RENCANA STRATEGIS
Tahun 2018 - 2023
BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN
ASET DAERAH KOTA PALEMBANG
iii
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga Rencana Strategis (Renstra) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023 dapat diselesaikan sesuai jadwal yang ditentukan.
Penyusunan Revisi Rencana Strategis (Renstra) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023 berpedoman kepada Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor Tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun 2018 - 2023.
Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023 merupakan dokumen perencanaan yang Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang untuk periode 5 (lima) tahun terhitung mulai Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2023.
Semoga Rencana Strategis ini dapat dijadikan pedoman bagi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang dalam memenuhi target dan sasaran kinerja yang telah ditetapkan tersebut agar mampu memberikan konstribusi positif bagi Pemerintah Kota Palembang.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Palembang, Oktober 2018 Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah Kota Plaembang
Dr. H.M. Hoyin R, SE., MM Pembina Utama Muda NIP. 196208021989021001
iv
DAFTAR ISI
KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG TENTANG RENCANA STRATEGIS BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG TAHUN 2018 – 2023
KATA PENGANTAR ……… iii
DAFTAR ISI ………...iv
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ……….. 2
1.2. Landasan Hukum ………. 6
1.3. Maksud Tujuan ………. 8
1.4. Sistematika Penulisan ………. 9
BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang ………. 13
2.2. Sumber Daya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang ………. 33
2.3. Kinerja Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2013-2018 ………. 38
2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang ………... 43
BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang ……… 47
3.2. Telaahan Visi dan Misi Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih ..……….. 50
3.3. Telaahan Renstra K/L ……….. 52
v
3.5. Telaahan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
(TPB/SDGs) ………..55 3.6. Penetuan Isu-Isu Strategis ……….. 57
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN
4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Badan Pengelolaan
Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang ……… 60
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
5.1. Strategi dan Arah Kebijakan ……… 64
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN INDIKATIF
6.1. Rencana Program, Kegiatan dan Indikator Kinerja ………. 67 6.2. Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif …… 75
BAB VII KINERJA PEYELENGGARAAN BIDANG URUSAN ………. 94 BAB VIII PENUTUP ………. 96
vi
Tabel-Tabel
Tabel 2.1. Pencapaian Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Palembang Tahun 2013-2018
Tabel 2.2. Anggaran dan Realisasi Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah Kota Palembang Menurut Kelompok Belanja Tahun 2013-2017
Tabel 2.3. Anggaran dan Realisasi Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Menurut Jenis Belanja
Tahun 2013-2017
Tabel 3.1. Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Palembang
Tabel 3.2. Pemetaan Permasalahan untuk Penentuan Prioritas dan Kebijakan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
Tabel 3.3. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah
Tabel 4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018 – 2023 Tabel 5.1. Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan
Tabel 6.1. Tujuan, Sasaran, Strategi dan Arah Kebijakan, dan Program PD Tabel 6.2. Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja,
Kelompok Sasaran dan Pendanaan Indikatif
Tabel 7.1. Indikator Kinerja Utama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang 2018 – 2023
Tabel 7.2. Indikator Kinerja Perangkat Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD (ambil dari indicator program tabel 6.1 dalam renstra ini, karena indikator ini juga yg akan dimasukkan kedalam RPJMD)
PEMERINTAH KOTA PALEMBANG
BADAN PENGELOLAAN KEUANGANDAN ASET DAERAH
Alamat : Jalan Merdeka Nomor 1 Telepon (0711) 350006 Kode Pos 30131
P A L E M B A N G
KEPUTUSAN
KEPALA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG
NOMOR TAHUN 2018 TENTANG
RENCANA STRATEGIS
BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG TAHUN 2018 – 2023
Menimbang : bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010
tentang Kerangka Umum Penyusunan Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD), perlu menetapkan Keputusan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang tentang Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang
Pemerintahan daerah (Lembaran Negara RI Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4844);
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4438);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah;
5. Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 4 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis
Daerah Kota Palembang (Lembaran Daerah Kota Palembang Tahun 2012 Nomor 4).
M E M U T U S K A N
Menetapkan : Keputusan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota
Palembang tentang Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023.
Pertama : Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota
Palembang Tahun 2018-2023 yang selanjutnya disebut Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang merupakan dokumen perencanaan yang berisi Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang untuk periode 5 (lima) tahun terhitung mulai tahun 2019 sampai dengan tahun 2023, yang disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun 2018-2023.
Kedua : Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota
Palembang sebagaimana dimaksud pada diktum Pertama disusun sebagai acuan bagi penyusunan Rencana Kerja (Renja) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
Ketiga : Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023 adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
Keenam : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan
ketentuan segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki kembali sebagaimana mestinya. Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam keputusan.
Ditetapkan di Palembang Pada tanggal 2018
KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG
Dr. H.M. HOYIN R, SE., MM
PEMBINA UTAMA MUDA NIP. 196208021989021001
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 1
BAB I
PENDAHULUAN
Pembangunan pada hakikatnya bertujuan untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Dalam prosesnya, pembangunan dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan, terutama aparat pemerintah sebagai development
agent yang mengemban amanat untuk mewujudkan dan mendistribusikan
kemakmuran, kesejahteraan masyarakat, serta keadilan sosial. Selanjutnya, guna menjamin proses pembangunan berjalan efektif, efisien, tepat sasaran dan berkesinambungan, diperlukan perencanaan pembangunan yang berkualitas, sehingga pembangunan akan bermuara pada cita-cita yang diinginkan.
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mengamanatkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan pembangunan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan nasional. Kemudian, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 juga mengamanatkankepada pemerintah daerah untuk melakukan perencanaan pembangunan daerah yang terdiri dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk jangka waktu 20 tahun; Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk jangka waktu 5 tahun; Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra SKPD) untuk jangka waktu 5 tahun; Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk jangka waktu 1 tahun; serta
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 2
1 tahun. Amanat Undang-Undang tentang perencanaan pembangunan daerah di atas dijelaskan lebih lanjut ke dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD.
Perencanaan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia (Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang No. 25 Tahun 2004). Perencanaan pembangunan bertujuan untuk mewujudkan pembangunan dalam rangka peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, lapangan berusaha, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan publik serta daya saing.Perencanaan dengan demikian merupakan sebuah proses yang dilakukan secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, dan tanggap terhadap perubahan untuk mencapai keseimbangan. Sehingga setiap kegiatan yang ada di dalamnya merupakan usaha yang memiliki titik fokus dalam keseimbangan, baik problem
solving, future oriented maupun resource allocation. Secara umum, setiap proses
perencanaan terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu: tahap awal/inisiasi, tahap substantif, tahap implementasi serta tahap pengendalian dan evaluasi. Setiap tahapan tersebut memiliki keterkaitan dengan proses lainnya.
I.1 Latar Belakang
Pembangunan daerah Kota Palembangdalam 5 (lima) tahun ke depan, akan menghadapi berbagai tantangan eksternal maupun internal. Tantangan eksternal yang utama adalah kondisi perekonomian global yang melambat dan gerakan
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 3
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Disamping itu, tantangan internal yang ada dalam pembangunan daerah antara lain adalah mewujudkan desentralisasi dan otonomi daerah yang kondusif, serta ketersediaan infrastruktur ekonomi dalam rangka mempersiapkan bonus demografi. Dengan demikian, Pemerintah Kota Palembangsaat ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dengan tingkat inflasi yang kondusif bagi masyarakat untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara.
Untuk menghadapi tantangan dan memenuhi harapan masyarakat Kota Palembang, diperlukan perencanaan yang tepat, efektif, dan berkesinambungan. Sesuai dengan mandat yang diberikan, Badan Pengelolaan K euangan dan Aset Daerah Kota Palembang, harus mampu menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat berbagai aspek dan kompetensi yang terkait dengan peran dan fungsinya sebagai :
1. perumusan kebijakan teknis;
2. pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya; 3. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum;
4. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan
lingkup tugasnya;
5. pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan
6. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas dan fungsinya.
Dengan demikian, penyelenggaraan pembangunan daerah dapat berdampak nyata dalam memperbaiki layanan birokrasi, meningkatkan daya saing daerah serta mewujudkan masyarakat Kota Palembangyang adil, makmur dan
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 4
sejahtera.
Dalam perspektif perencanaan pembangunan daerah, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 dan amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 pada Pasal 272 Ayat (1), menyatakan bahwa “Perangkat Daerah menyusun rencana strategis dengan berpedoman pada RPJMD”, dan Ayat (2) menyatakan bahwa “Rencana Strategis Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan pembangunan dalam rangka pelaksanaan Urusan Pemerintahan Wajib dan/atau Urusan Pemerintahan Pilihan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap Perangkat Daerah.Dalam hal ini, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang selaku Perangkat Daerah (PD) yang merupakan pelaksana Urusan pemerintahan di bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan tugas pembantuan wajib menyusun Rencana Strategis (Renstra) sesuai tugas pokok dan fungsinya. Selanjutnya Renstra tersebut akan digunakan sebagai pedoman pelaksanaan program dan kegiatan selama periode lima tahunan dengan memperhitungkan potensi, peluang, dan kendala yang ada sehingga tujuan yang akan dicapai bersifat realistis dan dapat mengantisipasi perkembangan masa depan.
Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023 disusun berdasarkan RPJMD Kota Palembang Tahun 2018– 2023 melalui beberapa tahapan proses penyusunan Renstra yang mengacu kepada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 sebagai berikut :
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 5
1. Persiapan penyusunan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DaerahKota Palembang;
2. Penyusunan rancangan awal Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang;
3. Penyusunan rancangan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang;
4. Perumusan rancangan akhir; dan
5. Penetapan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
Adapun bagan alir dari tahapan penyusunan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang tersebut dapat dilihat pada Gambar 1.1.
Gambar 1.1
Proses Penyusunan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DaerahKota Palembang Tahun 2018 - 2023
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 6
Dengan disusunnya Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 maka Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang diharapkan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan kualitas kebijakan perencanaan pembangunan daerah, pengendalian, dan evaluasi kinerja. Keberhasilan peningkatan tersebut adalah untuk mewujudkan tercapainya sasaran pembangunan daerah (RPJMD) dan renstra perangkat daerah.
I.2 Landasan Hukum
Peraturan perundang-undangan yang menjadi landasan hukum bagi penyusunan Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota PalembangTahun 2018 – 2023 adalah:
1. Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 75);
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 7
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pemangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1312);
5. Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan NasionalRepublik IndonesiaNomor 2 Tahun 2017 tentangRencana StrategisKementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan NasionalTahun 2015-2019 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 354);
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018;
7. Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor ... Tahun 2018 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang Tahun 2013-2018;
8. Keputusan Walikota Palembang Nomor ... Tahun 2013 tentang Pengesahan
Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Palembang Tahun 2013-2018;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 8
9. Keputusan Kepala BPKAD Nomor ... Tahun 2018 tentang Rencana Strategis
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018-2023.
I.3 Maksud dan Tujuan
Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 ditetapkan dengan maksud:
1. Sebagai penjabaran atas RPJMD Kota Palembang Tahun 2018 - 2023 disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi SKPD Kota Palembang;
2. Sebagai arah dan kebijakan untuk mencapai visi dan misi serta tujuan RPJMD Kota Palembang dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan; 3. Sebagai indikator kunci keberhasilan Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah Kota Palembang dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan tugas, fungsi, kewenangan dan tanggungjawab dalam upaya mewujudkan visi, misi dan program Walikota terpilih;
Adapun tujuan dari penyusunan Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023, yaitu:
1. Tercapainya persepsi yang sama dalam penyusunan kebijakan-kebijakan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang;
2. Sebagai acuan dan/atau pedoman kerja bagi seluruh unsur Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang sesuai dengan tugas dan fungsinya, termasuk untuk mengelola pencapaian sasaran RPJMD;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 9
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang setiap tahunnya;
4. Sebagai tolok ukur dalam penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang;dan
5. Sebagai acuan bagi pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2018 - 2023.
I.4 Sistematika Penulisan
Rencana Strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Tahun 2019–2023 disusunsesuai dengan amanat Peraturan Menteri
Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 yang terdiri dari 8 (delapan) bab sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan tentang latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan, serta sistematika penulisan.
BAB II GAMBARAN PELAYANAN BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN
DAN ASET DAERAH KOTA PALEMBANG
Menjelaskan tentang tugas, fungsi, struktur organisasi, sumber daya, kinerja pelayanan, serta tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 10
BAB III PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGIS
Menjelaskan hasil identifikasi terhadap permasalahan pelayanan, telaahan visi, misi, dan program WalikotaKota Palembang periode 2018 - 2023, telaahan Renstra K/L, talaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan KLHS serta Kajian Lingkungan Hidup Strategis serta penentuan isu-isu strategis.
BAB IV TUJUAN DAN SASARAN
Menjelaskan tentang tujuan dan sasaran Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang 2018 - 2023 berdasarkan visi, misi, tujuan, dan sasaran RPJMD Kota Palembang2018 - 2023 sebagai indikasi keberhasilan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang dalam memimpin seluruh jajaran di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang.
BAB V STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
Menjelaskan tentang strategi dan arah kebijakan dalam jangka menengah guna mewujudkan tujuan dan sasaran Renstra Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang 2018 - 2023.
BAB VI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN SERTA PENDANAAN
Menjelaskan tentang program dan kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang 2018 - 2023 yang diterjemahkan dari strategi dan arah kebijakan agar selaras dengan analisis permasalahan dan isu strategis.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 11
BAB VII KINERJA PENYELENGGARAAN BIDANG URUSAN
Menjelaskan tentang indikator kinerja yang selaras dengan tugas dan fungsi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kota Palembang 2018 - 2023.
BAB VIII PENUTUP Lampiran-Lampiran
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 12
BAB II
GAMBARAN PELAYANAN
BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH
KOTA PALEMBANG
Capaian kinerja pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset DaerahKota Palembang periode tahun 2013-2018 merupakan hasil dari berbagai upaya selama lima tahun. Gambaran pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang selama periode 2013-2018 diperlukan sebagai panduan dalam menyusun kebijakan strategis Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2018 - 2023 terutama untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan organisasi agar rumusan program dan kegiatan yang dibuat dapat mencapai tujuan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah secara efektif dan efisien.
Gambaran pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang selama periode 2013-2018 dijelaskan melalui analisis indikator capaian kinerja pelayanan berdasarkan tugas dan fungsi, sumber daya yang dimiliki, capaian-capaian penting yang telahdihasilkan periodesebelumnya, capaian-capaian program prioritas RPJMD periode sebelumnya, serta hambatan-hambatan yang dihadapi dan dinilai perludiatasi pada lima tahun yang akan datang.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 13
II.1 Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Badan Pengelolaan
Keuangan dan Aset DaerahKota Palembang
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah dan Peraturan Walikota Palembang Nomor 73 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Funsi, serta Tata Kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang mempunyai tugas pokok membantu Walikota melaksanakan urusan pemerintahan di bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan tugas pembantuan.
Untuk melaksanakan tugas tersebut, maka Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah mempunyai fungsi :
1. Perumusan kebijakan teknis;
2. Pelaksanaan kebijakan sesuai dengan lingkup tugasnya; 3. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum;
4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan
lingkup tugasnya;
5. Pelaksanaan administrasi dinas sesuai dengan lingkup tugasnya; dan 6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Walikota terkait dengan tugas
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 14
A. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah
Mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan petunjuk pelaksanaannya.
B. SEKRETARIAT
Sejalan dengan tugas dan fungsi Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah tersebut, maka Sekretariat mempunyai tugas :
Membantu Kepala Dinas dalam mengkoordinasikan perencanaan, Keuangan danpelaporan serta menyelenggarakan urusan administrasi umum, perkantoran, kehumasan dan kepegawaian
Sekretariat mempunyai fungsi :
1. koordinasi penyusunan dokumen perencanaan, keuangan dan pelaporan;
2. pelaksanaan urusan administrasi umum;
3. pelaksanaan urusan rumah tangga, perlengkapan dan
perkantoran;
4. pelaksanaan urusan administrasi kepegawaian; 5. pelaksanaan urusan kehumasan; dan
6. pelaksanaan fasilitasi hukum dan perundang-undangan
Sekretariat terdiri dari :
Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas :
a. menyusun rencana program dan kegiatan Sub Bagian
Umum dan Kepegawaian;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 15
c. mengelola kearsipan dan kepustakaan;
d. mengelola administrasi barang, perlengkapan dan kendaraan dinas; e. mengelola urusan rumah tangga, kehumasan dan kcprolokolan; f. mengelola administrasi kepegawaian dan perjalanan dinas; g. melaporkan hasil kerja capaian kinerja; dan
h. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya. i. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
j. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub Bagian keuangan; b. menyusun rencana anggaran kerja dinas;
c. menyusun rencana plafon kebutuhan anggaran dan penggunaan anggaran;
d. mengelola administrasi keuangan belanja langsung dan belanja tidak langsung:
e. menyusun dan menganalisa laporan keuangan;
f. mengontrol kegiatan perbendaharaan, verifikasi dan
pembukuan/akuntansi;
g. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
h. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan mempunyai tugas:
a. menyusun rencana program dan kegiatan dinas dan sub bagian perencanaan dan pelaporan;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 16
bidang;
c. menyusun dokumen perencanaan dinas;
d. mengukur capaian kinerja program dan kegiatan bidang; e. monitoring dan evaluasi capaian kinerja Badan;
f. menyusun dokumen pelaporan Badan;
g. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
h. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
C. BIDANG ANGGARAN DAN PERBENDAHARAAN
Bidang Anggaran dan Perbendaharaan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas badan di bidang anggaran dan perbendaharaan.
Bidang Anggaran mempunyai fungsi:
a. penyusunan rencana program dan petunjuk teknis kegiatan di bidang anggaran dan perbendaharaan;
b. pelaksanan program dan petunjuk teknis di bidang anggaran perbendaharaan;
c. pengawasan, pembinaan dan pengendalian di bidang anggaran dan perbendaharaan;
d. penelaahan rumusan kebijakan di bidang anggaran dan perbendaharaan;
e. pelaksanan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas; f. pelaksanan komunikasi, koordinasi dan kerjasama dengan
lembaga/instansi lain di bidang anggaran dan perbendaharaan; g. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 17
dan
i. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala
Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Anggaran dan Perbendaharaan terdiri dari : Sub Bidang Penyusunan Anggaran mempunyai tugas:
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang Penyusunan Anggaran;
b. melaksanakan program dan teknis di bidang penyusunan anggaran; c. mengendalikan, mengumpulkan bahan;
d. Sehubungan dengan penyusunan anggaran pendapatan dan Belanja daerah dan perubahan APBD;
e. menyiapkan bahan perumusan kebijakan dan bimbingan teknis dalam rangka penyusunan APBD;
f. melakukan asistensi dan koordinasi dalam proses penyusunan anggaran perangkat daerah;
g. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang penyusunan anggaran;
h. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan penyusunan anggaran;
i. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
j. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
k. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 18
a. menyusun rencana program dan kegiatan Subbid Administrasi pelaksanaan anggaran;
b. melaksanakan program dan petunjuk teknis di bidang administrasi pelaksanaan anggaran;
c. mengumpulkan bahan guna menyiapkan rancangan surat penyediaan dana (SPD);
d. menyiapkan bahan perumusan dan menyusun pedoman
pelaksanaan APBD;
e. menyiapkan bahan dan melaksanakan bimbingan teknis dalam penyusunan APBD;
f. mengelola/penatausahaan terhadap pelaksanaan anggaran investasi daerah;
g. melakukan asistensi dan koordinasi penyiapan dokumen yang terkait dengan pelaksanaan anggaran;
h. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang administrasi pelaksanaan anggaran;
i. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
j. menyelenggarakan rnonitoring dan evaluasi kegiatan pelaksanaan anggaran;
k. melaporkan hasil kerja capaian kinerja; dan
l. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Perbendaharaan dan Pengelolaan Kas Daerah mempunyai tugas:
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 19
pengelolaan kas daerah;
b. melaksanakan program petunjuk teknis perbendaharaan di bidang perbendaharaan dan pengelolaan kas daerah;
c. melakukan verifikasi dan pengujian terhadap pengajuan permintaan pencairan dana;
d. menyiapkan dan menerbitkan SP2D serta menyusun laporan realisasi SP2D;
e. melakukan koordinasi dan pemantauan sehubungan dengan pengelolaan rekening milik Pemerintah;
f. melaksanakan bimbingan teknis terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang perbendaharaan dan pengelolaan kas daerah;
g. mengendalikan mengumpulkan dan mengolah data terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang perbendaharaan dan pengelolaan kas daerah;
h. memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan pada bidang perbendaharaan dan pengelolaan kas daerah;
i. melakukan asistensi dan koordinasi penyiapan dokumen yang terkait dengan pelaksanaan anggaran;
j. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang perbendaharaan dan pengelolaam kas daerah;
k. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
l. melaporkan hasil dan capaian kinerja; dan
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 20
D. BIDANG AKUNTANSI DAN PELAPORAN
Bidang Akuntansi dan Pelaporan mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas badan di bidang akuntansi
Bidang Akuntansi dan Pelaporan mempunyai fungsi:
a. pelaksanaan program dan teknis di bidang akuntansi;
b. pengendalian pengumpulan bahan, melakukan koodinasi serta rekonsilasi guna penyusunan laporan keuangan pemerintahan;
c. penyusunan rumusan laporan keuangan pemerintahan;
d. penyiapan bahan, merumuskan dan melaksanakan kebijakan sistem akuntansi pemerintahan;
e. pelaksanaan bimbingan teknis dan asistensi terkait pelaksaaan sistem akuntansi pemerintahan;
f. penyiapan bahan guna rekonsilasi dan pertanggungjawaban pendapatan daerah yang bersumber dari dana dan pendapatan lain yang sah;
g. pelaksanaan meneliti, mengevaluasi dan melakukan konsolidasi laporan pertanggungjawaban belanja perangkat daerah;
h. pengumpulan dan mengolah data serta melakukan koordinasi sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan akuntasi;
i. pelaksanaan evaluasi kegiatan pada bidang akuntansi;
j. penyusunan formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang akutansi;
k. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 21
dan
m. pelaksanaan lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Akuntansi dan Pelaporan terdiri dari
Bidang Akuntansi dan Administrasi Belanja Pegawai mempunyai tugas: a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang akuntansi dan
administrasi belanja pegawai;
b. melaksanakan program dan petunjuk teknis di bidang akutansi dan administrasi belanja pegawai;
c. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsiliasi guna penyusunan laporan keuangan pemerintah;
d. merumuskan laporan keuangan pemerintah;
e. meneliti, mengevaluasi dan melakukan konsolidasi laporan pertanggungjawaban belanja perangkat daerah;
f. melakukan koordinasi dan konsolidasi atas pengelolaan administrasi terkait belanja gaji PNS;
g. menyiapkan bahan penyusunan neraca belanja dan administrasi belanja pegawai pada laporan keuangan pemerintah;
h. menyiapkan bahan, pelaksanaan bimbingan teknis dan pembinaan terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Akuntansi dan Administrasi Belanja Pegawai;
i. mengendalikan pengumpulan dan pengelolaan data terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang akuntansi belanja dan Administrasi Belanja Pegawai;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 22
j. melakukan asitensi terkait dengan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Akuntansi dan Administrasi Belanja Pegawai;
k. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Akuntansi dan Administrasi Belanja Pegawai;
l. menyelenggaran monitoring dan evaluasi kegiatan akuntansi belanja dan administrasi belanja pegawai;
m. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
n. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya. Sub Bidang Akuntansi Pendapatan mempunyai tugas :
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang Akuntansi Pendapatan;
b. melaksanakan program dan petunjuk teknis di sub bidang Akuntansi Pendapatan;
c. menyusun rencana kerja, program kegiatan sub bidang
Akuntansi Pendapatan;
d. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsiliasi guna penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah;
c. menyusun rumusan laporan keuangan pemerintah;
f. melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi laporan realisasi pendapatan guna bahan penyusunan laporan keuangan pemerintah;
g. meneliti, mengevaluasi dan menyiapkan pengesahan laporan pertanggungjawaban pendapatan perangkat daerah;
h. menyiapkan bahan guna rekonsiliasi dan pertanggungjawaban pendapatan daerah yang bersumber dari dana
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 23
i. perimbangan dan pendapaian lainnya yang sah;
j. menyiapkan bahan, pelaksanaan bimbingan teknis dan pembinaan terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bagian akuntansi pendapatan; k. mengendalikan pengumpulan dan pengelolaan data terkait pelaksanaan
kegiatan pada sub bidang akuntansi pendapatan;
l. melakukan asistensi terkait dengan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang akuntansi pendapatan;
m. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang akuntansi pendapatan;
n. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang akuntansi pendapatan;
o. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
p. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
q. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bidang Penyusun Laporan Keuangan mempunyai tugas:
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang Penyusunan Laporan Keuangan;
b. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsilasi guna Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah;
c. melaksanakan rekonsilasi dan konsulidasi laporan realisasi keuangan perangkat daerah dengan laporan keuangan perangkat daerah;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 24
c. menyusun rumusan laporan keuangan pemerintah;
f. menyiapkan bahan, pelaksaanaan bimbingan teknis dan pembinaan terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Penyusunan Laporan Keuangan;
g. mengendalikan pengumpulan dan pengolahan data terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Penyusunan Laporan Keuangan;
h. melakukan asistensi terkait dengan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Penyusunan Laporan Keuangan;
i. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang Penyusunan Laporan Keungan;
j. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
k. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan pelaporan; l. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
m. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
E. BIDANG PENATAUSAHAAN DAN PENILAIAN ASET
Bidang Penatausahaan dan Penilaian Aset mempunyai tugas :
melaksanakan sebagian tugas badan di bidang penempatan dan perluasan tenaga kerja
Bidang Penatausahaan dan Penilaian Aset mempunyai fungsi::
a. penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di
bidang penatausahaan dan penilaian asset;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 25
penatausahaan dan penilaian aset:
c. pengawasan, pembinaan dan pengendalian administrasi
di bidang penatausahaan dan penilaian aset;
d. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
e. pelaksanaan komunikasi, koordinasilan kerjasama dengan lembaga/ instansi lain di bidang penatausahaan dan penilaian aset:
f. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
g. pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait; h. pelaksanaanmonitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas; i. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Penatausahaan dan Penilaian Aset terdiri dari : Sub Bidang Penatausahaan Aset mempunyai tugas:
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang penatausahaan aset;
b. melaksanakan koordinasi pembinaan, pengawasan dan pengendalian aset dalam penatausahaan barang milik daerah kepada perangkat daerah;
c. melaksanakan monitoring dan meneliti laporan aset/barang milik daerah dan 5 (lima) tahunan dan di buat rekapitulasi menurut penggolongan dan kodefikasi;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 26
penunjukan pengelola, pembantu pengelola, pengguna barang, penyimpan dan pengurus barang;
e. menyiapkan bahan penyusunan rancangan keputusan Walikota tentang penunjukan operator aplikasi barang milik daerah, admin dan satgas aplikasi barang milik daerah;
f. melaksanakan pembinaan atas pencatatan barang milik daerah dalam daftar barang milik daerah;
g. memberikan masukan dan kajian kepada pimpinan dan mengkoordinasi kan terkait dengan aset/barang milik daerah yang bermasalah;
Sub Bidang Penilaian dan Penatausahaan mempunyai tugas:
a. Menyiapkan bahan pencatatan barang milik daerah berupa tanah dan/atau bangunan yang telah diserahkan dari Pengguna Barang yang tidak digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas dan fungsi SKPD dan sedang tidak dimanfaatkan pihak lain kepada Walikota melalui Pengelola Barang;
b. Melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan penilaian barang daerah; c. Melaksanakan koordinasi dalam pelaksanaan inventarisasi barang milik
daerah;
d. Melakukan rekonsiliasi dalam rangka penyusunan laporan barang milik daerah;
e. Merekapitulasi dan menghimpun Laporan Barang Pengguna semesteran dan tahunan serta Laporan Barang Pengelola sebagai bahan penyusunan laporan barang milik daerah; dan
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 27
e. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang sesuai dengan bidang tugasnya.
f. melakukan bimbingan teknis dan asistensi terkait pelaksanaan sistem pencatatan, penatausahaan dan pelaporan;
g. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
h. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
i. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bidang Standarisasi dan Penilaian Aset mempunyai tugas:
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang standarisasi dan penilaian aset;
b. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsilasi guna penyusunan laporan standarisasi dan penilaian aset; c. melaksanakan rekonsilasi dan konsolidasi laporan realisasi standarisasi
dan penilaian aset perangkat daerah;
d. menyusun kebijakan analisa kebutuhan aset/barang milik daerah;
e. melaksanakan analisa kebutuhan dan verifikasi harga rencana kebutuhan barang milik daerah lingkup perangkat daerah;
f. merencanakan, mengumpulkan, mensistematisasi, menganalisis, daftar usulan prioritas kebutuhan;
g. melaksanakan penilaian barang milik daerah dalam rangka penyusunan
neraca daerah, pemanfaatan barang milik daerah dan
pemindahtanganan barang milik daerah;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 28
i. mengendalikan pengumpulan dan pengolahan data terkait pelaksanaan kegiatan pada sub bidang standarisasi dan penilaian aset;
j. melakukan asistensi terkait dengan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang standarisasi dan penilaian aset;
k. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang standarisasi dan penilaian aset;
l. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelencaran pelaksanaan tugas;
m. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan standarisasi penilaian aset;
n. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
o. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bidang Mutasi Aset, melaksanakan tugas :
a. menyusun rencana kerja dan program kegiatan sub.bidang mutasi aset;
b. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan
koordinasi serta rekonsiliasi guna penyusunan mutasi
aset;
c. melaksanakan rekonsiliasi dan konsolidasi laporan
realisasi rnutasi perangkat daerah.
F. BIDANG PENGAMANAN DAN PEMANFAATAN ASET
Bidang Pengamanan dan Pemanfaatan Aset, mempunyai tugas
melaksanakan sebagian tugas badan di bidang pengamanan dan pemanfaatan aset
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 29
a. penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di
bidang pengamanan dan pemanfaatan aset;
b. pelaksanaan program dan petunjuk teknis di bidang
pengamanan dan pemanfaatan aset;
c. pengawasan, pembinaan dan pengendalian administrasi
di bidang pengamanan dan pemanfaatan aset;
d. pelaksanaan monitoring dan evaluasi dan pelaporan
pelaksanaantugas;
e. pelaksanaan komunikasi, koordinasi dan kerjasama
dengan lembaga/instansi lain di bidang pengamanan
dan pemanfaatan aset;
f. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan
pelaksanaan tugas; dan
g. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala
Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Pengamanan dan Pemanfaatan Aset terdiri dari :
Sub Bidang Pengamanan dan Pemeliharaan Aset, mempunyai tugas :
a. menyusun rencana program dan kegiatan subbid pengamanan dan pemeliharaan aset;
b. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsiliasi dan konsolidasi laporan pengamanan dan pemeliharaan aset;
c. menyusun rumusan kebijakan teknis dibidang pengamanan dan pemeliharaan aset barang milik daerah;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 30
d. merumuskan dan melaksanakan kebijakan pengamanan dan pemeliharaan aset;
e. menyusun langkah-langkah pengamanan asset baik pengamanan administrasi, pengamanan fisik dan pengamanan hukum/yuridis;
f. menyiapkan dokumen-dokumen dan kajian terkait dengan permasalahan hukum dalam penguasaan aset;
g. menginventarisir dokumen asli kepemilikan aset berupa tanah kendaraan bermotor serta aset lainnya secara berkala;
h. mengkoordinasikan pelaporan pemeliharaan barang pada setiap SKPD minimal 2 (dua) semester pertahun;
i. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang pengamanan dan pemeliharaan aset;
j. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
k. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan pengamanan dan pemeliharaan aset dan ;
l. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
m. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bidang Pemanfaatan Aset, mempunyai tugas
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang pemanfaatan aset; b. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta
rekonsolasi guna penyusunan laporan pemanfaatan aset;
c. melaksanakan rekonsilasi dan konsolidasi laporan realisasi pemanfaatan aset;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 31
d. menyusun rumusan pelaksanaan kebijakan pemanfaatan barang milik daerah;
e. melaksanakan pemanfaatan barang milik daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
f. menghimpun dan membuat laporan pelaksanaan pemanfataan barang milik daerah;
g. menyajikan, mendistribusikan dan menyiapkan administrasi pemanfaatan barang milik daerah dengan perjanjian kerjasama dan berita acara;
h. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang pemanfaatan aset;
i. menyiapkan administrasi pemanfaatan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan pemanfaatan barang milik daerah;
j. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran tugas; k. menyelenggarakan monitoring dan evaluasi kegiatan pemanfaatan aset; l. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
m. melaksanakan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya.
Sub Bidang Pemindahtanganan dan Penghapusan Aset, mempunyai
tugas :
a. menyusun rencana program dan kegiatan sub bidang peinindahtangan dan penghapusan aset;
b. menyusun rencana kerja, program kegiatan sub bidang
pemindahtanganan dan penghapusan aset;
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 32
dibidang pemindahtanganan dan penghapusan aset barang milik daerah;
d. menyusun formasi perkembangan pelaksanaan kegiatan pada sub bidang pemindahtangan dan penghapusan aset;
e. mengendalikan pengumpulan bahan, melakukan koordinasi serta rekonsiliasi guna penyusunan Laporan pemindahtanganan dan penghapusan aset;
f. melaksanakan rekonsiliasi dan konsolidasi laporan realisasi pemindahtanganan dan penghapusan aset;
g. menyiapkan administrasi dan mengkoordinasikan rencana
pemindahtanganan dan penghapusan barang milik daerah;
h. melaksanakan pemindahtanganan dan penghapusan barang milik daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
i. menghimpun, menyiapkan bahan, menyusun data, meneliti dokumen, membuat laporan dan usulan barang yang sudah rusak, tidak digunakan untuk dihapus dan dipindahtangankan;
j. menghimpun dan membuat laporan pelaksanaan pemindahtanganan dan penghapusan barang milik daerah;
k. menyajikan, mendistribusikan dan menyiapkan administrasi pemindahtanganan dan penghapusan barang milik daerah dengan berita acara;
l. melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait untuk kelancaran tugas; m. melaporkan hasil kerja dan capaian kinerja; dan
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 33
II.2.SUMBER DAYA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH
Jumlah tenaga Staf di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerahuntuk menunjang operasional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya saat ini sebagaimana terlihat dalam uraian berikut:
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 34
- Sumber Daya Manusia
JUMLAH PEGAWAI MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN
No Pendidikan PNS Pegawai Kontrak Total
1 SD - - - 2 SMP - - - 3 SMA 10 12 21 4 DIPLOMA 1 - - - 5 DIPLOMA 3 6 9 15 6 Strata 1 47 21 68 7 Strata 2 20 1 21 8 Strata 3 1 - 1 Jumlah 84 43 127
JUMLAH PEGAWAI MENURUT PANGKAT
No PANGKAT/GOLONGAN Jumlah
1 Tenaga Kontrak 43
2 Juru / Golongan I 1
3 Pengatur / Golongan II 6
4 Penata / Golongan III 69
5 Pembina / Golongan IV 8
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 35
JUMLAH PEJABAT STRUKTURAL / FUNGSIONAL
No PANGKAT/GOLONGAN Jumlah 1 Eselon II 1 2 Eselon III 5 3 Eselon IV 15 4 staf 106 JUMLAH 127
JUMLAH PEGAWAI MENURUT JENIS KELAMIN
No PANGKAT/GOLONGAN LAKI-LAKI PEREMPUAN
1 PNS 42 42
2 TENAGA KONTRAK 18 25
JUMLAH 60 67
Berdasarkan data jumlah pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menurut tingkat pendidikan adalah sebagai berikut : (a)Sekolah Dasar 0 (nol) orang, (b) Sekolah Menengah Pertama 1 (satu),1 (satu) orang (PNS 0 orang, Kontrak 1 orang), (c) Sekolah Menengah Atas 21 (dus puluh satu) orang (PNS 10, Kontrak 12), (d) Diploma satu 0(nol) orang, (e)Diploma tiga 15 (lima belas) orang (PNS 6 orang, Kontrak 9), Strata satu 68(enam puluh
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 36
delapan) orang ( PNS 47 orang, Kontrak 21 orang), (g) Strata Dua 21(dua puluh satu) orang (PNS 20 orang, Kontrak 1), (h)Strata tiga1(satu) orang PNS , sehingga jumlah total pegawai menurut tingkat pendidikan adalah 127(seratus dua puluh tujuh) orang (PNS 84 orang, Kontrak 43 orang).
Sedangkan jumlah pegawaimenurut pangkat dan statusnya:
(a) Tenaga Kontrak 43 (empat puluh tiga) orang, (b) Golongan I/Juru 0 1(satu) orang, (c) Golongan II/Pengatur 6(enam) orang, (d) Golongan III/Penata 69(enam puluh sembilan) orang, (e) Golongan IV/Pembina 8 (delapan) orang. Total pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menurut Pangkat dan status 127 (seratus dua puluh tujuh) orang.
Jumlah Pejabat Struktural : (a) Eselon II 1 (satu) orang, (b) Eselon III 5(Lima) orang, (c) Eselon IV 15(lima belas) orang, (d) staf berjumlah 106 (seratus enam) orang.
Jumlah Pegawai menurut Jenis kelamin: (a)Laki –laki 60(enam puluh) orang terdiri dari PNS 42(emapt puluh dua) orang, Kontrak 18(delapan belas) orang.(b) Perempuan di Badan 67 (enam puluh tujuh) orang, terdiri dari PNS 42(empat puluh dua) orang, Kontrak 25(dua puluh lima) orang.
PEJABAT STRUKTURAL DAN FUNGSIONAL
Pejabat Struktural yang ada pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah yaitu Kepala Badan, yang dibantu oleh seorang Sekretaris, beberapa Kepala Bidang,tiga Kasubag, lima belas orang KepalaSeksi .
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 37
- Sarana dan Prasarana
Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang terdapat beberapa fasilitas sarana dan prasarana yang yang direkapitulasi dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) Tahun 2018 dan Rekap Buku Ekstra Kompatabel Tahun 2018 sebagai berikut :
NO Nama Barang Jumlah Harga (Ribuan) Ket
1 Tanah 44 80.033.323.000,00
2 Peralatan dan Mesin 469 22.837.030.000,62
3 Gedung dan Bangunan 39 21.139.931.000,74
4 Jalan, Irigasi dan Jaringan 3 368.113.000,50
5 Aset Tetap Lainnya 1 14.651.000,00
Jumlah 556 124.393.048.001,86
BUKU INVENTARIS EKSTRA KOMPATABEL
NO Nama Barang Jumlah Harga (Ribuan) Ket
1 Portable Water Pump 2 700.000,00
2 Tool Kit Set 3 968.000,00
3 Kursi Plastik 135 51.705.000,00
4 Alat Pemadam Portable 15 13.725.000,00
5 Personal Komputer Lain-lain 5 4.110.000,00
6 Printer 2 1.391.500,00
7 Printer 4 3.151.200,00
8 Peralatan Jaringan Lain-lain 14 5.900.000,00
9 Antene 2 1.000.000,00
10 Kursi Rapat Ruangan Rapat
Staff 75 45.000.000,00
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 38
II.3. Kinerja Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah Kota Palembang Periode Tahun 2013-2018
Capaian kinerja pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang periode tahun 2013-2018 dapat dilihat dari capaian indikator kinerja. Yaitu dengan membandingkan realisasi target indikator dengan target yang telah ditetapkan. Selain itu, capaian kinerja pelayanan juga dinilai dari perencanaan anggaran dan realisasinya selama kurun waktu 2013-2018.
2.3.1. Capaian Indikator Kinerja
Bagian ini mengulas capaian kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah tahun 2013-2018 berdasarkan indikator kinerja yang ditetapkan dalam RPJMD Kota Palembang Tahun 2013-2018. Capaian kinerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah secara rinci dapat dilihat pada Tabel 2.3.1.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 39
Tabel 2.3.1
Pencapaian Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Palembang Tahun 2013-2018
No
Sasaran
Strategis
Indikator
Target (%) Realisasi (%) Rasio Capaian
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 1 Meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan daerah Persentase Perangkat daerah yang pengelolaan keuangannya baik 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 2 Meningkatnya kualitas pengelolaan Barang Mlik Daerah (BMD) Persentase Aset yang teregistrasi secara fisik maupun non fisik - - - 60 80 80 - - - 60 80 80 - - - 60 80 80
Pencapaian Kinerja Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Palembang Tahun 2013-2018 berdasarkan Tabel 2.3.1. diatas dapat diuraikan berdasarkan dua pencapaian kinerja yaitu :
1. Pencapaian kinerja pertama berdasarkan Sasaran Strategis adalah meningkatnya kualitas pengelolaan keuangan daerah yang mana target 2013 - 2018 adalah 100 % tiap tahunnya dengan realisasi Tahun 2013 - 2018 adalah 100 % setiap tahunnya sehingga ratio capaian Tahun 2013-2018 adalah rata-rata 100 % tiap tahunnya.
