TUGAS MAKALAH TEORI PR
TUGAS MAKALAH TEORI PR
“TEH BOTOL SOSRO JADI KORBAN E
“TEH BOTOL SOSRO JADI KORBAN E
--
MAIL TIPUAN”
MAIL TIPUAN”
AMERIA NUR AINI
AMERIA NUR AINI
2014/PR/3979
2014/PR/3979
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, yang telah memberikan k emudahan dan kelancaran dalam penyusunan makalah Studi Kasus tentang “ Teh Botol Sosro Menjadi Korban E-mail Tipuan”. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Take Home Ujian Akhir Semester Teori Public Relations.
Penyusunan makalah ini tidak lepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak yang terkait. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terimkasih kepada :
1. Ibu Djati Prasetyani Hadi, S.IP, selaku dosen mata kuliah Teori Public Relations. 2. Kedua orang tua yang selalu memberikan semangat,motivasi serta mendoakan untuk
kesuksesan penulis.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak terutama para calon praktisi PR (Public Relations).
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu, penulis san gat berharap dan bersedia menerima
kritik,saran serta masukan untuk makalah ini agar menjadi lebih baik.
Yogyakarta, 18 Januari 2015
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………. ...1 KATA PENGANTAR……… 2 DAFTARISI………... 3 LAMPIRAN ……… 4-8 ISI MAKALAH ……….. 9-10 DAFTAR PUSTAKA ……….. 11LAMPIRAN BERITA KASUS
Isu Teh Botol Beracun“Sosro Bersedia Cabut Pengaduan Terhadap Blogger”
Foto: Ilustrasi
Jakarta- Isu lewat email bahwa Teh Botol Sosro mengandung bahan berbahaya dan bisa menyebabkan kematian, hanya ulah iseng seorang mahasiswa. Meski mengaku mengalami kerugian materiil, pihak Teh Botol Sosro tidak keberatan mencabut p engaduannya atas kasus tersebut di Polda Metro Jaya.
"Asalkan dia minta maaf dan menyatakan menyesal. Itu harus di tulis di blog dia," ujar staf marketing PT Sinar Sosro, Alex Rumondor, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Kedatangannya ke Mapolda Metro Jaya terkait dengan pemeriksaan terhadap Hariadhi oleh jajaran reserse kriminal umum. Hariadhi adalah blogger penulis kabar bahwa Teh Botol Sosro
mengandung bahan kimia hydroxillic accid yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Menurut Alex, mahasiswa IKJ tersebut mengaku hanya iseng saja menu lis informasi tersebut dalam blog. Kepada dirinya dan polisi yang memeriksanya, Hariadhi mengaku motivasinya menulis hanya untuk sekadar menguji dampak marketing.
"Dia mengaku sedang belajar. Kita bisa mencabut laporan bila dia minta maaf dan menyatakan menyesal," ujar Alex.
Atas informasi yang menyebar lewat blog tersebut, Alex mengaku perusahaanya mengalami kerugian. Banyak calon konsumen yang mempertanyakan kebenaranya bahkan beberapa pemesan sampai membatalkan pesanannya .
"Padahal hydroxillic accid itu nama lain untuk air. Kalau di Jawa disebut banyu, di Sunda disebut cai," jelasnya.
Alamat website : http://news.detik.com/read/2009/06/30/160431/1156570/10/sosro-bersedia-cabut-pengaduan-terhadap-blogger.
Waktu : Selasa, 30/06/2009 16:04 WIB. Oleh : Hery Winarno.
Teh Botol Sosro Jadi Korban E-mail Tipuan
ilustrasi (sosro.com)
Jakarta- Analis antivirus dan keamanan komputer menemukan penyebaran e-mail tipuan yang menjadikan Teh Botol Sosro sebagai korbannya. Minuman ringan populer itu disebut-sebut beracun.
E-mail kabar bohong aliashoax itu diduga menyebar sejak awal Mei 2009. Penyebarannya pun menjadi ramai akibat pengguna internet yang 'baik hati'.
Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus dan keamanan komputer dari Vaksincom, dalam keterangan yang dikutipdetikINET, Senin (11/5/2009), pengguna internet banyak yang ikut menyebarkan kabar bohong tersebut lewat email. "Alih-alih membantu orang, si pengirim email inilah yang sebenarnya teracuni oleh berita bohong karena tidak melakukancrosscheck terlebih dahulu sebelum mengirimkan email," ujarnya.
Alamat website : http://inet.detik.com/read/2009/05/11/133018/1129478/398/teh-botol-sosro-jadi-korban-e-mail-tipuan.
Waktu : Senin, 11/05/2009 13:35 WIB.
Oleh : Wicak Hidayat.
ISI E-MAIL HOAX
Dari dulu kita udah curiga. Teh ka ya gitu doang kok bisa jauh lebih populer dari soft drink impor. Ternyata ini jawabannya .
Waspada, Teh Botol Sosr* Racunnya Teh
Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan rewel. "Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui, semuanya menunjukkan gejala
kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?
Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di dalam Teh Botol Sosr* dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk ini. Celaka!
Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosr* dibuat dari daun teh alami seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai sebagai bahan utama teh botol sosr*, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih enak daripada merk-merk lain.
Menurut Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita sadari
hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa selamat.
Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. "Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN. Kalau sudah begini, pengobatannya bisa
sampai jutaan rupiah. Lalu mampukah orang-orang seperti Marini menyembuhkan anaknya? Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tid ak adanya regulasi pemerintah tentang
penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur. Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi.
Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai agen reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid, sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.
Saat dihubungi, Humas PT Sosr* tidak berkomentar banyak. " Kami sudah menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosr* sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid dalam makanan yang bisa dianggap
pertanyaan itu diajukan, "Brak!", telepon dibanting.
Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?
Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menan gis. Marini bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya, dia tidak punya biaya..
Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang -orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!
SERTIFIKAT YANG TELAH DI TERIMA OLEH PT. SINAR SOSRO
ISO 9001 : 2008, yaitu sertifikat system management mutu untuk menjamin kualitas pengolahan dan hasil produk
Halal, yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan & Kosmetika MUI) bekerjasama dengan Departemen Agama, BPPOM dan Balai POM Daerah untuk menjamin kehalalan bahan baku, proses dan produknya.
HACCP, yaitu sertifikat system management keamanan makanan untuk menjamin produk yang aman bagi konsumen.
ISI MAKALAH
PT.Sinar Sosro berdiri pada 17 Juli 1974. Perusahaan yang berdomisili di Jalan Raya Sultan Agung Km. 28, Medan Satria, Bekasi ini didirikan oleh Soegiharto Sosrodjojo, dan saudara-saudaranya yaitu Soemarsono Sosrodjojo, Soejipto Sosrodjojo, dan Surjanto Sosrodjojo. PT. Sinar Sosro merupakan perusahaan minuman teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan Dunia. Dasar atau filosofi PT.Sinar Sosro adalah niat baik yang dijabarkan dalam 3K dan RL yaitu :
1. Peduli terhadap kualitas 2. Peduli terhadap keamanan 3. Peduli terhadap kesehatan 4. Serta Ramah Lingkungan
Hasil dari kerja keras selama ini untuk membangun citra positif adalah den gan adanya
penghargaan dan sertifikat yang telah di terima oleh PT.Sinar Sosro baik dari segi Mutu Kualitas Hasil produk, Kehalalan dari MUI Keamanan dari BPOM dan HACCP terkait system
management keamanan makanan untuk menjamin produk yang aman bagi konsumen.Dari itu semua produk yang di hasilkan sampai saat ini teh Botol Sosro mampu menarik perhatian masyarakat dan mendapat kepercayaan dari masyarakat hal ini terbukti dengan tidak adanya complain yang berhubungan dengan keamanan The Botol Sosro.
Tepatnya pada tanggal 7 Mei 2009 , tersebar sebuah E-mail* atas nama Hariadhi (*isi E-mail terlampir) yang memberitakan tentang sebuah himbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi Teh Botol Sosro karena mengandung Hydroxilic Acid yang berbahaya bagi kesehatan. Di dalam E-mail ini pelaku juga mencantumkan kasus akibat dari mengkonsumsi Teh Botol Sosro. E-mail ini menyebar dari satu penerima ke penerima yang lain hingga para blogger. Kasus ini tentu saja sangat merugikan sekali bagi pihak perusahaan PT. Sinar Sosro baik di bidang materil dan juga terkait dengan citra perusahaan yang selama ini cukup baik di mata masyarakat (publik). Efek dariulah “baik” pengirim E-mail itu pun juga memicu para konsumen mempertanyakan kebenaran bahkan pembatalan pemesanan kepada pihak Sinar Sosro.
Tentu saja ini menjadi masalah yang benar-benar serius bagi PT.Sinar Sosro, karena citra baik yang selama ini dibangun dari tahun ketahun dengan berbagai macam cara dan usaha tiba-tiba rusak hanya karenahoaxbelaka yang diduga itu adalah perbuatan iseng mahasiswa.
Kasus seperti yang dijelaskan di atas tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, dan sangat dibutuhkan penanganan yang gesit dan cepat, karena hal itu untuk mengantisipasi berita atau isu tersebar lebih luas dan meracuni pemikiran masyarakat yang dari itu semua akan menimbulkan permasalahan serius bagi perusahaan terkait dengan citra dan nama baik nya.
Di butuhkan langkah dan strategi yang tepat dalam menangani kasus seperti ini. Kasus ini akan sangat cepat dan mudah tersebar karena hal ini terjadi melalui media maya (cyber space) internet, yang seperti kita tahu pada zaman sekarang ini perkembangan internet sudah sangat pesat.
Hal yang dilakukan oleh pengirim atau pembuat E-mail tersebut merupak suatu bentuk kejahatan dan penyimpangan melalui media komunikasi virtual yaitu E-mail (surat elektronik), karena hal ini melalui cyberspace (ruang maya ) yang didalamnya juga terdapat proses penyampaian (yang dilakukan oleh si pelaku) dan penerimaan (pesan yang diterima oleh para receiver termasuk blogger ).
Tindakan ini pun merupakan salah satu bentuk pelanggaran ketentuan UU ITE pasal 27 ayat 3 yang berbunyi “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.” Dan juga pasal 28 ayat 1 yang berbunyi “Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.”.
Setiap kasus yang terjadi butuh penanganan dan juga strategi dalam penyelesaiannya. Strategi pada hakekatnya adalah perencanaan (planning) dan manajemen (management). Untuk mencapai suatu tujuan, akan tetapi, untuk mencapai tujuan tersebut, strategi tidak berfungsi sebagai peta jalan yang hanya menunjukkan arah saja melainkan, harus mampu menunjukkan bagaimana taktik operasionalnya .(Effendy,2007:32).
Dan dalam penyelesaian kasus ini sangat diperlukan adanya strategi yang benar-benar efektif. Dalam hal yang Menyangkut citra atau nama baik perusahaan dalam segi penyelesaiannya tidak mudah dan harus benar-benar dengan analisa yang baik.
Citra adalah cara bagaimana pihak lain memandang perusahaan,seseorang,kelompok atau suatu aktivitas tertentu.
Membangun sebuah citra baik atau citra positif bukanlah hal yang mudah, butuh waktu yang lama dan tahapan-tahapan dan harus disertai langkah-langkah atau strategi yang bisa memancing datangnya citra positif itu sendiri.
Dikaitkan dengan perlunya strategi, dalam kasus ini strategi komunikasi sangat diperlukan, terutama dalam proses penyampaian dan pembuktian kebenaran dari hoax yang beredar agar benar-benar sampai kepada konsumen sehingga tidak menimbulkan desas desus baru dimasyarakat luas.
DAFTAR PUSTAKA
Wasesa,Silih Agung dan Jim Macnamara.2010.Strategi Public Relations.Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.
Moore, Frazier.1997.Hubungan Masyarakat Prinsip,Kasus,dan Masalah.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Effendy,Onong Uchjana.2007.Ilmu Komunikasi dan Praktek.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.