• Tidak ada hasil yang ditemukan

BPS KOTA TEGAL PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA TEGAL BULAN MARET 2016 INFLASI 0,32 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BPS KOTA TEGAL PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI KOTA TEGAL BULAN MARET 2016 INFLASI 0,32 PERSEN"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

03 April 2016

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

D

I

K

OTA

T

EGAL

B

ULAN

MARET

2016

INFLASI

0,32

P

ERSEN

Bulan Maret 2016 di Kota Tegal terjadi inflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks

Harga Konsumen (IHK) sebesar 120,13 lebih tinggi dibanding IHK Bulan Februari

2016 sebesar 119,75 dengan deflasi sebesar 0,21 persen. Dari enam kota SBH di

Jawa Tengah selama Bulan Maret 2016, semua kota mengalami inflasi. Inflasi

tertinggi terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,55 persen dengan IHK 121,31

disusul Kota Kudus 0,51 persen dengan IHK 129,16; Kota Surakarta 0,42 persen

dengan IHK 120,82; Kota Semarang 0,39 persen dengan IHK 122,35; Kota Tegal

0,32 persen dengan IHK 120,13 dan inflasi terkecil terjadi di Kota Cilacap sebesar

0,11 persen dengan IHK 125,32.

Inflasi pada Bulan Maret 2016 di Kota Tegal terjadi karena adanya perubahan

indeks pada semua kelompok yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,06

persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,44

persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar minus

0,07 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,47 persen, Kelompok Kesehatan

sebesar 0,09 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar minus

0,01 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,04

persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar adalah bawang merah,

cabai merah, cabai rawit, bawang putih, sate, pepaya, rokok kretek filter, pasir,

mobil, rokok kretek, emas perhiasan, bayam, minyak goreng dan gula pasir.

Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar adalah beras, daging

ayam ras, telur ayam ras, tarip listrik, pisang, bensin, keramik, tarip kereta api,

genteng, semangka, kacang panjang, ikan kembung dan besi beton.

Inflasi tahun kalender (Maret 2016 terhadap Desember 2015) sebesar 0,73 persen.

Sedangkan inflasi “

year on year

” (Maret 2016 terhadap Maret 2015) sebesar 4,99

persen.

(2)

2 Berita Resmi Statistik Kota Tegal, 04 April 2016

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Bulan Maret 2016 secara umum

mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil pantauan BPS Kota Tegal pada Bulan Maret 2016

Kota Tegal mengalami inflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)

sebesar 120,13 lebih tinggi dibanding dengan Bulan Februari 2016 yaitu deflasi sebesar 0,21

persen dengan IHK 119,75.

Inflasi pada Bulan Maret 2016 di Kota terjadi karena adanya perubahan indeks pada

semua kelompok yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,06 persen, Kelompok Makanan

Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,44 persen, Kelompok Perumahan, Air,

Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar minus 0,07 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,47

persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,09 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan

Olahraga sebesar minus 0,01 persen dan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa

Keuangan sebesar 0,04 persen.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Bulan Maret 2016 antara lain

bawang merah, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, sate, pepaya, rokok kretek filter,

pasir, mobil, rokok kretek, emas perhiasan, bayam, minyak goreng, gula pasir, kangkung,

melon, donat, sawi hijau, sepeda motor, salak, semen, jeruk, shampoo, ketimun, tongkol

pindang celana dalam pria, mie kering instan dan lampu TL/neon/PL/XL.

Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga pada Bulan Maret 2016 antara lain

beras, daging ayam ras, telur ayam ras, tarip listrik, pisang, bensin, keramik, tarip kereta api,

genteng, semangka, kacang panjang, ikan kembung, besi beton, tempe, sabun mandi, wortel,

kentang, sari jeruk, udang basah, ikan bandeng, cumi-cumi dan kakap putih.

