• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ebook Tips & Trik Fotografi Modeling

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Ebook Tips & Trik Fotografi Modeling"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Umang’s Photography Bulletin. Terbit setiap akhir tahun.

(2)

Fotografi modeling adalah salah satu ranah fotografi yang tujuannya adalah menampilkan pose, mimik, dan sudut pengambilan gambar yang objeknya adalah manusia. Oleh karena objeknya adalah manusia, maka fotografer modeling harus menampilkan sisi terbaik dari objek tersebut, mengingat setiap orang memiliki sisi terbaik (atau sebaliknya) tersendiri.

Dari istilahnya, model, maka fotografi ini pada dasarnya bertujuan sebagai contoh atau peragaan. Fotografi modeling biasanya bekerja tatkala sebuah penyedia (apapun itu) membutuhkan jasa mereka untuk melakukan promosi produk seperti busana, tas, sepatu, jam tangan, dan sebagainya. Meskipun kita akan berfikir bahwa “jika demikian, maka apa bedanya fotografi modeling dengan fotografi produk?” Jawabannya adalah “fotografi modeling melibatkan manusia sebagai pengguna produk itu. Atau bagaimana produk itu bisa melengkapi kesan tertentu pada manusia.

Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan fotografi, maka fotografi modeling merambah ke area yang lebih luas. Fotografi modeling masuk pada area abstrak, yakni menyajikan kesan-kesan artistik yang bisa ditampilkan melalui objek manusia. Misalnya fotografi Artistic Nude yang bahkan tidak memperagakan produk apapun, tetapi memperagakan pose sensual.

Apa kamera terbaik untuk seorang fotografer modeling?

Ini adalah sebuah pertanyaan jebakan yang sudah lama beredar dalam dunia fotografi. Sebenarnya, tersedia begitu banyak jenis dan merek serta spesifikasi dan fitur kamera di dunia fotografi, anda bisa memilih salah satu di antaranya. Ada yang mengatakan bahwa Canon yang terbaik, ada yang bilang Nikon yang tebaik, ada beberapa lagi memilih Olimpus, Pentax, dan sebagainya. Sebagai pengguna banyak kamera, saya menyukai Nikon untuk fotografi modeling, karena ketajaman hasilnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa hasil dari kamera Nikon lebih tajam daripada Canon karena kamera Canon memiliki low pass filter yang bertujuan untuk memperhalus gambar, dan disinilah banyak detil yang akan hilang dari hasil jepretan. Nikon tidak memiliki fitur ini sehingga hasil gambarnya lebih tajam karena tidak melalui internal image processing.

Apa lensa terbaik untuk seorang fotografer modeling?

Kalau ini pertanyaannya, maka saya akan menjawab “lensa dengan apertur terbesar (1.4). Biasanya, orang menggunakan fixed lens untuk fotografi modeling, lensa lain hasilnya pasti lain.

(3)

Kamera:

Saya berasumsi bahwa anda memiliki kamera DSLR, meskipun anda mungkin bukan seorang fotografer modeling. Berikut ini saya akan menyampaikan ide-ide saya untuk pengaturan kamera terbaik untuk fotografi modeling, yang berguna pada fotografi modeling outdoor; pada segala cahaya dan segala cuaca. 1. Gunakanlah apertur terkecil, atau bukaan kecil. Saya menyarankan bukaan 1.8 sampai dengan 2.sekian. Hal ini bertujuan untuk menyajikan area ketajaman dan kedalaman objek model, dengan kata lain, agar latar belakang menjadi blur dan sang model yang menawan itu akan tampil lebih jelas. 2. Gunakanlah mode apertur sehingga ISO dan kecepatan rana disesuaikan dengan kondisi cahaya pada

saat itu. Jadi, anda hanya perlu mengatur apertur-nya saja. Dengan catatan, jika anda memotret pada kondisi rendah cahaya, gunakanlah tripod, dan suruh sang model jangan bergerak pada saat pengambilan gambar.

3. Gunakanlah Picture Style atau Picture Control potret yang sudah disediakan oleh kamera, ini adalah yang terbaik. Ubah settingannya dengan cara menaikan ketajamannya +1 dari titik tengah, kontrast-nya juga demikian. Sisakontrast-nya anda bisa coba sendiri sesuai selera.

4. Gunakanlah Whita Balance SHADE untuk menyajikan tone hangat dan cocok untuk memperindah kulit model yang menawan itu.

5. Gunakanlah lensa fix dan matikan autofocus-nya. Ya, gunakan fokus manual saja, dan tentunya mata anda harus tajam.

6. Jangan pernah menggunakan flash internal! Gunakanlah yang eksternal dan gunakanlah omni bounce agar cahanya lebih lembut, dan sebaiknya anda berkreasi dengan arah cahanya. Copot saja lampu kilat itu dari kameranya dan cari sisi-sisi terbaik untuk arah datang dan arah jatuh cahaya. Saya sendiri hanya akan menggunakan lampu kilat saat memotret indoor .

7. Masih tentang cahaya, banyak fotografer modeling menghindari area bayang pada wajah dan oleh karenanya mereka menggunakan lampu kilat; padahal bayang-bayang itu menciptakan dimensi pada wajah dan mencitrakan kedalaman foto yang indah.

8. Memotretlah dengan mode live view daripada membidik melalui viewfinder, karena tampilan pada layar LCD kamera lebih akurat dan juga pengaturan komposisi lebih mudah. Pada kamera Canon, keuntungan menggunakan live view adalah prediksi eksposur hasil jepretan lebih mudah. Dengan catatan, aktifkan exposure simulation terlebih dahulu.

TIPS & TRIK FOTOGRAFI MODELING

(4)

Model:

1. Jangan hanya memotret model wanita, tetapi juga model pria. Memang model wanita memiliki lebih banyak pose dari pada model pria, namun disinilah letak tantangannya.

2. Mode frontal itu jarang digunakan, maka gunakanlah, terkecuali model anda bertubuh agak gemuk.

3. Tampilkanlah yang terindah dari model anda; rambut, dagu, pipi, hidung, mata, tubuh, dan lain-lainnya.

4. Memotretlah dengan tema dan konsep yang direncanakan; meskipun tiba saat tiba akal tidak pernah dihukum.

5. Mintalah model wanita untuk menekuk apa yang bisa ditekuk pada tubuhnya, khususnya siku, lutut, dan pinggul. Meskipun demikian, lihatlah keselarasan tekukannya, agar tidak terlihat aneh. 6. Berikan sesuatu untuk dipegang oleh model, khususnya yang relevan dengan tema dan konsep. 7. Model amatir biasanya menekuk jari tangan tanpa sadar, serta mengangkat jari kaki (pun tanpa

sadar); perhatikanlah hal-hal ini, tidak boleh terjadi, terkecuali merupakan bagian dari pose yang disengaja.

8. Model wanita bisa berpose seperti pria, tetapi model pria tidak boleh berpose seperti wanita! 9. Hindari cahaya matahari langsung pada model, terkecuali foto dengan lokasi pantai atau

lapangan. Cahaya matahari bisa membuat model berkeringat dan rambut akan menempel pada dahi.

10. Banyak model amatir memiliki tubuh sintal yang menawan, pose yang menggugah selera, namun apa yang kurang? Yang kurang adalah EKSPRESI-nya. Terkadang ekspresi model tidak sesuai dengan pose, tema, dan konsep. Sebagai fotografer modeling, anda harus bisa mengatur semua ini.

11. Bawalah sejumlah majalah busana, majalah remaja, atau majalah produk-produk ke area pemotretan. Saya yakin anda akan mendapatkan banyak ide inspiratif lewat majalah-majalah tersebut. Hei, pose tidur itu mantap juga lho.

12. Memotret model berhijab merupakan tantangan tersendiri. Pose mereka terbatas namun harus elegan. Saya yakin anda bisa mendapatkan sumber-sumber pose foto hijab sendiri.

13. Anda bisa memoles wajah model dengan kosmetik, namun pastikan apapun yang anda gunakan dan model gunakan sesuai dengan tema dan konsep. Foto model dengan kebaya di sawah namun wajah penuh make-up benar-benar “tidak bercerita”.

TIPS & TRIK FOTOGRAFI MODELING

(5)

Pemotretan:

1. Posisikan model jauh dari background, dan pastikan background-nya sederhana, tidak terlalu banyak detil dan tidak mengandung warna yang terlalu kontras. Semakin sederhana latar belakang, semakin indah hasil jepretan. Untuk mendapatkan hasil background yang blur, maka bukan hanya posisi latar belakang dan model yang harus jauh, namun juga jarak antara model dan anda harus diperhitungkan.

2. Mulailah dengan pemotretan close-up. Ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan ide dan memberikan rasa percaya diri model (juga anda).

3. Jangan memberikan kesan pada hasil jepretan bahwa model anda “pendek” hanya karena model berdiri anda pun berdiri saat memotretnya. Pastikan posisi kamera anda berada pada arah perut model.

4. Meskipun demikian, bukan berarti anda terbatas pada hal mencari sudut pemotretan. Berkreasilah...

5. Jika model berpose duduk, maka anda sebaiknya mengambil posisi duduk searah dengan model. 6. Pastikan titik fokus anda ada pada wajah, khususnya mata. Agar seluruh bagian tubuh tajam,

maka gunakanlah apertur yang tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil.

7. Gunakanlah viewfinder pada saat manual focus, dan gunakan live view pada saat autofocus. 8. Carilah komposisi menarik seperti tiang, tembok, batu, pohon, apapun...

9. Jangan segan-segan untuk memutar kamera anda untuk mendapatkan kesan cropping yang unik.

10. Arah cahaya dari samping dan lembut selalu indah untuk model. Jangan khawatir dengan bayang-bayang pada wajah yang diciptakan oleh hidung yang mancung. Terkecuali anda memotret model untuk promosi produk kosmetik, anda harus memotret tanpa bayang. Solusinya, anda harus memiliki lampu kilat ber-omni bounce.

11. Cobalah mode monokrom .

12. Posisikan model tidak pada tengah-tengah frame (ini namanya pasfoto!), bermainlah dengan posisi sepertiga frame. Pastikan areal jatuhnya pandangan model itu luas, bukan pada tepian frame.

13. Carilah inspirasi pose dan trik pemotretan lebih banyak lagi... 

TIPS & TRIK FOTOGRAFI MODELING

(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)

Semua foto-foto yang ada disini adalah foto-foto yang diambil di akhir tahun

2013 (november-desember). Saya ingin anda ketahui bahwa saya bukanlah

seorang fotografer profesional, bukan fotografer komersial. Saya hanyalah

seorang fotografer pemula dan sangat mencintai dunia fotografi modeling.

Semua foto di atas menggunakan available light dan saya menggunakan

(17)

Isi Tas Kamera Saya: 1. Body Canon EOS 60D 2. Lensa Canon 18-55mm 3. Lensa Fix Canon 50mm f/1.8 4. Lensa Tele Tamron 70-300mm 5. Lensa wide Tamron 10-24mm 6. Flash Yongnuo

7. Filter CPL 8. Filter GND

Facebook: Umang Frame Ternate

Halaman Facebook: Umang Frame Photography Thanks to:

- Istriku (Fahriyani Ternate) - Ill Frame

- Izmet Frame - Bobby Hamsir - Vennox Mahatma - My Master (Ternate Art) - Fit & Fita

- Arra Sosaleh - Anna dan Dede - Dino Talaohu

- Rekan fotografi dan model yang tidak dapat saya hitung satu per satu karena sebagian sudah saya lupa nama mereka 

Sampai jumpa lagi di akhir tahun 2014

Gambar

gambar yang

Referensi

Dokumen terkait

(3) Selanjutnya LSM Kakak melakukan pendekatan terhadap keluarga korban untuk mengetahui perkembangan korban dan hubungan korban dengan keluarga. Dengan demikian LSM

Setelah mempersiapkan untuk kegiatan PPL maka selanjutnya melak-sanaan kegiatan PPL yaitu kegiatan praktik mengajar peserta didik. Pelaksanaan PPL kali ini diawali

2.  Pilih  Tab  Advanced,  sehingga    muncul  tampilan  seperti  pada  gambar  dibawah ini. 

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama PPK Kecamatan Labuan Yang selanjutnya disebut “ PIHAK PERTAMA

[r]

Pada penelitian ini analisis regresi berganda berperan sebagai teknik statistik yang digunakan untuk menguji seberapa besar pengaruh kinerja layanan jasa dan kepuasan

Keselamatan kerja Alat, bahan dan Peserta selamat dari kecelakaan Skor Komponen :. V Waktu penyelesaian praktik 90 Menit Skor Komponen

diharapkan peserta didik mampu menganalisis bentuk perjuangan rakyat melawan VOC sampai abad ke 20 serta terampil mengolah informasi tentang strategi perlawanan bangsa