• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Perusahaan di Magister Kenotariatan FH UGM 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hukum Perusahaan di Magister Kenotariatan FH UGM 2016"

Copied!
176
0
0

Teks penuh

(1)

Veri Antoni

Departemen Hukum Bisnis/Dagang, Fakultas Hukum, UGM 081807102413, [email protected], [email protected]

HUKUM PERUSAHAAN

(Persekutuan Perniagaan)

MAGISTER KENOTARIATAN

FAKULTAS HUKUM,

(2)

HUKUM PERUSAHAAN (BISNIS )DALAM KERANGKA HUKUM SECARA UMUM BERDASARKAN PENGOLONGAN HUKUM KLASIK

HUKUM PUBLIK HUKUM PRIVAT

HUKUM -HUKUM BARU LAINNYA

(Hukum Perburuhan, Hukum Paja, Hukum Hubungan Industrial, dan lain-lain) HTN

HAN H. ACARA

H. PIDANA

HUKUM

DAGANG/HUKUM PERUSAHAAN

(3)

HUBUNGAN HUKUM PERDATA DENGAN HUKUM DAGANG

• Hukum Perdata merupakan Hukum Umum dari Hukum

Dagang.

• Hukum Umum: aturan hukum yang berlaku pada umumnya.

• Hukum Khusus: aturan hukum yang berlaku untuk hal-hal

yang khusus saja.

• Misalya, Mengatur perj/perikatan ex Buku III KUHPer ,

khusus tg perj/perikatan di lapangan bisnis;

• Berlakunya asas hukum lex specialist derogat legi

generale

ketentuan hukum bersifat khusus

mengesampingkan ketentuan hukum bersifat khusus, sebagaimana tersebut dalam Pasal 1 Kitab Undang-Undang

Hukum Dagang (KUHD), “Ketentuan dalam KUH Perdata

(4)

PENGERTIAN PERUSAHAAN

Pengertian paling sederhana Hukum Dagang adalah

Hukum bagi Pedagang.

Ps 2 ( lama ) WvK/KUHD :

Kooplieden zijn diegenen

welke daden van koophandel uitoefenen en daarvan

hun gewoon beroep maken

Pedagang : mereka yang menjalankan perbuatan

perniagaan sebagai pekerjaan sehari-hari.

(5)

lanjutan

Beberapa Kelemahan:

Pedagang : melakukan perbuatan perniagaan;

Perbuatan Perniagaan : membeli barang untuk dijual

lagi;

Perkembangan

bisnis

tidak

selalu

demikian,

berdagang bisa hanya dengan menjadi agen, suplier,

konsinyasi, semuanya tidak membeli barang, tapi

melakukan kegiatan dagang.

Catatan

(6)

Lanjutan..

Kemudian 2 Juli 1934, Ps 2 sd 5 WvK dihapus,

termasuk istilah

koollieden/koophandel

dalam WvK

diganti dengan istilah

bedrijf/bedrijfshandelinghen

; atau

Perusahaa

.

Penggantian istilah tersebut tdk disertai

authentieke

interpretatie ;

(7)

Lanjutan..

Baik berdasarkan Memorie van Toelichting dari

Minister van Justitie maupun Doktrin (Molengraaff,

Polak) dan Yurisprudensi, baru dapat dikatakan ada

perusahaan, APABILA:

1. pihak yang berkepentingan bertindak secara

tidak terputus-putus,

2. terang-terangan,

3. didalam kedudukan tertentu,

4. berhubungan dengan pihak ketiga,

(8)

La juta …

• Indonesia telah membuat rumusan resmi pengertian Perusahaan, antara lain:

1. UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan,

Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba .

2. UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan,

(9)

La juta …

• UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Perusahaan adalah :

a. setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orang perseorangan, milik persekutuan, atau milik badan hukum, baik milik swasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja/buruh dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain;

b. usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan mempekerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.

