MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBUAT DESAIN BENDA
UNTUK JAHIT APLIKASI DAN TINDAS SISWA KELAS X DPKT1
SMK NEGERI 1 PACITAN DENGAN PEMBELAJARAN METODE
EXAMPLE NON EXAMPLE
Oleh:
MISTI, S.Pd
LEMBAR PENGESAHAN
Karya tulis penelitian tindakan kelas dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar membuat desain benda untuk jahit aplikasi dan tindas siswa Kelas X DPKT1 SMK Negeri 1 Pacitan dengan Pembelajaran Metode Example non Example. Dibuat Tahun 2014 Telah disetujui dan diajukan sebagai Karya Tulis Ilmiah Oleh Kepala SMK Negeri 1 Pacitan
TELAH DISETUJUI
Pengelola Perpustakaan Kepala SMK Negeri 1 SMK Negeri 1 Pacitan Pacitan
ANJAR WULANDARI, S.P d SUNARYONO, S.Pd, M.Pd NIP.19740512199903 2 005 NIP. 19561018 198103 1 011
KATA PENGANTAR
Tiada kata yang patut diucapkan selain Alhamdulillah atas kehadirat Allah SWT, hanya dengan segala limpahan Rahmat dan hidayah – Nyalah penulis dapat menyelesaikan tugas penyusunan KTI dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar membuat desain benda untuk jahit aplikasi dan tindas siswa Kelas X DPKT1 SMK Negeri 1 Pacitan dengan Pembelajaran Metode Example non Example”.
Tidak lupa penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan karya ini, terutamanya kepada :
1. Kepala SMK Negeri 1 Pacitan.
2. Rekan-rekan Guru SMK Negeri 1 Pacitan 3. Pustakawan SMK Negeri 1 Pacitan
4. Semua pihak yang telah membantu dalam penulisan karya ini hingga selesai. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya ini masih jauh dari sempurna, untuk itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun dari semua pihak senantiasa penulis harapkan.
ABSTRAK
MISTI 2014:Meningkatkan Hasil Belajar membuat desain benda untuk jahit aplikasi dan tindas siswa Kelas X DPKT1 SMK Negeri 1 Pacitan dengan Pembelajaran Metode Example non Example
Kata Kunci: Kriya tekstil, Metode Example non Example
SMK merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertanggungjawab untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan, keterampilan dan keahlian, sehingga lulusannya dapat mengembangkan kinerja apabila terjun dalam dunia kerja. Pendidikan SMK itu sendiri bertujuan "meningkatkan kemampuan siswa untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, serta menyiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X DPKT1 SMK Negeri 1 Pacitan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.
Dari hasil analis didapatkan Pembelajaran dengan pembelajaran Metode Example non Example memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar membuat desain benda untuk jahit aplikasi dan tindas siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu masing-masing 58,82%, 70,54%, dan 88,24%
Penerapan pembelajaran Metode Example non Example mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa untuk mempelajari kembali materi pelajaran yang telah diterima, hal ini ditunjukan dengan antusias siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran Metode Example non Example sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.
DAFTAR ISI A. Hasil belajar ilmu pengetahuan sosial ... 5
B. Metode Example non Example... 10
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat, Waktu dan Subyek Penelitian ... 13
B. Rancangan Penelitian ... 14
C. Instrumen Penelitian ... 15
D. Metode Pengumpulan Data ... 15
E. Teknik Analisis Data ... 16
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian Persiklus ... 19
B. Pembahasan ... 37
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ... 39
B. Saran ... 40