• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Kecakapan Manajerial Terhadap Praktik Manajemen Laba Dengan Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012–2014)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Kecakapan Manajerial Terhadap Praktik Manajemen Laba Dengan Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012–2014)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii ABSTRACT

The effect of of managerial ability on earnings management practices with corporate governance as Moderating variable (studies on manfaturing company listed on Indonesia

Stock Exchange 2012-2014)

The objective of this study is to investigate he the impact of managerial ability on earnings management.

Furthermore, this study also examines the effect of corporate governance on the relationship between managerial ability and earnings management. Components of corporate governance that use as a moderating variable is the proportion of Independent board, Institutional Ownership and Managerial Ownership.

The sample of the study is the manufacturing companies listed in the Indonesian Stock Exchange. The number of the samples of the company is 40 (3 years). The managerial ability is measured using Data Envelopment Analysis (DEA). The earnings management is measured using modified Jones model. The Proportion of Independent Commisioner is measured with divide the number of board with the number of indevendent commissioner. The Institutional Ownership is measured from the numer of percentage of instiusional owneship. Managerial Ownership is measured from the numer of percentage of manajerial

ownership.

The hypothesis of this study is that managerial ability are a positive influence on earnings management, proportion of independent board moderate the relationship between managerial ability and earnings management. Institutional Ownership moderate the relationship between managerial ability and earnings management. Manjerial Ownership moderate the relationship between managerial ability and earnings management.The analytical method used is quantitative descriptive by using simple linear regression to examine the effect of managerial ability to earnings management, and multiple linear

regession to examine Corporate governance as moderation variabl.

The results showed that the Skills managerial significantly influence Earnings Management, proportion of independent board was not able to moderate the influence of managerial skills to earnings management, institutional ownership not able to moderate the influence of managerial skills to earnings management, ownership manjerial not able to moderate the influence of managerial skills to earnings

management

Keywords : managerial ability, earnings management, Corporate governance, Data Envelopment Analysis (DEA)

(2)

iii

ABSTRAK

PENGARUH KECAKAPAN MANAJERIAL TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAi VARIABEL PEMODERASI (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN

2012–2014)

Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari Kecakapan Manajerial terhadap praktik Manajemen Laba. Selain itu, penelitian ini juga menguji pengaruh dari Corporate Governance pada hubungan antara kecakapan manajeril dan manjeen laba. Komponen corporate governance yang dipakai sebagai variabel pemoderasi adalah Proporsi Dewan Komisaris Indevenden, Kepemilikan Institusional dan Kepemilikan Manajerial.

Sampel penelitian ini adalah peusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Persahaan sampel yang digunakan adalah 40 perusahaan. Kecakpa manajeral dihitung dengan mengunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Manajemen laba dihitung dengan mengunakan model modifikasi jones. Dewan komisaris indevenden dihitung dengan dengan membagi jumlah keseluruhan anggota komiaris dengan aggota komsaris indvenden. Kepemilikan instiusional dihitung dari jumlah persentasi dari kepemilikan saham institusi. Kepemilian manajerial dihitung dari jumlah pesentasi kepemilikan saham oleh manajer peusahaan.

Hipotesis dalam penelitian ini ialah Kecakapan manajerial berpengaruh positif terhadap manajemen laba, Proporsi dewan komisaris independen memoderasi hubngan kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, Kepemilikan institusional memoderasi hubungan kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, Kepemilikan manjerial memoderasi hubungan kecakapan manajerial terhadap manajemen laba. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, dan uji regesi linear berganda untuk menguji Corporate governance sebagai pariabel moderasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecakapan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap Manajemen Laba,Proporsi dewan komisaris independen tidak mampu memoderasi pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, Kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba, Kepemilikan manjerial tidak mampu memoderasi pengaruh kecakapan manajerial terhadap manajemen laba

Kata Kunci : Kecakapan Manajerial, Komisaris Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Manajemen Laba

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana usaha yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi hambatan dalam mengimplementasi nilai-nilai persatuan dan kemanusiaan dalam tradisi sambatan di Desa

Tujuan studi Andal Jembatan Suramadu adalah : Mengidentifikasi rencana pembangunan Jembatan Suramadu serta jalan aksesnya yang diperkirakan dapat menimbulkan dampak

Menurut FAO/WHO Codex Alimentarius, bahan tambahan makanan (BTM) didefinisikan sebagai semua bahan yang biasanya tidak dikonsumsi sebagai bahan makanan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman konsep IPA Fisika siswa kelas V yang rendah di SD Negeri Kecamatan Sleman sehingga berpeluang terjadi miskonsepsi..

maka hal yang sama juga terjadi pada alat kelengkapan DPR yang baru dibentuk. nya,

Dengan hormat, dalam rangka memotivasi dan menumbuh-kembangkan minat dosen perguruan tinggi dalam menghasilkan publikasi ilmiah buku ajar yang sesuai dengan disiplin ilmu dan

j) Mendisfungsikan Alat Aktuasi. Setelah tabung-tabung diamankan, langkah pertama yang harus dilakukan pada pekerjaan dekomisi adalah mendisfungsikan alat aktuasi sehingga tabung

Tahun Anggaran 2012, menyatakan bahwa masa sanggah banding hasil lelang Pekerjaan Rehabilitasi Gedung. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan yang dimulai pada