0.18 -0.10 0.74 0.89 0.93 0.38 -0.14 0.29 0.24 0.94 0.62 -0.21 0.32 -0.40 -0.20 0.00 0.20 0.40 0.60 0.80 1.00

Mar-15 Mei-15 Jul-15 Sep-15 Nop-15 Jan-16 Mar-16

(3)

Pada Bulan Maret 2016 dari ketujuh kelompok pembentuk inflasi Kota Tegal, lima kelompok mengalami inflasi sedangkan dua kelompok lainnya mengalami deflasi. Kelompok dengan inflasi tertinggi adalah Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,06 persen, disusul Kelompok Sandang sebesar 0,47 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,44 persen, Kelompok Kesehatan sebesar 0,09 persen dan inflasi terkecil terjadi pada Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,04 persen. Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,12 persen dan inflasi terkecil terjadi pada. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar deflasi 0,07 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,01 persen.

Dari tujuh kelompok pembentuk inflasi Kota Tegal, Kelompok Bahan Makanan memberikan andil deflasi tertinggi yaitu sebesar 0,14 persen, disusul Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,13 persen, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 0,01 persen. Kelompok dengan andil inflasi tertinggi adalah Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,04 persen, disusul Kelompok Sandang sebesar 0,02 persen dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,01 persen. Sedangkan Kelompok Kesehatan selama bulan ini tidak memberikan andil inflasi.

Tabel 1

Perubahan Indeks Harga dan Sumbangan Inflasi/Deflasi Kelompok Pengeluaran Kota Tegal Bulan Maret 2016

Kelompok Pengeluaran Persentase Perubahan Indeks Persentase Sumbangan Inflasi (1) (2) (3) Umum 0,32 0,32 1. Bahan Makanan 1,06 0,20

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau 0,44 0,11 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar -0,07 -0,02

4. Sandang 0,47 0,02

5. Kesehatan 0,09 0,01

6. Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga -0,01 0,00

(4)

4 Berita Resmi Statistik Kota Tegal, 04 April 2016

Tabel 2 :

IHK dan Laju Inflasi Kota Tegal Bulan Maret 2016 Menurut Kelompok Pengeluaran

Kelompok Pengeluaran IHK (2012=100) Inflasi Maret 2015 *) Laju Inflasi Tahun 2016 **) Laju Inflasi YoY ***) Desember 2015 Maret 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Umum 119,26 120,13 0,32 0,73 4,99 1. Bahan Makanan 127,88 131,13 1,06 2,54 9,01

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 122,66 124,43 0,44 1,44 8,33 3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 114,85 114,83 -0,07 -0,02 1,99

4. Sandang 104,70 105,78 0,47 1,03 2,90

5. Kesehatan 114,58 115,21 0,09 0,55 3,23

6. Pendidikan, Rekreasi, & Olah Raga 108,89 109,38 -0,01 0,45 3,53 7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 126,74 124,70 0,04 -1,61 2,15

*) Persentase perubahan IHK Maret 2016 terhadap IHK Februari 2016 **) Persentase perubahan IHK Maret 2016 terhadap IHK Desember 2015 ***) Persentase perubahan IHK Maret 2016 terhadap IHK Maret 2015

0.73 2.54 1.44 -0.02 1.03 0.55 0.45 -1.61 -2.00 -1.50 -1.00 -0.50 0.00 0.50 1.00 1.50 2.00 2.50 3.00 Umum Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok, & Tembakau Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Sandang Kesehatan Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Gambar 2

Laju Inflasi Kota Tegal Tahun Kalender Bulan Maret 2016

Menurut Kelompok Pengeluaran (Persen)

(5)

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN

1. Kelompok Bahan Makanan

Kelompok Bahan Makanan pada Bulan Maret 2016 mengalami inflasi sebesar 1,62 persen dengan IHK sebesar 131,13 lebih tinggi dibandingkan Bulan Februari 2016 yang mengalami deflasi sebesar 0,72 persen dengan IHK sebesar 129,75. Dari sebelas sub kelompok dalam kelompok ini enam sub kelompok mengalami inflasi dan lima sub kelompok mengalami deflasi. Sub kelompok dengan inflasi tertinggi adalah Sub Kelompok Bumbu-bumbuan sebesar 30,95 persen, disusul Sub Kelompok Sayur-sayuran sebesar 4,55 persen, Sub Kelompok Ikan Diawetkan sebesar 1,56

persen, Sub Kelompok Lemak dan Minyak sebesar 1,32 persen, Sub Kelompok Buah-buahan sebesar 1,28 persen dan sub kelompok dengan inflasi terkecil bulan ini adalah Sub Kelompok Bahan Makanan Lainnya sebesar 0,61 persen. Sedangkan sub kelompok yang mengalami deflasi terbesar adalah Sub Kelompok Daging dan hasilnya sebesar 6,26 persen, Sub Kelompok Telur, Susu dan Hasil-hasilnya deflasi 5,04 persen, Sub Kelompok Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya deflasi 3,05 persen, Sub Kelompok Ikan Segar deflasi 0,82 persen dan sub kelompok dengan deflasi terkecil adalah Sub Kelompok Kacang-kacangan deflasi 0,25 persen.

Secara keseluruhan pada Bulan Maret 2016, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,20 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain bawang merah, cabai merah, bawang putih, papaya, bayam, minyak goreng, kangkung, melon, sawi hijau dan salak. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain : beras, daging ayam ras, telur ayam ras, pisang, semangka, kacang panjang dan ikan kembung.

2. Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada Bulan Maret 2016 mengalami inflasi sebesar 0,44 persen dengan IHK sebesar 124,43 lebih tinggi dibandingkan inflasi Bulan Februari 2016 sebesar 0,17 persen dengan IHK sebesar 123,88. Dari ketiga sub kelompok dalam kelompok ini ketiganya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada Sub Kelompok Tembakau dan Minuman Beralkohol sebesar 1,03 persen, disusul Sub

Tabel 3

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

BAHAN MAKANAN 1,06 0,20

Padi2an, Umbi2an dan Hasilnya -3,05 -0,19

Daging dan Hasil-hasilnya -6,26 -0,12

Ikan Segar -0,82 -0,01

Ikan Diawetkan 1,56 0,01

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya -5,04 -0,11

Sayur-sayuran 4,55 0,03

Kacang - kacangan -0,25 0,00

Buah - buahan 1,28 0,02

Bumbu - bumbuan 30,95 0,56

Lemak dan Minyak 1,32 0,02

Bahan Makanan Lainnya 0,61 0,00

Tabel 4

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Makanan Jadi Minuman, Rokok dan Tembakau

Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

MKN JADI,MINUM,ROKOK & TEMBAKAU 0,44 0,11

Makanan Jadi 0,28 0,04

Minuman yang Tidak Beralkohol 0,37 0,01

Tembakau dan Minuman Beralkohol 1,03 0,05

(6)

6 Berita Resmi Statistik Kota Tegal, 04 April 2016

Kelompok Minuman yang Tidak Beralkohol sebesar 0,37 persen dan Sub Kelompok Makanan Jadi sebesar 0,28 persen.

Secara keseluruhan pada Bulan Maret 2016, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain sate, rokok kretek filter, rokok kretek, gula pasir dan donat.

3. Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada Bulan Maret 2016 mengalami deflasi sebesar 0,07 persen dengan IHK sebesar 114,83 jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang mengalami deflasi sebesar 0,47 persen dengan IHK sebesar 114,91. Dari

empat sub kelompok pembentuk inflasi di kelompok ini, tiga sub kelompok mengalami inflasi dan satu sub kelompok mengalami deflasi. Sub kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah Sub Kelompok Penyelenggaraan Rumah-tangga sebesar 0,15 persen, disusul Sub Kelompok Perlengkapan Rumahtangga 0,09 persen dan sub kelompok dengan inflasi terkecil adalah Sub Kelompok

Biaya Tempat Tinggal sebesar 0,04 persen. Sedangkan sub kelompok yang mengalami deflasi adalah Sub Kelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air sebesar 0,47 persen.

Secara keseluruhan pada Bulan Maret 2016, kelompok ini memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,02 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain pasir, semen dan lampu TL/neon/PL/XL. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain tarif listrik, keramik, genteng, besi beton dan pembasmi nyamuk cair.

