• Tidak ada hasil yang ditemukan

Embun Pagi. Maret 11, The night is darkest before the dawn

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Embun Pagi. Maret 11, The night is darkest before the dawn"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Mimi Halimin +62-21-515-1141 [email protected] For subscription of our Daily Focus, please contact us at [email protected]

Embun Pagi

The night is darkest before the dawn

Pembangunan infrastructure merupakan topik yang ramai dibicarakan sejak tahun lalu. Sayangnya topik panas pembangunan infrastructure tahun lalu tidak mendatangkan sentimen positif bagi industri semen. Total konsumsi semen Indonesia tahun 2014 hanya naik tipis 3.3% YoY. Bandingkan dengan tahun sebelumnya yang naik 5.5% (2013 vs. 2012) dan dua tahun sebelumnya yang naik 14.5% (2012 vs. 2011). Bahkan sampai saat ini, belum terlihat adanya perbaikan berarti dari industri semen. Menurut salah satu surat kabar nasional, penjualan semen Februari 2015 hanya 4.13 juta ton (-8.7% YoY).

Penurunan ini disebabkan antara lain karena cuaca buruk bulan kemarin yang mengganggu proses distribusi semen dan juga banyak proyek yang belum dijalankan.

Lesunya industri semen tahun 2014 terbukti memberikan dampak buruk bagi perusahaan semen. Beberapa perusahaan semen yang sudah merilis laporan keuangan tahun FY2014 rata-rata mengalami penurunan gross profit margin (GPM) dan single digit sales growth, antara lain PT Holcim Indonesia Tbk (- 5.9% YoY GPM dan 8.7% sales growth), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (- 8.9% YoY GPM dan 4% sales growth) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (- 1.7% YoY GPM dan 10.1% sales growth).

Meskipun saat ini industri semen belum menunjukan kinerja yang signifikan, kami tetap optimis dengan sektor ini, antara lain karena:

Agenda pemerintah untuk infrastruktur

Dengan adanya agenda infrastruktur pemerintah antara lain rencana pembangunan 2,650km jalan baru, 1,000km jalan tol, 15 airport baru dan 24 pelabuhan baru, kami optimis akan meningkatkan permintaan semen ke depan apalagi dengan disetujuinya anggaran infrastructure di APBN-P 2015.

Penurunan cost karena pelemahan harga batubara dan minyak Salah satu komponen terbesar dari beban pokok pendapatan perusahaan semen adalah bahan bakar dan listrik. Dengan penurunan harga batubara global dan harga minyak, perusahaan semen bisa menekan biaya dan meningkatkan efisiensi.

Stock pilihan kami untuk sektor ini adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Kami melihat SMGR masih akan diuntungkan faktor-faktor diatas, dimana demand bertambah sedangkan cost menurun. SMGR juga aktif berekspansi, diantaranya dengan membangun pabrik di Rembang, Jawa Tengah dan Indarung, Sumatra Barat dengan kapasitas masing-masing 3 juta ton/tahun. SMGR juga memiliki market share terbesar (44.1% per 7M14) diantara pesaingnya. Dari performance laporan keuangan FY2014, SMGR masih mampu membukukan peningkatan pendapatan 10.1% YoY dengan gross profit margin sekitar 43%.

Market Index

Last Trade Chg (%) MoM YoY

JCI 5,462.9 0.3 2.0 15.7

MSCI EM 943.7 -1.6 -0.2 0.3

HANG SENG 23,897.0 -0.9 -0.8 8.3

KOSPI 1,992.8 -0.4 2.4 1.5

FTSE 6,702.8 -2.6 0.9 2.9

DJIA 17,662.9 -1.8 0.7 10.1

NASDAQ 4,859.8 -1.7 2.9 14.7

Valuation

2015F P/E (x) P/B (x) ROE (%)

