BAB III METODE PENELITIAN. menghasikan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang

Teks penuh

(1)

1 BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Moleong (2005) menyebutkan bahwa metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasikan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat yang dapat diamati. Aplikasi metode kualitatif ini disesuaikan dengan maksud dan tujuan penelitian yang ingin mendeskripsikan tingkat pengetahuan, status ekonomi dan dukungan suami terhadap kejadian drop out KB suntik di Kecamatan Pekuncen kabupaten Banyumas. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan wawancara mendalam terhadap informan. Hasil wawancara kemudian dianalisis dengan mereduksi data hasil wawancara dan menyimpulkan fakta yang ada berdasarkan pokok masalah yang ingin diketahui yaitu tingkat pengetahuan, status ekonomi dan dukungan suami terhadap kejadian drop out KB suntik.

B. Sasaran Penelitian

Sasaran dalam penelitian ini adalah PUS yang menggunakan KB suntik dengan wilayah Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.

(2)

2 C. Waktu dan tempat penelitian

Penelitian ini di lakukan pada bulan Juni-Desember 2010 pada ibu-ibu pengguna kontrasepsi suntik, di Desa Petaunan , Karangkemiri, Pekuncen,Krajan. di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.

D. Teknik Pemilihan Informan

Penelitian ini menggunakan Purposive sampling. Teknik Purposive sampling adalah pemilihan sampel yang cenderung memilih informan yang dianggap tahu dan dapat di percaya untuk menjadi sumber data yang mantap dan mengetahui masalahnya secara mendalam. Namun demikian informan yang dipilih dapat menunjukan informan lain yang lebih tahu, maka pilihan informan dapat berkembang sesuai kebutuhan dan kemantapan peneliti dalam memperoleh data. Atas dasar itu, sifat sampling dapat lebih berbentuk criterian based selection (Sutopo, 1988).

Perlu pula ditekankan bahwa pengambilan informan tidak didasarkan atas asas keterwakilan (representasi), tetapi pada aspek keluasan dan kedalaman data yang ingin digali. Oleh karena itu informan terpilh merupakan orang-orang yang dipandang benar-benar mengetahui tentang KB suntik di di Desa Petaunan, Karangkemiri, Pekuncen, Krajan di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas.

Adapun kriteria inklusi pemilihan informan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

(3)

3 1. PUS dengan akseptor kontrasepsi suntik

2. PUS dengan drop out kontrasepsi suntik

3. Domisili di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas 4. Bersedia menjadi informan

Sedangkan kriteria inklusi pemilihan informan dalam penelitian ini adalah : 1. Bukan PUS dengan akseptor kontrasepsi suntik

2. Bukan PUS dengan drop out kontrasepsi suntik

3. Tidak berdomisili di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas 4. Tidak bersedia menjadi informan

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengambilan data merupakan langkah paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengambilan data, maka peneiliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan (Sugiyono, 2007). Adapun teknik pengambilan data yang digunakan peneliti adalah sebagai beikut :

1. Wawancara Mendalam (indepth interview)

Merupakan percakapan yang diarahkan pada suatu masalah tertentu atau fokus penelitian dengan mengacu pada pedoman wawancara. Teknik wawancara ini merupakan proses menggali informasi sebagai sumber data primer. Teknik ini dimaksudkan agar peneliti mampu menggali informasi lebih dalam dari informan. Rencana rata-rata durasi waktu wawancara pada

(4)

masing-4 masing informan adalah 15-20 menit. Hal ini dilakukan supaya wawancara berlangsung efektif dan tidak melebar dari tema yang direncanakan.

Dalam pelaksanaan wawancara, peneliti mendatangi langsung ke tempat tinggal (rumah) informan agar wawancara berlangsung lancar dan komunikatif. Alamat informan diperoleh dari data rekam medik di Rumah Bersalin atau Bidan di wilayah Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. 2. Dokumentasi

Merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan data dari dokumen, arsip maupun referensi yang mempunyai relevansi dengan tema penelitian.

Teknik pengambilan data diatas sesuai dengan yang dikemukakan oleh Catherine Marshall dan Gretchen B. Rossmen (dalam Sugiono, 2007) bahwa dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data untuk mendapatkan informasi adalah menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi.

F. Sumber Data

Sumber data yang utama dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Sumber data sebuah penelitian adalah seseorang yang bertindak sebagai informan, tempat dan berbagai peristiwa yang terjadi, serta dokumen. Dengan perolehan data tersebut akan dihasilkan dua jenis data yaitu :

(5)

5 1. Data Primer

Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan informan dan informasi-informasi langsung dari hasil observasi langsung dari peneliti.

2. Data Sekunder

Data yang diperoleh peneilti secara tidak langsung dari sasaran penelitian, data tersebut berupa dokumen-dokumen, referensi buku, arsip atau keterangan lain yang berkaitan dengan masalah penelitian.

G. Metode Analisis Data

Data dalam penelitian ini dianalisis dengan model analisis interaktif. Menurut Miles dan Huberman (2000) model ini terdiri dari tiga komponen yang dilakukan dalam bentuk interaktif, pengumpulan data sebagai siklus. Menurut Miles dan Huberman (2000), inti yang dapat diambil dari analisis inteaktif yaitu: 1. Pengumpulan data

Diartikan sebagai pencarian dan penelaahan data baik dari data primer maupun data sekuder (wawancara, dokumentasi resmi, dan dokumen pribadi).

2. Reduksi data

Yaitu proses penyeleksian atau pemilihan, pemfokusan, penyederhanaan, dan abstraksi data yang ada dalam catatan-catatan yang diperoleh dari lapangan. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu dan mengatur data sedemikian rupa sehingga dapat ditarik hasil akhir dan diversivikasi.

(6)

6 3. Sajian data

Adalah suatu rangkaian informasi tersusun yang memungkinkan adanya penarikan kesimpulan dan penarikan kesimpulan dan pengambilan data yang dapat dilakukan. Dalam hal ini data yang disajikan berupa gambar, jaringan kerja, kaitan kegiatan, tabel dan lain-lain yang semuanya dirancang guna merakit informasi agar mudah dimengerti dan disimpulkan.

4. Penarikan kesimpulan

Adalah suatu proses yang dapat berlangsung dan dilakukan dari sajian data, apabila kesimpulan kurang jelas dan kurang memiliki landasan yang kuat maka dapat menambah kembali pada reduksi data dan sajian data. Proses interaktif ini berakhir ketika tidak ada lagi variasi data yang dapat menjelaskan fokus kajian karena fokus kajian sudah jelas. Kesimpulan ini juga diverifikasi selama penelitian berlangsung dengan maksud-maksud menguji kebenaran, kekokohan dan kecocokannya yang merupakan validitasnya. Proses analisis model interaktif dapat digambarkan dalam bagan berikut ini :

(7)

7

Gambar 3.

Skema Model Analisis Interaktif Sumber: Miles dan Huberman (2000) H. Validitas Data

Penelitian ini menggunakan metode triangulasi untuk meningkatkan keabsahan data dalam penelitian. Triangulasi data yaitu pengumpulan data yang sama dengan menggunakan berbagai sumber data atau informan yang berbeda. Melalui cara ini kebenaran data yang satu akan terisi oleh data yang diperoleh dari sumber data informan yang lain. Menurut Patton (dalam Moleong, 2005) triangulasi dibagi menjadi empat, yaitu:

Reduksi data Sajian data

Penarikan Kesimpulan Pengumpulan data

(8)

8 1. Triangulasi sumber, yaitu penelitian dengan menggunakan berbagai sumber data yang berbeda untuk mengumpulkan data yang sejenis yang dilakukan oleh beberapa peneliti.

2. Triangulasi metode, terdapat dua strategi yaitu:

a. Pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian dengan beberapa teknik pengumpulan data.

b. Pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan pengumpulan data.

3. Triangulasi peneliti, yaitu penelitian dengan mengumpulkan data sejenis yang dilakukan oleh beberapa peneliti.

4. Triangulasi teori, yaitu pembahasan masalah dengan menggunakan beberapa perspektif teoritis yang berbeda dan hal itu dinamakan sebagai penjelasan banding (rival explanation).

Dalam penelitian ini teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber yaitu dengan membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda. Tringulasi dengan sumber dapat dicapai dengan jalan membandingkan drop out KB suntik, Bidan, dan tetanga-tetanga disekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:

(9)

9 2. Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian

dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.

3. Membandingkan apa yang dikatakan orang di depan umum dengan apa yang dikatakan sepanjang waktu.

4. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.

5. Membandingkan keadaan dan perspektif seseorang dengan berbagai perspektif dan pandangan orang sperti rakyat biasa, orang yang berpendidikan menengah atau tinggi, orang berada dan orang pemerintahan. (Moleong, 2005)

Dari kelima cara tersebut, maka cara yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara. 2. Membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang berkaitan.

Kedua cara tersebut peneliti lakukan selama proses penelitian untuk menjamin validitas data yang peneliti peroleh, sehingga hasilnya akan bersifat obyektif dan sesuai dengan kenyataan di situasi peneltian.

(10)

10 DAFTAR PUSTAKA

BKKBN. 2006. Papua Profil-Activity Dukungan Suami Terhadap KB Suntik. http//www.bkkbn.go.id/papuaprofile.php

BKKBN. 1997. Kapita Selekta Peningkatan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: BKKBN.

Budisantoso. 2001. Hubungn antara tingkat ekonomi dan kemampuan penggunaan kontrasepsi dengan drop out . http//www.sumeks.co.id/index.php

Bobak. M,Irene dan Margaret,Jensen.D.2000.Perawatan Maternitas dan ginekololgi 1.Bandung : Yayasan IAPKP.

Bongaarts.2001. analisis kelangsungan pemakaian alatt kontrasepsi. Di akses pada tanggal 28 april 2010 dari www.bkkbn.go.id/ditfor/download.php? typ=p&prgid=297.

Hartanto, H. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Herlinawati. 2004. the influence of communication, information, education contraception service quality and the drop out of the contraception equipment. http://eprints.undip.ac.id/5126/1/2148.pdf

Hidayat,A. 2007. Riset Keperawatan dan Tehnik Penulisan Ilmiah (edisi 2) Jakarta : Salemba Medika.

Klobinsky, 1997. Dukungan Suami Terhadap Penggunaan Kb suntik. Di akses tanggal 27 maret 2010. Dari http://www.bkkbn.go.id/papua propile-activity.php

Manuaba. 1998. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, Jakarta: EGC.

Mansjoer, Arif.1999. Kapita Selekta Kedokteran, edisi ketiga jilid satu. Jakarta: Media Aesculapius.

Mochtar, R. 1998. Sinopsis Obstetric Operatif Social. edisi 2 jilid .Jakarta:EGC.

(11)

11 Milles Mattew B and Michael Huberman. 2000.Qualitative Data Analisysis : A Source

Book Of New Methods. Sage Publication : Baverlyhills, London, New delhi Moeleng, Lexy J. 2005 .Metodologi Penelitian Kualitatif : Edisi Revisi. Bandung :

Rosda Karya.

Murdiyanti, Dewi PP. 2008. Perbedaan Siklus Menstruasi Antara Ibu Yang Menggunakan Alat Kontrasepsi Iud Dengan Kontrasepsi Suntik Di Dusun Geneng Sentul Sidoagung. Skripsi. Yogyakarta. STIKES Surya Global.

Narnawtiaj. 2008 kontrasepsisuntikan:http//narnawatiaj.wordpess.com/2008/03/16/kb suntik

Notoatmodjo, S. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. __________, S. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta. Saifuddin. 2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta:YPBSP. Saryono & Aggraeni MD. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Bidang

Kesehatan. Yogyakarta: Mulia Medika.

Soekanto, S. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Soegiyanto,2008.Paritas penduduk didaerah pedesaan di Jawa Tengah .Di akses

tangal 24 mei 2010 dari http://www.uns.ac.id/cp/penelitian,php?act Sugiyono. 2007 . Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sutopo, Heribertus. 1988 . Pengantar Penelitian Kualitatif : Dasar - Dasar Teoritis dan Praktis. Surakarta : Pusat penelitian Universitas Sebelas Maret.

Waluyo,D.E, 2006. Karakteristik sosial ekonomi dan demografi. Di akses pada tangga 21 mei 2010 dari http://www.ITBcentral liberary/2000/08/19/ karakterial sosial ekonomi.html.

Wiknjosatro, H. 1999. Ilmu Kandungan edisi ketiga. Jakarta:Yayasan Bina Pusrtaka. __________, H. 1999. Ilmu Kebidanan. Jakarta:Yayasan Bina Pustaka.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :