• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 8 KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 8 KINERJA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAHAN DAERAH

Penetapan indikator kinerja daerah bertujuan untuk memberi gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Indikator kinerja daerah yang ditetapkan menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) daerah dan indikator kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi Indikator Kinerja Kunci (IKK) pada akhir periode masa jabatan.

Indikator kinerja daerah ditetapkan untuk memberikan gambaran tentang ukuran keberhasilan pencapaian visi dan misi Bupati/Wakil Bupati pada akhir periode masa jabatan dari sisi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini ditunjukan dari akumulasi pencapaian indikator tingkat sasaran (dampak/impact) dan outcome program pembangunan daerah setiap tahun, sehingga kondisi kinerja yang diinginkan pada akhir periode RPJMD dapat dicapai.

Indikator kinerja daerah merupakan alat untuk menilai keberhasilan pembangunan secara kuantitatif maupun kualitatif merupakan gambaran yang mencerminkan capaian indikator kinerja program (outcomes/hasil) dari kegiatan (output/keluaran). Selain itu, indikator kinerja program juga merupakan cerminan sebuah fungsi dari keluaran kegiatan pada jangka menengah. Pengukuran indikator hasil (outcomes) lebih utama daripada sekedar keluaran (output), karena hasil (outcomes) menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi yang mencakup kepentingan banyak pihak.

Indikator kinerja daerah disusun untuk menjadi panduan bagi kinerja Perangkat Daerah dalam menjalankan program-programnya. Dengan demikian, indikator kinerja daerah merupakan akumulasi kinerja Perangkat Daerah. Indikator kinerja daerah merupakan target Bupati/Wakil Bupati periode tahun 2016-2021 yang harus diwujudkan dan

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-1

(2)

dicapai secara bertahap setiap tahunnya, sehingga untuk kesinambungan dan evaluasi pencapaian target, maka ditetapkan target tahunan.

Memperhatikan kondisi tersebut, indikator kinerja daerah memiliki karakter yang berbeda sesuai aspek, fokus dan urusannya.

Pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan merupakan keberhasilan dari tujuan dan sasaran pembangunan daerah periode 2016- 2021. Ukuran keberhasilan/pencapaian suatu daerah membutuhkan indikator yang mampu menggambarkan kemajuan daerah tersebut.

Selanjutnya, indikator kinerja daerah dibagi menjadi 3 (tiga) aspek, yaitu:

aspek kesejahteraan masyarakat, aspek pelayanan umum, serta aspek daya saing daerah.

Aspek kesejahteraan masyarakat diukur melalui indikator makro yang merupakan indikator gabungan dari berbagai kegiatan pembangunan ekonomi sosial, seperti laju pertumbuhan ekonomi, inflasi, indeks pembangunan manusia, indeks kesenjangan wilayah, tingkat pengangguran terbuka, dan nilai tukar petani.

Aspek pelayanan umum merupakan segala bentuk pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kewenangan atau urusan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan penyelenggaraan tugas pemerintahan daerah. Indikator kinerja aspek pelayanan umum tersaji dalam indikator kinerja per kelompok urusan pemerintah daerah yang meliputi urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib non pelayanan dasar, urusan pilihan dan urusan penunjang.

Aspek daya saing daerah merupakan indikator yang mengukur kemampuan perekonomian daerah dalam mencapai pertumbuhan tingkat kesejahteraan yang meningkat dan berkelanjutan. Indikator yang diukur antara lain produktivitas total daerah, fasilitas infrastruktur wilayah, pelayanan investasi, dan penguatan sumberdaya manusia.

Penentuan indikator kinerja Perubahan RPJMD dengan sejumlah target tertentu bukanlah perkara mudah. Hal ini, dipengaruhi keterpaduan

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-2

(3)

indikator bersifat timbal balik, dimana meski menjadi acuan Pearangkat Daerah tetapi penentuan indikator kinerja Perubahan RPJMD juga memperhatikan kemampuan sumberdaya aparatur, ketersediaan anggaran, dukungan/partisipasi masyarakat, serta dinamika tantangan dan hambatan yang ada.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka penetapan indikator kinerja daerah Perubahan RPJMD Kabupaten Kutai Timur Tahun 2016-2021 dapat dilihat pada tabel berikut:

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-3

(4)

No. Aspek/Fokus/Bidang Urusan/Indikator Kin-

erja Pembangunan Daerah Satuan

Realisasi Capaian Target Capaian Setiap Tahun

Kondisi Kinerja Pada Akhir Pe- riode RPJMD 2015

(Tahun Dasar)

2016 2017 2018 2019 2020 2021

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

I ASPEK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT                

1 Pertumbuhan PDRB  %  3,71 3,73 3,74 3,76 3,77 3,79 3,80

2 Persentase penduduk di atas garis kemiskinan  % 91,33 90,87 92,68 93,88 94,09 94,29 95,39

3 Indeks Pembangunan Desa Indeks 56,94 57,18 57,43 57,64 57,89 58,13 58,37

4 Indeks Pembangunan Manusia Indeks 70,82 71,24 71,67  72,05  72,47  72,89  73,30 

5 Angka Rata-Rata Lama Sekolah Tahun 8,60 9,62 9,68  9,73  9,79  9,84  9,90 

6 Angka Usia Harapan Hidup Indeks 68,79 69,77 72,45 71,52  72,43  73,34  73,36 

7 Kepesertaan Jaminan Kesehatan Masyarakat % 66 66 77 82 86 90 95

8 Persentase balita gizi buruk % 0,138 0,332 0,134 0,13 0,129 0,128 0,127

9 Prevalensi balita gizi kurang % 1,76 2,11 1,85 1,84 1,83 1,82 1,81

10 Angka Partisipasi Angkatan Kerja % 74,30 70,55 70,91 61,10 61,52 61,95 62,39

11 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja % 74,30 70,55 70,91 61,10 61,52 61,95 62,39

12 Tingkat Pengangguran Terbuka % 1,22 1,06 1,01 1,01 1,01 1,01 1,00

13 Rasio Penduduk yang Bekerja % 70,25 68,63 68,92 95,75 96,00 96,25 96,60

14 Rasio kesempatan kerja terhadap penduduk

usia 15 tahun ke atas % 0,23 0,19 0,59 58,51 59,06 59,63 60,27

15 Keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera 1 % 15,9 20,35 19,58 18,17 17,97 17,97 16,87

16 Indeks kepuasan masyarakat 72,57 73,81 75,05 76,29 77,52 78,76 80,00

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-4

(5)

17 Persentase PAD terhadap pendapatan %  na na  2,99 3,08 3,41 3,78 4,02

18 Opini BPK Predikat  WTP WTP  WTP WTP WTP WTP WTP

19 Pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH) Point 88,50 83,10 86,00 88,00 90,00 93,00 95,00

20 Penguatan cadangan pangan Ton 60 60 65 70 75 85 95

21 Penanganan daerah rawan pangan % 1 1 1 1 1 1 1

22 Kontribusi sektor pertanian/perkebunan ter-

hadap PDRB % 5,63 8,67 8,68 8,69 8,70 8,71 8,75

23 Kontribusi sektor pertanian (palawija) terhadap

PDRB % 0,62 0,63 0,64 0,65 0,66 0,67 0,68

24 Produksi sektor pertanian (Padi, Jagung, Ubi

Kayu) Ton 47.225 34.777 39.816 43.670 44.790 45.415 46.040

25 Kontribusi sektor perkebunan % 5,32 5,92 5,94 5,96 5,97 5,99 6,00

26 Produksi sektor perkebunan (Karet, Lada,

Kakao, Sawit, Aren dan Kelapa) Ton 5.697.305,57 5.085.700,4

5 5.878.728,69 6.172.665,12 6.481.298,3

8 6.805.363,30 7.009.524,20 27 Kontribusi sektor kelautan dan perikanan ter-

hadap PDRB % 0,60 0,62 0,63 0,64 0,65 0,66 0,66

28 Kontribusi sektor perdagangan terhadap PDRB % 1,86 1,89 1,99 2,09 2,19 2,29 2,39

29 Kontribusi sektor industri terhadap PDRB % 2,73 2,98 3,08 3,18 3,28 3,38 3,48

30 Pertumbuhan industri Indeks 11,91 36,10 38,2 38,3 38,4 38,5 38,6

                   

II ASPEK DAYASAING DAERAH                

1 Angka kriminalitas yang tertangani kali 0,48 0,48 0,6 0,24 0,24 0,24 0,24

2 Rasio ketergantungan % 44,15 38,80 38,08 38,42 38,80 38,61 37,69

III ASPEK PELAYANAN UMUM                

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-5

(6)

 A Urusan Wajib Pelayanan Dasar                

A.1 Pendidikan                

1 Angka Harapan Lama Sekolah Tahun na 12,44 12,46 12,47 12,48 12,49 12,50

2 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) % 71,23 73,91 76,04 77,04 78,04 79,04 80,04

3 Angka Partisipasi Kasar SD/MI/Paket A % 117,86 116,78 110,19 111,19 112,19 113,19 114,19

4 Angka Partisipasi Kasar SMP/MTs/Paket B % 105,34 103,34 104,67 105,67 106,67 107,67 108,67

5 Angka Partisipasi Murni SD/MI/Paket A % 96,15 96,11 96,77 96,79 96,81 96,83 96,85

6 Angka Partisipasi Murni SMP/MTs/Paket B % 84,62 84,66 78,26 79,26 80,26 81,26 82,26

7 Angka Partisipasi Sekolah SD/MI 7-12 Thn % 107,64 104,58 103,18 104,18 105,18 106,18 107,18

8 Angka Partisipasi Sekolah SMP/Mts 13-15 Thn % 104,39 111,85 97,27 97,57 97,77 97,97 98,27

9 Angka Putus Sekolah SD/MI % 0,13 0,12 0,07 0,05 0,04 0,03 0,02

10 Angka Putus Sekolah SMP/MTs % 0,46 0,43 0,12 0,11 0,10 0,09 0,08

11 Angka Kelulusan SD/MI % 100 100 100 100 100 100 100

12 Angka Kelulusan SMP/MTs % 100 100 100 100 100 100 100

13 Angka Melanjutkan SD/MI Ke SMP/MTs % 92,18 89,79 92,17 93,17 94,17 95,17 96,17

14 Sekolah Pendidikan SD/MI Kondisi Bangunan

Baik % na na 37,20 43,20 45,20 47,20 50,20

15 Sekolah Pendidikan SMP/MTs Kondisi Bangu-

nan Baik % na na 34,60 40,60 42,60 44.60 50,60

16 Rasio Ketersediaan SD/MI Per Penduduk Rasio na na 57,34 60,34 61,34 62,34 63,34

17 Rasio Ketersediaan SMP/MTs Per Penduduk Rasio na na 52,91 55,91 56,91 57,91 58,91

18 Rasio Guru Dan Murid SD/MI Rasio na na 17,98 20,00 20,00 20,00 20,00

19 Rasio Guru Dan Murid SMP/MTs Rasio na na 16,99 20,00 20,00 20,00 20,00

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-6

(7)

20 Angka melek huruf penduduk usia 15-24 tahun,

perempuan dan laki-laki % 100 100 100 100 100 100 100

21 Penduduk yang berusia >15 tahun melek huruf

(tidak buta aksara) % 97,91 98,23 98,97 98,98 98,99 99,00 99,01

22 Guru Yang Memenuhi Kualifikasi S1 Dan D-IV % 81,34 88,33 90,93 91,93 92,93 93,93 94,93

     

A.2 Bidang Kesehatan  

1 Angka kematian Bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup

Per 1.000

KH 14,83 12,22 12,26 12,26 11,26 10,26 9,29

2 Angka kelangsungan hidup bayi Per 1.000

KH 985,17 987,78 988,45 989,07 989,66 990,22 990,75

3 Angka kematian Balita per 1000 kelahiran hidup Per 1.000

KH 15,51 14,08 15,08 15,08 14,08 13,08 12,08

4 Angka kematian Neonatal per 1000 kelahiran hidup

Per 1.000

KH 11,91 10,64 10,64 10,64 9,64 8,64 7,64

5 Angka Kematian Ibu per 100.000 kelahiran hidup

Per 100.000

KH 204,5 271,46 271,46 254,49 254,49 237,52 237,52

6 Rasio Posyandu Per Satuan Balita Rasio 7,67 7,49 7,49 7,90 7,60 8,00 7,70

7 Rasio Puskesmas, Poliklinik Dan Pustu Per Sat-

uan Penduduk Rasio 0,46 0,46 0,45 0,46 0,46 0,46 0,46

8 Rasio Rumah Sakit Per Satuan Penduduk Rasio 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02

9 Rasio Dokter Per satuan Penduduk Rasio 0,33 0,35 0,36 0,32 0,29 0,33 0,33

10 Rasio Tenaga Medis Per Satuan Penduduk Rasio 0,52 0,50 0,50 0,50 0,52 0,52 0,53

11 Cakupan Komplikasi Kebidanan Yang Ditangani % 82,97 78,60 81,00 80,00 80,00 82,00 85,00

12 Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan Yang Memiliki Kompetensi Ke- bidanan

% 90,47 85,50 87,00 85,00 85,00 85,00 85,00

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-7

(8)

13 Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immu-

nization (UCI) % 84,44 88,15 88,00 90,00 92,00 92,00 95,00

14 Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan % 100 100 100 100 100 100 100

