PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA TERHADAP TINDAK PIDANA PERMUFAKATAN JAHAT JUAL BELI NARKOTIKA (Analisis Putusan Pengadilan Negeri No. 675Pid.B2010PN.Mdn dan Putusan No. 1.366Pid.B2011PN.Mdn) SKRIPSI Diajukan Untuk Melengkapi
Teks penuh
Dokumen terkait
Kasus yang diteliti oleh penulis yakni mengenai putusan Permufakatan Jahat Tanpa Hak Memiliki Narkotika Golongan I. Terdakwa bertempat tinggal di Dk. Selain
Sedangkan faktor penghambat peran serta masyarakat dalam upaya penanggulangan tindak pidana narkotika antara lain: belum maksimalnya penerapan Undang-undang Narkotika, pedoman
Dahlan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan permufakatan jahat secara tanpa hak atau melawan hukum menerima Narkotika
67 Tindak pidana di bidang Narkotika diatur dalam Pasal 78 sampai dengan Pasal 100 Undang-Undang Narkotika yang merupakan
Penguasa yang berwenang, berhak untuk menjatuhkan pidana hanya kepada subjek yang telah terbukti secara sengaja melanggar hukum atau peraturan yang berlaku
Sanksi pidana bagi perantara transaksi/jual beli narkotika Golongan 1 menurut Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika adalah “dipidana dengan pidana
Jenis-Jenis Tindak Pidana Narkotika Ketentuan jenis-jenis tindak pidana narkotika diatur dalam Bab XV pasal 111 sampai dengan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang
Penggolongan tindak pidana narkotika dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang