• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil 2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Data Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil 2013."

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

I.

NO Wilayah Pengambilan Data

1. Provinsi : D.I Yogyakarta

2. Kabupaten/Kota*) : Bantul

3. Koordinator dan Petugas

a Nama : Septian Hardianto

N I P : 19880918 201101 1001

Tanggal pengisian data : 16/05/2013 (yyyy-mm-dd)

Tanda Tangan Pencacah : ………..

………..

b Koordinator/Pemeriksa :

Nama : Istiwasono, S.Pt

N I P : 19670411 198602 1002

Tanggal Pemeriksaan data : 16/05/2013 (yyyy-mm-dd)

Tanda Tangan Koordinator/Pemeriksa : ………..

………..

Tabel. 1. Obyek Survey dan Petugas

OBYEK SURVEY DAN PETUGAS

(2)

II.

2,1 Aspek Geografi (Bantul dalam Angka 2012)

a. Panjang Garis Pantai Kabupaten/Kota : 17 Km

b. Luas Kabupaten/Kota : 506.85 Km2

c. Pusat pemerintahan Kabupaten/Kota : 1. Di Pulau Utama 2. di pulau kecil

d. Jumlah pulau dalam satu Kabupaten/Kota : 1 pulau

e. Jalan Kabupaten/Kota beraspal : 665,43 Km

f. Jalan Kabupaten/Kota belum beraspal : 230.30 Km

g. Jml. Desa Pesisir

5 4 2

2,2 Aspek Sosial Ekonomi (Bantul Dalam Angka 2012)

Jml. Total Pnddk Jml. Pnddk Pria Jml. Pnddk Wanita Jml KK Pendapatan Perkapita (Rp)

29.323

14.131 15.129 8.868 10.814.357 29.744

14.616 15.128 10.720 9.393.447 28.668

14.214 14.454 9.145 10.146.518

Tidak Tamat SLTP Tamat SLTP Tamat SLTA Tamat Strata 1 Tamat Strata 2

9.264

4.988 9.338 1.800 187 9.236

10.179 10.909 393 40 8.819

8.279 6.933 637 73 Srandakan

KETERANGAN UMUM KABUPATEN / KOTA

Nama Kecamatan Pesisir

Srandakan

Tabel. 2. Data Umum

Kretek Sanden

Kretek Sanden Kecamatan Pesisir

Sanden Kretek

Kecamatan Pesisir

(3)

2.3 Aspek Kebijakan Pengelolaan Wilayah Pesisir

Tahun Lokasi Luas Kajian Status * * artinya :

2014 Bantul 50.685 Review Penyusunan Perda

2013 Patihan 50 Raperbup

2013 Baros;Parangtritis 761 Kepbup

2011 Bantul 50.685 Perda No.4 Tahun 2011

2.4 Aspek Bencana dan Kerusakan Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil 1. Bencana alam yang pernah terjadi

Tahun

Kejadian Korban (org) Kerusakan Rmh Kerusakan Lahan (ha) Kerugian Uang (Rp1.000)

2009 - sarana prasarana,gardu tidak tercatat tidak terdata

pandang SAR,indokor

2010 - sarpras wisata tidak tercatat tidak terdata

2011 - sarpras wisata; sarpras 500 m2; 9 baris cemara tidak terdata

budidaya udang

2012 - tidak ada pohon cemara udang tidak terdata

2013 - 51 bangunan hilang, pohon cemara udang tidak terdata

25 rumah terancam

2006 - 6 rumah, 2 lesehan, tidak tercatat tidak terdata

1 los pasar

2010 - sarpras nelayan tidak tercatat tidak terdata

2011 - sarpras nelayan tidak tercatat tidak terdata

2013 - 20 bangunan rusak / tidak tercatat tidak tercatat

hilang termasuk rumah dan sarpras umum

2013 - - pohon cemara udang tidak tercatat

2013 - 16 bangunan rusak - tidak tercatat

2007 - TPI dan PMT rusak tidak tercatat tidak tercatat

2009 - sarana prasarana,gardu tidak tercatat tidak tercatat

pandang SAR,indokor

2010 - sarpras wisata tidak tercatat tidak tercatat

2011 - sarpras wisata; sarpras 500 m2; 9 baris cemara tidak tercatat

budidaya

2006 - 6 rumah, 2 lesehan, tidak tercatat tidak tercatat

1 los pasar

2010 - sarpras nelayan tidak tercatat tidak tercatat

2011 - 2 unit PMT; 60 set alat tidak tercatat tidak tercatat

b. Gelombang pasang Rencana Zonasi

Rencana Aksi atau sudah di Perda kan

Rencana Aksi Rencana Pengelolaan

Kebijakan Pengelolaan Wilayah KP3K

Jenis Bencana Alam Dampak

(4)

tangkap

2011 - 1 unit PMT; 1 set alat tidak tercatat tidak tercatat

tangkap

2009 - gagal panen melon & kepiting

2011 - gagal panen

2006 93 216.804 tidak tercatat 1.188.060.323.770

2012 - - tidak tercatat

-2,5 Situs Bersejarah di Pesisir dan Pulau Kecil (DKP Bantul)

Situs - situs sejarah di pesisir dan pulau-pulau kecil

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada", isilah tabel berikut

Terawat Tidak Terawat

a. Petilasan Parangkusumo √

b. Makam Syech Maulana Maghribi √

c. Makan Syech Bela Belu √

Kondisi Lokasi situs sejarah

f. Pencemaran Aspal c. Banjir/ROB * Baros, Tirtohargo d. Tsunami

(5)

III.

3.1 Potensi Ekosistem Laut, Pesisir dan Pulau - Pulau Kecil (DKP Bantul)

Kondisi Baik Kondisi Sedang Kondisi Rusak Luas Total

Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha)

5 1 - 6

Kaya/Sehat Kurang Kaya/Sehat Miskin Luas Total

Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha)

- - -

-Sangat Baik Baik Cukup Kurang Luas Total

Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha) Luas (ha)

- - - -

-3,2 Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)

Kegiatan pengangkatan BMKT di Kabupaten/Kota

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada"

Bujur Lintang

Perusahaan yang melakukan pengangkatan : a. ……….. b. ……….. c. ………..

Kapasitas Waktu Tenaga Kerja Nilai Pengangkatan Jenis Barang

Pengangkatan (m3) Pengangkatan (org) (Rp.1.000) (Unit)

Nama Lokasi POTENSI EKOSISTEM, ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL LAUT, PESISIR DAN PULAU - PULAU KECIL

Potensi Pesisir dan Laut Padang Lamun

Tabel. 3. Data Potensi KP3K

Lokasi Pengangkatan

c. ……….

a. ………. Potensi Pesisir dan Laut

Potensi Pesisir dan Laut Mangrove

a. ……… Terumbu Karang

b. ………

b. ………. c. ……….

(6)

3,3 Sumber Mata Air di Pulau - Pulau Kecil (Bantul Dalam Angka 2012) Sumber mata air di pesisir dan pulau-pulau kecil

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada" isilah tabel dibawah ini

Kapasitas Air

(m3) Bujur Lintang

nd nd

Catatan : nd 110° 32' 9.130" 8° 0' 2.096"

nd

4,1 Pariwisata Bahari (Bantul Dalam Angka 2012)

Pengusahaan pariwisata bahari

Jumlah Luas Kawasan Jumlah Pengunjung Biaya Masuk Koordinat Geografis

(buah) (ha) (org/tahun) (Rp.1.000) Lintang/Bujur

8

2.677 (Kec. Kretek) tergabung dgn Paris tergabung dengan P.Parangtritis -8,0221 / 110,3249 1.338.112 Rp. 5000 -8,0248 / 110,3331 tergabung dgn Paris Rp. 5000 -8,0130 / 110,2927

800 gratis -8,0082 / 110,2805

2.316 (Kec. Sanden) 36.456 Rp. 5000 -8,0044 / 110,2662 11.267 Rp. 5000 -7,9996 / 110,2527 1.832 (Kec. Srandakan) 270.823 Rp. 5000 -7,9907 / 110,2269 54.628 Rp. 5000 -7,9886 / 110,2211

e. Keindahan Bawah Laut b. Diving

b. Snorkling

TIPOLOGI PEMANFAATAN

Tabel. 4. Data Tipologi Pemanfaatan

Koordinat Geografis

* Pantai Parangtritis * Pantai Depok

Lokasi Sumber Mata Air

c. Renang d. Goa bawah laut

Jenis Pariwisata Bahari a. Keindahan Alam Pesisir dan pantai * Pantai Parangkusumo

g. Lainnya (sebutkan) f. Selancar Angin

* Wisata ekosistem mangrove * Pantai Samas

Data debit mata air tidak ada karena Dinas SDA Bantul belum pernah melakukan pengukuran debit

* Pantai Patihan * Pantai Kuwaru * Pantai Pandansimo

i. Tuk Bodeh / awar-awar a. Tuk Cobang

(7)

Aksessibilitas Lokasi Pariwisata Bahari

Jumlah (unit)

78 (BPS 2007)

4 (Laporan PEMP 2007)

Sarana dan prasarana lokasi pariwisata bahari : (DKP Bantul)

Jarak dari Penginapan Penjualan cinderamata Kedai/rumah makan Jumlah Tenaga Kerja

Ibukota Kab/Kota (buah) (buah) (buah) (org)

15 75 17 57

Investasi pada pariwisata bahari : Rp. ……… Tahun ………..

4,2 Energi Alternatif Kelautan, Pesisir dan Pulau Kecil Pemanfaatan energi alternatif di Kabupaten/Kota

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada" isilah tabel dibawah ini

Lokasi Kapasitas Satuan Nilai Produksi Pengelola

sumber energi produksi/bulan Produksi (Rp.1.000) Sumber energi

Pandansimo 1200 Kw 60 Kw @25.000 (33) LAPAN;UGM;MASYARAKAT

Samas 51 KW 5 KW @1.000 (1) DPU Bantul;DKP Bantul

Pandansimo 380 Kw 19 Kw @3.500 (190) LAPAN;KKP;MASY

4,3 Sarana Penunjang

1 Gudang pendingin (cold storage) : 1 Unit

2 Pabrik es : 2 Unit

3 Galangan kapal perikanan : - Unit

4 Bengkel kapal perikanan : - Unit

c. Roda Tiga

c. Listrik Tenaga Surya a. Kincir Angin

Pemanfaatan energi alternatif di Kabupaten/Kota

b. Parangtritis

d. Wisata ekosistem mangrove e. Samas

a. Parangkusumo

a. Kereta Api

Angkutan Air/Laut

(8)

5 SPDN/SPBN : - Unit

6 Unit usaha/penjualan sarana perikanan : 3 Unit

7 Pasar ikan : 3 Unit

8 Kedai Pesisir : 1 Unit

9 Sarana komunikasi dengan tenaga surya : - Unit

10 Sarana Air Bersih : - Unit

11 Jetty : - Unit

12 Listrik Tenaga Surya (LTS) : 1 Unit

13 Wartel/Kiospon : 1 Unit

14 Warung internet : 5 Unit

15 Warung khas ikan : 73 Unit

4,4 Kawasan konservasi laut (DKP Bantul)

ada : (√ ) Luas Areal Jenis Utama Jumlah Populasi Koordinat Geografis

Tidak ada : (-) (ha) Yang dilindungi (ekor) Bujur X (BT) / Lintang Y (LS)

Patihan 19 Ha Penyu Tidak terdata 110° 14' 39.482" / 8° 0' 1.454"

Baros 23 Ha Perikanan Laut Tidak terdata 110° 17' 9.199" / 8° 0' 48.066"

Parangtritis 63 Ha Perikanan Laut Tidak terdata 110°17' 9.199" / 8°0' 48.066"

- - - -

-- - - -

-- - - -

-- - - -

-- - - -

-Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD)

Daerah Perlindungan Laut

Cagar Alam Laut Suaka Margasatwa Laut

Jenis Kegiatan Konservasi

(9)

V.

5.1 Kegiatan Ditjen. KP3K DKP yang pernah dilakukan di Kabupaten/Kota (DKP Bantul)

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada"

Sumber Dana Jenis Kegiatan Pelaksana Kegiatan Nilai Kegiatan

( P/DK/TP/DAK) ( 1, 2, 3 ) Konsultan/Swakelola (Rp.1.000)

1 TP 2006 2,3 Swakelola

2 TP 2007 2,3 Swakelola

3 TP 2008 2,3 Swakelola

4 TP 2009 1,2,3 Swakelola

5 TP 2010 1,2,3 Swakelola

6 TP 2010 2,3 Swakelola

7 p 2011 2 Swakelola

8 P 2012 2 Swakelola Rp 20.000.000,00

9 P 2012 1 Swakelola Buku 1000 Judul

10 P 2013 2 Swakelola Rp 10.000.000,00

11 P 2013 2 Swakelola Rp 50.000.000,00

P = Pusat, DK = Dekonsentrasi, TP = Tugas Perbantuan, DAK = Dana Anggaran Khusus

5.2 Kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir dan pulau - pulau kecil di kabupaten/kota

a. Ada b. Tidak ada (lingkari no yang dipilih)

Jika "Ada"

Jenis Kegiatan yang dilakukan :

1.DEP dan Bantuan Sosial Lainnya 2. Kedai Pesisir 3. SPDN 4. Bea Siswa 5. Rehab. Ekosistem 6. Bantuan Sarana

7. Rumah Tahan Gempa 8. Mitigasi Bencana

5,3 Dana Ekonomi Produktip (DEP), Bantuan Sosial Lainnya

Jenis usaha yang dikembangkan : Koperasi

Nilai bantuan yang diterima : Rp 1.728.500.000,00 rupiah Tahun : 2004-2007

Bank penyalur bantuan : Bukopin

Keberadaan koperasi di bidang kelautan dan perikanan (DKP Bantul)

Koperasi Unit Desa (KUD) : - unit Jumlah tenaga kerja :

-LEPP-M3 : 1 unit Jumlah tenaga kerja : 5 org

Koperasi non KUD lainnya : 2 unit Jumlah tenaga kerja : 10 org

Lembaga keuangan mikro informasl di sektor kelautan dan perikanan

LKM Swamitra Mina : 1 unit Jumlah tenaga kerja : 5 org

BPR Pesisir : - unit Jumlah tenaga kerja :

-KEGIATAN KELAUTAN, PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL (KP3K) DI KABUPATEN/KOTA

BLM Implementasi Teknologi Tepat Guna (Garam)

Tabel. 5. Data Kegiatan KP3K

Tahun Kegiatan

PEMP PEMP

PNPM MANDIRI - KP PNPM MANDIRI - KP No

BLM Penguatan P3MP PEMP

Nama Kegiatan

BLM Penguatan P3MP

Jenis Kegiatan : 1. modal fisik ; 2. bantuan sosial ; 3. sosialisasi,penyuluhan dll

BLM

BLM PEREMPUAN PESISIR

(10)

Unit Simpan Pinjam (USP) : - unit Jumlah tenaga kerja :

-Lembaga keuangan mikro lainnya : - unit Jumlah tenaga kerja :

-(sebutkan)

Realisasi DEP dan Bantuan Sosial Lainnya di kabupaten/kota tiga tahun terakhir :

2008 2009 2010 Sumber Dana APBN Sumber Dana APBD

71 7 10 3 kelompok penyu

12.500 10.000 @ 5 juta

a. DEP 500.390 APBN-TP

b. Seed Fund c. Village Grand d. SNRM

e. Bantuan Sosial Lainnya (sebutkan) BLM BLM APBN-TP Bansos 2010

5,4 Kedai Pesisir

Jumlah Kedai Pesisir : 1 unit

Modal Usaha yang disalurkan : 300.000.000 rupiah Modal lancar yang berjalan : 92.000.000 rupiah Modal tidak lancar : 120.000.000 rupiah Rata-rata omzet perbulan : 50.000.000 rupiah Jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan : 3 org

5,5 SPDN tidak ada

Jumlah SPDN : ……….. unit

Jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan : ……….. org

Rata - rata jumlah pelanggan : ……….. org

Rata-rata BBM yang disalurkan : ……….. liter/bulan

Rata-rata omzet perbulan : ……….. rupiah

5,6 Usaha Kerajinan Masyarakat Pesisir dan Pulau Kecil

Jumlah Pekerja Omzet/bulan Pemasaran

(org) (Rp. 1.000) (lokal/antar kota)

Flanel 10 Rp 400.000,00 lokal

5,7 Asosiasi/Organisasi Pengelola Pesisir dan Pulau Kecil : P3MP "Mitra Pesisir" Kabupaten Bantul (DKP Bantul)

5,8 Bantuan Rehabilitasi dan Bantuan Lainnya

Jenis Jumlah (unit) Jenis Jumlah (batang) (Rp. 1.000)

Rincian Besarnya Dana yang diterima (Rp.1.000)

Bantuan Sarana dan Prasarana

Nilai Rehabilitasi Ekosistem

(11)

kapal 5 mangrove (Avicennia sp.) 500 mesin 15 PK Szk 1 mangrove (Avicennia sp.) 1500

mesin 15 PK Ymh 1 cemara udang 3500

jaring serang 4,5" 214 jaring ciker 3" 116

tambang 60

jaring ered 4" 22

jaring ered 2" 21

jaring ered 5" 7

jaring PU 1,5" 16

jaring PU 2" 16

jala 3 depa 16

Budidaya ikan benih lele 57.650 ekor

benih gurame 23.800 ekor

pelet DO 8 kg

pelet F999 240 kg

pelet 1.110 kg

cacing sutra 40 gelas

kompor kompress. 10

PUMP TANGKAP alat tangkap 6 PAKET

nelayan laut

PUMP BUDIDAYA sarpras budidaya 8 PAKET

Bansos Budidaya Lahan sarpras budidaya 30 PAKET

Bansos Budidaya Lahan sarpras budidaya 50 PAKET

Bansos Budidaya Lahan sarpras budidaya 112 PAKET 1 MESIN PELLET Konservasi Penyu kandang semi alami 1 (ukuran 7x6 m2)

DAK 2011 jalan lingkungan 700 m

gedung TPI Patihan 1

Regenerasi nelayan PMT

Pasir 2011

Penangkapan ikan di laut

Penangkapan ikan di PU

Pengolahan kelompok perempuan pesisir

Pasir 2010

(12)

gudang TPI Patihan 1 alat tangkap nelayan 8 PAKET

boat winch 3 PAKET

KKJI Benih Sidat 28.000 ekor

Benih Kepiting Bakau 30 kg

Bibit Mangrove 37.500 batang

5,9 Pembangunan Rumah Nelayan

Bujur Lintang

5,9 PNPM - KP

rupiah unit paket unit unit unit/paket Bantuan Modal

Bantuan Kedai Pesisir

Luas (ha)

Bantuan Rehabilitasi Pesisir Bantuan SPDN

Bantuan Fisik Bangunan

Lokasi Pembangunan APBD I

Jumlah Bangunan Tahun

Jumlah Bantuan Jumlah Sasaran

Penerima (org)

Jenis Bantuan Satuan

Bantuan Lain (………)

Gambar

Tabel. 1. Obyek Survey dan Petugas
Tabel. 2.  Data Umum
Tabel. 3.  Data Potensi KP3K
Tabel. 4.  Data Tipologi Pemanfaatan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis AWOT, strategi kebijakan yang perlu dikembangkan dalam pengembangan dan keberlanjutan wisata bahari di Kota Makassar untuk menunjang target yang ingin

Berdasarkan analisis AWOT, strategi kebijakan yang perlu dikembangkan dalam pengembangan dan keberlanjutan wisata bahari di Kota Makassar untuk menunjang target yang ingin

Sedangkan dari arah lapisan yang lebih dalam terdapat ikan pemangsa y ang berenang ke pertengahan atau permukaan perairan untuk memangsa ikan yang berukuran lebih kecil.

Suatu Program Usaha Mina Pedesaan yang diberikan kepada masyarakat yang terdiri dari berbagai jenis Usaha Perikanan diantaranya: Perikanan tangkap,

berkelanjutan dan pemanfaatan bijaksana terhadap ekosistem lahan basah) telah menetapkan definisi lahan basah sebagai daerah-daerah rawa, payau, lahan gambut, dan perairan;

Peraturan Presiden Nornor 24 Tahun 2010 lentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fu ri gs i Eselon I Kementerian Negara

Maksud disusunnya pedoman teknis evaluasi efektivitaspengelolaan kawasan konservasi perairan, pesisir dan pulau-pulau kecil (E-KKP3K) ini adalah untuk membuat suatu panduan

Proses identifikasi potensi perikanan dan kelautan pulau-pulau kecil dibagi menjadi beberapa metode Proses identifikasi potensi perikanan dan kelautan pulau-pulau kecil dibagi