15 Persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi

campak 100 100 100 100 100 100 100

16 Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita

Penyakit TBC BTA % 44,28 85,99 43,47 85,00 85,00 85,00 85,00

17 Tingkat prevalensi Tuberkulosis (per 100.000

penduduk) 162 180 190 226 251 263 278

18 Tingkat kematian karena Tuberkulosis (per 100.000 penduduk)

per 100.000

penduduk 4 3 1 1 1 1 1

19 Proporsi jumlah kasus Tuberkulosis yang terde-

teksi daam program DOTS % 78 85 85 85 85 85 85

20 Proporsi kasus tuberkulosis yang diobati dan

sembuh dalam program DOTS % 97,69 92,59 95,00 95,00 95,00 95,00 95,00

21 Cakupan Penemuan Dan Penanganan Pen-

derita Penyakit DBD % 100 100 100 100 100 100 100

22 Penderita diare yang ditangani % 100 100 100 100 100 100 100

23 Angka kejadian Malaria

per 1.000 penduduk beresiko

1 0 <1 <1 <1 <1 <1

24 Tingkat kematian akibat malaria   0 0 0 <1 <1 <1 <1

25 Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total populasi % 9 2 <2 <2 <2 <2 <2

26 Cakupan Kunjungan Bayi % 94,17 95,04 97,00 100 100 100 100

27 Cakupan puskesmas % 116,67 116,67 116,67 116,67 116,67 116,67 116,67

28 Cakupan Puskesmas Pembantu % 77,04 79,26 75,00 75,00 75,00 75,00 75,00

29 Cakupan kunjungan Ibu hamil K4 % 80 78 78 80 82 85 95

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-8

(9)

30 Cakupan pelayanan nifas % 79 81 81 82 85 90 95 31 Cakupan neonatus dengan komplikasi yang di-

tangani % 99 87 88 90 100 100 100

32 Cakupan pelayanan anak balita % 67 87 60 70 75 80 85

33 Cakupan pemberian makanan pendamping ASI

pada anak usia 6 -24 bulan keluarga miskin % 50 67,72 70,00 75,00 80,00 85,00 90,00

34 Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan

setingkat % 94 94 95 100 100 100 100

35 Cakupan Desa/ Kelurahan mengalami KLB yang

dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam % 100 100 100 100 100 100 100

     

A.3 Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ru-

ang  

1 Proporsi Panjang Jaringan Jalan dalam Kondisi

Baik % 55,09 61,84 48,19 49,13 53,62 54,63  55.12

2 Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik (

> 40 KM/Jam) % 84,70 84,70 84,90 85,00 85,60 85,90 86,20

3

Persentase jalan yang memiliki trotoar dan drainase/saluran pembuangan air (minimal 1,5

m) % 0,95 0,95 0.95 0.96 0.96 0.96 0.99

4 Persentase drainase dalam kondisi baik/pem-

buangan aliran air tidak tersumbat % 80,20 85,39 85,41 85,60 85,68 86,72 86,77

5 Persentase irigasi kabupaten dalam kondisi

baik % 43.33 44.5 47.12 47,89 48,20 48,70 49,00

6 Rasio jaringan Irigasi % 9.12 11.73 13,23 15,65 16,35 18,01 18,40

7 Persentase penduduk berakses air minum % 30,00 30,55 30,56 30,62 30,68 31,44 31,82

8

Proporsi rumah tangga dengan akses berkelan- jutan terhadap air minum layak, perkotaan dan perdesaan

 

31,55 31,87 31,99 32,00 32,56 32,67 32,84

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-9

(10)

9 Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk

   

na na 1,25 1,30 1,35 1,40

10 Rasio Tempat Ibadah Per Satuan Penduduk Rasio Rasio 0,0001 0,0773 0,209 0,259 0,260 0,275

  Penataan Ruang

1 Rasio Ruang Terbuka Hijau per satuan luas

wilayah ber HPL/HGB % 24,89 29,19 30 30 30 30 30

2 Luasan RTH publik sebesar 20% dari luas

wilayah kota/kawasan perkotaan % na na 20 20 20 20 20

3

Rasio luas kawasan tertutup pepohonan berdasarkan hasil pemotretan citra satelit dan

survei foto udara terhadap luas daratan % na na 50 60 65 100 100

4 Ketaatan terahadap RTRW % 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

   

A.4 Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pe- mukiman

1 Rasio Rumah layak huni Na 0,18 0,20 0,22 0,24 0,27 0,29 0,31

2 Persentase luasan permukiman kumuh di

kawasan perkotaan % na na 1,99 1,79 1,77 1,57 1,55

     

A.5 Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlin- dungan Masyarakat

 

1 Tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketert-

iban, ketentraman, keindahan) % 100 100 100 100 100 100 100

2 Cakupan pelayanan bencana kebakaran kabu- paten/kota

% 0,19 0,21 0,23 0,34 0,42 0,48 0,55

3

Tingkat waktu tanggap (response time rate) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK)

