RISIKO KEPATUHAN
(COMPLAINCE RISK)
OLEH :
MUHTAR
DEFINISI
Resiko kepatuhan merupakan risiko
yang disebabkan bank tidak mematuhi/
tidak melaksanakan peraturan
PEDOMAN PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO
KEPATUHAN
1.
Bank melakukan identifikasi dan analisis
thd beberapa faktor yg dapat
meningkatkan eksposur risiko kepatuhan
dan brpengaruh secara kuantitatif kepada
rugi laba dan pedoman bank, seperti :
a)
Aktivitas usaha bank;
b)
Ketidakpatuhan bank;
c)
Litigasi, yaitu jumlah dan materialitas
dari tuntutan litigasi dan keluhan
2.
Bank harus memastikan efektivitas
penerapan manajemen risiko kepatuhan,
antara lain :
a)
Kebijakan
Ketetapan penetapan limit risiko yg telah
ditetapkan;
Konsistensi kebijakan manajemen risiko
dengan arah dan strategi usaha bank;
Penerapan kepatuhan, pengaturan tanggung
jawab dan akuntabilitas pada seluruh jenjang
organisasi;
Kebijakan mengecualikan suatu pengambilan
keputusan yg menyimpang (
irregularities
);
Penerapan kebijakan pengecekan kepatuhan
LANJUTAN...
b)
Prosedur
Ketetapan waktu mengkomunikasikan kebijakan
kepada seluruh pegawai pada setiap jenjang
organisasi;
Kecukupan pengendalian terhadap
pengembangan produk baru;
Kecukupan laporan dan sistem data;
Kecukupan pengawasan komisaris dan direksi
bank;
Kecukupan pengendalian intern bank, termasuk
aspek pemisahan fungsi dan pengendalian
berlapis (
dual control
);
Sistem informasi manajemen yang tepat waktu
Efektivitas dari pengendalian terhadap akurasi,
kelengkapan, dan integritas data;
Kecukupan proses menginterpretasikan
(penafsiran) perindang-undangan dan ketentuan
yg berlaku;
Komitemen bank untuk memastikan bahwa
sumber daya Bank telah tepat dialokasikan untuk
kepentingan pelatihan karyawan dan peningkatan
budaya kepatuhan;
Identifikasi dan tindakan korektif yang tepat
waktu terhadap perundang-undangan dan
ketentuan berlaku;
Kecukupan menginterpretasikan aspek kepatuhan
SUMBER DAYA INSANI
1.
Ketetapan program kompensasi dan
pengolaan kinerja karyawan dan pejabat
bank;
2.
Tingkat turn over karyawan dan pejabat
bank yg menduduki posisi yg strategis
pada bank;
3.
Kecukupan program pelatihan;
4.
Kecukupan kompensasi Komisaris dan
direksi bank;
5.
Tingkat pemahaman dan kesusaian arah
SISTEM PENGENDALIAN
1.
Efektivitas dan independensi fungsi audit,
quality assurance unit (bila ada), dan Satuan
Kerja Manajemen Risiko;
2.
Akurasi, kelengkapan, dan integritas laporan
serta sistem informasi manajemen;
3.
Keberadaan sistem pemantauan terhadap
irregularities yang mampu mengindentifikasi
dan mengukur peningkatan terhadap frekuensi
dan jumlah eksposur risiko;
4.
Tingkat responsif Bank terhadap penyimpangan
terhadap kebijakan dan prosedur intern bank;
5.
Tingkat responsif Bank terhadap penyimpangan
Nasabah BSM Khawatir Soal Dana Simpanannya
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan
Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri pada Rabu (23/10) kemarin mengamankan tiga
pimpinan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Bogor terkait kasus kredit fiktif di bank syariah tersebut. Peristiwa tersebut cukup mengejutkan nasabah BSM Cabang Bogor.
Pratiwi (25) salah satu nasabah BSM Cabang Bogor, sempat merasakan kekhawatiran dengan peristiwa tersebut. Ia mengaku sempat mengecek nominal rekening dan transaksi pengiriman gaji di BSM pasca mendapat kabar kejadian penangkapan tersebut.
BANK SYARIAH MANDIRI
DIMINTA TINGKATKAN MODAL
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara mendorong Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk meningkatkan modal hingga menjadi Rp 5 triliun sebagai syarat menjadi bank trustee. Dengan menjadi bank "trustee", menurut Menteri BUMN Dahlan Iskan, BSM dapat menjalankan sejumlah kegiatan antara lain agen pembayar, agen investasi dana secara konvensional atau syariah, dan agen peminjaman.
"Kami sudah minta Bank Syariah Mandiri meningkatkan ekuitas menjadi Rp 5 triliun, dari saat ini sekitar Rp4,8 triliun," kata Dahlan usai menggelar Rapat Pimpinan Kementerian BUMN di Gedung
Sarinah, Jakarta, Kamis (3/10).
Menurut Dahlan, dengan terpenuhinya ekuitas Rp 5 triliun, BSM yang merupakan anak usaha PT Bank Mandiri ini bisa menyelenggarakan semua jenis jasa perbankan. "Selama ini Bank Syariah Mandiri