Pemecahan Masalah
& Pengambilan Keputusan
NAMA : BIAINI NAELI MUNA
NIM : 125020300111098
Assalamualaikum wr.wb. Bapak/Ibu dan teman-teman di seluruh Indonesia sekalian. Semoga dengan file ini, bisa semakin menambah ilmu pengetahuan, wawasan & dapat bermanfaat bagi sesama.
Dengan senang hati saya menerima saran yang bersifat membangun dari Bapak/Ibu dan teman-teman yang dapat disampaikan melalui jaringan dibawah ini :
PIN BBM : 517EB577
Facebook : Biaini Neli
LinkedID : Biaini Neli
Salam,
Pengertian pengambilan
keputusan
Adalah proses yang digunakan untuk memilih suatu
tindakan sebagai cara pemecahan masalah.
Pengambilan keputusan meliputi menurut
George P. Huber
:
Kegiatan yang menyangkut
penentuan
adanya pentingnya
masalah.
Kegiatan yang menyangkut
pengenalan perumusan
dan
diagnosa masalah.
Kegiatan yang menyangkut
pencarian pemecahan-pemecahan
alternatif.
Kegiatan yang menyangkut
pengevaluasian dan pemilihan
di
antara pemecahan-pemecahan alternatif.
penentuan pilihan menurut
Huber :
Yaitu suatu penentuan pilihan yang mengacu pada seperangkat kegiatan yang sempit yang terlibat dalam pemilihan suatu pilihan dari pengambilan keputusan.
Perencanaan adalah langkah pertama dalam mengelola suatu organisasi dan dapat dilihat secara mendasar setiap tingkat.
4 langkah pokok perencanaan : a. Penetapan tujuan
b. Penentuan kondisi sekarang
Jenis-jenis masalah dan keputusan
Jumlah informasi yang tersedia bagi kita
ketika dalam mengambil suatu keputusan akan
berbeda-beda.
Bila seorang pemasok dipilih berdasar harga
dan prestasi di masa lalu, maka kita agak yakin
bahwa pemasok yang dipilih itu akan
memenuhi harapan kita.
Akan tetapi, ketika memutuskan pemasok
yang dipilih itu akan memenuhi harapan kita.
Jika, ketika memutuskan untuk memasuki
Teknik-teknik
pengambilan keputusan Terprogram
Jenis-jenis keputusan Tradisional Modern
Keputusan rutin yang
terus berulang Kebiasaan Riset operasi : Analisis matematis
model Organisasi
mengembangkan proses khusus untuk
menanganinya.
Pekerjaan rutin: Prosedur operasi
Pemrosesan data elektronik
Keputusan terprogram adalah keputusan yang
diambil berdasarkan kebiasan, peraturan, atau
Keputusan tidak terprogram adalah
keputusan untuk menghadapi masalah
yang unik dan khusus
•
Teknik-teknik
•
pengambilan keputusan
Terprogram
Teknik-teknik pengambilan keputusan Tidak
Terprogram
Sistem pendukung keputusan
(decision support system : DSS)
Suatu informasi dan anlisis yang terkomputerisasi adalah suatu aplikasi teknologi komputer yang dapat membantu manajer dalam mengambil keputusan.
Sistem informasi ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem informasi manajemen yang mana lebih menuntut para manajer bekerja dengan sistem pemrosesan data organisasi disertai dengan
kemampuan untuk menganalisis informasi tersebut.
Salah perkembangan terbaru dari sistem pendukung keputusan
kelompok (group decision support system). Dengan menggunakan sistem
Kepastian, resiko dan
ketidakpastian
Kepastian
,
kita dapat mengetahui apa
yang akan terjadi pada waktu yang akan
datang. Tersedia informasi yang akurat
dan dapat diukur.
Resiko,
kita dapat mengetahui seberapa
besar probabilitas dari setiap jalan.
Pemecahan masalah manjerial
Penemuan masalah dan kesempatan/peluang. Menurut Guth dan Tguiri jenis-jenis masalah dan kesempatan yang dipilih oleh para manajer untuk dikerjakan, dipengaruhi oleh :
a. Nilai dan latar belakang.
b. Nilai-nilai ekonomi, mereka biasanya ingin mengambil keputusan tentang hal-hal yang praktis, seperti keputusan yang menyangkut pemasaran, produksi atau laba.
c. Orientasi mereka lebih bersifat teoritis, mereka akan memperhatikan prospek jangka panjang organisasi merek
Proses penemuan masalah
William Pound melukiskan 4 situasi yang menyiagakan para manajer pada masalah-masalah yang mungkin ada :
Bila ada penyimpangan dari pengalaman yang lampau.
Contoh : penjualan tahun ini lebih rendah daripada penjualan tahun lalu.
Bila orang-orang lain menyajikan masalah kepada manajer.
Contoh : keluhan pelanggan tentang keterlambatan pengiriman, manajer yang lebih tinggi menetapkan standar prestasi yang baru untuk departemen manajer tersebut.
Bila ada penyimpangan dari rencana yang telah ditetapkan. Proyeksi atau pengharapan manajer tidak terpenuhi.
Contoh : tingkat laba lebih rendah dari yang diharapkan.
Bila para pesaing lebih berprestasi daripada organisasi itu.
Penemuan kesempatan peluang
Perangkap-perangkap manajerial dalam penemuan masalah
1. Kaitan palsu peristiwa
a. Asumsi yang salah bahwa peristiwa-peristiwa itu sama.
b. Asumsi yang salah bahwa peristiwa-peristiwa terlibat penting. 2. Penghargaan palsu peristiwa
a. Asumsi yang salah bahwa peristiwa-perstiwa tidak akan terjadi.
b. Asumsi yang salah bahwa peristiwa-peristiwa telah terjadi. c. Gagal menangkap laporan yang diluar dugaan sehingga
pertentangan dengan harapan.
d. Persepsi pribadi serta gambaran masyarakat yang palsu
e. Adanya informasi yang bermakna ganda tentang kenyataan yang sukar sehingga pasti akan menggambarkan
keputusan yang buruk.
Hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang
manajer ketika menghadapi suatu masalah
Apakah masalah itu mudah ditangani?
Seberapa sulit masalah itu dihadapi, sedangkan yang lainnya tidak.
Keputusan yang diambil dengan cepat dibenarkan dalam memecahkan masalah yang tidak penting.
Mungkinkah masalah itu selesai dengan sendirinya?
Seorang manajer dapat menentukan prioritas untuk menangani masalah yang ada. Oleh karena itu, seorang manajer harus mampu menyusun peringkat dasar menurut urutan pentingnya.
Apakah saya harus mengambil keputusan iti?
Seorang manajer harus mampu memutuskan apa yang dapat
dipertanggung jawabkan untuk mengambil keputusan. Kebiasaan
Proses pemecahan
masalah yang rasional
Pembuatan
diagnosa
4 tahap utama dalam
proses pemecahan masalah rasional
Tahap 1: selidiki situasi
Proses pemecahan masalah dimulai bila masalah telah ditemukan untuk diambil tindakan.
a. Suatu penyelidikan memiliki 3 aspek :
Rumuskan masalah
Identifikasikan tujuan keputusan
Diagnosa penyebab