MEMEDIASI ANTARA MATEMATIKA KONKRIT DAN ABSTRAK(MEMBANTU SISWA MEMAHAMI MATEMATIKA YANG ABSTRAK).
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Latar belakang: Perilaku menyontek dianggap menjadi hal yang biasa dikalangan siswa maupun mahasiswa, sehingga perlu untuk dicarikan solusi dan langkah pemecahan masalah dalam
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penalaran siswa verbaliser pada tahap menyelesaikan masalah bagian mengidentifikasi situasi yang memuat masalah, siswa
Hipotesis pada penelitian ini adalah: (1) Siswa yang memperoleh pembelajaran kontekstual memiliki kemampuan representasi dan kemampuan pemecahan masalah matematik
Pembelajaran konsep perkalian dengan menggunakan PMR adalah diawali dengan masalah kontekstual yang berorientasi pada lingkungan dan budaya siswa yang berbeda
Pembelajaran konsep perkalian dengan menggunakan PMR adalah diawali dengan masalah kontekstual yang berorientasi pada lingkungan dan budaya siswa yang berbeda
test, post-test, dan gain ternormalisasi kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontekstual dan strategi TTW dan kelas konvensional. Rataan pre-test kedua
Kompetensi Dasar 3.5 Menjelaskan dan melakukan operasi biner pada himpunan menggunakan masalah kontekstual 4.5 Mencermati permasalahan yang berkaitan dengan himpunan bagian, himpunan
tahun 2013 bahwa hasil pemeriksaan kedua kelompok merokok dan tidak merokok ditemukan responden dengan nilai rasio tidak normal hanya 1 orang saja pada kelompok merokok, sedangkan