• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS V SEKOLAH DASAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS V SEKOLAH DASAR"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

KELAS V SEKOLAH DASAR

HASANUDDIN MS., S.Pd NIP. 197403192011011001 SD NEGERI 1 BAAMANG TENGAH

KOORDINATOR WILAYAH KECAMATAN BAAMANG DINAS PENDIDIKAN

KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

(2)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU

Sekolah : SD Negeri 1 Baamang Tengah Kelas/Semester : V/2

Tema : 8 Lingkungan Sahabat Kita

Subtema : 3. Usaha Pelestarian Lingkungan Pembelajaran : I

Muatan : IPA dan Bahasa Indonesia

Topik : Mengenal Lingkungan dan Upaya Pelestariannya Alokasi Waktu : 10 menit

A.KOMPETENSI INTI (KI)

1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.

2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.

4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B.KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.8 Menguraikan urutan peristiwa

atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi

3.8.1 Membaca teks narasi peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi

(3)

IPA

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.8 Menganalisis siklus air dan

dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan makhluk hidup

3.8.1 Melakukan pengamatan terhadap terhadap air bersih dan air kotor

C. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui pengamatan pada sampel air bersih dan air kotor siswa dapat menentukan ciri-ciri air bersih dan air kotor serta siswa dapat menentukan syarat air bersih

2. Dengan membaca teks air untuk kebutuhan hidup sehari-hari, peserta didik dapat membuat peta pikiran (mind map) secara bertanggung jawab

D.MATERI PEMBELAJARAN

1. teks tentang air untuk kehidupan sehari hari

2. peta pikiran, mengenai air untuk kebutuhan sehari hari

E.METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Pembelajaran : Saintifik

Metode Pembelajaran : Tanya jawab,Pengamatan, diskusi, penugasan, dan ceramah.

F.MEDIA/ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR Media/Alat : 1. Air bersih dan air kotor.

2. Teks non fiksi.

3. LKPD (lembar Kerja Peserta Didik)

Sumber Belajar : 1. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 (Revisi 2017).

Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(4)

G. Kegiatan Pembelajaran H.

Tahap

Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran

Alokasi Waktu A. Kegiatan Pendahuluan

Orientasi 1. Guru menyapa peserta didik dengan mengucapkan salam dan mengondisikan peserta didik agar siap belajar.

2. Kegiatan diawali dengan berdo’a berdasarkan agama dan keyakinan masing- masing

3. Dilanjutkan dengan bersama-sama menyanyikan salah satu lagu wajib

5 menit

Apersepsi 1. Guru memberikan pertanyaan singkat terhadap materi yang akan disajikan a. Apakah ciri ciri air bersih ?

b. Apakah ciri ciri air kotor ? Jawaban yang di kehendaki

1. Tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung bakteri

2. Berwarna gelap, keruh, berbau dan ada terdapat jentik atau bakteri

3.Guru mengapresiasi jawaban siswa sembari menjelaskan perbedaan antara air bersih dan air kotor

5 menit

Motivasi Bersama sama mengucapkan yel-yel

“Jiwaku Sehat, Ragaku Sehat, Lingkunganku Sehat, Indonesia Sehat”

3 menit

Pemberian Acuan

Peserta didik mendapatkan informasi dari guru mengenai tujuan, manfaat pembelajaran yang dilaksanakan

2 menit

B. Kegiatan Inti

1. Membagi siswa menjadi 4 kelompok

2. Guru menunjukkan contoh air bersih dan air kotor

3. Guru membagikan LKPD kepada masing- masing kelompok

10 menit

(5)

4. Guru menugaskan masing masing kelompok untuk mengamati air bersih dan air kotor

5. Guru menuliskan di papan tulis hasil pengamatan masing masing kelompok 6. Guru meminta wakil dari masing masing

kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya

7. Peserta didik membaca teks dengan judul “ Air untuk kebutuhan sehari-hari

8. Guru memberikan penjelasan tentang peta pikiran dan contohnya

9. Peserta didik membuat peta pikiran berdasarkan teks

C. Kegiatan Penutup

1. Peserta didik membuat rangkuman

2. Peserta didik melakukan refleksi terhadap hasil pembelajaran yang telah dilakukan 3. Peserta didik mengajukan pertanyaan-

pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap materi yang telah diajarkan

4. Peserta didik mendapat umpan balik dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan selama proses pembelajaran

5. Peserta didik mendapat informasi rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya 6. Peserta didik mendapat penguatan pendidik

karakter

7. Peserta didik dipersilahkan berdo’a dan mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa

5 menit

D. Penilaian Hasil Pembelajaran 1. Tehknik Penilaian (terlampir)

a. Sikap

Penilaian sikap dalam pembelajaran ini menggunakan teknik observasi yang dicatat di dalam jurnal harian untuk sikap, teliti, percaya diri

(6)

b. Pengetahuan

Penilaian pengetahuan dalam pembelajaran KD ini meliputi : 1). Tes lisan

2). Tes tertulis isian dan uraian

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial

Bagi peserta didik yang belum memenuhi Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) setelah melakukan tes tertulis pada akhir pembelajaran, maka akan diberikan pembelajaran tambahan terhadap materi yang belum tuntas. Kemudian akan diberikan tes tertulis pada akhir pembelajaran lagi dengan ketentuan : 1. Soal yang diberikan berbeda dengan soal sebelumnya

namun setara

2. Nilai akhir yang akan diambil adalah nilai hasil tes terakhir 3. Peserta didik yang sudah tuntas (KBM) diperbolehkan ikut

bagi yang berminat untuk memberikan keadilan.

b.Pengayaan

Guru memberikan wejangan agar siswa tetap menjaga atitude meskipun telah mencapai KBM. Guru memberikan materi pengayaan berupa penajaman pemahaman dan ketrampilan memecahkan persoalan yang lebih komplek yaitu :

1. Sebutkan ciri-ciri air kotor dan ciri ciri air bersih

2. Sebutkan syarat fisik, syarat kimia dan syarat mikrobiologi air bersih.

3. Sebutkan 3 hal yang menyebabkan terjadinya pencemaran pada air

Mengetahui Kepala Sekolah

...

Sampit, April 2022 Guru Kelas

Hasanuddin MS., S.Pd NIP. 197403192011011001

(7)

LAMPIRAN

1. Media Pembelajaran

A. Contoh air bersih dan Kotor

B. Teks Bacaan Air untuk kebutuhan sehari hari

(8)

C. Yel Yel

“ Jiwaku Sehat, Ragaku Sehat, lingkunganku Sehat”

Indonesia Sehat”

(9)

D. Peta Pikiran

E. PENILAIAN PEMBELAJARAN IPA

a. Mekanisme : Lisan, Tertulis

b. Bentuk : Uraian

c. Contoh instrument : Terlampir

Cerita tentang pengalaman bekerja sama/sikap ketika berkerja sama dengan teman yang berbeda dinilai dengan rubrik.

Kriteria Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Perlu Pendampingan

(1)

Syarat air bersih secara fisik, kimia dan mikrobiologi

Mampu

menyebutkan secara berurutan syarat dari air bersih beserta masing masing contohnya

Mampu

menyebutkan secara tidak berurutan syarat air bersih beserta masing masing contohny

Mampu

menyebutkan syarat air bersih tidak disertai contoh

Hanya mampu menyebutkan contoh syarat air bersih saja Sebagian besar (97%) air yang

menutupi planet bumi berupa air laut dan (3%) air di dunia ini

berupa air segar

Air untuk kebutuhan sehari

hari

Persyaratan air bersih meliputi 3 komponen yaitu :

1. Komponen fisik 2. Komponen Kimiawi 3. Komponen Mikrobiologi

Masyarakat memerlukan air dalam jumlah yang sangat

besar

Sumber air lainnya didapat dari penggalian tanah

(10)

Kriteria Sangat Baik

(4) Baik

(3) Cukup

(2) Pendampingan

(1) Upaya yang

dilakukan untuk menjamin

ketersediaan air bersih

Mampu

menyebutkan 4 contoh upaya untuk menjamin ketersedian air bersih

Mampu

menyebutkan 3 contoh upaya untuk menjamin ketersedian air bersih

Mampu

menyebutkan 2 contoh upaya untuk menjamin ketersedian air bersih

Mampu

menyebutkan 1 contoh upaya untuk

menjamin ketersedian air bersih

Bahasa Indonesia

a. Mekanisme : Tertulis b. Bentuk : Peta Pikiran c. Contoh instrument : Terlampir

Membuat ringkasan dinilai dengan rubrik

Kriteria Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Perlu Pendamping

an (1) Gagasan

Pokok

Seluruh gagasan pokok ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf

Sebagian besar

gagasan pokok ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Sebagian kecil gagasan pokok ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Seluruh gagasan pokok tidak ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Gagasan Pendukun g

Seluruh gagasan pendukung ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Sebagian besar gagasan pendukung ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf

Sebagian kecil gagasan pokok ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Seluruh gagasan pendukung tidak

ditulis dengan tepat untuk setiap paragraf.

