• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lampiran Desain dan Kerangka Konseptual

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Lampiran Desain dan Kerangka Konseptual"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran; Desain dan Kerangka Konseptual Penelitian

Masalah

Identifikasi

Masalah

Penelitian

Variable

Indikator

Jenis dan

Sumber Data

Pengumpulan

Data

Instrument

Berdasarkan temuan The Jakarta

Consulting Group

(JCG); Terjadinya tren penurunan

kelanggengan Perusahaan Keluarga di Indonesia (61 % - 24 % - 5 %)

Terdapat 7 (tujuh) isu utama terkait penyebab masalah ini;

1. Konflik nilai (antara nilai² keluarga dengan nilai² profesionalisme). 2. Struktur manajemen

dan Capacity Building organisasi yang tidak sehat dan kompetitif. 3. Perdebatan tentang

ukuran keterlibatan keluarga dalam perusahaan. 4. Dilema moral pemilik

saat menyusun rencana suksesi. 5. Ketersediaan SDM

yang memiliki kompetensi memadai untuk menjalankan perusahaan. 6. Pengaturan distribusi

pendapatan yang adil antar stakeholders. 7. Pengaturan

kompensasi untuk keluarga yang terlibat.

Agar kinerja perusahaan keluarga dapat ditingkatkan, apakah pendekatan dalam Ilmu Manajemen yang dapat mengatasi kompleksitas masalah tersebut secara lebih komprehensif ?

Manajemen Strategis

berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.

Bagaimanakah pengaruh pendekatan Perencanaan Strategis terhadap kinerja Perusahaan Keluarga ?

Independen; Perencanaan Strategis

1. Dirumuskannya Rencana Strategis perusahaan. 2. Diterapkannya

Rencana Strategis perusahaan. 3. Dilakukannya

Evaluasi terhadap rumusan dan penerapan Rencana Strategis perusahaan. 2. Data tentang

penerapan Rencana Strategis perusahaan. 3. Data tentang

Evaluasi terhadap rumusan dan penerapan Rencana Strategis perusahaan.

1. Dengan cara Survei, melalui kegiatan wawancara dan pengisian kuisioner. 2. Dengan cara

Dokumentasi atas data-data terkait, ex; dokumen Rencana Strategis dan dokumen Evaluasi Rencana Strategis perusahaan.

Instrument 1; Angket wawancara, terkait dengan seluruh Jenis Data, khusus untuk Responden;

1. Dewan Komisaris 2. Dewan Direksi

Instrument 2; Kuisioner, khusus untuk Jenis Data nomor 2, dengan Responden; Karyawan perusahaan (Sampling).

Dependen; Kinerja Perusahaan

Pengukuran pada 4 (empat) perspektif; 1. Perspektif

Keuangan. 2. Perspektif Konsumen. 3. Perspektif

Proses Internal Bisnis. 4. Perspektif

Karyawan.

1. Data Analisa atas Lap. Keuangan. 2. Data Market

Proses Bisnis dan Layanan Purna Jual.

5. Data Produktifitas dan Retensi Karyawan. 6. Data tentang

kepuasan Karyawan.

1. Dengan cara Survei, melalui kegiatan pengisian kuisioner, khusus untuk Jenis Data nomor 3 & 6. 2. Dengan cara

Dokumentasi, untuk Jenis Data nomor 1, 2, 4 & 5.

Instrument 1; Balanced Scorecard, terkait dengan seluruh Jenis Data.

(2)

Catatan ;

Penelitian ini dilakukan pada objek yang spesifik (PT. Suka Fajar, Ltd), dengan judul

“Analisa

Pengaruh Pendekatan Perencanaan Strategis terhadap Kinerja Perusahaan Keluarga”

, maka :

1.

Untuk mengukur variable bebas “Perencanaan Strategis”, dibutuhkan wawancara

mendalam dengan anggota Dewan Komisaris dan anggota Dewan Direksi. Instrument

yang digunakan adalah Angket Wawancara dengan pertanyaan terbuka. Khusus untuk

Jenis Data tentang penerapan Rencana Strategis perusahaan (nomor 2), yang terkait

dengan Populasi tertentu yakni Populasi Karyawan, maka perlu dilakukan teknik Sampling

atas parameter Populasi tersebut dan Sampel yang terpilih diminta untuk mengisi

Kuisioner tertentu pula.

2.

Sama halnya dengan pengukuran pada variable terikat “Kinerja Perusahaan”, dimana

tidak semua Jenis Data dapat diperoleh dengan cara Dokumentasi, ada juga Jenis Data

yang terkait dengan Populasi tertentu, sehingga harus dikumpulkan dengan cara Survei,

maka harus ada kepastian tentang Populasi yang dituju dan teknik Sampling yang akan

dilakukan atas parameter Populasi tersebut.

a.

Populasi yang dimaksud pada catatan nomor 2 di atas, diantaranya Populasi

Konsumen Perusahaan, teknik Sampling perlu dilakukan atas parameter Populasi

ini untuk mengukur tingkat kepuasan Konsumen terhadap perusahaan dan

Sampel yang terpilih diminta untuk mengisi Kuisioner tertentu pula.

b.

Populasi yang dimaksud selanjutnya oleh catatan nomor 2 di atas adalah Populasi

Karyawan Perusahaan, teknik Sampling juga perlu dilakukan atas parameter

Populasi ini untuk mengukur tingkat kepuasan Karyawan terhadap perusahaan

dan Sampel yang terpilih juga diminta untuk mengisi Kuisioner tertentu.

3.

Teknik Analisis Data dengan alternatif (masih belum diputuskan) ;

a.

Analisis Regresi Linear (Sederhana atau Berganda)

Referensi

Dokumen terkait

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan KSP (Koperasi Simpan Pinjam) yang tersebar di Kabupaten Tuban. Adapun teknik sampling yang akan digunakan adalah gabungan

purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah karyawan yang bekerja tetap. Hal ini

Terkait dengan kekosongan proses penyusunan dokumen-dokumen prencanaan pembangunan dapat ditilik dari perbandingan dua dokumen yakni Rencana Strategis dari Direktorat

Oleh karena itu perlu adanya kesesuaian terhadap desain interior yang terkait dengan ruang pelayanan hotel untuk meminimalisir interaksi kontak fisik dengan

Perlu penanganan khusus untuk mewujudkan keberhasilan program ini, terutama penerapan teknik-teknik komunikasi yang efektif, menjaga hubungan yang harmonis dengan pihak

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada CV Sindunata dengan jumlah sampel 30 (tiga puluh) karyawan dengan teknik purposive sampling. Alat analisis yang

Tugas teknik informatika membahas berbagai aspek terkait pengembangan, pengelolaan, dan penerapan teknologi informasi. Topik yang dibahas dapat mencakup pemrograman komputer, analisis data, keamanan informasi, jaringan komputer, pengembangan perangkat lunak, dan topik terkait teknologi. Mahasiswa teknik informatika mungkin ditugaskan untuk menyelesaikan proyek pengkodean, analisis algoritma, atau merancang solusi perangkat lunak. Selain itu, mereka dapat membahas tren terkini dalam teknologi, seperti kecerdasan buatan, komputasi awan, atau pengembangan aplikasi berbasis web. Keseluruhan, tugas teknik informatika mencakup beragam topik untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam dunia teknologi

Pembelajaran abad 21 menuntut terciptanya peserta didik untuk memiliki keterampilan belajar dan berinovasi. Keterampilan belajar dan borinovasi yang perlu dikembangkan adalah kolaborasi dan kreativitas. Keterampilan kolaborasi merupakan kemampuan indivdu untuk terlibat aktif dalam satu tim atau kelompok melalui aksi nyata seperti bertukar gagasan, menyampaikan pendapat secara jelas, dan berpartisipasi dalam diskusi untuk mencapai kesepakatan demi tecapainya tujuan bersama. Sedangkan kreativitas adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan atau kerya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model project-based learning berbantuan mind mapping terhadap keterampilan kolaborasi dan kreativitas, serta menganalisis profil keterampilan kolaborasi dan kreativitas setelah penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen dengan desain quasi experimental dalam bentuk nonequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dengan kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project-based learning berbantuan mind mapping efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas peserta didik. Keefektifan ini diukur menggunakan uji rata-rata N-Gain. Uji N-Gain keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen mendapatkan hasil rata-rata sebesar 0,85 pada kriteria tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,26 pada krteria rendah. Profil keterampilan kolaborasi peserta didik secara keseluruhan berada pada kriteria sangat baik dan baik. Uji N-Gain kreativitas pada kelas eksperimen diperoleh hasil rata-rata sebesar 0,82 berada pada kriteria tinggi, sementara kelas kontrol sebesar 0,25 berada pada kriteria rendah. Profil kreativitas peserta didik secara menyeluruh berada pada kriteria sangat kreatif dan kreatif.