• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus dan RPS Akuntansi Sektor Publik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Silabus dan RPS Akuntansi Sektor Publik"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

SILABUS

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Dosen Pengampu: Swanto Sirait,SE.,M,Ak.,Ak

A. Deskripsi

Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan konsep akuntansi sektor publik, profesi akuntan sektor publik dan

proses akuntansi sektor publik; mahaiswa juga memiliki kemampuan untuk menjelaskan pendekatan dan teknik-teknik akuntansi sektor

publikyang tepat dalam setting lingkungan penugasan dan karakteristik kondisi akuntan sektor publik yang berbeda; dapat menyusun program

kerja dalam rangka pembuatan laporan keuangan sektor publik;

Mahasiswa memahami teknik-teknik yang digunakan dalam siklus-siklus transaksi akuntansi sektor publik. Dalam garis besarnya siklus-siklus

transaksi mencakup siklus pendapatan (revenue cycle), siklus pengeluaran (expenditure cycle), siklus konversi (conversion cycle), dan siklus

pendanaan dengan penginvestasian (financing and investing cycle). Pemahaman fungsi akuntansi sektor publik, dokumen-dokumen, dan

catatan-catatan (memahami system informasi akuntansi) dari setiap siklus merupakan langkah yang harus dilakukan lebih dahulu sehingga laporan

keuangan organisasi sektor publik yang handal dapat di sajikan.

B. Model Pembelajaran

Mata kuliah ini diselenggarakan dengan menggunakan 3 model pembelajaran dari model pembelajaran yang tersedia dalam model pembelajaran

KBK KKNI, yaitu ”Contextual Instruction”, ”Small Group Discussion”, dan ”Cooperative Learning”. Ketiga model pembelajaran ini melibatkan

mahasiswa secara aktif mengembangkan pengetahuan dan membuat mahasiswa menjadi pusat pembelajaran. Metode Contextual Instruction,

mengharuskan mahasiswa membahas konsep dan teori yang diajarkan dosen dan menghubungkannya dengan fakta di lapangan atau fakta di

organisasi / perusahaan. Small Group Discussion, mengharuskan mahasiswa kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan

secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi. Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan rencana materi kuliah berikutnya.

Cooperative Learning, mengharuskan mahasiswa secara berkelompok membahas dan mengumpulkan masalah/tugas/kasus yang diberikan oleh

dosen termasuk didalamnya tugas tentang praktek di organisasi sektor publik.

C. Buku Acuan Utama

Akuntansi Sektor Publik,

oleh prof. Dr. mardiasmo, Penerbit YKPN Jokjakarta.

Buku pengarang lainnya yang membahas Akuntansi Sektor Publik.

(2)

Kuliah ini akan dilaksanakan dalam waktu 14 kali tatap muka.

Terdiri dari 7 pertemuan sebelum Ujian Tenah Semester (UTS) dan 7 pertemuan setelah UTS.

Evaluasi terhadap prestasi mahasiswa dilaksanakan dalam 2 kali ujian yaitu UTS dan UAS .

Komposisi Penilaian: Tugas (20%), UTS (30%), dan UAS (50%).

Grade nilai terdiri dari:

(3)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Mata Kuliah : Akuntansi Sektor Publik Semester : II (Dua) Kode : AK208

Prodi :Akuntansi. Dosen : Swanto Sirait, SE, M.ak, Ak. SKS : 3 SKS

Kompetensi :Mahasiswa mampu melakukan praktek kerja di lingkungan organisasi sektor publik sampai akhirnya mampu menyususn laporan keuangan

Kriteria (Indikator) Penilaian Bobot (6) Nilai

1 Mahasiswa mampu menjelaskan dengan praktek khusus nya di lembaga / organisasi sektor publik. Serta memberi penjelasan hubungan akuntansi sektor public dan akuntansi serta perbedaannya.  Memberi tugas untuk bahan diskusi pada pertemuan berikutnya.

 Menjelaskan betapa menariknya profesi akuntan sektor public.

 Memberi tugas bagi mahasiswa dalam presentasi pada tatap muka berikutnya. Mahasiswa:

 Di dalam kelas membahas konsep dan karakteristik organisasi sektor publik dan menghubungkannya dengan situasi nyata di organisasi yang diamati, atau di organisasi /perusahaan tempat bekerja. Mahasiswa menceritakan karakteristik akuntansi sektor publik sesuai dengan pemahamannya. Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan mempelajari materi pada pertemuan / kuliah berikutnya berikutnya.

Peserta didik 100% mampu membedakan auditing dengan akuntansi.

Peserta didik 100% mampu memahami kenapa audit harus dilakukan.

3%

2 Mahasiswa mampu menjelaskan ,

 Mengumpulkan dan membahas tugas sebelumnya di kelas serta memberi tahu nilai/ kemampuan mahasiswa dalam menjawab tugas tersebut.

 Menjelaskan kerangka konseptual akuntansi sektor publik dan .memberi solusi atas semua keingin tahuan (curiosity) mahasiswa tentang profesi akuntan sektor publik.

 Memberi pertanyaan tentang materi tatap muka sebelumnya sehingga mahasiswa

Peserta didik 100% mampu memjelaskan kerangka konseptual akuntansi sektor publik secara singkat..

Peserta didik 100% mengusasi materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan sebelumnya dan sudah mereview materi kuliah yang akan dibahas pada perkuliahan hari ini.

(4)

dapat menghubungkannya dengan materi saat ini.

 Memberi tugas kepada mahasiswa sebagai penyaji dalam pertemuan pertemuan berikutnya.

Mahasiswa:

 Di dalam kelas membahas kerangka konseptual akuntansi sektor publik.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah minggu berikutnya.

3 Mahasiswa mampu mengenal dan mengetahui apa itu standar/ prinsip akuntansi sektor public sehingga mahasiswa dapat menerapkan standar tersebut dalam rangka penyusunan laporan keuangan sektor

 Merancang bahan diskusi tentang “ Standar akuntansi sektor publik” untuk diskusi mahasiswa dikelas.

 Sebagai moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Menjelaskan betapa menariknya profesi akuntan sektor publik. Mahasiswa:

 Didalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah minggu berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat.

Peserta didik masih mengusasi materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan sebelumnya dan sudah mereview materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan hari ini.

5%

4 Mahasiswa mampu memahami dan

sektor public. Dosen: Small Group Discussion

 Merancang bahan diskusi tentang “ Penganggaran Sektor Publik ” untuk diskusi mahasiswa dikelas.

 Membeikan tugas yang akan di kumpul kan pada pertemuan berikutnya (dan mebahasnya di kelas)

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

Mahasiswa:

 Di dalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah minggu berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat.

Peserta didik masih mengusasi materi pada perkuliahan sebelumnya dan sudah mereview materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan hari ini.

3%

5 Mahasiswa mampu

(5)

menjelaskan elemen dalam struktur APBN/APBD dan mampu membedakan kedua anggaran tersebut .

/APBD Merancang bahan diskusi tentang “APBN/APBD” untuk diskusi mahasiswa dikelas.

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu.

 Mahasiswa: didalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah minggu berikutnya.

memberikan pendapat. Peserta didik masih tetap

mengusasi materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan sebelumnya

6 Mahasiwa mampu memahami :

Seluk beluk akuntani keuangan daerah dan penyelenggaraan nya.

 Merancang bahan diskusi tentang “ Akuntansi Keuangan Daerah”

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu.

 Memberi tugas untuk di kumpulkan dan di bahas pada pertemuan berikutnya. Mahasiswa:

 didalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah pada tatap muka berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat.

Peserta didik masih mengusasi materi kuliah yang dibahas pada perkuliahan sebelumnya

5%

7-8 Mahasiswa mampu memahami:

Seluk beluk laporan keuangan sektor public dan mampu menyususn laporan

Dosen: Merancang bahan diskusi tentang “Laporan Keuangan sektor public dan penyusunan laporan keuangan sektor publik ’.

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu.

 Memberi tugas untuk di kumpulkan pada pertemuan berikutnya dan sekaligus membahasnya.

Mahasiswa:

 Di dalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

(6)

9 Mahasiswa mampu : Menjelaskan bagaimana cara mengukur kinerja

 Merancang bahan diskusi tentang “Pengukuran kenerja sektor publik’.

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu.

Mahasiswa:

 Di dalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

2%

10 Mahasiswa mampu memahami dan

 Merancang bahan diskusi tentang “Sistem akuntansi pemerintah pusat’.

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu. Mahasiswa:

 Didalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

5%

11 Mahasiswa mampu memahami dan

 Merancang bahan diskusi tentang “ Akuntansi organisasi nirlaba”.

 Menjadi moderator dan memberi kesimpulan dan point penting dari topik diskusi.

 Mengulas materi pertemuan yang lalu.

 Menyiapkan suatu masalah/kasus/tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa secara berkelompok dalam model pembelajaran Cooperative Learning pada pertemuan berikut

Mahasiswa:

 Didalam kelas membentuk kelompok diskusi, membahas bahan diskusi, dan

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

(7)

secara bergantian menjadi juru bicara dan presentasi.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

12 Mahasiswa mampu : Memahami dan menjelaskan : Akuntansi Badan Layanan Umum.

Akuntansi Badan Layanan Umum

Cooperative Learning Dosen:

 Merancang dan memonitor proses belajar dan hasil belajar kelompok mahasiswa.  Menyiapkan suatu masalah/kasus/tugas untuk diselesaikan oleh mahasiswa

secara berkelompok.

 Mengulas/merivew materi pertemuan yang lalu lalu.

Mahasiswa:

 Secara berkelompok,mahasiswa membahas dan mengumpulkan masalah/kasus/tugas yang diberikan oleh dosen.

 Di dalam kelas aktif mengkritisi masalah/tugas/kasus tersebut sehingga timbul suasana dialog.

Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

5%

13-14 Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan :

Akuntansi Dana

Akuntansi

Dana Dosen: Cooperative Learning

 Merancang dan memonitor proses belajar dan hasil belajar kelompok mahasiswa.  Menyiapkan suatu masalah/kasus/tugas tentang Akuntansi Dana untuk

diselesaikan oleh mahasiswa secara berkelompok.  Mengulas/merivew materi pertemuan yang lalu lalu.

Mahasiswa:

 Secara berkelompok,mahasiswa membahas dan mengumpulkan masalah/kasus/tugas yang diberikan oleh dosen.

 Di dalam kelas aktif mengkritisi masalah/tugas/kasus tersebut sehingga timbul suasana dialog.

 Diluar kelas, mereview materi kuliah sebelumnya dan materi kuliah berikutnya.

Peserta didik 100% aktif berdiskusi dan semua anggota kelompok memberikan pendapat. Mahasiswa masih mengingat

dengan baik materi pertemuan pertemuan sebelumnya.

8%

5%

(8)

(Ingrid Panjaitan, SE.,M.Sc.,Ak.,CA.)

Dosen

(Ingrid Panjaitan, SE.,M.Sc.,Ak.,CA.)

Ketua Prodi

(Sihar Tambun,SE., ,M.Si Ak.)

(9)

Referensi

Dokumen terkait

komputerisasi yang dapat digunakan untuk memudahkan proses audit serta pengendalian internal bagi perusahaan atau organisasi terkait.. Manfaat bagi

Upaya-upaya yang perlu diper- siapkan untuk mendukung pengem- bangan budidaya organik pada tanaman obat berimpang antara lain adalah : (1) Penyediaan benih unggul dan bebas

Berdasarkan hasil penelitian disampaikan saran sebagai berikut: (1) Metode CCRT dan CERQ dengan media menulis ekspresif dapat menjadi sarana untuk meningkatkan perilaku

Nyatakan tiap pola masukan sebagai vektor bipolar yang elemennya adalah. tiap titik dalam

EVALUASI KELAYAKAN BISNIS BERBASIS ASPEK PEMASARAN D AN FINANSIAL PAD A USAHA CAFÉ ROEMAH SEBELAH.. Universitas Pendidikan Indonesia

Ini akan membuat vektor bobot menjadi lebih dekat ke input, dan meningkatkan kemungkinan diklasifikasikannya input sebagai 1 pada proses selanjutnya. Perubahan vektor bias sama

Bahwa benar dengan demikian, Terdakwa telah meninggalkan Kesatuan Rindam XVII/Cenderawasih tanpa ijin Danrindam XVII/Cenderawasih atau atasan lain yang berwenang

[r]