu

banner gambar

logo

(37)

banyak dikunjungi wisatawan beserta letak geografisnya.

2.

- Pada button Home pada saat ditekan maka hasilnya akan tampak Header, button (home, profil, koleksi, buku tamu, galeri), foto-foto koleksi museum ronggowarsiito, logo visit jateng 2013, dan berita terkait seputar tempat – tempat wisata di jawa tengah.

3. - Pada button Profil didalamnya

terdapat penjelasan sekilas tentang Museum Ronggowarsito - Pada button Profil terdapat drop down button (visi & misi, asal usul, akses ke museum, dan struktur organisasi) berikut dengan penjelasannya.

4. - Pada button Koleksi

didalamnya terdapat penjelasan mengenai koleksi - koleksi yang terdapat didalam Museum Ronggowarsito.

Header

profil

penjelasan

Header

koleksi

Header

banner gambar

logo Home

penjelasan

(38)

5. - Pada button Buku Tamu berfungsi sebagai saran informasi antara visitors dengan admin.

Dengan cara visitor menginput Nama, Alamat, Email, dan komentar kedalam kolom yang tersedia.

6. - Pada button Galeri didalamnya

terdapat foto – foto yang diedit ulang kedalam Adobe Flash CS3 supaya tampilan foto lebih menarik.

Header

buku tamu

penjelasan

Header

galeri

gambar

(39)

Gambar tabel 3.1 Rancangan tampilan

(40)

39

Gambar 4.1 Tampilan Menu Home

Gambar 4.2 Tampilan Menu Profil

(41)

Gambar 4.3 Tampilan Menu Profil (Visi & Misi)

Gambar 4.4 Tampilan Menu Profil (Asal Usul)

Gambar 4.5 Tampilan Menu Profil (Akses ke Museum)

(42)

Gambar 4.6 Tampilan Menu Koleksi

Gambar 4.7 Tampilan Menu Galeri

Gambar 4.8 Tampilan Menu Visit Jawa Tengah 2013

(43)

Gambar 4.9 Tampilan Link (Berpetualang)

Gambar 4.10 Tampilan Link (Gereja Blenduk)

Gambar 4.11 Tampilan Link (Kereta Api Ambarawa)

(44)

Gambar 4.12 Tampilan Link (Keraton Yogyakarta)

4.1.2 Spesifikasi karya

Berikut adalah spesifikasi dari company profile :

Kategori : company profile dengan tampilan Website Nama file : TA FINAL

Ukuran file : 181 Kb Jenis file : “.php”

File pendukung :

- home.php - profil.php - koleksi.php - galeri.php - visit.php - visi&misi.php - asal usul.php

- akses ke museum.php - struktur organisasi.php - berpetualang.php

(45)

- gereja.php - kereja.php - keraton.php - semarang.php

4.2 Deskripsi Karya

Pada Header terdapat logo kota Semarang di sebelah kiri dan logo kementrian kebudayaan dan pariwisata di sebelah kanan serta Tulisan Museum Ronggowarsito di tengah..

Pada Menu terdiri dari button: Home, Profil (terdapat button drop down berisi : visi & misi, asal usul, akses ke museum, dan struktur organisasi), Koleksi, Buku tamu, dan galeri. Akan muncul penjelasan berada pada bagian bawah menu ketika button tesebut diklik.

Pada Home Gambar berisi sebagian koleksi museum ronggowarsito yang diedit melalui Adobe Flash CS.

Pada Logo berisi logo visit jawa tengah 2013, didalamnya terdapat contoh tempat objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan beserta letak geografisnya.

Pada Banner berisi tentang berita terkait seputar tempat - tempat wisata di Jawa Tengah. Banner berfungsi sebagai media pertukaran link dan banyak dikunjungi dan juga supaya dapat menaikan traffic suatu website serta terlihat lebih menarik.

4.3 Analisis Karya

Dalam pembuatan Company Profile ini perlu dipertimbangkan oleh penulis dalam memilih warna.

Berikut arti warna dalam pembuatan Company Profile:

a. Warna hijau : Melambangkan daya penarik perhatian. Pengambilan warna hijau dimaksudkan agar menarik pengunjung jejaring sosial untuk dapat mengunjungi situs Museum Ronggowarsito dan tempat wisata budaya lain di

(46)

Jawa Tengah.

b. Warna kuning : Termasuk dalam jenis warna panas yang melambangkan dari kekuatan atau energi. Diharapkan warga selalu mempunyai semangat untuk menjaga kelestarian budaya dengan adanya museum ronggowarsito supaya menjadi masyarakat yang berbudaya.

c. Warna biru : Melambangkan padangan yang luas. Diharapkan warga mempunyai tambahan pengetahuan sejarah setelah melihat koleksi – koleksi didalam Museum Ronggowarsito.

d. Warna font Hitam : Melambangkan kewibawaan.

Museum ronggowarsito merupakan tempat yang menjadi peninggalan -

peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang banyak dikagumi oleh bangsa lain.

4.4. Tutorial

4.4.1 Edit gambar Header dengan adobe photoshop

Gambar 4.13 Header 1. Buka adobe photoshop dengan ukuran 800 x 30

2. Selanjut import gambar Logo Semarang dan Logo BudPar, kemudian masukkan kedalam lembar dengan ukuran 800 x 30 pixel tersebut, 3. Logo semarang diperkecil dengan menggunakan Free Transform lalu

diletakan ke sisi kiri lembar kerja

(47)

4. Logo BudPar diperkecil dengan menggunakan Free Transform lalu diletakan ke sisi kanan lembar kerja.

5. Untuk tulisan Museum Ronggowarsito menggunakan font Annabel Script ukuran 36 pt, lalu diedit menggunakan styles Blending Options

>> Effect Drop Shadow >> lalu tilisan diberi warna kuning dengan Color Picker.

Gambar 4.14 Blending Option(Drop Shadow)

Gambar 4.15 Color Picker(kuning) 4.4.2 Edit gambar Galeri dengan adobe photoshop

Gambar 4.16 gambar(galeri)

(48)

1. Buka adobe photoshop dengan ukuran 700 x 500 pixel

2. Selanjutnya import gambar – gambar Koleksi Musem kemudian masukkan kedalam lembar kerja tersebut.

3. setiap lembar kerja dibagi menjadi 4 bagian, lalu gambar diperkecil ukurannya menggunakan Free Transform, kemudian diatur letaknya supaya menempati lembar kerja 700 x 500 yang dibagi menjadi 4 bagian.

4.4.3 Edit botton menu dengan adobe fireworks CS3

Gambar 4.17 Edit Botton Menu

Gambar 4.18 Edit Botton Menu (Profil)

(49)

1. Buka adobe firework dengan ukuran 800 x 30.

2. Selanjutnya buat botton Home, Profil, Koleksi, Buku Tamu, dan Galeri.

3. Background menu menggunakan warna abu – abu, font warna hitam Times New Roman dengan ukuran 18 pt.

4. Untuk edit botton Profil :

- Klik kanan pointer pada botton profil kemudian pilih Pop-up menu editor.

Gambar 4.19 Pop-up menu editor (Profil)

- Kemudian isi content pada Pop-up visi & misi, asal usul, akses ke museum, dan struktur organisasi dengan format .php agar dapat disimpan kedalam database.

- Kemudian save dengan format .png

Gambar 4.20 Menu

4.4.4 Proses pembuatan gambar Home dengan Adobe Flash Cs 3 1. Buka adobe flash cs 3 dan pilih flash file actionscript 2.0,

2. Kemudian buka file new untuk lembar kerja gambar,

(50)

Gambar 4.21 Lembar kerja Adobe Flash CS3.

3. Lalu ambil gambar File >> Import >> Import to Stage 4. Lalu ubah ukuran gambar W:550 H:450

Gambar 4.22 gambar Home.

5. Lalu edit gambar dengan effect blur, klik kanan gambar pilih Timeline Effects

>> Effect >> Blur klik lalu OK.

(51)

Gambar 4.23 Effect Blur 4.4.5. Content

1. Buka Adobe Dreamweaver CS3 dan pilih HTML.

Gambar 4.24 Halaman Utama

2. Kemudian buat table, Common>>Table untuk membuat Header dengan Row=1 , Colums=1, lalu impor image, Common>>images dan letakan didalam table. Ukuran header W:805 H:1500

Gambar 4.25 Table

(52)

Gambar 4.26 Table Header 3. Kemudian buat table lalu impor gambar Buttom Menu

Gambar 4.27 Header + Buttom menu

4. Kemudian buat table dibawah Header, Row=1 Collums=2 utuk membuat tulisan Selamat Datang dengan impor gambar Visit Jateng 2013 dengan warna background biru muda=”00FFFF”, Properties>>Background Color>>”00FFFF”.

Gambar 4.28 Selamat datang + Visit

(53)

5. Kemudian buat table dibawah Selamat datang + visit Row=1 Collums=2 untuk impor Gambar.swf dengan ukuran W:500 H:350 dan membuat Banner dengan warna hijau. Properties>>Background Color>>”00FF00”.

Gambar 4.29 Warna Hijau “00FF00”

Gambar 4.30 Gambar + Banner

6. Kemudian buat table dibawah Gambar + Banner Row=1 Collums=1 untuk membuat Tulisan Copyright dengan warna abu-abu “999999”, Properties>>Background Color>>”999999”.

7. Hasil akhir file dreamweaver disave dengan nama Home.php

8. Untuk dapat dipublikasi file .php , .jgp , .swf yang digunakan dalam pembuatan Website disimpan kedalam Localhost XAMPP, Localdisk(C) >>

Xampp >> Htdocs.

(54)

9. Buka Mozilla kemudian masuk kedalam Xampp dengan alamat http://localhost/TA FINAL/home.php maka akan tampil Website Ronggowarsito tanpa harus connect internet.

(55)

BAB V PENUTUP

5.1. KESIMPULAN

Berdasarkan pengamatan dan analisa yang dilakukan pada Museum Ronggowarsito, Penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : a. Company Profile Museum Ronggowarsito adalah suatu presentasi

interaktif yang mencakup gambaran perusahaan secara umum.

b. Company Profile ini diharapkan dapat membantu mengurangi dan mengatasi permasalahan penyajian data pada saat presentasi.

c. Sebagai media / sarana untuk lebih memperkenal lebih dalam lagi tentang Museum Ronggowarsito.

5.2 SARAN

Pada pembuatan Company Profile ini masih terdapat kekurangan - kekurangan dalam bentuk dan penyajiannnya seperti dalam pembuatan website tidak monoton dan harus berkesinambungan antara background, gambar, maupun tulisan. maka diharapkan pembaca akan bisa menghasilkan karya baik lagi setelah membaca laporan dari proyek akhir ini

Sebaiknya kumpulkan data dari perusahaan yang akan dibuatkan Company Profile Museum Ronggowarsito sebanyak mungkin agar memudahkan kita dalam memilih konten apa saja yang akan ditampilkan nantinya. Perbanyak melihat profile-profile yang sudah ada sebagai bahan referensi pembuatan Company Profile.

(56)

DAFTAR PUSTAKA

Astutik, Novi Puji (2009). Pembuatan Multimedia Company Profile Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar. Project Report. IPB (Bogor Agricultural University

Depdikbud. 1994. Kumpulan Buklet Hari Bersejarah II. JBataviasch Genootschap van Kustenen Wattenschappeakarta. Depdikbud.

Sunarto. Buku Panduan Dan Lembar Kerja Kunjungan. Semarang.

Depdikbud Jawatengah. Hlm. 7-9.

Ensikopedi nasional. 1990. Jakarta. PT. Cipta Adi Pustaka.

Sutrisno, Mudji. 1993. “ Estetika: Filsafat Keindahan”. Yogyakarta: Karnisius.

Hendra W Saputro, 2007, Pengertian Website, Webhosting, dan Domain Name.

Dwi Budi Harto, Drs., M.Sn. 2005. Desain Identitas Visual. Semarang: Unnes.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (Balai Pustaka, 1994)

ICOM=International Council of Museum (organisasi permuseuman dibawah naungan UNESCO)

http://museumronggowarsito.org/indonesia/index.asp.

diakses pada 01 Februari 2013

http://llhmjateng.com/index. Museum Ronggowarsito.

diakses pada 01 Februari 2013

http://id.wikipedia.org/wiki/ilmu_komputer diakses pada 05 Februari 2013

Gambar

Gambar 2.2. Tampilan awal Adobe Flash CS3.
Gambar 2.5. Tampilan awal Adobe Dreamwaever
Gambar 4.1 Tampilan Menu Home
Gambar 4.3 Tampilan Menu Profil (Visi & Misi)
+7

Referensi

Dokumen terkait

disimpulkan bahwa kemungkinan besar pada zaman dahulu leluhurnya yaitu Mbah Gepuk membuat wayang suket hanya menggunakan nalurinya dalam menirukan bentuk atau

Pertemuan 6: Menjelaskan tentang konsep model data hirarki dan jaringan Pertemuan 7: Memberikan latihan yang berhubungan dengan teori sebelumnya Pertemuan 8: menjelaskan teori

Tidak memasukan Nettwork planing, Kesanggupan personil, hal ini tidak sesuai dengan RKS Bab III IKP Pasal 27 c tentang evaluasi penawaran. Tidak memasukan Kesanggupan personil dan

Peluang lain dari pengembangan pembelajaran bahasa Arab berbasis kecerdasan musikal Institut Parahikma Indonesia adalah banyaknya kerjasama yang telah dilakukan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelas kesesuaian lahan dan karakteristik lahan yang berpengaruh terhadap produksi dan kualitas biji kakao pada dua lokasi

Untuk informasi kesehatan dan keselamatan untuk komponen masing-masing yang digunakan dalam proses manufaktur, mengacu ke lembar data keselamatan yang sesuai untuk

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, beberapa hal yang dapat disimpulkan adalah bahwa penerapan metode cooperatif learning teknik time token pada

kearifan lokal petani Nagari Kamang Hilir dalam mengelola lahan pertanian. sawah dengan berpedoman kepada interview guide sebagai