JCI 16.1 2.7 19.8

Key Rates

Last Trade Chg (bps) MoM YoY

Policy Rate 7.50 0 -25 -25

3yr 7.15 16 16 -35

10yr 7.68 8.4 48.6 -34

FX

Last Trade Chg (%) MoM YoY

USD/IDR 13,094.00 0.3 3.0 14.8

USD/KRW 1,112.19 1.2 2.1 4.3

USD/JPY 121.13 0.0 0.6 17.6

USD/CNY 6.26 0.0 0.4 2.0

Commodities

Last Trade Chg (%) MoM YoY

WTI 48.3 -3.4 -3.0 -46.9

Gold 1,161.8 -0.5 -4.7 -13.9

Coal 61.8 -1.0 -0.6 -25.4

Palm Oil 652.5 1.5 -1.1 -30.7

Rubber 130.2 0.0 -0.6 -16.8

Nickel 14,505.0 0.9 -2.2 -6.1

Copper 5,872.0 2.2 5.0 -11.7

Tin 17,800.0 -2.2 0.0 -20.5

JCI Index VS MSCI Emerging Markets

800 1,000 1,200

3,500 4,500 5,500

05/13 02/14 11/14

(pt) JCI MSCI EM (pt)

(2)

2

KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Local flashes

ADHI: Adhi Karya Garap Proyek Rp1,3 Triliun Dalam 2 Bulan. Kontraktor pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk. meraih kontrak baru sebesar Rp1,3 triliun hingga akhir Februari 2015, atau 8,55% dari total target tahun ini Rp15,2 triliun. Ki Syahgolang Permata, Sekretaris Perusahaan ADHI mengatakan realisasi kontrak baru tersebut diraih melalui perolehan beberapa proyek yang terdiri dari proyek gedung 77% melalui anak usaha, PT Adhi Persada Gedung. (Bisnis Indonesia)

MIDI: Laba Midi Utama melonjak dua kali lipat. Laba PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) sepanjang 2014 melonjak hingga lebih dari dua kali lipat. MIDI berhasil mendongkrak pendapatan dan menjaga beban tetap terkendali. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba tahun berjalan pemilik gerai Alfa Midi ini naik dari Rp 67,32 miliar menjadi Rp 138,62 miliar. (Kontan)

KKGI: Resource Alam gelontorkan US$1,3 juta guna eksplorasi. PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menggelontorkan investasi US$ 1.288.629 untuk kegiatan eksplorasi pertambangan hingga bulan Februari 2015. Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan melalui anak usahanya PT Insani Baraperkasa. Berdasaran keterbukaan, Selasa (10/3), investasi yang setara dengan Rp 16,6 miliar tersebut digelontorkan untuk kegiatan eksplorasi pengembangnan di area Sub Blok Handil Bakti, Manunggal Jaya.

(Kontan)

TOTL: Total Bangun Persada Bentuk 2 Usaha Patungan. Emiten konstruksi PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL) membentuk dua usaha patungan atau joint venture dengan menggelontorkan modal Rp24 miliar untuk memperkuat ekspansi perseroan.

Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo Warsana mengatakan kedua usaha patungan itu dibentuk pada 9 Maret 2015. Modal dasar kedua usaha patungan itu mencapai Rp110 miliar. (Bisnis Indonesia)

INCO: Vale Indonesia Bidik Produksi 80.000 Ton Nikel Tahun Ini. Setelah mencapai rekor produksi tahun lalu sebesar 78.726 ton nikel, tahun ini PT Vale Indonesia Tbk.

(INCO) membidik target produksi tumbuh tipis 1,6% menjadi 80.000 ton nikel. Nico Kanter, Presiden Direktur Vale Indonesia, mengatakan meski tumbuh tipis, perseroan membidik rekor baru pada target produksi tahun ini hingga mencapai 80.000 ton nikel.

(Bisnis Indonesia)

BMRI: Mandiri akan layani renminbi di China. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bakal memperoleh izin membuka layanan renminbi pada kantor cabang di Shanghai-China.

Royke Tumilaar, Direktur Treasury dan Market Bank Mandiri mengatakan, pihaknya sedang memproses izin tersebut kepada regulator China. “Rencananya, kami dapat menjalankan bisnis renminbi pada kuartal III atau kuartal IV pada tahun 2015,” kata Royke. (Kontan)

GIAA: Garuda Indonesia Beri Utang Citilink Rp845 Miliar. Maskapai penerbangan pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. memberikan pinjaman kepada anak usahanya, PT Citilink Indonesia sebesar US$65 juta atau Rp845 miliar untuk kebutuhan investasi dan modal kerja. I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Direktur Keuangan &

Manajemen Risiko Garuda Indonesia, mengatakan transaksi afiliasi tersebut ditandatangani pada 9 Maret 2015. Pinjaman diberikan untuk jangka waktu 4 tahun.

(Bisnis Indonesia)

(3)

3

Sector Analysis

Rekap Pasar

IHSG naik 0,3% ke level 5,462.9 pada harga penutupan kemarin setelah jatuh -1,3% pada Senin lalu di 5,444.6. Investor menarik uang mereka kemarin dengan net sell USD37.1mn karena sentimen dari AS mengenai Fed mungkin meningkatkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan. Sementara Rupiah masih melemah ke level terendah di IDR13,094 atau -4,4% YTD.

Trend sektor

Dari sudut pandang sektor, Consumer (+0,8%), Properti (+ 0,5%) dan Keuangan (+0,7%) adalah sektor-sektor yang mengungguli IHSG (+ 0,3%). Kami berharap tren ini akan berlanjut hari ini.

Bursa Pemilihan

Kami menyarankan investor untuk melihat Bank Mandiri (BMRI +1,9%) sebagai penggerak utama IHSG kemarin diikuti oleh Indofood CBP Sukses (ICBP +1,9%). Sementara saham-saham semen harus dihindari untuk sementara karena penjualan semen Februari yang melambat (-8,7% YoY).

Chart 1. JCI Daily Performance Chart 2. JCI Weekly Performance

Source: Daewoo Securities Indonesia Research Source: Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 3. JCI Monthly Performance Chart 4. Sector Performance

Source: Daewoo Securities Indonesia Research Source: Daewoo Securities Indonesia Research 4,000

4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600

03/14 06/14 09/14 12/14 03/15

(IDR)

4,000 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600

03/13 08/13 01/14 06/14 11/14

(IDR)

3,500 4,000 4,500 5,000 5,500 6,000

03/12 09/12 03/13 09/13 03/14 09/14 (IDR)

-4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 (%)

1D 1W 1M

(4)

4

KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 5. JCI Vs. IDR/USD Chart 6. JCI performance (absolute vs. relative)

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Note: Relative to MSCI EM Index

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 7. Foreigner’s net purchase (EM) Chart 8. Energy price

Note: The latest figure for India is March, 9th;

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Chart 9. Non-ferrous metal price Chart 10. Precious metal price

Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research 11,300

11,500 11,700 11,900 12,100 12,300 12,500 12,700 12,900 13,100 13,300

4,600 4,700 4,800 4,900 5,000 5,100 5,200 5,300 5,400 5,500 5,600

12/9 12/23 1/6 1/20 2/3 2/17 3/3

(IDR)

(pt) JCI Composite Index (L)

USD/IDR (R)

0.3

-0.2

2.4

16.1

2.0

4.1 4.2

17.4

-4 0 4 8 12 16 20

1D 1W 1M 1Y

Absolute Relative (%, %p)

-93

-332 -21

4 6

226 682

147

-1

108 2

1,336

-600 -400 -200 0 200 400 600 800 1,000 1,200 1,400 1,600

Korea Taiwan Indonesia ThailandPhilippines India

1 Day 5 Days

(USDmn)

1,900 2,000 2,100 2,200 2,300 2,400 2,500

40 50 60 70

12/14 12/14 1/15 1/15 2/15 2/15 3/15

(USD/b) Brent (L) CPO(R) (USD)

70 75 80 85 90 95 100 105 110 115

12/14 1/15 2/15 3/15

(D-3M=100) Copper Nickel Tin

85 90 95 100 105 110 115 120 125

12/14 1/15 2/15 3/15

Silver Gold Platinum

(5)

5 Table. Key valuation metrics

Company Name Ticker Price Market Cap Price Performance (%) P/E(X)* P/B(X)* ROE(%)*

(IDR) (IDRbn) 1D 1W 1M 1Y FY14 FY15 FY14 FY15 FY14 FY15

BANKING

Bank Central Asia Tbk PT BBCA 14,425 355,649 0.3 0.2 4.9 37.4 19.6 18.9 4.2 3.9 23.3 22.3

Bank Mandiri Persero Tbk PT BMRI 12,025 280,583 1.9 1.1 3.4 30.7 12.7 12.5 2.4 2.4 20.9 20.2

Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk PT BBRI 12,875 317,615 -0.4 0.0 10.5 41.9 11.9 11.9 2.9 2.7 27.4 24.6 Bank Negara Indonesia Persero Tbk PT BBNI 6,750 125,878 0.7 1.1 -0.7 39.5 10.6 10.6 1.9 1.9 20.2 18.8

Bank Danamon Indonesia Tbk PT BDMN 4,800 46,006 -0.1 0.5 3.9 15.0 16.7 12.9 1.3 1.3 8.1 10.1

Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk PT BTPN 4,290 25,055 1.3 2.4 5.9 -0.5 12.5 10.8 2.5 1.8 24.2 18.5 PROPERTY

Surya Semesta Internusa Tbk PT SSIA 1,250 5,882 3.7 -3.8 -3.1 50.6 13.0 9.6 2.0 1.7 16.2 18.6

Ciputra Property Tbk PT CTRP 695 4,274 -0.7 -4.1 -13.1 -15.2 8.2 6.6 N/A N/A 13.9 20.7

Pakuwon Jati Tbk PT PWON 505 24,321 0.0 -4.7 -1.0 39.1 11.9 9.3 3.5 2.7 32.3 31.7

Alam Sutera Realty Tbk PT ASRI 585 11,495 0.0 -7.9 -7.1 -1.7 8.5 7.4 1.6 1.3 20.3 19.7

Bumi Serpong Damai PT BSDE 2,060 37,846 0.5 -5.9 -1.9 25.6 14.6 13.0 2.4 2.1 16.8 16.4

CONSTRUCTION

Total Bangun Persada Tbk PT TOTL 995 3,393 -1.0 -7.9 -8.3 22.8 17.6 13.9 3.7 3.1 21.3 22.6

Adhi Karya Persero Tbk PT ADHI 3,210 5,782 0.6 -4.5 -7.5 26.4 19.3 15.2 3.6 2.8 19.7 19.7

Wijaya Karya Persero Tbk PT WIKA 3,485 21,430 1.8 -3.1 -2.1 54.5 26.6 20.6 5.0 4.2 19.3 21.0

Pembangunan Perumahan Persero Tbk PT PTPP 3,905 18,910 0.5 -1.9 -0.4 145.6 32.5 26.9 7.2 6.2 24.3 25.5

Waskita Karya Persero Tbk PT WSKT 1,705 16,585 0.0 -5.8 -3.1 130.4 28.3 27.4 5.0 4.9 19.2 18.6

RETAIL & CONSUMER

Indofood Sukses Makmur Tbk PT INDF 7,475 65,634 1.4 0.7 1.7 1.0 13.8 12.7 2.2 2.0 16.0 15.9

Kalbe Farma Tbk PT KLBF 1,800 84,375 -0.8 -1.4 -2.2 27.2 33.4 28.1 7.8 6.7 24.5 25.1

Mitra Adiperkasa Tbk PT MAPI 5,275 8,757 -1.4 -3.7 -9.1 -21.3 28.5 18.3 3.1 2.7 11.6 15.8

Unilever Indonesia Tbk PT UNVR 37,800 288,414 0.8 4.8 6.5 33.8 47.1 41.5 56.2 49.3 124.5 126.0

Indofood CBP Sukses Makmur Tbk PT ICBP 14,500 84,549 1.9 -1.5 2.3 33.3 26.8 23.4 5.2 4.7 20.2 20.5

Ramayana Lestari Sentosa Tbk PT RALS 740 5,251 0.7 5.0 -8.1 -47.1 12.6 11.5 1.5 1.4 11.9 12.3

Mayora Indah Tbk PT MYOR 25,300 22,627 1.8 3.3 3.6 -16.6 28.7 21.8 4.7 4.0 18.0 19.8

Ace Hardware Indonesia Tbk PT ACES 815 13,977 -0.6 -1.2 8.7 3.8 22.2 19.1 5.0 4.2 24.2 23.4

Gudang Garam Tbk PT GGRM 54,475 104,815 0.9 -1.0 -2.5 15.0 17.7 15.5 2.9 2.6 16.9 17.2

Nippon Indosari Corpindo Tbk PT ROTI 1,210 6,125 -0.4 -3.2 -6.9 4.3 25.0 19.7 5.3 4.3 22.7 23.0

AUTOMOTIVE

Astra International Tbk PT ASII 7,975 322,856 0.3 -0.3 4.6 9.6 15.7 15.4 3.1 3.0 21.4 20.1

Indomobil Sukses Internasional Tbk PT IMAS 3,990 11,033 0.0 -0.3 -0.3 -23.6 25.4 26.6 2.3 1.8 9.6 7.2

Astra Otoparts Tbk PT AUTO 3,640 17,544 0.0 -1.6 -5.0 -2.5 23.2 15.9 2.2 1.8 9.8 11.6

TELECOMMUNICATION

Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk PT TLKM 2,945 296,856 0.0 0.0 3.5 36.1 19.1 17.4 4.1 3.9 22.8 22.4

XL Axiata Tbk PT EXCL 4,390 37,466 -1.6 -4.4 -12.6 0.9 N/A 34.7 3.0 2.4 -6.1 6.8

Indosat Tbk PT ISAT 4,115 22,361 0.0 0.4 5.0 2.9 20.2 21.1 1.4 1.4 4.1 6.6

INFRASTRUCTURE

Jasa Marga Persero Tbk PT JSMR 7,100 48,280 1.1 -0.4 0.4 27.9 34.2 27.7 4.9 4.5 14.9 16.2

Tower Bersama Infrastructure Tbk PT TBIG 9,400 45,087 2.7 1.1 1.9 54.7 35.3 25.6 11.5 6.4 32.7 31.6 MINING

Aneka Tambang Persero Tbk PT ANTM 980 9,348 -0.5 -2.0 -5.3 -10.9 N/A 35.5 0.9 0.9 -6.3 3.0

Timah Persero Tbk PT TINS 1,005 7,485 0.0 1.5 -10.7 -16.7 13.5 14.7 1.6 1.4 12.2 11.7

Tambang Batubara Bukit Asam Persero Tbk PTBA 10,600 24,424 -1.6 -3.9 -5.1 11.3 13.5 12.5 3.2 2.5 25.2 21.4 CEMENT

Indocement Tunggal Prakarsa Tbk PT INTP 23,800 87,613 -0.8 -1.2 -0.4 4.4 16.0 14.2 3.1 2.8 20.4 20.4

Holcim Indonesia Tbk PT SMCB 1,775 13,602 -5.1 -6.6 -10.1 -32.9 25.1 14.8 1.9 1.4 7.6 9.9

Semen Indonesia Persero Tbk PT SMGR 14,700 87,193 -0.3 -0.8 -0.2 -3.9 17.3 15.0 4.0 3.3 24.8 22.5 Source: Bloomberg, KDB Daewoo Securities Indonesia Research

*Note: Valuation metrics based on Bloomberg consensus estimates

(6)

6

KDB Daewoo Securities Indonesia Research

Sector performance Top 10 market cap performance

Name Index Chg (%) Ticker Price Market Cap (IDRbn) Chg (%)

Agricultural 2,355.0 0.1 PLIN IJ 2900 10,295 14.6

Mining 1,309.8 -0.5 GJTL IJ 1275 4,443 (1.92)

Basic-Industry 514.5 -0.3 SDRA IJ 1100 5,580 9.45

Miscellaneous Industry 1,372.4 0.3 PNBN IJ 1200 28,905 9.09

Consumer Goods 2,291.5 0.8 JKON IJ 1005 16,390 5.79

Property & Construction 549.4 0.5 SSIA IJ 1250 5,882 3.73

Infrastructure 1,130.4 -0.2 UNTR IJ 21350 79,638 3.52

Finance 800.9 0.7 AKRA IJ 5175 20,253 3.50

Trade 986.9 0.4 LPCK IJ 12250 8,526 3.38

Composite 5,462.9 0.3 SMRA IJ 1660 23,948 3.11

Source: Bloomberg

Top 5 leading movers Top 5 lagging movers

Name Chg (%) Close Name Chg (%) Close

BMRI IJ 1.9 12,025 PGAS IJ -2.3 5,225

UNTR IJ 3.5 21,350 MKPI IJ -8.5 14,000

PNBN IJ 9.1 1,200 BBRI IJ -0.4 12,875

UNVR IJ 0.8 37,800 MNCN IJ -2.7 2,920

ICBP IJ 1.9 14,500 INTP IJ -0.8 23,800

Source: Bloomberg

Economic Calendar

Time Currency Detail Forecast Previous

1:30am CNY Industrial Production y/y 7.7% 7.9%

1:30am CNY Fixed Asset Investment ytd/y 15.1% 15.7%

1:30am CNY Retail Sales y/y 11.6% 11.9%

2:30am EUR French Final Non-Farm Payrolls q/q 0.0% 0.0%

4:00am EUR ECB President Draghi Speaks

10:30am USD Crude Oil Inventories 4.5M 10.3M

1:01pm USD 10-y Bond Auction 2.00|2.6

2:00pm USD Federal Budget Balance -187.3B -17.5B

4:30pm USD Bank Stress Test Results

7:50pm JPY BSI Manufacturing Index 5.7 8.1

7:50pm JPY Tertiary Industry Activity m/m 0.6% -0.3%

Note: Time is based on Indonesian local time Source: Forex Factory

Disclaimers

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Daewoo Securities Indonesia (DWS). It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of DWS and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied) of DWS, its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither DWS, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Daewoo Securities Indonesia 2015.

Referensi

Dokumen terkait

Ada beberapa faktor perkawinan Batak Simalungun tidak dilaksanakan oleh masyarakat Batak Simalungun yaitu Rata-rata diantara mereka yang sudah lahir dan dibesarkan

Skripsi yang berjudul “Kedudukan Surat Penunjukan (Letter Of Appointment) Dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis Internasional Dikaitkan Dengan Kontrak

Meskipun penelitian ini tidak ada hubungan yang bermakna perilaku anak sekolah dasar dengan kejadian schistosomiasis, diharapkan pihak sekolah tetap terus melakukan

Dari uraian yang telah disajikan dapat disimpulkan bahwa, secara keseluruhan baik kinerja kegiatan maupun kinerja pencapaian sasaran dalam pelaksanaan kegiatan yang

Konsekuensi sistem multipartai tidak hanya mempengaruhi mekanisme dan efisiensi pembahasan rancangan undang- undang dan rancangan peraturan daerah di DPR atau DPRD,

Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan adalah beberapa proyek tertunda dan juga potensi realisasi kontrak baru 2021 yang berada di bawah target akibat pengalihan

Nilai perolehan pembangunan gedung dan bangunan yang dilaksanakan melalui kontrak terdiri dari pengeluaran nilai kontrak (termasuk pajak), biaya perencanaan

Secara umum harga akan coba bertahan diatas normal lower band pada uptrend channel yang masih relatif valid dengan r-squared = 0.875 selama 89 hari terakhir dan