Ringkasan Seluruh kalimat dalam

ringkasan merupakan inti dari cerita.

Sebagian besar

kalimat dalam ringkasan merupakan inti

dari cerita.

Sebagian kecil kalimat dalam ringkasan merupakan inti

dari cerita.

Seluruh kalimat dalam ringkasan tidak

mencerminka n

inti dari cerita.

(11)

Penilaian Sikap

No Nama

Perubanan tingkah laku

Santun Peduli Tanggung Jawab K C B SB K C B SB K C B SB

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 ...

2 ...

3 ………..

4 ………..

5 ………..

Dst ………..

Keterangan:

K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4

Mengetahui Kepala SDN

………

NIP. ...

Sampit, April 2022 Guru Kelas

Hasanuddin MS., S.Pd NIP.197403192011011001

(12)

LKPD ( Lembar Kerja Peserta Didik )

Ciri-ciri Air Bersih dan Air Kotor Tujuan :

1. Melalui pengamatan terhadap air bersih dan air kotor peserta didik dapat menyebutkan indikator air yang bersih dan air yang kotor

2. Melalui diskusi kelompok peserta didik dapat menentukan 3 syarat air bersih

Alat dan Bahan :

Alat : Gelas aqua plastik Bahan : Air bersih dan Air Kotor Cara Kerja :

1. Sediakan 2 gelas aqua plastik

2. Isi satu gelas tersebut dengan air bersih yang berasal dari air PDAM 3. Isi satu gelas tersebut dengan air yang berasal dari selokan, parit dll 4. Lakukan pengamatan terhadap 2 gelas tersebut yang meliputi warna,

bau, endapan, keasamannya, suhunya dan mikroorganisme yang ada di dalamnya

5. Tuliskan hasil pengamatan pada tabel yang telah disediakan

Tabel Hasil Pengamatan

NO MEDIA FISIK KIMIA MIKROBIOLOGI

1. Air Bersih 1.

2.

3.

4.

dst

1.

2.

3.

4.

dst

1.

2.

3.

4.

dst 2. Air Kotor 1.

2.

3.

4.

dst

1.

2.

3.

4.

dst

1.

2.

3.

4.

dst

(13)

Pertanyaan diskusi : Melalui pengamatan yang telah kalian lakukan jelaskan 3 komponen baik secara fisik, kimia dan mikrobiologi sebagai syarat air bersih

Nama Kelompok 1.

2.

3.

4.

5.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan pengamatan gambar dan tanya jawab, peserta didik dapat menganalisis ciri-ciri air bersih, faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air, dan upaya menjaga ketersediaan air

Setelah mengamati gambar, peserta didik mampu membandingkan perbedaan kualitas air bersih dan kotor dengan tepat. Melalui kegiatan berdiskusi, peserta didik mampu menguraikan

Maka pola pembelian konsumen yang membeli obat dexa dan troviacol bersamaan dengan obat avarin memiliki frekuensi yang tinggi yaitu mempunyai nilai confidence 1 dari

Dibuat dari bahan dasar yang sedikit berbeda dengan Kapal Selam atau Lenjer Adonan Adaan dibuat dari bahan dasar pempek yang mirip dengan yang digunakan Kapal Selam dan Lenjer, tapi

Dengan diketahui adanya korelasi COX-2 dan MVD yang positif pada karsinoma nasofaring, maka secara teori pemberian penghambat COX-2 akan dapat menghambat proses angiogenesis

Inilah yang dimaksud dengan dampak pergandaan (multiplier effect) Dikarenakan adanya “kebocoran-kebocoran” yaitu sebagian dari uang tidak ikut beredar di dalam masyarakat

PERENCANAAN INSTALASI AIR BERSIH, AIR KOTOR, DAN AIR BEKAS PADA GEDUNG TERPADU KOTA MADYA MALANG.. Nama Mahasiswa : Gede

• Bila tekanan air tidak cukup kuat untuk menaikkan air maka air dari PAM di tampung dahulu pada reservoir bawah, selanjutnya disedot dan dipompakan ke menara air atau tangki atas.