• Tidak ada hasil yang ditemukan

KEBIJAKAN SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA KONSTRUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KEBIJAKAN SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA KONSTRUKSI"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

KEBIJAKAN SERTIFIKASI

KOMPETENSI KERJA KONSTRUKSI

Disampaikan oleh:

Ir. Taufik Widjoyono, M.Sc.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi

24 Februari 2022

(2)

PASAL 70

Ayat (1) Ayat (2)

Setiap Tenaga Kerja Konstruksi yang bekerja di

bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikat

Kompetensi Kerja

Setiap Pengguna Jasa dan/atau Penyedia Jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki

Sertifikat Kompetensi Kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

AMANAT PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT KEPEMILIKAN SERTIFIKAT KOMPETENSI KERJA

KEWAJIBAN MEMILIKI SERTIFIKAT KOMPETENSI KERJA

(UUJK 2/2017 SEBAGAIMANA DIUBAH MENJADI UUCK 11/2020)

Pasal 99 ayat 1 :

Setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi tidak memiliki sertifikat Kompetensi Kerja sebagaimana

dimaksud dalam pasal 70 ayat (1) dikenai Sanksi Administratif berupa Pemberhentian dari tempat kerja.

SANKSI

Pasal 99 ayat 2 :

Setiap Pengguna Jasa dan/atau penyedia Jasa yang mempekerjakan Tenaga Kerja Konstuksi yang tidak memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja dimaksud dalam Pasal 70 ayat (2) dikenai Sanksi Administratif berupa:

a) Denda Administratif; dan/atau

b) Penghentian Sementara Kegiatan Layanan Jasa Konstruksi.

PP 22/2020

Pasal 29

Ayat (1) Sertifikat Kompetensi Kerja diperoleh melalui proses uji kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja.

Ayat (2) Sertifikat Kompetensi Kerja berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang.

Ayat (3) Perpanjangan Sertifikat Kompetensi Kerja untuk Kualifikasi ahli harus memenuhi persyaratan

pengembangan keprofesian berkelanjutan.

(3)

AMANA PERATURAN PERUNDANGAN TERKAIT KEPEMILIKAN SERTIFIKAT KOMPETENSI KERJA

T E N A G A K E R J A K O N S T R U K S I

1 Sumber daya manusia harus mempekerjakan TKK yang memenuhi standar kompetensi kerja.

TKK terdiri atas Kualififikasi jabatan operator, teknisi atau analis, dan ahli.

TKK wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi yang telah dicatat melalui Sistem Informasi Jasa Konstruksi terintegrasi.

Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi sesuai dengan klasifikasi, subklasifikasi, dan kualifikasi jabatan.

Pasal 28

Mengacu pada deskripsi setiap jenjang kualifikasi pada KKNI sesuai dengan

ketentuan peraturan perundang-undangan Persyaratan

Kompetensi TKK

Persyaratan Umum

Persyaratan Khusus

Persyaratan Pendidikan

Persyaratan Pengalaman

merupakan pengalaman profesional untuk tenaga kerja kualifikasi ahli dan pengalaman kerja untuk

tenaga kerja kualifikasi teknisi/analis dan

operator Sebagaimana

tercantum dalam skema

sertifikasi

K U A L I F I K A S I J A B A T A N &

P E R S Y A R A T A N K O M P E T E N S I

Kualifikasi jabatan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan

Pasal 28A, 28B

Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi yang diterbitkan LSP yang diberi Lisensi oleh lembaga independen yang diatur dengan peraturan perundang-undangan bidang keprofesian diakui sebagai Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi.

2

3

4

5

(4)

LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI

FUNGSI LSP

a. menyusun program kerja tahunan;

b. menyusun dan mengembangkan skema sertifikasi berdasarkan standar

kompetensi kerja;

c. membuat perangkat asesmen dan materi ujikompetensi berdasarkan standar

kompetensi kerja;

d. menyediakan asesor;

e. melaksanakan uji kompetensi;

f. menetapkan persyaratan, memverifikasi, dan menetapkan tempat uji kompetensi;

g. memelihara dan meningkatkan kinerja asesor dan tempat uji kompetensi;

h. melaksanakan surveilans pemeliharaan sertifikasi;

i. melaksanakan manajemen mutu;

j. Mencatatkan Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dalam Sistem Informasi Jasa Konstruksi terintegrasi (SIJK);

k. Melaksanakan pelaporan penyelenggaraan

Sertifikasi Kompetensi Kerja melalui Sistem

Informasi Jasa Konstruksi terintegrasi; dan

l. mengembangkan pelayanan sertifikasi.

(5)

PERUBAHAN SERTIFIKAT TENAGA KERJA KONSTRUKSI

Skema Lama Skema Baru (PP No. 14 – 2021)

Ahli : - Utama (Jenjang 9) - Madya (Jenjang 8) - Muda (Jenjang 7) Teknisi/ : - (Jenjang 6) Analis - (Jenjang 5) - (Jenjang 4)

Asosiasi Umum: Mewadahi

Anggota/Tenaga Kerja Konstruksi Ahli dan Terampil untuk lebih dari 1 (satu) Klasifikasi.

Asosiasi Khusus: Mewadahi

Anggota/Tenaga Kerja Konstruksi Ahli dan Terampil untuk 1 (satu) Klasifikasi

Asosiasi Umum: Mewadahi

Anggota/Tenaga Kerja Konstruksi Ahli pada lebih dari 1 (satu) Subklasifikasi dalm 1 (satu)

Klasifikasi bidang keilmuan baik yang memiliki cabang maupun yang tidak memiliki cabang.

Kategori Asosiasi Profesi - Lama Kategori Asosiasi Profesi - Baru

Asosiasi Khusus: Mewadahi

Anggota/Tenaga Kerja Konstruksi Ahli pada 1 (satu) Subklasifikasi dalm 1 (satu) Klasifikasi bidang keilmuan, baik yang memiliki cabang maupun yang tidak memiliki cabang.

SKA Utama SKA Madya SKA Muda SKT Kelas I SKT Kelas II SKT Kelas III

Operator : - (Jenjang 3) - (Jenjang 2) - (Jenjang 1)

Masa Berlaku Sertifikat Masa Berlaku Sertifikat

3 Tahun 5 Tahun

(6)

Perubahan Klasifikasikan Tenaga Kerja Konstruksi Berdasarkan Bidang Keilmuan

Klasifikasi Lama

Arsitektur Sipil

Mekanikal

Tata Lingkungan Elektrikal

Manajemen Pelaksanaan

Penetapan klasifikasi TKK pada kualifikasi jabatan operator, teknisi/analis, dan ahli berdasarkan Bidang Keilmuan yang terkait Jasa Konstruksi, meliputi:

Arsitektur;

Sipil;

Mekanikal;

Tata Lingkungan;

Arsitektur Lanskap, Iluminasi dan Desain Interior;

Perencanaan Wilayah dan Kota;

Sains dan Rekayasa Teknik; atau Manajemen Pelaksanaan.

a b c d e f g h

Pasal 28C

(7)
(8)

SE LPJK NO 20 TAHUN 2021

JABATAN KERJA , JENJANG DAN ACUAN STANDAR KOMPETENSI

CONTOH

(9)

Kualifika si Tenaga

Kerja Konstru

ksi

Jenjang Persyaratan Pendidikan

Persyaratan pengalaman dengan jabatan

kerja yang sama

Persyaratan Kompetensi

Ahli

Jenjang 9

Doktor/ Doktor Terapan/

Pendidikan Spesialias 2

Minimal 0 tahun

lulus Uji Kompetensi jabatan Ahli Jenajang 9 S2/S2 Terapan/ Pendidikan

Spesialias 1

Minimal 8 tahun Pendidikan Profesi Minimal 10

tahun S1 / S1 Terapan/ D4

Terapan

Minimal 12 tahun

Jenajng 8

Magister / Magister Terapan /S2/ S2 Terapan/

Pendidikan Spesialis 1

Minimal 0 tahun

lulus Uji Kompetensi jabatan Ahli Jenajang 8 Pendidikan Profesi Minimal 10

tahun S1 / S1 Terapan/ D4

Terapan

Minimal 12 tahun

Jenjang 7

S1 / S1 Terapan/ D4 Terapan (Dengan pemberian kompetensi

tambahan untuk fresh graduate, masa berlaku SKK

adalah 1 tahun )

Minimal 0

tahun lulus Uji Kompetensi jabatan Ahli Jenajang 7 S1 / S1 Terapan/ D4

Terapan

Minimal 2 tahun

Sandingan Persyaratan Kompetensi Khusus Tenaga Kerja Konstruksi Kualifikasi Ahli Baru vs Lama

Jenjang Kualifikasi

Tabel Persyaratan Sertifikasi Keahlian Kerja Berdasarkan Jenjang Kompetensi

Persyaratan Pendidikan (Minimal)

Persyaratan Pengalaman (Sesuai dengnan Klasifikasi/Bidang)

UTAMA

S-3 Minimal 4th

S-2 Minimal 8th

S-1 Minimal 10th

MADYA

S-3 Minimal 1th

S-2 Minimal 3th

S-1 Minimal 6th

MUDA

S-1 Minimal 8th

D-3 Minimal 3th

(10)

Rincian Persyaratan Kompetensi Khusus TKK Ahli

Persyaratan Pengalaman dgn Jabker

yang Sama Kualifikasi

TKK

Persyaratan Kompetensi Jenjang Persyaratan Pendidikan

Doktor/Doktor Terapan/Pendidikan Spesialis 2

S2/S2 Terapan/Pendidikan Spesialis Pendidikan Profesi

S 1 /S1 Terapan/D4 Tera pan

Magister/Magister Terapan/S2/S2

> 0 tahun

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Ahli

Jenjang 9 1 > 8 tahun

Jenjang 9

>

>

10 12

tahun tahun

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Ahli

Jenjang 8

> 0 tahun Terapan/Pendidikan Spesialis

Pendidikan Profesi

S 1 /S1 Terapan/D4 Terapan Pendidikan Profesi

Ahli 1

Jenjang 8

> 10 tahun

> 12 tahun

> 0 tahun Lulus Uji Kompetensi Jabatan Ahli

Jenjang 7 S1/S1 Terapan/D4 Terapan (dengan

Jenjang 7 > 0 tahun

pemberian kompetensi tambahan)

S 1 /S1 Terapan/D4 Terapan > 2 tahun

Sumber : PP 14 Tahun 2021

(11)

Rincian Persyaratan Kompetensi Khusus TKK Teknisi/Analis

Persyaratan Kualifikasi

TKK

Pengalaman dgn Jabker yang

Sama

Persyaratan Kompetensi Jenjang Persyaratan Pendidikan

S 1 /S1 D3 D2 D1 D3 D2

Terapan/D4 Tera pan >

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

0 4 8

tahun tahun tahun

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Teknisi/

Analis Jenjang 6 Jenjang 6

12 tahun 0

4 8

tahun tahun tahun

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Teknisi/

Analis Jenjang 5 Teknisi/

Analis Jenjang 5 D1/SMK SMK SMA D2

D1/ SMK SMK SMA

Plus

10 tahun 12 tahun

0 2 4 6

tahun tahun tahun tahun

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Teknisi/

Analis Jenjang 4 Jenjang 4 Plus

Sumber: PP 14 Tahun 2021

(12)

Rincian Persyaratan Kompetensi Khusus TKK Operator

Persyaratan Pengalaman dgn

Jabker yang Sama

> 0 tahun Kualifikasi

TKK

Persyaratan Kompetensi Jenjang Persyaratan Pendidikan

D1/SMK

SMK SMA

Plus

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Operator

Jenjang 3

>

>

>

>

>

>

3 4 5 0 1 2

tahun tahun tahun tahun tahun tahun Jenjang 3

Pendidikan

SMK SMA

Pendidikan

Dasar

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Operator

Jenjang 2 Operator

Jenjang 2

Dasar

Lulus Uji Kompetensi Jabatan Operator

Jenjang 1

Pendidikan Dasar > 0 tahun

Jenjang 1

Non Pendidikan (dengan PBK) > 2 tahun

Sumber: PP 14 Tahun 2021

(13)

