S JKR 1101910 Chapter3

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 24

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan guru pada setiap aktivitas pembelajaran sebagai usaha untuk memperbaiki, menemukan dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi di kelas, dalam meningkatkan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan. Penelitian tindakan kelas dilakukan oleh guru untuk mengkaji berbagai permasalahan yang muncul pada proses pembelajaran. PTK menuntut guru untuk mengembangkan kemampuan dalam mendeteksi, mencari solusi kemudian memperbaiki dari permasalahan yang dihadapi karena guru berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan siswa. Pernyataan ini sesuai dengan pendapat Subroto (2014, hlm. 6) mengemukakan bahwa:

Penelitian tindakan merupakan salah satu cara strategis dalam memperbaiki dan meningkatkan layanan pendidikan yang harus dilaksanakan dalam konteks pembelajaran dan atau dalam peningkatan kualitas program sekolah secara keseluruhan.

Maka dapat disimpulkan, penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang melibatkan guru sebagai peneliti dalam meningkatkan dan memperbaiki masalah-masalah pada proses pembelajaran siswa di kelas dengan membuat rencana terlebih dahulu, kemudian melaksanakan, mengamati dan memberi refleksi tindakan terhadap kegiatan melalui siklus.

Model rancangan yang dikembangkan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah model spiral dari siklus yang satu ke siklus berikutnya terdiri dari empat komponen, yaitu ; perencanaan (Planning), tindakan (Action), pengamatan

(2)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

tersebut dipandang sebagai satu siklus (Arikunto, 2009:16). Tahap-tahap

penelitian tindakan kelas meliputi:

a. Perencanaan (Planning)

Pada tahap ini, kegiatan yang akan dilakukan adalah membuat perencanaan

tindakan untuk menentukan langkah-langkah dalam penelitian. Hal-hal yang direncanakan yaitu membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan mempersiapkan media pembelajaran yang diperlukan di kelas.

b. Pelaksanaan (action)

Tahap ini merupakan penerapan isi rancangan yang telah dibuat dan disusun dalam RPP, yang meliputi langkah-langkah pembelajaran dengan menerapkan metode DRTA (Directed Reading Thingking Activity). c. Pengamatan (Observation)

Pada tahap ini yang akan dilakukan berupa observasi terhadap tindakan siswa, yaitu mengamati dan memantau kegiatan siswa saat proses pembelajaran berlangsung. Tujuan dari pengamatan tersebut untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan tindakan dengan rencana yang telah disusun. Observasi dapat dilakukan oleh pihak lain selain dari peneliti.

d. Refleksi (Reflection)

Pada tahap ini, kegiatan yang akan dilakukan mencakup kegiatan analisis hasil observasi, interpretasi, dan mengevaluasi hasil observasi yang diperoleh saat kegiatan pembelajaran. Hasil refleksi akan dibuat untuk perencanaan tindakan selanjutnya. Siklus tahap-tahap penelitian tindakan kelas dapat dilihat gambar bagan di bawah ini.

B. Lokasi Penelitian

Penelitian tindakan kelas dilakukan di SMPN 1 Subang. Alasan mengambil lokasi tersebut dikarenakan kemampuan siswa yang perlu dikembangkan terutama pada siswa kelas VII-A, Peneliti bekerjasama dengan kepala sekolah dan guru penjas di SMPN 1 Subang yang mengetahui sifat dan karakteristik para siswa secara mendalam. Guru Penjas sebagai observer yang memberikan masukan bila terdapat kekurangan sehingga memudahkan dalam proses penelitian

(3)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Penelitian ini akan dilaksanakan selama 4 pertemuan terhitung mulai bulan Mei atau Juni sampai bulan Juni tahun 2016 pada semester tahun ajaran 2016/2017. Penelitian tindakan kelas membutuhan waktu yang cukup lama karena terdapat beberapa siklus dalam proses pembelajaran siswa di kelas.

D. Subjek Penelitian

Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VII-A SMPN 1 Subang tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 30 siswa. Adapun yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII.

Sampel merupakan sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti. Menurut Sugyono (2011, hlm. 81) mengatakan juga sampel adalah “Bagian dari

jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sampel adalah wakil dari populasi yang diambil datanya dan kemudian data tersebut diolah dan diteliti. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII-A SMPN 1 Subang.

E. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Subang. Kegiatan dalam penelitian ini adalah menerapkan modifikasi pembelajaran bola voli terhadap peningkatan bermain dan pengembangan kognitif peserta. Dalam Penelitian Tindakan Kelas ini direncanakan menggunakan 2 siklus yang masing-masing terdiri dari 2 tindakan.

F. Rencana Tindakan Penelitian

(4)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

adalah menerapkan modifikasi pembelajaran permainan bola voli untuk peningkatan bermain dan pengembangan kognitif.

G. Prosedur dan Rancangan Tindakan 1. Prosedur Tindakan

Penelitian tindakan kelas terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observing), refleksi (reflection). Menurut Subroto (2014, hlm. 38) Adapun langkah yang dilakukan oleh guru dalam penelitian tindakan kelas ini sebagai berikut :

a. Perencanaan (planning)

Dalam tahap perencanaan ini meliputi pengenalan pembelajaran dengan menyiapkan permainan dan alat yang diperlukan dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan.

b. Pelaksanaan Tindakan (action)

Pelaksanaan tindakan merupakan suatu kegiatan dilaksanakannya skenario pembelajaran yang telah direncanakan.

c. Pengamatan (observing)

Observer mengamati pelaksanaan tindakan untuk mengetahui sejauh mana efek pembelajaran dalam meningkatkan pembelajaran yang dapat dilihat dari motivasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.

d. Refleksi (reflection)

Refleksi merupakan suatu kegiatan perenungan secara kritis apa yang terjadi selama pelaksanaan pembelajaran di kelas.

(5)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Gambar 3.1 Alur Siklus PTK, Subroto Toto (2014, hlm 65)

2. Rancangan Tindakan

Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, setiap siklus dilakukan sesuai dengan perubahan yang ingin dicapai. Siklus berikutnya dilakukan penelitian terhadap prestasi belajar siswa melalui pemberian evaluasi. Siklus akan dikatakan berhasil apabila penelitian telah mencapai target sesuai indikator kinerja. Langkah-langkah dalam siklus ini terdiri dari:

a. Perencanaan

Pada tahap perencanaan ini dilakukan persiapan yang berhubungan dengan penerapan modifikasi alat, seperti identifikasi masalah, pembuatan rencana pembelajaran, pembuatan lembar pengamatan siswa dan guru, keperluan modifikasi dalam pembelajaran.

b. Pelaksanaan Tindakan

Pelaksanaan tindakan merupakan kegiatan dilaksanakannya skenario pembelajaran yang telah direncanakan. Adapun tindakan yang dilakukan oleh guru adalah membuat dan mempersiapkan permainan bola kasti dengan permainan alat bantu modifikasi, serta memberikan tes di akhir siklus.

(6)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Pengamatan adalah suatu kegiatan mengamati jalannya pelaksanaan tindakan untuk memantau sejauh mana efektifitas tindakan pembelajaran dengan penerapan modifikasi pembelajaran tersebut.

d. Refleksi

Refleksi berkenaan dengan proses dan dampak yang akan dilakukan. Dengan data observasi, guru dapat merefleksi apakah dengan penerapan modifikasi memberikan dampak yang baik atau buruk. Hasil dari refleksi adalah diadakannya perbaikan terhadap perencanaan yang telah dilaksanakan, yang akan digunakan untuk memperbaiki kinerja guru pada siklus selanjutnya.

H. Instrument Penelitian

Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif adalah data yang diperoleh dan dianalisis bukan dalam bentuk angka-angka melainkan dideskripsikan dengan kata-kata. Hasil wawancara terhadap guru dan siswa, hasil observasi aktivitas guru, dan hasil catatan lapangan merupakan data kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil perhitungan angka-angka. Data kuantitatif berupa hasil observasi aktivitas siswa dan hasil tes evaluasi siswa di lapangan SMPN 1 Subang ketika pembelajaran berlangsung, serta hasil tes evaluasi siswa setelah mengikuti pembelajaran permainan bola voli. maka cara pengumpulan data yang dilakukan peneliti sebagai berikut:

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

(7)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pembelajaran, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar serta evaluasi pembelajaran terkait.

Dari RPP ini kita dapat melihat hasil peningkatan yang dialami oleh peserta didik selama mendapatkan perlakuan selama 2 siklus 2 tindakan oleh peneliti.

2. Observasi

Teknik observasi merupakan teknik pengumpulan data dengan melakukan pengamatan pada objek penelitian. Pada penelitian ini melibatkan 2 observer, antara lain guru dan peneliti. Proses observasi dilakukan dengan mengacu pada pedoman observasi yang telah disusun. Aktivitas dan perhatian siswa diamati untuk mendapatkan data kualitatif yaitu mengenai seberapa besar proses keaktifan dan pengembangan kognitif anak.

3. Tes

Teknik tes digunakan untuk mengetahui kemampuan pengetahuan siswa tentang permainan bola voli. bentuk tes yang digunakan adalah tes essay, yaitu siswa diminta untuk menjelaskan aturan dan cara bermain permainan bola voli. 4. Wawancara

Dalam penelitian ini digunakan jenis wawancara bebas terpimpin yaitu saat mewawancara hanya berpedoman pada garis besar tentang hal-hal yang akan ditanyakan. Hasil dari wawancara adalah untuk mengetahui:

a. informasi mengenai media yang digunakan guru, hasil belajar siswa, kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran.

b. tanggapan siswa mengenai pembelajaran permainan bola voli yang dimodifikasi.

5. Catatan Lapangan

(8)

Asep Agus Yusup, 2016

PENERAPAN MODIFIKASI PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI TERHADAP PENINGKATAN BERMAIN DAN PENGEMBANGAN KOGNITIF SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Figur

Gambar 3.1 Alur Siklus PTK, Subroto Toto (2014, hlm 65)
Gambar 3 1 Alur Siklus PTK Subroto Toto 2014 hlm 65 . View in document p.5

Referensi

Memperbarui...