04.56 12.16 15.26 18.19 19.28
Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari Ini Ayat Hari IniAyat Hari Ini Ayat Hari IniAyat Hari Ini
SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | SENIN, 20 SHAFAR 1443 H EDISI 663 TAHUN II | Rp. 4.500
Syiar Islam Syiar Islam Syiar Islam Syiar Islam Syiar IslamSyiar IslamSyiar IslamSyiar IslamSyiar IslamSyiar Islam
Peran Alumni Al-Azhar Perlu lebih Dioptimalkan
BACA HAL-7
Mimbar Mimbar Mimbar Mimbar MimbarMimbarMimbarMimbarMimbarMimbar
Pernikahan yang Ma’ruf
Oleh: Prof. Duski Samad
BACA HAL-7 BACA HAL-7
BACA HAL-7
NASIB AZIS WAKIL KETUA DPR RI SYAMSUDDIN
Dulu Memilih Ketua K P K, Kini Ditangkap KP K
Dua tahun lalu, dalam sidang yang hangat, Azis Syamsuddin menjadi bintang untuk terpilihnya Firli Bahuri sebagai komisioner KPK, tetapi pekan ini giliran Firli yang menangkap
Azis lanataran terlihat korupsi.
Jenderal Firli ketika mengumumkan status tersangka untuk Aziz Syamsuddin (membelakangi lensa) dalam jumpa pers di Jakarta
Tangki CPO Incasi Raya Meledak, 1 Orang Tewas
Painan Khazanah -- Painan Khazanah -- Painan Khazanah -- Painan Khazanah --
Painan Khazanah -- Harmadi (40) seorang karyawan PT Incasi Raya Sodetan Palm Oil Mill (POM) di Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, tewas terhempas ke kolam limbah panas pabrik akibat meledaknya tank penampungan minyak CPO, pada Kamis, (23/9/2021).
Diduga di perusahaan sawit itu ada pengabaikan keselaman dan keamanan kerja (K3) saat melakukan rehab tank penampungan CPO tersebut, masih belum dibersihkan dari bekas minyak sehingga meledak.
Dari informasi yang berhasil dihimpun media ini, Harmadi terhempas lebih dari
3 Harimau Cemaskan Warga Sungai Pauah Solok Selatan
TRIBUTE TO ELLY KASIM 2 OKTOBER
Hendri Septa Ambil Bagian dalam Konser
Padang Padang Padang Padang
Padang Aro, Khazanah -- Aro, Khazanah -- Aro, Khazanah -- Aro, Khazanah -- Aro, Khazanah -- Diduga karena habitat mereka terganggu, tiga harimau sumatera mulai membikin resah warga masyarakat di Solok Selatan, persisnya di kawasan Sungai Pauah, Balun, Kercamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD)
“Tiga ekor harimau itu sering menampakkan diri dan membuat warga jadi resah dan takut ekan me njadi korban harimau-harimau itu,” ujar Camat KPGD, Syahrul Munir kepada media.
Ia membenarkan tentang adanya keresahan warga kecmatannya itu.
Walinagari Balun ( Nagari Persiapan) kata Syahrul, sudah menyuratinya. Dan memberikan laporan terperinci tentang penampakan harimau- harimau yang membikin resah warga itu. Harimau itu sering mendekat ke pemukiman atau ke wilayah perladangan masyarakat.
Menjawab pertanyaan apakah sejauh ini harimau-harimau itu sudah terdeteksi oleh petugaske amanan atau pihak BKSDA, Camat Syahrul Munir mengatakan berdasarkan laporan Wali Nagari Balun, ketiga harimau itu diidentifikasi sebagai seekor induk harimau dan dua ekor anaknya.
Camat Syahrul Munir mengatakan sejak penampakan harimau-harimau itu, warga ketakutan untuk pergi ke ladang, khawatir kalau-kalau diserang oleh raja hutan tersebut. Karena itu, Camat sudah menyampaikan laporan tertulis kepada pihak berwenang antara lain BKSDA, BPBD, DInas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten SOlok Selatan untuk minta pertolongan menghalau harimau itu agar masysrakat bisa tenang dan bisa ke ladang lagi.
Padang, Khazanah -- Padang, Khazanah -- Padang, Khazanah -- Padang, Khazanah -- Padang, Khazanah -- Tidak hanya Gubernur Mahyeldi yang akan turut ambil bagian dalam konser Tribute to Elly Kasim, Walikota Padang Hendri Septa, pun menyatakan akan hadir.
Ia menyambut dengan antusias Konser Tribute to Elly Kasim yang akan dihelat pada 2 Oktober 2021 di hotel k y r i a d B u m i m i n a n g
Padang.
Ia akan tampil bersama dengan artis- artis Minang lainnya.
"Saya akan fasilitasi apa yang dibutuhkan panitia untuk menyukseskan acara ini. Elly Kasim adalah penyanyi legendaris yang sangat layak diapresiasi, mengingat beliau tidak hanya sebagai penyanyi Minang, tetapi telah menjadi 'duta Minang' ke seluruh dunia," ujarnya saat menerima koordinator panitia konser Sastri Bakry, Founder Sumbar Talenta Indonesia, Indra Muazz, GM hotel Kyriad Bumiminang dan musisi Loqo Alhamra.
Menurut Sastri, rencananya akan ada pemberian penghargaan kepada Elly Kasim sebagai penyanyi legendaris oleh yayasan Sumbar
Bukittinggi, Khazanah – Bukittinggi, Khazanah – Bukittinggi, Khazanah – Bukittinggi, Khazanah –
Bukittinggi, Khazanah –Kiprah dan peran alumni Al-Azhar telah dirasakan di masyarakat.
Dengan adanya wadah Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA), diharapkan peran tersebut bisa dioptimalkan.
"Kita inginkan peran besar tersebut bisa disinergikan dan dirajut dalam bentuk ukhuwah Islamiyah. Ketika ustadz-ustadz kita ini bersatu, tentunya mereka menjadi lebih kuat untuk memikul
Bersahabatlah dengan dia untuk melakukan perintah Allah ..(QS. An Nisa 19). Itulah hakikat pernikahan untuk membangun persahabatan yg tulus bersama-sama memenuhi ajaran Allah swt.
Nikah adalah ikatan suci dan hubungan lahir batin antara seorang laki-laki dewasa dengan perempuan dewasa untuk membina kehidupan rumah tangga di bawah perlindungan agama, adat dan hukum negara.
Nikah adalah sunah kehidupan, krn memang ia skenario sang pencipta hidup hidup secara berpasangan.QS.al-Ruum.21.
“Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.”
(QS Al-An’am 6: Ayat 116).
BACA HAL-7
BACA HAL-7 Polisi tengah meriksa TKP meledaknya tangki CPO milik PT Incasi
Raya di Pancung Soal, Pessel. Tangki itu meledak Kamis lalu dan menewaskan seorang karyawan.
Tiga harimau menakuti warga Solok Selatan (ilustrasi) Henri Septa, Walikota Padang
2 SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 SENIN, 20 SHAFAR 1443 H
BUPATI SOLOK INGINKAN
Gunung Talang Sebagai Kawasan Wisata Internasional
PPLKT Accenter BGV Wisuda 73 Lulusannya Warga Andalas Padang Bergoro
Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah Solok, Khazanah - Bupati Solok H. Epyardi Asda, terobsesi ingin menjadikan kawasan Gunung Talang sebagai obyek wisatanya nan indah, sebagai kawasan wisata nasional bahkan internasional.
"Mudah-mudahan, ini tidak hanya wacana, tetapi bisa kita wujudkan secara bersama-sama,"
ujar Bupati Solok Epyardi Asda dihadapan Gubernur Sumbar Mahyeldi, di acara kunjungan Gubernur Sumbar dan Bupati Solok dalam rangka kunjungan Destinasi Wisata Internasional ke Nagari Aia Batumbuak, Kecamatan Gunung Talang, Sabtu (25/9).
Turut hadir di acara itu, Kadis
Pariwisata Sumbar, Nofrial, Kadis Pariwisata Kabupaten Solok Nasripul Romika, Camat Gunung Talang Donly Wance Lubis, Wali Nagari Aia Batumbuak Yuneldi, Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat.
Bupati Epyardi menyebutkan,
untuk mewujudkan kawasan wisata nasional bahkan internasioanl di Aia Bumbuak dan kawasan wisata Gunung Talang itu, Bupati akan menyediakan anggaran untuk Nagari Aia Batumbuak. Sehingga Gunung Talang menjadi wisata nasional bahkan internasional, akan bisa
terwujudkan.
Terkait hal itu, Bupati Epyardi Asda berharap dan mengingatkan, agar di kawasan wisata di Nagari Aia Batumbuak ini, tidak ada aksi premanisme. Dan masyarakat harus ramah terhadap tamu/wisatawan.
"Kedepan kita akan lengkapi fasilitas tempat wisata di Nagari
Aia Batumbuak ini, mulai dari jalan, gerbang masuk, toilet termasuk tempat sampah dan lainya," ungkap Epyardi Asda.
Terkait hal itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mendukung penuh keinginan Bupati Solok tersebut. Gubernur mengatakan, Pemprov Sumbar bertekad berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemkab Solok, menjadikan kawasan Gunung Talang menjadi tempat wisata yang tidak ada duanya.
"Kita berharap, masyarakat sadar wisata dan tidak ada premanisme, yang nantinya akan membuat wisatawan takut berkunjung ke Gunung Talang,"
tutur Mahyeldi.
Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, melalui Dinas Pariwisata, mendorong pengembangan wisata di Sumbar, termasuk Gunung Talang, dengan melengkapi sarana dan prasarananya, seperti toilet dan tempat sampah.
Pemprov nantinya, ujar Gubernur, bersama Pemkab akan bersama-sama menjadikan kawasan Gunung Talang menjadi objek wisata nasional bahkan internasional. Kuncinya tergantung kepada masyarakat akan sadar wisata,
"Untuk itu mari kita saling bersinergi dalam membangun kampung halaman kita, khususnya di sektor Pariwisata," tutur Mahyeldi.
riswan jayariswan jayariswan jayariswan jayariswan jaya
Lubuk Basung, Khazanah - Lubuk Basung, Khazanah - Lubuk Basung, Khazanah - Lubuk Basung, Khazanah - Lubuk Basung, Khazanah - Wisuda Program Pendidikan dan Latihan Komputer Terpadu (PPLKT) 1 tahun Yayasan Pendidikan Bina Muda Mandiri (YPBMM) Accenter Bougenville ke-22 yang dilaksanakan di GOR Rang Agam Lubuk Basung, dihadiri Wakil Bupati Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah, Ketua DPRD Agam diwakili Nesi Harmita, Sabtu (25/
09).
Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah dalam hantarannya mengatakan, para lulusan yang baru diwisuda untuk tidak berpuas diri.
Wisudawan diminta untuk terus melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Ia juga mengapresiasi Accenter Bougenville yang telah melahirkan lulusan komputer yang handal serta mengharapkan Accenter Bougenville untuk bertransformasi menjadi universitas.
“Semoga Bougenville semakin maju dan kuat, baik di segi kelembagaan maupun segi kurikulum pendidikan,” tuturnya.
Sementara itu Nesi Harmita mewakili ketua DPRD Agam mengatakan bahwa ketua DPRD Agam Dr Novi Irwan,S.Pd sangat memberikan apresiasi terhadap dunia pendidikan, karena dunia pendidikan merupakan salah satu konsentrasi yang sangat diperjuangankan oleh ketua DPRD Agam.
"Selamat buat anak anak kami yang wisuda hari ini, semoga sukses dalam memberi mamfaat dengan ilmu yang telah didapat, kami melihat
tamatan Accenter Bougenville banyak yang telah berhasil, bahkan kami melihat mereka yang telah tamat banyak diterima bekerja di kantor pemerintahan, terutama sekali di Kabupaten Agam," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama Direktur Accenter Bougenville, Drs.
M. Yamin, M.Pd menyebut, pelaksanaan wisuda kali ini cukup berbeda. Pasalnya, seluruh peserta
wajib menaati prokes Covid-19.
“Jumlah wisudawan sebanyak 73, ditambah orang tua, hanya itu saja yang kita perkenankan mengikuti prosesi wisuda karena mengingat pandemi Covid-19,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kedatangan Wabup Agam dan Ketua DPRD Agam.
Menurutnya, kehadiran Irwan Fikri, SH Dt. Parpatiah dan dapat memotivasi
keluarga besar Bougenville untuk terus berkembang, dan juga ucapan terima kasih kepada Ibuk Nesi Harmita yang mewakili ketua DPRD Agam.
“Saat ini kami tengah mengembangkan sekolah Islam terpadu, mohon doa restunya semoga bisa terlaksanakan dalam waktu dekat,” tutupnya.
Heppy KusnandarHeppy KusnandarHeppy KusnandarHeppy KusnandarHeppy Kusnandar
Santri PontrenMu Dilatih Selenggarakan Jenazah Covid-19
Padang Panjang, Khazanah - Padang Panjang, Khazanah - Padang Panjang, Khazanah - Padang Panjang, Khazanah - Padang Panjang, Khazanah - Sejak bumi Pertiwi ini dilanda pandemi Covid-19 dua tahun yang lalu hingga kini angka kematian semangkin meningkat. Dampak Covid-19 itu tak hanya nyawa manusia, ekonomi pun dibuat mati oleh Covid- 19 ,dari data yang tercatat di satgas Covid-19 sudah ribuan anak anak jadi yatim
Jumlah kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan setiap hari masih di atas 1.000 kasus.
Jumlah ini sangat tinggi, sementara diperkirakan banyak kasus kematian yang belum dilaporkan.
Ini menunjukkan upaya penanganan pandemi, terutama aspek kuratif, masih lemah di Sumataera Barat khususnya kota Padang Panjang pun tak jauh berbeda.
Untuk membantu para nakes maka pondok pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang (Pontren Kauman) melakukan sebuah
program sesuai keahlian dalam bidangnya Sebaik baik nya manusia itu adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain.berlandas semboyan itu , Jumat lalu sebanyak 77 santri kelas XII Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah (PontrenMu) Padang Panjang mengikuti pelatihan penyelenggaraan jenazah Covid-19.
Bertempat di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumbar (UMSB), kegiatan ini dibuka Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nicky Sondra, Lc, Jumat -sabtu kemarin
Nicky berpesan agar seluruh santri mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. "Kita mesti peka dengan keadaan sekitar. Bisa jadi yang akan menjadi korban ada keluarga kita, saudara kita ataupun tetangga kita," ungkapnya melalui rilisnya
yang dikirim ke Kominfo, Sabtu (25/9).
Menghadirkan pemateri dari Tim Penyelenggaraan Jenazah Covid-19 RSUD Kota Padang Panjang, Ustadz Arab Mustakribah, S.Pd.I kegiatan berlangsung selama tiga jam dengan agenda paparan materi serta diakhiri dengan praktek penyelenggaraan.
Di tempat terpisah, Mudir PontrenMu, Dr.
Derliana, MA mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu terobosan pesantren untuk memberikan bekal kepada santri.
"Kita tidak tahu sampai kapan Covid-19 ini akan berlanjut. Bisa jadi ke depannya di tengah- tengah masyarakat tempat santri kita tinggal, ada yang meninggal karena Covid-19. Nah, santri yang telah kita bekali ini dapat menggunakan ilmunya untuk penyelenggaraan jenazah,"
sebutnya.
Dikatakan Derliana, program penyelenggaraan jenazah itu sudah ada setiap tahunnya. Hanya saja saat ini karena berhubungan dengan Covid- 19 maka penyelenggaraannya diarahkan terhadap jenazah Covid-19.
Nurul Izaty, salah seorang santri yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku baru kali ini melihat praktek penyelenggaraan jenazah Covid-19. Santri asal Sumatera Utara ini merasa senang mengikuti kegiatan ini.
"Alhamdulillah, senang sekali dapat mengikuti kegiatan ini. Sangat bermanfaat untuk dipraktekkan di tengah-tengah masyarakat. Ana baru kali ini melihat prosesinya, karena selama ini jenazah sudah di dalam peti," tuturnya.
Di akhir kegiatan, tiga santri langsung disuruh mempraktekkannya. Ketiga-tiganya sangat lancar memperagakan prosesi penyelenggaraan jenazah Covid-19. Bermula dari pemakaian alat pelindung diri yang sesuai standar kesehatan hingga mengafani jenazah. paulhendripaulhendripaulhendripaulhendripaulhendri
Padang,Khazanah - Padang,Khazanah - Padang,Khazanah - Padang,Khazanah -
Padang,Khazanah - Dalam rangka menjaga lingkungan agar, tetap bersih dan terhindar dari penyakit yang berbahaya seperti DBD dan nyamuk malaria. Sejumlah RT dan RW yang berada di Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang melakukan gotong gorong bersama.
Ketua Rt 01/RW10 Robinson mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan karena cuaca yang tidak menentu, sehingga nyamuk dapat bertelur dan menyerang warga.
“Maka dari itu kita tetap membersihkan lingkungan, agar terhindar dari penyakit yang berbahaya," katanya, Minggu (26/9).
Ia menambahkan kegiatan bergotong royong, juga memperkuat tali silaturahmi antara warga.
Para warga yang bergotong royong di kawasan banjir kanal, tampak membersihkan rumput, dan sampah-sampah. Sementara sejumlah ibu-ibu juga ikut membantu, seperti membuang sampah, menyampu, dan menyiapkan makanan dan minuman.
Salah seorang warga RT01/RW10 yakninya Yuni mengaku, dengan adanya gotong royong, tentunnya dapat memupuk rasa persaudaraan.
“Dengan adanya semangat gotong royong, tentunya akan memperkuat silaturahmi sesama warga,” ujarnya.
Usai gotong royong para warga makan bersama, dengan canda tawa. Murdiansyah EkoMurdiansyah EkoMurdiansyah EkoMurdiansyah EkoMurdiansyah Eko
SMK 1 Guguk Sukses Mencetak Siswa Berprestasi
Sarilamak, Khazanah - Sarilamak, Khazanah - Sarilamak, Khazanah - Sarilamak, Khazanah -
Sarilamak, Khazanah - SMK Negeri 1 Guguk merupakan sekolah favorit yang berada di Nagari Guguk Kabupaten Limapuluh Kota letak sekolahnya pun jauh di perkampungan tetapi sangat asri di sekitar lingkungannya , dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SMKN 1 Guguk sangat tertib dan disiplin dengan segala aturan yang berlaku di SMK tersebut, dan sudah banyak membuktikan dengan meraih banyak prestasi diajang perlombaan, baik ditingkat Kota/
kabupaten, Provinsi bahkan Nasional.
SMK N 1 Guguk didalam dikeahlian perjurusan memang siap diandalkan untuk meneruskan kepeguruan tinggi atau terjun didunia kerja ditahun yang akan datang. Guru-guru disana selalu memberikan motivasi dan melakukan pengembangan karakter untuk mencetak karakter yang baik.
"Harapan kami, selain kemajuan akademis, dan juara nasional di segala bidang jurusan, kami berkeinginan ada nya sarana pondok/tahfiz pembinaan mental spritual cerdas intelektual dan tentu nya ini akan melahirkan generasi emas dalam sains dan teknologi," ujar Kepala SMKN 1 Guguk Antoni, M.Pd, Jumat (24/9).
Dikatakan, SMK N 1 Guguk telah banyak mengukir prestasi dari ajang berbagai jurusan, seperti juara 5 jurusan multimedia se Indonesia.
Haris elvian berasal dari Nagari Simalanggang, juara harapan di bidang Grafik Design, "Bagas"
juara 1 di lomba jurusan tekhnik bangunan, dan di jurusan tekhnik kendaraan ringan kami SMK N 1 Guguk Juara 1 Sumbar 8 kali berturut.
"Harapan kami dari SMK N 1 Guguk beserta Komite, Kami ingin mendirikan gedung untuk pondok, dan kami dari SMK bersama Komite telah mempersiapkan lahan untuk membangun pondok tersebut, atau rumah tafiz, hal ini disambut baik oleh orang tua murid dan juga mendukung aturan yang sudah diterapkan di SMK 1 ini baik itu kerja sama dengan Toyota yang siap melatih dan membenahi sistim pendidikan yang baik," tukuk ketua Komite Haji Jayusman, M. Pd. lili yuniatilili yuniatilili yuniatilili yuniatilili yuniati BERKUNJUNG - Bupati Solok Epyardi Asda dan Gubernur Sumbar Mahyeldi (tengah) saat berkunjung ke Nagari Aia Batumbuak
Sebagian wisudawan/wisudawati PPLKT Accenter BGV didampingi orang tuanya.
Pelatihan sholat janazah Covid-19 di pondok pesantren Kauman Muhammadiyah Jumat-Sabtu (24-25/9).
SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 SENIN, 20 RABI’UL AWAL 1443 H
3
P.a.t.i
Banjir dan Longsor Ulah Manusia
Banjir di kawasan bantaran sungai kerap menjadi ancaman yang menimbulkan kerugian materil maupun jiwa. Lalu apa yang biasanya kita lakukan pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di negeri ini?
Apakah hanya sebatas menambal tanggul yang bocor atau membangun kembali bendungan yang jebol? Ataukah hanya sekedar membersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah, atau membersihkan saluran pembuangan air dan memperbaiki jalanan umum? Setelah itu beramai- ramai kembali melupakan bencana tersebut dan kemudian menjalani keseharian seperti sedia kala, seolah tidak tertimpa bencana sebelumnya.
Atau lebih parahnya, setelah banjir, maka saluran air (gorong-gorong) yang sedang dibangun untuk menangani banjir secara preventif tidak segera dirampungkan, mungkin karena banjir dianggap telah berlalu.
Secara ilmiah dan kasat mata, katanya, dapat dinyatakan bahwa bencana banjir dan tanah longsor terjadi karena ulah manusia. Salah satu penyebab banjir adalah akibat ulah sebagian masyarakat yang secara ‘sadar’ sering membuang sampah sembarangan.
Di daerah pedalaman, banyak masyarakat yang menggunduli hutan untuk kepentingan tertentu. Hal ini bisa jadi merupakan buah dari kemiskinan masyarakat sekitar hutan dan ketidaktahuan mereka akan bahaya banjir dan tanah longsor yang potensial terjadi.
Sebenarnya ada dua kategori becana alam, yakni alami dan ulah manusia. Yang alami seperti gempa bumi, gunung meletus, angin puting beliung dan bajir. Sedangkan yang karena ulah manusia di antaranya pulusi air, tanah dan udara.
Namun faktor pemicu terjadinya kedua kategori bencana alam ini menjadi sulit dibedakan.
Sebab, pada akhirnya kontribusi ulah manusia yang eksploitatif terhadap alam dan lingkunganlah yang menjadi penyebab utama bencana banjir, tanah longsor dan pemanasan global.
Di Indonesia, kejadian banjir dan tanah longsor cenderung menunjukkan gejala yang semakin meningkat, semakin meluas, dan semakin mengganas dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan hingga saat ini belum ada upaya pencegahan dan penanggulangan banjir dan tanah longsor secara tuntas berdasarkan akar permasalahannya. Upaya-upaya yang saat ini dilakukan masih bersifat insidensial, umum, temporer, dan lebih berdasarkan kepentingan- kepentingan tertentu.
Berulangnya bencana banjir dan tanah longsor sebenarnya merupakan suatu bukti bahwa manusia telah melakukan kekeliruan besar dalam mengelola sumber daya alam. Pun membuktikan bahwa sehebat apa pun teknologi yang digunakan manusia untuk mengatasinya, bencana banjir dan tanah longsor masih dan akan terus terjadi.
Di wilayah perkotaan, kesalahan pengelolaan sumber daya alam itu sangat kentara terjadi.
Pembangunan dilakukan jor-joran dan tidak berspektif ekologis. Pendirian bangunan di kawasan resapan air mengakibatkan air langsung mengalir tanpa tertampung oleh tanah. Menipisnya kawasan hijau akibat pesatnya pembangunan gedung-gedung tinggi sangat berakibat buruk ketika musim penghujan tiba. Lihatlah Jakarta sebagai ibukota negara kita setiap tahun menjadi langganan banjir.
Diseminasi Kesadaran Masyarakat Menghadapi
Sengketa Hukum dan HAM
(BAGIAN 1 DARI 2 TULISAN)
OLEH : TIM PENGABDI LPPKM UNP
Polri beri sanksi yang menghalangi petugas Covid-19
Agiah sarine petugas tu pak, jo oto minggir ma ! Herman Sofyan dicopot jadi Ketua DPRD Bukittinggi
Pabanyak se saba bro !
Jepang dihantam “tsunami” kebangkrutan Ondeh.... apo akibaiknyo ka nagari wak ko ?
RUNDO RUNDO RUNDO RUNDO RUNDO
J-A-N-O J-A-N-OJ-A-N-O J-A-N-O J-A-N-O
dan hak, bahwa hak-hak dasar dapat dilaksanakan atau diperoleh setelah menjalankan kewajiban dasar manusia sebagai pembatas atau penyeimbang hak, yaitu hak orang lain, hukum yang berlaku, sistem sosial yang hidup, ketertiban umum, dan nilai agama yang diyakini. Untuk mewujudkan harapan tersebut, tim melalui tim pengajar telah melakukan kerjasama dengan Pemerintahan Nagari Barung Barung Balantai.
(Nagari Binaan UNP) dan akan dilaksanakan bimbingan teknis, pelatihan, advokasi dan mediasi di lokasi pengabdian yang sudah ditetapkan itu.
Setelah ditelusuri, permasalahan mitra berdasarkan kesepakatan tim pengabdi dengan mitra, maka permasalahan mitra adalah, masih lemahnya pengetahuan pemahaman hukum dan HAM oleh masyarakat dan pemerintah nagari Barung Barung Balantai, model penyelesaian konflik sengketa keperdataan belum dimiliki masyarakat dan pemerintahan nagari. Kemudian, masih rendahnya keterampilan masyarakat dan pemerintah nagari memahami alur pelapor/pengaduan dan operasional pemecahan kasus pelanggaran hukum dan HAM sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta masih rendahnya kemampuan dan ketrampilan masyarakat dan pemerintah nagari dalam mengetahui kapan mengadu dan dimana tempat pengaduan pelanggaran hukum dan HAM.
Justifikasi tim pengabdi dengan mitra seperti pemerintahan nagari, KAN, tokoh masyarakat dan instansi terkait di Pemda Kabupaten Pesisir Selatan untuk menentukan prioritas masalah adalah pentingnya menyelesaiankan 3 pokok persoalan di atas. Untuk itu, kami menawarkan solusi seperti peningkatan wawasan penyelesaian konflik yang berbasis hukum dan HAM. Metode reflektif komunkatif berdasarkan permasalahan krusial yang dihadapi pemerintahan nagari seperti masih lemahnya pengetahuan pemahaman hukum dan HAM bidang kehutanan oleh masyarakat (KAN) dan pemerintah nagari, masih rendahnya keterampilan masyarakat dan pemerintah nagari memahami alur pelapor/
pengaduan dan operasional pemecahan kasus pelanggaran hukum HAM bidang kehutanan sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan masih rendahnya kemampuan dan keterampilan masyarakat dan pemerintah nagari dalam mengetahui kapan mengadu dan dimana tempat pengaduan pelanggaran hukum HAM bidang kehutanan, maka langkah yang perlu ditempuh adalah apakah dengan menerapkan metode komunikasi reflektif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran HAM pada masyarakat dan pemerintah nagari”.
Tujuan lain adalah meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemerintah nagari terhadap konsep- konsep pokok HAM, dan meningkatkan kemampuan masyarakat dan pemerintah nagari mengunakan konsep dalam memotret kasus-kasus HAM. Solusi yang ditawarkan dapat mengunakan teori hukum HAM sebagaimana diungkap Scot Davidson dalam Mardiansyah (1998) yakni, teori hukum kodrati, pendekatan positivisme, teori anti-utilitarian, dan teori realisme hukum. Selain itu, juga digunakan teori Karll Liewellyn dan Roscoe Pound yang mengemukakan bahwa hak akan muncul sebagai produk akhir dari proses interaksi yang dilakukan oleh hukum, dan dengan demikian akan mencerminkan moral masyarakat yang berlaku pada segala waktu tertentu. Pandangan ini disempurnakan oleh Myres Mc Dougal dalam Mardiansyah (1998) yang mengembangkan suatu pendekatan terhadap hak asasi manusia yang sarat nilai dan berorientasi pada kebijakkan berdasarkan nilai luhur, perlindungan pada martabat manusia.
Pendekatan metode mengunakan metode komunikasi reflektif yang dikembangkan oleh Hariyadi (2000) yaitu metode yang mendorong proses belajar yang partisipatif yang berpusat pada audiennya.
Tujuannya adalah mendorong kemampuan masyarakat dan pemerintah nagari yang didasarkan atas apa yang dimilikinya sehingga terjadi proses belajar sendiri maupun dalam kelompok, melalui:
refleksi - dan -aksi, mawas - dan - koreksi diri, kesendirian - dan - dalam kelompok, dan pengalaman pribadi - dan - masyarakat. Proses belajar yang partisipatif tidak berarti atas usaha masyarakat dan pemerintah nagari sibuk aktif dan senang dalam kegiatan, simulasi, games’,permainan atau bermain peran yang berpusat pada masyarakat dan pemerintah nagari.
Pengalaman adalah bahan belajar, dengan melalui curah pengalaman. Menurut Nadj. (2000) menumbuhkan daya kritis dalam pendidikan HAM sangat diperlukan untuk membangun kesadaran hukum HAM bagi semua warga negara. Bentuk daya kritis dapat dilakukan dengan mengkaji dan membahas kasus-kasus pelanggaran HAM. Hukum atau suatu kebijakan dimaksudkan untuk membentuk perilaku masyarakat demi tercapainya suatu suasana dan kondisi tertentu, dalam hal ini hukum dilihat sebagai sarana perekayasa masayarakat (a tool of social engeneering).
(Artikel ini ditulis oleh Tim Pengabdi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang; Henni Muchtar, Yusnanik Bachtiar, Akmal, Zaki, Atika Aulya Akmal)
Cara Mengimani Sifat Kalam Allah Swt
Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi Serba Serbi
aman baginya. (Demikian) itu karena sesungguhnya mereka kaum yang tidak mengetahui. (Q.S. At-Taubah/9: 6)
Dengan demikian, maka Allah Swt itu maha berfirman, namun Allah Swt tidak membutuhkan perantara mulut, bibir, dan lidah seperti halnya makhlukNya, karena Allah Swt tidak seperti makhlukNya. Dan Allah Swt sangat mustahil bisu (al-Asham), karena bisu adalah hal yang cacat, sementara Allah Swt Maha Sempurna.
Wa Allahu A’lam bis Shawab.
Al-Kalam atau berbicara adalah salah satu sifat dari dua puluh sifat wajib Allah swt. Lalu bagaimana cara kita mengimani sifat Kalam Allah swt. itu?
Syekh Thahir Al-Jazairi di dalam kitabnya Al-Jawahirul Kalamiyah Fi Idhahil A’qidah Al- Islamiyyah mengatakan bahwa cara beriman atau meyakini sifat kalam Allah Swt itu adalah sebagai berikut. Yakni kita meyakini bahwa Allah Swt mempunyai sifat kalam (berbicara). Kalam Allah Swt itu tidak sama dengan kalam kita (berbicara
kita), karena sesungguhnya kalam kita itu diciptakan oleh mulut kita dan dengan bantuan alat berupa mulut dan lisan/lidah, serta dua bibir, sedangkan kalam Allah Swt tidak membutuhkan hal tersebut.
Allah Swt berfirman: Dan kepada Musa, Allah berfirman langsung. (Q.S. An-Nisa’/4: 164)
Dan jika di antara kaum musyrikin ada yang meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah agar dia dapat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah dia ke tempat yang Tingkat pemahaman hukum dan Hak Asasi
Manusia (HAM) bagi masyarakat adat di Sumatera Barat (Sumbar) tampaknya masih rendah, sehingga terjadi peningkatan pelanggaran hukum dan pelanggaran HAM. Hal ini berdasarkan hasil penelitian mencari model pembelajaran HAM (2010), penelitian Hibah Bersaing X yang dilakukan tim (2001-2003), hasil pengkajian Pusat Studi HAM (Pusham) Universitas Negeri Padang (2010), dan kondisi sengketa penyelesaian sengketa hutan adat di beberapa nagari, seperti Nagari Barung Barung Balantai. Berdasarkan temuan penelitian, kecenderungan kasus konflik pertanahan adat, konflik perkebunan, dan konflik penentuan batas tanah sehingga menimbulkan sengketa hak-hak pertanahan.
Kasus tanah ulayat di beberapa kecamatan di Pesisir Selatan, seperti di Air Haji terjadi pembakaran, pengusiran warga tertentu dan pengungsian besar- besaran penduduk berawal dari tidak terpenuhi hak ekonomi sosial dan budaya masyarakat (temuan ini juga diungkapkan oleh hasil kajian Divisi Hak Ekosob Komnas HAM Perwakilan Sumatera Barat (2019). Belum lagi kasus pemilihan wali nagari, anggota Badan Musyawarah (Bamus), pengangkatan penghulu atau tokoh adat sering terjadi konflik, dan tentang konflik antartokoh yang menelan korban masyarakat yang cukup besar.
Atas dasar itulah kami melaksanakan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Nagari Barung Barung Balantai, dengan harapan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman hukum dan HAM bagi masyarakat dan pemerintah nagari, terutama masalah pertanahan dan kasus keperdataan lain. Kemudian meningkatkan kualitas keterampilan masyarakat dan pemerintahan nagari memahami alur pelapor pengaduan dan operasional pemecahan kasus pelanggaran hukum HAM sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dan pemerintahan nagari dalam mengetahui kapan mengadu dan dimana tempat pengaduan pelanggaran hukum HAM.
Metode yang dipakai adalah penyuluhan, konsultasi, dan penyelesaian kasus sesuai dengan kondisi yang dihadapi dan dilengkapi metode komunikatif reflektif. Hasil yang dicapai adalah 85 persen peserta punya pengetahuan, keterampilan dan sikap terhadap penyelesaian hukum dan HAM, terutama dalam penyelesaian kasus tanah ulayat kaum, suku, dan ulayat nagari dan kasus hukum lainnya.
Dari 20 Nagari yang diteliti, salah satunya Nagari Barung Barung Balantai, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan yang terletak sebelum Kota Painan +- 50 Km dari Kota Padang, merupakan wilayah sebagian perbukitan dan sudah terjadi pemekaran beberapa nagari sekitar, sehingga menimbulkan masalah terhadap ulayat nagari (khusus hutan adat). Secara administratif, memilki 5 pemekaraan nagari dengan jumlah penduduk 9.344 orang, dengan luas wilayah hutan adat 1.500 ha.
Mata pencaharian penduduk masih ada bidang pertanian, perkebunan, seperti gambir.
Indonesia pada tahun 1995 mengirim 4.570,44 ton gambir dengan nilai US $7.268,198. Pada tahun 1996 ekspor gambir Indonesia mencapai 6.531 ton (US $ 14.710,178), sedangkan pada tahun 1997 mencapai 7.917,207 ton (US $ 21.476,022).
Lebih dari 80 persen gambir berasal dari Provinsi Sumbar, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan (Barung-Barung Belantai) di samping Kabupaten 50 Kota (Novizar Nazir, 2000). Kehidupan masyarakat sebagian besar bermata pencaharian sebagai penanam pohon gambir, jumlah penduduk lebih kurang 400 KK (1700 jiwa). Untuk hidup mereka disamping dari gambir juga dari hasil lain, yakninya dari hasil panen sawah/padi (30 ha), gambir (80 ha) dan tanaman keras seperti cengkeh, kopi, juga ada sebagian kecil jeruk, rambutan, nangka, pisang, durian, dan kulit manis. Hasil yang memadai berada pada gambir, maka usaha tersebut merupakan usaha strategis sebagai sumber pendapatan mereka. Kawasan kenagarian ini terletak di Kecamatan IX Tarusan, 12 km dari dari ibukota Painan. Untuk itu, berdasarkan luas lahan 80 ha di atas, dengan hasil gambir rata-rata/ha 50 kg s/d 75 kg/ha.
Namun untuk memaksimalkan potensi tersebut, masyarakat sekitar dihadapkan pada beberapa kendala masalah sengketa hutan adat. Hutan ulayat adat dalam sengketa berada di dua tempat, dengan luas 2 kali 2200 ha, yang diambil Pemda tahun 1997 tanpa memmusyawarakan dengan pemilik ulayat hutan adat. Masyarakat adat sudah lama mengolah hutannya, diambil begitu saja oleh pemerintah.
Sengketa ini juga menyangkut masalah batas hutan ulyat. Berdasarkan temuan penelitian dan hasil kajian Pusham UNP (2010, 2019) terdapat pemahaman yang tidak sama, sehingga sering mengarah kepada konflik yang berpotensi kepada pelanggran hukum dan HAM dalam penyelesaian sengketa-sengketa keperdataan tanah ulayat. Berhadapan dengan itu, dilakukan desiminasi, curah pendapat, dialog, melalui program pengabdian masyarakat ini.
Kondisi masyarakat, khususnya 4 pemerintahan nagari di Nagari adat Barung Barung Balantai, perlu dilakukan peningkatan pemahaman hukum dan HAM antara lain, kasus konflik yang diungkap pada tulisan di atas. Akar masalah yang dihadapi adalah, seperti kurangnya pengetahuan pemahaman hukum dan HAM bagi masyarakat dan pemerintah nagari, kurangnya keterampilan masyarakat dan pemerintahan nagari memahami alur pelapor/
pengaduan dan operasional pemecahan kasus pelanggaran hukum dan HAM sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta kurangnya kemampuan dan keterampilan masyarakat dan pemerintahan nagari dalam mengetahui kapan mengadu dan dimana tempat pengaduan pelanggaran hukum dan HAM.
Berhadapan dengan itu, untuk menghadapi penyelesaian sengketa hukum, perlu dilakukan pendekatan berbasis HAM, karena pendekatan itu menawarkan keseimbangan antara kewajiban
4
V VV
VVaksinasi Massal di GORaksinasi Massal di GORaksinasi Massal di GORaksinasi Massal di GORaksinasi Massal di GOR Ber
BerBer
BerBermawi Tmawi Tmawi Tmawi Terasa Istimewamawi Terasa Istimewaerasa Istimewaerasa Istimewaerasa Istimewa
SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 SENIN, 20 RABI’UL AWAL 1443 H
Gerai Vaksin
di Sipora Menyasar para Siswa
Sipora Sipora Sipora Sipora
Sipora, , , , , KhazanahKhazanahKhazanahKhazanahKhazanah—Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Gerai Vaksin TNI - Polri kembali dilaksanakan. Gerai vaksin kali ini dijadualkan berlangsung selama dua hari, masing-masing tanggal 25 September dan 28 September 2021 berlokasi di Kecamatan Sipora Selatan.
Untuk Gerai Vaksin TNI - Polri hari ke-1 menyasar para siswa yang dilaksanakan di Ruang Aula SMP Negeri 1 Sipora Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan, Sabtu (25/9/2021).
Kegiatan vaksinasi yang dimulai pukul 09.00 - 12.00 WIB itu, diikuti sebanyak 120 siswa SMPN 1 Sipora, yang sudah melaksanakan Proses Belajar Tatap Muka (PBTM), dan dalam pelaksanaannya terbagi dalam dua kelompok.
Mengawali kegiatan vaksinasi, setiap siswa terlebih dahulu mengisi data persetujuan vaksinasi dari orangtua/wali siswa.
Setelah mengisi data persetujuan vaksinasi dari orangtua/
wali, kemudian selanjutnya melakukan proses pendaftaran kepada beberapa petugas yang ditunjuk.
Informasi yang dihimpun, untuk pendaftaran siswa vaksinasi diterima oleh petugas Dedi Arif Amd.Kep. Kemudian discreening oleh petugas dr. Margareth. Sedangkan Vaksinator oleh petugas Sondang Anna Martha, Amd.Keb, dan Observasi oleh petugas Jultri Muniarti, Amd.Keb.
Kapolsek Sipora Iptu Ronnal Yandra, SH mengatakan, kegiatan Gerai Vaksin TNI - Polri menggunakan Vaksin Covid-19 jenis Coronavac, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
“Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan Gerai Vaksin TNI - POLRI. Sedangkan hari kedua, dijadualkan berlangsung pada hari Selasa mendatang tanggal 28 September 2021,”
terangnya.
Kegiatan Gerai Vaksin TNI - POLRI ini turut dihadiri oleh Danramil 03 Sipora Lettu INF Herizal, Bhabinkamtibmas Desa Sioban Bripka Ade Nafrianto, Kanit Shabara Polsek Sipora Bripka Wahyuda, Kepsek SMPN 1 Sipora Jhonever S.Pd, dan Kepala Puskesmas Sioban Fitri Amd.Kep, SKM Seperti diketahui, jumlah siswa yang dapat dilakukan vaksin hari pertama ini terbagi dalam dua kelompok. Untuk kelompok vaksin pertama, diikuti sebanyak 118 orang terdiri dari 64 orang laki-laki dan 54 orang perempuan.
Sedangkan kelompok vaksin kedua, diikuti sebanyak 12 orang yakni 7 orang laki-laki dan 5 orang perempuan.
Selama pelaksanaan giat vaksin, hingga berakhirnya penyuntikan vaksin berlangsung dalam situasi aman dan tertib. uk1uk1uk1uk1uk1
kasih kepada HDCI Sumbar yang bekerjasama dengan Polres Bukittinggi, Kodim 0304/ Agam, dan RSUD Kota Bukittinggi, dalam melaksanakan vaksin massal hari ini. Bahkan apresiasi buat HDCI yang memberikan bantuan sosial paket berupa sembako kepada para pelajar dan masyarakat yang mengikuti vaksin hari ini,” kata Teddy Minahasa.
Kapolda Sumbar memberikan kejutan
Dalam vaksinasi massal yang diikuti ratusan pelajar di Bukittinggi tersebut, Polres Bukittinggi menyediakan 6 bus pariwisata untuk menjemput dan mengantarkan kembali siswa ke sekolah usai di vaksin.
Usai divaksin, siswa yang telah divaksin juga diberikan paket sembako sebagai bentuk hadiah karena telah ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran dalam hal vaksinasi dan herd immunity.
Pada kesempatan tersebut Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa memberikan kejutan kepada dua orang pelajar yang mengikuti kegiatan vaksinasi massal, kejutan di berikan Teddy Minahasa dikarenakan kedua pelajar tersebut sedang berulang tahun pada hari pelaksanaan vaksinasi massal yaitu 25 September 2021.
Kedua pelajar menerima langsung kejutan berupa tali asih dan paket sembako, dan tak kalah penting Irjen Teddy Minahasa menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun di hadapan kedua pelajar tersebut dan mendoakan keduanya agar sehat sukses dan sehat selalu, tampak raut wajah senang dan haru dari kedua pelajar karena menerima kejutan di hari ulang tahunnya.
firman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbang
Situasi Tak “Mematahkan” Niat Unit 2 Siturjawali untuk Patroli
Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah Padang, Khazanah—Malam kelam, langit hitam, bintang pun tiada membayang pada Minggu 26 September 2021 itu. Namun fakta itu tak menyurutkan niat baik anggota Unit 2 Situjawali Subdit Gasum Direktorat Samapta melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dan pendisiplinan masyarakat serta antisipasi gangguan kamtibmas dan balap liar di wilayah hukum Polda Sumbar, pada malam itu, sekitar jam 00.00 hingga 01.50 WIB patroli yang dipimpin Kanit 2 Siturjawali Iptu Awaluddin SH beserta lima anggota Unit 2 Siturjawali yaitu Bripka Yendra Mario Chandra, Bripda Sandika Anggriand, Bripda Muhammad Rivaldo, Bripda Syahral Ramadhan dan Bripda Gilang Gonzales tetap berkonsentrasi menyusurui jalan- jalan yang dianggap rawan.
Bermawi ini melibatkan vaksinator dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumbar, tenaga kesehatan dari RSUD Kota Bukittinggi dan semua Puskesmas yang ada Kota Bukittinggi, serta tenaga kesehatan dari Poliklinik Polres Bukittinggi dan Dinas Kesehatan.
Kegiatan vaksinasi massal kali ini diramaikan oleh komunitas motor gede (moge), karena Irjen Pol Teddy Minahasa Putra merupakan Ketum HDCI Pusat.
Karena itulah kata Novan Pratama Putra, Ketua HDCI Sumbar, hajat yang merupakan kerjasama berbagai instansi terkait ini ikut diramaikan oleh komunitas moge. “Ya, kami ikut support
penuh Baksos HDCI ini,” katanya.
Dikatakannya, bagi HDCI, kegiatan sosial memang telah menjadi agenda kegiatan klub tersebut. “Dengan aktifitas seperti inilah anggota HDCI semakin dekat dengan masyarakat. Kita tunggu aksi selanjutnya,” kata Novan Pratama Putra.
Sementara itu, Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, selain melakukan vaksinasi massal saat itu juga dilakukan pembagian beras gratis khusus bagi masyarakat yang memiliki KTP Bukittinggi.
“Vaksinasi ini dilaksanakan guna mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat, sebagai upaya pencegahan
penyebaran Covid-19,” kata Dody Mendapat apresiasi Kapolda Sumbar
Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengapresiasi dan cukup bangga dengan capaian vaksinasi di Kota Bukittinggi. Hal ini kata dia menambahakan, berkat peran serta masyarakat dan Forkopimda Kota Bukittinggi.
Teddy Minahasa mengatakan, vaksinasi saat ini merupakan kebutuhan. Untuk itu ia mengimbau dan mengetuk pintu hati para komunitas, satgas, dan relawan yang ada di Kota Bukittinggi, agar dapat bersinergi melaksanakan vaksinasi secara massal.
“Saya mengucapkan terima
Vaksinasi Sukses, Kapolsek Batipuh Terlihat Bahagia
Kata Iptu Awaluddin pada malam itu mereka mulai bergerak dari Mako Polda di Jalan Jenderal Sudirman terus menuju Jalan Raden Saleh - Jalan Khatib Sulaiman - Jalan KH Ahmad Dahlan - Jalan Rasuna Said - Jalan Jenderal Sudirman dan kembali ke Mako Polda.
“Malam itu kita melaksanakan patroli ke tempat yang berpotensi berkerumunnya masyarakat dan ke tempat rawan terjadinya balap liar, tawuran dan 3 C (curat,curas dan curanmor),” ujar Iptu Awaluddin.
Dikatakannya, tujuan dilakukan patroli tersebut adalah untuk menciptakan situasi Kamtibmas tetap kondusif aman dan terkendali, sehingga masyarakat merasakan kehadiran Polri selaku pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Patroli yang kita lakukan malam itu juga untuk melakukan
Betapa Urip tak kan bahagia karena giat yang dilaksanakan di Mako Polsek Batipuh hari itu dihadiri ratusan warga yang terlihat bersemangat untuk mengikuti kegiatan vaksin gratis yang juga didukung dengan acara pembuatan dan perpanjangan SIM bagi masyarakat dengan memanfaatkan mobil SIM keliling Satlantas Polres tersebut.
Kegiatan hari itu juga turut dihadiri oleh Forkopimca, walinagari, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kandung, ulama dan tokoh pemuda se-Kecamatan Batipuh.
“Alhamdulillah acara berlangsung sukses aman dan terkendali. Pada acara ini kami mencoba menarik minat masyarakat yang akan divaksin dengan memberikan beberapa door prize Bukittinggi, Khazanah
Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah Bukittinggi, Khazanah—
Kegiatan vaksinasi massal dipusatkan di GOR Bermawi, Bukittinggi pada 25 September 2021 itu terasa istimewa. Sebab helat yang merupakan kerjasama berbagai instansi terkait yang diselenggarakan oleh Polres Bukittinggi bersama Dinas Kesehatan Bukittinggi, RSUD Kota Bukittinggi dan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumbar diikuti oleh lebih dari 1.600 peserta vaksinasi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumbar H Mahyeldi Ansyarullah, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra dan Walikota Bukittinggi Erman Safar.
Juga terlihat mendampingi Kapolda Sumbar beberapa pejabat
utama Polda Sumbar, Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, SH., S.I.K., MH, Dandim 0304/Agam Letkol Arh.
Yosip Brozti Dadi, SE, M.Tr dan lainnya.
Pada kesempatan itu, Kapolda Sumbar bersama beberapa Pejabat Utama Polda Sumbar dan Forkopimda Bukittinggi, melihat langsung proses vaksinasi Covid- 19 tersebut. Pantauan di lapangan, terlihat ribuan orang yang mengikuti vaksin Covid-19 di GOR Bermawi tersebut.
Umumnya yang ikut vaksin adalah dari kalangan tingkat pelajar, dan masyarakat yang ber KTP atau kartu keluarga (KK) Kota Bukittinggi.
Untuk vaksinasi massal di GOR
Padang Panjang, Padang Panjang, Padang Panjang, Padang Panjang, Padang Panjang, KhazanahKhazanahKhazanahKhazanahKhazanah—
Wajah cerah dan sumringah jelas terpancar dari raut muka Kapolsek Batipuh, Polres Padang Panjang Iptu Urip Indra Jaya SH pada
Sabtu 25 September 2021 itu.
Urip Indra Jaya terlihat bahagia karena Pelaksanaan Vaksin Presisi yang dilaksanakan Polsek Batipuh disambut antusias oleh warga.
KEJUTAN - Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra memberikan kejutan kepada dua orang pelajar yang mengikuti kegiatan vaksinasi massal, karena mereka sedang berulang tahun pada hari pelaksanaan vaksinasi massal tersebut. (Foto : Firman Sikumbang)
MENGAWASI SITUASI – Meski di jalan terlihat lengang, namun anggota Unit 2 Siturjawali tetap melakukan Patroli KRYD. (Foto – Firman Sikumbang)
operasi penegakan protokol kesehatan, guna menekan dan menurunkan jumlah kasus positif yang terpapar Covid-19 dan
memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayah hukum Polda Sumbar,” katanya. firmanfirmanfirmanfirmanfirman s i k u m b a n g
s i k u m b a n g s i k u m b a n g s i k u m b a n g s i k u m b a n g
kepada mereka yang beruntung.
Kegiatan vaksin massal hari ini terdata sekira 400 orang telah tervaksin,” ujar Urip Indra Jaya.
Ia pun tak lupa berpesan kepada masyarakat untuk terus berkontribusi dengan mengikuti vaksinasi bagi yang belum divaksin, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun atau bersihkan dengan hand sanitizer.
“Ini merupakan upaya kami dari Polri sesuai instruksi Kapolri, untuk melaksanakan Gebrakan Vaksinasi Presisi guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal masyarakat, khususnya bagi masyarakat di wilayah hukum Batipuh,“ ujar Urip.
firman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbangfirman sikumbang ANTUSIAS – Masyarakat terlihat antusias untuk mengikuti
vaksinasi gratis yang dilaksanakan Polsek Batipuh. (Foto : Firman Sikumbang)
MENGAMANKAN – Personel Polsek Sipora mengamankan kegiatan vaksinasi di Ruang Aula SMP Negeri 1 Sipora Desa Sioban Kecamatan Sipora Selatan. (Foto : Firman Sikumbang)
Polsek Baso Laksanakan Vaksinasi di MTsN 10 Agam
Bukittinggi, Bukittinggi, Bukittinggi, Bukittinggi,
Bukittinggi, KhazanahKhazanahKhazanahKhazanahKhazanah—Pada hari Sabtu 25 September 2021 sekira jam 09.00 Wib, bertempat di MTsN 10 Agam Baso Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, telah berlansung kegiatan Gerai Vaksin Presisi
“Bhakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri” tranformasi menuju polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid 19,
untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.
Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Baso AKP Yustian Syaiful, SH, Waka Polsek Iptu Sunardi, Kanit Sabhara Ipda Hendrapen, Bhabinkamtibmas Aiptu M Iqbal, Aipda Junaldi dan Bripka Riswanto, SH serta personil Polsek Baso lainnya.
Vaksin yang digunakan pada
kegiatan Gerai Vaksinasi Presisi di MTsN 10 Agam merk Sinovac yang dilakukan petugas Vaksinator dari Puskesmas Padang Tarok diberikan kepada 78 siswa dengan jumlah vaksin dipergunakan sebanyak 8 vial dari 10 vial yang didistribusikan dari Polres Bukittinggi. Sisa vaksin sebanyak 2 vial dan dititipkan di Puskesmas Padang Tarok. uk1uk1uk1uk1uk1