4. Kelompok Sandang

Kelompok Sandang pada Bulan Maret 2016 mengalami inflasi sebesar 0,47 persen dengan IHK sebesar 105,78 lebih tinggi dibandingkan inflasi Bulan Februari 2016 sebesar 0,35 persen dengan IHK 105,28. Dari empat sub kelompok pembentuk inflasi dalam kelompok ini, keempatnya mengalami inflasi. Sub kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah Sub Kelompok

Barang Pribadi dan Sandang Lain sebesar 1,43 persen, disusul Sub Kelompok Sandang Laki-laki sebesar 0,32 persen, Sub Kelompok Sandang Anak-anak sebesar 0,15 dan inflasi terendah terjadi pada Sub Kelompok Sandang Wanita sebesar 0,07 persen.

Secara keseluruhan pada Bulan Maret 2016, kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,02 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain : emas perhiasan, celana dalam pria dan baju kaos berkerah laki-laki.

Tabel 5

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar

Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PERUM, AIR, LISTRIK, GAS & BHN BKR -0,07 -0,02

Biaya Tempat Tinggal 0,04 0,01

Bahan Bakar, Penerangan dan Air -0,47 -0,03

Perlengkapan Rumahtangga 0,09 0,00

Penyelenggaraan Rumahtangga 0,15 0,00

Tabel 6

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Sandang Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

SANDANG 0.47 0.02

Sandang Laki-laki 0.32 0.00

Sandang Wanita 0.07 0.00

Sandang Anak-anak 0.15 0.00

Barang Pribadi dan Sandang Lain 1.43 0.02

(7)

5. Kelompok Kesehatan

Kelompok Kesehatan pada Bulan Maret 2016 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen dengan IHK sebesar 115,21 jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi Bulan Februari 2016 sebesar 0,03 persen dengan IHK sebesar 115,11. Dari

empat sub kelompok dalam kelompok ini dua sub kelompok mengalami inflasi, yaitu Sub Kelompok Perawatan Jasmani dan Kosmetika sebesar 0,26 persen dan Sub Kelompok Obat-obatan sebesar 0,01 persen. Sedangkan dua sub kelompok lainnya yaitu Sub Kelompok Jasa Kesehatan dan Sub Kelompok Jasa Perawatan Jasmani selama Bulan Maret 2016 perubahan harga yang terjadi relatif stabil.

Secara keseluruhan kelompok ini pada Bulan Maret 2016 memberikan andil inflasi sebesar 0,01 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara shampoo, pasta gigi da pembersih/penyegar.

6. Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga selama Bulan Maret 2016 mengalami deflasi sebesar 0,01 persen dengan IHK

sebesar 109,38 lebih rendah bila dibandingkan Bulan Februari 2016 yang mengalami inflasi yaitu sebesar 0,12 persen dengan IHK sebesar 109,39. Dari lima sub kelompok pembentuk inflasi dalam kelompok ini, hanya satu sub kelompok yang mengalami perubahan nilai indeks yaitu Sub Kelompok Perlengkapan/Peralatan

Pendidikan deflasi sebesar 0,08 persen. Sedangkan empat sub kelompok lainnya yaitu Sub Kelompok Jasa Pendidikan, Sub Kelompok Kursus-kursus/Pelatihan, Sub Kelompok Rekreasi dan Sub Kelompok Olahraga selama Bulan Maret perubahan harga yang terjadi relative stabil.

Secara keseluruhan kelompok ini tidak memberikan andil inflasi terhadap pembentukan inflasi Kota Tegal. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain buku tulis bergaris.

7. Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan pada Bulan Maret 2016 mengalami inflasi sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 124,70 lebih tinggi bila dibandingkan Bulan Februari 2016 yang mengalami deflasi yaitu sebesar 0,10 persen dengan IHK sebesar 124,65. Dari empat sub kelompok dalam kelompok ini, dua sub kelompok mengalami kenaikan nilai indeks (inflasi) yaitu Sub Kelompok Transpor sebesar 0,05 persen dan Sub Kelompok Sarana dan Penunjang Transpor sebesar

Tabel 7

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Kesehatan Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

KESEHATAN 0,09 0,01

Jasa Kesehatan 0,00 0,00

Obat-obatan 0,01 0,00

Jasa Perawatan Jasmani 0,00 0,00

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0,26 0,00

Tabel 8

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

PENDIDIKAN, REKREASI, DAN OLAHRAGA -0,01 0,00

Jasa Pendidikan 0,00 0,00 Kursus-kursus/Pelatihan 0,00 0,00 Perlengkapan/Peralatan Pendidikan -0,08 0,00 Rekreasi 0,00 0,00 Olahraga 0,00 0,00

(8)

8 Berita Resmi Statistik Kota Tegal, 04 April 2016

0,02 persen. Sedangkan dua sub kelompok lain yaitu Sub Kelompok Komunikasi dan Pengiriman dan Sub Kelompok Jasa Keuangan selama Bulan Maret 2016 perubahan harga yang terjadi relative stabil.

Secara keseluruhan kelompok ini pada Bulan Maret 2016 tidak memberikan andil inflasi

terhadap pembentukan inflasi Kota Tegal. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi antara lain mobil dan sepeda motor. Sedangkan komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain bensin.

Inflasi 6 Kota di Jawa Tengah

Dari enam kota SBH di Jawa Tengah selama Bulan Maret 2016, semua kota

mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,55 persen dengan IHK

121,31 disusul Kota Kudus 0,51 persen dengan IHK 129,16; Kota Surakarta 0,42 persen

dengan IHK 120,82; Kota Semarang 0,39 persen dengan IHK 122,35; Kota Tegal 0,32 persen

dengan IHK 120,13 dan inflasi terkecil terjadi di Kota Cilacap sebesar 0,11 persen dengan

IHK 125,32.

0.39 0.11 0.55 0.51 0.42 0.39 0.32 Jawa Tengah Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal

Gambar 3

Inflasi 6 Kota IHK dan Jawa Tengah Bulan Maret 2016

Tabel 9

Inflasi dan Sumbangan Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan

Bulan Maret 2016

Komoditas Inflasi Sumbangan

(1) (2) (3)

TRANSPOR, KOM & JASA KEUANGAN 0,04 0,00

Transpor 0,05 0,00

Komunikasi dan Pengiriman 0,00 0,00

Sarana dan Penunjang Transpor 0,02 0,00

Jasa Keuangan 0,00 0,00

(9)

Lampiran 1

Tabel 10. Inflasi Enam Kota dan Jawa Tengah Maret 2016 ( 2012=100 )

Bulan KOTA Jawa

Cilacap Purwokerto Kudus Surakarta Semarang Tegal Tengah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 2016 Januari 0,76 0,57 0,44 0,52 0,39 0,62 0,48 Februari -0,11 -0,29 -0,23 -0,11 -0,30 -0,21 -0,24 Maret 0,11 0,55 0,51 0,42 0,39 0,32 0,39 Kalender Maret 2016 0,76 0,82 0,73 0,83 0,48 0,73 0,63 Y o Y Maret 2016 3,79 4,15 4,83 4,43 3,99 4,99 4,21

Bulan Cilacap Purwokerto Kudus KOTA Surakarta Semarang Tegal Jawa Tengah

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 2015 Januari -0,26 -0,13 -0,36 -0,20 -0,48 -0,10 -0,35 Februari -0,12 -0,67 -0,39 -0,91 -0,67 -0,35 -0,62 Maret 0,01 0,05 -0,02 0,12 0,25 0,18 0,16 April 0,02 0,15 0,21 0,35 0,17 -0,10 0,17 Mei 0,47 0,47 0,45 0,37 0,54 0,74 0,51 Juni 0,43 0,57 0,56 0,53 0,64 0,89 0,61 Juli 0,99 0,84 0,88 0,96 0,91 0,93 0,92 Agustus 0,24 0,13 0,60 0,19 0,28 0,38 0,29 September 0,06 -0,02 0,28 -0,45 -0,18 -0,14 -0,15 Oktober -0,23 0,02 -0,11 0,26 -0,16 0,29 -0,04 November 0,20 0,16 0,21 0,32 0,21 0,24 0,23 Desember 0,80 0,93 0,93 0,99 1,04 0,94 0,99 Kalender Maret 2015 -0.36 -0.75 -0.77 -0.98 -0.90 -0.27 -0.80 Y o Y Maret 2015 6.51 4.59 5.42 5.07 6.04 5.27 5.68

(10)

10 Berita ResmiStatistik Kota Tegal, 04 April 2016

Lampiran 2

Tabel 11. Indeks Harga Konsumen Kota Tegal Bulan Februari dan Maret 2016 serta Perubahannya (2012=100) Kelompok/Sub Kelompok IHK Inflasi Maret 2016 Februari 2016 Maret 2016 [1] [2] [3] [4] UMUM 119,75 120,13 0,32 I. BAHAN MAKANAN 129,75 131,13 1,06

Padi-padian,umbi-umbian & hasilnya 128,72 124,79 -3,05

Daging dan hasil-hasilnya 133,60 125,24 -6,26

Ikan Segar 140,69 139,54 -0,82 Ikan Diawetkan 113,06 114,82 1,56 Telur,susu,dan hasil-hasilnya 124,35 118,08 -5,04 Sayur-sayuran 115,04 120,28 4,55 Kacang-kacangan 118,72 118,42 -0,25 Buah-buahan 126,16 127,77 1,28 Bumbu-bumbuan 175,80 230,21 30,95

Lemak dan minyak 113,31 114,81 1,32

Bahan makanan lainnya 123,30 124,05 0,61

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 123,88 124,43 0,44

Makanan jadi 121,81 122,15 0,28

Minuman yang tdk beralkohol 120,00 120,44 0,37

Tembakau dan minuman beralkohol 134,59 135,97 1,03

III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN BAKAR 114,91 114,83 -0,07

Biaya tempat tinggal 111,15 111,19 0,04

Bh.bakar,penerangan dan air 128,11 127,51 -0,47

Perlengkapan Rumahtangga 112,22 112,32 0,09 Penyelenggaraan Rumahtangga 112,59 112,76 0,15 IV. SANDANG 105,28 105,78 0,47 Sandang laki-laki 106,92 107,26 0,32 Sandang wanita 109,76 109,84 0,07 Sandang anak-anak 110,32 110,48 0,15

Barang pribadi dan lainnya 95,17 96,53 1,43

V. KESEHATAN 115,11 115,21 0,09

Jasa kesehatan 111,35 111,35 0,00

Obat-obatan 113,79 113,80 0,01

Jasa Perawatan Jasmani 110,08 110,08 0,00

Perawatan jasmani & kosmetika 122,98 123,30 0,26

VI. PENDIDIKAN,REKREASI & OLAH RAGA 109,39 109,38 -0,01

Jasa Pendidikan 107,99 107,99 0,00

Kursus-kursus/Pelatihan 100,00 100,00 0,00

Perlengkapan/peralatan pendidikan 113,60 113,51 -0,08

Rekreasi 115,10 115,10 0,00

Olahraga 104,52 104,52 0,00

VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN 124,65 124,70 0,04

Transpor 135,05 135,12 0,05

Komunikasi dan pengiriman 102,01 102,01 0,00

Sarana & penunjang transpor 111,53 111,55 0,02

(11)

Lampiran 3

Tabel 12. Laju Inflasi Tahun Kalender, Laju Inflasi Tahun ke Tahun dan Persentase Sumbangan Inflasi Kota Tegal Maret 2016

Kelompok/Sub Kelompok Laju Inflasi Tahun

Kalender **) Laju Inflasi Tahun ke Tahun ***) Persentase Sumbangan Inflasi [1] [2] [3] [4] UMUM 0,73 4,99 0.32 I. BAHAN MAKANAN 2,54 9,01 0.20

Padi-padian,umbi-umbian & hasilnya 0,62 1,57 -0.19

Daging dan hasil-hasilnya -2,20 5,21 -0.12

Ikan Segar -0,63 2,71 -0.01 Ikan Diawetkan 1,57 2,31 0.01 Telur,susu,dan hasil-hasilnya -5,23 2,61 -0.11 Sayur-sayuran -7,00 23,97 0.03 Kacang-kacangan -0,36 4,80 0.00 Buah-buahan 6,55 13,53 0.02 Bumbu-bumbuan 24,73 54,92 0.56

Lemak dan minyak 6,34 3,52 0.02

Bahan makanan lainnya 2,56 4,44 0.00

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU 1,44 8,33 0.11

Makanan jadi 0,68 4,43 0.04

Minuman yang tdk beralkohol 2,00 16,18 0.01

Tembakau dan minuman beralkohol 3,56 16,71 0.05

III. PERUMAHAN, AIR, LISTRIK, GAS & BAHAN BAKAR -0,02 1,99 -0.02

Biaya tempat tinggal 0,07 1,22 0.01

Bh,bakar,penerangan dan air -0,35 2,41 -0.03

Perlengkapan Rumahtangga 0,18 6,87 0.00 Penyelenggaraan Rumahtangga 0,09 2,96 0.00 IV. SANDANG 1,03 2,90 0.02 Sandang laki-laki 0,08 1,88 0.00 Sandang wanita 0,77 7,21 0.00 Sandang anak-anak -0,99 0,67 0.00

Barang pribadi dan lainnya 4,40 1,42 0.02

V. KESEHATAN 0,55 3,23 0.01

Jasa kesehatan 0,00 0,35 0.00

Obat-obatan 0,24 4,53 0.00

Jasa Perawatan Jasmani 1,09 1,09 0.00

Perawatan jasmani & kosmetika 1,46 7,17 0.00

VI. PENDIDIKAN,REKREASI & OLAH RAGA 0,45 3,53 0.00

Jasa Pendidikan 0,00 3,48 0.00

Kursus-kursus/Pelatihan 0,00 0,00 0.00

Perlengkapan/peralatan pendidikan 2,30 4,57 0.00

Rekreasi 0,68 3,83 0.00

Olahraga 1,11 4,44 0.00

VII. TRANSPOR, KOMUNIKASI & JASA KEUANGAN -1,61 2,15 0.00

Transpor -2,50 2,61 0.00

Komunikasi dan pengiriman 0,80 0,46 0.00

Sarana & penunjang transpor 0,15 2,27 0.00

Gambar

Gambar 1.  Perkembangan Inflasi Kota Tegal Maret 2015 s.d. Maret 2016
Tabel 10. Inflasi Enam Kota dan Jawa Tengah  Maret 2016 ( 2012=100 )
Tabel 11. Indeks Harga Konsumen Kota Tegal Bulan Februari dan Maret 2016  serta Perubahannya (2012=100)  Kelompok/Sub Kelompok  IHK  Inflasi Maret  2016  Februari 2016  Maret 2016  [1]  [2]  [3]  [4]  UMUM  119,75  120,13  0,32        I
Tabel 12. Laju Inflasi Tahun Kalender, Laju Inflasi Tahun ke Tahun dan Persentase Sumbangan Inflasi   Kota Tegal Maret 2016

Referensi

Dokumen terkait

Semeniara itu pada penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi di KPK pada tahap pemeiiksaan ielah dilakukan penyelidikan sebanyak 68 kasus, penyidikan 29 kasus yang terdiri

Tahap-tahap perkembangan psikologis siswa harus diperhatikan dalam memilih bahan pembelajaran sastra. Hal ini dikarenakan setiap siswa memiliki minat yang

Istilah management berasal dari kata “to manage” yang berarti mengatur, melaksanakan, mengelola, mengendalikan, dan memperlakukan. Namun kata manajemen sendiri

Diharapkan dapat menerapkan asuhan kebidanan komprehensif yang bisa dilakukan dari trimester pertama agar lebih baik lgidan menambah wawasan, meningkatkan pemahaman, dan

 Melaksanakan administrasi aktiva tetap dan penyusutan.  Mereview harga pokok dan proyek-proyek di Galangan maupun Cabang.  Monitoring, menyiapkan dan melaporakan

Kelima aspek tersebut diatas ditunjukkan dengan Gambar 2.3 yang menjelaskan bahwa dalam sistem pengelolaan sampah antara aspek teknis operasional, kelembagaan, hukum,

terwujudnya kemampuan Pengolahan Hasil Pertanian dan Perkebunan di dalam negeri, melalui integrasi antara Klaster Industri Pengolahan Hasil Pertanian antara Klaster Industri

Metode pengambilan data berupa penelitian perpustakaan dengan membaca literatur-literatur terkait tugas akhir seperti buku-buku maupun pencarian di internet,