• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELAINAN/PENYAKIT, TEKNOLOGI, DAN GAYA HIDUP SEHAT PADA SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KELAINAN/PENYAKIT, TEKNOLOGI, DAN GAYA HIDUP SEHAT PADA SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

KELAINAN/PENYAKIT, TEKNOLOGI, DAN GAYA HIDUP

SEHAT PADA SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

OLEH

ADELIA FADYA PRIYANTO

XI MIPA 3 / 01

SMA NEGERI 2 PURWOREJO

(2)

KELAINAN/PENYAKIT, TEKNOLOGI, DAN GAYA HIDUP SEHAT

PADA SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

1. PENYAKIT/KELAINAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Berikut ini adalah beberapa kelainan / penyakit yang berkaitan dengan sistem peredaran darah manusia adalah sebagai berikut:

a. AIDS

Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV AIDS, biasanya terjadi pada orang yang memiliki gaya hidup berganti pasangan serta pengguna jarum suntik untuk obat-obatan terlarang. Sekitar 60% pengguna jarum suntik obat-obatan terlarang terinfeksi virus ini. Kasus tersebut

merupakan sebagian kecil dari akibat rusaknya sel darah putih. Seseorang yang terkena penyakit yang merusak sel darah putih, berakibat ia tidak lagi memiliki kekebalan tubuh.

b. Anemia

Anemia merupakan suatu keadaan dari penderita yang kekurangan eritrosit terutama unsur hemoglobin. Kekurangan hemoglobin ini

(3)

c. Polisetemia

Polisetemia merupakan suatu keadaan kelebihan produksi eritrosit dalam tubuh seseorang. Darah penderita menjadi kental, sehingga

memperlambat aliran darah di dalam pembuluh atau dapat juga membentuk gumpalan di dalam darah. Gumpalan darah dapat

menyebabkan kematian jaringan jika terjadi pada jantung, sehingga dapat menyebabkan kematian bagi penderita.

d. Leukemia (Kanker Darah)

Leukemia atau kanker darah merupakan suatu keadaan berupa kelebihan produksi leukosit. Leukimia disebabkan oleh keadaan sumsum tulang atau jaringan limfa yang abnormal, sehingga produksi leukosit berlipat ganda.

e. Agranulositosis

Agranulositosis adalah kebalikan dari leukimia, yakni kekurangan leukosit. Akibat yang ditimbulkan adalah daya tahan tubuh terhadap penyakit menurun.

f. Hemofilia

Hemofilia merupakan suatu penyakit yang berakibat sukarnya darah membeku ketika terjadi pendarahan. Hemofilia termasuk penyakit keturunan yang terjadi hampir pada semua keturunan berjenis kelamin laki-laki.

g. Trombositopenia

Kelainan ini ditandai dengan sedikitnya jumlah trombosit di dalam sistem peredaran darah. Penderita trombositopenia cenderung mengalami pendarahan seperti halnya pada hemofilia. Bedanya ialah pendarahan trombositopenia berasal dari kapiler-kapiler kecil, dan bukan dari pembuluh besar seperti yang terjadi pada hemofilia.

h. Hipertrofi

(4)

bekerja ekstra. Akibatnya, saat tertentu, jantung tidak dapat lagi memberi cukup oksigen (O2) terhadap jaringan.

i. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang

disebabkan oleh gangguan aliran darah pada pembuluh darah koroner. Pemicunya adalah arteriosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan lemak. Sementara, arterosklerosis adalah pengerasan pembuluh nadi (arteri) akibat endapan zat kapur.

j. Embolisme Koroner

Embolisme koroner merupakan suatu gangguan pada arteri koroner yang mengakibatkan pembuluh terisi oleh bekuan darah secara mendadak. Bekuan darah ini berasal dari bagian tubuh lain yang terbawa oleh aliran darah menuju arteri koroner.

k. Fibrilasi Atrium

Fibrilasi atrium merupakan suatu kelainan pada jantung yang mengakibatkan atrium berdenyut cepat dan tidak beraturan. Kelainan ini terjadi akibat demam rematik dan penyakit tertentu lainnya.

l. Varises

Varises merupakan suatu pelebaran pada pembuluh balik (vena). Varises ini sering terjadi pada bagian bawah tubuh, seperti pembuluh balik pada kaki. Hemaroid atau wasir merupakan varises yang terjadi pada daerah dubur (anus). Penyebabnya adalah aliran darah yang tidak lancar.

m. Flebitis

Flebitis merupakan suatu keadaan gangguan pada vena, yaitu berupa radang vena. Flebitis dapat disebabkan oleh tukak atau abses di luar pembuluh vena. Pada kasus tertentu, flebitis dapat juga terjadi pada vena.

