• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh tingkat kemasakan benih dan periode simpan terhadap viabilitas dan vigor benih kacang bogor (Vigna subterranea (l). Verdc.) pada ruang simpan ac dan kamar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh tingkat kemasakan benih dan periode simpan terhadap viabilitas dan vigor benih kacang bogor (Vigna subterranea (l). Verdc.) pada ruang simpan ac dan kamar"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Tabel 6. Persentase Jumlah Benih yang Bercendawan (C) dan Keras (K)
Tabel 8. Pengaruh Interaksi antara Tingkat Kemasakan dan Periode Simpan
Gambar 1. Benih Kacang Bogor yang Terserang Cendawan a. A. niger
Gambar 2. a. Benih Terserang Hama b. Callosobruchus sp.
+6

Referensi

Dokumen terkait

Nilai analisis ragam daya gabung persilangan half dialel laju penurunan vigor daya simpan benih cabai pada panjang radikula, panjang hipokotil, daya berkecambah,

Pada keclua taraf perlakuakn lcadar air benih memperliliatkan pola penurunan yang sama terhadap tololc ukur BI<I<N yang iliulai iiienumn pada peiiode simpan

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa benih kedelai bermutu baik pada awal periode simpan (0 bulan) akan mengalami penurunan vigor mulai periode simpan 1 bulan yang

Nilai analisis ragam daya gabung persilangan half dialel laju penurunan vigor daya simpan benih cabai pada panjang radikula, panjang hipokotil, daya berkecambah,

Nilai analisis ragam daya gabung persilangan half dialel laju penurunan vigor daya simpan benih cabai pada panjang radikula, panjang hipokotil, daya berkecambah,

Invigorasi dapat juga digunakan sebagai perlakuan pra simpan atau antar periode penyimpanan dengan tujuan mempertahankan vigor benih dalam penyimpanan atau meningkatkan daya

Judul yang telah penulis ambil pada penelitian ini adalah “ Pengujian Viabilitas dan Vigor Beberapa Varietas Benih Pepaya Pada Wadah Simpan Yang Berbeda

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan hidrasi-dehidrasi mampu memperbaiki vigor benih secara nyata yang ditunjukkan oleh indeks vigor yang meningkat dari 2% menjadi 27% dan