07
DEC
Cakra Utama
stored in:
Artikel
Pada tubuh manusia terdapat pusat-pusat energi yang
disebut chakra. Cakra berasal dari bahasa sansekerta
yang berarti roda. Disebut demikian karena bila dilihat dari
depan bagaikan sebuah roda yang berputar. Gambaran
roda ini timbul karena cakra sebenarnya terdiri atas
beberapa lembaran daun (yang bervariasi jumlahnya pada
tiap cakra) yang berputar. Jumlah dari cakra diseluruh
lapisan tubuh manusia seluruhnya ada 365 buah. Yang
dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu cakra utama, cakra biasa
dan cakra mini.
Karena banyaknya jumlah cakra tersebut maka kita hanya
akan membahas cakra utama yang berjumlah tujuh. Cakra
utama tersebut adalah:
1. Cakra dasar (mooladara)
2. Cakra seks (swadistana)
3. Cakra Solar Pleksus (manipura)
4. Cakra jantung (anahata)
5. Cakra tenggorokan (visudhi)
6. Cakra mata ketiga (ajna)
7. Cakra mahkota (sahasrara)
Disamping ke tujuh cakra utama di atas, cakra-cakra
lainnya terbagi atas 2 kelompok yaitu cakra biasa & cakra
mini. Contoh dari cakra biasa adalah cakra telapak tangan
& telapak kaki. Sedangkan cakra mini terdapat pada
setiap ujung jari tangan & jari kaki. Walaupun pada tulisan
ini ke dua jenis cakra ini tidak dibahas dengan rinci tetapi
harus diketahui bahwa setiap cakra tersebut memegang
peranan yang penting. Pembersihan yang difokuskan
pada cakra utama maka cakra-cakra biasa & cakra-cakra
mini yang berada disekitar cakra utama juga akan
dibersihkan secara otomatis.
1. Cakra Dasar (Muladara)
Cakra dasar berhubungan dengan badan
fisik terletak di dasar tulang punggung yaitu di ujung
tulang ekor. Cakra dasar diasosiasikan dengan warna
merah muda & mempunyai 4 lembar daun. Cakra dasar
merupakan pusat energi dari tubuh fisik, kehidupan
materi & keinginan untuk hidup. Cakra dasar yang aktif
maka seseorang akan cenderung untuk hidup dengan
penuh semangat & motivasi & sebaliknya cakra dasar
yang kecil, kotor & terhambat maka akan hidup
bermalas-malasan tanpa semangat bahkan memiliki
kecenderungan untuk mudah putus asa bahkan bunuh
diri.
2. Cakra Sex (swadistan)
Cakra seks terdapat pada tulang pelvis.
Cakra sex diasosiasikan dengan wana oranye & memiliki
6 lembar daun. Cakra seks berhubungan dengan
penciptaan atau reproduksi & mempengaruhi aktivitas
seksual seseorang. Cakra seks berkaitan erat dengan
cakra tenggorokan yang berfungsi dalam penciptaan
kreativitas atau ide. Seseorang dengan Cakra seks yang
bersih dan aktif akan memiliki pikiran yang lebih positif
serta percaya diri. Sebaliknya seseorang akan menjadi
tidak perduli, kasar, berpikir negative (kurang kreatif),
termasuk seks menyimpang jika cakra seksnya kotor &
terhambat.
3. Cakra Solar Pleksus (Manipura)
Pusat energy ketiga berhubungan dengan
tubuh fisik terletak di ulu hati & amat penting dalam
mempertahankan vitalitas seseorang. Diasosiakan
dengan warna kuning & memiliki 10 lembar daun. Cakra
pusar berkaitan erat dengan sifat-sifat yang membawa
kecenderungan seperti iri hati, rasa malu, tidak puas,
murung, benci & takut (kekurangan rasa aman).
Seseorang dengan cakra pusar yang berkembang &
bersih maka akan dapat mengatasi hal-hal seperti
tersebut di atas & mengubahnya menjadi suatu yang
positif seperti rasa aman, puas, gembira, nyaman &
percaya diri.
4. Cakra Jantung (Anahata)
Pusat energy keempat berhubungan
dengan tubuh fisik terletak di dada. Diasosiasikan dengan
warna hijau dengan 12 lembar daun. Cakra jantung
adalah cakra yang amat penting dalam spiritual karena
dihubungkan sebagai lambing cinta kasih &
penyembuhan. Secara fisik cakra jantung mengatur
jantung & kelenjar thymus. Cakra jantung merupakan
pusat dari seluruh perasaan halus seperti kasih sayang &
cinta kasih. Seseorang dengan cakra jantung yang kecil,
kotor atau terhambat akan memiliki kecenderungan egois,
sombong, fanatic, tamak/rakus, munafik, & gelisah.
Sedangkan cakra jantung yang berkembang dengan baik
menyebabkan seseorang penuh dengan rasa cinta kasih
& kasih sayang serta dapat berempati terhadap sesame.
5. Cakra Tenggorokan (Visudhi)
Pusat energy ke lima terletak tenggorokan
& diasosiasikan dengan warna biru muda & memiliki 16
lembar daun. Secara fisik cakra ini memberikan energy
kepada kelenjar thyroid & parathyroid. Cakra ini
merupakan pusat penciptaan yang lebih tinggi
dengan cakra tenggorokan yang berkembang akan
memiliki pengertian yang mendalam mengenai hubungan
antar sesame sehingga mempunyai hubungan yang baik
dengan sesamanya. Kemampuan untuk berekspresi
secara lisan juga dipengaruhi oleh cakra ini. Cakra
jantung yang yang bersih & terhubung dengan cakra
tenggorokan yang bersih pula akan mengakibatkan
seseorang akan dapat mengekspresikan seluruh isi hati
dengan baik. Sifat-sifat yang berkenaan dengan cakra
tenggorokan yang berkembang dengan baik antara lain
adalah kepasrahan, keberhasilan, kelimpahan &
kesejahteraan serta pengembangan pengetahuan
duniawi.
6. Cakra mata ke tiga (Ajna)
Pusat energy ke enam berhubungan
dengan tubuh fisik yang terletak di antara ke dua mata.
Diasosiasikan dengan warna biru tua atau nila. Cakra ini
memberikan energy ke kedua mata, hidung & kelenjar
pituitary. Disebut cakra mata ketiga karena cakra yang
berkembang aktif & bersih dapat memberikan
pewaskitaan (clairvoyance) atau kekuatan psikis lainnya.
Selain pewaskitaan, cakra ini merupakan titik pemusatan
& pengatur dari cakra-cakra di bawahnya. Maka dari itu
cakra ini sering disebut pula berkaitan erat dengan
pengetahuan duniawi & pengetahuan surgawi (spiritual).
Seringkali manusia yang telah mencapai taraf
tujuan utamanya & lama terhambat pada kesadaran di
tahap ini.
7. Cakra mahkota (sahasrara)
Pusat energy ke tujuh berhubungan
dengan tubuh fisik terletak di ubun-ubun. Cakra ini adalah
pusat masuknya energy Illahi ke seluruh lapisan tubuh &
kesadaran. Seseorang yang cakra mahkotanya
berkembang secara sempurna akan banyak mengetahui
rahasia alam. Menjaga agar cakra ini selalu bersih
amatlah penting agar energy spiritual dapat diterima
secara terus menerus oleh seluruh tubuh. Cakra mahkota
yang terbuka dengan lebar maka seseorang dapat
melakukan perjalanan astral dengan lebih mudah.
MENGENAL 7 CAKRA UTAMA KUNDALINI
Posted on 24 April 2010 by wongalus
3 Votes
Oleh KI AGENG JEMBAR JUMANTORO
Mungkin ada yang bertanya atau belum mengerti apa itu
7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra
mahkota
kemampuan saya , nanti kalau ada yang kurang monggo di pun
tambahi.
Chakra berfungsi sebagai pintu keluar masuknya energi
eterik dari berbagai lapis tubuh. Apabila sebuah chakra tidak
berfungsi dengan baik, maka energi kotor tidak dapat dipompa
keluar
dan energi bersih tidak dapat ditarik masuk. Dengan demikian
organ-
organ tubuh di sekitarnya akan mendapat gangguan. Walaupun
pada
tubuh terdapat banyak chakra-chakra, tetapi perhatian harus
ditujukan
kepada ke 7 chakra utama, chakra lain akan membuka dengan
sendirinya.
Ke 7 chakra utama sebagai berikut :
• Chakra Dasar terletak di ujung tulang ekor ke 3, dimana chakra
ini
adalah pusat vitalitas, keinginan untuk hidup dan tubuh fisik.
Warna “cahaya berwarna merah”
• Chakra Sex yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi,
dimana
semua perasaan diproses.
Warna “cahaya berwarna oranye”
• Chakra Pusat diasosiasikan dengan “tubuh mental”, yang
mengontrol seluruh pikiran pendapat dan penilaian.
Warna “cahaya berwarna kuning”
.
• Chakra Jantung sebagai chakra keempat dikenal sebagai pusat
tubuh intuisi, dimana chakra jantung ini adalah pusat dari cinta
kasih, kasih sayang seluruh perasaan yang positif dan halus.
Warna “Cahaya hijau muda atau merah muda. Hijau
muda berfungsi untuk pengobatan, merah muda untuk cinta
kasih
dapat digunakan secara bergantian.
• Chakra Tenggorokan sebagai chakra ke-lima,
merupakan pusat
“tubuh atma” yang terletak di tenggorokan di lokasi pita suara,
cahaya yang dipergunakan berwarna “biru laut
• Chakra mata Ketiga (Chakra Ajna) sebagai chakra ke-enam
yang biasa juga disebut “chakra antara kening”, dimana
merupakan pusat “tubuh cahaya atau tubuh monad”.
cahaya berwarna “Lembayung Muda”
• Chakra Mahkota sebagai chakra utama ke-tujuh terletak di
puncak
kepala, pada tahun sebelum tahun 1970 jarang disebut karena
sukar sekali dibuka. Dengan terbukanya “Chakra Mahkota Alam
Semesta” antara tahun 1970 maka imbasnya “chakra mahkota”
dapat dibuka dengan sama mudahnya dengan chakra utama yang
lain. Warna “Cahaya Putih” yang terang
Itu yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bisa bermanfaat
Amin
@@@
Tujuh Cakra Utama (Besar) Dalam Tubuh Manusia
Di dalam setiap tubuh manusia terdapat jalinan simpul-simpul urat syaraf yang
membentuk lingkaran dan menyerupai Cakram yang juga dinamakan CAKRA.
Dengan terbukanya Cakra tersebut, selanjutnya para anggotanya tinggal berlatih
merasakan getaran, membangkitkan dan meningkatkan tenaga dalam, belajar
menggunakan secara effektif melalui latihan rutin yang diajarkan LSPTD "BENTENG DIRI'
.Setelah dimodifikasi tanpa mempengaruhi makna dan tujuan dari gerakannya
masing-masing, sehingga sangat mudah dipelajari, effektif dan tidak ada yang berat. Dengan
bertitik awal mulai belajar senam pernafasan ala LSPTD "BENTENG DIRI", dengan
Cakra-cakra yang telah terbuka ternyata kemajuan yang diperoleh adalah sangat pesat.
TUJUH CAKRA UTAMA Di dalam tubuh manusia Cakra yang telah aktif berguna sebagai
kendali, penggerak dan pemberi daya hidup kepada alat-alat organ tubuh manusia.Juga
merupakan lambang pusat energi psikis guna keseimbangan antara ke empat buah fungsi
utamanya, yaitu : berfikir, merasakan, sentuhan dan intuisi.
Di dalam tubuh manusia terdapat tujuh Cakra Utama yang merupakan pusat energi psikis,
diantaranya :
1. Cakra Dasar (Basic Cakra) Terletak diujung sumsum tulang belakang (dekat tulang
Coccygeus), merupakan pusat energi yang dapat menyebar kesetiap Cakra didalam tubuh
manusia
2. Cakra Pusar (Navel Cakra) Terletak di daerah pusar.
3. Cakra Pankreas Terletak di daerah Pankreas.
5.Cakra Tenggorokan (Larynx Cakra) terletak di daerah tenggorokan.
6. Cakra Adjnya Terletak didaerah antara kedua alis.
7. Cakra Mahkota terletak di ujung ubun-ubun (Crown Head) yang merupakan pusat inti
kesadaran tertinggi di dalam tubuh manusia.
Dasar senam pernafasan LSPM "BENTENG DIRI" diambil dari olah raga yang umum dan
wajar. Setelah dimodifikasi tanpa mempengaruhi makna dan tujuan dari gerakannya
masing-masing, sangat mudah untuk dipelajari, effektif dan tidak berat.
Dengan bertitik awal mulai belajar senam pernafasan ala LSPTD "BENTENG DIRI", dengan
Cakra-cakranya yang telah terbuka, ternyata kemajuan yang diperoleh sangatlah pesat.
Dalam tempo beberapa bulan saja, terbukti semua anggota LSPTD "BENTENG DIRI'
merasakan hal-hal sebagai berikut :
a). Kesehatan meningkat.
Sebagai contoh : bagi mereka yang mengidap penyakit Jantung, darah tinggi dan rendah,
kepala sering pusing-pusing, stress dan lain-lain, ternyata tidak pernah merasakan
kambuh lagi dan bagi yang baru masuk kesehatannya memang baik dirasakan menjadi
lebih fit.
b). Merasa aman dan lebih percaya diri.- Telah dapat menggunakan tenaga dalamnya
antara lain sebagai berikut :
a. Penarikan energi alam semesta.
b. mendeteksi kekuatan (getaran) jarak dekat dan jauh.
c. Mengirim kekuatan (Transfrer Power) jarak dekat dan jauh.
Jika ingin lebih jauh mengenal tentang aura dan prana(inner power), anda bisa kunjungi :
www.bentengdiri.com
Assalamualaikum…
Ada tujuh pusat energi atau cakra (seven chakra) yang terletak di kelenjar-kelenjar
sepanjang garis tengah pinggang. Setiap cakra merupakan pusaran energi vital yang
bergetar secara aktif yang melebar melalui dan disekeliling permukaan tubuh dan
mengeluarkan gelombang-gelombang getaran elektromagnetik yang dikenal sebagai
Aura.
langsung mempengaruhi dan mengatur seluruh fungsi tubuh, metabolisme, sirkulasi,
eliminasi, reproduksi. Pada tingkat energi, pengalaman membuktikan kebenaran
adanya
cakra-cakra
itu.
Ketika energi-energi dalam cakra mengalir bebas dan terbuka, seseorang menciptakan
suatu keadaan seimbang dan sehat dalam sistem tubuhnya. Ketika semua warna
bervibrasi menurut frekuensinya yang sempurna, resultante aura menjadi cahaya putih
yang merupakan pembauran ketujuh warna. Cahaya ini beradiasi dari inti kristal atau
inti
diri
seseorang.
CAKRA
MAHKOTA
Chakra Mahkota (puncak kepala) Kelenjar otak kecil : Pusat spiritual, tempat jiwa tak
berumah yang berhubungan dengan pusat dan sumber...; pembaharuan spritual;
berhubungan dengan sang ilahi; tempat mana keinginan-keinginan spritual terbagi ke
dalam
kepribadian
dan
hidup
sehari-hari.
(Amethyst atau Batu kecubung ; Kuarsa jernih; Teladan; Selenite; Intan), Identifikasi
pribadi dengan yang tak terbatas; kesatuan dengan tuhan; kedamaian; kebijaksanaan.
CAKRA
AJNA
Mata ketiga (ditengah-tengah kening) kelenjar di bawah otak : Pusat persepsi, tempat
kesadaran dan persepsi batiniah; pandangan; menggambarkan pusat dan jendela jiwa;
kemampuan
untuk
membedakan
ilusi
dari
realita.
(Amethys atau Batu kecubung; Fluorite; Sodalite; Lapis Lazuli; Luvulite; Azurite; Safir)
, membersihkan pikiran bawah sadar untuk berhubungan dengan intuisi; pola pikir
seimbang;
melihat
kesempurnaan
Ilahi
pada
seluruh
hal;
CAKRA
TENGGOROKAN
Chakra tenggorokan (area tenggorokan thyroid atau gondok) : Pusat ekspresi;
komunikasi; kreatifitas seni; sains; musik; sastra; etnik; suara hati; pelatihan diri; suatu
afirmasi bagi diri; berbicara dari kebenaran; intuisi intelektual; bahasa; kesadaran;
seksualitas;
ekspresi
verbal
dari
hari
dan
pikiran.
(Turquoise, Batu Akik biru, Amazonite; Aquamarine; Celestite; Chrysocholla; Permata
silika; Turmaline biru), kemampuan untuk memverbalkan; mengekspresikan kebenaran
melalui
kekuatan
kata
yang
terucap.
CHAKRA
JANTUNG
Chakra jantung (area hati) Kelenjar Thymus : Pusat cinta; rasa kasihan; energi jiwa
yang lebih tinggi; rasa cinta tanpa syarat; cinta yang menyembuhkan; energi yang
bersatu dengan sentuhan; cinta diri; impersonal namun dalam dan berarti; berhubungan
dengan
komunitas.
(Kuarsa mawar; Kunzite; Turmalin merah muda; Malachite; Aventurin hijau; Peridot;
Emerald; Dioptase; Turmalin hijau; Rhodochrosite; Morganite; Calcite merah muda)
, melepaskan tekanan traumatis emosional, kesadaran jiwa/hati, mengekspresikan cinta
dalam
tindakan.
CHAKRA
LIMPA
Chakra solar plexus (area pusar) Limpa : Pusat kekuatan; elemen api; dorongan ego;
identitas; kepercayaan diri; energi wanita; “saya mampu” ; emosi-emosi yang musnah,
asimilasi
pengalaman;
pencernaan.
CAKRA
SEX..
Abdominal (area alat kelamin) kelenjar prostat : Pusat seks; elemen air rahim;
pemeliharaan; aliran bawah sadar akan ketertarikan antara manusia; dirasakan dan
tidak dapat dilihat; energi bulan; astral impian; pembauran dengan orang lain, hubungan
ibu
dengan
anak;
hubungan
antara
kekasih.
(Carnelian; Wulfenite; Amber; Ruby; Citrine; Agate atau Batu akik), penggunaan
dorongan-dorongan kreativitas ke dalam seluruh aspek kehidupan manusia; kelahiran
jiwa
yang
tinggi;
mengarahkan
diri
kepada
devosi.
CAKRA
DASAR
Cakra Dasar /akar (dasar punggung) kelenjar adrenal : Pusat pertanan, energi bumi;
dunia eksternal; gerakan-gerakan kesehatan; kerja; uang; hubungan dengan bumi;
perlindungan akan pertahanan hidup, keamanan; naluri binatang; pengetahuan akan
tubuh.
(Garnet; Ruby; Jasper; Rhodonite; Batu darah; Hermatite; Kuarsa asap; Turmalin hitam;
Obsidian hitam; Onyx), menghubungkan dorongan-dorongan jiwa dalam tubuh dengan
bumi
untuk
meraih
kemampuan
bekerja
secara
bersemangat
Berikut
ini
adalah
penjelasan
tentang
cakra
jantungsecara
lengkap...
