• Tidak ada hasil yang ditemukan

Material handling Tata letak fasilitas T

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Material handling Tata letak fasilitas T"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

Material handling

(2)

Material Handling atau Perpindahan Bahan merupakan aktivitas memindahkan bahan/material dari suatu titik ke titik lainnya

(dengan jarak tertentu)

Perpindahan merupakan gerakan yang tidak

produktif, tidak ada value added pada produk

(3)

UKURAN JARAK

Surface Grinder

Horizontal Band Saw

A

(4)

Kegiatan perpindahan bahan mencapai 50% - 70% dari total waktu produksi

(sumber : Apple,1977)

MATERIAL HANDLING = WASTE

(5)

SUPPLIER / VENDOR / PEMASOK

KONSUMEN/CUSTOMER/USER

: MATERIAL HANDLING

PROSES PRODUKSI

(6)

Beberapa contoh Material Handling

Pengemasan dan pengepakan di pabrik pemasok/supplier

Loading dari gudang ke alat pengangkut

Transportasi ke customer

Unloading di pabrik customer

Proses penerimaan barang di customer

Pengangkutan bahan ke gudang

Pengiriman barang untuk proses produksi (transfer barang)

Work in process

Transportasi dalam proses produksi

Perpindahan dalam/antar departemen

Packaging

Pengangkutan ke gudang barang jadi

(7)

1

(8)

4

Source & Destination

Scope

- point to point - area

- activities involved * vendor (thru..to)

* Characteristics - Other building - Distant Location - Other

Internal

- Same department - Other department - Next workplace - Other floor

Load/unload

(9)

8

- required capacity - time/load

- number of loads - hours/year - number of pieces of equipment

Cost

- Equipment cost/ hour - Annual cost

Area

METHOD

MATERIAL HANDLING

(10)

PRINSIP

PRINSIP MATERIAL HANDLING

(1)

Orientation

Bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan dan identifikasi besarnya permasalahan, pembatas dan tujuan.

Planning

Membangun rencana yang fleksibel dan relevan untuk masa mendatang

System

Mengintegrasikan seluruh aktivitas mulai dari receiving sampai delivery.

Unit Load

Unit load dirancang sebesar mungkin.

Space Utilization

Memakai volume ruangan seefektif mungkin.

Standardization

(11)

PRINSIP

PRINSIP MATERIAL HANDLING

(2)

Ergonomic

Merancang peralatan dan metode dengan memperhitungkan interaksi manusia dan mesin

Energy

Perhitungkan kebutuhan energi dan biayanya

Ecology

Usahakan menggunakan peralatan dan metode yang dapat mengurangi efek pada lingkungan

Mechanization

Jika memungkinkan, metode mekanik akan lebih efisien

Flexibility

(12)

PRINSIP

PRINSIP MATERIAL HANDLING

(3)

Simplification

Sederhanakan, gabungkan atau jika mungkin hilangkan perpindahan atau peralatan yang tidak perlu

Gravity

Gunakan gaya gravitasi sebenyak-banyaknya dalam perpindahan bahan

Safety

Gunakan peralatan pemindahan yang aman

Computerization

Gunakan sistem terkomputerisasi dalam proses perpindahan maupun dalam pengontrolan perpindahan.

System Flow

(13)

PRINSIP

PRINSIP MATERIAL HANDLING

(4)

Layout

Evaluasi setiap alternatif layout dan pilih yang paling efisien dan efektif

Cost

Evaluasi setiap alternatif penyelesaian dan pilih berdasarkan biaya per unit pengangkutan.

Maintenance

Lakukanlah preventive maintenance

Obsoloscence

(14)

Items or bulk material arranged so that

they can be picked up and delivered as one load

UNIT LOAD

The larger the unit load, the lower the cost

per unit handled.

We need to determine the device and type

of pallets or containers that will be used for

(15)

Unit Load Procedure

1.

Determine whether the unit load concept is

applicable

2.

Select the unit load type

3.

Identify the most remote source of a potential

unit load

4.

Determine the farthest practicable destination

for the unit load

5.

Established the unit load size

6.

Determine the unit load configuration

(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

Space utilization principle

• In work areas, cluttered, unorganized spaces and blocked aisles should be eliminated

• In storage areas, the objective of maximizing storage density must be balanced againts accessibility and selectivity

(22)

Mhd fits in the overall system

• Does it permit flexibelity?

• Is it inexpensive and easy to maintain?

• Can it be integrated with the existing systems?

(23)

8 Basic types of MHD

1.

Conveyor

fixed-path MHDs

2.

Palletizers

3.

Pallet Lifting Devices

4.

Trucks

5.

Robots

6.

Automated Guided Vehicles (AGVs)

7.

Jibs, Cranes and hoists

8.

Warehouse material handling systems

(24)

CONVEYORS

Accumulation conveyors

Belt conveyors

Buckets conveyors

Can conveyors

Chain conveyors

Gravity conveyors

Pneumatic/Vacuum conveyors

Power and free conveyors

Roller conveyors

Screw conveyors

Skid conveyors

Slat conveyors

Tow line conveyors

Trolley conveyors

(25)

TRUCK

• Hand truck

• Fork lift truck

• Pallet truck

• Platform truck

• Counterbalanced truck

• Tractor-trailer truck

(26)
(27)

ROBOT

• Point to point robots

• Contouring or continuous robots

• Walkthrough or teach robots

• Leadthrough or teach pendant robots

• Hydraulic robots

(28)
(29)

References

• Heragu, S. (2008). Facilities Design (3rd Ed.). CRC Press.

(30)

Warehouse

design & layout

(31)
(32)

Jaringan Distribusi dan Warehouse

• PERSEDIAAN (penyeimbang dan penyangga akibat adanya perbedaan antara perencanaan produksi dengan permintaan aktual)

• KONSOLIDASI BARANG (penggabungan barang-barang dari beberapa pabrik atau gudang kecil sebelum dikirimkan)

(33)

Fungsi-fungsi umum Warehouse

• Provide temporary storage of goods

• Put together customer orders

• Serve as a customer service facility

• Protect goods

• Segregate hazardous or contaminated materials

• Perform value-added services

(34)

Storage Medium

• Stacking Frames

• Cantilever Racks

• Selective Rack

• Flow Rack

(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)

Storage and Retrieval Systems

Person-to-item

Rak penyimpanan statis (diam) dan orang/mesin yang mendatangi lokasi barang dan mengambilnya.

Item-to-person

(42)

Lokasi Gudang

• Penentuan lokasi gudang didirikan merupakan permasalahan awal dan kritis dalam perancangan gudang.

• Permasalahan berikutnya adalah berapa unit gudang yang harus dibangun serta luas dari tiap unit gudang tersebut.

(43)

Layout Gudang secara umum

• Layout gudang tergantung beberapa hal, yaitu:

• Barang yang disimpan

• Luas lahan yang tersedia

• Tinggi bangunan

• Storage media yang digunakan

• S/R methods

(44)
(45)

Lokasi dan Layout Galangan

• Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam perancangan galangan:

• Waktu pengiriman dan penerimaan barang

• Jumlah dan rata-rata truk yang dilayani per hari

• Jumlah dan rata-rata barang yang dilayani per hari

• Trend atau pola naik turunnya jumlah layanan

• Tipe barang yang dilayani (ukuran, bentuk, dan packaging)

(46)

Storage Layout Planning

• Prinsip yang diperhitungkan dalam perencanaan gudang:

• Popularity (Frekuensi perpindahan barang, masuk dan keluar)

• Similarity (item yang diterima dan dikirim bersamaan, seharusnya disimpan bersama)

(47)

Storage Policies

• Random storage policy

• Dedicated policy

• Cube-per-order index (COI) policy

• Class-based storage policy

(48)

Penyimpanan barang berdasarkan

popularitas barang yang disimpan

• Dirancangan berdasarkan hukum Pareto: 80% the

turnover will be as the result of 20% of material stored .

• Sehingga 20% material yang menentukan tersebut

dipertimbangkan untuk

disimpan dan diambil dalam jarak yang paling pendek.

• Barang yang masuk dalam kategori fast moving

diletakkan mendekati pintu masuk atau/dan keluar.

(49)
(50)

Rencana Penyimpanan

berdasarkan karekteristik barang

Barang mudah busuk/tidak tahan lama, seperti ikan, sayur, buah, dll. Media penyimpanan dirancang dengan temperatur yang khusus.

Barang yang berdimensi khusus/tidak standar. Barang yang dimensinya tidak umum baik panjang ataupun luasannya. Sehingga memerlukan rak/media simpan yang fleksible dari dimensi dan ketinggiannya.

Barang berbahaya/beracun, seperti cat, pernis, bahan kimia yang mudah meledak, dll. Penanganan khusus terhadap barang ini diatur dalam

regulasi safety dan harus menempati lokasi yang aman dan terisolir.

Barang berharga/kecil. Penanganan barang yang mudah dicuri dan bernilai tinggi harus mempertimbangkan penjagaan dan lokasi

penempatan yang aman.

Barang yang bersesuaian. Barang yang akan rusak jika ditempatkan

berdekatan dengan barang yang mempengaruhinya secara kimia ataupun secara fisik. Seperti margarin, jika disimpan diruang pendingin bersamaan dengan ikan, maka bau ikan akan mempengaruhi/merusak aroma

(51)

REFERENCES

• Heragu, S. (2008). Facilities Design (3rd Ed.). CRC Press.

(52)

Referensi

Dokumen terkait

Lama Terapi : belum ada kesepakatan berapa lama pengobatan anti koagulan harus diberikan pada pasien kanker => selama resiko VTE meningkat dgn faktor “predisposing”

Ada dua alasan utama yang menjadi penyebab orang berperilaku tidak etis yaitu standar etika orang tersebut berbeda dari etika masyarakat secara umum

PNS tersebut sudah merasa nyaman dengan pekerjaannya karena sesuai dengan passionnya, maka yang bersangkutan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang D-4/S-1 jurusan komputer

Data hasil penelitian yang ditabulasikan dalam bentuk diagram batang dan gambar struktur mikro serta penampang patahan diketahui ada perbedaan karakteristik kekuatan tarik statis

Sehingga ada hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara pola penggunaan media dalam menonton tutorial videografi pada channel YouTube Goenrock,

beberapa jenis seperti daun kemanden, daun rosela, majakan, kayu rapet, gambir, jambe pinang, daun secang (3) pembuat dan penjual jamu, yaitu jamu yang dijual di toko atau kios

Maka ketika pemirsa melihat iklan sabuk mandi Lux sebagai misal, dengan semua bintang dan calon bintangnya adalah artis wanita cantik dan bagaimana mereka semua

Berdasarkan tabel 4.2 diatas dapat diketahui bahwa hasil jawaban responden tentang indikator kelancaran ditemukan 2 responden (1.9%) menjawab sangat tidak setuju, 7