i ABSTRACT
The title of the thesis is “An Analysis on the Meaning of the Word, Shuĭ (Water) in Chinese Proverb.” The objective of the research was to analyze the meaning of the word, shuĭ (water) in Chinese proverb and what cultural value which contained in it. The research used descriptive qualitative method. Qualitative methodology is a research procedure which produces descriptive data such as people‟s written and oral words and observed behavior. The theory used in the research was a lexical semantic theory from Chaer, the theory of proverb from Leman, and the theory of cultural values from Suwondo. The result of the research showed that the word, shuĭ in Chinese proverb was not always meant „water‟. It is sometimes meant „river‟, „ditch‟, „sailing‟, and „current‟. These changes in meaning can occur according to the words which influence it. Besides that, there are ten Chinese cultural values in it; they are the values of consanguinity, patience and perseverance, resoluteness and sincerity, being exemplary, respect, toil and persistence, respect and appreciate God, carefulness and prudence in doing something, seriousness, and tolerance. These cultural values can motivate to learn Chinese proverb which has been neglected and out-of-date.
Keywords: Proverb of Water, Meaning Analysis, Chinese Cultural Value
ii
ABSTRAK
Judul penelitian ini adalah “Analisis Makna Kata Shuǐ (air) dalam Peribahasa Cina”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana makna kata shuǐ (air) dalam peribahasa Cina dan untuk menganalisis nilai budaya apa saja yang terkandung didalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Teori yang digunakan adalah teori semantik leksikal dari Chaer, teori peribahasa dari Leman dan teori nilai budaya dari Suwondo. Hasil penelitian adalah kata shuǐ pada peribahasa tidak selamanya diartikan sebagai air. Terkadang diartikan menjadi sungai, selokan, berlayar, dan arus. Semua perubahan itu dapat terjadi sesuai dengan kata-kata yang mempengaruhinya. Di samping itu terdapat 10 nilai-nilai budaya Cina di dalamnya, antara lain nilai kekeluargaan, nilai kesabaran dan ketekunan, nilai ketabahan dan keikhlasan, nilai keteladanan, nilai menghargai, nilai kerja keras dan pantang menyerah, nilai menghargai dan bersyukur kepada Tuhan, nilai ketelitian dan hati-hati dalam melakukan tindakan, nilai kesungguhan, dan nilai toleransi. Nilai-nilai budaya tersebut dapat menambah motivasi untuk mempelajari peribahasa Cina yang saat ini semakin terlupakan dan tergerus zaman.
Kata Kunci: Peribahasa Air, Analisis Makna, Nilai Budaya Cina.