Cakra Jantung terbagi kepada dua yaitu : Cakra Jantung Depan dan Cakra Jantung
Belakang. Cakra Jantung Depan terletak bahagian tengah dada. Tugasnya
mengendalikan dan memberikan tenaga kepada jantung, kelenjar dan sistem peredaran
darah. Gangguan fungsi Cakra Jantung Depan akan menyebabkan penyakit jantung
dan masalah peredaran darah. Gangguan Cakra Solar Plexus juga menyebabkan
Cakra
Jantung
Depan
dan
jantung
fizikal
terganggu
fungsinya.
Cakra Jantung Depan berhubung erat dengan Cakra Solar Plexus Depan melalui
beberapa saluran bioplasmik yang besar dan sehingga batas tertentu juga diberi tenaga
oleh Cakra Solar Plexus Depan. Pesakit dengan penyakit jantung biasanya mengalami
gangguan
fungsi
Cakra
Solar
Plexus
Depan.
Cakra Jantung Belakang terletak di bahagian belakang jantung. Ia mengendalikan dan
memberikan tenaga kepada paru-paru dan pada tingkatan yang lebih rendah juga
mengendalikan dan memberikan tenaga kepada jantung dan kelenjar. Gangguan fungsi
Cakra Jantung Belakang akan bermanifestasi sebagai penyakit paru-paru dan asma,
batuk kering dan lain-lain. Pemberian tenaga kepada jantung dilakukan melalui Cakra
Jantung Belakang. Pemberian prana kepada Cakra Jantung Depan dengan segera
akan memberikan tenaga kepada jantung fizikal. Namun tenaga/prana tersebut
cenderung akan berkumpul atau tidak menyebar dengan mudah ke bahagian tubuh
yang lain. Hal ini menyebabkan sekatan prana/ lebihan prana yang serius.
Karena itu, tidak dianjurkan memberikan tenaga dengan kuat kepada Cakra Jantung
Depan untuk jangka waktu yang lama. Sepatutnya pemberian tenaga dilakukan melalui
Cakra Jantung Belakang yang tidak memiliki pengaruh setempat terhadap jantung
fizikal. Lebihan prana dengan mudah dapat mengalir ke paru-paru dan bahagian tubuh
lainnya. Seluruh tubuh mendapat tenaga melalui Cakra Jantung Belakang.
LEMBAGA DEO REIKI
PELATIHAN REIKI KUNDALINI
DAN CAKRA ILAHI
GRATIS
Akta Notaris Siti Asmaul Khusnah, S.H.
No.06, Tgl 23 Feb 2006
A. PENGANTAR
Reiki berasal dari bahasa jepang, Rei berarti alam semesta, dan Ki berarti
energi vital. Jadi Reiki berarti energi vital dari alam semesta. Kundalini
berasal dari bahasa sansekerta, yaitu : gulungan (bentuk kundalini
berupa gulungan ular yang tidur melingkar). Kundalini sesungguhnya
adalah energi spiritualitas berupa gulungan energi yang "tertidur" yang
terletak di tulang sacrum, dasar tulang belakang manusia. Sedang cakra
Ilahi adalah energi dari cakra-cakra diatas kepala manusia. Getarannya
lebih tinggi daripada reiki. Jadi Reiki/cakra ilahi dan kundalini adalah
sebuah tehnik yang mempelajari penggunaan dua energi. Pertama energi
alam semesta adalah energi yang sangat bagus untuk kesehatan dan
penyembuhan. Energi ini bagus untuk pembersihan tubuh.
Pembersihannya dimulai dari atas ke bawah, sedangkan pembersihan
kundalini dari bawah ke atas. Untuk dapat menyalurkan energi,
seseorang harus diattunement oleh master. Attunement adalah proses
penyelarasan pola dan getaran energi seseorang dengan pola dan getaran
energi alam semesta. Setelah diattunement, seseorang dapat
menyalurkan energi untuk diri sendiri dan orang lain selama seumur
hidup. Reiki tidak bertentangan dengan agama manapun. Deo Reiki
memberikan attunement secara gratis. Anda bisa membeli buku Reiki
untuk latihan. Sebarkan informasi ini kepada kenalan anda. Pengobatan
dengan Reiki/chakra Ilahi dilakukan dengan cara meletakkan tangan pada
tubuh atau di atas tubuh. Selama pengobatan kita hanya bersikap pasrah,
santai dan relaks. Dengan pasrah dan santai, energi semakin lancar
mengalir masuk ke tubuh. Selebihnya serahkan kepada Tuhan karena Dia
yang mengerjakannya.
B. SEJARAH REIKI
Reiki ditemukan kembali oleh Mikao Usui pada tahun 1922. Ia suka
melakukan meditasi secara rutin. Untuk memperdalam meditasi dia
tinggal di biara San Mon di gunung Kurawa, Kyoto, Jepang. Lalu ia
melakukan puasa dan meditasi selama 21 hari. Pada hari terakhir
meditasi, ia merasakan suatu energi yang sangat dahsyat menembus
memasuki tubuh dari atas kepalanya.Itulah attunement yang pertama dan
penemuan kembali teknik penyembuhan kuno yang dahsyat.
C. MANFAAT DEO REIKI
1. Mendekatkan diri dengan Tuhan
2. Menjaga kesehatan
3. Menyembuhkan fisik, emosi dan mental
4. Melindungi dari unsur negatif
5. Mencegah stress
6. Membantu meditasi
7. Menghaluskan kulit
8. Meningkatkan kecerdasan
D. KELEBIHAN DEO REIKI
1. Mudah dilatih dan dipelajari
2. Tidak ada pantangan
3. Energi mengalir secara cerdas dan otomatis
4. Tidak menular
5. Tidah menguras energi
E. TINGKATAN DEO REIKI
1. Reiki level 1:
- pengobatan diri sendiri dan orang lain
2. Reiki level 2:
- pengobatan jarak jauh
- pembangkitan/shaktivat kundalini
- penggunaan simbol
- pengobatan massal
- pembuatan program
4. Cakra ilahi level 1 - 15:
- getaran energi cakra Ilahi lebih tinggi dari pada Reiki karena butiran
energinya lebih halus
- pintu masuknya cakra Ilahi adalah cakra tinggi, yaitu: cakra di atas
cakra mahkota
F. CARA TERIMA ATTUNEMENT JARAK JAUH GRATIS
1. Anda sebaiknya mempunyai buku Reiki, Kundalini, dan Cakra Ilahi
2. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan anda
dan pandang sesaat
3. Duduk dikursi / posisi bersila, punggung lurus
4. Tangan nempel dipaha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau
terbuka
5. Pasrah, santai, relax. Berdoa mohon bimbingan Tuhan
6. Ucapkan affirmasi dengan mulut secara perlahan-lahan:
a) Reiki level 1, 2, 3
Affirmasi: " Saya niat menerima attunement
(baca:ecunmen)
Reiki
level ...
(level: 1,2, atau 3)
dari Master Eko Heru. Terima kasih
" (3x)
b) Cakra Ilahi level 1 - 15 (harus reiki 3 dan kundalini sudah bangkit)
Affirmasi: " Saya niat menerima attunement
(baca:ecunmen)
cakra ilahi
level....
(level: 1,2,3,...atau 15)
dari Master Eko Heru. Terima
kasih " (3X)
7. Pejamkan mata dan diam selama min 15 menit
8. Bersyukur
9. Kirimkan komentar anda setelah itu, tentang apa yang anda rasakan
ke
[email protected]
G. JADWAL ATTUNEMENT
1. Reiki Level 1 : senin pk. 18.00 - 24.00 (waktu setempat)
2. Reiki Level 2 : Jumat pk. 18.00 - 24.00
3. Reiki Level 3 : Minggu pk. 18.00 - 24.00
4. Cakra ilahi Level 1 - 15 : tanggal 1 & 15 tiap bulan pukul 18.00 -
24.00
H. CARA TERIMA PENGOBATAN JARAK JAUH GRATIS
1. Print / cetak foto saya (bisa di buku). Letakkan foto saya di depan
Anda dan pandang sesaat
2. Duduk di kursi atau posisi bersila, punggung lurus
3. Tangan nempel di paha dengan telapak tangan menghadap ke atas atau
terbuka
4. Berdoa, pasrah, santai
5. Ucapkan affirmasi:
" Dengan ijin Tuhan, saya niat menerima energi penyembuhan
ilahi melalui Master Eko Heru. Terima kasih"
6. Pejamkan mata dan diam secukupnya
7. Bersyukur
(Bisa dilakukan dan diulang selama 24 jam)
I. MATERI LATIHAN
Silakan klik exercise, lalu lihat di bawah tulisan materi latihan.
Latihan menggunakan affirmasi. Energi akan bekerja sesuai dengan niat
kita. Atau,
buku: Hidup Sehat Dengan Energi Alam,
www.bukudeoreiki.blogspot.com
J. PELAYANAN
1. Attunement jarak jauh Reiki Kundalini level 1 - 3 (gratis).
2. Attunement jarak jauh Cakra Ilahi level 1 - 15 (gratis).
3. Pengobatan jarak jauh (gratis)
K. JARAK ANTAR LEVEL
1. Jarak dari Reiki level 1 ke Reiki level 2 adalah minimal 1 minggu
setelah melakukan latihan.
2. Jarak dari Reiki level 2 ke Reiki level 3 adalah minimal 21 hari setelah
melakukan latihan R1.
3. Jarak antar level dari Cakra Ilahi bisa diterima sesuai jadwal.
L. KETERANGAN
1. Energi Cakra Ilahi level 1 = Cakra ke 8, Energi Cakra Ilahi level 2
= cakra ke 9, ...s/d...,Energi Cakra Ilahi level 15 = cakra ke 22.
2. Rumus : Energi Cakra Ilahi + 7 Cakra Utama = Cakra ke...
3. Attunement Reiki level 2 sekaligus pembangkitan/shaktivat kundalini.
Energi kundalini langsung ke cakra mahkota.
PEMBANGKITAN 7 CAKRA UTAMA
KUNDALINI MULAI DARI CAKRA
DASAR SAMPAI
KE CAKRA MAHKOTA
Posted on 14 May 2010 by wongalus
1 Votes
Assalamualaikum wr wb.
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat-Nya dan dengan nama Allah tuhan Yang Maha Pengasih dan
Penyayang. Segala puji bagi Allah, Rahmat dan salam untuk Nabi Muhammad SAW, Nabi pilihan. Dengan ini
kami ingin bebagi pengalaman dan kami akan sangat bersyukur dan ikut bergembira apabila ritual – ritual yang
kami jabarkan juga membuahkan hasil seperti yang di harapkan.
Sebelumnya Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota, saya
akan menjelaskan dulu bahwa Ilmu ini saya dapat dari Surabaya & Solo Tiga diantara Guru saya “Eyang
Robby Kusumo & Eyang Haji Suroso Hadi Sanyoto & Eyang Tukimin Wisanggeni ” Juga banyak dukungan
dan masukan dari Ki Arya Kusuma Dewa.
Sebenarnya setiap orang atau setiap manusia memiliki Energi ini yang tersembunyi dalam tubuh kita karena
setiap manusia lahir Tuhan menyertainya. Energi Kundalini merupakan energi yang sangat besar seperti energi
Nuklir yang berada dalam tubuh. Dapat dibayangkan betapa besarnya energi yang ada dalam tubuh kita, bila
energi ini mampu kita bangkitkan.
Untuk membangkitkan energi Kundalini perlu pengetahuan yang cukup terutama mengenai 7 Cakra Utama.
Selain pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan pula seorang penuntun/pembimbing yang benar-benar
mengetahui tentang kebangkitan Kundalini atau seorang Guru spiritual.
Pembangkitan 7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota bisa menghasilkan
frekuensi-frekuensi tertentu yang akan menghasilkan suatu daya tertentu,
Misalnya :
Melalui tangan untuk diteruskan jadi energi pemukulan atau pengobatan terhadap sasaran.
-Di
bagian
tertentu
tubuh
untuk
ketahanan
menerima
pukulan/kekebalan.
-Di
bagian
tubuh
yang
sakit
sebagai
pengobatan
diri
sendiri.
-Ke
mulut
sebagai
getaran
kekuatan
suara.
-Ke
jiwa
sebagai
kekuatan
mental.
-Ke
otak
sebagai
kekuatan
berpikir.
-Untuk
penarikan
benda
bertuah
yang
tidak
tampak
oleh
penglihatan
mata
biasa.
-Dan sebagainya … sesuai kebutuhan dan kehendak kita.
Dalam menyalurkan energi kundalini harus kondisi rileks baik otot-otot maupun pikiran dan juga perasaan,
jika tegang akan buntu, energi tersebut tidak mengalir ke sasaran / tujuan.
Dimana orang yang telah mencapai tataran kundalini yang sempurna akan MENJADI BIJAKSANA, DAPAT
MELIHAT DAN MENYADARI KENYATAAN HIDUP YANG SEJATI, dimana semuanya telah terbuka,
sehingga TIDAK ADA LAGI RAHASIA dalam hidup ini.
Pada
umumnya,
manusia
tak
akan
merasa
puas,
bila
belum
mencapai
tataran
kundalini
yang
sempurna,
dimana
dia
telah
dapat merasakan adanya HUBUNGAN HARMONIS ANTARA
KAWULO DAN GUSTI / “JUMBUHING KAWULO GUASTI”.
Yang sudah ikut “Penyelarasan energi dengan cara attunement atau shaktipat jarak jauh dengan memanfaatkan
5 unsur inti alam semesta: angin,air,api,tanah dan emas ” Insya Allah akan di mudahkan dalam mempelajari
Pembangkitan 7 cakra utama kundalini ini. Bagi yang belum nunggu section berikutnya.
METHODE PERNAPASAN DASAR
(PENGISIAN)
Berbagai macam, methode / tehnik pernapasan yang berkembang di masyarakat. Masing-masing methode
memanfaatkan chakra-chakra di tubuh, akan menghasilkan macam energi masing-masing pula, sejalan
dengan methode yang digunakan. Ada yang memfokuskan hanya pada satu chakra saja. Banyak juga yang
mengkombinasikan lebih dari satu chakra.
Alam semesta merupakan suatu kesatuan system energi, dengan kondisi yang sangat seimbang dan stabil
sekaligus dinamis. Alam sebagai ciptaan-Nya, diberi daya kekuatan sebagai mandat oleh-Nya untuk
mengatur isinya.
Semua bagian alam akan tunduk pada hukum tersebut. Baiknya kita (mikroskosmis) dalam memanage
energi diri, sejalan / selaras dengan system energi alam (makroskosmis).
Menurut para ahlinya jaman dulu, energi harus bersirkulasi / mengalir didalam tubuh (mikroskosmis)
melalui chakra-chakra yang ada. Dari chakra dasar (ditulang ekor ketiga) naik ke chakra mahkota
melalui tulang belakang.
Lantas turun ke chakra kening – chakra tenggorok – chakra dada – chakra ulu hati – chakra bawah pusar –
kembali ke chakra dasar. Naik lagi dst.
Lidah menempel di langit-langit mulut. Nafas biasa, tanpa ditahan-tahan. Energi tersebut merupakan energi
vital dalam kehidupan, termasuk memberi energi bagi organ-organ tubuh.
Jika energi hanya dimampatkan disalah satu chakra, maka aliran energi akan menjadi stagnan / pembekuan /
berhenti / terhambat. Kebutuhan energi organ-organ yang ada kurang tersuplay.
Akibatnya akan banyak timbul gangguan. Apalagi kalau energi tersebut hanya dimampatkan disalah satu
titik chakra ditambah di padat-padatkan. Hingga pada suatu kondisi tertentu ada rangsangan dari luar,
apalagi mendadak. Yang secara otomatis energi yang di padat-padatkan tersebut (energi sangat
besar/kuat) dengan tiba-tiba naik ke atas …. Sedang sistem saluran yang ada tidak terbiasa / terlatih
dilalui energi yang besar, maka akan pecah / jebol. Terjadi pendarahan dalam. (diantaranya stroke?).
Pernapasan mikroskosmis yang mengalir dalam tubuh akan bergantian melalui dua kutub (positif dan
negatif), kutub chakra dasar dan chakra mahkota.
Demikian juga dengan sistem aliran energi makroskosmis akan bergantian melalui kutub positif dan
negatif (kutub langit / angkasa dan kutub bumi).
Naik melalui telapak kaki, mengalir ke betis – paha bagian belakang – ketemu chakra dasar – terus naik
melalui tulang belakang ke chakra mahkota. Terus naik ke langit / angkasa antara kurang lebih sepuluh meter.
Kemudian turun lagi melalui chakra mahkota turun lewat depan tubuh ke chakra kening – chakra
tenggorok – chakra dada – chakra ulu hati – chakra bawah pusar – chakra dasar – terus melalui paha
depan – tulang kering – telapak kaki – lanjut ke dalam bumi kurang lebih antara sepuluh meter.
Kembali naik dst, .
Lidah menempel langit-langit, nafas biasa / natural alamiah. Semua itu dilakukan dan dihayati dengan
Cipto = pikiran – Roso = rasa / perasaan / jiwa – Karso = kehendak / lahiriah.
Sebelum Pembangkitan Kundalini Bersihkanlah Cakra Utama Dahulu.
Membangkitkan Kundalini Sakti dengan cara membersihkan terlebih dahulu seluruh cakra-cakra Utama .
Proses yang dilakukan disini secara bertahap dan pelan-pelan sehingga tidak membahayakan bagi tubuh fisik.
Meditasi lebih bertujuan untuk mendapatkan Ketenangan bathin, Kesadaran diri, Kesehatan dan menambah
Intelektual. Disamping itu bermeditasi akan mampu meningkatkan Tali Spiritual anda dan bahkan mencapai
kebebasan spirit secara spiritual. Atau bagi yang melaksanakan Meditasi ini secara tekun, niscaya hasil
awalnya dapat diketahui dengan merasakan perubahan–perubahan pada kehidupan sehari-harinya dari hal-hal
negatif menuju kearah positif terutama pada sikap, cara berpikir, rasa keakuan ( ego ) dan hal lainnya.
Tempat Untuk Meditasi
Dalam melakukan meditasi pilihlah tempat yang suci seperti di Musollah, Masjid, atau Kamar yang bersih.
Bila hal ini tidak memungkinkan sediakan kamar suci (sebuah ruangan khusus di rumah anda), yang
sebelumnya disucikan terlebih dahulu sesuai kepercayaan dan keyakinan atau tempat-tempat yang suasananya
tenang dan memungkinkan untuk melakukan meditasi lebih nyaman bila disertai dengan wewangian. Pada
kamar suci tersebut buatlah tempat khusus untuk kita melatih meditasi atau semedi atau manekung dalam
istilah lebih islaminya zikir.
Waktu Untuk Meditasi
Waktu untuk melakukan meditasi yang baik yaitu saat dimana suasana terasa tenang dan memungkinkan untuk
melatih dalam Pemusatan pikiran. Seperti sebelum fajar antara pukul 00.00 – 04.00 pagi, dimana pada waktu
itu udara mulai terasa segar, suasana lingkungan yang tenang, dan di samping itu energi prana yang bersifat
kasar semakin menipis sedangkan energi prana yang bersifat halus masih stabil.
Jika anda tidak terbiasa bangun pagi, anda dapat bermeditasi pada waktu Sore hari, antara pukul 19.30 – 22.00
Habis isya’, dimana pada saat itu paling tidak suasana akan terasa lebih tenang mungkin akibat ketegangan
pikiran dari pengaruh rutinitas pekerjaan atau hal lainnya. Waktu diatas bukanlah suatu keharusan, andapun
dapat tentukan sendiri waktu yang baik untuk melaksanakan meditasi dengan mempertimbangan kondisi
sendiri dan lingkungan disekitar anda.
Sikap Saat Meditasi
Pada Meditasi , sikap duduk merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan terutama
keadaan tulang pungung supaya tegak lurus. Ini dimaksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak
diinginkan, terutama bangkitnya energi kundalini yang tidak disadari. Karena kebangkitan energi Kundalini
Sakti, prosesnya melalui Nadi Susumna yang merupakan nadi utama yang terletak di tulang punggung. Bila
anda belum terbiasa dengan menegakkan tulang punggung dapat dilatih dengan bersandar pada dinding.
Pengaturan Nafas Meditasi
Setelah anda menentukan tempat bermeditasi, dan mengambil sikap yang baik seperti yang telah diuraikan
diatas, stabilkan dan tenangkan pikiran anda dari hal-hal negatif, seperti berbagai masalah yang telah anda
alami, rasa marah, benci, ataupun kesedihan, jangan biarkan mengganggu usaha meditasi yang akan anda latih.
Hal ini dapat diatasi dengan melakukan tekhnik pernafasan .
Tekhnik ini dilakukan dengan cara menghirup atau Tarik napas dari hidung kanan keluarkan dari hidung kiri
,Keluar masuknya nafas benar-benar dirasakan adanya energi hidup (atma/chayu/kayu/kayun) sembari
mengucap mantra dalam hati/batin saja. Mengucap “hu”/ Allah pada saat nafas ditarik dari puser ke arah
ubun-ubun. Lalu mengucap “ya”/hu pada saat keluarnya nafas yakni turunnya nafas dari ubun-ubun ke arah pusar,
dengan sugestikan memasukkan Zat Allah/Zat Tuhan.
Apapun kata dan bahasa yang digunakan dalam mantra toh tidak ada pengaruh dalam keberhasilan semedi.
Letak keberhasilan semedi bukan pada ucapan, namun bagaimana kita harus memahami dan menghayati
makna hakekat dari hu – ya, allah – hu, maupun lailah – hailallah. Jangan terjebak oleh rangkaian
kata-katanya namun konsentrasi harus di fokuskan kepada getaran Zat Mahamulia. Hu atau ha atau a atau the
berarti “sesuatu”, yakni menggambarkan sesuatu yang paling dan maha, tidak lain adalah eksistensi Zat
tertinggi yang tanpa nama sebagai tingkat pemahaman akan tataran hakekat Zat.
Dengan dalam-dalam kemudian menyimpannya dan mengeluarkan secara berirama. Bagi pemula dapat
melatih tekhnik pernapasan mulai dari tahapan yang paling ringan dan secara bertahap kemudian ditingkatkan.
Bila anda ingin lebih mengenal teknik pernapasan yang lebih baik anda dapat membaca buku–buku tentang
tekhnik pernapasan . Tekhnik pernafasan merupakan dasar disiplin yang paling utama untuk menuju
ketingkatan yang lebih tinggi.
Pembersihan Chakra Utama
Lakukan Meditasi Pembersihan tersebut minimal 13 malam berturut-turut, lebih lama lebih baik.
Pembersihan ini sangat bermanfaat, dimana chakra berfungsi sebagai pintu keluar masuknya energi eterik
dari berbagai lapis tubuh. Apabila sebuah chakra tidak berfungsi dengan baik, maka energi kotor tidak
dapat dipompa keluar dan energi bersih tidak dapat ditarik masuk. Dengan demikian organ-organ tubuh di
sekitarnya akan endapat gangguan. Walaupun pada tubuh terdapat banyak chakra-chakra, tetapi perhatian
harus ditujukan kepada ke 7 chakra utama, chakra lain akan membuka dengan sendirinya.
Pembersihan chakra utama langkah-langkahnya sebagai berikut :
Tariklah nafas melalui hidung kanan secara perlahan-lahan dan dalam, tarik nafas hingga memenuhi
paru-paru tanpa memaksakan diri. Hembuskanlah nafas melalui hidung kiri, dimana saat mengeluarkan nafas
bayangkanlah seluruh ketegangan dihembuskan keluar dari tubuh sehingga seluruh tubuh menjadi santai
dan tenang (metode relaksasi). Lakukanlah langkah di atas tiga kali, setelah itu tidak perlu
memikirkan apapun mengenai nafas.
Chakra Dasar terletak di ujung tulang ekor ke 3, dimana chakra ini adalah pusat vitalitas, keinginan untuk
hidup dan tubuh fisik. Bayangkanlah “cahaya berwarna merah” memasuki chakra dasar, memenuhi
anggota tubuh di sekitarnya dan turun kepaha memenuhi kedua paha, memasuki dan memenuhi lutut,
turun ke kaki dimana sambil turun “cahaya merah” membawa seluruh energi negatif yang ada pada
bagian tubuh dan membuangnya melalui telapak kaki.
Tariklah lebih banyak cahaya merah sehingga seluruh jalur tadi menjadi terang dan mendorong seluruh
energi negatif keluar melalui telapak kaki sampai tuntas.
Jangan melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra Sex yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi, dimana semua perasaan diproses. Bayangkan lah
“cahaya berwarna oranye” cahaya terus menerus memasuki chakra sex yang terletak di alat kelamin,
memenuhi seluruh alat kelamin dan alat reproduksi, cahaya bergerak ke arah atas ke paru-paru dan jantung.
Bayangkan seluruh bagian tubuh yang dipenuhi oleh cahaya ini bersinar cahaya oranye, sekarang
cahaya tersebut keluar dari chakra jantung dengan membawa seluruh energi dan perasaan negatif yang
ada.
Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra Pusat diasosiasikan dengan “tubuh mental”, yang mengontrol seluruh pikiran pendapat dan
penilaian. Bayangkanlah “cahaya berwarna kuning” memasuki pusar memenuhi seluruh organ-organ di
perut dan rongga perut. Cahaya kuning membuat seluruh organ dan sel menjadi lebih sehat lalu bawa
cahaya kuning ke bagian atas tubuh ke arah “chakra jantung” dengan mengeluarkan seluruh energi dan
emosi negatif dari bagian perut.
Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra Jantung sebagai chakra keempat dikenal sebagai pusat tubuh intuisi, dimana chakra jantung ini
adalah pusat dari cinta kasih, kasih sayang seluruh perasaan yang positif dan halus. Bayangkanlah
cahaya warna hijau muda atau merah muda. Hijau muda berfungsi untuk pengobatan, merah muda
untuk cinta kasih dapat digunakan secara bergantian.
Bayangkanlah cahaya berwarna hijau muda yang menyembuhkan memasuki chakra jantung, cahaya
penyembuhan ini memenuhi seluruh rongga dada memasuki paru-paru dan jantung. Cahaya hijau muda ini
terus menerus memenuhi bahu, tangan, sampai ke jari-jari, cahaya turun ke bawah memenuhi seluruh
sampai ke jari kaki dan ke atas tenggorokan memenuhi leher dan ke kepala memenuhi seluruh rongga
kepala dan otak. Pastikan bahwa cahaya ini memasuki seluruh bagian kepala seperti gusi atas, bawah,
gigi, telinga, sisi kiri kanan kepala dan sebagainya. Sambil mendorong seluruh energi negatif keluar
dari pori-pori tubuh. Cahaya hijau muda ini menyembuhkan seluruh organ dan sel yang ada pada tubuh dan
lapisan-lapisan tubuh lainnya.
Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra Tenggorokan sebagai chakra ke-lima, merupakan pusat “tubuh atma” yang terletak di
tenggorokan di lokasi pita suara, cahaya yang dipergunakan berwarna “biru laut”. Cahaya memasuki
dan memenuhi tenggorokan, turun ke dada dan memenuhi dada dan jantung. Jantung dan tenggorokan
sekarang terhubung langsung dengan cahaya berwarna biru laut, dengan adanya hubungan ini, seluruh
hambatan antara tenggorokan dan jantung dihilangkan dan seluruh perasaan yang ada akan dapat
diekspresikan melalui kata-kata.
Janganlah melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra mata Ketiga (Chakra Ajna) sebagai chakra ke-enam yang biasa juga disebut “chakra antara
kening”, dimana merupakan pusat “tubuh cahaya atau tubuh monad”. Bayangkan cahaya berwarna
“Lembayung Muda” memasuki chakra ajna, terus ke dalam kepala, cahaya ini memenuhi kepala dan
otak, menerangi pikiran dan roh. Cahaya ini turun ke tenggorokan dan memenuhi dada sambil membawa
energi spiritual ke Chakra Jantung.
Jangan lah melakukan apapun selama 5 detik.
Chakra Mahkota sebagai chakra utama ke-tujuh terletak di puncak kepala, pada tahun sebelum tahun 1970
jarang disebut karena sukar sekali dibuka. Dengan terbukanya “Chakra Mahkota Alam Semesta” antara
tahun 1970 maka imbasnya “chakra mahkota” dapat dibuka dengan sama mudahnya dengan chakra utama
yang
lain. Bayangkan “Cahaya Putih” yang terang benderang turun ke dalam kepala melalui Chakra Mahkota,
memenuhi otak, pikiran dan roh dengan energi spiritual dari Allah Pribadi. Cahaya ini juga turun
memenuhi tenggorokan sampai ke dada, memenuhi dada dan chakra jantung dengan energi spiritual yang
tidak terbatas.
Cahaya yang masuk terus menerus dalam jumlah besar akan mendorong keluar kotoran-kotoran dan
hambatan-hambatan dari kepala, dimana perjalanan astral dapat dilakukan secara sadar dan lebih mudah.
Grounding
Satu teknik lagi yang amat penting, yang dianjurkan sering dilatih sebelum melaksanakan
latihan-latihan pembersihan yang lain yaitu “Grounding” (terhubung ke langit dan bumi). Grounding akan
memastikan seseorang menerima cukup energi dari langit dan bumi secara seimbang dan memberikan
perlindungan dimana sebagian besar energi negatif akan secara otomatis disalurkan ke bumi.
Tehnik untuk melakukan “grounding” adalah sebagai berikut: Bayangkanlah “cahaya putih” atau “kuning
emas” yang terang benderang dari atas turun memasuki chakra mahkota, cahaya tersebut menghangatkan
dan membuat chakra mahkota membuka dengan besar seperti sebuah bunga teratai yang bercahaya terang
benderang. Cahaya tersebut menembus chakra mahkota dibagian tengah, dan mulai memasuki kepala.
Semakin banyak cahaya yang memasuki kepala, memenuhi seluruh kepala dan mulai mendorong
chakra mata ketiga dari dalam, mengakibatkan chakra mata ketiga juga ikut mekar sepenuhnya. Cahaya
memenuhi seluruh kepala dan turun memenuhi tenggorokan, mendorong chakra tenggorokan untuk
mekar sepenuhnya.
Cahaya yang telah memenuhi kepala dan tenggorokan turun ke rongga dada, memenuhi seluruh rongga
dada dan mendorong chakra pusat, chakra seks dan terakhir chakra dasar menjadi mekar sepenuhnya.
Cahaya turun melalui kaki, bagi yang melaksanakan tehnik dengan berdiri bayangkan cahaya turun dari
kedua chakra telapak kaki, sedangkan bagi yang melakukan tehnik sambil duduk, bayangkan cahaya turun
dari chakra dasar.
Cahaya yang telah turun keluar dari tubuh dari chakra telapak kaki ataupun chakra dasar memasuki bumi
hingga sampai ke pusat bumi dengan cinta kasih.
Menerima cahaya dan cinta kasih bumi akan membalasnya dengan cahaya berwarna hijau yang naik dari
pusat bumi ke tubuh. Perintahkan pikiran bawah sadar untuk menjaga agar tubuh selalu terhubung dengan
cahaya dari langit dan bumi ini, dan menarik kedua sinar tersebut terus menerus.
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10 – 15 menit untuk latihan “grounding”, pada mulanya setiap kali
dilatih, tehnik ini akan dapat bertahan selama kurang lebih 2 jam. Oleh karena itu untuk mendapatkan
hasil yang baik tehnik ini harus dilatih setiap 2 jam sekali yang berarti 8 kali dalam seharinya, selama 3
hari yang pertama. Mulai hari yang ke-4 latihan dapat hanya dilaksanakan 4 – 5 kali saja sehari, setelah
minggu ke-2 latihan dapat dilaksanakan 2 – 3 kali sehari. Apabila latihan ini dapat dilakukan secara
teratur selama 30 hari terus menerus, tubuh akan terhubung dengan kedua sumber energi secara
permanen dan setelah latihan yang terus menerus selama 30 hari, latihan hanya perlu dilakukan sekali
sehari.
Pembangkitan Kundalini
1. Pernapasan , dengan hitungan tidak memakai detak jantung, namun memakai detak jam. Alasannya,
detak jantung tidak stabil saat hitungan semakin meninggi. Sambil diiringi zikir Allah (mengingat Tuhan).
Dari pengalaman pada hitungan ke 8 terasa ada aliran listrik halus dari tulang ekor ke 3 (chakra dasar / Hu
yin / Pirenium) naik melalui tulang punggung (jalur Sushumna) ke chakra mahkota (ubun-ubun).
2. Untuk Melatih Kebangkitan Kundalini, ada dua tehnik pernapasan yang sering digunakan mengawali
latihan meditasi dengan cara memadukan kekuatan “prana” dan “apana”.
Prana adalah tenaga eterik yang diasosiasikan dengan inspirasi dan perasaan yang berpusat di jantung,
sedangkan Apana adalah tenaga penciptaan yang lebih rendah yang berpusat di alat reproduksi. Dengan
memadukan kedua jenis yang berbeda ini akan timbul percikan yang menimbulkan kebangkitan
Kundalini dari tempatnya. Dua tehnik pernapasan itu adalah :
Pernapasan Jambangan yang disebut juga “kumbhaka” dalam bahasa sansekerta, atau “rlung bumpacan”
dalam bahasa Tibet adalah tehnik dimana “apana” yang berada dalam alat reproduksi ditarik ke atas ke dalam
“tan-tien” yang berada dua jari dibawah pusat. Penarikan dilakukan dengan cara : Menarik napas
dalam-dalam dan menekannya ke bawah, sementara seluruh otot di sekitar alat kelamin dan anus ditarik
dengan kuat ke atas. Tehnik penarikan “apana” ke atas ini biasa disebut “tehnik mula-bandha” yang berarti
“penguncian akar”, sambil menahan napas, prana ditarik ke bawah dari jantung ke dalam “tan-tien”.
Dengan menelan ludah berikan tambahan tekanan ke bawah, penyatuan kedua tenaga ini dapat dilakukan
dengan lebih mudah dan tenaga prana dan apana yang telah bercampur tadi ditekan lebih ke bawah lagi
dimana Kundalini masih tertidur, yaitu diantara reproduksi dan anus. Proses pernapasan ini dilakukan
hanya dengan sekali menarik dan menahan napas, setelah itu otot-otot dikendurkan kembali secara
perlahan-lahan.
Tehnik itu biasa dilakukan sambil duduk bersila dengan kedua tangan disisi, sehingga postur tubuh
terlihat seperti jambangan. Oleh sebab itu disebut tehnik pernapasan jambangan.
Pernapasan Bandha Traya adalah tehnik pernapasan kedua yang kegunaannya untuk menyatukan prana
dan apana, biasanya disebut juga tehnik pernapasan “tiga kunci” karena menggunakan tiga tahap
penguncian.
Penguncian pertama disebut juga “mula bandha” atau penguncian awal yang dipergunakan untuk
menarik apana ke atas. Dengan tehnik ini, otot di sekitar alat kelamin dan anus ditarik ke atas dan
ditahan bersamaan dengan ditariknya apana ke atas.
Penguncian kedua disebut “uddiyana” yang berarti melayang ke atas, dimana napas dihembuskan ke
luar sambil menekan perut ke arah belakang, sehingga membuat “apana” yang berada di perut bagian
bawah tertarik ke atas ke dalam “tan-tien”.
Penguncian ketiga adalah “jalandhara bandha” dimana kepala ditarik ke belakang sedikit, lalu ditekuk
ke depan sampai dagu menyentuh dada, dengan demikian kepala berlaku seperti sebuah pompa
memompakan prana yang berada dalam jantung ke bawah ke dalam tan-tien. Setelah prana masuk ke dalam
tan- tien dan menyatu dengan apana, maka campuran ini langsung ditekan ke bawah ke tempat
Kundalini diantara alat reproduksi dan anus untuk membangkitkan Kundalini.
Walaupun kedua tehnik sama-sama bertujuan menyatukan prana dan apana untuk membangkitkan
Kundalini yang tertidur,tehnik “tiga kunci” mempergunakan lebih banyak tekanan otot dari pada tehnik
pernapasan “jambangan”.
Latihan pernafasan ini berguna untuk menghimpun energi, dengan latihan pernafasan maka kita akan memiliki
Tenaga dalam yang luar biasa. Hampir setiap Perguruan Tenaga Dalam di Indonesia semuanya melatih
murid-muridnya dengan penafasan.
Lakukan latihan pernafasan ini setiap, setelah 1 bulan anda melakukan latihan ini anda akan merasakan
manfaatnya. Latihan ini boleh kapan saja, tetapi bila latihan mediatasi zikir harus dilakukan dimalam hari.
Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan seluruh alam supaya semakin
bertambah iman serta makin yakin dekat diri kepada Allah.dan semoga semua makhluk hidup damai dan
sejahtera. Amin.
Salam Rahayu
“KI AGENG JEMBAR JUMANTORO “
U M A T , 0 7 M E I 2 0 1 0
7 TITIK CAKRA UTAMA
Oleh KI AGENG JEMBAR JUMANTORO
Mungkin ada yang bertanya atau belum mengerti apa itu
7 cakra utama kundalini mulai dari cakra dasar sampai ke cakra mahkota
Untuk itu saya minta ijin untuk menjelaskannya sebatas kemampuan saya , nanti kalau ada
yang kurang monggo di pun tambahi.
Chakra berfungsi sebagai pintu keluar masuknya energi
eterik dari berbagai lapis tubuh. Apabila sebuah chakra tidak
berfungsi dengan baik, maka energi kotor tidak dapat dipompa keluar
dan energi bersih tidak dapat ditarik masuk. Dengan demikian organ-
organ tubuh di sekitarnya akan mendapat gangguan. Walaupun pada
tubuh terdapat banyak chakra-chakra, tetapi perhatian harus ditujukan
kepada ke 7 chakra utama, chakra lain akan membuka dengan sendirinya.
Ke 7 chakra utama sebagai berikut :
• Chakra Dasar terletak di ujung tulang ekor ke 3, dimana chakra ini
adalah pusat vitalitas, keinginan untuk hidup dan tubuh fisik.
Warna “cahaya berwarna merah”
• Chakra Sex yang dikenal juga sebagai pusat tubuh emosi, dimana
semua perasaan diproses.
Warna “cahaya berwarna oranye”
• Chakra Pusat diasosiasikan dengan “tubuh mental”, yang
mengontrol seluruh pikiran pendapat dan penilaian.
Warna “cahaya berwarna kuning”
.
• Chakra Jantung sebagai chakra keempat dikenal sebagai pusat
tubuh intuisi, dimana chakra jantung ini adalah pusat dari cinta
kasih, kasih sayang seluruh perasaan yang positif dan halus.
Warna “Cahaya hijau muda atau merah muda. Hijau
muda berfungsi untuk pengobatan, merah muda untuk cinta kasih
dapat digunakan secara bergantian.
• Chakra Tenggorokan sebagai chakra ke-lima,
merupakan pusat
“tubuh atma” yang terletak di tenggorokan di lokasi pita suara,
cahaya yang dipergunakan berwarna “biru laut
• Chakra mata Ketiga (Chakra Ajna) sebagai chakra ke-enam
yang biasa juga disebut “chakra antara kening”, dimana
merupakan pusat “tubuh cahaya atau tubuh monad”.
cahaya berwarna “Lembayung Muda”
• Chakra Mahkota sebagai chakra utama ke-tujuh terletak di puncak
kepala, pada tahun sebelum tahun 1970 jarang disebut karena
sukar sekali dibuka. Dengan terbukanya “Chakra Mahkota Alam
Semesta” antara tahun 1970 maka imbasnya “chakra mahkota”
dapat dibuka dengan sama mudahnya dengan chakra utama yang
lain. Warna “Cahaya Putih” yang terang
Itu yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bisa bermanfaat
Amin
D I P O S K A N O L E H A G U S S U T I K N O D I DA SUATU PERTA NYAAN,
APAKAH BENAR APA YAN G DIPRAKTEKAN ORANG, YAITU MEMANGGIL ROH ROH MELALUI KERANJANG ATAU PULPE N (JAILANGKUNG), KEM UDIAN JAILANGKUNG I T U DAPAT MENULIS?. APAKAH DENGAN DEMIKI AN ROH ROH ITU TELAH HADIR? APAKAH HAL IT U BENAR? APA YANG MENYEBABKAN KERANJ A NG ITU BERGERAK DAN PULPEN DAPAT MENULIS ? SIAPA
SEBENARNYA YANG MELA KUKAN JAWABAN ATAS P ERTANYAAN ITU? APAKA H YANG MELAKUKAN ITU ROH RO H ORANG YANG SUDAH M ENINGGAL, JIN ATAU L AINNYA? JIKA BENAR, APA BOLEH ROH ROH ITU DIPANGGIL DA N DITANYA MENGENAI H AL HAL YANG GAIB, DIMINTAI KETERANGAN DAN SEBAGAINYA?
TIDAK DAPAT DIRAGUKAN LAGI MENGENAI KENY ATAN ADANYA HAL HAL YANG ANEH,
MISALNYA BERGERAKNY A KERANJANG, MENULISNY A PULPEN DAN DIJAWAB NYA PERTANYAAN PERTANYAAN ITU, ADA YANG BENAR DAN ADA Y ANG SALAH.
SEMUA ITU TIDAK DAPAT DIINGKAR I, TETAPI UNTUK MENE NTUKAN SIAPA SEBENAR NYA YANG MELAKUKAN HAL ITU (YANG MENJAWAB PERTANY AAN), SUKAR SEKALI UNTUK MENJAWAB. BERDASARKAN HUKUM AG AMA DAN PIKIRANPUN S UKAR UNTUK MENJAWAB, KARENA HAL ITU TIDAK DAPAT DISAKSIKAN DENGAN PA NCAI NDERA DAN TERMASUK P ERKARA YANG GAIB PUL A. KAMI PERCAYA DAN BER IMAN BAHWA DI ALAM INI ADA KEKUATAN YANG TIDAK DAPAT
DILIHAT DENGAN INDER A.
MENGENAI HAL TERSEBU T DAPAT KAMI TERANGK AN SEBAGAI BERIKUT :
1. ALAM ROH.
ROH ROH ORANG YANG S UDAH MENINGGAL ITU T ETAP SAJA ADA, TIDAK FANA, SEBAGAIMANA JASMANINYA. ROH ROH ITU ADAKALANYA DALAM KEADAAN SENANG DAN A DAKALANYA
DALAM KEADAAN TERSIK SA. HAL ITU TELAH DI TENTUKAN DALAM AL_QURAN.
FIRMAN ALLOH SWT :
WALAA TAHSABANNA ALL ADZIINA QUTILUU FII SABIILI ALLAAHI AMWA ATAN BAL AHYAAUN 'INDA RABBIHIM YURZAQUUNA
[Q.S. ALI IMRAN :169 ] JANGANLAH KAMU MEN GI RA BAHWA ORANG-ORANG YANG GU GUR DI JALAN ALLAH ITU MATI ; BAHKAN MEREKA ITU HIDUP DISISI TUHANNY A DENGAN M ENDAPAT REZKI.
FARIHIINA BIMAA AATAAHUMU ALLAAHU MIN FA DHLIHI WAYASTABSYIRUUNA BIALLADZI INA LAM YALHAQUU BIHIM M IN KHALFIHIM ALLAA K HAWFUN 'ALAYHIM WALA A HUM
YAHZANUUNA
[Q.S. ALI IMRAN :170] MEREKA DALAM KEADA AN GEMBIRA DISEBABKA N KARUNIA ALLAH YANG DIBERIKAN-NYA KEPADA MEREKA, D AN MEREKA BERGIRANG HATI TERHADAP ORANG -ORANG YANG MASIH TINGGAL D I BELAKANG YANG BELU M MENYUSUL MEREKA, B AHWA TIDAK ADA KEKHAWATIRAN TERHADA P MEREKA DAN TIDAK ( PULA) MEREKA BERSEDI H HATI.
KETERANGAN I NI TENTU MENGENAI ROH ROH MER EKA YANG TETAP HIDUP DAN TIDAK MENGALAMI KEFANAAN.
NABI SAW TELAH MENERANGKAN MENGENAI KE ADAAN ORANG ORANG YA NG TELAH MENINGGAL, BAHWA MER EKA TELAH MENDENGAR SUARA ALAS KAKI YANG DIPAKAI OLEH ORANG ORANG YANG MENGANTARKANNYA KE KU BU R. NABI SAW JUGA MENGANJURKAN KEPADA KITA, JIKA MA SUK KE PEKUBURAN SUP AYA MEMBERI SALAM KE PADA ORANG ORANG YANG BERADA DI KUBUR (AHLI KUBUR), INI BE RARTI MEREKA MENDENG AR DAN PAHAM APA YANG KITA UCAPAKAN. JIKA MEREKA TIDAK ME NDENGAR, TENTU NABI S AW TIDAK AKAN MENGANJURKAN MEMBERI SALAM.
DALAM HAL INI TELAH DITERANGKAN DALAM BU KU ARRUH OLEH IBNUL QAYYIM SEBAGAI BERIKUT:
PARA SALAF MEMBENARK AN, DAN TIDAK SATUPU N MENGINGKARI MENGEN AI HAL ITU BERDASARKAN DALIL DALIL YANG KUAT DARI M EREKA, BAHWA ORANG Y ANG TELAH MENINGGAL MENGETAHUI DAN GEMBIRA BILA ADA YANG MENGUNJUNGINYA.
DIKATAKAN JUGA ADANY A DALIL YANG LEBIH DARI SERA TUS,DAN ALLOH TELAH
MEMERINTAHKAN SECARA LANGSUNG ATAS ROH IT U UNTUK KEMBALI, MAS UK DAN KELUAR. DI ANTARA DALIL DALI L ITU ADA YANG MENUN J UKKAN BAHWA ROH ROH DAPAT NAIK DAN TURUN KE LANGIT, DAP AT MENERIMA DAN MENA HAN SESUATU, DAPAT B ERBICARA DAN SUJUD, DIBUKANYA PINTU PINTU LANGIT BAGI NYA DAN SEBAGAINYA.
FIRMAN ALLOH SWT :
YAA AYYATUHAA ALNNAF SU ALMUTHMA -INNATU [Q.S. AL-FAJR:27] HAI JIWA YA NG TENANG.
IRJI'II ILAA RABBIKI RAADIYATAN MARDHIYYA TAN
[Q.S. AL-FAJR:28] KEMBALILAH KEPADA TUHANM U DENGAN HATI YANG P UAS LAGI DIRIDHAI-NYA.
FAUDKHULII FII 'IBAA DII
[Q.S. AL-FAJR:29] MAKA MASUKL AH KE DALAM JAMA'AH HAMBA-HAMBA-KU, WAUDKHULII JANNATII
[Q.S. AL-FAJR:30] MASUKLAH KE DALAM SYURGA -KU.
2. ALAM MALAIKAT
MEREKA DICIPTAKAN DARI CAHAYA(NUR), MEREKA TIDAK DAPAT DIL IHAT DAN MEREKA MEMPUNYAI TUGAS BERM ACAM MACAM. DI ANTAR ANYA IALAH MEMELIHAR A MANUSIA, MENULIS SEMUA PERBUA TANNYA, DAN MENGAMBI L ROH KETIKA MENINGGAL.
FIRMAN ALLOH SWT :
WA-INNA 'ALAYKUM LAHAAFIZHIINA
[Q.S. AL-INFITHAR:10] PADAHAL SESUNGGUHNYA BAGI KAMU A DA (MALAIKAT-MALAIKAT) YANG MENGAWASI (PEKE RJAANMU),
KIRAAMAN KAATIBIINA
[Q.S. AL-INFITHAR:11] YANG MU LIA (DI SISI ALLAH) DAN MENCATAT (PEKERJ AAN-PEKERJAANMU ITU),
ALAM MALAIKAT INI AL AM YANG MURNI, MEREK A DICIPTAKAN UNTUK TAAT KEPADA A LLOH, MEREKA SECARA TERUS MENERUS MELAKUKAN (M ENGERJAKAN) ZIKIR DA N BERTASBIH, BAIK DIWAKTU MALAM MAUPUN SIANG. MEREKA TIDAK DAPAT MELAKUKAN MAKS IAT DAN APA
YANG DIPERINTAHKAN O LEH ALLOH, SENANTIAS A MEREKA KERJAKAN.
3. ALAM JIN
ALAM JIN INI JUGA AL AM GAIB, TETAPI PARA JIN IN I MEMPUNYAI TANGGUNG JAWAB DI BUMI SAMA SEPERTI MANUSIA. JIN TIDAK DAPAT DI LIHAT PULA, TETAPI M EREKA DAPAT MELIHAT MANUSIA, MEREKA ADA YANG BERAGAMA ISLAM DAN ADA PULA YANG KA FIR. JIN JIN KAFIR INILAH YANG MENJADI SETAN DAN TERMASUK K ETURUNAN IBLIS YANG ME NJADI
PEMBANTUNYA.
YAA MA'SYARA ALJINNI WAAL-INSI INI ISTATHA'TUM AN TANFUDZUU MIN AQT HAARI ALSSAMAAWAATI WAAL -ARDHI FAUNFUDZUU LAA TANFUDZUUNA ILLAA BI SULTHAANIN [Q.S. AR-RAHMAN:33] HAI JAMA' AH JIN DAN MANUSIA, JIKA KAMU SANGGUP ME NEM BUS (MELINTASI) PENJURU LANGIT DAN BUMI, MAK A LINTASILAH, KAMU T IDAK DAPAT MENEMBUSNYA KECUALI DENGAN KEKUATAN.
JIKA KAMI SUDAH MENG ETAHUI ADA TIGA ALAM YANG TERDIRI DARI MAKHLUK YANG TIDAK TAMPAK DI ALAM ROH YANG TERSEMBUNYI, MAK A SIAPAKAH YANG DIPA NGGIL DAN
MENGGERAKAN KERANJ AN G ATAU PULPEN TERS EB UT?
TIDAK DAPAT KAMI KATAKAN BAHWA ROH ROH I TU ADALAH ROH ORANG ORANG YANG TELAH MENINGGAL, YANG KEM A RIN MASIH BERADA DI ANTARA KITA. KARENA BANYAKNYA ROH YANG DIPANGGIL DAN Y ANG HADIR MUNGURUS H AL HAL YANG TIDA K ADA HUBUNGANNYA DENGAN DIA, SERTA MENERANGKAN HAL HAL YA NG TIDAK DIKETAHUI D AN TIDAK BENAR. INI SUATU PEKERJAAN YANG BUKAN TUGAS ORA NG YANG TELAH MENING GAL, KARENA ORANG YANG TELAH MENINGGAL ITU BERADA DI ALAM BARZAH. YANG MUNGKIN DIA BERADA DI NERAKA SEDANG MENDA PAT AZAB A TAU BERADA DI TEMPAT SEMENTARA DI SURGA D ALAM KEADAAN SENANG. SEBA GAIMANA DITERANGKAN DALAM AYAT AYAT SUCI AL-QURAN. DALAM HAL INI, TIDAK PERNAH ADA BERITA DA RI ROH ROH ORANG KAF IR YANG HADIR ITU MENGENAI AZAB DAN OR ANG YANG BERBUAT MAK SIAT. PADAHAL ORANG ORANG KAFIR TERSEBUT MENJELANG M ATINYA SAJA SUDAH MERASAKAN AZAB-NYA.
DEMIKIANLAH KEADAAN DAN TINGKAT ROH ROH SETELAH MENINGGAL DU NIA. JIKA HAL HAL YANG TERSEMBUNYI, YA NG DIPANGGIL, ATAU Y ANG HADIR BUKAN ROH ORANG YANG TELAH MENINGGAL, KAMI PERCAYA BAHWA ROH ITU BUKAN PULA RO H PARA MALAIKAT YANG
MEMPUNYAI SIFAT YANG MULIA DAN TAAT, SERT A BENAR. SEDANGKAN Y ANG MEMANGGIL ROH ITU MENGAKUI BAH WA ROH ITU ADALAH RO H ORANG YANG TELAH M ENINGGAL. KETERANGAN TERSEBUT BERTENTANGAN ANTARA YANG SATU DENGAN LAINNYA, BANY AK YANG TIDAK BENAR. MA KA, TIDAK ADA LAGI K EKUATAN LAIN YANG TE RSEMBUNYI, KECUALI DARI ALAM JIN DAN SETAN, KEKUATAN INI DA PAT BERGERAK LUAS DI SEGALA BIDANG, MISALNYA DENGAN TER B IASA MENGATAKAN YANG TIDAK BENAR DAN S EBA GAINYA. ADANYA JIN DAN SETAN ADALAH SESUATU YANG DIBENAR KAN, DAN TIAP TIAP M ANUSIA MEMPUNYAI QORIN (TEM AN) SETAN DAN JUGA Q ORIN MALAIKAT.
TERAKHIR AKU YAKIN R OH ROH YANG HADIR DAN MENYATAKAN BAHWA M EREKA ADALAH ROH ROH ORANG ORANG YANG MATI DARI KELUARGA DAN SAHABAT SAHABAT KAMI. HAL ITU TIDAK BENAR, MEREKA I TU ADALAH SETAN SET AN DAN KAWAN DARI JI N YANG BERDUSTA DAN BERKATA TIDAK BE NAR. SYUKUR ALHAMDUL ILLAH, AKU TELAH SADAR...
OLEH
AGUS SUTIKNO, SH
HTTP://WWW.S KETSABIS NIS.COM/?ID=MASTIKNO
K A M I S , 1 3 M E I 2 0 1 0
ISTILAH ISTILAH DALAM TENAGA DALAM
CAKRA : ADALAH PUSAT ENERGI YANG MERUPAKA N TUBUH BIOPLASMIK Y ANG SANGAT PENTING YANG BERFUNG SI MENYERAP, MENCER N A, DAN MENDISTRIBUSI KAN PRANA KE SELURUH TUBUH SERTA BERTANGGUNG JAWAB AT AS BERFUNGSINYA SELU RUH TUBUH FISIK DAN ORGAN - ORGAN SECARA BENAR. 7 CAKRA MAYOR YAITU CAKRA MAHKOTA, CAKRA AJNA, CAKRA HIDUNG, CAKRA TENGGOROKAN, CAKRA J ANTUNG, CAKRA SOLAR PLEXUS, CAKRA KUNDALINI.
PRANA (INDIA), CHI(C HINA), KI (JEPANG), RUAH (YAHUDI) : ENER GI VITAL, TENAGA HID UP UNTUK MEMPERTAHANKAN KEHIDUPAN DAN KESEH ATAN TUBUH, YANG MAN A SALAH SATU SUMBERNYA ADALAH MAT AHARI (DENGAN JALAN BERJEMUR DI BAWAH SI NAR MATAHARI) DAN UDARA (CARA MEMP EROLEHNYA DENGAN CAR A DISERAP OLEH PARU - PARU MELALUI PUSAT CAKRA DAN PERN AFASAN YANG BERIRAMA LAMBAT DAN DALAM).
INTI BUMI : BU MI JUGA MERUPAKAN SA LAH SATU SUMBER PRAN A YANG BISA DISERAP OLEH TUBUH MELALUI TELAPA K KAKI DENGAN BERJA L AN TANPA ALAS KAKI, BERDASARKAN QS. AL MUKMINUUN AYAT 12 YANG ARTINYA DAN SESUNGGUHNYA KAMI TELAH M ENCIPTAKAN MANUSIA DARI SUATU SARIPATI (BERASAL) DA RI TANAH (INTI BUMI).
TUBUH BIOPLASMIK : T UBUH YANG TIDAK DAPA T DILIHAT MATA AWAM TAPI BENTUK SAMA SEPERTI TUBUH FISIK YANG MERUPAKAN ENER G I BERCAHAYA YANG BER PENDAR KELUAR (5 CM), DAN SALING BERH UBUNGAN DENGAN TUBUH FISIK SEHINGGA JIKA TUBUH BIOPLASMIK
SAKIT MAKA TUBUH FISIK JUGA SAKIT,MELALUI T UBUH BIOPLASMIK INI PRANA DISERAP DAN DISALURKAN KESELURUH TUBUH.
DZIKIRULLAH : (INGAT KEPADA ALLAH) MERUPA KAN SUATU BENTUK KAL IMAT,TINGKAH LAKU, TINDAKAN, YANG DILAKUKAN MANUSIA DENGAN TUJUAN UNTUK ME NDEKATKAN DIRI DAN MENGHARAP RIDLO DARI ALLAH SWT KAPANPUN DAN DIMANAPUN BE RADA.
OLEH
AGUS SUTIKNO, SH
D I P O S K A N O L E H A G U S S U T I K N O D I 1 1 . 2 8 0 K O M E N T A R L I N K K E P O S T I N G I N I
S E N I N , 1 0 M E I 2 0 1 0
RENUNGAN FITHRAH MANUSIA
BISMILLAHIRRAHMANIRR AHIM
PUJI KEPADA -NYA SELALU. SUMBER S EGALA YANG WUJUD DI MILYUNAN ALAM. ALAM MATERIAL MAUPUN IMMATERIAL. LAHIRIAH MAUPUN RUHANIAH.
PUJI KEPADA -NYA SELALU. SUMBER S EGENAP CAHAYA RAHMAT DAN KESEMPURNAAN. YA NG RAHMAT-NYA MELIPUTI SEGALA SESUATU. DARI KESELU RUHANNYA, DARI SEBAG IANNYA MAUPUN DARI ZARRAH -ZARRAH TERKECILNYA M AUPUN YANG ADA DI BA LIK ITU SEMUA.