• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS HOMOLOGASI DALAM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) SEBAGAI UPAYA PENCEGAH TERJADINYA KEPAILITAN (Studi Putusan No.59/Pdt.Sus-PKPU.PN.Niaga.Jkt.Pst)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS HOMOLOGASI DALAM PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (PKPU) SEBAGAI UPAYA PENCEGAH TERJADINYA KEPAILITAN (Studi Putusan No.59/Pdt.Sus-PKPU.PN.Niaga.Jkt.Pst)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Debitor pailit yang telah memenuhi kewajiban kepada kreditor, harus mengajukan rehabilitasi kepada Pengadilan Niaga, agar berwenang kembali melakukan kegiatan usaha dan

Penundaan kewajiban pembayaran utang adalah prosedur hukum (upaya hukum) yang memberikan hak kepada setiap debitor yang tidak dapat atau memperkirakan tidak dapat

(1) Apabila jangka waktu penundaan kewajiban pembayaran utang sementara berakhir, karena Kreditor tidak menyetujui pemberian penundaan kewajiban pembayaran utang

87 Munir Fuady dalam karyanya berjudul “Pengantar Hukum Bisnis” mengemukakan bahwasanya penundaan kewajiban pembayaran utang (berikutnya disingkat PKPU) merupakan

PKPU dapat diajukan secara sukarela debitor sendiri maupun diajukan oleh kreditor yang telah memperkirakan bahwa debitor tidak bisa melanjutkan pembayaran utang-utangnya

Undang-undang mewajibkan begitu permohonan PKPU sementara diputus oleh pihak Pengadilan Niaga pengurus wajib segera mengumumkan putusan PKPU dalam Berita Negara Republik

Berdasarkan Pasal 226 Undang Undang Nomor 37 tahun 2004 tentang kepailitan dan penundaan kewajiban pembayaran utang, pengurus wajib segera mengumumkan putusan penundaan

Apabila Sastrawidjaja memandang bahwa kreditor memohon Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atas dasar lebih mudah ditangani Pengadilan dibandingkan melakukan