• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISPRING PEKERJAAN BATU & BETON

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ISPRING PEKERJAAN BATU & BETON"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

(1)

PEKERJAAN BATU DAN BETON

KONSTRUKSI BANGUNAN

PRAKTIKAN

RIZKY MUHAMMAD

FAISAL

SMKN 2 GARUT

TEKNIK GAMBAR BANGUNAN

MENU

(2)

KD dan Indikator

pembelajaran

(3)

KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2: Menghayati dan mengamalkan perlaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifk sesuai dengan bakat dan mintanya untuk memecahkan masalah.

KI 4: Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

KOMPETENSI INTI

KOMPETENSI INTI

MENU

(4)

Kompetensi Dasar

3.7 Mengkategori macam-macam pekerjaan konstruksi batu dan beton

4.7 Mendemonstrasikan pekerjaan konstruksi batu dan beton

 

Indikator Pembelajaran

3.7.1 Mengemukakan Pekerjaan Pengukuran Lapangan 3.7.2 Menegaskan Pekerjaan Memasang Papan Duga 3.7.3 Mengaitkan Pekerjaan Dinding Bangunan

KD dan Indikator

Pembelajaran

KD dan Indikator

Pembelajaran

MENU

(5)

Dengan pembelajaran model

discovery

learning,

siswa dapat Mengkategori

macam-macam pekerjaan konstruksi batu

dan beton serta Mendemonstrasikan

pekerjaan konstruksi batu dan beton

secara tanggung jawab, jujur, peduli,

kerjasama , santun, percaya diri, dan

disiplin.

Tujuan Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

MENU

(6)

INFORMASI

INFORMASI

Media pembelajaran ini dibuat menggunakan Software Ms. Power Point dan Ispring Presenter

Materi disusun berdasarkan modul pembelajaran oleh:

Tidak ada hak cipta 2016

Enden Lesmanawati, M.Pd NIP. 197105151998012001

(7)

SMKN 2 GARUT

SMKN 2 GARUT

Website

Website

Petunjuk

Arah

(8)
(9)

Pekerjaan Pengukuran

Lapangan

1.Pengukuran Membuat

Garis Siku

(10)

Pengukuran Membuat

Garis Siku

Perbandingan

Antar Sisi

(11)

Pengukuran Membuat

Garis Siku

langkah-langkah kontrol garis sku-siku: dengan CD berpotongan di titik D, membentuk bidang segi empat,

d. Jarak diagonal BC harus sama panjang dengan AD,

e. Bila jarak diagonal antara BC dengan AD belum sama panjang, maka garis yang menghubungkan titik CAB belum membentuk siku-siku,

(12)

Pengukuran Garis Siku

dengan Alat Survey

(13)
(14)

Pengukuran Membuat Bidang

Datar Menggunakan Selang Air

(15)

langkah

kerja

1) Persiapkan alat yang digunakan untuk pengukuran dan periksa bila ada kemungkinan kerusakan pada alattersebut;

2) Isi slang plastik dengan air bersih, hingga tidak ada gelembung udara(usahakan slang plastik berwarna putih dan berdiameter 1 cm);

3) Tentukan jarak antara dua titik antara belakang misal A dan mukamisal B, dimana jarak disesuaikan dengan panjang slang plastik,dirikan jelas pada A dan B.

4) Rentangkan slang plastik antara titik A dan B, tunggu hingga kedua permukaan air slang tidak bergerak dan tenang

5) Ukur ketinggian dari dari muka tanah sampai dari muka air padaslang titik A (catat sebagai bacaan belakang B. demikian pulaketinggian dari muka tanah sampai muka air pada slang dititik B (catatsebagai bacaan muka B). disamping itu juga diukur jarak mendasardari A ke B.

(16)
(17)
(18)

pedoman dan

persyaratan

memasang bouwplank

1) Bahan Bouwplank dibuat dari kayu yang mudah dikerjakan dan kuat

2) Titik hasil uitzet ditempatkan dengan tanda yang jelas, gunakan paku dan atau cat sebagi tanda batas garis dan penarikan benang,

diusahakan bowplank tidak goyang pada saat pelaksanaan pekerjaan pemasangan bangunan, seperti galian, pemasanagan batu, dan lain lain. 3) Letak kedudukan bowplank harus seragam, dan sisi atas bowplank harus terletak satu bidang rata (horizontal) dengan papan bowplank lainnya.

4) Garis benang bowplank merupakan bagian batas atau garis pedoman

pelaksanaan pekerjaan.

(19)

Posisi Benang Pada

Papan Bouwplank

Bidang atas papan bangunan biasanya harus benar-benar

siku, karena hal tersebut sebagai

acuan untuk

(20)

Sambungan Papan

Bowplank

Sambungan papan bouwplank diusahakan terletak pada sumbu patok, sehingga jarak

patok harus memperhitungkan terhadap panjang papan yang akan dipergunakan

sebagai bouwplank.

Bila sambungan papan bouwplank

(21)

Pekerjaan Dinding

Bangunan

salah satu elemen tegak (vertical) pada

bangunan

berfungsi sebagai penutup atau pembatas

ruangan

membentuk dan melindungi isi bangunan

Dinding yang dirancang dengan kuat, berfungsi

(22)

Jenis Dinding

Bangunan

1) Structural; yaitu dapat memikul beban beban merata, bahan harus

kaku dan kokoh dan bisanya jenis ini dibuat dari bahan; a) Batu alam min. tebal 30 cm, b) Batu buatan, dan c) Beton/Beton bertulang.

2) Non structural; yaitu tidak memikul beban, biasanya digunakan untuk bangunan ringan dan dapat dianggap memikul dengan syarat dinding elemen penyebar beban harus kaku, dinding penyekat tersebut harus pula cukup kokoh dan kaku. Jenis sdidnding ini biasanya terbuat dari; a) Batu alam

b) Batu buatan; Batako, batu bata, bata celcon atau hebel c) Kayu (triplek, plywood, Partisi)

d) Metal (baja, seng, alumunium) e) Plastic

f) Kaca

(23)

Ukuran

Bata

Proporsi ukuran bata merah standar SNI 15-2094-1991: panjang 240 mm, lebar 115 mm dan tebal 52 mm

Panjang 230 mm, lebar 110 mm dan tebal 50 mm

Sebagai acuan umum, dapat dipakai bata merah dengan rentang dimensi: panjang = 19 cm - 24 cm

(24)

Ukuran bata merah yang terlalu kecil akan menyebabkan borosnya pemakaian spesi untuk perekat pasangan bata. Ukuran bata merah yang

(25)

Bata Merah yang

Baik

Setelah direndam air 24 jam, tidak boleh menjadi rapuh dan mudah hancur

Bata merah tidak boleh mengandung terlalu banyak garam :

• rendam bata dalam posisi tegak (berdiri)

• diamkan selama 24 jam

lihat apakah muncul bercak putih di permukaan, tidak boleh lebih dari 50%

permukaan tidak terendam muncul bercak putih (akibat garam yang tertarik

dari proses penyerapan air) Bata merah yang baik tidak

menyerap air lebih dari 10% berat keringnya :

• timbang bata merah kering

• rendam dalam air selama 24 jam

(26)
(27)

Dinding Bata

Hebel

Hebel adalah jenis bahan pembentuk dinding dari bahan pabrikan, yang terbuat dari campuran semen, pasir

(silica), dan kapur, lalu dicampur air dan bahan

pengembang setelah itu diproses dengan diberi uap air tekanan tinggi dimana dalam pembentukannya gas-gas dibuang, kemudian kantong-kantong udara dimanfaatkan

(28)

UK 10 cm x 19 cm x 59 cm atau UK 60 cm

x 20 cm

(29)

keuntungan

menggunakan

Hebel sebagai

dinding

Pemasangan CepatSolid

Tahan ApiPresisi

(30)

kekurangan

dinding bata hebel

Harga relative lebih mahal dibanding

bata/batako

Tidak semua tukang mampu memasang hebel. Pembelian melalui pemesanan pada toko yang

(31)

Dinding Batako

salah satu bahan bangunan yang berupa batu-batuan yang pengerasannya tidak dibakar

dengan bahan pembentuk yang berupa campuran pasir, semen, air dan dalam pembuatannya dapat ditambahkan dengan

(32)
(33)

Pengertian Batako, menurut PUBI

(Persyaratan

Umum Bahan Bangunan di Indonesia) tahun

1982 pasal 6

“Batako adalah bata yang dibuat dengan mencetak dan memelihara dalam kondisi lembab”

Menurut SNI 03-0349-1989

“Conblock (concrete block) atau batu

cetak beton adalah komponen bangunan yang dibuat dari campuran semen Portland atau

pozolan, pasir, air dan atau tanpa bahan tambahan lainnya (additive), dicetak

sedemikian rupa hingga memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai bahan untuk pasangan

(34)

Bentuk Batako

batu cetak yang

berlubang (hollow

block)

(35)

Klasifkasi Batako

Batako Normal, densitas

sekitar 2200-2400 kg/

m3

(36)

Spesifkasi Umum

Batako

Berat jenis normal 1000 kg/m3

Berat jenis kering 950 kg/m3

Kuat tekan : 5,5 N/mm²

Tebal spesi : 20 – 30 mm

(37)

Keuntungan Menggunakan

Batako sebagai Dinding

Bangunan

1) Secara kuantitatif dalam pemasangan

dinding, jumlahnya lebih sedikit bila

dibanding dengan batu bata.

2) Memasang lebih cepat, dan dimensi

ukruan lebih seragam dibanding bata merah.

3) Tidak perlu diplester untuk menghemat

biaya

(38)

Kekurangan Menggunakan

Batako sebagai Dinding

Bangunan

1) Gampang retak pada dinding

2) Gampang pecah, sehingga

membutuhkan ekstra ketika

pengangkutan dan pemasangan

3) Kurang baik untuk insulasi

(39)

Batako Putih

Terbuat dari campuran trass, batu kapur, dan air, dan sering juga disebut batu cetak kapur trass

Trass merupakan jenis tanah yang berasal dari lapukan batu-batu yang berasal dari gunung berapi, warnanya ada yang putih dan ada juga

yang putih kecokelatan

UK: panjang 20 cm–30 cm, tebal 8 cm–10 cm, dan tinggi

(40)

Batako Semen

Terbuat dari campuran semen dan pasir

Ukuran dan model lebih beragam dibandingkan

dengan batako putih

Menggunakan dua lubang atau tiga lubang

disisinya untuk diisi oleh adukan pengikat

Ukuran batako semen:

o panjang 36 cm–40 cm,

o tinggi 18 cm–20 cm dan

(41)

Kelebihan dinding

menggunakan batako

semen

1) Lebih kedap air

2) Pemasangan lebih cepat

3) Membutuhkan rangka beton pengaku relatif lebih sedikit, yaitu antara 9-12 m2 luas bidang dinding

4) Ukuran material lebih presisi dan seragam 5) Ketersediaan material relatif terjamin, serta fluktuasi harga tidak terlalutinggi karena proses pembuatannya tidak terlalu dipengaruhi oleh

(42)

Kekurangan dinding

menggunakan batako

semen

1) Harga relatif lebih mahal dibanding batako tras. 2) Mudah terjadi retak rambut pada dinding.

(43)

Proses produksi

batako

1) Pasir diayak untuk mendapatkan pasir yang halus dengan menggunakan mesin/manual.

2) Pasir tanpa diayak dan semen diaduk sampai rata dengan menggunakan mesin pengaduk/manual dan setelah rata

ditambahkan air.

3) Adonan pasir, semen dan air tersebut diaduk kembali sehingga

didapat adukan yang rata dan siap dipakai.

4) Adukan yang siap dipakai ditempatkan di mesin pencetak batako/paving block dengan menggunakan sekop dan di

atasnya

(44)

5) Dengan menggunakan lempengan besi khusus tersebut dipres/ditekan sampai padat dan rata

mekanisme tekan pada mesin cetak.

