PENGARUH EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) TERHADAP AKTIVITAS MAKROFAG PADA MENCIT BALB /C YANG DIINFEKSI SALMONELLA TYPHIMURIUM

Teks penuh

(1)

i

PENGARUH EKSTRAK DAUN SALAM

(SYZYGIUM POLYANTHUM)

TERHADAP AKTIVITAS MAKROFAG

PADA MENCIT BALB /C YANG DIINFEKSI SALMONELLA

TYPHIMURIUM

THE EFFECT OF EXTRACT SYZYGIUM POLYANTHUM

ON

MACROPHAGE ACTIVITIES IN BALB/C MICE INFECTED BY

SALMONELLA TYPHIMURIUM

Tesis

Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat S-2

MAGISTER ILMU BIOMEDIK

SURATI 22010110400009

PROGRAM PASCASARJANA

UNIVERSITAS DIPONEGORO

SEMARANG

2012

(2)

ii

TESIS

PENGARUH EKSTRAK DAUN SALAM

(SYZYGIUM POLYANTHUM)

TERHADAP AKTIVITAS MAKROFAG

PADA MENCIT BALB /C YANG DIINFEKSI SALMONELLA

TYPHIMURIUM

disusun oleh : S u r a t i 22010110400009

akan dipertahankan didepan Tim Penguji pada tanggal...2012

dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima

Menyetujui Pembimbing

Pembimbing I Pembimbing II

Prof. dr. Lisyani Suromo, SpPK (K) Dr. dr. Winarto, DMM, Sp.MK,Sp.M(K) NIP. 19440518 1971052001 NIP. 19490617 197802 1001

Mengetahui

Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik Program Pascasarjana Universitas Diponegoro

Dr. dr. Winarto, DMM, Sp.MK, Sp.M (K) NIP. 19490617 197802 1001

(3)

iii

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam nahkah ini dan disebutkan dalam daftar kepustakaan

Semarang, .. ... 2012

(4)

iv

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas

Nama : Surati, ST

Tempat / Tanggal Lahir : Semarang, 05 Juni 1975

Jenis Kelamin : Perempuhan

Status : Menikah

B. Riwayat Pendidikan

1. SD Negeri 02 Kradenan lulus tahun 1990 2. SMP Negeri 02 Kaliwunggu 1992

3. SMA Bhineka Karya Boyolali lulus tahun 1994 4. Teknik Kimia UNDIP lulus tahun 1999

C. Riwayat Pekerjaan

1. Medikal Reprentatif (MR) tahun 1999 – 2000

2. Satf Pengajar Jurusan Gizi dan Analis Kesehatan tahun 2000 – Sekarang

D. Riwayat Keluarga 1. Nama orang tua :

a. Ayah : Norjo Saliman b. Ibu : Sri Sarmi

2. Nama Suami : Sentot Suyoto,ST 3. Nama Anak : a. Putri Salma Fasa. S

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH, SWT, karena dengan rahmat, anugrah dan berkah-Nya, penulisan tesis dengan judul “Pengaruh ekstrak daun salam ( Syzygium Polyanthum ) terhadap aktifitas makrofag pada mencit Balb/c yang diinfeksi Salmonella typhimurium” dapat diselesaikan.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada : 1. Rektor Universitas Diponegoro Semarang yang telah memberi ijin dan kesempatan untuk

meningkatkan studi pada program studi Ilmu Biomedik

2. Direktur Program Pascasarjana Universitas Diponegoro yang telah memberi kesempatan pada penulis untuk meningkatkan ilmu pengetahuan.

3. Dr. dr. Winanto, Sp.MK,Sp.M(K), Ketua Program Studi Ilmu Biomedik Program Pascasarjana UNDIP dan selaku pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pengarahan

4. Sugiyanto, S.Pd, M.App, Sc, selaku Direktur Politeknik Kesehatan Semarang yang telah memberikan ijin dan memberikan biaya studi di Magister Ilmu Biomedik

5. Wiwik Wijaningsih STP, MSi, selaku Ketua Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Semarang yang telah memberikan ijin untuk meningkatkan ilmu di Magister Ilmu Biomedik

6. SY. Didik Widiyanto, SKM, M.Kes, selaku Ketua Jurusan Analis Politeknik Kesehatan Semarang yang telah memberikan ijin untuk meningkatkan ilmu di Magister Ilmu Biomedik

7. Prof. Dr. Lisyani Suromo, SpPK (K), selaku pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu, tenaga dan pengarahan

8. Tim penguji proposal dan tesis ( Prof.Dr.dr. H. Tjahjono, Sp.PA (K), FIAC ; dr Bambang Isbandrio, SP.MK ; dr Pudjadi, SU ; dr Noor Wijayahadi, MKes ; dr. Dwi Pudjonarko, MKes, Sp.S ; Dr. dr. Andrew Johan , M.Si ) yang telah memberi masukan-masukan yang sangat berguna untuk melengkapi tesis ini

9. Dr.Neni Susilaningsih,Msi selaku konsultan yang dengan penuh rasa iklas dan ketekunan selalu pembimbing penulis dalam melaksanakan penelitian sejak awal hingga akhir 10. Kepala Laboratorium Cebior Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang

memberikan ijin penelitian dan staff laboratorium Cebior yang telah membantu demi kelancaran pelaksanaan penelitian

(6)

vi

11. Kepala Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang telah memberikan ijin untuk memelihara hewan percobaan selama penelitian dan staf teknisi di parasitologi yang telah membantu untuk kelancaran proses penelitian

12. Staf S-2 Magister Ilmu Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang telah banyak membantu kelancaran administrasi dan fasilitas pelaksanaan studi.

13. Teman – teman seangkatan ( dr. Martha, Ana Binasari, Arista, Isy Rohayati, Medina, Ririn, Retno, Alan, Seto, Uyun, Jon farizal, Osama, Said, Gajali, dan Manzur ) terimakasih atas motivasi dan dukungan semangatnya

14. Suami Tercinta (Sentot Suyoto) Anak – anakku tersayang (Salma dan Sera) yang dengan penuh pengertian, memberikan semangat, dorongan untuk terus maju sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis ini.

15. Keluarga Norjo Saliman dan Keluarga Sutarso (mertua) yang senantiasa dengan tulus dan tiada henti memberikan doa dan restu serta dukungan untuk keberhasilan penulis

Semoga ALLAH SWT memberikan balasan dan karunia yang tak terbatas, amin. Semoga tesis ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan bagi yang membutuhkannya.

Semarang...2012 Penulis

(7)

vii DAFTAR ISI

JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ... iii

RIWAYAT HIDUP ... iv

KATA PENGANTAR... v

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR SINGKATAN ... x

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GRAFIK ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ... xv ABSTRAKS ... xvi ABSTRACT ... xvii BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 4 1.3 Tujuan Penelitian ... 4 1.3.1. Tujuan Umum ... 4 1.3.2. Tujuan Khusus ... 4 1.4 Manfaat Penelitian ... 4 1.5 Originalitas Penelitian ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Makrofag…. ... .. 6

2.1.1. Mekanisme makrofag sebagai fagosit... ... .. 6

2.1.2. Fase-fase proses fagositosis makrofag... 7

2.1.3. Sitokin yang diproduksi makrofag... 8

2.1.4. Sitokin yang mempengaruhi aktivasi makrofag... ... 9

2.2.Nitric oxide ... .. 10

(8)

viii

2.3.Salmonella typhimurium... ... 12

2.3.1.Aspek Bakteriologi... 12

2.3.2.Patogenesis Penyakit ... 12

2.3.3. Manifestasi Klinik ... 14

2.3.4.Gejala Klinis Mencit Terinfeksi Salmonella typhi ... 15

2.4.Peran Fagositosi makrofag dan NO pada infeksi S.typhi... 15

2.5. Daun salam ... 17

2.5.1.Taksonomi ... 17

2.5.2. Khasiat dan Kandungan Kimia Daun salam ... ……... 17

2.5.3. Efek farmakologi daun salam... ... 18

2.6. Kerangka Teori ... 19

2.7. Kerangka Konsep ... 20

2.8. Hipotesis ... 20

BAB III METODA PENELITIAN 3.1.Rancangan Penelitian ... 21

3.2.Tempat dan Waktu Penelitian ... 22

3.3.Populasi dan Sampel... 22

3.3.1.Populasi ... 22

3.3.2.Sampel ... 22

3.3.2.1.Kriteria Inklusi ... 22

3.3.2.2.Kriteri Eksklusi ... 22

3.3.2.3.Cara Pengambilan Sampel ... 23

3.4.Variabel Penelitian ... 23

3.4.1.Variabel Bebas ... 23

3.4.2.Variabel Tergantung ... 23

3.5.Definisi Operasional Variabel ... ...……. 23

3.6. Alat, Bahan dan Reagen Penelitian ... 24

3.6.1.Alat Penelitian ... 24

3.6.2.Bahan dan Reagen Penelitian ... 24

3.6.3.Prosedur pembuatan ekstrak ... 25

3.6.3.1. Pengeringan dan persiapan sampel ... 25

3.6.3.2. Pembuatan ekstrak daun salam ... 25

(9)

ix

3.6.3.4. Pengenceran dosis ekstrak daun salam ... 26

3.7. Prosedur Pemeriksaan Kemampuan ... 26

Fagositosis Makrofag dan kadar NO Makrofag ... 26

3.7.1. Prosedur Isolasi Makrofag Mencit ... 27

3.7.2. Fagositosis makrofag dengan latex beads ... 27

3.7.3. Prosedur Pemeriksaan kadar NO ... 28

3.8. Analisis Data ... 28

3.9. Alur Kerja Penelitian ... 30

BAB IV HASIL PENELITIAN 4.2. Kemampuan Fagositosis Makrofag ... 31

4.3. Kadar Nitric Oxide Makrofag ... 33

BAB V PEMBAHASAN 5.2. Pembahasan kemampuan Fagositosis Makrofag ... 35

5.3. Pembahasan Kadar Nitric Oxide Makrofag ... 36

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN 6.1. Simpulan ... 40

6.2. Saran ... 40

(10)

x

DAFTAR SINGKATAN

Ab : Antibodi

Ag : Antigen

APC : Antigen presenting cell

Th : T helper

CTL : Citotoxic T lymphocyte

DNA : Deoxyribo nucleotida acid

FADD : Fas-associated death domain

FasL : Fas ligand

NADPH : Nicotanamide adenin dinucleotida phosfat ICAM : Interseluler adhesion molecule

IFN- : Interferon-

IUCC : International Union Against Cancer LAK : Lymphokine activated killer

MAF : Macrofag activating factors

MIF : Minimum inhibitions consentration ROI : Reactive oxygen intermediate

NO : Nitric oxide

MHC : Major histocompatibility complex

MIB-1 : Monoclonal antibody

MIF : Migration inhibition factor NF- B : Nuclear factor kappa B

NK : Natural killer

LPS : Lipopolisakarida

ROS : Reactive oxygen spesies NOR : Nucleolar organizer regions PCNA : Proliferation cell nuclear antigen RTK : Receptor tirosin kinase

TCR : T-cell receptor

PBS : Phosphat buffer saline

(11)

xi

RPMI : Roswell Park Memorial Institute RNI : Reactive nitrogen intermediate NOS : Nitric oxide synthase

SMAF : Spesific makropage arming factor

IL : Interleukin

TNF- : Tumor necrotic factor-

TUNEL : Terminal deoxynucleotidyl transferase-mediated dUTP- biotin nick end labelling

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Nomor Halaman Gambar 1. Kerangka teori ... 19 Gambar 2. Kerangka konsep ... 20 Gambar 3. Alur kerja penelitian ... 30

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Nomor Halaman Tabel 1. Hasil Analisis Kemampuan Fagositosis Makrofag ... ...31 Tabel 2. Hasil Analisis Kadar NO ... ...33

(14)

xiv

DAFTAR GRAFIK

Nomor Halaman Grafik 1. Error Bar Kemampuan Fagositosis Makrofag. ... 32 Grafik 2. Error Bar Kadar NO ... 34

(15)

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Halaman

Lampiran 1. Data Penelitian. ... 47

Lampiran 2. Pemeliharaan dan dislokasi hewan coba... 48

Lampiran 3. Prosedur kerja pemeriksaan kadar NO ... 49

Lampiran 4. Gambar penelitian... 50

Lampiran 5. Data statistik ... 53

Lampiran 6. Standard dan hasil pemeriksaan Elisa Reader ... 63

Lampiran 7. Ethical Clearance ... 66

Lampiran 8. Surat Keterangan LPPM Undip... 67

(16)

xvi ABSTRAK

Latar Belakang : Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung minyak atsiri, tanin, flavonoid dan alkaloid yang dapat perperan sebagai imunomodulator. S. typhimurium merupakan bakteri intraseluler sehingga yang berperan adalah respon imun seluler yang salah satunya diperankan oleh makrofag

Tujuan Penelitian : Membuktikan tentang pengaruh pemberian ekstrak daun salam berbagai dosis terhadap peningkatan aktivitas makrofag pada mencit Balb/C yang diinfeksi S. typhimurium

Metode : Desain penelitian adalah the post test-only control group design. Dua puluh empat ekor mencit diinfeksi S. typhimurium di bagi secara random menjadi 4 kelompok : kontrol (K) yang tidak diberi ekstrak dan P1, P2,P3 diberi ekstrak daun salam 0,24 ; 2,4 ; 24 mg/hari selama 10 hari. Analisis statistik Kruskal Wallis untuk uji kemampuan fagositosis makrofag dan uji Oneway Anova untuk kadar NO makrofag

Hasil : Kemampuan fagositosis makrofag yang dinyatakan sebagai indeks fagositosis makrofag, ada perbedaan bermakna antara kontrol dengan P1 (0,024),P2 (0,004), P3 (0,016) ; P1 dengan P2 (0,004) ; P2 dengan P3 (0,004) tidak ada perbedaan bermakna antara P1 dengan P3(0,628). Kadar NO makrofag ada perbedaan bermakna antara kontrol dengan P2(0,000) ; P3 (0,000), tidak ada perbedaan bermakna antara kontrol dengan P1(0,076) ;P1 dengan P2 (0,178) ; P1 dengan P3(0,870) dan P2 dengan P3 (0,151)

Simpulan : Ekstraks daun salam (Syzygium polyanthum) meningkatkan kemampuan fagositosis makrofag dan kadar NO makrofag.

(17)

xvii ABSTRACT

Background : Syzygium polyanthum contained atsiri oil, tannin, flavonoid and alkaloid have an important role as an immunomodulation. S.tphimurium is an intracelluler bacteria, that is why it is needed a role from a celluler immun response; in this case it is played by a macrophage.

Objective : A proof about the effect of giving syzygium polyanthum extract in any dosages into the increase of macrophages activities in Balb/C mice infected by S. Typhimurium.

Method : The research design is the post test only control group design. Twenty four mice infected by S. Typhimurium are divided randomly into 4 groups : the control (k) is not given the extracts and P1, P2, P3 given syzygium polyanthum extracts 0,24; 2,4; 24 mg / day for 10 days. Kruskal wallis is used to test the fagositosis macrophages ability while oneway anova test is for NO macrophage value.

Result : Fagositosis macrophages ability is stated as a fagositosis macrophages index, a significant distinction found among the control and P1(0,024), P2(0,004), P3(0,016); P1 with P2(0,004); P2 with P3( 0,004). There is not a significant distinction between P1 and P3(0,628). With NO macrophage value has a significant distinction in the control and P2(0,000); P3(0,000), but there is not a signifcant distinction in the control with P1(0,076); P1 with P2(0,178); P1 with P3(0,870) and P2 with P3 (0,151).

Conclusion : Syzygium polyanthum extracts improve fagositosis macrophages ability and macrophages value.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :