• Tidak ada hasil yang ditemukan

CARA MEMBUAT KALENDER MASEHI DAN KONVERS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "CARA MEMBUAT KALENDER MASEHI DAN KONVERS"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

i

CARA MEMBUAT KALENDER MASEHI DAN KONVERSI

DARI PENANGGALAN MASEHI KE HIJRIAH

Di susun untuk memenuhi salah satu tugas

Mata Kuliah: Ilmu Falak Dosen: Junaidi, S.Hi, M. Hi

Di susun oleh: NOORHIDAYAH NIM : 1402110438

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALANGKA RAYA

FAKULTAS SYARIAH

(2)

ii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wr. wb.

Tiada untaian kata yang patut diucapkan kecuali rasa syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, atas limpahan taufiq dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Cara Membuat Kalender Masehi dan Konversi dari Penanggalan Masehi Ke Hijriah” ini tepat pada waktunya, sebagai pemenuhan salah satu tugas mata kuliah Ilmu Falak II.

Segala kesempurnaan hanyalah milik Allah semata, sehingga penulis sangat menyadari apabila di dalam makalah ini terdapat banyak kekurangan dan sangat jauh dari kata sempurna. Dengan ini penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Semoga makalah sederhana ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Palangkaraya, Februari 2016

(3)

1

Manusia merupakan makhluk yang sempurna, dengan kesempurnaannya inilah manusia memiliki kelebihan mampu mengatur berbagai urusannya dengan rapi, untuk membantu setiap rutinitas itu sangat diperlukan sistem penanggalan yang akurat dan tepat. Terdapat beberapa macam sistem penanggalan, di antaranya yaitu sistem penanggalan matahari dan sistem penanggalan bulan. Sistem penanggalan matahari adalah sistem penanggalan yang memandang kepada satu hari adalah waktu yang ditempuh oleh bumi untuk berputar satu kali putaran, dan satu tahun adalah waktu yang dibutuhkan bumi untuk mengelilingi matahari satu kali putaran.1

Masehi/Masehi seperti yang berlaku di Indonesia sekarang ini diadopsi dari kalender Romawi. Kalender Masehi mengalami perubahan beberapa kali, baik dari segi system, nama bulan, jumlah hari serta lain-lainnya. Kalender Masehi memakai system Lunisolar . yakni mengacu pada peredaran matahari dan bulan. Tujuh bulan dari 12 bulan kalender Romawi berjumlah 29 hari, sedangkan 4 bulan lainnya berjumlah 31 hari serta satu bulan yang berjumlah 28 hari menyerasikannya dengan gambaran gerak matahari.2

Atas dasar tersebut, maka pembuatan makalah ini dimaksudkan untuk memahami cara pembuatan kalender Masehi dan konversi dari penanggalan Masehi ke Hijriah yang selanjutnya akan dibahas dalam pembahasan makalah ini.

1 Lisnawati,

Penanggalan Hijriah dan Cara Membuat Kalender Penanggalan Hijriah”, Makalah Sarjana, Palangkaraya, IAIN Palangkaraya, 2015, h. 1.

(4)

2

B. PEMBAHASAN

a. Cara Membuat Kalender Penanggalan Masehi a.a. Ketentuan umum:

1. 1 daur dalam masehi = 4 tahun = 1461 hari 2. 1 bulan = 28/29/ 30 / 31

3. Bulan yang jumlahnya 30 hari : April, Juni, September, November

4. Bulan yang jumlah harinya 31 : Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, Desember

5. Jumlah tanggal bulan Februari ada yang 28 hari dan 29 hari. 6. Di dalam masehi terdapat tahun basitoh dan tahun kabisat

Tahun basitoh = jumlah tanggal Februarinya 28 Tahun kabisat = jumlah tanggal Februarinya 29 7. Tahun kabisat terjadi selama 4 tahun sekali.3

a.b. Menghitung hari dan pasaran

1. Tanggal, bulan, dan tahun yang akan dihisab hendaknya diubah dalam bentuk angka. Misalnya, 25 Desember 2009 Masehi menjadi 2008 tahun + 11 bulan + 25 hari. Tahun 2009 Masehi dikurangi setahun sehingga menjadi 2008 Masehi karena tahun tersebut belum utuh 2009 tahun. Tahun Masehi ini menjadi utuh setelah 2008 tahun ditambah beberapa bulan atau sejumlah hari. Begitu juga bulan Desember (bulan ke-12) harus dikurangi sebulan menjadi 11 bulan sebab usianya belum genap sebulan penuh.

