KUESIONER Kepada BapakIbuSdri Hormat Saya,

19 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

KUESIONER Kepada Bapak/Ibu/Sdr/i

Hormat Saya,

Saya Inka Septiani, Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang Jurusan Administrasi Bisnis Program Studi Usaha Perjalanan Wisata sedang mengadakan penelitian untuk menyelesaikan skripsi ini saya yang berjudul Strategi Pengembangan Suaka Margasatawa Padang Sugihan Sebagai Objek Wisata di Kabupaten Banyuasin.

Dengan kerendahan hati saya memohon kepada Bapak/Ibu/Sdr/i sebagai responden untuk bersedia menjawab daftar pertanyaan yang dimaksudkan untuk memperoleh data yang saya butuhkan. Kuesioner ini hanya sebagai alat bantu peneliti untuk mengumpulkan data dan tidak untuk di publikasi. Saya harap Bapak/Ibu/Sdr/i sebagai responden dapat memberikan jawaban sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya.

Kesungguhan dalam memberikan jaawaban akan sangat bermanfaat dan membantu keberhasilan penelitian ini. Atas perhatian dan kesediaan Bapak/Ibu/Sdr/i, saya ucapkan terima kasih

Hormat Saya, Peneliti

(2)

A. Identitas responden

Petunjuk : Isilah titik-titik yang tersedia dengan benar Jenis Kelamin :

Umur :

Pekerjaan :

Pendidikan :

PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER UNTUK LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL

Jawab pernyataan-pernyataan di bawah ini dengan memberi tanda silang (X) dengan pena pada kolom yang tersedia

Penilaian Kondisi saat ini

Angka 1 : Sangat Tidak Setuju Angka 2 : Tidak Setuju

Angka 3 : Setuju

Angka 4 : Sangat Setuju

No Indikator KEKUATAN Penilian Kondisi Saat Ini

1 2 3 4

1. Pengelolaan di kawasan Pusat Latihan Gajah Suaka Margasatwa padang sugihan sudah terlaksana 2. Pusat Latihan Gajah Suaka

Margasatwa padang sugihan menggerakkan roda ekonomi pemerintah daerah

3. Kawasan suaka margasatwa merupakan kawasan Pusat

(3)

4. Pusat Latihan Gajah Suaka Margasatwa padang sugihan menyediakan lokasi kepada penduduk setempat untuk berdagang

5. Atraksi pendukung bervariasi 6. Aksesibilitas yang mudah

dijangkau dari pusat Kota, Kecamatan, Kabupaten Banyuasin

No Indikator

Kelemahan

Penilian Kondisi Saat Ini

1 2 3 4

1. Kurangnya sarana dan Prasarana pendukung kegiatan Ekowisata 2. Terdapat fasilitas pendukung yang

lengkap, seperti toilet

3. Jalan umum untuk menuju Pusat Latihan Gajah Suaka Margasatwa padang sugihan dapat dilalui dengan mudah

4. Angkutan umum menuju kawasan Pusat Latihan Gajah Suaka

Margasatwa padang sugihan tersedia setiap saat

5. Pusat Latihan Gajah Suaka Margasatwa padang sugihan menyediakan fasilitas restoran dan rumah makan

6. Pusat Latihan Gajah Suaka Margasatwa padang sugihan menyediakan penginapan bagi pengunjung

7. Kurangnya sarana keamanan (misalnya sarana pemadam kebakaran)

No Indikator

PELUANG

Penilian Kondisi Saat Ini

1 2 3 4

1. Pusat Latihan Gajah Suaka

(4)

menarik investor untuk membangun penginapan

2. Adanya suaka margasatwa padang sugihan memberikan kesempatan masyarakat untuk membuka usaha di bidang sektor jasa

3. Adanya suaka margasatwa padang sugihan menciptakan lapangan kerja dalam pembuatan souvenir atau cendera mata

4. Adanya dukungan pemerintah terkait pengembangan kawasan konservasi tersebut

5. Meningkatkan sistem pendidikan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang mengkhususkan diri dalam pendidikan kepariwisataan 6. Kurangnya minat kunjungan di

kawasan SM Padang sugihan pada hari libur

no Indikator

ANCAMAN

1 2 3 4

1. Dengan adanya suaka margasatwa terdapat pencemaran lingkungan 2. Dapat terjadi perlakuan yang tidak

wajar dari penduduk setempat seakan-akan wisatawan yang datang menggangu ketenteraman 3. Sikap masyarakat sekitar kawasan

SM Padang Sugihan tidak terlalu ramah

4. Keadaan jalan yang tidak beraspal menjadi hambatan bagi

pengunjung kawasan

5. Kurangnya Air bersih di kawasan SM Padang Sugihan

(5)

Daftar pertanyaan wawancara dengan bapak Ruswanto jabatan Koordinator pawang Gajah SM

1. apa fungsi Pusat Latihan Gajah padang sugihan? Jawab:

Fungsi dari SM ini sebenarnya lebih relevan ke bagian Resort dan fungsi utama agar Gajah liar dapat berkembang di SM dan tidak terancam punah dan populasi gajah yang ada di sumatera.

2. bagaimanakah sistem dan pembagian tugas yang dilakukan oleh petugas lapangan?

Jawab:

Pembagian tugas yang dilakukan yaitu satu ekor gajah satu pawang jadi disini ada 30 gajah jinak dengan 30 pawang ada juga seperti kasatgas tugasnya tidak memegang gajah tetapi mengkoordinir di lapangan ada juga bagian teknik medis nya.

3. Bagaimanakah kerja sama dilapangan dengan sesama petugas khususnya berkaitan dengan perawatan dan pengawasan suaka margasatwa padang sugihan?

Jawab :

Tugas pokok dari pawang gajah ini adalah merawat gajah pagi dimandikan, habis dimandikan gajah tersebut dilatih, sebenarnya gajah-gajah disini sebenarnya gajah-gajah-gajah-gajah pintar karena gajah-gajah disini ditangkap dari tahun 1989 meningkatkan latihan siang di gembalakan lagi ke hutan untuk dicarikan makanan dan sorenya di mandikan lagi lalu dikembalikan dihutan. Mengapa digembalakan di hutan karena kalau diliar kan di daerah sekitar nantinya gajah tersebut bisa menyebrang dan memasuki daerah pemukiman warga.

4. Bagaimana koordinasi dengan pengelola pusat dan pihak lain yang bekerjasama dengan suaka margasatwa ini?

Jawab :

Koordinasi sebenarnya kami berada dibawah naungan BKSDA jadi seluruh intruksi kegiatan disini dari BKSDA. Apa saja kegiatan yang akan dilakukakn disini harus melalui izin dari BKSDA yang disebut simaksi (surat izin memasuki kawasan konservasi).

5. Apakah ada masyarakat sekitar yang dilibatkan dalam menjaga atau melestarikan kawasan suaka margasatwa ini?

(6)

Sebenarnya untuk melibatkan masyarakat untuk menjaga kawasan disini itu belum terbentuk sebenarnya harusnya ada seperti MPG

(Masyarakat Peduli Gajah) Cuma disini memang belum terbentuk kesekretariatan seperti itu.

6. apakah tersedia fasilitas penginapan bagi pengunjung di sekitar kawasan tersebut? Apakah terdapat kerjasama dengan penduduk terkait dengan fasilitas penginapan bagi pengunjung?

Jawab:

Memang belum ada penginapan untuk yang berkunjung di kawasan SM ini kalau jumlah nya banyak bisa kekantor dulu untuk koordinasi di BKSDA biasanya dikantor juga sudah dijelaskan bahwasanya di kawasan SM tidak ada penginapan dan fasilitas memang kurang memadai. Dan memang belum ada kerjasama dengan warga setempat jika ada orang atau wisatawan yang akan berkunjungan ke kawasan ini karna memang tempat ini belum menjadi kawasan wisata masih pada tahapan pengerjaan dan memang kalau untuk pengembangan kawasan memang agak sulit. Dan kami juga berdoa agar kawasan ini menjadi kawasan wisata kedepan nya.

7. Kendala/hambatan/permasalahan apa yang dihadapi dalam pengelolaan di kawasan suaka margasatwa ini?

Jawab:

Kalau kendala disini hampir tidak kendala, kalau masalah makanan gajah selalu cukup/terpenuhi di kawasan SM padang Sugihan ini Cuma kendala nya ya itu tadi berseberangan langsung dengan pemukiman masyarakat jadi pawang harus siap siaga apabila gajah dilepaskan. Kalau konflik dengan masayarakat kan juga tidak mau tahu jadi untuk

menghindari konflik tersebut kami juga harus hati-hati. Mungkin kalau untuk pengembangan disini memang terkendala oleh akses menuju kesini ya, mungkin dari sarana dan prasarananya.

8. Harapan/ keinginan pengelola berkaitan dengan pengembangan suaka margasatwa padang sugihan?

Jawab :

(7)

Wawancara dengan ibu octavia

1. apa fungsi Pusat Latihan Gajah padang sugihan? Jawab :

sejarah terbentuknya pusat latihan gajah suaka margasatwa padang sugihan Status kawasan ini sebelumnya adalah hutan produksi tetap dan direncanakan oleh pemerintah sebagai lokasi transmigrasi. Pada lokasi tersebut telah dibangun kanal/saluran primer dan sekunder yaitu jalur 21, SP3, SP4, SP5, SP6 dan SP7. Pada lokasi disekitar areal yang direncanakan sebagai lokasi transmigrasi tersebut terdapat ± 232 ekor gajah yang terkurung dan tidak dapat keluar dari areal transmigrasi tersebut. Gajah-gajah tersebut dikhawatirkan akan terganggu kehidupannya karena terbatasnya habitat yang ada ataupun sebaliknya juga dapat mengganggu pemukiman transmigrasi yang akan dibangun dilokasi tersebut. Berdasarkan pertimbangan diatas maka gajah-gajah tersebut digiring dan dipindahkan ke habitatnya yang baru yaitu Hutan Padang Sugihan dengan ekosistem yang memenuhi syarat untuk habitat gajah. Dan akhirnya pada tanggal 19 April 1983 kawasan tersebut ditetapkan sebagai Suaka Margasatwa.

Untuk PLG itu sendiri belum ada jadi terbentuknya pusat dari SM tersebut berada di lahat lalu dipindahkan ke jalur 21 padang sugihan, jadi tempat tersebut dijadikan pusat latihan gajah-gajah tersebut karna memang di lokasi itu terjadi konflik manusia dan gajah cukup tinggi jadi waktu itu memang gajah-gajah tersebut ditangkap, pawang-pawang yang telah dilatih untuk melatih gajah pelatihan tersebut dilatih langsung oleh pelatih gajah dari thailand tujuan dari dilakukan nya pelatihan tersebut agar gajah-gajah menjadi gajah-gajah pikat, maksud nya melatih gajah-gajah yang tadinya si gajah-gajah melakukan gangguan ini bisa ditangani sama pawang-pawang ini, memang pada saat ini konflik antara gajah dan manusia di kawasan ini sudah berkurang dan sampai sekarang kawasan ini dijadikan Pusat pelatihan gajah.

2. apa saja fasilitas yang disediakan diPusat Latihan Gajah padang sugihan? Jawab:

Kalau terkait masalah fasilitas untuk SM sendiri ditetapkan berdasarkan kementrian kehutanan pasal 32 dan termasuk lembaga konservasi yang khusus. Kalau menuju kawasan SM tersebut bisa menggunakan jalan darat dan sungai.

3. apakah Pusat Latihan Gajah padang sugihan tersebut boleh dikunjungi oleh masyarakat?

(8)

Boleh, tetapi memang harus didukung dengan simaksi karna kita memang kawasan tersebut merupakan kawasan konservasi PLG itu

merupakan kawasan di dalam konservasi jadi setiap orang yang memasuki kawasan konservasi seharusnya memang asa surat izin masuk kawasan konservasi (simaksi) kalaupun ada yang melakukan penelitian maka harus mempunyai simaksi tersebut dikenakan PNBP Rp.0,- kalau misalnya masyarakat umum berkegiatan misalnya berwisata atau hanya untuk melihat gajah melakukan atraksi ada PP 12 2014 mengenai PNBP itu ada perorang, perkegiatan masuk ke kawasan konservasi tersebut. Dikawasan PLG itu sendiri tidak memakai karcis, kalau memakai karcis/tiket masuk itu lebih ke Taman Wisata Alam, kalau konservasi lebih ke Simaksinya pun tergantung dengan tujuan tadi

4. apakah masyarakat dikenakan biaya tertentu? Jawab :

Sesuai dengan PP 12 2014 khusus PLG pada tahun 2015 kita melakukan pengusulan terkait dengan adanya revisi PP 12 2014 nah disitu juga kita masukkan kegiatan-kegiatan karna memang gajah tersebut sudah terlatih kadang gajah tersebut melakukan atraksi show seperti

mengalungkan bunga kepada tamu yang datang memang pelatihan tersebut dilakukan oleh pawangnya.

5. apakah di Pusat Latihan Gajah di padang sugihan tersebut disediakan pengawas?

Jawab:

Kalau untuk pengawas disana di sediakan kasubsatgas PLG sekaligus kegiatan-kegiatan apa saja yang terkait dengan yang dilakukan disana misalnya ada tamu atau pengunjung maka pihak pengelolah berkoordinasi langsung dengan kasubsatgas tersebut.

6. Berapa banyak petugas dan pengawas khusus wilayah atau daerah padang sugihan tersebut?

Jawab:

(9)

lingkungan dan kehutanan) nah kebawahnya juga berubah yang dulunya BKSDA menangani penegakkkan hukum, menangani kebakaran hutan di pisah menjadi tiga balai sekarang yaitu BKSDA, balai PPI, dan Balai penegakkan hukum maka dari itu pawang-pawang tadi di sebarkan ke masing-masing resort tadi untuk mengisi kekosongan personil tadi, kalau dilihat pawang dikawasan tersebut ada ratusan orang.

7. selain gajah, apakah ada spesies lain Pusat Latihan Gajah padang sugihan tersebut?

Jawab:

Tidak ada karna memang dikawasan ini hanya ada gajah.

8. dalam kunjungan masyarakat luar, apa saja yang biasa dilakukan di Pusat Latihan Gajah padang sugihan tersebut?

Jawab:

biasanya ada masyarakat yang datang ada yang melakukan kegiatan penanaman, ada yang penelitian, dan juga ada yang melakukan shooting acara televisi.

9. bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai pengembangan tempat Pusat Latihan Gajah padang sugihan ini?

Jawab:

10.apa harapan Bapak/Ibu mengenai pengembanganPusat Latihan Gajah padang sugihan?

Jawab:

Harapan saya kedepannya mungkin terkait dengan peningkatan PNBP dan penambahan jumlah PNBP karna untuk mendukung kegiatan-kegiatan kita juga ke tiap-tiap UPT untuk melakukan konservasi juga dan pengembangan nya kedepan kita kawasan ini menjadi kawasan ekowisata gajah sebenarnya memang ada beberapa pihak yang konsen untuk

melakukan kerjasama dengan kita namun sampai sekarang masih pada tahap inisiasi. Kalau terkait dengan spesies meskipun memang kepala balai diberi kewenangan untuk melakukan kerjasama dan kita juga sudah

mengajukan ini ke pusat ada perbedaan dan otomatis tidak bisa berjalan dan tetap harus mengikuti prosedur dari pusat. Dapat ditinjau dari aksesibilitas kan mudah untuk menuju kawasan tersebut bisa

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...