• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT 3.1. Block Diagram dari Konfigurasi System

Gambar.3.1. Block Diagram System Arduino Uno Sebagai Main Kontrol Button Channel 1 Button Channel 2 Button Channel 3 Button Channel 3 Button Channel 3 LCD 16x2 Display Channel Suhu Display LCD Laptop/PC Menampilkan Suhu Berdasarkan tombol Button channel yang

ditekan Input Tombol animasi

dari Tampilan LCD PC untuk dapat memilih

channel dari PC

Komunikasi Serial RS232

(2)

Dari Block Diagram System yang telah dirancang, Ada beberapa bagian utama dalam perancangan system ini yaitu:

1. Perancangan Sisi Hardware 2. Perancangan Sisi Software

Sebagaimana 2 system ini terlebih dahulu dirancang satu – persatu agar mempermudah dalam pembuatan alat dan system.

3.2. Persiapan Perancangan Alat

Perancanagan Alat ini membutuhkan alat – alat pendukung sebagai berikut: Tabel 3.1. Tabel Komponen Hardware

NO Sisi Hardware Quatity

1 Arduino UnoR3 + kabel data 1

2 LM35DZ Sensor Suhu 5

3 LCD 16 x 2 1

4 PCB Dot Matrik 2

6 Resitor 10 kohm – ¼ watt 5

7 Pn Header 10 pin 5

8 Black Housing 10

9 Kabel Sisir 10 pin 2 meter

10 Kabel Audio 3 Pin 3 meter

11 Solder 40 watt 1 12 Timah Solder 1 13 Taktil Switch 5 14 Baut + Mur 3 mm 20 15 Gergaji 1 16 Acrilic 50 cm x 50 cm 1 17 Lem Acrilic 1

(3)

Tabel 3.2. Bahan- bahan Sisi Software

NO Sisi Software

1 Arduino IDE software 2 Visual Basic 6

3 Hiperterminal / Terminal 7

3.3.Perancangan Sisi Hardware 3.3.1. Wiring Diagram Hardware

Ada beberapa bagian yang dapat dikelompokan dalam sisi Hardware yaitu: a. Perancangan dan pembuatan Rangkaian Sensor Suhu

b. Perancangan dan pembuatan Rangkaian LCD

c. Perancangan dan pembuatan Rangkaian Taktil Switch

d. Arduino uno sebagai Pusat kontrol dan pentransfer data ke pc menggunakan komunikasi Serial RS232.

Dari uraian diatas dapat dirancang simulasi dan pembuatan Wiring Diagramnya menggunakan Proteus :

(4)

Gambar.3.2. Wiring Diagram

Dengan membuat simulasi rangkaian diatas dengan proteus ini akan menghemat efisiensi perancangan sehingga lebih fleksibel dan efektif. Yang mana rangkaian yang disimulasi nanti-nya akan diterapkan dengan pembuatan alatnya. Yaitu pada design circuit untuk dapat diterapkan, simulasi akan dijalankan sesuai program arduino yang diinginkan, dan setelah mendapatkan hasil yang baik dengan simulasi maka akan dilakukan penerapan simulasi ke design-an circuit alat, berikut adalah design circuit menggunakan Eagle :

(5)

Gambar.3.3. Sirkuit

Dari circuit diatas dihasilkan layout nya sebagai berikut:

Gambar.3.4. Layout tampak bawah

3.3.2. Proses Pembuatan layout PCB

Hasil design layout eagle yang telah dibuat, diprint dengan kertas plastik transparant dan menggunakan printer laser jet. Berikut gambar nya:

(6)

Gambar.3.5. Hasil Layout pada transfer paper

Teknik yang digunakan yaitu teknik sablon ke PCB dengan langkah sebagai berikut:  Hasil print disablon dengan menggunakan strika.

 Setelah beberapa lama distrika hasil layout tinta hitamnya akan pindah ke PCB. Dan melakukan koreksi terhadap jalur yang putus.

 Proses selanjutnya Etching PCB yaitu melarutkan tembaga yang tidak tertutup tinta toner dengan ferit cloride (FeCl3).

 Mencampurkan ferit cloride dengan air dan masukan pcb yang sudah disablon, aduk secara menyearah sampai tembaga yang tidak tertutup tinta menghilang (habis).

 Hasil Setelah Proses etching pcb dapat diihat seperti gambar dibawah ini:  Langkah selanjutnya pengeboran PCB dengan mini drill dengan mata bor

0.8mm

 Setelah proses pengeboran maka komponen dapat dipasang dan disolder sesuai dengan gambar layout yang didesain dengan eagle.

(7)

3.4. Perancangan Sisi Software

Pada bagian perancangan sisi software ada dua yaitu:

1. Perancangan dan Pembuatan Software Untuk arduino menggunakan IDE Arduino menggunakan Bahasa pemrograman C++.

2. Perancangan dan Pembuatan Software untuk Tampilan Suhu pada LCD Laptop/ PC menggunakan Bahasa pemrograman Visual Basic 6.

Pembuatan point-point berikut bertujuan agar dalam melakukan perancangan akan lebih terstruktur sehingga perancangan dan pembuatan lebih akurat dan efektif, untuk perancangan lebih jelasnya akan diperdalam pada point berikut.

3.4.1. Perancangan dan Pembuatan Software Arduino

Pada perancangan program arduino nya digunakan bahasa pemrograman C++ dengan menggunakan software Arduino IDE 1.0.6. sebelum membuat sebuah program sebaiknya dilakukan perancangan Flowchart pada sistem alat akan dibuat. Berawal dari algoritma program yang akan dibuat, alur program , inisialisasi dan penetuan variable akan dirancang dulu pada flowchart, sehingga saat membuat program akan lebih terstruktur, efisien dan efektif.

Dalam perancangan flowchart ada berapa point yang penting yaitu:  Inisialisasi

 Scan Input Button

 Baca data Analog dari sensor LM35 dan konversikan ke dalam Suhu dengan satuan Celsius

 Kirim data suhu ke serial com  Tampilkan pada lcd

(8)

Untuk lebih jelasnya berikut flowchart dari sistem arduino yang akan dibuat: Flowchart 1:

Awal program Inisialisasi:

- Include library LCD

- Declarasi vaiabel sesuai data type

- Setup serial Baudrate - Setup pin Mode I/O Menampilkan text pada lcd Scan tombol channel berapa yang ditekan.

Lalu isi parameter variable berdasarkan tombol channel berapa yang ditekan,ex: jika tombol channel 1 yang ditekan maka variable line2 bernilai string “Suhu ch1” dan variable state_sh bernilai “5”. Lalu parameter tersebut akan tersimpan pada register pada variable line2 dan state_sh. Setelah parameter dari variable tersebut terisi maka akan dieksekusi fungsi dengan nama scroll_text.

(9)

Karena ada pemanggilan fungsi pada flowchart I, maka alur program akan menjalankan fungsi scroll_text.

Ambil parameter dari line2 dan state_sh lalu cetak nilai line2 pada lcd

Melakukan scanning pada nilai parameter state_sh, contoh: jika state_sh bernilai “1” maka panggil fungsi calculate suhu dengan sensor channel 1, sehingga didapatkan data temperatur yang telah dikonversi kedalam celcius, lalu lakukan pengiriman data serial ke pc dengan format data : (Nilai state_sh):(hasil nilai calculate suhu)

Contohnya: 1:30

Artinya : pada channel 1 didapat nilai suhu sebesar 30 derajat Celsius.

Keluar dari fungsi lalu kembali pada scan tombol channel yang ditekan, proses berikut merupakan looping tak berhingga.

(10)

Dari flowchart diatas didapat gambaran alur program yang akan dibuat baik itu penentuan decision, variable , function / subroutin, proses scanning dan proses looping. Sehingga pembuatan program dapat kita kelompok – kelompakan agar script yang dibuat lebih terstruktur.

Berikut point – point script yang sangat berpengaruh :  Inisialisasi LCD

 Inisialisasi sensor Suhu dan Button pin.  Setup serial baudrate, lcd, led dan button

(11)

 Script looping

 Script function scroll_text

 Script function calculate_suhu

Script diatas merupakan potongan dari script yang telah dibuat untuk melihat script full nya terdapat pada halaman lampiran.

