• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI. 2.1 Aplikasi. 2.2 Perangkat Mobile. 2.3 Profil Kota Ngawi. 2.4 GPS (Global Positioning System)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LANDASAN TEORI. 2.1 Aplikasi. 2.2 Perangkat Mobile. 2.3 Profil Kota Ngawi. 2.4 GPS (Global Positioning System)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 2 LANDASAN TEORI

2.1 Aplikasi

Aplikasi adalah kumpulan perintah program yang dibuat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu (khusus)(Hendrayudi, 2006).

Aplikasi adalah kegiatan seperti pembuatan dokumen atau pengolahan data( Ali,2007).

Aplikasi merupakan proses atau prosedur aliran data dalam infrastruktur teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan yang sesuai dengan jenjang dan kebutuhan (relevan)(Eko,2011).

Aplikasi secara umum yaitu suatu sistem atau program komputer yang memiliki fungsi sebagai fasilitas digital yang membantu penggunanya menyelesaikan tugas atau pekerjaan berupa pengolahan data.

2.2 Perangkat Mobile

Elektronika digital hampir semua memiliki sistem operasi.Karena sistem operasi berperan menjembatani dan mengatur kinerja software aplikasi dengan hardware perangkat yang bersangkutan.Demikian juga untuk smartphone, atau ponsel.Perangkat ini juga memiliki sistem operasi. Suatu sistem operasi ponsel (Mobile Operating System) akan bertanggung jawab dalam hal mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, keyboard, WAP, email, text message, pemutar musik, dan fitur-fitur lainnya

2.3 Profil Kota Ngawi

Kota Ngawi terletak di wilayah barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.Kota Ngawi banyak memiliki potensi dan obyek daya tarik wisata. Sedikit tentang sejarah ditemukannya fosil “Phitecantropus Erectus” pada Tahun 1891 di Desa Kawu, Kedunggalar, Ngawi dan Sejarah Benteng Pendem ( VAN DEN BOSCH ) peninggalan kemegahan Belanda merupakan bukti sejarah bahwa Kota Ngawi, Jawa Timur, Indonesia memiliki historis situs-situs cagar budaya yang sangat layak menjadi tujuan wisata dan menyimpan nilai sejarah dan budaya tinggi.

2.4 GPS (Global Positioning System)

GPS adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit.Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang

(2)

mikro ke Bumi.Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu.

2.5 Google Maps API V2

Google Maps API adalah kumpulan API yang memungkinkan Anda menghamparkan data Anda di peta Google yang telah disesuaikan. Anda dapat membuat aplikasi web dan seluler menarik dengan platform pemetaan canggih dari Google, termasuk basis data citra satelit, pemandangan jalan, profil ketinggian, petunjuk arah mengemudi, peta dengan sentuhan gaya, demografi, analisis, dan basis data yang besar. Dengan cakupan global yang paling akurat di dunia, dan komunitas pemetaan yang aktif memperbarui setiap harinya (dikutip dari https://developers.google.com/maps/documentation/android/).

2.6 Android

Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis linux yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi.Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka.

Gambar 2.1 Android

Di bawah ini menunjukkan tanggal rilis dan fitur kunci dari semua versi OS Android, diurutkan secara kronologis berdasarkan level antarmuka pemrograman aplikasi (API).

(3)

Jenis-jenis OS Android

1. Android versi 1.1

Andoid versi 1.1 di rilis pada 9 Maret 2009 oleh Google. Android versi ini dilengkapi disupport oleh Google Mail Service dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

2. Android versi 1.5 Cup Cake

Android Cup Cake di rilis pada pertengahan Mei 2009, masih oleh Google Inc. Adroid ini dilengkapi software development kit dengan berbagai pembaharuan termasuk penambahan beberapa fitur antara lain yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube, upload gambar ke Picasa langsung dari telepon, serta mendapat dukungan Bluetooth A2DP.

3. Android versi 1.6 Donut

Android Donut di rilis pada September 2009 menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibandingkan versi-versi sebelumnya. Selain itu Android Duut memiliki fitur-fitur tambahan seperti galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech. Android Donut juga dilengkapi baterai indikator, dan kontrol applet VPN.