2. Bilangan tahun yang dihisab harus dibagi siklus tahun Masehi karena telah pasti usianya, yaitu 4 tahun (1 daur) =1461 hari. Contoh tahun 2009 yang diubah

(5)

menjadi 2008 tahun; setelah dibagi siklus 4 tahun (1 daur) hasilnya = 502 daur, sisa 0; ditulis 502 daur + 0 tahun.

3. Jumlah siklus (daur) yang ada dikali dengan usia siklus Masehi (=1461 hari); sementara jumlah tahunnya dikali dengan usia tahun basithah (365 hari). Contoh, 502 daur + 0 tahun = (502 daur × 1461 hari) + (0 × 365 hari) = (733422 hari).

1 Tahun = 365 3 Tahun = 1095 2 Tahun = 730 4 Tahun = 1461

4. Jumlah bulan dikali dengan usia bulan Masehi, baik bulan ganjil (31 hari) maupun bulan genap (28/30 hari). Contoh, 11 bulan (Januari s.d Nopember). Yaitu (31 + 28 + 31 + 30 + 31 + 30 + 31 + 31 + 30 + 31 + 30) = 334 hari.4 5. Dikurang dengan koreksi Goergian, Yakni 13

6. Jumlah hari dibagi 7, selebihnya dihitung mulai hari sabtu 7. Jumlah hari dibagi 5, selebihnya dihitung mulai pasaran kliwon5 Contoh:

Tanggal 1 Januari 2004 M

Waktu yang dilalui = 2003 tahun, lebih 1 hari atau 2003:4 = 500 siklus, lebih 3 tahun, lebih 1 hari

500 siklus = 500 x 1461 hari = 730.500 hari 3 tahun =3 x 365 hari = 1.095 hari

1 hari = 1 hari +

Jumlah = 731.596 hari

4Ahmad Tamzis, “

Penanggalan Masehi dan Cara Membuat Kalender Penanggalan Masehi”, Makalah Sarjana, Makalah Sarjana, Palangkaraya, IAIN Palangkaraya, 2015, h. 10-11.

(6)

4

Koreksi Gregorius = 10+ 3 = 13 hari –

731.583 hari

731.583: 7 = 104.511, lebih 6 = Kamis, (dihitung mulai Sabtu) 731.583: 5 = 146.316, lebih 3 = Pahing, (dihitung mulai Kliwon) Jadi tanggal 1 Januari 2004 jatuh pada Kamis Pahing.6

Setelah hari dan pasaran pada tanggal 1 Januari pada suatu tahun sudah diketahui, maka untuk menentukan hari dan pasaran pada tanggal 1 bulan-bulan berikutnya, dapat digunakan jadwal berikut ini, tetapi harus diketahui tahun yang dikehendaki kabisat (panjang) ataukah basithah (pendek).

Setiap tahun yang habis di bagi 4 adalah tahun kabisat dan yang tidak habis di bagi 4 adalah tahun basithah. Misalnya menentukan apakah tahun 2007 adalah tahun kabisat atau basithah maka prlu dilakukan perhitungan : Th. 2007 : 4 = 501.75, maksudnya tahun 2007 setelah dibagi 4 hasil yang didapatkan 501 daur + 0,75 ( lebih 0,75) maka diketahui tahun 2007 adalah tahun pendek atau tahun basithah berbeda dengan tahun 2008 :4 = 502 ia adalah tahun kabisat. 7

Tabel 1 Tahun Basithah dan Tahun Kabisat

Bulan Basithah Kabisat

Hari Pasaran Hari Pasaran

Januari 1 1 1 1

Pebruari 4 2 4 2

Maret 4 5 5 1

April 7 1 1 2

Mei 2 1 3 2

Juni 5 2 6 3

(7)

Juli 7 2 1 3

Catatan: hari dan pasaran apa saja pada tanggal 1 Januari tahun berapa saja nilainya adalah 1, sehingga untuk bulan-bulan berikutnya, hari dan pasarannya tinggal mengurutkan hari dan pasaran yang keberapa dari tanggal 1 Januari itu sesuai dengan angka yang ada pada jadwal (Hr dan Ps) di atas.8

b. Konversi dari penanggalan Masehi ke Hijriah

Konversi tanggal atau perbandingan tarikh atau Tahwilus Sanah adalah cara mengetahui persamaan tanggal dari suatu penanggalan dengan penanggalan lainnya,

(8)

6

misanya antara Masehi dengan Hijriah. Ketentuang bahwa penanggalan Masehi lebih dulu 227.016 hari daripada penanggalan Hijriah. 9

Masehi ke Hijriah manual :

1. Menentukan tanggal, bulan, dan tahun masehi yang akan dikonversi ke hijriyah, Contoh : 7 Juni 2015

(tanggal 7- bulan 6- tahun 2015)

2. Tahun masehi yang kita pilih dibagi dengan 4, untuk mengetahui ditahun tersebut apakah tahun kabisat atau bukan. Setelah dibagi dengan 4, apabila sisanya 0 maka tahun kabisat, apabila tidak habis dibagi 4 atau bersisa maka tahun basitoh.Tidak habis dibagi 4, maka pada tahun tersebut merupakan tahun basitoh (bulan Februarinya 28 hari).

2015 : 4 = 503.735

3. Mengurangi bulan dan tahun dengan 1, karena untuk mengetahui waktu yang dilaluinya yang nantinya akan digunakan dalam perhitungan.

7 + 06 (kurangi 1)+2015(kurangi 1) Menjadi

2014tahun+ 5 bulan + 7 hari 4. Jumlah hari dikurangi 13

5. Sisanya dikurangi 227.016 hari

6. Hitung berapa daur yakni hasil pengurangan tsb : 10.631 7. Hitung berapa hari A dari sejumlah daur yang ada

8. Hitung berapa tahun dalam kelebihan hari tersebut dan masih lebih berapa hari lagi.

(9)

9. Hitung berapa bulan dalam kelebihan hari B dan masih ada kelebihan berapa hari lagi.10

Tabel 2 Daftar Umur dan Jumlah Hari Bulan Hijriah

NO Bulan Hijriah Umur Jml Hr

(10)

8

Tabel 3 Jumlah hari dan tahun hijriah

Th

Contoh 17 Agustus 2004 M, tanggal berapa menurut kalender Hijriah? Tanggal 17 Agustus 2004 ( 17-08-2004), maka waktu yang dilalui 2003. Lebih 3 tahun, lebih 7 bulan dan lebih 17 hari. ( tahun pendek )

(11)

47 daur = 47 x 30 = 1410 tahun 5139 hari = 14 tahun, lebih 178 hari

Waktu yang dilewati sampai tanggal tersebut menurut kalender Hijriah adalah 1424 tahun ( 1410 + 14 ), lebih 6 bulan, lebih 1 hari.

Maka tangga 17 Agustus 2004 M = 1 Rajab 1425 H. Selasa legi. Atau tanggal 19 Januari 2006 M 2005 th : 4 = 501 daur + 1 th + 0 Bulan + 19 hari

501 x 1461 = 731961 hari

1 x 365 = 365 hari

Tanggal = 19 hari +

731345 hari

Koreksi grogerius = 13 hari -

732332 hari Tafawut Mashi- Hijriah = 227016 -

505316 hari 505316 : 10631 = 47 daur, lebih 5659 hari

47 x 30 = 1410 tahun

5659 hari = 15 tahun, 343 hari 343 hari = 12 bulan lebih 19 hari

Maka waktu yang dilewati sampai tanggal tersebut menurut kalender Hijriah adalah 1410 +12 , lebih 11 bulan dan lebih 18 hari, jadi tanggal 19 Januari 2006 jatuh pada 19 Dzulhijjah 1426

(12)

10

2009 : 4 = 502 lebih 1 tahun 0 bulan 1 hari 502 x 1461 = 733422 hari 1 x 365 = 365 hari Tanggal = 1 hari +

733788 hari Koreksi grogerius = 13 hari -

733775 hari Tafawut Masehi- Hijriah = 227016 hari -

506759 hari 506759 : 10631 = 47 daur lebih 7102 47 x 30 = 1410 th

7102 : 354 = 20 th lebih 22 hr Dalam 20 tahun terdapat th kabisat = 7 hr 22 hr – 7 hr = 15 hr

Menentukan bulan hijriahnya pada hari ke 22 di lihat ke tabel daftar umur dan jumlah hari bulan Hijriah. Dan tanggal 15 merupakan tanggal pada bulan Muharram maka 1410 + 22 = 1432 H, maka 15 Muharram 1432 adalah 1 Januari 2010.

Jumlah hari awal Masehi Konversi Masehi ke Hijriah dengan Excel:

(13)

2. Pada sel F2 kita masukkan rumus: =TEXT(B1;"[$-1170401]dddd, dd mmm yyyy") Rumus tersebut akan otomatis mengubah tanggal 11 Agustus 2015 menjadi tanggal Hijriah Senin, 26 Syawal 1436 (tampilan Arabic).

(14)

12

4. Selanjutnya masukkan rumus pada Sel B3 seperti berikut ini: =TEXT(B1; "[$-421]dddd, ") & TEXT(B1; "[$-1170401]dd ") & INDEX( $B$8:$B$19; TEXT(B1; "[$-1170401]mm");1) & TEXT(B1; "[$-1170401] yyyy") Sehingga hasilnya pada sel B3 akan tampil Selasa, 26 Syawal 1436.11

11

Anonim, Cara Konversi Kalender Masehi ke Hijriah dengan Excel,

http://www.rumusexcel.com/2015/08/cara-konversi-kalender-masehi-ke-hijriah-dengan-excel.html,

(15)

13

salah satu pokok bahasan yang tertera dalam silabi kuliah jurusan syari’ah mata kuliah

Ilmu Falak, hal ini dirasa sangat penting mengingat betapa kurangnya sumber daya manusia yang menguasai permasalahan ilmu falak dengan segala aspeknya. Dalam proses pemebelajaran secara teori juga diperlukan mendalami bagaimana cara membuat kalender Masehi dan cara konversi penanggalan Masehi ke Hijriah hal ini tidak hanya berkaitan dengan kewajiban mahasiswa untuk memahaminya karena tuntutan rutinitas perkuliahan saja melainkan sangat diperlukannya pakar ilmu falak di era sekarang ataupun sekedar mengetahui agar dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

(16)

14

DAFTAR PUSTAKA a. Buku

Karim, Abdul dan M. Rifa Jamaluddin, Mengenal Ilmu Falak Teori dan Implementasi,

Yogyakarta: Qudsi Media, Cet. I, 2011.

Khazin, Muhyiddin., Ilmu Falak dalam Teori dan Praktik, Yogyakarta: Buana Pustaka, 2004.

Lisnawati, “Penanggalan Hijriah dan Cara Membuat Kalender Penanggalan Hijriah”,

Makalah, Sarjana, Palangkaraya, IAIN Palangkaraya, 2015.

Mushonnif, Ahmad., Ilmu Falak Metode Hisab Awal Waktu Shalat, Arah Kiblat, Hisab Urfi dan Hisab Hakiki Awal Bulan, Yogyakarta: Teras, Cet. I, 2011.

Perdana, Rudi., dkk., “Sistem Penanggalan Solar Kalender”, Makalah Sarjana, Palangkaraya, IAIN Palangkaraya, 2015

STAIN Palangkaraya, Pedoman Penulisan Skripsi, Palangkaraya: 2013.

Tamzis, Ahmad., “Penanggalan Masehi dan Cara Membuat Kalender Penanggalan

Masehi”, Makalah Sarjana, Palangkaraya, IAIN Palangkaraya, 2015.

Zahid, Ibnu, Abdo el-Moeid, Formula Ilmu Hisab I, Gresik, 2013 b. Internet

.

Anonim, Cara Konversi Kalender Masehi ke Hijriah dengan Excel,

http://www.rumusexcel.com/2015/08/cara-konversi-kalender-masehi-ke-hijriah-dengan-excel.html, diunduh Rabu, 16 Februari 2016 pukul 23.10 WIB.

Ines, Mencari Tanggal Lahir Menurutperhitungan Masehi dan Hijriah ( Sebuah Kajian Teoritis Ilmu Falak ) Oleh Soenarto, MA,

http://ilmufalak-ptiq.blogspot.co.id.2010/11/ mencari-tanggal-lahir-menurut.html?m=1,

(17)

Gambar

Tabel 1 Tahun Basithah dan Tahun Kabisat
Tabel 2 Daftar Umur dan Jumlah Hari Bulan Hijriah
Tabel 3 Jumlah hari dan tahun hijriah

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulillah, alhamdulillahirrabbilalamin puji syukur atas kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat, Taufiq dan Hidayah-Nya tiada henti dan tiada batas kepada penulis, sehingga penulis dapat

Alhamdulillah, tiada kata yang pantas dan patut penulis ungkapkan selain rasa syukur kehadirat Allah SWT “Sang Maha Cahaya” yang telah melimpahkan kasih dan sayang yang tiada

Tiada untaian kata dan kalimat yang indah dan agung yang patut penulis ungkapkan selain rasa syukur kehadirat Allah Azza Wajalla atas tetesan ilmu dan karunia hidup

Tiada kata yang patut diucapkan selain puji syukur kita kehadirat Allah SWT, karena atas berkah dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan sebuah karya ilmiah

Puji Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat, taufiq dan hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat

Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat limpahan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan

Tiada untaian kata dan kalimat yang indah dan agung yang patut penulis ungkapkan selain rasa syukur atas nikmat kehadirat ALLAH SWT, karena berkat rahmat dan hidahNyalah