%

69,44 75,00 83,33 86,11 88,89 91,67 94,44

4 Persentase Penegakan PERDA % 34,12 30,00 62,86 62,86 62,86 62,86 62,86

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-10

(11)

   

A.6 Sosial  

1 Persentase PMKS yang memperoleh bantuan

sosial % 60,88 73,79 73,79 73,79 78,79 78,79 78,79

2 Persentase PMKS yang tertangani % 96,21 81,22 81,22 81,22 86,79 96,79 96,79

3 Persentase PMKS skala yang memperoleh ban-

tuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar % 0,13 0,0071 5,07 5,07 10,07 10,07 10,07

4

Persentase wahana kesejahteraan sosial berba- sis masyarakat (WKBSM) yang menyediakan sarana prasarana pelayanan kesejahteraan sosial

% 0,007 0 0,25 0,38 1,37 1,50 1,50

5 Persentase korban bencana yang menerima

bantuan sosial selama masa tanggap darurat % 99,99 69,35 100 100 100 100 100

6

Persentase penyandang cacat fisik dan mental, serta lanjut usia tidak potensial yang telah menerima jaminan social

% 51,81 50,59 50,59 50,59 55,59 60,00 60,00

     

B Urusan Wajib Pelayanan Non Dasar  

B.1 Bidang Ketenagakerjaan  

1 Angka sengketa pengusaha-pekerja per tahun kasus 29,21 26,92 25,24 26,59 26,69 26,69 26,69

2 Besaran kasus yang diselesaikan dengan Per-

janjian Bersama (PB) % 96,15 85,71 97,50 94,03 92,54 92,54 92,54

3 Besaran pencari kerja yang terdaftar yang

ditempatkan % 33,33 66,97 75,42 57,54 57,54 57,54 57,54

4 Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta

program Jamsostek % 28,20 42,13 41,38 37,34 35,63 33,97 32,33

5 Rasio lulusan S1/S2/S3 % 0,00 0,00 0,00 3,4 3,70 4,01 4,34

     

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-11

(12)

B.2 Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Per- lindungan Anak

 

1 Persentase partisipasi perempuan di lembaga

pemerintah % 40 40 40 40 40 40 40

2 Proporsi kursi yang diduduki perempuan di

DPR % 15 15 15 15 30 30 30

3 Rasio KDRT   - - 2,34 2 1,5 1 0

4

Cakupan perempuan dan anak korban kek- erasan yang mendapatkan penanganan pen- gaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu

% - - 100 100 100 100 100

5

Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di Puskesmas mampu tatalaksana KtP/A dan PPT/

PKT di rumah Sakit

% - - 30 30 30 30 30

6

Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu

% - - 25 25 25 25 25

7

Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap perem- puan dan anak

% - - 100 100 100 100 100

8 Cakupan perempuan dan anak korban kek- erasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum

- - 100 100 100 100 100

9 Cakupan layanan pemulangan bagi perempuan

dan anak korban kekerasan % - - 2,8 2 2 2 1

10 Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perem-

puan dan anak korban kekerasan % - - 30 20 20 20 10

     

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-12

(13)

B.3 Bidang Pangan  

1 Ketersediaan Pangan Utama % 81,66 83,00 86,40 89,60 93,00 96,40 99,80

2 Ketersediaan energi dan protein perkapita

-Energi Kkal/Kap/Hr 2.233 2.512 2.467 2.445 2.442 2.400 2.400

-Protein Gram/Kap/Hr 94,00 83,50 81,00 79,00 77,00 75,00 73,00

3 Pengawasan dan pembinaan keamanan pangan % 100 57 70 75 80 85 100

4 Regulasi Ketahanan Pangan Perda/

Perkada 1 1 2 2 2 2 2

 

B.4 Bidang Pertanahan

1 Penyelesaian kasus tanah Negara % na na 60 70 80 90 100

2 Penyelesaian izin lokasi % 40 60 90 100 100 100 100

 

B.5 Bidang Lingkungan Hidup

1 Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Air IKA na na 70 70 70 70 70

2 Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Udara IKU na na 70 70 70 70 70

3 Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Tutupan La-

han IKTL na na 70 70 70 70 70

4

Pembinaan dan Pengawasan terkait ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH d yang iterbitkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota

% 10 10 20 20 20 20 20

5 Terverifikasinya MHA dan kearifan lokal atau

pengetahuan tradisional MHA 1 1 1 1 1 1 1

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-13

(14)

6 Penetapan hak MHA MHA 1 1 1 1 1 1 1 7 Terlaksananya pemberian penghargaan lingkun-

gan hidup Piagam/piala 16 39 25 25 25 25 100

8

Pengaduan masyarakat terkait izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang di terbitkan oleh Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, lokasi usaha dan dampaknya di Daerah

kabupaten/kota.

% 40 42,85 50 50 50 50 50

9 Timbulan sampah yang ditangani % 77 77,23 80 80 80 80 80

10 Persentase jumlah sampah yang terkurangi

melalui 3R % 0,058 0,06 5 5 5 5 20

11 Persentase cakupan area pelayanan % 3,9 3,93 5 5 5 5 20

12 Operasionalisasi TPA/TPST/SPA di kabupaten/

kota Nilai Adipura 65 67,47 71 71 75 75 76

     

B.6 Bidang Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil

 

1 Rasio penduduk ber KTP per satuan penduduk % 66,00 70,71 75,00 80,00 85,00 90,00 95,00

2 Rasio pasangan berakte nikah % 22,00 64,00 71,00 78,00 86,00 92,00 99,00

3 Penerapan KTP Nasional berbasis NIK % 90,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00

4 Cakupan penerbitan akta kelahiran % 30,00 78,11 99,30 99,50 99,70 99,80 99,90

     

B.7 Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa   1 Cakupan sarana prasarana perkantoran pemer-

intahan desa yang baik % - - 33,09 47,19 57,06 66,93 76,80

2 Cakupan penyelenggaraan pemerintahan desa % 54,14 54,14 43,17 64,75 68,49 71,92 78,77

3 Swadaya Masyarakat terhadap program % - - - 35,60 45,70 50,00 55,00

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-14

(15)

pemberdayaan masyarakat

4 Pemeliharaan pasca program pemberdayaan

masyarakat % - - - 35,60 45,70 50,00 55,00

 5 Persentase lembaga kemasyarakatan desa

yang aktif % 100 100 100 100 100 100 100

B.8 Bidang Pengendalian Penduduk dan Kelu- arga Berencana

1 Laju pertumbuhan penduduk (LPP) % 4,28 0 2,5 2,4 2,3 2,2 2,1

2 Total Fertility Rate (TFR) 2,35 2,13 2,22 2,31 2,28 2,25 2,24

3

Persentase Perangkat Daerah (Dinas/Badan) yg berperan akif dalam pembangunan daerah melalui Kampung KB

% na na 32 64 72 80 88

4 Rata-rata jumlah anak per keluarga jiwa 2,8 2,8 2,8 2,8 2,8 2,8 2,8

5 Rasio akseptor KB % 90,1 34,1 40 42 44 46 48

6 Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perem-

puan menikah usia 15 - 49 % na na 64,79 64,85 64,87 64,89 64,91

7

Angka kelahiran remaja (perempuan usia 15–

19) per 1.000 perempuan usia 15–19 tahun (ASFR 15–19)

per 1.000

kelahiran na 41,39 39 37 35 33 31

8 Cakupan Pasangan Usia Subur (PUS) yang

istrinya dibawah 20 tahun % na na 1,04 1,04 1,04 1,04 1,04

9 Cakupan PUS yang ingin ber-KB tidak terpenuhi

(unmet need) % na na 14,98 14,87 14,85 14,82 14,81

10 Persentase Penggunaan Kontrasepsi Jangka

Panjang (MKJP) % na na 13,43 14,01 14,5 14,7 14,9

11 Persentase tingkat keberlangsungan pemakaian

kontrasepsi % na na 27,21 27,19 27,17 27,15 27,12

12 Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB)

ber-KB % 80,65 86 88 90 92 94 96

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-15

(16)

13 Cakupan anggota Bina Keluarga Remaja (BKR)

ber-KB % 53,9 60,2 72,7 74,5 76,4 78,2 80

14 Cakupan anggota Bina Keluarga Lansia (BKL)

ber-KB % 10,53 11,94 13 15 17 19 21

15 Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di

setiap Kecamatan % na na na 6 18 26 36

16 Cakupan Remaja dalam Pusat Informasi Dan

Konseling Remaja/Mahasiswa % 50 61 65 67 70 71 72

17

Cakupan PUS peserta KB anggota Usaha Pen- ingkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UP-

PKS) yang ber-KB mandiri % 53 61 80 85 90 95 100

18

Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan

masyarakat % na na 64,79 64,85 64,87 64,89 64,91

19 Rata-rata usia kawin pertama wanita tahun na na 15 17 19 20 21

 20

Presentasi Pembiayaan Program Kependudukan/Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Melalui APBD dan APBDes

% 0,0038 0,0042 0,0060 0,0075 0,0085 0,0090 1

B.9 Bidang Perhubungan  

1 Jumlah arus penumpang angkutan umum Orang 118.703 118.369 118.369 130.206 143.227 157.550 173.305

2 Rasio ijin trayek % 0,000583 0,004560 0,00024 0,00022 0,00022 0,00024 0,00022

3 Jumlah uji kir angkutan umum Unit 5.964 5.983 6.616 7.276 7.936 8.596 9.256

4 Jumlah pelabuhan laut/udara/terminal bis

- Pelabuhan laut Unit 3 3 3 3 3 3 3

- Pelabuhan Udara Unit 2 2 2 2 2 2 2

- Terminal Bis Unit 12 12 12 12 12 12 12

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-16

(17)

5 Persentase Layanan Angkutan darat % 7 6,42 21,62 22,27 22,7 23,17 23,63

6 Persentase Kepemilikan KIR angkutan umum % 32,61 53,87 24,68 25,67 26,19 26,71 27,15

7 Pemasangan rambu-rambu % 20,00 16,87 34,26 51,65 69,04 86,43 100

9 Jumlah orang/ barang yang terangkut angkutan umum

 

  - Jumlah Orang Orang 137.713 132.746 167,924 184,716 203,187 223,506 245,857

  - Jumlah Barang Ton 580,5 610 640 714 786 863 950

10 Jumlah orang/barang melalui dermaga/bandara/

terminal per tahun

 

  - Jumlah Orang melalui dermaga/bandara/termi-

nal Orang 137.713 132.746 92.980 97.629 102.510 107.636 113.318

  - Jumlah Barang melalui dermaga/bandara/ter-

minal Ton 580,5 610 640 714 786 863 950

     

B.10 Bidang Komunikasi dan Informatika   1

Cakupan pengembangan dan pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat di Tingkat Ke-

camatan % na na na 6 10 14 18

2 Cakupan layanan telekomunikasi % na na 10 20 40 60 80

3 Persentase penduduk yang menggunakan HP/

telepon % 74,95 na na 80 83 85 90

4 Proporsi rumah tangga dengan akses internet % na na na 25 40 50 60

 

B.11 Bidang Koperasi Usaha Kecil dan Menengah

1 Persentase Koperasi Aktif % 57,00 59,10 65,40 65,70 65,90 66,20 66,40

2 Jumlah UKM Unit 5.756 7.448 5.702 5.858 5.972 6.078 6.163

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-17

(18)

     

B.12 Bidang Penanaman Modal  

1 Jumlah Investor Berskala Nasional (PMDN/

PMA) Proyek 6 11 17 23 28 32 36

2 Realisasi Nilai Investasi Berskala Nasional

(PMDN/PMA) Rp (M) 4.458,00 8.778,00 14.538,00 20.874,00 25.482,00 29.802,00 33.258

3 Rasio daya serap tenaga kerja Orang 1.054,00 7.868,00 14.360,00 20.532,00 25.784,00 30.560,00 33.120,00

     

B.13 Bidang Kepemudaan dan Olahraga  

1 Persentase organisasi pemuda yang aktif % 62,82 55,81 67,00 70,00 73,00 77,00 80,00

2 Persentase wirausaha muda   33,33 38,10 53,00 58,00 60,00 62,00 65,00

3 Jumlah prestasi olahraga   130,00 156,00 175,00 180,00 185,00 190,00 195,00

   

B.14 Bidang Statistik  

1 Tersedianya sistem data dan statistik yang terin-

tegrasi ada/tidak ada ada ada ada ada ada ada

2 Buku ”kabupaten dalam angka” ada/tidak ada ada ada ada ada ada ada

3 Buku ”PDRB” ada/tidak ada ada ada ada ada ada ada

     

B.15 Bidang Kebudayaan  

1 Penyelenggaraan Festival Seni Dan Budaya Keg 11 12 13 14 15 16 17

2 Jumlah Benda, Situs, Dan Kawasan Cagar Bu-

daya Yang Dilestarikan % 38 46 46 50 55 60 65

3 Jumlah sarana penyelenggaraan seni dan bu-

daya 4 4 4 4 4

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-18

(19)

 

B.16 Bidang Perpustakaan

1 Jumlah pengunjung perpustakaan per tahun % 0,17 0,18 0,13 0,14 0,14 0,14 0,14

2 Koleksi Buku Yang Tersedia Di Perpustakaan Judul 0,21 0,21 0,33 0,33 0,33 0,33 0,33

3 Rasio perpustakaan persatuan penduduk Rasio 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25 0,25

4 Jumlah rata-rata pengunjung pepustakaan/tahun Orang 50.000 50.500 38.500 40.000 40.500 41.000 41.500

5 Jumlah koleksi judul buku perpustakaan buku 8.957 9.457 31.708 32.208 32.708 33.208 33.708

     

B.17 Bidang Kearsipan  

1 Persentase Perangkat Daerah yang mengelola

arsip secara baku % 13,00 29 0,16 0,22 0,19 0,22 0,16

2 Peningkatan SDM pengelola kearsipan kali 1 1 1 1 1 1 1

   

C Fokus Layanan Urusan Pilihan C.1 Bidang Pariwisata

1 Kunjungan Wisata Orang 25.134 25.637 26.149 26.672 27.206 27.750 28.305

     

C.2 Bidang Pertanian  

1 Kontribusi sektor pertanian/perkebunan ter-

hadap PDRB % 5,63 8,67 8,68 8,69 8,7 8,71 8,75

2 Kontribusi sektor pertanian (palawija) terhadap PDRB

% 0,62 0,63 0,64 0,65 0,66 0,67 0,68

 3 Produktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-19

(20)

a. Padi kw/ha 36,74 36,74 37,64 37,15 37,25 37,50 37,85

b. Jagung kw/ha 21,38 21,53 21,42 21,57 21,59 21,61 21,63

c. Ubi Kayu kw/ha 139,78 140,54 139,61 140,58 140,60 140,65 140,70

 4 Produksi padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per tahun

a. Padi Ton 43.506 27.758 33.225 37.000 38.000 39.000 39.000

b. Jagung Ton 560 1.352 1.131 1.200 1.300 1.400 1.500

c. Ubi Kayu Ton 3.159 5.667 5.460 5.470 5.490 5.515 5.540

5 Cakupan Bina Kelompok Tani % 13,90 24,03 24,03 25,02 27,02 29,96 32,92

6 Kontribusi sektor Perkebunan (Tanaman Keras)  % 5,32 5,92 5,94 5,96 5,97 5,99 6,00

7 Produksi sektor Perkebunan (Karet, Lada,

Kakao, Sawit, Aren dan Kelapa) Ton 5.697.305,57 5.085.700,4

5 5.878.728,69 6.172.665,12 6.481.298,3

8 6.805.363,30 7.009.524,20 8 Luas Lahan Perkebunan (Ha)

1.Karet Ha 12.046,19 13.770,24 13.545,49 15.095,49 16.645,49 18.195,49 19.745,49

2.Lada Ha 422,18 422,18 407,18 437,18 467,18 497,18 527,18

3.Kakao Ha 4.082,76 4.082,76 4.009,51 4.029,41 4.049,41 4.069,41 4.089,41

4.Sawit Ha 424.311,10 450.635,31 453.556,18 468.806,18 484.056,18 499.306,18 514.556,18

5.Aren Ha 286,17 286,17 286,17 306,17 326,17 364,17 366,17

6.Kelapa Dalam Ha 1.385,50 1.385,50 1.352,85 1.362,85 1.372,85 1.382,85 1.392,85

9 Produksi Perkebunan (Ton/Ha)

1.Karet Ton 628,49 866,70 970,73 1.019,27 16.645,49 18.195,49 19.745,49

2.Lada Ton 422,18 422,18 407,18 437,18 467,18 497,18 527,18

3.Kakao Ton 1.234,08 1.311,44 1.468,36 1.541,78 1.618,87 1.699,81 1.784,80

Rancangan Perubahan RPJMD Tahun 2016-2021 8-20

Referensi

Dokumen terkait

Instrumen pasar modal syariah yang akan dibahas di sini adalah Obligasi Syariah yang diantaranya terdiri dari Surat Berharga Syariah Negara-Project Based Sukuk dan

Eksplorasi merupakan tahap kedua model siklus belajar. Pada tahap ini dibentuk kelompok-kelompok kecil antara 4-5 siswa untuk bekerja sama dalam kelompok kecil tanpa pembelajaran

Dari hasil penelitian semakin besar tepung gandum dalam komposit akan meningkatkan kadar protein, tetapi tidak mempengaruhi kadar air kerupuk susu.. Berdasarkan uji organoleptik

Dari ketiga pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open-source yang didalamnya terdapat komponen utama

• Mengetahui jumlah dan profil setiap kelompok obyek tanah yang terbentuk berdasarkan variabel nilai tanah pada pengadaan tanah untuk pembangunan jalan lintas utara di Kabupaten

Counselling adalah: konseling dan tes HIV yg diprakarsai oleh petugas kesehatan di sarana

Guru meminta agar siswa secara berkelompok (4–5 anak) untuk mendiskusikan cara menentukan persamaan garis lurus yang melalui dua titik dan melalui satu

dilakukan secara paralel dengan penetapan nilai-nilai atau materi untuk etika politik, sebab proses penanaman nilai-nilai tentang sistem politik harus juga diikuti penanaman