• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Asap Cair Sebagai Bahan Koagulan Pada Pengolahan Karet Alam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Asap Cair Sebagai Bahan Koagulan Pada Pengolahan Karet Alam"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PEMANFAATAN ASAP CAIR SEBAGAI BAHAN KOAGULAN PADA PENGOLAHAN KARET ALAM

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian mengenai proses koagulasi lateks dengan menggunakan asap cair pada berbagai variasi konsentrasi di PTP Nusantara III Kebun Bandar Betsy Simalungun. Asap cair yang digunakan berasal dari industri rumah tangga dengan bahan baku tempurung kelapa. Variasi konsentrasi asap cair yang digunakan adalah 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Proses pencampuran asap cair dan lateks dilakukan didalam bak koagulasi selama 2-4 jam. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa untuk konsentrasi 5-10% didapatkan karet dengan mutu RSS 1 dengan 3 hari pengasapan, sedangkan untuk konsentrasi 20-25% diperoleh karet dengan mutu RSS 2 dengan 3 hari pengasapan.

Kata Kunci : Karet, Koagulasi, Asap Cair, RSS

(2)

UTILIZATION LIQUID SMOKE AS A COAGULANT IN THE PROCESSING OF NATURAL RUBBER

ABSTRACT

Research has done on latex coagulation process using liquid smoke at various concentrations in PTP Nusantara III Gardens Bandar Betsy Simelungun. Liquid smoke used is derived from the domestic industry with raw material coconut shell. Variations in the concentration of liquid smoke used was 5%, 10%, 15%, 20% and 25%. Smoke mixing process carried out in the liquid and latex coagulation bath for 2-4 hours. The results show that for concentrations of 5-10% is obtained with quality rubber RSS 1 to 3 days of curing, whereas the concentration of 20-25% is obtained with quality rubber RSS 2 to 3 days of curing.

Key words : Rubber, coagulation, liquid smoke, RSS

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang telah diolah secara statistik, secara umum dapat dikatakan bahwa pemberian asap cair sebagai koagulan lateks dengan konsentrasi yang berbeda

Bogor : Agro Industri Press Departemen Teknologi Industri

Hasil penelitian menunjukkan penambahan asap cair pada perlakuan konsentrasi asap cair kayu karet 10% (K10G0) dapat meningkatkan kadar karet kering dan dapat menghasilkan

Sebagai koagulan lateks, asap cair kayu karet 15%, dan asap cair tempurung kelapa 10% menghasilkan mutu lump yang memenuhi spesifikasi persyaratan mutu SNI 06-2047-2002,

koagulan, baik dari asam formiat (kontrol) maupun dari asap cair, residu asap cair.. dan destilat asap cair mempunyai nilai yang

Lateks sebagai sumber pertama dari bahan baku karet remah sesungguhnya merupakan material alam yang sangat bersih, bahkan mengandung bahan-bahan yang berperan penting

Sehingga diharapkan asap cair yang diperoleh dari proses pirolisis limbah tempurung kelapa dapat digunakan sebagai alternatif koagulan lateks pada pengolahan slab yang memiliki

Pembuatan dan Karakterisasi Asap Cair dari Kayu Batang Kopi serta Aplikasinya sebagai Koagulan