ANALISIS YURIDIS TERHADAP PRODUK HUKUM KETETAPAN MPR SETELAH PERUBAHAN UUD Drs Munif Rochmawanto, SH,MH,MM. Abstrak
Teks penuh
Dokumen terkait
perubahan Undang-undang Dasar 1945 adalah Majelis Permusyawaratan RI sebagai pelaksana dan pemegang kedaulatan rakyat, Lembaga tersebut sebagai lembaga tertinggi
Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara Sidang MPR terdiri atas sidang umum dan sidang istimewa. Sidang Umum yaitu rapat
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang- Undang Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah,
paling berkuasa adalah siapa yang memegang kedaulatan, kedaulatan itu ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR, setelah perubahan berbunyi kedaulatan berada di
Setelah adanya amandemen Undang-Undang Dasar 1945, untuk memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden, Majelis Permusyawaratan Rakyat tidak bisa lagi bertindak sendiri,
8 Sesuai konstitusi, UUD 1945, bahwa MPR berwenang: 1 mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar pasal 3 ayat 1 dan pasal 37; 2 melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden pasal 3 ayat
Usul perubahan pasal-pasal dalam Undang- Undang Dasar dapat diagendakan dalam sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat apabila diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota