• Tidak ada hasil yang ditemukan

perkembangan teknologi komunikasi dan in (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "perkembangan teknologi komunikasi dan in (2)"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI MAKALAH

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah

“Teknologi Pembelajaran” Dosen pembimbing :

Afiful Ikhwan, M.Pd.I

Oleh :

Erni Masitoh

PAI – SMT 1

KAMPUS UNIT CAMPURDARAT

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH (STAIM)

(2)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, Pujisyukurkami ucapkankehadiratAllah SWT atassegalalimpahanRahmat, TaufikdanHinayah-Nya,sehinggakami dapatmenyelesaikanpenyusunanmakalahini yang berjudul“PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMASI”dalambentukmaupunisinya yang sangatsederhana.

ShalawatdansalamtaklupakitapanjatkankepadaNabi Muhammad SAW besertakeluargadansahabat-sahabatnya yang telahmemperjuangkan Agama Islam hinggasampaikepadakita.

1. KetuaSekolahTinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) TulungagungBapakNurul Amin M.Ag

(3)
(4)

DAFTAR ISI

HalamanJudul . . . . i

Kata Pengantar . . . . ii

Daftar Isi . . . . iii

BAB I PENDAHULUAN A. LatarBelakangMasalah. . . .1

B. RumusanMasalah . . . 2

C. TujuanMasalah. . . 2

BAB II PEMBAHASAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INFORMASI A. PengertianKomunikasi. . . . 3

B. Macam-MacamTeoriKomunikasi. . . . 4

C. TeknologiInformasidanKomunikasi.. . . . 5

D. ManfaatTeknologiInformasiDalamPendidikan. . .. . . . 6

E. TeknologiKomunikasidanInformasidi Era Global. . . . . 8

F. PenggunanaTeknologiPendidikan Di Indonesia danNegara-negara Tetangga. . . .. . . 11

BAB III PENUTUP Kesimpulan. . . .. . . . 12

(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Peran teknologi mempunyai kaitan yang erat dalam bidang informasi dan komunikasi. Dalam teknologi informasi yang banyak digunakan adalah komputer. Dalam makalah ini akan membahas tentang pengertian teknologi informasi dan komunikasi serta kemampuan komputer. Dan akan pula dibahas tentang teknologi internet yang banyak mempermudah manusia dalam mencari sumber informasi dan berkomunikasi dengan orang lain.

(6)

B. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian komunikasi ?

2. Sebutkan dan jelaskan macam-macam teori komunikasi ! 3. Apa pengertian teknologi komunikasi dan informasi ? 4. Apa manfaat teknologi informasi dalam pendidikan ?

5. Bagaimana keadaan teknologi komunikasi dan informasi di era modern ? 6. Bagaiman penggunaan teknologi pendidikan di Indonesia dan Negara-negara tetangga ?

C. Tujuan Masalah

1. Untuk mengetahui pengertian komunikasi

2. Untuk mengetahui macam-macam teori komunikasi

3. Untuk mengetahui pengertian teknologi komunikasi dan informasi 4. Untuk mengetahui manfaat teknologi informasi dalam pendidikan

5. Untuk mengetahui keadaan teknologi komunikasi dan informasi di era modern 6. Untuk mengetahui penggunaan teknologi pendidikan di Indonesia dan

(7)

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian komunikasi

bahasa Latin communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti Istilah komunikasi atau dalam bahasa Inggris communication berasal dari “sama”. “Sama” disini maksudnya adalah satu makna. Jadi, jika dua orang terlibat dalam komunikasi maka komunikasi akan terjadi atau berlangsung selama ada kesamaan makna mengenai apa yang dikomunikasikan, yakni baik si penerima maupun si pengirim sepaham mengenai suatu pesan tertentu.

Berbicara tentang definisi komunikasi, tidak ada definisi yang benar atau yang salah. Seperti juga model atau teori, definisi harus dilihat dari kemanfaatan untuk menjelaskan fenomena yang didefinisikan dan mengevaluasinya. Beberapa definisi mungkin terlalu sempit, misalnya “Komunikasi adalah penyampaian pesan melalui media elektronik”, atau lebih luas lagi, misalnya “Komunikasi adalah interaksi antara dua pihak atau lebih sehingga peserta komunikasi memahami pesan yang disampaikannya.”.

Banyak definisi komunikasi diungkapkan oleh para ahli dan pakar komunikasi seperti yang di ungkapkan oleh Carl. I. Hovland yang dikutip oleh Effendy dalam buku “Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek”, Ilmu Komunikasi adalah: Upaya yang sistematis untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampaian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap.

Hovland juga menungkapkan bahwa yang dijadikan objek studi ilmu komunikasi bukan hanya penyampaian informasi, namun juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap publik (public attitude) yang dalam kehidupan sosial dan kehidupan politik memainkan peranan yang amat penting. Dalam pengertian khusus komunikasi, Hovland mengatakan Komunikasi adalah proses mengubah perilaku orang lain (communication is the process to modify the behavior of other individuals). Jadi komunikasi bukan hanya sekedar memberitahu, tetapi juga berupaya mempengaruhi agar seseorang atau sejumlah orang melakukan kegiatan atau tindakan yang diinginkan oleh komunikator.

.

(8)

Pengertian mengenai ilmu komunikasi, pada dasarnya mempunyai ciri yang sama dengan pengertian ilmu secara umum. Yang membedakan adalah objek kajiannya, di mana perhatian dan telah difokuskan pada peristiwa-peristiwa komunikasi antar manusia. Mengenai hal itu Berger&Chafee (1987) menyatakan bahwa Ilmu komunikasi adalah suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang. Adapun macam-macam teori komunikasi yaitu:

1. Teori Model Lasswell

Salah satu teoritikus komunikasi massa yang pertama dan paling terkenal adalah Harold Lasswell, dalam artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model komunikasi yang sederhana dan sering dikutif banyak orang yakni: Siapa (Who), berbicara apa (Says what), dalam saluran yang mana (in which channel), kepada siapa (to whom) dan pengaruh seperti apa (what that effect) (Littlejhon, 1996).

2. Teori Komunikasi dua tahap dan pengaruh antar pribadi

Teori ini berawal dari hasil penelitian Paul Lazarsfeld dkk mengenai efek media massa dalam kampanye pemilihan umum tahun 1940. Studi ini dilakukan dengan asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek media massa. Namun hasil penelitian menunjukan sebaliknya. Efek media massa ternyata rendah dan asumsi stimulus respon tidak cukup menggambarkan realitas audience media massa dalam penyebaran arus informasi dan menentukan pendapat umum.

3. Teori Informasi atau Matematis

Salah satu teori komunikasi klasik yang sangat mempengaruhi teori-teori komunikasi selanjutnya adalah teori informasi atau teori matematis. Teori ini merupakan bentuk penjabaran dari karya Claude Shannon dan Warren Weaver (1949, Weaver. 1949 b), Mathematical Theory of Communication.

(9)

komunikasi seorang pribadi yang bagaimana ia mempengaruhi tingkah laku atau state of mind pribadi yang lain. Jika efek yang ditimbulkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka mazhab ini cenderung berbicara tentang kegagalan komunikasi. C. Teknologi Komunikasi dan Informasi

Teknologikomunikasi adalah kemampuan teknik berlandaskan ilmu pengetahuan mengenai proses berlangsungnya komunikasi melalui media massa. Artinya, teknolog iberkaitan dengan kemampuan berkomunikasi secara praktis, baik menggunakan alat maupun tidak, tetapi dilakukan melalui media massa seperti televisi, radio, koran dan majalah.

Rogers menambahkan bahwa teknologi komunikasi adalah “The hardware equipment, organizational structures, and social values by which individuals collect, process, and exchange information with other individuals”.Secarabebas, dapat di terjemahkan bahwa teknologikomunikasi adalah peralatan perangkat keras, struktur organisasi dan nilai-nilaisosial di mana individu mengumpulkan, memproses, dan saling bertukar informasi dengan individulainnya. Jadi, perangkat teknologi akan digunakan individu sebagai anggota masyaraka tuntuk mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi. Dalam informasi yang dipertukarkan, dapat dipastikan bahwaakan selalu ada nilai-nilai yang bersinggungan, misalnya tentang baik dan buruk, manfaat, hiburan, kesenangan, keindahan, dan sebagainya.

