Penulis :
Hendharto Oetomo
Olina Rizki Arizal
Ngakan Putu Ardana
PERJANJIAN
PENGHINDARAN
PAJAK BERGANDA
(P3B)
(TAX TREATY IS EASY)
Hak cipta dilindungi undang undang. Dilarang memperbanyak atau
memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini ke dalam bentuk apapun, baik
secara elektronik, maupun mekanik, termasuk memfotokopi, merekam, atau
dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari penulis.
Penulis :
1. Hendharto Oetomo (Tommy)
2. Olina Rizki Arizal (Olina)
3. Ngakan Putu Ardana (Ngakan)
Editor :
Retnowati
Esvandiari
Desainer :
Agung Trisno
ISBN :
979-442-410-1
Kode buku:
Keu No.34
PERJANJIAN
PENGHINDARAN
PAJAK BERGANDA
(P3B)
(TAX TREATY IS EASY)
iii
KATA PENGANTAR
P
uji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Pengasih karena
diberikan kesehatan atas pikiran dan tenaga sehingga buku ini dapat
terselesaikan pada waktunya. Kami menyambut dengan penuh rasa
gembira atas diluncurkannya buku yang merupakan panduan secara mudah
untuk memahami
Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) atau Treaty.
Kita menyadari bahwa dunia bisnis saat ini diwarnai persaingan yang luar biasa
ketat dan berbagai perubahan situasi dan kondisi baik dalam maupun luar negeri.
Kondisi tersebut sejalan dengan globalisasi ekonomi saat ini, yaitu perkembangan
transaksi lintas negara makin pesat akibat gerakan ekspansi secara global
terhadap ekonomi, keuangan, maupun perdagangan. Gerakan ekspansi ini tak
terlepas akibat kemajuan di bidang infrastruktur komunikasi dan transportasi.
Negara-negara di dunia seakan borderless (tanpa pembatas) sehingga mudah
untuk melakukan transaksi dan komunikasi dari berbagai belahan dunia. Namun,
walaupun transaksi lintas negara merupakan hal yang biasa dan rutin, aspek pajak
tiap transaksi menjadi lebih rumit dan kompleks karena kegiatan di suatu negara
akan berdampak pada kegiatan di negara lain. Salah satu aspek perpajakan yang
akan bersentuhan langsung dengan globalisasi ekonomi adalah perpajakan
internasional yang erat kaitannya dengan Treaty.
iv
KATA PENGANTARTreaty merupakan perjanjian dua negara tentang bagaimana mengatur
pengenaan pajak yang memiliki dimensi internasional agar tidak terjadi
pengenaan pajak secara berganda. Pengaturan ini menjadi penting karena
beban pajak yang ditanggung oleh orang atau badan yang memiliki kaitan di dua
negara tersebut akan memengaruhi keputusan yang memiliki nilai ekonomis.
Memahami perpajakan internasional erat kaitannya dengan Treaty. Kalangan
dunia usaha maupun masyarakat Indonesia pada umumnya sudah memiliki
pengetahuan tentang regulasi perpajakan domestik, tetapi minim pengetahuan
terhadap regulasi perpajakan internasional.
Untuk meningkatkan pengetahuan kalangan bisnis maupun masyarakat umum,
penulis membuat buku Cara Mudah Memahami Perjanjian Penghindaran Pajak
Berganda (P3B) (Tax Treaty is Easy) agar seluruh kalangan akademisi, khususnya,
profesional, dan para pelaku usaha dapat dengan mudah memahami apa itu
Treaty. Buku ini disertai cara membaca Treaty dan mengaplikasikannya secara
mudah dan menyenangkan dengan berbagai contoh, gambar, dan cerita singkat,
namun padat makna dan mudah dimengerti.
Akhir kata, kami ucapkan banyak terima kasih kepada para rekan, keluarga, dan
khususnya TaxPrime atas masukan dan dukungannya sehingga buku ini dapat
kami selesaikan. Kami berharap buku ini dapat dipergunakan oleh berbagai
kalangan serta bermanfaat bagi penggunanya. Semoga Tuhan selalu melindungi
setiap langkah kita demi kemajuan diri dan bangsa kita dalam bersaing di era
globalisasi.
v
Daftar Isi
Kata Pengantar
...iii
Daftar Isi
...v
Daftar Gambar
...ix
Daftar Tabel
...xi
BAB 1
Pendahuluan
...1
1. Pengantar
...1
2. Perpajakan Internasional dan Tax Treaty
...2
3. Treaty Model
...6
4. Bagaimana Membaca Treaty?
...7
5. Penerapan Treaty secara Umum
...8
6. Benefi cial Owner
...10
Catatan 1-1- Benefi cial Owner (BO) di Indonesia
...10
BAB 2
RUANG LINGKUP TREATY (SCOPE OF CONVENTION)
...13
1. Orang atau Badan yang Tercakup dalam Treaty
(Person Covered)
...14
2. Pajak-Pajak yang Tercakup dalam Treaty (Taxes Covered)
...15
Catatan 2-1 -Penerapan di Indonesia
...16
vi
Daftar IsiBAB 3
DEFINISI (DEFINITION)
...17
1. Defi nisi Umum (General Defi nition)
...17
2. Penduduk (Resident)
...20
3. Bentuk Usaha Tetap (Permananet Establishment)
...27
Catatan 3-1 - Penentuan Resident di Indonesia
...29
Catatan 3-2 - Apakah Kantor Perwakilan Perusahaan Asing/Dagang
Asing Merupakan BUT, dan Dapat Dikenakan Pajak di
Indonesia?
...31
Catatan 3-3 - Time Test Treaty Indonesia
...32
BAB 4
PEMAJAKAN ATAS PENGHASILAN (TAXATION OF INCOME)
...37
1. Penghasilan dari Harta Tidak Bergerak (Income from Immovable
Property)
...38
2. Laba Usaha (Business Profi t)
...40
3. Perkapalan dan Transportasi Udara (Shipping and Aircraft)
...45
4. Perusahaan yang Memiliki Hubungan Istimewa (Associated
Enterprises)
...47
5. Dividen (Dividends)
...48
Catatan 4-1 - Transaksi Hubungan Istimewa
...50
6. Bunga (Interest)
...51
Catatan 4-2 - BPT atas Keuntungan BUT di Indonesia
...52
7. Royalti (Royalties)
...53
8. Keuntungan Penjualan Harta (Capital Gain)
...54
9. Pekerjaan Bebas/Jasa Profesional (Independent Personal
Services)
...55
10. Pekerjaan dalam Hubungan Kerja (Dependant Personal
Services)
...57
11. Imbalan Direktur (Director Fee’s)
...58
12. Artis dan Atlit (Artistes & Sportsman)
...59
13. Pensiun (Pensions)
...60
vii
Daftar Isi
15. Siswa (Student)
...62
Catatan 4-3 - Guru/Profesor/Peneliti
...63
16. Penghasilan Lainnya (Other Income)
...63
Contoh Kasus 4-1 - Business Profi t
...78
Contoh Kasus 4-2- Branch Profi t Tax
...82
Contoh Kasus 4-3- Dividend
...86
Contoh Kasus 4-4- Shipping
...87
Contoh Kasus 4-5- Royalties
...88
Contoh Kasus 4-6- Dependent Personal Services & Director’s Fees
...90
Contoh Kasus 4-7- Capital Gain (Shares)
...92
BAB 5
PEMAJAKAN ATAS MODAL/ KEKAYAAN
(TAXATION OF CAPITAL)
...95
Catatan 5-1 - Taxation on Capital - Treaty Indonesia
...96
BAB 6
METODE PENGHINDARAN PAJAK BERGANDA (METHOD OF
ELIMINATION OF DOUBLE TAXATION)
...99
1. Metode Pengecualian (Exemption Method)
...100
2. Metode Pengkreditan (Credit Method)
...101
3. Metode Lainnya
...102
Catatan 6-1 - Kredit Pajak Luar Negeri di Indonesia
...102
Contoh Kasus 6 -1- Exemption & Credit Method
...104
Contoh Kasus 6-2 – Tax Sparing
...106
Contoh Kasus 6-3 – Penghindaran Pajak Berganda di Indonesia
-Terdapat Laba dari Negara Lain
...107
Contoh Kasus 6.4 – Penghindaran Pajak Berganda di Indonesia -
Terdapat Kerugian dan Laba di Negara Lain
...109
viii
Daftar IsiBAB 7
KETENTUAN KHUSUS
(SPECIAL PROVISION)
...111
1. Non Diskriminasi (Non Discrimination)
...111
2. Prosedur Persetujuan Bersama (Mutual Agreement Procedure)
....113
Catatan 7-1 - MAP di Indonesia
...114
3. Pertukaran Informasi (Exchange of Information)
...116
4. Bantuan dalam Penagihan Pajak (Assistance in the Collection of
Taxes)
...116
5. Anggota Misi Diplomatik dan Konsulat (Members of Diplomatic
Missions and Consular Posts)
...117
Catatan 7-2 - EOI di Indonesia
...117
6. Ekstensi Teritorial (Territorial Extension)
...120
BAB 8
KETENTUAN AKHIR (FINAL PROVISION)
...121
1. Berlakunya Persetujuan (Entry Into Force)
...121
2. Berakhirnya Persetujuan (Termination)
...123
3. Protokol (Protocol)
...123
Catatan 8-1 - Berlakunya Treaty di Indonesia
...123
Catatan 8-2 - Berakhirnya Treaty di Indonesia
...124
BAB 9
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN TREATY (ABUSE OF TAX
TREATY)
...125
Catatan 9-1 - Tax Haven Country bagi Indonesia
...128
Contoh Kasus 9-1 – Benefi cial Owner
...134
BAB 10
FENOMENA BISNIS DAN IMPLIKASI PAJAKNYA
...139
Bisnis Online
...139
Taksi UBER
...142
ix
Daftar Isi