• Tidak ada hasil yang ditemukan

JURNAL KONSTRUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "JURNAL KONSTRUKSI"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

UNSWAGATI CIREBON

JURNAL KONSTRUKSI

ANALISIS HIDROLOGI SUNGAI PEMALI KABUPATEN BREBES

Kelli Dwi Yusup*, Ohan Farhan**

*) Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

**) Staf Pengajar pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon ABSTRAK

Sungai Pemali berada di daerah aliran sungai (DAS) Pemali seluas 1344,27 km2 dengan panjang sungan 125,5 km dan secara rinci curah hujan setengah bulanan berkisar antara 16 mm sampai dengan 447 mm, misim kemarau berlangsung antara bulan Mei sampai dengan Oktober dan musim penghujan antara bulan November sampai dengan bulan April.

Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis perhitungan untuk mendapatkan besarnya potensi air dengan data sekunder yang tersedia. Secara kuantitas, permasalahan air bagi pertanian terutama di lahan kering adalah pasokan air tergantung dari sebaran curah hujan di sepanjang tahun, yang sebenarnya tidak merata sekalipun di musim hujan. Oleh karena itu, diperlukan teknologi tepat guna, murah dan dapat diaplikasikan untuk mengatur ketersediaan air agar dapat memenuhi kebutuhan air.

Peranan saluran irigasi membantu dalam memenuhi kebutuhan air untuk tanaman padi maupun kebutuhan air untuk petak sawah salah satunya daerah irigasi Brebes dengan luas 23.568 Ha. Hal initerbukti dengan adanya sauran irigasi sehingga kebutuhan air untuk tanaman padi tercukupi dengan baik.

Kata Kunci : Analisis, Hidrologi, Potensi Air

ABSTRACT

Pemali River is located in Pemali river basin (DAS) area of 1344.27 km2 with a widening length of 125.5 km and in detail semi-monthly rainfall ranges from 16 mm to 447 mm, drying missiles run from May to October and season the rain between November and April.

The purpose of this study is to perform calculation analysis to obtain the amount of potential water with secondary data available. In quantity, the water problem for agriculture, especially in dry land is the water supply depends on the distribution of rainfall throughout the year, which is not evenly distributed even in the rainy season. Therefore, appropriate, inexpensive and applicable technology is needed to regulate the availability of water in order to meet water needs.

The role of irrigation channels helps in meeting the water needs for rice crops and water needs for rice fields, one of which is Brebes irrigation area with an area of 23,568 Ha. This is proven with the existence of irrigation sauran so that the water needs for rice crops is well suited.

Keywords : Analysis, Hydrology, Water Potency

(2)

1. PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan bagian dari Satuan Wilayah Sungai (SWS) Pemali – Comal yang secara administratif berada di wilayah kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah. Sungai Pemali berada di daerah aliran sungai (DAS) Pemali seluas 1344,27 km2 yang melintasi 5 kabupaten yaitu kabupaten Brebes, kabupaten Banyumas, kabupaten Cilacap dan Kabupaten Kuningan dengan panjang sungai utama sekitar 125,5 km mengalir dari utara ke selatan.

Pengelolaan sungai secara umum adalah masalah teknis, administrasi, hukum, peraturan- peraturan dan menejemen yang menyangkut sarana sungai dan bangunan-bangunannya, pengamatan Hutan, pemeliharaan, dan perbaikan sarana operasi pintu-pintu dan penguras, peramalan banjir, peringatan dan penanggulangan banjir dan lain-lain. Untuk dapat merealisasikan hal tersebut memerlukan sarana dan prasarana pendukung secara optimal diantaranya menganalisis Hidrologi Sungai pemali. Penelitian hidrologi memiliki kegunaan lebih lanjut bagi teknik lingkungan, kebijakan lingkungan, serta perencanaan. Hidrologi juga mempelajari perilaku hujan terutama meliputi periode ulang curah hujan karena berkaitan dengan perhitungan banjir serta rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan dan jembatan.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Adapun uraian berdasakan latar belakang rumusan masalah yang akan di bahas adalah sebagai berikut:

1. Apakah potensi air di Sungai Pemali Tercukupi ?

2. Apakah kebutuhan air sudah bisa di manfaatkan dengan baik.

1.3 PEMBATASAN MASALAH

Untuk memfokuskan pembahasan dalam penelitian, berikut adalah batasan masalah dalam skripsi Analisis Sungai Pemali:

1. Tidak menghitung kebutuhan air irigasi hanya menghitung neraca air

2. Tidak menganalisis debit banjir rencana

1.4 MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN 1.4.1. Maksud Penelitian

Maksud dilakukannya penelitian Analisis Hidrologi Sungai Pemali yaitu untuk menganalisis potensi air dari data curah hujan yang tersedia selama 15 tahun sehingga ketersediaan air dapat dimanfaatkan dengan baik untuk layanan irigasi, pelestarian sumber air tersebut dapat mengoptimalisasikan pada fungsinya terjaga kualitas dan kuantitasnya.

Hasil dari penelitian tersebut diharapkan menjadi masukan atau informasi yang berguna serta memberikan gambaran dan solusi.

1.4.2. Tujuan Penelitian

Adapun berikut tujuan dari penelitian analisis hidrologi Sungai Pemali adalah 1. Melakukan Analisis potensi air

2. Menganalisis Kebutuhan air untuk dimanfaatkan secara baik oleh para petani untuk lahan pertanian.

3. Menentukan dan menyimpulkan solusi ataupun saran hasil dari kajian skripsi analisis hidrologi sungai pemali.

1.5 LOKASI WILAYAH STUDI

Lokasi studi yang akan di bahas dalam laporan Tugas akhir ini adalah sungai pemali.

Secara keseluruhan DAS Pemali seluas 1344,27 km2 terletak di Kabupaten Brebes. Batas–batas lokasi DAS Pemali yang akan ditinjau adalah sebagai berikut:

Sebelah Utara : Laut Jawa

Sebelah Timur :Daerah Aliran Sungai Gangsa

Sebelah Selatan :Waduk Penjalin

Sebelah Barat :Daerah Aliran Sungai Pakijangan

(3)

Gambar 1. Lokasi Penelitian

1.6 KERANGKA PEMIKIRAN

Gambar 2.Kerangka Pemikiran

2. KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

2.1 Analisis

Analisis adalah aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti mengurangi, membedakan, memilih sesuatu untuk di golongkan dan dikelompokan kembali menurut kriteria tertentu kemudian dicari kaitanya dan di tafsirkan maknanya.

2.2 Hidrologi

Secara umum Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari masalah keberadaan air di bumi dan hidrologi itu sendiri memberikan alternatife bagi pengembangan sumber daya air bagi keperluan air baku,pertanian industri dan kelistrikan.

2.3 DAERAH ALIRAN SUNGAI

Daerah aliran sungai adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah perairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan.

2.4 SUNGAI

Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertentu juga berasal dari lelehan es/salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan.

2.5 CURAH HUJAN

Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang terdapat dalam siklus hidrologi dan sangat dipengaruhi iklim. Keberadaan hujan sangat penting dalam kehidupan, karena hujan dapat mencukupi kebutuhan air yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup.

2.6 KETERSEDIAN AIR

Secara umum di Indonesia yang menjadi patokan dalam perencaan irigasi adalah perencanaan kebutuhan air irigasi untuk tanaman padi. Kebutuhan air tanaman padi untuk varietas padi yang sering digunakan di indonesia adalah rata-rata sebesar 1 liter/detik /hektar, atau ketinggian genangan padi rata – rata sebesar 10 cm. Padi yang teredam air terlalu tinggi tidak

(4)

baik karena akan menghambat pertumbuhan, tetapi apabila kondis padi yang sudah tinggi maka apabila genangan kurang tinggi dari kebutuhan juga kurang baik. Dalam kondisi batas waktu tertentu padi masih memungkinkan untuk dapat suplai air kurang dari semestinya dan atau mendapat suplai air berlebihan dari optimum.

3. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. METODE ANALISIS HIDROLOGI

Pada penelitian ini data yang diperoleh dengan cara, sebagai berikut :

1. Mencari data-data data primer dan data skunder (pada instansi serta dinas terkait) yang diperlukan untuk melengkapi data yang dibutuhkan dalam penyusunan skripsi.

2. Studi literatur sebagai tinjauan pustaka baik dari buku maupun media lain (internet).

3. Pengolahan dan menganalisa data-data yang didapat. Pengambilan kesimpulan dan saran dari hasil kajian skripsi

a. Penentuan daerah aliran sungai Penentuan Daerah Aliran Sungai (DAS) dilakukan berdasar pada peta DAS skala 1:25000 Penentuan luasan ini dengan menggunakan metode poligon thiessen.

Jumlah stasiun yang dipakai sebanyak lima buah stasiun hujan. Perlunya menghitung curah hujan wilayah adalah untuk penyusunan suatu rancangan potensi air.

Gambar 3. PoligonThiessen Daerah Aliran Sungai b. Debit Andalan

Untuk debit andalan Q 80% dari rata- rata debit yang diambil dalam kurun waktu tertentu (15 tahunan).

Keterangan :

N = urutan tahun yang Q-nya dipakai sebagai debit andalan

n = banyaknya tahun pengamatan c. Debit Ketersediaan

Secara umum di Indonesia yang menjadi patokan dalam perencanaan irigasi adalah perencanaan kebutuhan air irigasi untuk tanaman padi. Kebutuhan air tanaman padi untuk varietas padi yang sering dipergunakan di Indonesia adalah rata-rata sebesar 1 liter/detik/hektar, atau ketinggian genangan padi rata-rata sebesar 10 cm.

d. Debit Kebutuhan

Data curah hujan dan data debit sungai yang diperlukan dalam analisis perencanaan pengelolaan air dan sumber daya air harus sesuai dengan tujuan analisis. Secara umum analisis hidrologi yang dilakukan adalah : a) analisis kebutuhan air untuk perencanaan kebutuhan air irigasi, b) analisis perhitungan debit rencana untuk menentukan kapasitas penampang sungai dalam perencanaan bangunan pengendali banjir, c) analisis hidrologi untuk perencanaan air drainase, d) analisis hidrologi untuk perhitungan potensi air dalam rangka penentuan volume rencana waduk, dan e) analisis hubungan antara curah hujan dengan debit aliran dalam rangka pengembangan sistem peringatan dini banjir (Anwar, 2011).

4. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. PENENTUAN DAERAH ALIRAN SUNGAI

Penentuan Daerah Aliran Sungai (DAS) dilakukan berdasar pada peta DAS skala 1:25000 Penentuan luasan ini dengan menggunakan metode poligon thiessen dengan cara Mengambil peta lima lokasi stasiun hujan peta DAS. kemudian Menghubungkan garis antar stasiun satu dan lainnya hingga membentuk segi tiga selanjutnya Mencari garis berat kedua garis, yaitu garis yang membagi dua sama persis dan tegak lurusgaris kemudian Menguhubungkan ketiga garis berat dari segi tiga sehingga membuat titik berat yang akan membentuk polygon.

N = 80 % x n

(5)

Gambar 4. Poligon Thiessen

Berdasarkan hasil metode poligon thiessen di dapat luas daerah tangkapan air sebagai berikut :

Tabel 1. Luas Daerah Tangkapan Air

No. Nama Stasiun Luas DTA ( Km2)

1. Stasiun Waduk Penjalin

193,75

2. Stasiun Bantarkawung 381,25 3. Stasiun Tonjong 275 4. Stasiun Bendung

Notog

306,25

5. Stasiun Brebes 187,5

Total 1343, 75

Sumber: Hasil Perhitungan

4.2. ANALISIS CURAH HUJAN

Data hujan untuk analisis debit rancangan sungai Pemali akan diambil dari stasiun hujan yang mewakili kondisi DAS Pemali khususnya daerah tangkapan air (catchment area). Dari hasil pengumpulan data diperoleh hasil sebagai berikut :

Tabel 2. Data Curah Hujan Setengah Bulanan Stasiun Bantarkawung 2002-2016 (mm)

Tabel 3. Data Curah Hujan Setengah Bulanan Stasiun Bd. Notog 2002-2016 (mm)

Tabel 4. Data Curah Hujan Setengah Bulanan Stasiun Tonjong 2002-2016 (mm)

Tabel 5. Data Curah Hujan Setengah Bulanan Stasiun Brebes 2002-2016 (mm)

Tabel 6. Data Curah Hujan Setengah Bulanan Stasiun wd. Penjalin 2002-2016 (mm)

Agustus September

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 169 284 143 164 255 142 209 196 4 34 36 0 0 117 2 0 0 0 19 11 158 127 114 180

2003 174 449 325 411 400 62 156 137 89 0 34 47 0 0 0 0 0 35 5 42 88 201 101 120

2004 119 221 144 178 473 224 140 134 20 75 91 0 66 38 0 0 28 10 0 20 141 202 193 282

2005 74 215 128 215 204 86 304 115 13 7 44 69 129 29 51 87 0 55 6 112 111 115 164 305

2006 303 243 220 202 53 263 418 129 29 94 69 0 0 4 0 0 0 0 0 0 100 306 90 399

2007 177 287 180 233 156 283 188 79 72 63 114 23 71 0 0 0 0 0 12 108 144 115 388 307

2008 79 73 319 178 167 227 114 19 14 3 2 0 0 0 0 0 7 0 73 190 100 204 142 148

2009 179 267 202 306 120 155 115 13 30 85 109 0 0 0 0 0 0 0 27 73 145 310 87 167

2010 270 366 256 181 129 275 37 209 184 167 116 61 96 109 105 49 200 131 142 113 92 110 124 488

2011 141 192 108 210 174 70 95 151 232 79 31 0 0 61 0 0 0 0 0 77 228 105 147 179

2012 169 184 150 99 173 112 199 16 164 77 36 0 0 11 0 0 0 0 66 185 84 89 87 100

2013 319 430 125 105 228 228 175 64 219 169 93 108 149 52 0 24 0 0 0 95 250 170 85 244

2014 187 84 398 128 198 143 257 137 99 82 145 44 48 25 36 0 0 0 0 33 202 182 89 228

2015 131 150 164 167 512 197 117 204 110 42 24 0 0 0 0 0 0 0 37 12 155 118 80 270

2016 116 139 330 225 180 135 73 99 133 227 151 199 55 30 47 92 151 333 106 141 198 338 298 174

Max 319 449 398 411 512 283 418 209 232 227 151 199 149 117 105 92 200 333 142 190 250 338 388 488

Rerata 174 239 213 200 228 173 173 113 94 80 73 37 41 32 16 17 26 38 33 81 146 179 146 239

Min 74 73 108 99 53 62 37 13 4 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 84 89 80 100

Tahun Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Oktober Nopember Desember

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 156 425 114 190 189 182 190 158 89 25 29 0 0 0 0 0 0 0 5 9 144 78 133 173

2003 109 373 322 237 293 262 252 154 78 0 12 38 0 0 0 0 0 0 8 3 78 170 96 130

2004 486 274 124 160 287 278 158 194 94 143 54 0 62 97 0 0 71 0 0 138 78 132 158 415

2005 143 232 159 210 154 66 132 168 33 9 11 140 89 16 29 12 0 60 5 124 100 127 109 314

2006 282 274 332 275 119 204 1020 325 274 95 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 69 196 120 240

2007 83 316 317 153 413 93 176 310 31 87 80 6 43 0 0 0 0 0 0 8 95 141 112 182

2008 131 127 336 183 72 152 368 34 75 26 0 0 0 0 0 0 0 0 91 71 95 141 89 148

2009 245 371 124 258 78 0 121 88 124 107 62 57 0 10 0 0 0 0 14 21 100 149 117 229

2010 124 321 217 133 69 240 20 235 209 70 152 157 78 93 27 134 177 88 211 98 136 98 214 213

2011 210 178 203 307 211 153 103 98 181 17 4 0 0 19 0 0 0 0 0 116 92 116 143 250

2012 322 122 238 87 218 258 126 4 43 63 22 0 0 0 0 0 0 0 36 54 73 89 115 127

2013 245 249 210 110 243 210 163 81 94 93 123 43 158 45 0 12 0 0 0 64 164 72 153 195

2014 163 125 184 129 150 73 166 153 107 171 91 45 34 30 50 0 0 0 0 17 75 75 150 117

2015 156 233 276 79 333 119 76 136 56 28 57 0 5 0 2 0 0 0 8 3 80 90 72 230

2016 163 166 177 164 195 94 30 92 99 83 34 87 40 102 22 46 62 230 70 10 70 120 227 286

Max 486 425 336 307 413 278 1020 325 274 171 152 157 158 102 50 134 177 230 211 138 164 196 227 415

Rerata 201 252 222 178 202 159 207 149 106 68 49 38 34 27 9 14 21 25 30 49 97 120 134 217

Min 83 122 114 79 69 0 20 4 31 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 69 72 72 117

Oktober Nopember Desember

Tahun Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 140 419 106 175 244 202 149 105 73 34 44 0 0 14 0 0 0 0 7 14 110 84 149 201

2003 208 197 260 333 349 123 125 76 169 0 5 0 0 0 0 0 0 66 11 18 90 144 118 278

2004 202 274 102 218 299 153 113 105 1 66 25 0 70 5 0 0 43 20 7 35 100 114 196 282

2005 163 107 185 199 436 57 151 198 16 69 40 31 37 24 53 0 0 116 15 97 80 114 201 318

2006 260 450 264 89 67 209 354 43 47 114 22 0 0 0 0 0 0 0 0 0 86 168 82 326

2007 193 105 256 329 50 152 101 113 44 134 57 21 65 0 0 0 0 0 0 70 103 162 86 326

2008 80 95 183 206 131 261 40 21 12 13 4 15 0 0 2 0 14 85 358 121 118 131 169 131

2009 211 239 189 187 102 159 378 0 103 38 108 0 0 0 0 0 0 0 2 57 95 230 169 266

2010 348 528 224 236 137 123 59 857 209 141 198 98 70 126 25 134 206 125 239 123 83 91 312 349

2011 132 141 95 259 31 71 148 107 163 34 0 0 0 71 0 0 0 0 0 76 89 187 90 217

2012 195 214 123 266 141 213 107 74 83 29 6 0 6 11 0 0 0 0 50 128 94 185 182 258

2013 282 286 265 193 269 160 142 130 264 123 242 50 128 69 0 19 0 0 0 74 275 133 118 215

2014 80 150 232 205 137 91 288 95 92 108 117 114 14 0 99 0 0 0 0 3 135 177 160 97

2015 190 249 187 197 371 113 191 218 63 10 131 0 0 0 0 0 0 0 0 3 135 171 143 266

2016 216 234 287 298 154 162 66 153 130 101 44 186 43 67 31 101 66 196 239 92 111 157 178 253

Max 348 528 287 333 436 261 378 857 264 141 242 186 128 126 99 134 206 196 358 128 275 230 312 349

Rerata 193 246 197 226 195 150 161 153 98 68 70 34 29 26 14 17 22 41 62 61 114 150 157 252

Min 80 95 95 89 31 57 40 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 80 84 82 97

Nopember

Oktober Desember

Tahun Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September

Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 172 127 150 110 108 140 65 39 75 11 7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 79 97 113 193

2003 186 177 231 277 161 166 85 121 28 38 96 0 0 15 0 0 0 0 0 51 96 69 105 203

2004 185 199 180 150 62 72 81 112 45 119 30 0 0 0 32 5 0 0 79 65 78 243 124 164

2005 128 138 277 272 87 126 95 134 87 67 14 0 0 0 0 0 0 26 28 65 83 79 93 125

2006 292 195 172 118 49 172 165 30 96 103 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 81 75 131 142

2007 182 138 126 102 137 86 77 23 78 51 78 30 1 65 0 4 0 0 4 4 70 90 126 134

2008 182 100 189 143 149 133 159 25 25 1 42 11 0 0 46 39 0 0 43 39 69 134 131 236

2009 93 181 96 340 113 78 65 17 89 44 81 4 0 3 0 8 0 10 6 6 86 73 131 172

2010 123 133 110 173 57 125 77 175 138 113 78 72 56 63 9 115 102 27 95 119 102 100 131 171

2011 207 173 214 187 198 131 111 122 82 49 8 6 30 2 0 0 1 0 0 24 89 79 116 359

2012 159 194 264 167 236 105 102 9 41 19 23 0 0 1 0 0 0 0 0 6 68 84 89 127

2013 296 167 183 178 181 73 11 45 27 138 113 118 94 48 0 6 0 0 0 3 82 93 85 123

2014 179 161 183 150 154 80 117 18 24 154 2 145 35 6 16 0 0 0 0 2 88 79 166 170

2015 195 148 236 182 128 82 98 97 40 58 0 0 11 1 14 0 0 0 0 0 82 80 189 143

2016 207 197 190 259 127 112 68 67 11 109 10 82 96 94 33 14 21 168 157 163 112 84 143 108

Max 296 199 277 340 236 172 165 175 138 154 113 145 96 94 46 115 102 168 157 163 112 243 189 359

Rerata 186 162 187 187 130 112 92 69 59 72 39 31 22 20 10 13 8 15 27 36 84 97 125 171

Min 93 100 96 102 49 72 11 9 11 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 68 69 85 108

Desember Tahun

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 331 329 349 88 180 238 430 122 63 149 38 16 0 70 0 0 0 0 0 32 1394 708 429 784

2003 287 653 410 228 367 229 118 316 301 62 135 78 0 0 0 0 145 194 365 540 320 428 528 452

2004 159 250 399 227 564 176 463 102 0 360 76 10 383 162 0 0 173 185 42 612 891 965 453 909

2005 219 356 487 286 291 369 266 236 68 137 149 449 180 169 83 160 0 530 447 1261 265 541 414 498

2006 657 353 239 477 183 435 665 181 44 172 173 40 0 27 0 0 0 0 0 0 718 216 339 358

2007 114 246 211 261 125 510 491 138 103 174 223 37 74 0 0 0 0 0 35 12 744 116 497 389

2008 128 357 209 160 226 330 163 224 48 96 252 0 0 0 9 31 12 26 1065 385 196 261 250 114

2009 143 231 149 224 124 118 253 108 141 60 156 57 0 0 0 0 0 0 119 319 273 394 119 309

2010 299 282 310 432 166 176 53 431 410 257 473 256 390 237 237 212 328 290 369 521 217 483 331 548

2011 307 686 112 289 234 214 156 389 333 164 186 0 8 49 2 2 0 0 7 305 280 305 256 226

2012 217 424 189 278 220 80 226 147 273 192 4 20 0 0 0 0 0 0 122 348 345 817 385 317

2013 327 557 274 125 264 387 286 371 183 424 163 91 371 133 0 59 10 8 0 197 248 146 197 299

2014 225 162 122 297 191 226 464 78 225 261 42 162 129 29 1 58 0 0 21 553 126 131 202 349

2015 198 127 365 206 325 405 291 289 81 121 133 0 0 0 0 0 0 0 0 1 375 618 699 108

2016 251 196 407 207 228 123 272 292 444 570 395 433 248 130 135 209 439 332 426 188 308 426 327 164

Max 657 686 487 477 564 510 665 431 444 570 473 449 390 237 237 212 439 530 1065 1261 1394 965 699 909

Rerata 257 347 282 252 246 268 306 228 181 213 173 110 119 67 31 49 74 104 201 352 447 437 362 388

Min 114 127 112 88 124 80 53 78 0 60 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 126 116 119 108

Desember Nopember

Tahun Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober

(6)

4.3 Analisis Potensi Air

Analisis potensi air ada dua yaitu Hujan yang jatuh ke alat penakar hujan atau disebut juga curah hujan dan hujan yang langsung jatuh ke sawah. Untuk menghitung potensi air dari Data curah hujan yaitu dengan curah hujan setengah bulanan dikalikan luas DTA masing-masing stasiun. Kemudian dari perkalian tersebut tiap lima stasiun dijumlahkan dari januari sampai dengan desember dalam satu tahun sedangkan untuk menghitung hujan yang langsung ke sawah yaitu dengan data curah hujan stasiun Brebes dikalikan luas sawah yang terdapat di brebes yaitu 23568 Ha. Dari kedua data tersebut kumulatif dengan cara dari jumlah tersebut ditambahkan satu persatu.

Grafik 1. Potensi Das dan Potensi Sawah

Tabel 7. Potensi Air Total 0

50000000 100000000 150000000 200000000 250000000 300000000 350000000 400000000

Chart Title

RERATA POTENSI DAS RERATA POTENSI SAWAH

Jan-1 Jan-2 Peb-1 Peb-2 Mar-1 Mar-2 Apr-1 Apr-2 Mei-1 Mei-2 Jun-1 Jun-2 Jul-1 Jul-2 Ags-1 Ags-2 Sep-1 Sep-2 Okt-1 Okt-2 Nop-1 Nop-2 Des-1 Des-2

2002 287539694 471143860 249715750 232437300 302914462 270782700 289662950 192129020 92801000 63492480 45031010 3100000 0 62018750 762500 0 0 0 10700000 17000000 438631445 273737184 256243853 410454990 165429123

2003 274928721 541150170 471210830 482245860 477444480 252316630 229857800 232723530 174461540 28093340 84794030 44668750 0 6347700 0 0 28093750 69081250 78100000 148088430 184812780 280418170 247090150 335493040 194642540 2004 358850800 376169070 274403650 284270750 485962160 277181460 256821330 206533660 55730600 210645920 85526650 1937500 137606250 76956250 13541760 33115900 77762500 45156250 43493720 205594200 309960123 438588990 316064464 557676520 213731270 2005 213429540 309817590 359945860 371523710 338035410 193489430 289781955 252174870 69454160 79296810 65937020 164700000 121487500 55300000 58981250 36843750 0 184933930 106399040 379175450 179613926 252235387 270749490 449278750 200107701

2006 474743560 451220100 377243210 328060240 131267070 377286960 767755950 208301650 157044030 173193790 67990900 7750000 0 6756250 0 0 0 0 0 0 256290238 296476000 214627558 444722810 197530430

2007 232440012 341007590 330308180 319934360 281900660 313380980 281066110 192601890 102008040 142807180 159851790 36245400 72873180 27506700 0 7698970 0 0 13048970 66892720 286091350 210245203 355489430 394506120 173662701 2008 194241401 204336750 395459580 271979323 228690865 325089190 266029370 77410750 51485750 31704430 68461060 8779980 0 0 21760030 16504020 8843750 28412500 378690490 218554020 166843170 264113203 231863739 259732980 154957765 2009 268361990 402489330 236456530 434381200 169531840 158689290 261375450 60025310 142719270 105869920 154746330 30192720 0 4332040 0 44460440 0 4231800 40726580 114282830 201459540 334298390 186861060 339420900 153954698 2010 346594890 493964190 332268550 331639307 164271260 299166250 79309860 544887750 329467590 221494340 269876790 178356460 178998080 177266590 104902370 145621950 293820610 178882110 296177100 258220920 184758110 232874250 318180330 525830295 270284581 2011 301492805 372779412 241729270 380528700 268608390 189967830 185660480 244002960 287925760 97185820 52466690 2539080 14245400 58940110 387500 0 423180 0 1356250 155031320 231688020 219506220 223368255 400190370 163750993 2012 325998120 330609420 312238270 262071060 313989230 240221400 230833110 59964870 168762880 101865420 32620640 3875000 1650000 7641930 0 11431250 0 0 73575000 192232830 194236171 343350058 256619270 323178235 157790173 2013 462817530 497433560 342959403 268691949 363064330 301110890 215754980 175880600 231763360 267286340 219075590 135660240 252053920 98662640 0 31826580 1937500 1550000 0 115607040 303887316 191080740 212539050 321851140 208853946 2014 262458595 210978855 372825880 265702000 261275970 179541900 367430810 147942240 149562570 229069720 124308860 154654850 72367550 26876580 63227130 0 0 0 4068750 126602610 198827340 199843720 233101005 288990600 164152397

2015 270851350 284255640 369064230 259008546 516342040 255794510 218259140 276417210 109033450 75325690 88400000 0 6186230 423180 6537020 40493750 0 0 16556250 6512500 228315875 273029400 307287270 327964740 164002418

2016 289879055 289522710 418204200 367666120 268612610 196063887 136644990 192921810 207454980 296301620 160844300 272257010 133719030 126066420 73302440 123937020 188649280 386712990 276551760 187522090 234521160 326872120 355952240 300978440 242131595 Desember

Juni Juli Agustus September Oktober November

Januari februari Maret April

Rerata Tahunan

TAHUN Mei

(7)

4.4 Debit Andalan

Debit andalan merupakan debit minimum sungai untuk kemungkinan terpenuhi yang sudah ditentukan yang dapat dipakai untuk irigasi. Debit Andalan adalah suatu nilai debit yang dapat diandalkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan air yang dijadikan sebagai dasar dalam menetapkan besarnya debit rencana untuk mendukung perencanaan pengembangan dan pengelolaan sumber daya air.

Grafik 2. Debit Andalan

𝐧 = 𝟖𝟎

𝟏𝟎𝟎𝐱 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐭𝐚𝐡𝐮𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐜𝐚𝐭𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐧 = 𝟖𝟎

𝟏𝟎𝟎𝐱 15 tahun = 12

Jadi debit yang ada pada urutan ke 12 digunakan sebagai debit andalan.

4.5. Debit Kebutuhan

Mula-mula dihitung kebutuhan air selama ½ bulanan berdasarkan luas areal tanam dengan cara luas areal tanam dikalikan dengan koefisien masing-masing jenis tanam selanjutnya untuk memperoleh kebutuhan air pada pintu tersier angka itu dikalikan dengan faktor kehilangan di saluran tersier yaitu 1,25.

Kemudian untuk mendapatkan angka kebutuhan air pada pintu sekunder, hasil perhitungan diatas dikalikan lagi dengan faktor kehilangan di saluran sekunder yaitu 1,10. Akhirnya untuk mendapatkan angka kebutuhan air di pintu pengambilan angka itu dikalikan dengan faktor kehilangan di saluran primer sebesar 1,05.

 Kebutuhan Air Tersier = KAS x 1.25

 Kebutuhan Air Sekunder = KAS x 1.10

 Kebutuhan Air Primer = KAS x 1.05 Tabel 8. Kebutuhan

I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II I II

Data Debit Kebutuhan 66147127 66147127 55122606 55122606 44098085 44098085 27561303 27561303 66147127 66147127 55122606 55122606 44098085 44098085 27561303 27561303 15434330 15434330 15434330 15434330 15434330 15434330 15434330 15434330 Data Debit Potensi 221200825 240582390 216679296 319321688 250341833 271699434 283407390 282399012 208282064 202408824 216999078 156949446 107082118 81734996 80071870 54451402 50410784 35453318 20980474 29124390 58764122 77342598 75738098 75835090

Oktober Mᵌ

MASA TANAM I MASA TANAM II MASA TANAM III

November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September

Referensi

Dokumen terkait

 Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus (lada berekor/ Cubeb)  Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok

Perbedaan yang terjadi antara harga pokok produksi berdasar traditional costing method dan activity based costing method disebabkan karena pembebanan biaya overhead

Kalimat motivasi merupakan salah satu cara pemimpin untuk memberikan dorongan kepada karyawan agar bekerja sesuai dengan target yang diinginkan.. Motivasi dalam bentuk

Permasalahan yang didapatkan peneliti sebelum melakukan penelitian lebih lanjut dalam pendidikan agama Islam di sekolah SMP Dharma Praja yaitu guru yang kurang dalam menguasai

Data pada no (3) jika diberi tekanan pada kata malaikat, maka kalimat tersebut menjadi yang membedakan antara yang baik dan yang buruk adalah malaikat, bukan makhluk

Konjungtivitis flikten disebabkan oleh karena alergi (hipersensitivitas tipe IV) terhadap tuberkuloprotein, stafilokokus, limfagranuloma venerea, leismaniasis,

Pada evaluasi ujicoba kelompok kecil terdapat 5 teknik yang layak dari 5 bentuk teknik latihan yang telah diterapkan, berdasarkan uji ahli yang dilakukan tentang

Sebagai contoh, dengan adanya fenomena menjamurnya lembaga non struktural, nantinya perlu dipilah peran yang dapat dilakukan lembaga non struktural sehingga tidak mengambil