Oleh karena itu, Grant (1995 : 1) menyatakan bahwa, teknologi komunikasi telah menjadi sistem syaraf dari masyarakat kontemporer dalam mengirimkan, mendistribusikan, dan mengendalikan informasi, dan menghubungkan sedemikian banyak berbagai hal yang terpisah, misalnya perangkat kamera, video, internet, layanansurat, telepon, musik, yang sebelumnya terpisah, saat ini telah menjadi satu perangkat. Individu-individu di berbagai belahan dunia pun tersatukan dengan adanya internet.1

Sedangkan teknologi informasi, menurut Ely (1982), “mencakup sistem-sistem komunikasi sepert isatelit siaran langsung, kabel interaktif dua-arah, penyiaran bertenaga rendah (low power broadcasting), komputer (termasuk personal computer dan komputer genggam yang baru), dan televisi (termasukvideo disk dan video tape cassete)”.Teknologi informasi lebih ditujukan kepada hardwarenya atau perangkatnya saja, bukan kepada content atau pesannya. Bukan pula kepada informasi yang dipertukarkan di antara individu, tetapi hanya pada alatnya saja.

(10)

Perbedaan Istilah Teknologi Komunikasi dan teknologi Informasiselama ini Istilah Teknologi Komunikasi dibedakan dari Teknologi Informasi. Sebagian orang menyatakan bahwa Teknologi Komunikasi mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, nilai, content, perangkat keras, dan perangkat lunak dari komunikasi modern, sedangkan Teknologi Informasi termasuk merupakan bagian di dalamnya. Ada pula yang menyatakan Teknologi Informasi hanya dalam pengertian hardware atau perangkat kerasnya. Teknologi Informasi identik dengan perangkat komputer dan kelengkapannya saja.2

D. Manfaat Teknologi Informasi Dalam Pendidikan

Pendidikan sangat di untungkan dari kemajuan teknologi informasi karena memperoleh manfaat yang luar biasa. Mulai dari eksplorasi materi-materi pembelajaran berkualitas seperti literatur, jurnal dan buku, membangun forum-forum diskusi ilmiah, sampai konsultasi / diskusi dengan para pakar di dunia, semua itu dapat dengan mudah dilakukan dan tanpa mengalami sekat sekat karena setiap individu dapat melakukannya sendiri . Dampak yang sedemikian luas tersebut telah memberikan warna atau wajah baru dalam sistem pendidikan dunia, yang dikenal dengan berbagai istilah e-learning, dan virtual class room, dimana semua terminologi tersebut mengacu pada pengertian yang sama yakni pendidikan berbasis teknologi informasi.

Pengembangan dan penerapan teknologi informasi juga bermanfaat untuk pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional indonesia. Kondisi geografir indonesia dengan sekian banyak pulau yang terpencar-pencar dan relief permukaan buminya yang tidak bersahabat maka penerapan teknologi informasi sangat tepat digunakan dalam dunia pendidikan. Teknologi informasi di andalkan menjadi fasilitator utama untuk pemerataan pendidikan di indonesia dengan kemampuan pembelajaran jarak jauh tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Untuk pencapaian daerah-daerah yang sulit tentunya penerapan teknologi informasi di lakukan dengan tepat di indonesia. Adapun manfaat teknologi informasi bagi bidang yang lain adalah:

a. Akses ke perpustakaan

(11)

b. Akses ke pakar

c. Melakukan kuliah / pembelajaran online

d. Menyediakan layanan informasi akademi dan administrasi suatu institusi pendidikan

e. Menyediakan fasilitas mesin pencari data f. Menyediakan fasilitas diskusi

g. Menyediakan fasilitas direktori alumni sekolah h. Menyediakan fasilitas kerjasama3

(12)

E. Teknologi Komunikasi dan Informasi di Era Global

Pengaruhglobalisassemakinterasadengansemakinbanyaknyasaluraninformasida lamberbagaibentuksepertielektronikmaupun non elektroniksepertisuratkabar, majalah, radio. TV, telepon, fax, komputer, internet, satelitkomunikasidansebagainya.TeknologikomunikasidanInformasi yang

(a) bergesernyapendidikandanpelatihandari system berorientasipada guru / dosen / lembagakesistem yang berorientasipadasiswa / mahasiswa / pesertadidik.

(b) tumbuhdanmakinmemasyarakatnyapendidikanterbuka / jarakjauh. (c) semakinbanyaknyapilihansumberbelajar yang tersedia.

(d) diperlukannyastandarkualitas global dalamrangkapersaingan global dan (e) semakindiperlukannyapendidikansepanjanghayat (life long learning).

Aplikasiteknologikomunikasidaninformasitelahmemungkinkanterciptanyaling kunganbelajar global yang berhubungandenganjaringan yang menempatkansiswa di tengah-tengah proses pembelajaran, dikelilingiolehberbagaisumberbelajardanlayananbelajarelektronik. Untukitu, system pendidikankonvensionalseharusnyamenunjukkansikap yang bersahabatdengan alternative carabelajar yang baru yang saratdenganteknologi. Seperti:

E LEARNING

Globalisasitelahmemicukecenderunganpergeserandalamduniapendidikandaripe ndidikantatapmuka yang konvensionalkearahpendidikan yang lebihterbuka. (Mukhopadhyay M., 1995).Sebagaicontohkitamelihat di Perancisproyek

“Flexible Learning”. Hal inimengingatkanpadaramalan Ivan Illichawaltahun 70-an tentang “Pendidikantanpasekolah (DeschoolingSocieiy)” yangsecaraekstrimnya guru tidaklagidiperlukan.

Bishop G. (1989)

(13)

Mason R. (1994) berpendapatbahwapendidikanmendatangakanlebihditentukanolehjaringaninformasi yang memungkinkanberinteraksidankolaborasi, bukannyagedungsekolah. Namun, teknologitetapakanmemperlebarjurangantarasi kaya dansimiskin.

“Saatitujuga (Just on Time)”. Teknikpengajaranbaruakanbersifatduaarah, kolaboratif, dan inter-disipliner.

Romiszowski& Mason (1996) memprediksipenggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC)” yang bersifatsinkrondanasinkron. Dari ramalandanpandanganparacendikiawan di atasdapatdisimpulkanbahwadenganmasuknyapengaruhglobalisasi,

pendidikanmasamendatangakanlebihbersifatterbukadanduaarah, beragam, multi disipliner, sertaterkaitpadaproduktivitaskerja “saatitujuga” dankompetitif.

DISTANCE LEARNING

belajarjarakjauh (Distance Learning). Kemudahanuntukmenyelenggarakanpendidikanterbukadanjarakjauhperlu

dimasukansebagaistrategiutama:

a) Sharing resource bersamaantarlembagapendidikan / latihandalamsebuahjaringan b) Perpustakaan& instrument pendidikanlainnya (guru, laboratorium)

berubahfungsimenjadisumberinformasidaripadasekedarrakbuku.

c) Penggunaanperangkatteknologiinformasiinteraktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalampendidikansecarabertahapmenggantikan TV dan Video. Denganadanyaperkembanganteknologiinformasidalambidangpendidikan,

makapadasaatinisudah di

mungkinkanuntukdiadakanbelajarjarakjauhdenganmenggunakan media internet untukmenghubungkanantaramahasiswadengandosennya,

(14)

semuanyaitusudahdapatdilakukan. Collaboration Faktorutamadalam distance lakukanmisalnyadalamsuatuchatroom, interaksilangsungdengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa di lakukandengan mailing list, discussion group, newsgroup, danbuletin board. Dengancara di atasinteraksidosendanmahasiswa di kelasmungkinakantergantikanwalaupuntidak 100%. Bentuk-bentukmateri, ujian, kuisdancarapendidikanlainnyadapatjugadiimplementasikankedalam web, sepertimateridosendibuatdalambentukpresentasi di web dandapat di download olehsiswa. Demikian pula denganujiandankuis yang dibuatolehdosendapat pula dilakukandengancara yang sama. Penyelesaianadministrasijugadapatdiselesaikanlangsungdalamsatu proses registrasisaja, apalagi di dukungdenganmetodepembayaran online.

Virtual School dan Virtual University

Virtual university merupakansebuahaplikasibarubagi Internet.Virtual university memilikikarakteristik yang scalable, yaitudapatmenyediakanpendidikan yang diaksesoleh orang banyak.Jikapendidikanhanyadilakukandalamkelasbiasa, berapajumlah orang yang dapatikutsertadalamsatukelas? Jumlahpesertamungkinhanyadapatdiisi 40-50 orang. Virtual university dapat di aksesolehsiapasaja, darimanasaja.Penyedialayanan virtual university iniadalahwww.ibuteledukasi.com

(15)

F. Penggunaan Teknologi Pendidikan di Indonesia dan Negara-Negara Tetangga Tuntutanpembelajaran di masa yang akandatang di Indonesia maupun di negara Tetangga harusbersifatterbukadanduaarah, beragam, multi disiplinerertaterkaitpadaproduktifitaskerja “saat itujuga” dankompetitif. Teknologiinformasidantelekomunikasidenganmurahdanmudahakanmenghilangkanbat asan-batasanruangdanwaktu yang selamainimembatasiduniapendidikan.Beberapakonsekuensilogis yang terjadiantaralainadalah:

(1) Mahasiswadapatdenganmudahmengambilmatakuliahdimanapun di duniatanpaterbataslagipadabatasaninstitusi&negara;

(2) Mahasiswadapatdenganmudahbergurupada orang-orang ahli / pakardi bidang yang diminatinya. Cukupbanyakpakar di duniaini yang denganenanghatimenjawabberbagaipertanyaan yang datang;

(3) Kuliahbahkandapatdenganmudahdiambil di berbagaipenjuruduniatanpatergantungpadauniversitastempatsimahasiswa belajar.

PenerapanTeknologiInformasidanKomunikasidalampendidikanakanmemungki nkanterciptanyasistimpembelajranelektronikseperti : e-Learning, Distance Learning, Virtual University danpenggunaanperangkatinformsinteraktif (CD-ROM). Denganpemamfaatanteknologiinformasidankomunikasidalampembelajaranatau

pendidikanmemungkinkanhasilpendidikanlebihbaik (30%), lama pendidikanmenjadilebihsingkat (40%) dandenganbiaya yang relativerendah (30%) (studi yang di lakukanAmerika )4.

(16)

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

1. IlmuKomunikasiadalah: Upaya yang sistematisuntukmerumuskansecarategasasas-asaspenyampaianinformasisertapembentukanpendapatdansikap

2. Adapun macam-macam teori komunikasi yaitu:  Teori Model Lasswell

Salah satu teoritikus komunikasi massa yang pertama dan paling terkenal adalah Harold Lasswell, dalam artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model komunikasi yang sederhana dan sering dikutif banyak orang yakni: Siapa (Who), berbicara apa (Says what), dalam saluran yang mana (in which channel), kepada siapa (to whom) dan pengaruh seperti apa (what that effect) (Littlejhon, 1996).

 Teori Komunikasi dua tahap dan pengaruh antar pribadi

Teori ini berawal dari hasil penelitian Paul Lazarsfeld dkk mengenai efek media massa dalam kampanye pemilihan umum tahun 1940. Studi ini dilakukan dengan asumsi bahwa proses stimulus bekerja dalam menghasilkan efek media massa. Namun hasil penelitian

Salah satu teori komunikasi klasik yang sangat mempengaruhi teori-teori komunikasi selanjutnya adalah teori informasi atau teori matematis. Teori ini merupakan bentuk penjabaran dari karya Claude Shannon dan Warren Weaver (1949, Weaver. 1949 b), Mathematical Theory of Communication.

3. Perbedaan Istilah Teknologi Komunikasi dan teknologi Informasi.

(17)

hanya dalam pengertian hardware atau perangkat kerasnya. Teknologi Informasi identik dengan perangkat komputer dan kelengkapannya.

4. Teknologi informasi di andalkan menjadi fasilitator utama untuk pemerataan pendidikan di indonesia dengan kemampuan pembelajaran jarak jauh tidak terpisah oleh ruang, jarak dan waktu. Untuk pencapaian daerah-daerah yang sulit tentunya penerapan teknologi informasi di lakukan dengan tepat di indonesia. Adapun manfaat teknologi informasi bagi bidang yang lain adalah:

a. Akses ke perpustakaan b. Akses ke pakar

c. Melakukan kuliah / pembelajaran online

d. Menyediakan layanan informasi akademi dan administrasi suatu institusi pendidikan

e. Menyediakan fasilitas mesin pencari data f. Menyediakan fasilitas diskusi

g. Menyediakan fasilitas direktori alumni sekolah h. Menyediakan fasilitas kerjasama

5. PenerapanTeknologiInformasidanKomunikasidalampendidikan di era

globalakanmemungkinkanterciptanyasistimpembelajranelektronikseperti : e-Learning, Distance Learning, Virtual University danpenggunaanperangkatinformsinteraktif (CD-ROM).

Denganpemamfaatanteknologiinformasidankomunikasidalampembelajaranatau

pendidikanmemungkinkanhasilpendidikanlebihbaik (30%), lama pendidikanmenjadilebihsingkat (40%) dandenganbiaya yang relativerendah (30%) (studi yang di lakukanAmerika )

6. Tuntutanpembelajaran di masa yang akandatang di Indonesia maupun di negara Tetangga harusbersifatterbukadanduaarah, beragam, multi disiplinerertaterkaitpadaproduktifitaskerja “saat itujuga” dankompetitif. Teknologiinformasidantelekomunikasidenganmurahdanmudahakanmenghilangkanbat asan-batasanruangdanwaktu yang selamainimembatasiduniapendidikan.Beberapakonsekuensilogis yang terjadiantara lain adalah:

(18)

2) Mahasiswadapatdenganmudahbergurupada orang-orang ahli / pakardi bidang yang diminatinya. Cukupbanyakpakar di duniaini yang denganenanghatimenjawabberbagaipertanyaan yang datang;

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Fisher, B. Aubrey, 1986, Teori-teoriKomunikasi. Penyunting: JalaluddinRakhmat, Penerjemah: SoejonoTrimo. Bandung: RemajaRosdakarya.

Fuady,M.E.TeknologiKomunikasidanTeknologiInformasi, dalam

https://imultidimensi.wordpress.com/2010/07/20/teknologi-teknologi-komunikasi-dan-teknologi-informasi di unggah 20 Juli 2010

Suripto.(2011). Pengguananinformasikomunikasidandampaknyadalamdunia pendidikan.

A, Hadiana.dan E, Djaelani. (2002). SistimPendukung e-Learning di Web. (Online)

Referensi

Dokumen terkait

ICCI is a biennial conference organized by the Industrial Design Department – Insti tute of Technology 10th November Surabaya. ICCI aims at providing an overview of

Seks sebagai bentuk kebebasan Subjek terlibat (ER) dalam seks bebas karena memang dijadikan sebagai bentuk perlawanan akibat banyaknya masalah keluarga yang ia

Perwalian menurut wasiat adalah perwalian yang dilakukan atas dasar kekuasaan orang tua yang lebih berhak mengangkat wali atas seorang anak atau lebih apabila

Jumlah yang dikurangi - Plus: Pembayaran pada laporan, tetapi tidak ada dalam buku bank Jumlah.

7&8 RSUD Dr. !hmad Darwis wajib menjelaskan kepada pasien tentang persetujuan  pembukaan dan kerahasiaan inormasi medis dan medis kepada pihak dan atau

Pada triwulan I-2013, Gorontalo mengalami inflasi sebesar 5,18% (y.oy) lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat inflasi sebsar 5,31% (y.o.y)

Berdasarkan pada pengalaman kami dan informasi yang ada, diharapkan tidak ada efek yang membahayakan jika ditangani sesuai dengan rekomendasi dan tindakan pencegahan yang sesuai

3 Employee NIK dan nama karyawan Pilih Karyawan yang ingin dinaikan salary component nya 4 Back Pay Date Tanggal efektif Rapel Centang Apabila. karyawan tersebut mendapatkan rapel