6) Batako/paving block mentah.yang sudah jadi tersebut kemudian dikeluarkan dari cetakan

dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan alat cetak.

7) Berikutnya alat cetak dibalik dengan hati-hati Skala produksi dan keunggulan produk akhir

sehingga batako l paving block mentah tersebut keluar dari alat cetaknya.

8) Proses berikutnya adalah mengeringkan batako/paving block mentah dengan cara

diangin-anginkan atau di jemur di bawah terik matahari sehingga didapat batako/ paving block yang sudah jadi

(45)

pengunaan batako

sebagai dinding

bangunan

1. Penyimpanan, diusahakan di dalam keadaan cukup kering 2. Untuk Keamanan konstruksi batako, sebaiknya disusun

maksimal per lima lapis.

3. Pemasangan tidak perlu dibasahi terlebih dahulu, serta tidak boleh direndam air.

(46)

Rangka Pengkaku

untuk Dinding Batako

Untuk memperkuat dinding batu batako juga digunakan rangka pengkaku yang terdiri dari

kolom atau balok beton bertulang yang dicor di dalam lubang-1ubang batu batako.Kolom beton ini selalu dipasang disudut-sudut, pertemuan dan persilangan dinding seperti terlihat padagambar diatas.Jika dinding bersilangan salah satu dinding

(47)

Teknik dan Susunan Pemasangan

Batako yang

dipersyaratkan untuk dipedomani

Konstruksi Batako Hubungan Sudut

Konstruksi Batako Sudut Dengan Penguat Kolom Konstruksi Batako Hubungan Persilangan

(48)
(49)
(50)

Konstruksi Batako

(51)

Konstruksi Batako

(52)

Konstruksi Batako

(53)

Dinding Batu Alam

Batu alam membuat tampilan ruangan jadi

alami, bentuk, tekstur, dan motifnya mampu membuat suasana ruang berubah sejuk alami

batu alam dapat menghasilkan beragam pola

dan tampilan

Dinding batu alam biasanya terbuat dari

(54)

Prinsip pemasangannya hampir sama dengan batu

bata, dimana siar vertikal harus dipasang selang-seling, untuk menyatukan batu diberi adukan

seperti campuran ½ PC : 1 kapur : 6 pasir untuk bagian dinding di atas permukaan tanah.

Batu alam biasanya digunakan untuk pondasi

rumah, meski begitu, tersedia juga batu kali lempengan. Bentuk dan ukuran batu alam biasanya tidak teratur, lempengan batu ini biasa

(55)

batu andesit, batu ini paling keras di antara batu

alam yang umum dipakai. Tingkat porositasnya paling kecil karena berpori rapat, warnanya

gelap, ukuran yang tersedia mulai 5 cm x 20 cm, sampai 20 cm x 40 cm, dengan

(56)

Dinding Penahan

Tanah

Dinding penahan tanah adalah suatu konstruksi yang berfungsi untuk menahan

tanah lepas atau alami dan mencegah

keruntuhan tanah yang miring atau lereng yang kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng

(57)

Tanah yang tertahan memberikan dorongan secara aktif pada struktur dinding sehingga struktur akan cenderung terguling atau tergeser.

Fungsi utama dari dinding penahan tanah adalah menahan tanah yang berada

dibelakangnya dari bahaya longsor akibat benda-benda yang ada atas tanah, adanya berat tanah,

(58)

Dinding penahan merupakan dinding

yang dibangun untuk menahan

massa tanah di atas struktur atau

bangunan yang dibuat. Jenis

konstruksi dapat dikonstribusikan

merupakan konstruksi dengan

(59)

Fungsi Khusus DPT

Fungsi khusus yang dapat diberikan oleh dinding

pasangan batu yaitu, pemanfaatan ruang dari suatu pembangunan jenis sarana dan prasarana

lain, dan pemeliharaan, penunjang umur dan bagian dari jenis sarana dan prasarana lain.

Hal tersebut dapat terjadi pada dinding saluran irigasi, prasarana tepi jalan kondisi

(60)

Fungsi Khusus DPT

Dinding penahan tanah, biasanya dibuat dari

pasangan batu kali, yaitu pasangan batu yang dilekatkan dengan campuran semen, pasir dan air.

Dikenal beberapa jenis dinding penahan

tanah, seperti konstruksi batu kali murni, batu kali dengan tulangan (gravity & semi

gravity), tembok yang dibuat dari bahan kayu

(61)
(62)

1) Kelebihan beton

dapat dibentuk sesuai keinginan,

mampu memikul beban tekan

yang berat,

(63)

2) Kekurangan Beton

• bentuk yang sudah dibuat sulit untuk

diubah, pelaksanaan pekerjaan memerlukan ketelitian yang tinggi, berat,

• daya pantul suara besar,

• membutuhkan cetakan sebagai alat pembentuk,

• tidak memiliki kekuatan tarik,

• setelah dicampur beton segera mengeras, dan

(64)

Dinding Partisi

partisi berarti pembatas atau

sekat ruangan

Bahan:

(65)

Papan Gypsum

Papan gypsum terdiri dari bahan gypsum yang dibungkus dengan kertas penguat di

(66)
(67)

Ketebalan Papan

Gypsum di Pasaran

9mm,

12mm

dan 15 mm

untuk

(68)

1) Ketahanan Terhadap Air

Karena kekuatan papan gypsum yang terletak pada kertas pembungkusnya, maka untuk

gypsum standar (plasterboard) yang ada

dipasaran rata-rata tidak tahan terhadap basah dan lembab, kertas akan mengelupas dan inti gypsum akan terurai. Bila memang memerlukan

gypsum sebagai partisi maka beberapa merk terkenal mengeluarkan type papan gypsum dengan pelapis yang lebih tahan terhadap lemba,

bukan basah, karena bahan gypsum memang tidak akan bertahan terhadap basah tentu dengan harga

(69)

2) Akustik

Bahan papan gypsum standar

(plasterboard) relatif lunak sehingga

bahan gypsum relatif bisa menyerap

suara dengan baik daripada dinding

bata. Papan gypsum cocok

digunakan untuk ruang-ruang yang

memerlukan peredaman suara, dan

karena sifat peredaman gypsum yang

baik inilah maka beberapa produsen

mengeluarkan panel peredam suara

(70)

3) Ketahanan

Terhadap Api

Papan gypsum standar (plasterboard) mempuyai lapisan kertas sebagai penguat, dan seperti kita

ketahui bahwa kertas adalah penghantar api, sehingga kurang aman terhadap api. Namun beberapa produsen menciptakan gypsum yang lebih tahan terhadap api dengan lapisan kertas

(71)

4) Ketahanan Terhadap

Benturan dan Goresan;

Aplikasi gypsum sebagai dinding partisi saat ini sudah menjadi suatu hal yang umum, namun dari berbagai kasus yang terjadi, pemasangan papan gypsum di ruang yang biasa dilalui banyak

orang cenderung mudah rusak dan gupil terutama di bagian sudut dinding seperti sebagai pelapis

kolom. Selain itu bila dinding tergores dengan sesuatu yang tajam maka dipastikan kertas akan

(72)

Papan Kalsium

Papan Kalsium terbuat dari panel kalsium-silikat dan menggunakan serat selulosa sebagai

penguat. Secara tampilan kasat mata papan kalsium menyerupai bahan plafon fbercement,

(73)

1) Ketahanan

terhadap air

Papan Kalsium lebih tahan terhadap air dan lembab. Bila terkena air, papan kalsium tidak

akan terurai seperti halnya papan gypsum, ataupun terkelupas seperti triplek atau

multiplek, namun dari beberapa pengalaman yang saya temui, papan kalsium bila terkena air

dan lembab akan mudah sekali terdapat bercak-bercak hitam, namun hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan pengamplasan

(74)

2) Akustik

Papan kalsium memiliki material yang

cukup padat, bahkan lebih padat dari

plesteran dinding bata pada umumnya,

oleh karena itu dari segi akustik papan

kalsium cenderung tidak dapat

menyerap suara dengan baik dan

(75)

3) Ketahanan

Terhadap Api

Bahan papan kalsium rata-rata tidak mudah

terbakar dan tidak juga menyebarkan nyala api, sehingga bahan ini sangat cocok untuk ruang-ruang yang membutukkan perlindungan

terhadap api, dan yang rentan pada

(76)

4) Ketahanan Terhadap

Benturan dan Goresan

Bahan dengan kerapatan yang padat, menjadikan papan kalsium cocok diaplikasikan di ruang

dimana banyak orang dan barang berlalu lalang. Papan Kalsium tidak mudah ”gupil” dan gores,

namun perlu dicatat bahwa papan kalsium mempuyai sifat yang lebih getas, sehingga bila

mengalami benturan yang cukup keras pada bagian yang tidak terdapat rangka bisa

mengalami keretakan, dan keretakan pada papan kalsium memang bisa diatasi dengan pemberiana plaster & compount seperti halnya pada gypsum,

(77)

Papan Triplek/

Multiplek

Papan Multiplek dibuat dari serutan kayu yang

dilapiskan secara vertical dan horizontal secara berselangseling antar lapisan, dan antar lapisan tersebut di press dengan tekanan tertentu dan

di lem. Dalam proses pembuatannya masing-masing lapisan pada triplek maupun multiplek

telah mengalami pengeringan yang sempurna dan telah difumigasi, sehingga menjadikan papan triplek/multiplek tahan terhadap rayap

(78)

1) Ketahanan

terhadap air

Papan Triplek/Multiplek bila dibiarkan tanpa

pelapis tidak akan tahan terlalu lama di tempat yang berair, namun bila hanya tersiram untuk jangka waktu yang tidak

terlalu lama, triplek /multiplek lebih bertahan daripada papan gypsum standar. Bila

direndam dalam air dalam waktu yang cukup lama maka papan akan mengelupas tiap

lapisannya, dan melapuk. Namun dengan

(79)

2) Akustik

Papan Multiplek memiliki

tingkat reduksi yang cukup

bagus tergantung juga

ketebalannya dan mudah

dibentuk, sehingga papan

multiplek cocok ruang yang

memerlukan pengaturan tata

(80)

3) Ketahanan

Terhadap Api

Sifat bahan dasar kayu sebagai

penghantar api, kayu olahan multiplek

sebaiknya dihindarkan untuk partisi

ruang- ruang yang kontak langsung

dengan api seperti dapur, dan

laboratorium penggunaan multiplek untuk

partisi ruang yang retan terhadap api

(81)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Lactobacillus acidophillus yang digunakan berpengaruh terhadap viabilitas BAL pada soyghurt enkapsulasi, konsentrasi

Rancangan optimasi produksi pada rantai pasok CPO dengan metode algoritma genetika menunjukkan hasil produksi optimum untuk Triwulan III 2017 adalah sebesar 12.202.285 kg,

Luar Daerah, Provinsi, SKPD, Mamuju Utara, Mamasa, Mamuju Tengah, Polewali Mandar, Majene, Mamuju (). Rekomendasi tentang arahan kebijakan perencanaan pembangunan

213 Eni Sumarti SDN Tukangan Pakualaman SDN UNGARAN 1 214 RITA INDRIYANTI SD Muhammadiyah Sapen 2 Gondokusuman SDN UNGARAN 1 215 Muhammad Asyrofuddin SD Muhammadiyah

Menurut kami dari firman Allah dan hadis Rasulullah di atas dapat disimpulkan bahwa pacaran merupakan pengaruh barat, maka dari itu jika kita tidak ingin seperti

Kajian ini mengkaji potensi teknologi pengoksidaan Fenton menggunakan biji limonit sebagai pemangkin kepada hidrogen peroksida untuk merawat POME selepas proses rawatan biologi

Bahasa yang akan datang seperti pengisian on-line, dengan operasi on- line komputer dapat menuntun developer dalam proses pengambilan langkah, memberikan keterangan

Analisis faktor yang berhubungan dengan usia menarche dini menunjukkan bahwa variabel dominan antara lain konsumsi lemak, konsumsi protein nabati, konsumsi protein hewani, fast