4. Android versi 2.0/2.1 Eclair

Android Eclair dirilis pada 3 Desember 2009. Perubahan yang ada antara lain adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Android Eclair merupakan Adroid pertama yang mulai dipakai oleh banyak smartphone, fitur utama Eclair yaitu perubahan total struktur dan tampilan user interface.

5. Android versi 2.2 Froyo (Frozen Yogurt)

Android Froyo dirilis pada 20 mei 2012. Adroid versi ini memiliki kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali dari versi-versi sebelumnya. Selain itu ada penambahan fitur-fitur baru seperti dukungan Adobe Flash 10.1, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

(4)

6. Android versi 2.3 Gingerbread

Andoid Gingerbread di rilis pada 6 Desember 2010. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

7. Android versi 3.0/3.1 Honeycomb

Android Honeycomb di rilis pada awal 2012.Merupakan versi Android yang dirancang khusus untuk device dengan layar besar seperti Tabelt PC. Fitur baru yang ada pada Android Honeycomb antara lain yaitu dukungan terhadap prosessor multicore dan grafis dengan hardware acceleration. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk Tabelt. Tabelt pertama yang memakai Honeycomb adalah Tabelt Motorola Xoom yang dirilis bulan Februari 2011. Selain itu sebuah perangkat keras produksi Asus bernama Eee Pad Transformer juga menggunakan OS Android honeycomb dan diharapkan akan masuk ke pasaran Indonesia pada Mei 2011.

8. Android versi 4.0 ICS (Ice Cream Sandwich)

Android Ice Cream Sandwich diumumkan secara resmi pada 10 Mei 2011 di ajang Google I/O Developer Conference (San Francisco), pihak Google mengklaim Android Ice Cream Sandwich akan dapat digunakan baik di smartphone ataupun Tabelt. Android Ice Cream Sandwich membawa fitur Honeycomb untuk smartphone serta ada penambahan fitur baru seperti membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.

9. Android versi 4.1 Jelly Bean

Android Jelly Bean juga diluncurkan pada acara Google I/O 10 Mei 2011 yang lalu. Android versi ini membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru, diantaranya peningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Versi ini juga dilengkapi Google Now yang dapat memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula.Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan

(5)

olahraga.Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 pertama kali digunakan dalam produk Tabelt Asus, yakni Google Nexus 7.

10. Android versi 4.4 KitKat

Android 4.4 KitKat (dinamai dengan izin dari Nestlé dan Hershey) pada 3 September 2013, dengan tanggal rilis 31 Oktober 2013.

11. Android versi 5.0 Lollipop

Android 5.0 Lollipop dirilis pada 15 Oktober 2014.Beragam permintaan fitur baru atau saran penambahan dan perbaikan dari para pengguna rupanya didengar betul oleh Google. Dilansir dari TechnoBuffalo, setidaknya ada lima fitur canggih yang lebih baik dibandingkan dengan Android edisi sebelumnya.Yang pertama, jelas adalah material desainnya.Android 5.0 Lollipop terlihat jauh lebih futuristik dan nyaman dipandang mata ketimbang desain terdahulunya.Hal ini tentu saja membuat pengguna semakin penasaran dan betah berinteraksi dengan ponsel pintar mereka.Berikutnya adalah fitur Notifikasi yang dirasa sering mengganggu pengguna baik itu dari aplikasi sosial chatting, atau yang lainnya.Kali ini, Android benar-benar menyediakan pengaturan yang sangat ramah digunakan terutama jika pengguna sedang sibuk bekerja dan tidak menginginkan mendapatkan notifikasi.

(diambil dari http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi))

2.7 Marker dan Infowindow

Marker merupakan pemberian tanda suatu lokasi misalnya toko, hotel, dan sebagainya dengan icon yang berbentuk default balon merah kecil pada map. Sedangkan infowindow adalah berisi informasi nama tempat dan alamat yang diberi tanda marker. Marker dan infowindow dibuat dengan cara menuliskan coding/scipt pada project program aplikasi map. Dalam aplikasi mobile Ngawi City Guide ini, script tersebut ditulis pada class java project.

