• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Praktikum Dasar Ilmu Tanah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pedoman Praktikum Dasar Ilmu Tanah"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: universitas
  • Mata Pelajaran: ilmu tanah
  • Topik: pedoman praktikum dasar ilmu tanah
  • Tipe: praktikum
  • Tahun: 2023
  • Kota: kota

I. FISIKA TANAH

Bagian ini membahas tentang pengambilan sampel tanah, yang merupakan langkah awal penting dalam analisis tanah. Pengambilan sampel yang tepat memastikan bahwa analisis yang dilakukan di laboratorium akurat dan mewakili area yang diamati. Terdapat dua jenis sampel tanah: utuh dan tidak utuh, masing-masing dengan metode pengambilan yang berbeda. Metode pemilihan lokasi sampel juga dijelaskan, termasuk contoh terduga, acak, acak bertingkat, dan sistematik, yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan akurasi pengambilan sampel.

1.1 Pengambilan Sampel

Pengambilan sampel tanah melibatkan teknik yang berbeda berdasarkan tujuan analisis. Sampel utuh diambil untuk menjaga kondisi tanah, sedangkan sampel tidak utuh diambil untuk analisis sifat kimia dan fisika tanah. Metode pengamatan tanah juga dijelaskan, termasuk pengamatan singkapan dan profil tanah, yang memberikan gambaran tentang struktur dan komposisi tanah.

1.2 Tekstur

Tekstur tanah menggambarkan proporsi butir pasir, debu, dan liat. Pengukuran tekstur dilakukan melalui metode kualitatif dan kuantitatif, termasuk penggunaan segitiga tekstur untuk menentukan kelas tekstur tanah. Kelas tekstur ini penting untuk memahami kemampuan tanah dalam menyimpan air dan unsur hara.

1.3 Konsistensi

Konsistensi tanah merujuk pada ketahanan tanah terhadap tekanan dan tingkat kejenuhan air. Penetapan konsistensi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, dengan angka Atterberg digunakan untuk mengukur batas konsistensi tanah. Faktor-faktor yang mempengaruhi konsistensi juga dibahas, termasuk kadar air dan tekstur tanah.

1.4 Struktur

Struktur tanah melibatkan susunan partikel tanah dan pengaruhnya terhadap sifat fisik tanah. Tipe dan ukuran struktur tanah mempengaruhi kemantapan agregat dan kemampuan tanah dalam menahan air. Pengamatan struktur dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif, dengan metode pengukuran kemantapan agregat.

1.5 Berat Isi dan Berat Jenis

Berat isi adalah perbandingan massa tanah dengan volume total, sedangkan berat jenis adalah perbandingan massa tanah kering dengan volume partikel padat. Keduanya berpengaruh pada kemampuan tanah dalam menyimpan air dan mendukung pertumbuhan tanaman. Klasifikasi berat isi dan berat jenis membantu dalam menentukan kesesuaian tanah untuk pertanian.

1.6 Pergerakan Air

Pergerakan air dalam tanah melibatkan aliran air jenuh dan tidak jenuh. Pemahaman tentang pergerakan air penting untuk pengelolaan irigasi dan konservasi tanah. Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang perilaku air dalam berbagai jenis tanah.

Gambar

Gambar 3 Contoh Acak Bertingkat (Stratified Random Sample)
Gambar 5 Metode Pengambilan Secara Diagonal  b. Metode Zig zag
Gambar 7 Contoh Singkapan  2.  Pengamatan Minipid
Gambar 9 Contoh Profil Tanah
+7

Referensi

Dokumen terkait

Parameter yang diukur adalah tekstur tanah, struktur tanah, bulk density tanah, total ruang pori tanah, infiltrasi tanah, warna tanah, permeabilitas tanah, pH tanah, C-organik

Tanah lebih padat mempunyai Bulk density yang lebih besar dari pada. tanah mineral bagian atas mempunyai kandungan Bulk Density yang

 Tanah muda Tanah muda:: pelapukan dan pencampuran bahan mineral dan pelapukan dan pencampuran bahan mineral dan organik, di permukaan tanah dan pembentukan struktur tanah,

 Sebagian besar tanah terbentuk dari bahan mineral  disebut tanah mineral..  Tanah Organik (terbatas < 1%

Hal ini membuktikan bahwa pada tanah basa dengan kandungan bahan organic rendah, menyebabkan derajat kerut yang ditimbulkan besar.. Tanah yang memiliki derajat kerut pada

Tanah adalah suatu benda berbentuk tiga dimensi, tersusun dari masa padat, cair dan gas yang terdapat di permukaan bumi, berasal dari hasil pelapukan batuan dan atau dekomposisi bahan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bulk density berat isi,merupakan perbandingan antara berat tanah kering dengan satuan volume tanah yang di dalamnya termasuk volume pada pori tanah dan

Disamping percampuran bahan mineral Kadar Air tanah atau kelembabam tanah merupakan salah satu variable kunci dalam proses hidrologi yang berperan penting dalam menentukan