Kepemilikan Sertifikat Kompetensi Kerja

P a s a / 2 8 D

Masa berlaku SKK 5 tahun

K U A L I F I K A S I O P E R A T O R

K U A L I F I K A S I TE K N I S I / A N A L I S

K U A L I F I K A S I

• •

AHLI

Pal i ng banyak untuk 5 Paling banyak 5 SKK Konstruksi pada 2 Klasif ik asi y an g berbeda dalam 5 su b k lasif ik asi.

Paling banyak 5 SKK Konstruksi pada 2 1.

SKK Konstruksi pada klasifikasi yang

berbeda dalam 5 subklasifikasi

3 Klasifikasi yang salah satunya

merupakan manajemen pelaksanaan Klasifikasi yang dimaksud pada angka 1 hanya boleh paling banyak untuk 3 subklasifikasi dalam 1 Klasifikasi yang sama

Klasifikasi manajemen pelaksanaan

hanya boleh paling banyak 2 subklasifikasi dalam 1 Klasifikasi yang sama

2.

3.

PP 14 Tahun 2021

Pasal 28 D

(14)

SE Menteri PUPR No. 21/SE/M/2021

B. PELAKSANAAN SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA KONSTRUKSI

• Pemohon dengan jenjang kualifikasi KKNI 5 – 6 DAPAT menjadi anggota asosiasi profesi yang terdaftar di LPJK

• Pemohon dengan jenjang kualiffikasi KKNI 7 – 9 HARUS menjadi anggota asosiasi profesi yang terdaftar di LPJK

• Pemohon dengan jenjang 1 – 4 dapat dibantu pengajuan SKK oleh pihak terkait (LPPK tercatat, LSP terlisensi, dan BUJK)

• Penilaian kelayakan pemenuhan persyaratan SKK Konstruksi sesuai dengan skema sertifikasi yang mengacu pada

SKKNI, SKK Khusus, atau SKK Internasional dengan ketentuan klasifikasi, subklasifikasi, dan kualifikasi TKK sesuai dengan peraturan perundang-undangan

• Dalam hal Standar Kompetensi Kerja belum mengacu pada ketentuan klasifikasi, subklasifikasi, dan kualifikasi TKK sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka penetapan klasifikasi , subklasifikasi, dan kualifikasi mengacu pada penyetaraan atau konversi klasifikasi, subklasifikasi, dan kualifikasi atas jabatan kerja di bidang Jasa Konstruksi (akan ditetapkan oleh Direktur Jenderal Bina Konstruksi)

• Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi bagi Freshgraduated S1/ S1 terapan/ D4 terapan dilakukan setelah pemberian kompetensi oleh LSP yang dibentuk oleh lembaga pendidikan. Apabila lembaga pendidikan belum mempunyai LSP maka sertifikasi dilaksanakan oleh LSP terlisensi yang sudah tercatat.

• Masa berlaku SKK Konstruksi bagi Freshgraduated S1/ S1 terapan/ D4 terapan adalah 1 (satu) tahun.

• Panitia Teknis Uji Kompetensi melayani pengajuan SKK atas jabatan kerja pada subklasifikasi tertentu yang belum dapat dilaksanakan oleh LSP.

• Permohonan SKK pada masa transisi yang tidak memenuhi persyaratan sampai dengan LSP beroperasi, dikembalikan dan selanjutnya pengajuan sertifikasi dilakukan melalui portal perizinan.

(15)

BNSP menetapkan

nomor blanko SKK

NPWP

Data Pendidikan

Data Pengalaman Pekerjaan konstruksi/ proyek

Data Pelatihan (Jika Ada)

PERMOHONAN

SKK BARU Input Nama Depan

Nama Belakang Nomor HP Pemohon mendaftar ke

portal perizinan PUPR perizinan.pu.go.id

Pemohon Input Data

Personal

BISNIS PROSES SKK-K - DETAIL

Pemohon Memilih

Jabker

Klasfikasi

Subklasifikasi

Kualifikasi

LSP

Jenjang

Asosiasi

Jenis Pemohon

Proses Sertifikasi SKK di LSP

LSP Tarik data dari SIKI

Pemohon/(LSP Mengenerate) APL01 dan APL02

LSP verifikasi dan validasi data Pemohon APL01&APL02

Tidak Lengkap

Admin melanjutkan ke Asesor untuk validasi APL02

Lengkap

Portal memberikan notifikasi status pembayaran dan LSP

mengirimkan notifikasi pembayaran kepada pemohon

by email dan/atau by WA dan

Pemohon membayar dan menandatangani surat perjanjian sertifikasi paling

lambat 7 hari

Pelaksanaan Uji Kompetensi (asesmen) SKK oleh LSP sesuai skema sertifikasi Jabatan Kerja

yang dimohon.

Metode: Uji Tulis / Praktek / Wawancara Ahli: Daring/Luring

Teknisi: Luring/Onsite Operator: Luring/Onsite

SIKI

portal HP pemohon

Notification by APP LSP

LSP menetapkan hasil uji TKK berdasarkan laporan dan rekomendasi asesor.

LSP menyiapkan nomor sertifikasi

dan nomor registrasi LSP

LSP menyampaikan no registrasi pada

sistem LPJK yang terintegrasi dengan

sistem BNSP

LPJK memberi nomor registrasi SKK beserta QR Code dan mencatat SKK di sistem SIJK terintegrasi

SKK-K diterima melalui Portal Perizinan PUPR

(Selesai)

Proses sertifikasi paling lambat 15 hari sejak perjanjian sertifikasi

Pengurus Bidang 1 LPJK

Selesai Banding

Jika hasil menyatakan bahwa TKK kompeten, LSP menyampaikan rencana penerbitan SKK

kepada BNSP.

Jika dinyatakan belum kompeten, pemohon bisa melakukan banding atau

menerima hasil

▪ Jenis layanan professional

▪ Nilai pekerjaan

▪ Durasi pekerjaan

▪ Nama pengguna jasa

Validasi NIK

(16)

Angka 4

Surat Dirjen Bina Konstruksi a/n Menteri No. BK 0301-Mn/2289

L E M B A G A P E N G E M B A N G A N J A S A K O N S T R U K S I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

SBU dan SKK-K yang sedang dalam proses perpanjangan dan/atau perubahan oleh LPJK, dinyatakan masih berlaku hingga 31 Juli 2022

Angka 5 SBU dan SKK-K yang sedang dalam proses perpanjangan dan/atau perubahan oleh LSBU dan LSP, dinyatakan masih berlaku hingga 31 Juli 2022

Angka 6 SBU dan SKK-K dengan kualifikasi, klasifikasi dan subklasifikasi yang dinyatakan berlaku sampai 31 Juli 2022 tersebut digunakan untuk melakukan

perikatan kontrak pekerjaan Angka 3

Keabsahan SBU dan SKK-K dapat dilakukan dengan pindai/scan QR Code yang memuat nomor pencatatan SBU & SKK-K pada SIJKT dapat dilakukanmelalui aplikasi Jakontrust mulai 1 Januari 2022;

atau permohonan validasi kepada LPJK melalui Sekretariat LPJK ([email protected])

KEABSAHAN SKK

(17)

Surat Ketua LPJK No. BK 0401-Lk/1319

L E M B A G A P E N G E M B A N G A N J A S A K O N S T R U K S I KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

Huruf a

SBU dan SKK-K yang dinyatakan masih berlaku hingga 31 Juli 2022, merupakan permohonan sertifikasi untuk perpanjangan dan/atau perubahan yang tertayang pada SIKI LPJK

Huruf b

SBU dan SKK-K yang dinyatakan masih berlaku hingga 31 Juli 2022, merupakan permohonan sertifikasi yang sedang dalam proses perpanjangan dan/atau perubahan oleh LSBU dan LSP dengan kriteria telah memenuhi persyaratan dokumen serta secara lengkap dan

dibuktikan dengan surat perjanjian sertifikasi

KEABSAHAN SKK

(18)

KEPMEN PUPR NO 559/KPTS/M/2021

Penetapan Besaran Biaya Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi yang Dilaksanakan Oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Terlisensi dan Terintegrasi

Besaran biaya Sertifikasi Kompetensi Kerja dibedakan berdasarkan:

1. Jenjang Kualifikasi Kerja Nasional Indonesia (KKNI);

2. Jenis permohonan yang terdiri atas:

• Permohonan baru;

• Permohonan perpanjangan; dan

• Permohonan kenaikan jenjang atau kualifikasi,

• yang mengacu pada besaran biaya permohonan baru (daring atau luring);

3. Metode pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja yang meliputi luar jaringan (luring), dalam jaringan (daring), dan onsite.

Biaya Sertifikasi Kompetensi Kerja mencakup:

1. Honorarium Asesor Kompetensi;

2. Biaya Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk jenjang

3. kualifikasi 1 (satu) hingga 6 (enam) untuk pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja dengan metode luring;

4. Biaya sewa alat dan biaya material praktek untuk pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja dengan metode luring;

5. Biaya akomodasi Asesor Kompetensi untuk pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja dengan metode luring;

6. Biaya transportasi dan akomodasi Asesor Kompetensi untuk pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja dengan metode onsite;

7. Biaya paket data Asesor Kompetensi untuk pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja dengan metode daring;

8. Biaya pembuatan dan/atau penggandaan materi uji;

9. Biaya blanko sertifikat;

10. Biaya administrasi;

11. Biaya overhead cost;

12. Biaya pengembangan SDM; dan

13. Biaya pajak penghasilan (PPh) atas honorarium 14. Asesor Kompetensi.

15. Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

(19)

KEPMEN PUPR NO 559/KPTS/M/2021

Penetapan Besaran Biaya Sertifikasi Kompetensi Kerja Konstruksi yang Dilaksanakan Oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Terlisensi dan Terintegrasi

(20)
(21)

BISNIS PROSES SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA (SKK)

KONSTRUKSI

Disampaikan oleh:

Z. Tolhas P. Sidabutar, Dipl. UM., MM.

Koordinator IT LPJK

24 Februari 2022

(22)

API SIJK

Alur Permohonan Sertifikasi SKK Konstruksi

TKK

DB SIMPAN

Verifikasi &

Validasi Permohonan

Melaksanakan Pra Asesmen

Melaksanakan Asesmen

Pengajuan Permohonan No.

Blanko, No.

Sertifikat, dan No.

Registrasi

Penerbitan SKK Konstruksi (E-

Sertifikat)

LSP

Permohonan SKK Perijinan

PUPR

Membuat Laporan

DB SIKI DB SIMPAN

DB SIKI

TKK Subklasifikasi

Lama Pengalaman Pengalaman

Terverifikasi PKB

Data Pengalaman Terverifikasi hasil

Sertifikasi Data Referensi

TKK (Data Personal, Klasifikasi/Subkla

sifikasi, Kualifikasi)

Data Referensi Pengalaman

Lampau 1. Permohonan Baru

2.PermohonanPerpanjngan 3. Permohonan Perubahn

Pemenuhan Kredita SKPK

pada Proses Perpanjangan

SKK

BNSP

Pencatatan/Registrasi SKK Konstruksi Hasil Sertifikasi

Permohonan Sesuai LSP

Melakukan Pembayaran

PUPR LPJK

Penetapan Keputusan

Notifikasi Penerbitan dan Url Pengunduhan E-Sertifikat Belum Kompeten

Pencatatan Pengalaman Profesional

Memberikan No. Blanko, No. Sertifikat, dan No.

Registrasi setelah menerima laporan pelaksanaan asesmen dari

LSP

Pencatatan SKK Konstruksi, Membentuk No.

Registrasi dan Generate QRCode

(23)

DAFTAR LSP TERLISENSI DAN TERCATAT DI LPJK

lisensijakon.pu.go.id

(24)

PERMOHONAN SKK MELALUI PORTAL PERIJINAN

4

1. Pemohon SKK membuka halaman https://perizinan.pu.go.id/portal/

2. Pemohon melakukan registrasi untuk

mendapatkan username dan password dengan

mengklik menu registrasi kemudian memasukan

data berupa Nama depan, Nama belakang, email

dan nomor telepon

(25)

5

PERMOHONAN SKK MELALUI PORTAL PERIJINAN

Asosiasi wajib

bagi tenaga ahli /jenjang 7-9

Untuk jenjang 5-6 dapat menjadi anggota asosiasi

Untuk jenjang 1-4 permohonan dapat dibantu pihak lain

Pilihan LSP:

1. LSP terlisensi

2. PTUK bagi jabatan kerja yang belum diampu LSP terlisensi

(26)

6

PERMOHONAN SKK MELALUI PORTAL PERIJINAN

NPWP wajib bagi tenaga ahli

Sedang dikembangkan Get

data dari SIKI berdasar NIK

(27)

DEFINISI KOMPETENSI

(Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan):

Kompetensi adalah Kemampuan kerja setiap Individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang sesuai

dengan standar yang ditetapkan.

Knowledge / Pengetahuan

Skill / Keterampilan

Attitude /

Sikap Kerja

KOMPETENSI

(28)

SERTIFIKASI TKK METODE SERTIFIKASI DEMONSTRASI/OBSERVASI – BUKTI LANGSUNG

SOP Melaksanakan Asesmen

1. FR.APL-01

2. Portofolio Asesi 3. SKEMA & SKKNI 4. FR.APL-02

5. FR.MAPA.01 6. FR.AK.04 7. FR.AK.01

Pra Asesmen Pengumpulan Bukti

(Asesmen) Keputusan

Asesmen Laporan&

Meninjau Asesmen SOP Melaksanakan

Asesmen

Perangkat Asesmen BUKTI : L

1. FR.IA.01 2. FR.IA.02 3. FR.IA.03

4. FR.MUK.05/06/07

SOP Melaksanakan Asesmen

FR AK.02

Rekaman Asesmen FR.AK.03

Umpan Balik

SOP Melaksanakan Asesmen

FR.AK.05 Laporan Asesmen FR.AK.06

Tinjauan Proses Asesmen

2 3 4

tahap tahap tahap tahap

1

1. FR.APL-01

2. SKEMA & SKKNI 3. FR.APL-02

Asesi membawa : Portofolio

Pendaftaran Dilaksanakan di

LSP

Sekretariat LSP ASKOM

(29)

SERTIFIKASI TKK METODE SERTIFIKASI FORTOFOLIO – BUKTI TAK LANGSUNG

SOP Melaksanakan Asesmen

1. FR.APL-01

2. Portofolio Asesi 3. SKEMA & SKKNI 4. FR.APL-02

5. FR.MAPA.01 6. FR.AK.04 7. FR.AK.01

Pra Asesmen Pengumpulan Bukti

(Asesmen) Keputusan

Asesmen Laporan&

Meninjau Asesmen SOP Melaksanakan

Asesmen

Perangkat Asesmen BUKTI : TL

1. FR.IA.08 2. FR.IA.09

SOP Melaksanakan Asesmen

FR AK.02

Rekaman Asesmen FR.AK.03

Umpan Balik

SOP Melaksanakan Asesmen

FR.AK.05 Laporan Asesmen FR.AK.06

Tinjauan Proses Asesmen

2 3 4

tahap tahap tahap tahap

1

1. FR.APL-01

2. SKEMA & SKKNI 3. FR.APL-02

Asesi membawa : Portofolio

Pendaftaran

Asesmen

Dilaksanakan di LSP

(30)

10

FORMAT SKK KONSTRUKSI

SKA/SKTK yang diterbitkan LPJK Berlaku 3 tahun

SKA/SKTK yang diterbitkan melalui LSP/PTUK Berlaku 5 tahun

(31)

KEABSAHAN SBU –

JAKON TRUST

(32)

Pemeriksaan Keabsahan SKK Melalui Aplikasi Jakontrust

Maka akan muncul Data TKK dan masa berlaku

SKK tersebut

“Klik Fitur Scan Barcode, lalu arahkan pada Barcode yang ada

pada SKK”

(33)

PEMERIKSAAN KEABSAHAN SBU DAN SKK

MELALUI WEB LPJK - lpjk.pu.go.id

(34)

PEMERIKSAAN KEABSAHAN SBU DAN SKK MELALUI WEB LPJK - lpjk.pu.go.id

SBU/SKK yang proses di LSBU atau LSP

SBU/SKA/SKTK yang proses di LPJK

(35)

PEMERIKSAAN KEABSAHAN SKK PROSES DI LSP MELALUI WEB LPJK - lpjk.pu.go.id

No Kode Status

Keterangan

Status Penjelasan

1 20 Validasi Petugas LSP melakukan pengecekkan terhadap permohonan SKK-K tersebut

2 10 Dokumen

lengkap

Dokumen permohonan SKK-K sudah lengkap dan benar

3 11 Dokumen tidak

lengkap

Dokumen permohonan SKK-K belum lengkap

4 30 Verifikasi pembayaran

Petugas LSP melakukan verifikasi pembayaran terhadap permohonan SKK-K

5 31 Konfirmasi pembayaran

Petugas LSP melakukan konfirmasi pembayaran terhadap permohonan SKK-K

6 50 Disetujui LSP menyetujui permohonan SKK-K 7 70 Pembekuan Petugas LSP melakukan pembekuan proses 8 90 Ditolak LSP menolak permohonan SKK-K

9 91 Pencabutan Sertifikat SKK-K dicabut

92 Pembatalan Petugas LSP melakukan pembatalan permohonan SKK-K

Tabel kodifikasi status sesuai dengan urutan proses sertifikasi:

(36)

Gambar

Tabel Persyaratan Sertifikasi Keahlian Kerja Berdasarkan  Jenjang Kompetensi Persyaratan Pendidikan  (Minimal) Persyaratan Pengalaman (Sesuai dengnan  Klasifikasi/Bidang) UTAMA S-3 Minimal 4 th  S-2 Minimal 8 th  S-1 Minimal 10 th  MADYA S-3 Minimal 1 th
Tabel kodifikasi status sesuai dengan urutan proses sertifikasi:

Referensi

Dokumen terkait

Pembinaan Kompetensi Sosial Guru PKn didasarkan dari Peraturan Menteri No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, bahwa setiap

p. kewenangan lain yang melekat dan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu:.. 1) pengaturan persaingan usaha, penetapan

Buku penilaian untuk unit kompetensi Menerapkan Ketentuan Peraturan Perundang- Undangan yang Terkait Dengan Pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi dibuat sebagai konsekuensi

Buku penilaian untuk unit kompetensi Menerapkan Ketentuan Peraturan Perundang- Undangan yang Terkait Dengan Pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi dibuat sebagai konsekuensi

•  Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmingrasi Nomor 5 Tahun 2012 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional.. •  Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8

( Skema sertifikasi kompetensi Kualifikasi Nasional Sertifikat ll bidang Geomatika adalah skema sertt'fikasi kualifikasiyang disusun mengacu kepada Standar Kompetensi

Penetapan Standar kompetensi kerja Republik Indonesia Nomor 309 Tahun 2017 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Professional, Ilmiah

Rumah sakit menetapkan ketentuan tentang penggunaan kembali alat sekali pakai sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar profesional, termasuk penetapan meliputi: a