(6)

Gambar 2.2 Marker dan Infowindow

2.8 Direction

Direction adalah sebuh fitur pada map digital yang berfungsi sebagai penunjuk arah. Direction biasanya sebuah jalur berwarna pada map yang menuju ke suatu titik yang dipilih/dituju. Berikut adalah gambar contoh map direction.

Gambar 2.3 Direction

Pada aplikasi mobile “Ngawi City Guide” ini akan menggunakan rute yang digambarkan pada google map yang telah terintegrasi pada aplikasi ini, sehingga rute penunjuk arah dari posisi gps (starting point) ke posisi yang dituju akan menampilkan garis berwana pada map.

2.9 JSON

JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan dibuat (generate) oleh komputer.Format ini dibuat berdasarkan bagian dari Bahasa Pemprograman JavaScript, Standar ECMA-262 Edisi ke-3 - Desember 1999. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#,

(7)

Java, JavaScript, Perl, Python dll. Oleh karena sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran-data.

JSON terbuat dari dua struktur:

 Kumpulan pasangan nama/nilai. Pada beberapa bahasa, hal ini dinyatakan sebagai objek (object), rekaman (record), struktur (struct), kamus (dictionary), tabel hash (hash Tabel), daftar berkunci (keyed list), atau associative array.

 Daftar nilai terurutkan (an ordered list of values). Pada kebanyakan bahasa, hal ini dinyatakan sebagai larik (array), vektor (vector), daftar (list), atau urutan (sequence).

Struktur-struktur data ini disebut sebagai struktur data universal. Pada dasarnya, semua bahasa pemprograman moderen mendukung struktur data ini dalam bentuk yang sama maupun berlainan. Hal ini pantas disebut demikian karena format data mudah dipertukarkan dengan bahasa-bahasa pemprograman yang juga berdasarkan pada struktur data ini.

JSON menggunakan bentuk sebagai berikut:

Objek adalah sepasang nama/nilai yang tidak terurutkan. Objek dimulai dengan { (kurung kurawal buka) dan diakhiri dengan} (kurung kurawal tutup). Setiap nama diikuti dengan : (titik dua) dan setiap pasangan nama/nilai dipisahkan oleh , (koma).

Gambar 2.4 JSON Object

Larik adalah kumpulan nilai yang terurutkan. Larik dimulai dengan [ (kurung kotak buka) dan diakhiri dengan ] (kurung kotak tutup). Setiap nilai dipisahkan oleh , (koma).

(8)

Gambar 2.3 JSON Array

Nilai (value) dapat berupa sebuah string dalam tanda kutip ganda, atau angka, atau true atau false atau null, atau sebuahobjek atau sebuah larik. Struktur-struktur tersebut dapat disusun bertingkat.

Gambar 2.4 JSON Value

(diambil dari http://www.json.org/json-id.html)

Pada aplikasi mobile “Ngawi City Guide” menggunakan teknologi JSON sebagai webservice untuk menghubungkan antara database dengan aplikasi android.

(9)

Gambar 2.5 Android + JSON

2.10 Web Service

Web service adalah aplikasi sekumpulan data (database), perangkat lunak (software) atau bagian

dari perangkat lunak yang dapat diakses secara remote oleh berbagai piranti dengan sebuah perantara tertentu. Secara umum,web service dapat diidentifikasikan dengan menggunakan URL seperti hanya web pada umumnya. Namun yang membedakan web service dengan web pada umumnya adalah interaksi yang diberikan oleh web service. Berbeda dengan URL web pada umumnya, URL web service hanya menggandung kumpulan informasi, perintah, konfigurasi atau sintaks yang berguna membangun sebuah fungsi-fungsi tertentu dari aplikasi.

Web service dapat diartikan juga sebuah metode pertukaran data, tanpa memperhatikan dimana

sebuahdatabase ditanamkan, dibuat dalam bahasa apa sebuah aplikasi yang mengkonsumsi data, dan di platform apa sebuah data itu dikonsumsi. Web service mampu menunjang interoperabilitas. Sehingga web

service mampu menjadi sebuah jembatan penghubung antara berbagai sistem yang ada.

2.11Tools yang Digunakan

Tools yaitu software yang dibutuhkan dalam pembuatan program aplikasi mobile Ngawi City Guide adalah sebagai berikut:

(10)

1. Java JDK

Java Development Kit (JDK) adalah alat yang berguna untuk mengembangkan dan menguji program yang ditulis dalam bahasa pemrograman java.

2. Android SDK Windows 32bit

Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk mulai mengembangkan aplikasi pada platform Android.

3. Eclipse

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environtment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform. Juno adalah versi IDE.

4. ADT

Android Development Tools (ADT) adalah plugin untuk IDE eclipse yang didesain powerfull untuk pengembangan aplikasi Android. Developing Android di eclipse sangat direkomendasikan karena banyak kemudahan-kemudahan sebagai tools terintegrasi seperti custom XML editor, debuging dan banyak hal-hal lain yang mempercepat pembuatan aplikasi.

(11)

5. Microsoft Visio

Microsoft Visio atau yang dapat disebut dengan Visio adalah sebuah perangkat lunak atau sebuah aplikasi yang digunakan untuk mendesain, menggambar, dan membuat sebuah diagram dari sebuah data untuk menggambarkan informasi dan system.

2.12 UML (Unified Modelling Language)

Menurut Widodo, (2011:6), “UML adalah bahasa pemodelan standar yang memiliki sintak dan semantik”. Menurut Nugroho (2010:6), ”UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma (berorientasi objek).” Pemodelan (modeling) sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.

Menurut Henderi (2008:5), Berikut ini adalah definisi mengenai diagram UML: a. Use Case Diagram

Use case diagram secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal dan pengguna. Dengan kata lain use case diagram secara grafis mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna (user) mengharapkan interaksi dengan sistem itu. Use case secara naratif digunakan untuk secara tekstual menggambarkan sekuensi langkah-langkah dari setiap interaksi.

b. Class Diagram

Menggambarkan struktur object sistem. Diagram ini menunjukkan class object yang menyusun sistem dan juga hubungan antara class object tersebut.

c. Sequence Diagram

Secara grafis menggambarkan bagaimana objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada sekuensi sebuah use case atau operasi.

d. Activity Diagram

Secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis maupun use case. Activity diagram dapat juga digunakan untuk memodelkan action yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari action tersebut.

Gambar

Gambar 2.1 Android
Gambar 2.3 Direction
Gambar 2.4 JSON Object
Gambar 2.3 JSON Array
+3

Referensi

Dokumen terkait

Adanya variasi waktu penahanan yang diberikan pada briket batok kelapa muda pada proses pirolisis fluidisasi bed menggunakan media gas argon, mampu memperbaiki

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah Yang Maha Kuasa karena dengan rahmat dan karunia-Nya tesis yang berjudul “ANALISIS TENTANG KONSOLIDASI TANAH PADA DESA

Selama Agustus 2015, deflasi sebesar 0,75 persen dipengaruhi oleh penurunan indeks harga terjadi pada kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan (3,06

Menurut Zastrow (Suharto, 2009) Pekerjaan sosial adalah: Aktivitas profesional untuk menolong individu, kelompok, masyarakat dalam meningkatkan atau memperbaiki

Para PNS lingkungan Kecamatan dan Kelurahan wajib apel pagi setiap hari senin di Halaman Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, dan akan diberikan teguran kepada yang tidak ikut apel

Setelah melalui proses evaluasi dan analisa mendalam terhadap berbagai aspek meliputi: pelaksanaan proses belajar mengajar berdasarkan kurikulum 2011, perkembangan

Penelitian ini secara umum bertujuan menganalisis pengaruh pola asuh belajar, lingkungan pembelajaran, motivasi belajar, dan potensi akademik terhadap prestasi akademik siswa

Data yang telah tersimpan pada sistem informasi manajemen laboratorium akan terpublikasi pada aplikasi front-end sehingga user lain dapat melihat informasi