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 40
2. Pencapaian kinerja kedua berdasarkan Sasaran strategis adalah meningkatnya kualitas pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), dimana untuk aset mulai bergabung dengan BPKAD dari Tahun 2016 sd. 2018 sehingga pengukuran pencapaian kinerja dapat diukur hanya 3 (tiga) tahun. Untuk target Tahun 2016 ditetapkan 60 % dengan realisasi 60 % dan ratio capaian sebesar 60 % sehingga target yang ditetapkan awal tahun telah tercapai. Kemudian pada Tahun 2017 dan 2018 ditetapkan target 80 % dengan realisasi 80 % dan ratio sebesar 80 % sehingga target yang ditetapkan pada awal tahun telah tercapai.
2.3.2 Realisasi Anggaran
Realisasi Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang dari tahun 2013 sampai dengan Tahun 2018 dapat dirincikan menurut kelompok belanja dan dan jenis belanja yang secara rinci dapat dilihat pada Tabel 2.3.2. dan Tabel 2.3.3. dibawah ini :
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 41
Tabel 2.3.2.
Anggaran dan Realisasi Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang Menurut Kelompok BelanjaTahun 2013-2018
Uraian
Rencana Anggaran pada Tahun ke-
(dalam juta rupiah) Realisasi Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan (dalam persen) 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) 19 20 21 1 Belanja Tidak Langsung (BTL) 110.613 53.319 66.944 67.947 108.980 213.547 63.414 45.450 59.597 59.376 91.290 197.852 57,32 85,24 89,03 87,39 83,77 92,65 67,97 53,19 2 Belanja Langsung (BL) 14.039 14.880 13.993 20.129 17.623 21.624 9.143 12.497 12.281 15,721 15.742 18.121 65,13 83,98 87,76 78,10 89,33 83,80 17,05 13,92 Total Belanja 124.652 68.199 80.937 88.076 126.603 235.171 72.557 57.947 71.878 75.097 107.662 215.973 58,21 84,97 88,81 85,26 89,32 91,84 85,02 67,11
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 42
Tabel 2.3.3.
Anggaran dan Realisasi Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palembang
Menurut Jenis Belanja Tahun 2013-2018
Uraian
Rencana Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah)
Realisasi Anggaran pada Tahun ke-
(dalam juta rupiah) Rasio antara Realisasi dan Anggaran Tahun ke-
Rata-rata Pertumbuhan (dalam persen) 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2013 2014 2015 2016 2017 2018 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) 1 Belanja Pegawai 3.866 5.346 5.733 7.640 7.594 9.071 2.122 4.798 5.324 6.290 6.768 8.247 54,63 89,75 92,87 82,33 89,12 90,91 6,54 5,60 2 Belanja Barang dan Jasa 7.676 6.416 5.874 10.262 8.322 10.400 5.329 4.710 4.844 7.825 7.403 8.337 69,42 73,41 82,46 76,25 88,96 80,17 8,16 6,41 3 Belanja Modal 2.495 3.118 2.325 2.226 1.705 2.152 1.690 2.988 2.113 1.605 1.570 1.536 67,34 95,83 90,88 72,10 92,08 71,34 2,34 1,92 Total Belanja 14.039 14.880 13.932 20.128 17.621 21.623 9.143 12.496 12.281 15.720 15.741 18.120 65,13 83,98 88,15 78,10 89,33 83,80 17,04 13,93
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 43
Pada Tabel. 2.3.2. Anggaran dan Realisasi Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah Kota Palembang Menurut Kelompok Belanja Tahun 2013-2018 dapat dilihat rata-rata pertumbuhan anggaran BTL 81,56 % dan realisasi BTL 63,82 %.
Pada tabel 2.3.3. Anggaran dan Realisasi pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah Kota Palembang menurut jenis belanja Tahun 2013-2018 dapat dilihat rata-rata pertumbuhan anggaran BL 16,13 % dan rata-rata pertumbuhan realisasi BL 13,07 %.
II.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Badan
Pengelolaan Keuangan dan Aset DaerahKota Palembang
Tantangan merupakan ancaman dari faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Sedangkan, peluang adalah kesempatan yang datang dari faktor eksternal yang dapat mendukung tercapainya tujuan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dalam lima tahun. Dengan memahami tantangan dan peluang di lingkungan strategisnya, diharapkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dapat membuat strategi yang tepat demi terwujudnya tujuan pembangunan daerah.
Kekuatan (Strenghts), berupa:
Faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan kegiatan dan kelembagaan organisasi dalam Program dan kegiatan maupun pelayanan pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Palembang antara lain:
RENCANA STRATEGIS
2018-2023
P e r e n c a n a a n d a n P e l a p o r a n Page 44
- Adanya Peraturan Perundang-Undangan nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah dengan demikian akan menjadi penerimaan Daerah dan Belanja Daerah dan disusunlah APBD, Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 59 Tahun 2007 sebagaimana telah diubah yang kedua dengan Permendagri Nomor 21 Tahun 2011.
- Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pembentuan dan Susunan Perangkat Daerah yang mengatur tentang Satuan Kerja Perangkat Daerah, dengan demikian bisa menggerakkan seluruh komponen organisasi mengenai tugas dan kewenangannya Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Palembang, dengan demikian bisa memberikan petunjuk secara teknis operasional bagi seluruh personil:
- Tersedianya Sumber Daya Aparatur yang memadai dalam rangka menjalankan Organisasi, tentunya dibutuhkan sumber daya manusia yang berkemampuan dalam menjalankan tugas dan fungsinya;
- Tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung yang dimiliki merupakan modal bagi pelaksanaan pencapaian tujuan;