PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN KARAKTERISTIK KESEJAHTERAAN RAKYAT MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTER
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa desa/kelurahan di Kabupaten Semarang dapat dikelompokan menjadi empat klaster, yaitu klaster I terdiri dari 123
Penerapan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan provinsi menurut jumlah produksi bahan pangan dimulai dari analisa data yang terdiri dari produksi jagung,
Pengelompokan tingkat kesejahteraan kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur menggunakan metode K-Means dengan jarak Euclidean dan Manhattan menghasilkan 2 klaster berdasarkan
Penerapan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan provinsi menurut jumlah produksi bahan pangan dimulai dari analisa data yang terdiri dari produksi jagung,
Penerapan metode K-Means Clustering untuk mengelompokkan provinsi menurut jumlah produksi bahan pangan dimulai dari analisa data yang terdiri dari produksi jagung,
Pada penelitian ini untuk memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan dilakukan pengelompokan provinsi di indonesia berdasarkan fasilitas kesehatan menggunakan two
Sedangkan, Centroid Linkage adalah metode klaster hierarki yang dapat digunakan pada data yang mengandung outlier, dimana outlier bisa membuat data yang diolah
Cluster 2 adalah cluster dengan tingkat kesejahteraan rakyat rendah karena memiliki nilai yang paling tinggi untuk varibel penduduk miskin, angka kematian bayi