• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEMEDIASI ANTARA MATEMATIKA KONKRIT DAN ABSTRAK(MEMBANTU SISWA MEMAHAMI MATEMATIKA YANG ABSTRAK).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MEMEDIASI ANTARA MATEMATIKA KONKRIT DAN ABSTRAK(MEMBANTU SISWA MEMAHAMI MATEMATIKA YANG ABSTRAK)."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 memperlihatkan konsep pendekatan pembelajar RME, dimana pembelajaran dimulai dari dari masalah kontekstual, kemudian siswa diminta memaparkan penyelesainnya sendiri
Gambar 4  bentuk-bentuk angka,  karena bentuk angka Berikut penjelasannya.  Seperti telah dijelaskan di merupakan bentuk abstraksi dari permasalahan

Referensi

Dokumen terkait

Latar belakang: Perilaku menyontek dianggap menjadi hal yang biasa dikalangan siswa maupun mahasiswa, sehingga perlu untuk dicarikan solusi dan langkah pemecahan masalah dalam

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penalaran siswa verbaliser pada tahap menyelesaikan masalah bagian mengidentifikasi situasi yang memuat masalah, siswa

Hipotesis pada penelitian ini adalah: (1) Siswa yang memperoleh pembelajaran kontekstual memiliki kemampuan representasi dan kemampuan pemecahan masalah matematik

Pembelajaran konsep perkalian dengan menggunakan PMR adalah diawali dengan masalah kontekstual yang berorientasi pada lingkungan dan budaya siswa yang berbeda

Pembelajaran konsep perkalian dengan menggunakan PMR adalah diawali dengan masalah kontekstual yang berorientasi pada lingkungan dan budaya siswa yang berbeda

test, post-test, dan gain ternormalisasi kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontekstual dan strategi TTW dan kelas konvensional. Rataan pre-test kedua

Kompetensi Dasar 3.5 Menjelaskan dan melakukan operasi biner pada himpunan menggunakan masalah kontekstual 4.5 Mencermati permasalahan yang berkaitan dengan himpunan bagian, himpunan

tahun 2013 bahwa hasil pemeriksaan kedua kelompok merokok dan tidak merokok ditemukan responden dengan nilai rasio tidak normal hanya 1 orang saja pada kelompok merokok, sedangkan