(12)

Setelah membuat script maka tahap selanjutnya melakukan compilasi srcript bahasa C++ menjadi bahasa mesin dengan fomat *.hex lalu baru selanjutnya mengupload program ke hardware menggunakan kable data, pada software arduino Ide cara upload program kedalam chip arduino sebagai berikut:

 Persiapkan script yang akan diupload

 Pastikan script tidak ada yang error, dengan cara melakukan compile terlebih dahulu, dengan mengclick

3.4.2. Perancangan dan Pembuatan Software untuk Tampilan Suhu.

Pada perancangan software untuk tampilan suhu, digunakan bahasa pemrograman bahasa basic menggunakan software Visual Basic 6.0. sebelum dilakukan pemetaan blok diagram dan flowchart yang akan dibuat dalam perancangan ini.

3.4.2.1. Blok Diagram Software

Dari gambar diatas, dapat dilihat ada beberapa blok yang dapat mewakili sistem yang akan dibuat, dari pemetaan ini maka akan didapat point-point yang mesti dibuat terlebih dahulu, dan bagaimana alurnya.

Device Arduino MSComm Port Display : Suhu Iklan Running Text Process:

Ambil data suhu  Ambil data channel  Convert Celcius to Kelvin  Convert Celcius to Fahreint

(13)

Berikut penjelasan blok –blok dari diagram diatas:

 Device Arduino merupakan hardware yang dapat melakukan komunikasi data serial dengan computer melalui usb port.

 MSComm merupakan library dari Visual basic untuk menangani masalah komunikasi data serial, dengan nama file MSCOMM32.ocx

 Send/Receive merupakan action dari komunikasi data serial

 Process merupakan bagian yang akan menghandel data yang diterima dari serial port lalu data tersebut disimpan dalam sebuah parameter variable, parameter yang disimpan akan diproses dengan fungsi ambil data channel dan data suhu, convert celcius to kelvin, convert celcius to fahreinheit.

 Display merupakan bagian output dari data yang telah diproses lalu ditampilkan dalam bentuk display tv, dibuatkan tampilan konten iklan dan running text sebagai attribut dalam tampilan porgram tersebut.

Setelah dibuatnya blok diagram maka tahap selanjutnya akan dapat dibuat flowchart dari sistem yang ingin dibuat, yang mana flowchart merupakan bagian yang akan menggambarkan secara lebih detail alur pada blok diagram dari sistem yang akan dibuat.

(14)

Dari flowchart diatas dapat dilihat secara jelas alur program yang akan dibuat, dimulai dari start eksekusi, input/output data serial dan output display dari data suhu yang didapat dari dari LM35.

Berikut beberapa penjelasan yang dapat mewakili flowchart diatas:

 Start merupakan eksekusi awal untuk sebuah program sebelum melakukan eksekusi point yang selanjutnya.

 Declarasi Variable dan component merupakan bagian yang melakukan inisialisasi sebuah parameter, library, reference, component dan plugin yang akan dipakai.

(15)

 Scan Port : melakukan loop limit terhadap port yang dapat di open menggunakan MSComm, dan akan berhenti hingga tidak ada lagi port yang terdeteksi.

 Setelah port terdeteksi maka akan dihitung banyak portnya, dan dimasukkan kedalam combo box, jika port yang terdeteksi hanya benilai 1 maka, eksekusi fungsi connect, yang artinya koneksi ke port serial diopen dan terhubung langsung ke port uart nya arduino dengan via RS232. Jika port yang terdeteksi lebih dari satu maka dilakukan fungsi manual connect yaitu user terlebih dahulu melakukan pemilihan port yang akan digunakan untuk arduino. Dan jika bernilai “0” maka akna kembali ke eksekusi scan port lagi.

 Step selanjutya akan dilakukan beberapa eksekusi yaitu : setting frame,form as full screen, windows media player,text_size, object position dan loop event terhadap data serial berdasarkan event dari MSComm_onCom pada VB.  setting frame,form as full screen, windows media player,text_size, object

position pada tahap ini dilakukan penyettingan agar mudah dalam menata tampilan dan GUI yang ingin dibuat dan lebih mudah dalam mengelompokkan nya. Dan akan memudahkan apabila ada penggatian nilai parameter terhadap objek. Setelah penyentingan lalu akan menampilkan running text yang isi sesuai dengan isi text box, dan akan dimainkan video yang telah disetting url nya menggunakan library yang dimiliki vb dengan nama wmp.dll.

 loop event yaitu melakukan perulangan eksekusi terhadapat MSComm_oncom jika ada event yang terjadi, apabila ada event input, maka eksekusi selanjutnya melakukan buffering string dan split data.

 Lalu melakukan calculate terhadap data yang diperoleh dari hasil buffer dan spliter, sehingga akan didapat data suhu dan data channel apa yang dipakai untuk ditampilkan.

 Setelah didapat data suhu dan data channel maka fungsi conversi celsius ke Fahrenheit dan fungsi celsius ke kelvin dijalankan.

(16)

 Setelah didapat data fahrenheit dan data kelvin maka tampilkan dilayar. Dan program akan dilooping kembali pada looping event hingga ada event selajutnya pada MSComm_onCom.

3.4.2.2. Perancangan dan Pembuatan GUI pada Visual Basic

GUI (Graphical User Interface) merupakan yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat keras komputer serta memudahkan dalam mengoperasikan sebuah sistem operasi (user friendly). Selama bertahun-tahun berbagai GUI yang telah dikembangkan untuk berbagai sistem operasi seperti OS / 2, Macintosh, Windows, amiga, Linux, Symbian OS, dan banyak lagi.

Untuk membuat tampilan menggunakan visual basic sangat mudah berikut beberapa bagian dari pembuatan GUI pada visual basic, berikut tampilan yang akan dibuat :

Dari tampilan diatas dapat dilihat ada beberapa bagian yang menjadi point-point penting perancangan GUI , berikut point –point dan penjelasan nya:

(17)

 Full Screen : untuk membuat tampilan ful screen dibutuhkan script yang dapat melakukannya, berikut potongan script yang dapat mewakili nya:

Script diatas merupakan declarasii variable dan inisialisasi library yang akan digunakan untuk membuat form full screen, dan berikut fungsi nya seperti potongan script dibawah ini:

(18)

Fungsi cmdMaximize_click yang merupakan akan mengubah form pada maximal dan menghilangkan layar window yang ada pada form shingga akan mengahasilkan tampilan yang full.

 Pembuatan Form setting pada setting, dengan tampilan sebagai berikut:

Tampilan untuk form setting akan muncul apabila menu “Setting” diclik, berikut tampilan menu setting setelah diclick:

Tampilan ini terdapat beberapa componnent: 1. Combox 2 buah

2. Command button 6 buah

3. Label 2 buah

(19)

Yang mana fungsi-fungsi dari component tersebut yaitu:

1. Button “Connect” berfungsi untuk melakukan koneksi dengan port serial sesuai isi port dan bautrate pada combo box 2 dan 3

2. Combo Box “Com Port” berfungsi untuk memilih port yang akan digunakan.

3. Combo box “baudrate ” berfungsi untuk memilih baudrate yang digunakan.

4. Text Box berfungsi untuk isi konten dari running text

5. Button “[]” yang artinya fullscreen untuk membuat tampilan full, ini merupak settingan default pada saat program dijalakan maka button ini otomatis dieksekusi.

6. Button “[x]” yang artinya exit merupakan menu untuk keluar dari program.

7. Button “Open” berfungsi untuk mengubah data video yang ingin ditampilkan.

8. Button “Stop” berfungsi untuk menghentikan dan men-play kembali running text yang ada dibawah layar.

9. Button “Close/Setting” berfungsi untuk menampilkan dan menutup menu “Setting”.

Pada form menu setting ada beberapa yang perlu diketahui untuk potongan scriptnya sebagai berikut:

(20)

Script diatas merupakan potongan script untuk men-scan port ada available, lalu melakukan koneksi secara automatis jika hanya 1 port yang terdeteksi.

Untuk melakukan koneksi dilakukan oleh fungsi “port_detec(num)” Berikut scriptnya:

Script diatas merupakan fungsi untuk melakukan koneksi dengan serial port sesuai dengan data port number dan nilai baudratenya.

 Pembuatan tampilan data suhu

(21)

Dari gambar diatas component yang diperlukan untuk menampilkan data suhu hanya 3 buah Label yang ukuran Font nya diatur sebagai berikut dengan potongan scriptnya:

Untuk melakukan pengambilan data dari arduino ke serial port computer maka digunakan component berikut:

(22)

Berikut potongan scrip dari event MSComm_onComm sebagai fungsi menghandel data input serial.

Dari potongan diatas MSComm1.CommEvent dengan case comEvReceive merupakan sintak yang bergunakan menerima data serial, lalu disimpan kedalam variable buffer, isi buffer akan diseleksi apabila isi buffer terdapat karakter Enter maka variable inPos akan bernilai lebih besar dari nol sehingga data yang ada pada

MSComm Port

(23)

variable “Buffer” displit berdasarkan tanda titik dua “ : ” dan untuk data array 0 akan disimpan pada variable “ch” dan data array1 disimpan pada label3.caption , berikut format data nya:

data yang diterima buffer : “1:30” maka hasil dari split sebagai berikut:

 Variable “ch” bernilai “1”  Label3.caption bernilai “30”

Sehingga data tersebut ditampilkan dalam bentuk Label. Untuk nilai suhu dengan satuan Celsius tidak diperlukan proses konversi, karena data yang dikirimkan oleh arduino telah merupakan data suhu dalam bentuk celsius, yang perlu dilakukan konversi yaitu untuk mendapat suhu dalam satuan fahrenheit dan Kelvin.

Berikut potongan script untuk konversi suhu dari celsius ke kelvin dan fahrenheit:

Script diatas dapat dilihat perhitungan konversi, lalu disimpan dalam variable “kelvin“ untuk suhu dengan satuan “kelvin” dan variable “far” untuk hasil suhu dengan satuan “fahrenheit”, lalu ditampilkan dengan label 7 dan label 9.

(24)

 Perancangan dan Pembuatan program video player

Pada perancang program video player diperlukan komponen pendukung dari visua basic, yaitu :

Berikut cara menambah komponen window media player:

1. Click kanan tab “General > Components” pada samping kiri visual basic

2. Lalu akan muncul windows componen, pada tab “control” pilih “window media player” seperti gambar berikut:

(25)

4. Click icon tersebut lalu pindah kan lah pada form, maka akan menjadi sebagai berikut:

Begitulah cara untuk menambahkan component “Window Media Player” , setelah itu tahap selanjutnya yaitu pembuatan scriptnya agar component ini dapat menjalakan video, berikut scriptnya:

Dari script diatas berfungsi untuk memainkan video sesuai Url dan mensetting playmode : repeat, yang artinya video tersebut dimainkan berulang kembali secara otomatis jika sudah habis.

program video player yang difungsikan sebagai content promosi iklan yang dapat menambah nilai komersilnya, Berikut tampilan jadi nya:

(26)

 Perancangan dan pembuatan running text:

Perancangan running text sangat mudah sekali cukup meggunakan component “label” yang diberi warna background biru dan menggunakan “Timer”, lalu untuk membuat tulisan berjalan dapat menggunakan script berikut:

Script diatas melakukan pergeseran “label.caption” sesuai panjang “label” dari kanan ke kiri, sehingga akan menghasilkan text berjalan yang biasa disebut running text, sehingga running text ini juga dapat digunakan sebagai penayangan infomasi dalam bentuk tulisan dan dapat dijadikan sebagai konten promosi.

Gambar

Tabel 3.1.  Tabel Komponen Hardware
Tabel 3.2.  Bahan- bahan Sisi Software

Referensi

Dokumen terkait

Komponen pembelajaran dalam proses pembelajaran informal nyantrik meliputi tujuan, materi, metode, media, sumber, dan evaluasi.. Materi pembelajaran meliputi aspek

Yaitu komunikasi dari atas ke bawah yang artinya adalah informasi yang berlangsung secara formal dari seseorang yang memiliki wewenang atau kedudukan lebih

Dengan demikian X 2 hitung lebih besar dari pada X 2 tabel, sehingga dapat dikatakan bahwa luas lahan yang dikelola mempunyai hubungan nyata dengan tingkat

Masalah yang dikaji dalam penelitian Arifiani adalah apakah dengan menggunakan model kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan kemandirian belajar

media digital daripada radio amatir, situasi ini harus dihadapi ORARI, tentunya melalui program yang dapat mendorong munculnya karya maupun gagasan terobosan inovatif, kreatif

Dengan berlandaskan salafiyah Pondok Pesantren Darussalam mencetak santri muslim sejati yang berjiwa salaf agar santri menjadi ulama yang intelektual dan intelektual yang

Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hydro Portable menggunakan turbin archimedes screw merupakan pembangkit listrik yang mampu bekerja pada debit air

Dalam hal ini, subtitusi bahasa antar etnis Melayu Sambas dengan etnis Jawa di Dusun Kedondong berbeda dan menyebabkan perubahan budaya yang terjadi saat