• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PERJANJIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH MENURUT KETENTUAN HUKUM PERDATA DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II PERJANJIAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH MENURUT KETENTUAN HUKUM PERDATA DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Terciptanya keadilan, ketertiban, dan kepastian hukum. Kedudukan para pihak Dalam perjanjian pengadaan barang / jasa seharusnya bersamaan dijamin oleh hukum secara

Pengertian perjanjian telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) Pasal 1313, yaitu bahwa perjanjian atau persetujuan adalah suatu perbuatan dengan mana

Suatu perjanjian harus dibuat dengan itikad baik, ini mengandung arti, bahwa menurut Pasal 1338 ayat (3) KUHPerdata, bertujuan untuk mencegah kelakuan yang tidak patut

Jadi dapat kita simpulkan bahwa menurut Pasal 1338 perjanjian yang dibuat secara sah, yaitu memenuhi syarat-syarat Pasal 1320 KUHPerdata berlaku

Penipuan sebagai alasan pembatalan perjanjian yang diatur dalam Pasal 1328 KUHPerdata yang terdiri dari dua ayat, yang keseluruhannya dinyatakan bahwa: “Penipuan merupakan

Jadi praktek aborsi yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan sebagaimana disebut diatas merupakan aborsi ilegal diatur dalam Pasal 194 Undang-

Ruang Lingkup Proses Pemilihan Penyedia: Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 yang mengganti Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Pasal 1 angka 36, disebutkan bahwa ETendering

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam rangka pelaksanaan Pasal 61 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan