• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jarak waktu kehidupan kita sekarang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Jarak waktu kehidupan kita sekarang"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

KAMIS, 29 APRIL 2021 || KAMIS, 17 RAMADHAN 1442 H

04.59 12.21 15.38 18.23 19.33

EDISI 570 TAHUN || Rp. 4500

Mimbar Ramadhan Mimbar Ramadhan Mimbar Ramadhan Mimbar Ramadhan Mimbar Ramadhan

Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini

04.46 BACA HAL-7

(Ingatlah) pada hari (ketika) bumi dan gunung-gunung berguncang keras, dan menjadilah gunung-gunung itu seperti onggokan pasir yang dicurahkan.

(QS Al Muzammil: 14)

JADI JUGA ROMBAK KABINET

Dua Menteri dari Stok Lama

Terjawab sudah pertanyaan tentang ‘reshuffle di hari rabu’

yang ditunggu sejak dua pekan lalu. Kemarin petang, Presiden melantik dua menteri baru dari stok lama. Kepala BKPM menjadi Menteri Investasi dan Mendikbud menjadi Mendikbudristek.

Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Akhirnya yang ditunggu muncul juga: wajah baru kabinet Jokowi-Ma’ruf. Petang kemarin, Presiden Joko Widodo melantik dua menteri baru, Bahloil Lahadalia sebagai Menteri Invstasi dan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Menteri Bahlil sebelumnya adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, sedangkan Menteri Nadiem sebelumnya hanya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, tepi kemudian tugasnya ditambah dengan bidang Riset dan Teknologi. Belum jelas apa sebutan kementerian yang dipimpin oleh mantan bos Gojek itu itu.

Presiden Jokowi sediri mengatakan bahwa banyak orang yang menunggu kabar tentang reshuffle kabinet Indonesia Maju ini. “Karena itu kita lantik dua menteri baru hari ini,” ujar Presiden seusai melantik dua menteri itu di istana.

"Mungkin banyak yang menunggu- nunggu kabar tentang reshuffle kabinet.

Apa pun namanya, hari ini saya melantik dua menteri Kabinet Indonesia Maju untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024 serta satu kepala lembaga pemerintah nonkementerian,"

tulis Jokowi.

Jokowi menjelaskan pelantikan dua menteri dan satu lembaga pada sore tadi dilakukan setelah adanya perse- tujuan dari DPR. Jokowi mengucapkan selamat bertugas kepada mereka yang telah dilantik.

Syiar Islam Syiar Islam Syiar Islam Syiar Islam

Syiar Islam

BACA HAL-7

Ramadhan Berkah di Tengah Covid

Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, Khazanah –, Khazanah –, Khazanah –, Khazanah –, Khazanah – Ramadhan ternyata menjadi berkah bagi para pengusaha hotel di Malaysia. Kesulitan mendapatkan tamu karena ketiadaan pelancong yang datang membuat para manajer hotel mencari akal bagaimana bulan puasa ini bisa memperoleh sedikit laba. Mereka menjual makanan.

Setelah mengalami lockdown parsial sejak Maret 2020 lalu, beberapa hotel di Malaysia mencoba mendulang keuntungan pada ramadan 2021.

Hotel-hotel itu menawarkan paket ramadan untuk memikat para pengunjung di tengah larangan melakukan perjalanan lintas negara bagian di Malaysia.

Paket yang ditawarkan mulai dari sahur dan prasmanan untuk buka puasa. Pada tahun lalu, prasmanan buka puasa dilarang gara- gara pandemi Covid-19.

Akan tetapi pada pekan ini, hotel-hotel di Malaysia tampak penuh. Beberapa ada yang sudah dipesan untuk hari Idul Fitri, 13 Mei 2021.

Agar tetap aman, hotel-hotel memberlakukan protokol kesehatan seperti hanya menerima tamu dari separuh jumlah kapasitas dan memastikan social distancing

Mata Air

Oleh : KH. A. Mustofa Bisri

J

arak waktu kehidupan kita sekarang ini dengan kehidupan pemimpin agung kita Rasulullah SAW sudah mendekati 15 abad. Ibarat air sungai, kita sudah sangat jauh dari mata air. Boleh jadi sudah mendekati muara.

Maka air sungai pun sudah semakin keruh, nyaris tak terlihat lagi warnanya. Tinggal namanya saja.

Berbaur dengan limbah nilai-nilai baru yang dikemas begitu menarik oleh kehidupan serba materi yang mendominasi dunia dewasa ini, ajaran dan keteladanan Rasulullah SAW sering tak jelas lagi. Kalau pun tampak, kebanyakan sekedar dagingnya belaka.

Peringatan-peringatan Maulid Nabi yang digelar dalam kemas yang begitu-begitu saja dengan isi yang kurang lebih permanen dari Rabi’ul Awal ke Rabi’ul Awal, tak cukup berarti di sela-sela derasnya banjir ‘pengajian lain’ yang lebih menggiurkan yang secara rutin dan tertib melanda rumah-rumah.

Setiap kali kita menyebut suatu perangai atau perilaku pemimpin agung kita Muhammad SAW, kita hanya terkagum-kagum seperti mendengar dongeng nan indah.

Apalagi di zaman dimana kebanyakan

BACA HAL-7 BACA HAL-7

BACA HAL-7

SETELAH KASUS AR-RISALAH

Padang Jadi Oranye

Padang, Khazanah – Padang, Khazanah – Padang, Khazanah – Padang, Khazanah –

Padang, Khazanah – Sejak November 2020 sampai April 2021 ini pengen- dalian Covid-19 di Padang terbilang bagus dan ibukota provinsi ini menjadi salah satu kota percontophan pengen- dalian Covid-19. Tapi sejak kasus positif berjubel di Pesantren Ar-Risalah, status Padang bergerak ke arah zona oranye.

SUKCACITANYA MUSLIM BAHRAIN

Ketika Tarawih Dibolehkan di Masjid

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid di Padang, Rabu menyebutkan awal mula temuan kasus ini berawal dari tiga siswa di sekolah tersebut yang pulang dijemput orang tua karena kondisinya demam dan setelah diperiksa ternyata positif COVID-19.

DPD RI Dukung Proyek Fly Over Sitinjau Lauik

Manamah, Khazanah -- Manamah, Khazanah -- Manamah, Khazanah -- Manamah, Khazanah -- Manamah, Khazanah -- Ramadan tanpa Tarawih di masjid terasa kurang berkesan bagi kebanyakan Muslim.

Itu juga yang dirasakan banyak warga di Bahrain. Tak heran, ketika peme- rintah mengizinkan kegiatan salat berjamaah itu bisa kembali dilakukan di masjid, orang-orang sangat bersu- kacita memanfaatkan peluang itu.

Pada saat salat Tarawih berlang- sung, para pengunjung biasanya berdiri merapat. Tapi itu bukan pemandangan yang terlihat di Masjid Agung Al-Fateh Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Jakarta, Khazanah – Sumatera Barat menjadi prioritas perhatian DPD.

Semua program dari provinsi akan disikapi dan didorong agar cepat terlaksana. DPD pasti sangat mendu- kung program prioritas daerah. Sangat

menyenangkan jika aspirasi daerah yang disalurkan lewat DPD bisa cepat dieksekusi.

Demikkian pernyataan Ketua DPD RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti ketika menerima kunjungan Gubernur

di Manama, Bahrain. Paling tidak itu terjadi pada Ramadan tahun ini sewaktu pandemi virus corona masih merebak.

Ada jarak sekitar dua meter di antara mereka. Mereka mengenakan masker, tidak saling berjabat tangan, menjaga jarak satu sama lain dan mematuhi sejumlah protokol kesehatan lainnya. Mereka memasuki masjid itu setelah menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan dokumen vaksinasi.

Jamaah tarawih di Masjid Agung Al Fateh, Manama, Bahrain Ketua DPD Ri La Nyalla Mattalitti menerima kunjungan Gubernur Sumbar Mahyeldi

Ansharullah kemarin di ruang kerjanya.

BACA HAL-7 BACA HAL-7

La kewa Covid digun

(2)

2

KAMIS, 29 APRIL 2021 KAMIS, 17 RAMADHAN 1442 H

BERTEMU DUBES TIONGKOK

LaNyalla Berharap Vaksin Sinovac Bersertifikat WHO

Jakarta, Khazanah-- Jakarta, Khazanah--Jakarta, Khazanah-- Jakarta, Khazanah--Jakarta, Khazanah-- Pem- bahasan mengenai vaksin Sinovac mewarnai perbincangan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok, Xiao Qian, Rabu (28/4/2021).

Kedua pihak menginginkan agar kerjasama dua negara yang sudah terjalin erat selama ini lebih ditingkatkan. Baik kerjasama bidang perdagangan, kesehatan, parlemen dan bidang lain.

Senator asal Jawa Timur yang didampingi beberapa senator lain, seperti Gusti Farid Hasan Aman, Bustami Zainudin, Yorrys Rawe- yai dan Wa Ode Rabia Al Adawia, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Tiongkok yang memberikan 1,2 juta dosis vaksin Sinovac kepada Indonesia, Desem- ber lalu.

Hanya saja, LaNyalla berharap vaksin Sinovac segera menda- patkan sertifikat dari WHO.

“Karena belum bersertifikat WHO, kaum muslim Indonesia belum bisa melakukan ibadah umrah dan haji. Karena Sinovac yang disuntikkan ke sebagian besar rakyat Indonesia belum diakui organisasi kesehatan dunia itu.

Harapan kita Sinovac segera tersertifikasi WHO sehingga tidak membuat jamaah Indonesia terga- njal melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu juga meminta pemerintah Tiongkok berkomitmen dalam mendukung Indonesia menjadi pusat produksi vaksin di Asia Tenggara.

Terlebih, sudah ada kesepa- katan antara Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dalam perca- kapan teleponnya dari Beijing dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan.

“Kita ingin pemerintah Tiong- kok memprioritaskan pemenuhan kebutuhan vaksin di Indonesia.

Serta tidak menjual bahan vaksin ke negara Asia Tenggara lainnya.

Hal ini sesuai kesepakatan kedua negara untuk menjadikan Indo- nesia sebagai tempat produksi dan distribusi vaksin di regional Asia,”

katanya.

Dari sisi perdagangan, LaN- yalla menyoroti timpangnya neraca perdagangan kedua negara.

Meskipun nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok ada peningkatan, namun secara neraca masih lebih tinggi Tiongkok.

“Untuk itu kami berharap produk UMKM dan ekonomi kreatif dari Indonesia bisa diserap oleh pasar Tiongkok. Ini akan sangat membantu para pelaku untuk bertahan di masa pandemi,”

lanjutnya.

Menanggapi sertifikasi Sino- vac, Dubes Tiongkok Xiao Qian menjelaskan bahwa hal itu sedang dalam proses.

“Kemungkinan besar tidak ada permasalahan dan kami yakin

Solok, Khazanah - Solok, Khazanah - Solok, Khazanah - Solok, Khazanah -

Solok, Khazanah - Kunjungan Tim Ramadhan Provinsi Sumatera Barat ke Kota Solok, Senin (26/4), yang diketuai oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy bersama Walikota dan Wakil Walikota Solok, mensurvey lokasi tempat akan dibangunnya Stadion Olahraga Marahadin di Kelurahan Laing sebagai lokasi utama penyelenggaraan Porprov 2024, karena Kota Solok menjadi tuan rumah nantinya.

Turut hadir bersama Wagub, diantaranya Danlantamal, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga, Kepala Dinas Perikanan dan OPD terkait lainnya.

Walikota Solok Zul Elfian Umar dan Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana P didampingi beberapa Kepala OPD menjamu Tim Ramadhan Provinsi dengan buka bersama di Kediaman Walikota.

Wako mengucapkan terimakasih banyak kepada Wagub Provinsi Sumatera Barat telah menjadikan Kota Solok tujuan Tim Safari Ramadhan semoga ini menjadi berkah buat masyarakat Kota Solok.

Wagub juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah menjamu dengan menu berbuka yang enak, ini pertama kali saya menginjakan kaki di Rumah Dinas Walikota Solok semoga berkah.

Dalam agendanya Tim Ramadhan Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Masjid Nurul Falah Tanjuang Paku, Kelurahan Tanjung Paku Kecamatan Tanjung Harapan.

Tim Ramadhan Provinsi menyerahkan bantuan sebesar 20 juta kepada pengurus Masjid Nurul Falah Tanjuang Paku Kota Solok.  rijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamy

akan diakui WHO. Apalagi kami juga menjalin kerjasama terkait vaksin ini dengan negara muslim di Asia Tengah juga. Jadi kami pasti akan mengatasinya,” jelas Xiao Qian.

Dubes Tiongkok juga mendu- kung Indonesia menjadi tempat produksi vaksin dan distribusi regional Asia. Menurutnya Indo- nesia punya pasar besar, labora- torium memadai dan sumber daya yang mumpuni.

Sementara itu senator Gusti Farid Hasan Aman, selaku Ketua BKSP, menginginkan kerjasama bilateral dengan parlemen Tiong- kok untuk ditingkatkan.

“Kita ingin Bapak Dubes untuk selalu memfasilitasi parle- men Indonesia bekerjasama de- ngan parlemen Tiongkok. Agar selalu terjalin dialog dan menda- patkan solusi bagi kedua negara.

Karena selama ini Tiongkok merupakan mitra strategis Indo- nesia,” jelasnya. (*)(*)(*)(*)(*)

Wagub Sumbar Survey Lokasi

Stadion Marahadin

UNDANG 200 ANAK YATIM

Wako dan Wawako Bukittinggi Berbuka Puasa Bersama

Bukittinggi, Khazanah- Bukittinggi, Khazanah- Bukittinggi, Khazanah- Bukittinggi, Khazanah- Bukittinggi, Khazanah- Rasa gembira sebanyak 200 orang anak yatim saat berbuka puasa Rama- dhan 1442 Hijriah/2021 Masehi bersama Wali Kota Bukittinggi Erman Safar dan Wakil Wali Kota Marfendi Dt.Basa Balimo serta Ketua GOW Ny. Eva Marfendi dan beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi di dalam pendopo rumah dinas Wali Kota Kelurahan Belakang Balok Kecamatan ABTB Kota Bukittinggi, Selasa (27/4).

Acara berbuka puasa bersama tersebut digelar oleh komunitas Pola Pertolongan Allah (PPA) cabang Kota Bukittinggi yang bernaung dibawah Yayasan Abul- yatama Indonesia dalam kegiatan yang bertajuk Yatim Fest Me- njemput Pertolongan Allah de- ngan Do’a 200 Anak Yatim.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar, mengatakan sangat menga- presiasi kegiatan yang digelar oleh komunitas PPA Cabang Kota Bukittinggi itu yang menunjukkan kepedulian dengan menghadirkan 200 orang anak yatim.

“Atas nama peribadi dan Pemerintah Kota Bukittinggi kami sangat mendukung dan berterima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menggelar Yatim Fest, di mana dimasa-masa sulit saat ini masih dapat berbuat kegiatan

yang menunjukkan kepedulian, semoga kita di lapangkan Allah rezeki selapang-lapangnya,”

ungkap Erman.

Kepada anak-anak yang tidak lagi memiliki orang tua tersebut Wali Kota Erman Safar juga mendoakan semoga menjadi anak yang soleh dan solehah serta bermanfaat bagi umat.

“InsyaAllah kami akan terus berusaha membahagiakan adik- adik, kami doa kan adik-adik semua disini bisa menjadi pribadi- pribadi yang soleh dan solehah dan mampu untuk menjadi orang yang sangat bermanfaat untuk umat,” harapnya.

Sedangkan Panitia pelaksana, Ustadz Zaenal Muttaqin yang merupakan trainer PPA Institute menjelaskan bahwa lembaga PPA yang sudah ada di 138 Kabu- paten/Kota di Indonesia ini bergerak di bidang sosial, pendi- dikan dan kemanusiaan yang menghimpun kepedulian umat dalam bentuk infak, sedekah, zakat dan wakaf yang kemudian disalurkan melalui program pendayagunaan dan memberikan kontribusi dan solusi bagi perma- salahan umat.

“Kegiatan Yatim Fest hari ini merupakan bentuk kegiatan ranah sosial dari komunitas PPA dengan mengumpulkan 200 anak yatim yang ada dilingkungan kita di

Kota Bukittinggi, dan karena saat ini moment-nya Ramadhan kita adakan acara berbuka puasa bersama,” ujar Zaenal.

Zaenal juga mengatakan

Dinas Pangan Pessel Gelar Pasar Murah

Painan, Khazanah-- Painan, Khazanah-- Painan, Khazanah-- Painan, Khazanah-- Painan, Khazanah-- Dinas Pangan Pemkab Pessel bekerja- sama dengan Dinas Pangan Pemp- rov Sumbar, menggelar pasar murah untuk tenaga honorer dan sukarela, di halaman kantor bupati setempat.

"Tujuan kita menggelar kegi- atan pasar murah itu dilakukan guna membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dibawah harga pasaran," kata Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Pangan Pessel, Afriman Julta kepada Khazanah, Rabu (28/4).

Selain itu, kata dia, juga dalam rangka untuk mengantisipasi gejolak harga serta membantu

masyarakat dalam suasana Covid - 19 saat ini.

"Ini khusus kebutuhan pokok bagi tenaga honorer dan sukarela berhak untuk menerima dengan memiliki kupon yang telah kami sediakan. Namun jika ada masyarakat yang mau juga, ya kami berikan selagi itu ada stok,"

jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya pih- aknya berencana bakal menggelar pasar murah tersebut pada tiga titik, antara lain di pasar Inpres Painan dan Pasar Sago.

Kebutuhan pokok yang di jual itu adalah beras, cabe, bawang merah, bawang putih, daging, kentang, minyak goreng, sirup

dan gula pasir.

Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Suswita mengatakan, bahwa pasar murah ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Dengan tujuan untuk membantu masyarakat dengan harga dibawah pasaran.

Dan itu dilakukan oleh pihaknya di 19 kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

"Kami dari Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Untuk di Pesisir Selatan, pasar murah ini kita gelar tiga kali," jelasnya.

milhendra wandi.***************

bahwa, kepada anak-anak dibe- rikan bingkisan yang berisikan makanan dan pakaian serta THR yang berasal dari alumni PPA yang ada di Kota Bukittinggi.

Yatim Fest yang merupakan acara kebersamaan untuk melayani dan memuliakan anak yatim dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan tersebut, menjelang

datangnya waktu berbuka puasa disuguhi motivasi dan dongeng yang penuh pesan moral terlebih dahulu oleh motivator Angga Johan Saputra dari Bogor.  Iwin SBIwin SBIwin SBIwin SBIwin SB BERTEMU - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (kanan) saat menerima kunjungan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian di Lantai 8

Gedung Parlemen Senayan, 28 April 2021.

Wagub Sumbar Audy Joinaldy (kiri) saat mensurvey lokasi tempat akan dibangunnya Stadion Olahraga Marahadin di Kelurahan Laing, Solok

Pasar murah yang sedang digelar di halaman kantor Bupati Pesisir Selatan di Painan

Anak-anak yatim foto bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi

(3)

KAMIS, 29 APRIL 2021 KAMIS, 17 RAMADAN 1442 H

3

PPPPP AAAAA TTTTT IIIII

Pesantren

Sebagai Destinasi Pendidikan Islam

Belakangan ini, kalangan pendidikan Islam Indonesia, khususnya pemangku kebijakan yang bertanggung jawab atas pendidikan Islam, Kementerian Agama RI, menekadkan diri untuk menjadikan pendidikan Islam Indonesia sebagai destinasi pendidikan Islam global.

Tentu kebijakan ini pada aspek tertentu membutuhkan kesiapan strategi dan keseriusan internal Kementerian Agama, disamping dukungan masyarakat dan seluruh stakeholders secara serius.

Terdapat sejumlah alasan mengapa kita perlu mendukung kebijakan itu. Pertama, pemahaman Islam yang berkembang di Indonesia adalah pemahaman Islam yang Rahmatan lil’alamin. Islam yang senaniasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, menghargai hak-hak asasi manusia, menghormati ragam budaya dan kultur masyarakat, mengidamkan kedamaian, keadilan, toleransi, dan sikap yang keseimbangan (tawazun).

Di tengah pelbagai perbedaan dan keragaman sosio- kultural, agama, adat dan budaya, bahasa, dan lokalitas dalam ribuan pulau serta lainnya, namun Indonesia tetap kekar dalam bingkai persatuan dan kesatuan keindonesiaan. Ini menunjukkan pemahaman keagamaan Islam yang berkembang adalah Islam yang damai, toleran, dan menghargai segala bentuk perbedaan. Kedua, sebagai negara-bangsa yang mayoritas muslim dengan sosial budaya dan kultur yang sangat beragam, Indonesia patut untuk mengambil bagian strategis sebagai barometer tingkat peradaban pendidikan Islam yang dibanggakan.

Dalam konteks ini, Indonesia diharapkan mampu menjadi teladan bagi negara muslim dunia lainnya. Ketiga, gejolak sosial politik di Indonesia jauh lebih kondusif dibanding dengan negara muslim lainnya.

Kondisi gejolak sosial-politik dan perkembangan keislaman di sejumlah negara muslim belakangan ini, terlebih di kawasan Timur Tengah, patut disayangkan.

Gejolak tersebut mengakibatkan pusat-pusat keislaman pun menjadi redup. Mesir, Libya, Suriah, Yaman dan Saudi, kini ditimpa musibah konflik yang hingga kini belum usai. Demikian juga dengan pusat-pusat keislaman di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei cenderung belum mendapatkan momentumnya yang tepat. Maka bisa dikatakan, Indonesia menjadi negara yang paling memungkinkan untuk mengambil posisi sebagai pusat harapan pendidikan Islam dunia.

Di samping sejumlah alasan di atas, sesungguhnya yang menjadi alasan kuat untuk menjadikan pendidikan Islam Indonesia sebagai destinasi pendidikan dunia lebih disebabkan karena negara ini memiliki lembaga pendidikan Islam asli (genuin) Indonesia, yakni pondok pesantren. Dibanding dengan lembaga pendidikan Islam lainnya, semisal sekolah, madrasah dan perguruan tinggi agama Islam, pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam khas dan otentik Indonesia.

Pondok pesantren merupakan dunia tradisonal Islam yang mampu mewarisi dan memelihara kesinambungan tradisi Islam yang dikembangkan ulama dari masa ke masa, tidak terbatas pada periode tertentu. Oleh karena itu, ketahanan lembaga pesantren agaknya secara implisit menunjukkan bahwa dunia Islam dalam segi-segi tertentu masih tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Keniscayaan bahwa pesantren tetap utuh hingga kini bukan hanya disebabkan kemampuannya dalam melakukan akomodasi-akomodasi tertentu, tetapi juga lebih banyak disebabkan karena karakter eksistensialnya. Karakter yang dimaksud adalah, sebagaimana dikatakan Nurcholish Madjid, pesantren tidak hanya menjadi lembaga yang identik dengan makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous).

Moeldoko kumpulkan pejabat intelijen Moeldoko kumpulkan pejabat intelijenMoeldoko kumpulkan pejabat intelijen Moeldoko kumpulkan pejabat intelijen Moeldoko kumpulkan pejabat intelijen Buko basamo liau mah !

Ustad Somad ngajak patungan beli kapal selam Ustad Somad ngajak patungan beli kapal selamUstad Somad ngajak patungan beli kapal selam Ustad Somad ngajak patungan beli kapal selam Ustad Somad ngajak patungan beli kapal selam Suai...., dulu bali pesawat baiyua awak mah ! TNI – Polri serbu markas KKB TNI – Polri serbu markas KKBTNI – Polri serbu markas KKB TNI – Polri serbu markas KKB TNI – Polri serbu markas KKB Jan agiah ancik pak !

RUNDO

JJJJJ AAAAA NNNNN OOOOO

nasib jurnal ilmiah nasional—baik terakreditasi maupun tidak—menjadi taruhannya karena artikel-artikel “terbaik”

tidak lagi mengetuk pintu mereka.

Mengapa kesungguhan ketika mengirim ke jurnal ilmiah internasional dan terindeks tidak penulis berlakukan ketika mengirim ke jurnal ilmiah nasional?

Apakah lagi-lagi mentalitas jajahan masih mengakar di relung-relung terdalam akademisi kita—yang bahkan mungkin telah memahami pascakolinialisme hingga ke initisarinya—sehingga sering kali lebih memilih tampil habis-habisan untuk yang di luar sana alih-alih untuk yang di dalam? Belum lagi h-index yang menjadi penanda utama seorang akademisi layak memperoleh apresiasi.

Jika hal ini dilanggengkan, lantas di manakah kedudukan para akademisi yang setiap hari mengisi ruang-ruang perkuliahan demi menjadi rekan para pemimpi belia membangun jembatan menuju masa depan mereka? Mereka yang tidak pernah terekam oleh Pangkalan Data bukan berarti tidak bermakna.

Mungkin saya saja yang tidak mengerti kerangka dan alur berpikir di balik sengkarut yang digagas para penentu kebijakan ini. Sama halnya ketika saya tidak mengerti ketika sebagian orang melakukan eksodus menuju pascastrukturalisme, sementara strukturalisme belum sepenuhnya mereka jelajahi tetapi sudah mereka anggap superusang. Sebuah lompatan besar tanpa didahului pembangunan landasan pacu yang solid. Juga ketika sejumlah institusi pendidikan tinggi beramai-ramai membidik status Universitas Berkelas Dunia, sementara mereka berdiri di tanah air sebuah bangsa yang belum genap satu abad dan masih perlu terus-menerus memperkokoh fondasi dan pilar-pilar lantai dasarnya. Ada yang perlu kita renungkan kembali terkait paradigma yang telanjur diamini oleh banyak orang ini.

E p i l o g E p i l o g E p i l o g E p i l o g E p i l o g

Yang tergelap adalah menghapus, melupakan. Rasanya sebagian dari kita sedang menghapus dan melupakan yang telah kita miliki—diri kita sendiri—demi merengkuh sesuatu yang mungkin baru menjadi hak kita beberapa dasawarsa mendatang.

Cer Cer Cer

Cer Cermin Retak min Retak min Retak min Retak min Retak Ak

Ak Ak

Ak Akademisi Kita ademisi Kita ademisi Kita ademisi Kita ademisi Kita

OLEH : BRAMANTIO

Keajaiban Matrilini Minangkabau

ini. Konsep penyelamatan wanitanya, malah lebih komprehensif, karena dimulai dari perlindungan ekonomi terhadap kaum wanita melalui aturan adat pewarisan harta pusaka. Hak waris untuk kaum wanita memposisikan wanita lebih kuat secara ekonomi. Kuat secara ekonomi, membuat wanita tak mudah terjerembab kepada tragedi menjual diri. Bahkan, peran wanita makin diperhebat di era kerajaan Pagaruyung, dimana Bundo Kandung diposisikan sebagai pemegang peran sentral, sebagai limpapeh Rumah Nan Gadang. Bundo Kandung juga memiliki hak politik dalam pemerintahan di kerajaan Pagaruyuang.

Jadi, roh budaya matrilini Minangkabau itu adalah perlindungan wanita yang bersandi kepada penguasaan hak ekonomi utama “era saisuak” (land as social capital) oleh perempuan yang diatur dalam konsep pewarisan pusaka dan rumah gadang.

Matrilini, sebagai konsep teragung dalam peradaban manusia merupakan restrukturisasi tatanan rumah tangga sakinah-mawadah- nya Adam dan Hawa di surga, dimana saling menyayangi, menghormati, dan melindungi dirawat bersama, tanpa mengenal posisi superioritas dan inferioritas antara laki-laki dan perempuan. Sebuah restrukturisasi spektakular azas berumah tangga yang sudah tercabik dan terkoyak oleh superioritas kaum laki-laki di era purba dan gelapnya peradaban.

Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi

dari pusat budaya, seperti di zaman Dt.

Sri Maharadjo Dirajo di Pariangan Padang Panjang atau di era kerajaan Pagaruyung di Tanjung Bungo Tanah Datar, pertanyaannya siapa penyebarnya? Kok bisa menjadi anutan orang minang, baik yang berada di luhak nan tuo___darek, maupun di rantau____pesisir.

Yang pasti, budaya matrinili lebih dulu hadir, sebelum Islam berkembang di Minangkabau. Islam, sudah mulai disyiarkan oleh musafir Arab dan pedagang Arab dan Parsi pada tahun 1436 M. Buya Mahmud Yunus menyebut lebih awal, yakni dikembangkan oleh Syech Burhanuddin Al-Kamil, yang wafat pada tahun 1214 Masehi. Akan tetapi, keberadaan Islam itu hilang timbul. Ajaran Islam menghilang seiring kepergian sang pensyiar.

Islam baru berkembang permanen di wilayah Minangkabau sejak kehadiran Syech Burhanudin Ulakan dengan 4 kawannya, sepulang dari menuntut ilmu agama pada Syech Abdur Rauf di Singkil Aceh, mulai tahun 1656 M hingga wafatnya Syech Burhanudin ini pada tahun 1697 M.Oleh karena itu, suatu hal yang barangkali perlu dicatat adalah bahwa nenek moyang etnik Minangkabau ini adalah pionir yang paling berjasa mengangkat harkat dan martabat kaum wanita di muka bumi Ajaibnya dimana? Nenek moyang orang

Minang berasal dari wilayah yang menganut budaya patrilini, yaitu kawasan-kawasan yang berada di wilayah Cina Selatan yang bermigrasi sekitar 2500-2000 tahun lalu. Dan, kalau diyakini pula Tambo, bahwa orang Minang keturunan Sultan Iskandar Zulkarnaini, Sultan tersebut juga penganut patrilini.

Selanjutnya, agama yang pernah dianut oleh orang Minang berawal dari Hindu dan Budha. Penganut kedua agama ini juga bukan berbudaya matrilini. Sebelum masuk kedua agama tersebut, orang Minang disebut menganut animisme, maka animisme di mana pun juga tidak kenal dengan matrilininya Minangkabau.

Nah, ajaib dan spektakularnya budaya matrilini ini adalah andai kita mau merenung sejenak, bukankah merubah budaya dan keyakinan massal itu luar biasa beratnya? Apalagi keyakinan massal itu ajaran agama. Metamoforsis patrilini ke matrilini adalah sebuah proses budaya yang maha berat.

Dalam diksi gaul disebut, itu pekerjaan manusia setengah dewa. Ajaibnya itu terletak dari perubahan hak mutlak laki-laki sebagai penguasa harta dan warisan, beralih kepada kaum perempuan, yang di zaman antah barantah itu masih berada pada posisi inferior.

Sayangnya, kita tak memiliki catatan sejarah yang menyebutkan siapa penggagas matrilini ini dan kapan dimulai. Kalau dimulai

jahit, obras, dan permak tanpa nama demi memasang kancing lepas, merapikan helai- helai benang yang semestinya telah disadari penulisnya, dan merombak ukuran.

Dalam film The Hours (2002) racikan penulis skenario David Hare dan sutradara Stephen Daldry, Leonard Woolf berujar,

“Do you think it’s possible that bad writing actually atracts a higher incidence of error?”

Bagi saya, jawabannya adalah “Ya.” Para penulis seolah abai bahwa mereka menulis untuk pembaca lain, bukan untuk diri mereka sendiri di buku harian menjelang tidur malam dalam kondisi superlelah.

Hal ini diperparah dengan adanya penulis yang melampaui tenggat perbaikan artikel ilmiahnya sehingga meyebabkan efek domino berupa ketertundaan penerbitan. Sementara itu, di sisi lain, sebuah jurnal ilmiah harus berhadapan dengan lembaga akreditasi yang menjadikan keajekan penerbitan sebagai salah satu pembobot nilai layak atau tidak layak terakreditasi. Jika sudah seperti ini, lagi-lagi pengelola jurnallah yang pada akhirnya dilempar ke kolong bus yang sedang kencang melaju.

Bagaimanapun, yang paling parah yang beberapa kali saya jumpai adalah ketika saya menerima pesan singkat atau surel berisi pertanyaan “Apakah masih ada slot untuk edisi x? Jika ada, saya akan mengirim artikel saya.” Betapa instanisasi telah merembes bahkan membanjiri sebuah ranah yang sejatinya memerlukan ketekunan panjang untuk menambal- sulam berulang-ulang hingga anyaman itu tidak lagi sebidang saringan gajah.

Rangkaian yang saya uraiakan tersebut sedikit-banyak memperlihatkan bagaimana mentalitas sebagian akademisi kita dalam kaitannya dengan jurnal ilmiah nasional. Terlepas dari kewajiban bahkan tekanan yang mungkin mereka terima dari institusi tempat bernaung, tidakkah terbersit di dalam pikiran mereka untuk memelihara integritas?

P a r a d i g m a P a r a d i g m a P a r a d i g m a P a r a d i g m a P a r a d i g m a

Seiring invasi si Pangkalan-Data-yang- Terlalu-Sering-Disebut-Namanya yang selama beberapa tahun terakhir ini semakin mengakar, saya melihat kecenderungan pada dunia akademik kita untuk memusatkan perhatian ke sana. Akibatnya, Menjadi bagian ekosistem jurnal ilmiah

di sebuah institusi sejak sekitar satu dasawarsa lalu memberi saya banyak hal yang pada satu waktu perlu direnungkan kembali. Yang demikian semakin terasa mendesak saat ini ketika terjadi pergeseran paradigma terkait arti penting publikasi ilmiah dalam dunia akademik. Baik disadari maupun tidak, sebagian akademisi bangsa ini tampaknya sedang membakar lalu melarung dirinya sendiri.

Dalam sejumlah pertemuan pengelola jurnal ilmiah yang saya ikuti, tidak hanya satu-dua pemateri dengan nada bercanda menyampaikan “Hanya orang-orang gila yang mau mengurusi jurnal ilmiah.”

Sayangnya, kalimat itu tidak lebih daripada sebuah canda kosong dan penghiburan semu karena pada realitasnya tidak ada sebenar-benar apresiasi atas kegilaan tersebut. Yang lebih memprihatinkan, para penulis yang mengirim artikel untuk kemudian dipertimbangkan pemuatannya di jurnal ilmiah juga melakukan pelecehan yang sama. Dari titik inilah tulisan ini—

dengan berat hati—berangkat, meskipun saya tidak tahu akankah mencapai tujuannya.

M e n t a l i t a s M e n t a l i t a s M e n t a l i t a s M e n t a l i t a s M e n t a l i t a s

Setiap pribadi yang setidaknya satu kali mengirim artikel ke jurnal ilmiah tentu memahami bahwa gerbang pertama yang perlu mereka lewati adalah gaya selingkung. Gerbang ini krusial karena memberi gambaran awal apakah si penulis memiliki kesungguhan dan mengenali karakteristik jurnal ilmiah yang dituju.

Namun, yang terjadi tidak selalu demikian, sebagian penulis seolah-olah sedang menyebar acak surat lamaran kerja dengan format sama disertai “syukur-syukur dapat panggilan.”

Pada tataran berikutnya adalah raga artikel ilmiah itu sendiri. Di luar yang memang memperlihatkan kematangan yang bahkan mengagumkan, sebagian besar artikel yang pernah saya baca masih berkategori sangat mentah. Artikel-artikel ini sekadar pemampatan laporan penelitian dengan karakteristiknya yang kaku sehingga keterbacaannya pun tidak selancar apabila telah menjelma artikel. Penyunting memang senantiasa ada, tetapi alangkah keterlaluan apabila dengan sengaja menjadikan penyunting sebagai tukang

(4)

4

KAMIS, 29 APRIL 2021 KAMIS, 17 RAMADAN 1442 H

Disdukcapil L Disdukcapil L Disdukcapil L

Disdukcapil L Disdukcapil Lakuk akuk akuk akukan P akuk an P an P an P an Perek erek erek erekaman erek aman aman aman aman KTP dengan “

KTP dengan “ KTP dengan “

KTP dengan “ KTP dengan “K K K Katupek” K atupek” atupek” atupek” atupek”

Wako Buka Pesantren Ramadhan TP PKK Kota Solok

Wako.

Zul Elfian juga mengajak hadirin untuk membentengi anggota keluarga dari pengaruh buruk globalisasi dan radikalisme dengan belajar untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Ikutilah kegiatan ini dengan serius dan ikhlas, agar ilmu yang akan disampaikan oleh narasumber kita nanti, dapat kita jadikan amalan dalam kehidupan sehari- hari,” ujar wako.

Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian Umar mengatakan, saat ini peserta pesantren Ramadhan cuma bisa 70 orang karena masih dalam pandemi Covid-19, dan kegiatan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan. Menurutnya, dengan pesantren Ramadhan ini, diharapkan iman bertambah- tambah terus ke depannya.

“Ibu-ibu kader PKK adalah tali penyambung ke masyarakat nantinya dalam memberikan pengetahuan tentang virus Covid- 19. Minimal untuk keluarga dan lingkungan sekitar kita. Mudah- mudahan ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat kita serap dan diamalkan dengan baik,”

tutupnya.  rijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamyrijal islamy apresiasi kepada TP PKK Kota

Solok yang telah serius menjadikan kegiatan pesantren ramadhan ini menjadi kegiatan tahunan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan “Kota Solok Kota Beras Serambi Madinah”.

“Pesantren Ramadhan ini juga menjadi salah satu upaya yang kami harapkan dapat menanamkan keimanan kepada seluruh keluarga, khususnya bagi anak-anak,” sebut wako.

Lebih lanjut dikatakan, bulan Ramadhan merupakan bulan madrasah dalam membentuk karakter dan pribadi muslim seutuhnya. Di bulan Suci Ramadhan, umat muslim dilatih dan ditempa untuk menjadi insan yang lebih baik.

Ramadhan juga merupakan ladang amal bagi kita semua sebab berbagai ibadah yang dilakukan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

“Menuntut ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat, juga merupakan salah satu amal ibadah yang perlu kita tingkatkan pada momen bulan suci ramadhan ini. Salah satunya dengan penyelenggaraan pesantren ramadhan hari ini,” ucap Solok, Khazanah

Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah—Wali Kota Solok H.Zul Elfian Umar, membuka kegiatan pesantren Ramadhan Tim Penggerak PKK Kota Solok Tahun 2021, di Balairung 99 Rumah Dinas Walikota Solok, Rabu (28/4).

Turut hadir, Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Zulmiyetti Zul Elfian Umar, Wakil Ketua TP PKK Kota Solok Ny. Dona Ramadhani, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Solok Delfianto, serta

para peserta sebanyak 70 orang.

Pesantren Ramadhan TP PKK Kota Solok kali ini mengangkat tema ‘Melalui pesantren Ramadhan kita tingkatkan pengetahuan dan pengamalan agama dalam keluarga di era pandemi Covid-19, Menuju kota yang semakin diberkahi dan sejahtera’. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu (28/4) dan Kamis (29/4).

Wako Zul Elfian Umar dalam sambutannya, memberikan

MENDATANGI – Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pariaman melakukan perekaman KTP ke rumah warga berkebutuhan khusus dan sakit menahun.

(Foto : Syarial Suger)

Tim Monev Kemenag Agam Tinjau Kegiatan Seni Budaya Islam

Lubuk Basung, Khazanah Lubuk Basung, Khazanah Lubuk Basung, Khazanah Lubuk Basung, Khazanah

Lubuk Basung, Khazanah—Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam, mengevaluasi kegiatan seni budaya Islam yang dilaksanakan Lembaga Seni Budaya Islam se-Agam.

Ketua tim monev, Yunaldi, Selasa (27/4) mengatakan, evaluasi ini dilaksanakan sejak kemaren yang akan berlangsung sampai 30 April 2021, dengan mengunjungi seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah itu.

“Evaluasi ini dilaksanakan untuk memperoleh data akurat mengenai kegiatan dan lembaga seni budaya Islam, seperti gambus, barzanji, marawis, hadrah, qasidah rebana, dan lainnya,” ujarnya.

Untuk itu, diharapkannya lembaga seni budaya Islam hendaknya terdaftar di KUA sebagai koordinator keagamaan Islam di kecamatan.

Sehingga tercipta sinergitas antara Kementerian Agama dengan lembaga seni budaya Islam yang ada.

Kunjungan pertama tim ini dilakukan di KUA Tilatang Kamang. Kedatangan tim disambut oleh Kepala KUA Tilatang Kamang, Basyaruddin beserta jajarannya.

Dalam kegiatan evaluasi itu, jajaran KUA Tilatang Kamang memberikan segala informasi mengenai lembaga seni budaya Islam yang ada di Tilatang Kamang, sesuai permintaan tim monev.

“Kita ucapkan terimakasih atas kunjungan tim monev, dengan harapan ke depan dapat membawa keberkahan di bulan Ramadan ini, dalam peningkatan kinerja dengan data akurat serta kerjasama yang baik antar Penyuluh Agama,”

jelasnya.

Menurutnya, monev ini juga dapat memberikan motivasi kepada Penyuluh Agama untuk meningkatkan kinerjanya dengan inovasi, dan kerjasama yang baik bersama lembaga seni budaya Islam yang ada.  heppy kusnandarheppy kusnandarheppy kusnandarheppy kusnandarheppy kusnandar FOTO BERSAMA – Tim monitoring dan evaluasi (Monev) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam foto bersama sebelum mengevaluasi kegiatan seni budaya Islam yang dilaksanakan Lembaga Seni Budaya Islam se- Agam. (Foto : Heppy Kusnandar)

Pemerintah Kota Payakumbuh mutasi 22 ASN

Payakumbuh, Khazanah Payakumbuh, Khazanah Payakumbuh, Khazanah Payakumbuh, Khazanah Payakumbuh, Khazanah—

Pemerintah Kota Payakumbuh, dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda, didampingi Asisten I Yufnani Away laksana- kan pelantikan terhadap pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di ling- kungan pemerintah kota Payakumbuh.

Pelantikan yang digelar di aula pertemuan Ngalau Indah lantai 3 kantor Walikota berlangsung dengan menerapkan aturan proto- kol kesehatan agar terhindar dari penularan virus Covid-19.

Ada sebanyak 22 orang peja- bat di lingkungan pemerintah kota Payakumbuh yang dilantik, dimana untuk pejabat adminis- trator sebanyak 4 orang, pejabat pengawas 17 orang dan pejabat fungsional 1 orang.

Dan untuk pejabat adminis- trator yang dilantik yakni, Joni, S. Sos (sekretaris pada dinas pendidikan), Sospidarmi, S. PD (Kabid pendidikan dasar pada dinas pendidikan), Ance Alfiando, S. ST, MPSSp (Kabid pengem- bangan dan penilaian kinerja aparatur pada BKPSDM), dan Efrizal, S. Sos (Kabid pemberda-

yaan sosial pada dinas sosial).

Setelah dilantik dan melaku- kan pengambilan sumpah jabatan, Sekretaris Daerah Rida Ananda mengatakan jika saat ini tuntutan masyarakat akan kinerja pemerin- tahan sangatlah besar.

“Dan tentu kita wajib tahu akan kewajiban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ini. Maka diharapkan kepada kita semua agar dapat memaknai kegiatan kita di pemerintahan sebagai pemenu- han kebutuhan organisasi pemerin- tahan, bukan karena pemenuhan kepentingan personal ataupun organisasi tertentu”, ujar Rida, Rabu (28/4/2021).

Rida Ananda mengatakan bahwa banyak hal dijadikan pertimbangan dalam melaksanakan dan mengambil keputusan untuk melakukan mutasi ASN, dimana hal itu diantaranya melihat integri- tas, kerjasama, komunikasi, orien- tasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, mengelola perubahan dan dalam pengambilan keputusan.

“Kepada seluruh pegawai yang telah dilantik, saya mengharapkan agar amanah yang telah diemban dan diberikan oleh masyarakat

melalui pemerintah daerah, serta dimana amanah ini tertumpang harapan yang besar dari masya- rakat dan daerah sehingga amanah tersebut haruslah dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi. Dan dengan itu maka pelayanan terhadap masyarakat terlaksana semakin baik dan semakin berkualitas,” tukas

Sekretaris Daerah itu.

Di akhir sambutannya, Rida kembali ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik, dan mengajak agar pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri pada tugas yang baru sehingga percepatan pencapaian kinerja dapat diharapkan tercapai dengan maksimal.  lili yuniatilili yuniatilili yuniatilili yuniatilili yuniati PELANTIKAN - Sekretaris Daerah Rida Ananda, didampingi Asisten I Yufnani Away laksanakan pelantikan terhadap pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan pemerintah Kota Payakumbuh. (Foto : Lili Yuniarti) PESANTREN RAMADHAN - Wali Kota Solok H.Zul Elfian Umar

saat membuka Pesantrn Ramadhan. (oto : Rijal Islamy) Pariaman, Khazanah

Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah Pariaman, Khazanah—Untuk mencapai terdatanya dan tercatatnya seluruh masyarakat Kota Pariaman agar memiliki KTP elektronik (KTP- el) terkhusus kepada masyarakat Kota Pariaman yang berkebutuhan khusus, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pariaman melakukan perekaman KTP ke rumah warga berkebutuhan khusus dan sakit menahun, yang disebut dengan “Katupek”.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Pariaman, Fauzan.

“Hari ini kita mulai melaku- kan perekaman KTP-el bagi warga berkebutuhan khusus yang ada di Kota Pariaman. Kita melakukan perekaman sesuai dengan data yang kita peroleh dari desa atau kelura- han. Ini merupakan salah satu inovasi Disdukcapil yang telah kita sosialisasikan beberapa waktu lalu,”

ungkapnya usai melakukan pere- kaman.

Katupek merupakan salah satu inovasi yang diciptakan oleh Disdukcapil Kota Pariaman. Katupek adalah Pelayanan KTP-el penduduk yang berkebutuhan khusus, baik itu lansia atau remaja. Pada tahun sebelumnya, jemput bola sudah sering dilakukan dengan tujuan mendekatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat sampai ke tingkat desa dan sekolah.

Namun perekaman KTP di tahun 2021 terasa berbeda karena dilakukan dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir, sehingga untuk jemput bola perekaman KTP-el tetap bisa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu Kepala Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Kota Pariaman, Syamsuherni menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan dari

tahun sebelumnya. Sampai saat ini lebih kurang dari 65 orang warga berkebutuhan khusus yang telah dilakukan perekaman KTP-el.

“Kita tidak mempunyai target berapa warga berkebutuhan khusus yang harus terdata, namun kita berharap semua warga Kota Pariaman baik lansia, disabilitas dan berkebutuhan khusus memiliki KTP-el sehingga merekapun bisa mendapatkan hak-hak yang harus diterima karena telah memiliki KTP- el, “ ujarnya.

Ia menambahkan pada Katu- pek , ada beberapa yang dikecuali- kan, misalnya perekaman sidik jari

tidak bisa dilakukan karena kondisi telapak tangan yang terkepal.

Kondisi seperti ini bisa dilanjutkan dan KTP-el pun bisa diterbitkan.

Ini merupakan salah satu kemuda- han yang diberikan Disdukcapil untuk warga berkebutuhan khususyang ada di Kota Pariaman.

Ernis Tanefi salah satu anak dari warga berkebutuhan khusus yang dilakukan perekaman hari ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemko Pariaman khususnya Disdukcapil Kota Pariaman yang telah bersedia melakukan perekaman langsung kerumah.

Karena melihat kondisi orang-

tuanya saat ini, tidak memung- kinkan untuk datang ke kantor sementara sang ibu belum memiliki KTP-el.

“Terima kasih banyak Pemko Pariaman dan Disdukcapil Kota Pariaman atas partisipasinya. Ini semua sangat bermanfaat bagi kami.

Banyak sekali manfaat KTP-el bagi ibu, salah satunya penerimaan bantuan yang harus melampirkan KTP-el. Jadi sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pariaman, Disdukcapil dan pihak desa yang telah membantu proses perekaman ini, “ tutupnya.

 syafrial sugersyafrial sugersyafrial sugersyafrial sugersyafrial suger

(5)

KAMIS, 29 APRIL 2021 KAMIS, 17 RAMADAN 1442 H

5

SOAL LAHAN BEKAS KANTOR BUPATI LIMAPULUH KOTA

Kalau Merusak Persaudaraan Tidak Usah Dibahas

Payakumbuh, Khazanah— Walaupun masa jabatannya akan berakhir tahun depan, namun di saat-saat akhir masa jabatannya, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi masih sering turun ke lapangan. Salahsatunya turun ke petani di Padang Tangah Payobadar dalam rangka mensosialisasikan pupuk pengganti urea yang susah dicari di pasaran.

TRIK RIZA FALEPI MEMBANGUN PAYAKUMBUH

BUPATI SERAHKAN MESIN PERTANIAN 20 KELOMPOK TANI

Upaya Padang Pariaman Sejahterakan Petani

kita selalu mengalami surplus,”

tutup Suhari Bur.

Menurutnya yang harus terus dilakukan adalah memaksimalkan lagi potensi hasil pertanian yang ada di wiliyah tersebut agar dapat Parit Malintang, Khazanah-

Parit Malintang, Khazanah- Parit Malintang, Khazanah- Parit Malintang, Khazanah- Parit Malintang, Khazanah- --- Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE,MM menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada 20 kelompok tani, Rabu (28/4).

Suhatri Bur mengatakan ban- tuan alat pertanian tersebut merupakan bantuan langsung yang diberikan oleh kementrian pertanian melalui pemerintah daerah berdasarkan usulan kebu- tuhan petani di wilayah kabupaten Padang Pariaman, bantuan yang diserahkan berupa, cultivator 2 unit, power tresher 7 unit dan combine harvester sebanyak 1 unit.

Selain itu, menyerahkan bantuan berupa bibit kelapa, benih padi, kegiatan P2L DAK non fisik, dan kegiatan P2L APBN.

Bupati mengharapkan dengan diserahkannya bantuan alat dan mesin pertanian kepada 20 kelom- pok tani, dapat membantu men- sejahterakan petani sekaligus meningkatkan hasil produksi petani di kabupaten padang pariaman

“Bantuan alat dan mesin pertanian ini merupakan do’a para petani kita yang di jabah oleh

Allah SWT,” kata dia.

Ia berharap dengan diserahkan- nya bantuan alat dan mesin pertanian serta bibit tanaman pertanian ini, dapat membantu dan dimaksimalkan dengan sebaik mungkin, serta dijaga agar berman- faat dan dapat mendorong hasil pertanian masyarakat kedepannya.

Bupati juga mengatakan bahwa kabupaten padang paria- man memiliki potensi yang sangat baik dalam sektor pertanian untuk terus dapat di maksimalkan khusus nya untuk komiditi beras.

“Kabupaten padang pariaman mengalami surplus dilihat dari jumlah konsumsi komiditi beras di wilayah kabupaten padang pariaman yang yang jauh lebih kecil dari pada jumlah hasil produki pertanian nya,” jelasnya.

“Kita memiliki potensi untuk menjadi pemasok komoditi beras, Kita memiliki 23.856 hektar lahan basah pertanian dan dapat meng- hasilkan sebanyak 164.000 Ton beras pertahunnya, rata-rata konsumsi masyarakat kita di wilayah kabupaten padang paria- man hanya sebesar 31.500, dan

cerdas dari warga Payakumbuh agar kita bisa maju.

“Dengan alasan itulah saya menghimbau kita semua untuk lebih banyak bekerja, berpikir, dan berinovasi. Kurangi omong kosong maupun polemik yang tidak berkesudahan. Semua memiliki kontribusi untuk itu, dan ini bukan hanya porsi pemda saja melainkan porsi kita semua untuk turut andil bagi kemajuan Payakumbuh,” himbaunya  Lili Lili Lili Lili Lili Y u n i a t i .

Y u n i a t i . Y u n i a t i . Y u n i a t i . Y u n i a t i .

Seleksi Terbuka JPT

Parit Malintang, Khazanah-- Parit Malintang, Khazanah--Parit Malintang, Khazanah-- Parit Malintang, Khazanah--

Parit Malintang, Khazanah-- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengadakan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan pemerintah setempat yang dikeluarkan melalui pengumuman pada Selasa (27/4) di Kantor Bupati di daerah itu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Drs. Armeyn Rangkuti, mengatakan seleksi ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 teantang perubahan atas peraturan nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil, dan memperhatikan Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi nomor 15 tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara terbuka dan kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Pihaknya membuka kesempatan kepada Pegawai Negeri Sipil yang berminat dan memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang akan dimulai pendaftarannya pada 28 April 2021 hingga 10 Mei 2021.

Adapun jabatan yang akan diseleksikan yakninya Staf ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah.

Ia juga menambahkan seluruh pengumuman ataupun pemberitahuan yang terkait dengan seleksi tersebut akan disampiakan melalui website BKPSDM Padang Pariaman pada link www.bkpsdm.padangpariaman.go.id ataupun papan pengumuman BKPSDM Kabupaten Padang Pariaman atapun melalui media cetak  Syafrial Suger Syafrial Suger Syafrial Suger Syafrial Suger Syafrial Suger...

Bazar TP PKK Bukittinggi

Bukittinggi, KhazanahBukittinggi, KhazanahBukittinggi, KhazanahBukittinggi, KhazanahBukittinggi, Khazanah- TP PKK Kota Bukittinggi mengadakan rapat persiapan dengan SKPD mitra di Rumah Dinas Wali Kota, Belakang Balok, Rabun(28/4) guna pembahasan akan digelarnya bazar dan pasar murah tanggal 3 sampai 5 Mei 2021, rapat ini langsung dipimpin Ny.

Fiona Erman Safar Ketua TP PKK Bukittinggi.

Disampaikannya bazar dan pasar murah berlokasi mulai dari depan Rumah Dinas Wako hingga depan Mal Pelayanan Publik, Belakang Balok. Kegiatan dimaksud akan dimulai pukul 09.00 pagi hingga 14.00 Wib.

Bazar dan pasar murah akan diisi ruang tempat penjualan berbagai bahan kebutuhan pokok, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging sapi dan kerbau beku, bawang merah, cabe, mie instan, makanan dan minuman kaleng, juga tersedia tempat ruang bunga hias, pakaian jadi serta bordiran.

Menurut Ny. Fiona, Bazar dan Pasar Murah ini digelar untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan- bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1442 H dengan harga terjangkau.

Mengantisipasi lonjakan kasus Covid 19, sambung Fiona, pelaksanaan protokol kesehatan akan diawasi dengan ketat oleh petugas SKPD terkait. Lebih lanjut, jumlah peserta di dalam lokasi bazar akan dibatasi, hanya 25 orang per- pembagian waktu dan pengunjung wajib mengenakan masker



 Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB. Iwin SB.

Soal Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi dikenal selama ini dikenal sebagai seorang pekerja keras tentu tidak ada yang akan membantah, buah kerja kerasnya itu sudah sama-sama dirasakan oleh masyarakat bagaimana lakek tangannya.

Malah sebagian masyarakat meragukan apakah kerja pelanjut beliau nanti bisa lebih baik dari yang sekarang atau sekurangnya sama dengan yang sekarang.

Soal pupuk subsidi, yang tidak cukup untuk kebutuhan petani di daerah itu, bahkan sering hilang nggak tentu ujung rimbanya, Riza pun berupaya mencarikan jalan keluarnya.

Lama bekerja mencari alternatif pupuk pengganti ke luar daerah, akhirnya Riza menemukan sejenis pupuk cair yang bisa meningkatkan produksi menjadi 8-12 ton/ha, dibandingkan dengan pupuk subsidi yang selama ini hanya 5-6 ton/ha, bahkan umur padi pun bisa lebih

pendek sehingga mampu berproduksi 3-4 kali dalam satu tahun.

Harus diakui kerja Riza dari sisi yang begini jarang terekspos, kecuali petani yang berhubungan dengan Riza lah yang lebih tahu apa yang sedang diurusnya selain timnya di dinas pertanian.

Ketika ditanya lebih jauh oleh media mengapa kerja seperti ini tak banyak terekspos, Riza menjawab simpel.

“Kurangilah bicara, banyak bekerja, bangun kegiatan yang produktif untuk kemakmuran dan kesejahteraan kita bersama,” ujar Riza, Rabu (28/4)..

Riza menyampaikan di daerah-daerah yang lebih maju atau negara yang lebih maju, peran membangun lebih besar ada pada pihak swasta dan BUMN.

Mereka bahkan memiliki porsi kontribusi membangun sekitar 80 persen dari total dana pembangunan tiap tahun, sementara pemerintah hanya

Kurangilah Bicara, Banyaklah Berkerja!

Kurangilah Bicara, Banyaklah Berkerja! Kurangilah Bicara, Banyaklah Berkerja!

Kurangilah Bicara, Banyaklah Berkerja! Kurangilah Bicara, Banyaklah Berkerja!

“Saya baik kok hubungannya dengan bupati dan wabup, juga baik hubungan dengan bupati dan wabup sebelumnya, bahkan kadang saya masih main domino dengan pak Alis, dengan pak Fahmi, dan dengan mantan-mantan yang lain,” ungkap Riza.

Kenapa Riza santai saja menanggapi persoalan tersebut karena masih banyak urusan-urusan yang harus dibereskan, termasuk terakhir persoalan Covid-19 yang masih menghantui.

Riza memahami sebagai contoh adalah adanya keinginan sebagian warga Luak Limopuluah untuk membangun bangunan bersejarah di sana, secara aturan kata Riza itu jauh lebih rumit dan sulit.

“Kalau itu keinginan warga Luhak Limopuluah tentu bagus, tapi pemkab membangun di luar wilayah administrasinya bukan perkara mudah, kalau tidak hati-hati malah menjadi temuan bahkan bisa mangkrak di tengah jalan, sehingga bisa- bisa jadi monumen mangkrak,” pungkasnya  Lili Yuniati

Lili YuniatiLili Yuniati Lili YuniatiLili Yuniati

menjadi pengahasil komoditi yang unggul kedepannya.

Turut mendampingi kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DistanKP) Yurisman SP.

MM.,  Syafrial Suger Syafrial Suger Syafrial Suger Syafrial Suger... Syafrial Suger

Inilah Cara DWP UIN IB Padang Peduli Kasih Cerita Ramadan Cerita Ramadan Cerita Ramadan Cerita Ramadan Cerita Ramadan

Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah—

Padang, Khazanah— Dharma Wanita Persatuan (DWP) Univer- sitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang. Membagikan 120 paket sembako.

Pembagian paket sembako merupakan, kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun, dibulan puasa dan menyambut hari idul fitri.

Ketua DWP UIN IB Padang, dr. Erwi Saswita Wirman, Sp.THT, mengatakan pembagian paket sembako ini, diperuntukan bagi karyawan di lingkungan UIN IB Padang dan

memiliki ekonomi lemah.

“Ditahun ini, kita membagikan 120 paket sembako ke tenaga cleaning service, sopir, satpam, marbot masjid dan sebagian PPNPN”, ungkap Erwi Saswita, BAGIKAN- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam

Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, dr. Erwi Saswita Wirman, Sp.THT, membagikan paket sembako (foto: Murdiansyah Eko).

Rabu (28/4).

Ia berharap agar, kegiatan ini dapat membawa dampak positif, serta semakin memumpuk keima- nan dan rasa kasih sayang.

“Kita berharap program ini dapat memberi manfaat bagi bapak dan ibu pegawai UIN Imam Bon- jol Padang,” harapnya.

Terkait pendanaan program, Ketua DWP mengungkapkan bahwa seluruh biaya diambil dari kas DWP UIN Imam Bonjol Padang.

“Untuk pembiayaan program, semua berasal dari kas DWP,”

tutupnya.

Para penerima paket sembako, tampak senang dengan adanya bantuan tersebut  Murdiansyah Murdiansyah Murdiansyah Murdiansyah Murdiansyah E k o

E k o E k o E k o E k o . Tapi, menurut hemat Riza, karena lokasinya

berada di pusat kota, dia berharap Pemkab Limapuluh Kota dapat memperhatikan keindahan kota.

“Karena ada bangunan yang dibangun sudah sampai ke pagar, padahal itu melanggar dan bertentangan dengan tata ruang di Payakumbuh.

Jangan sampailah kita pemko yang menegur, apalagi membongkar, tidak baik dan saya yakin pihak Pemkab tahu aturan,” ungkap Riza.

Lebih lanjut Riza menyampaikan agar setiap yang ingin berkomentar terkait aset ini haruslah melihat pada aturan yang ada, jangan asal berkomentar saja, karena aturan soal aset serta aturan tata ruang dan aturan yang mengikutinya tidaklah mudah.

“Jangan sampai karena kita tidak tahu aturan terus berkomentar seolah-olah bisa diselesaikan dengan cara-cara yang sesuai selera kita saja,”

ujarnya.

Terkait dengan ada yang menyatakan harusnya dua pemda ini lebih mesra, Riza mempertanyakan kurang mesra dimananya?

Payakumbuh, Khazanah—

Payakumbuh, Khazanah—

Payakumbuh, Khazanah—

Payakumbuh, Khazanah—

Payakumbuh, Khazanah— Wali Kota Riza Falepi menyampaikan kalaulah nantinya akan menjadi perusak hubungan baik antar daerah, lebih baik permasalahan lahan eks kantor bupati Limapuluh Kota di kota itu tidak usah dibahas.

Selain itu, pemerintah Kota Payakumbuh saat ini juga merasa tidak urgen untuk membahasnya..

“Janganlah kita merusak hubungan baik satu Luhak Nan Bungsu ini akibat urusan yang kalau itu akan membuat banyak pihak menjadi senang jadi tukang kipas. Tidak dibahas pun soal kantor tersebut tidak apa, karena saat ini belum menjadi prioritas kami,” terangnya kepada media, Rabu (28/4).

Ditambahkannya, Pemkab Limapuluh Kota bisa jadi belum siap membahasnya dengan segala aturan yang mengikutinya, untuk itu kata Riza lebih baik didiamkan sajalah dahulu.

“Mungkin saja bisa dibicarakan suatu saat ketika hari baik dan mood orang Limapuluh Kota juga baik. Saat ini fokus ke Covid-19

lebih elok, lagipula ekonomi sedang tak baik, Pemko maupun Pemkab tak mungkin bisa bikin ini itu disana untuk dibangun dengan anggaran daerah, APBD takkan cukup,” ulasnya.

Riza Falepi juga memberikan tanggapan atas tudingan yang menyatakan dirinya terlalu keras bicara terkait aset Pemkab Limapuluh Kota beberapa waktu lalu hingga memicu beberapa anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dan Tokoh Luak Limopuluah membalas pernyataan Riza, bahkan sampai menyebut Payakumbuh jangan jadi “Sangkuriang”.

“Itu bukan keras, tapi berbicara dalam koridor aturan dan tentu disampaikan apa adanya, walaupun pahit dan tidak sesuai selera kita.

Namanya aturan, ya kita sampaikan apa adanya,”

terangnya.

Riza menegaskan kalau urusan kawasan eks kantor bupati bukan masalah besar baginya.

Tidak diberikan ke Pemko Payakumbuh tidak apa, karena menurutnya saat ini masih belum dibutuh-butuhkan sekali.

sekitar 20 persen.

“Bisa dibayangkan pihak swasta dan masyarakatnya sangat produktif. Mengapa demikian?

Karena mereka sangat inovatif sehingga mampu melahirkan produk produk bernilai tambah tinggi,” kata dia..

Artinya setiap barang atau jasa yang dihasilkan memiliki keuntungan yang besar akibat inovasi produk yang bisa diciptakannya dan hal itu rata- rata berorientasi pemasaran ke luar

daerah kita atau bahkan ekspor karena memang di luar sana yang banyak pasarnya. Tinggal kita berpikir demikian dan itu nggak cukup banyak cuap-cuap tapi minim kerja.

Dikatakan Riza, dirinya memimpikan Payakumbuh yang maju, didatangi banyak orang untuk berbisnis dan berproduksi, penuh inovasi dan sumber inspirasi bagi daerah lain. Bagi Riza apa yang diraih Payakumbuh selama ini walaupun cukup baik,

tapi belum memuaskan Riza sama sekali.

Maka, kata Riza, perlu dipikirkan sumber-sumber keunggulan (competitive advantage) Payakumbuh yang akan menjadi cash flow atau sumber pertumbuhan tinggi kota sehingga dengan gamblang nampak kesejahteraan itu di Payakumbuh, dan itu diharapkan sustainable atau berkelanjutan.

Untuk itu dibutuhkan kerja keras, daya inovasi dan kerja

BANTUAN- Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE,MM menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian kepada 20 kelompok tani, Rabu (28/4) sebagai upaya mensejahterahkan petani (foto: Syafrial Suger).

PENGGANTI- Walaupun masa jabatannya akan berakhir tahun depan, namun di saat-saat akhir masa jabatannya, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi masih sering turun ke lapangan.

Salahsatunya turun ke petani di Padang Tangah Payobadar dalam rangka mensosialisasikan pupuk pengganti urea yang susah dicari di pasaran (foto: ist/net).

Gambar

FOTO BERSAMA - Anggota DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, S.IP., MH oto bersama saat berkunjung ke Nagari Lareh Nan Panjang Barat, Kecamatan VII Koto Sungai Saria

Referensi

Dokumen terkait

Penyampaian materi sistem pernapasan manusia menggunakan metode Blended learning dengan bantuan video conference dan google classroom dalam penelitian ini memiliki

Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk mengangkat topik di atas dalam bentuk penelitian, penulis membagi dua kelompok, kelompok pertama diberikan

Pada bagian pendahuluan telah diungkapkan bahwa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manfaat hubungan relasional, yang diwakili oleh konstruk manfaat kepercayaan,

Investor maupun calon investor agar lebih memperhatikan Earning Per Share karena variabel tersebut berpengaruh secara parsial terhadap harga saham Food and Beverage di

Nilai sumberdaya hutan sendiri bersumber dari berbagai manfaat yang diperoleh masyarakat.Dengan demikian dapat dikatakan bahwa buah-buahan adalah merupakan sumber

dengan praperti, agar manfaatkan PMP, Pada APSD Perubahan usahakan agar alakasikan Rp 20 Triliun untuk SUMO.. Oireksi yang tidak dapat mengikuti aturan Pemprav OKI

Terdapat tujuh ciri-ciri umum yang menggambarkan pandangan tentang keagamaan orang Jepang, yaitu; pengaruh timbal balik yang berarti tidak hanya bermacam-macam agama bercampur

dan dan sediment data editor. Hasil analisa angkutan sedimen pada Hec-Ras 5.0.3 menunjukkan bahwa terjadi agradasi dan degradasi sedimen pada dasar sungai. Sebelum ada