(5)

Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi jika tekanan darah sistole lebih besar dari 140 mm Hg atau tekanan diastole lebih besar dari 99 mmHg. Hipertensi ditandai dengan badan lemah, pusing, napas pendek, dan palpitasi jantung. Hipertensi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh arteri dan kapiler. Jika terjadi diotak disebut pendarahan otak.

Sebaliknya, hipotensi merupakan suatu keadaan yang ditandai dengan tekanan sistolik dan diastoliknya di bawah ukuran normal. Tekanan darah rendah ditandai dengan gejala badan cepat lelah, tangan dan kaki terasa dingin dan mudah pusing ketika bangun tidur.

o. Hemorage

Hemorage merupakan suatu kelainan berupa pendarahan arteri atau vena, baik pada bagian dalam atau bagian luar tubuh. Hemorage selalu berbahaya. Sebab, apabila pendarahan yang terjadi sebanyak ± 30% dari volume darah, penderita dapat mati kehabisan darah.

p. Wasir (Hemoroid)

Tanda-tanda penyakit ini, yaitu adanya pelebaran pembuluh balik (vena) yang terdapat di bagian dubur. Faktor pencetus biasanya karena aktivitas mengejang.

q. Sklerosis

Sklerosis ditandai dengan adanya pengerasan pada pembuluh nadi. Pengerasan ini disebabkan oleh endapan senyawa lemak maupun kapur.

r. Miokarditis

Penyakit ini diakibatkan radang yang terjadi pada otot jantung.

s. Eritroblastosis Fetalis (Penyakit Kuning)

Penyebab penyakit ini adalah rusaknya sel darah merah bayi oleh aglutinin ibunya.

t. Penyakit Kaki Gajah (Elephantiasis)

(6)

Di dalam pembuluh getah bening (limfa) larva akan menetas menjadi cacing. Cacing-cacing tersebut akan menyumbat saluran limfa dan menyebabkan pecahnya saluran limfa. Cairan limfa yang keluar dari saluran inilah yang akan mengisi jaringan di bagian kaki sehingga kaki menjadi bengkak.

u. Talasemia

Talasemia merupakan penyakit yang diturunkan. Talasemia sering terdapat pada bayi dan anak-anak. Pada penderita talasemia, daya ikat sel darah merahnya terhadap oksigen rendah karena kegagalan pembentukan hemoglobin.

2. TEKNOLOGI YANG DIGUAKAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

 Ekokardiograf (Echocardiography ECG)

ECG merupakan suatu teknik untuk mengetahui struktur internal dan gerakan jantung serta pembuluh darah yang besar tanpa memasukkan alat ketubuh pasien. Caranya, gelombang ultrasonik diarahkan kedada pasien menggunakan transduser. Kemudian transduser bertindak sebagai penerima pantulan balik gelombang ultrasonik (echo) untuk membentuk bayangan.

Ekoardiografi berguna untuk mendiagnosis penyakit dan gangguan pada gangguan jantung bawaan, gagal jantung, tumor di jantung, dan gangguan fungsi ventrikel kiri.

 Pemindaian Dengan Bahan Radioaktif

Cara ini merupakan cara yang aman untuk mendeteksi penyakit jantung. Pada dasarnya metode ini dilakukan untuk mengetahui aliran darah di arteri jantung dan untuk mengetahui fungsi ventrikel. Pasien disuntik dengan bahan radioaktif yang tidak berbahaya. Kemudian, pasien berbaring dan di bagian jantung diperiksa dengan detektor sinar gamma. Detektor akan merekam gambar jantung dan dari rekaman tersebut dapat dibuat foto polaroidnya.

(7)

Cara ini dilakukan untuk membuka aliran darah pada pembuluh darah yang tersumbat oleh plak (timbunan lemak). Caranya, balon yang masih kempis diletakkan pada tabung kecil panjang (kateter), kemudian dimasukkan kedalam bagian arteri yang tersumbat. Setelah letaknya tepat, balon

digelembungkan. Saat balon membesar, plak akan terdorong keluar, arteri melebar, dan aliran darah kembali lancar.

 Operasi Hypass Jantung

Operasi Hypass seringkali dilakukan terhadap pasien yang menderita penyumbatan pembuluh darah arteri jantung. Pada operasi hypass, dilakukan pencangkokan penbuluh darah baru dari aorta menuju ke jantung. Untuk itu diperlukan vena dari tubuh lain untuk menggantikan jalur arteri yang tersumbat.

3. GAYA HIDUP SEHAT UNTUK MENGHINDARI PENYAKIT PADA SISTEM PEREDARAN DARAH

a) Pola makan sehat

Hindari makanan yang banyak mengandung lemak atau yang

mengandung kolesterol tinggi. Selain menghindari makanan berlemak, hindari juga makanan dengan kandungan gula tinggi seperti soft drink. Jangan pula tertalu banyak mengkonsumsi karbohirat, karena dalam tubuh, karbohidrat akan dipecah menjadi lemak.

b) Konsumsi antioksidan

Polusi udara, asap kendaraan bermotor atau asap rokok menciptakan timbulnya radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan bisul atau endapan pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyumbatan. Untuk mengeluarkan kandungan radikal bebas dalam tubuh, perlu adanya

antioksidan yang akan menangkap dan membuangnya yang dapat diperoleh dari berbagai macam buah-buahan dan sayuran.

(8)

Kegiatan olahraga yang bukan bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kerja jantung dan melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.

d) Berhenti merokok

Mengisap rokok sangat tidak baik untuk kesehatan jantung, maka segera hentikan kebiasaan ini agar jantung tetap sehat.

e) Menghindari Stres

Saat seseorang mengalami stres, tubuhnya akan mengeluarkan hormon cortisol yang menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku. Hormon

(9)

Sumber:

http://www.materisekolah.com/kelainan-dan-penyakit-dalam-sistem-peredaran-darah-manusia/#ixzz2ZTBx1Nf5

http://www.blogberbagi.com/2012/03/kelainan-pada-sistem-peredaran-darah.html#.Uejb7WHNW9g

http://gr33nleaf.blogspot.com/2011/12/teknologi-pada-sistem-peredaran-darah.html http://tugas-biologi-arifiani.blogspot.com/2012/11/penyakit-teknologi-dan-gaya-hidup-sehat_22.html

blogging.co.id

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan jabatan bagian SPI adalah melaksanakan fungsi manajemen untuk menjalankan strategi pemeriksaan dengan tujuan memastikan bahwa sistem pengendalian internal perusahaan telah

Jumlah jenis pestisida yang banyak yang digunakan dalam waktu penyemprotan akan menimbulkan efek keracunan lebih besar bila dibanding dengan penggunaan satu jenis

Refleksi adalah upaya untuk mengkaji hal yang telah terjadi yang berhasil ataupun Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan Refleksi Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan

Dalam ketentuan Pasal 12 Undang-Undang Dasar 1945 menjelaskan bahwa Presiden menyatakan keadaan bahaya. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetepkan

Dengan demikian, maka peneliti tertarik untuk mengkaji tentang hakikat agama dalam perspektif filsafat perenial untuk menjelaskan kekeliruan yang selama ini tumbuh dalam

  Pembangunan sarana pengolahan air limbah domestik komunal di Kota Probolinggo dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum mendapatkan akses layanan air limbah

Penerima Fidusia harus memberitahukan kepada Kantor Pendaftaran Fidusia mengenai hapusnya jaminan fidusia sebagaimana diatur dalam Pasal 25 ayat (3) Undang-Undang

Hal ini membuktikan bahwa tidak ada hubungan antara faktor perbedaan kontruksi bubu dan jenis umpan terhadap hasil tangkapan kepiting bakau, dapat dikatakan bahwa