(10)

PENGATURAN(SUMBER HUKUM PERUSAHAAN)

KUHPerdata (Persekutuan Perdata)

KUHDagang (Firma dan CV)

UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar

Perusahaan

UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan

UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

dan UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN

UU No. 25 Tahun 1992 tentang Koperasi

(11)

PERUBAHAN DAN PENCABUTAN BEBERAPA

KETENTUAN DALAM KUHD OLEH UNDANG-UNDANG

No Tahun Dasar

Perubahan/Pencabut an

Materi

1 1927 STB 1927 No 146 SBL PERUBAHAN : PEDAGANG WAJIB MEMELIHARA BUKU HARIAN DAN BUKU COPI, DGN ADANYA STB TSB DI ATAS WAJIB MENGADAKAN CATATAN MENGENAI KEKAYAAN PERUSAHAAHAN NYA MNRT SYARAT YG DIMINTA OLEH PERUSAHAAN

2 1938 STB 1938 No. 276 PSL 2 S/D PSL 5 DICABUT

DILANSIR PENGERTIAN MENJALANKAN PERUSAHAN

DIKATAKAN MENJALANKAN PERUSAHA AN APBL IA SECARA TERUS MENERUS TERANG-TERANGAN DAN TDK TERPUTUS PUTUS BERHUB. DGN PIHAK KETIGA UTK TUJUAN MENCARI KEUNTUNGAN

DGN ADANYA PENCABUTAN INI KUHD YG SEMULA HUKUMNYA PEDAGANG BERUBAH

MENJADI HUKUMNYA ORANG YANG MEN - JALANKAN PERUSAHAAN - DGN KATA LAIN PENGERTIAN PEDAGANG DAN PERBUATAN

PERNIAGAAN DICABUTPENGERTIANNYA DISERAHKAN DALAM PRAKTEK.

(12)

Lanjutan..

dicabut dengan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

Dgn Diundangkan UU No. 5 Thn 1995, yang kemudian dicabut dengan UU No. 40 Tahun 2007, maka Bagian Ketiga Buku I KUHD

dinyatakan Tidak Berlaku Lagi

UU No 5 Tahun 995 dan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. TERBATAS

4 1998 UU No 8 Tahun 1998 tentang Dokumen Perusahaan

UU No 8 Tahun 1998 mencabut ketentuan Pasal 6 KUHD.

(13)

BEBERAPA KEWAJIBAN PERUSAHAAN

• Kewajiban Daftar Perusahaan dan Penyampaian Laporan Keuangan (UU No. No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan)—Kemendag RI.

• Kewajiban Membuat Dokumen Perusahaan (UU No. 8 Tahun 1997)

• Kewajiban Di Bidang Domisili Perusahaan

• Kewajiban Di Bidang Ketenagakerjaan:

 Wajib Lapor Ketenagakerjaan,

 Peraturan Perusahaan,

 Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek),

 Upah Minimum Provinsi (UMP)

• Kewajiban Di Bidang Perpajakan (Nomor Pokok Wajib Pajak

NPWP /Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak PKP

(14)

WAJIB DAFTAR PERUSAHAAN (UU No. 3 Tahun 1982)

PENGUSAHA WAJIB

DAFTARKAN PERUSAHAAN

NYA

KECUALI

PERUSAHAAN KECIL

PERORANGAN

(15)

DAFTAR PERUSAHAAN

(16)

TUJUAN DAN SIFAT DAFTAR

PERUSAHAAN

Publikasi

Mencatat bahan-bahan keterangan

yang dibuat secara benar dari suatu

perusahaan dan merupakan sumber informasi

resmi untuk semua pihak yang

berkepentingan mengenai identitas, data,

serta keterangan lainnya tentang perusahaan

yang tercantum dalam Daftar Perusahaan

dalam rangka menjamin kepastian berusaha.

(17)

KEWAJIBAN DAFTAR PERUSAHAAN

• Setiap perusahaan wajib didaftarkan dalam Daftar Perusahaan KECUALI Perusahaan Negara yang berbentuk Perusahaan Jawatan (PERJAN) dan Perusahaan Kecil Perorangan (dijalankan oleh anggota keluarga).

• Pendaftaran dilakukan pada kantor tempat pendaftaran perusahaan yang ditetapkan oleh Menteri.

• Apakah PERJAN masih ada? Cek UU BUMN!

• Perusahaan yang dimaksud adalah:

 Badan Hukum Termasuk Koperasi

 Persekutuan

 Perorangan

(18)

MATERI YANG DIDAFTARKAN

Lihat Pasal 11

16 UU No. 3 Tahun 1982

Bandingkan dengan Contoh Tanda Daftar

(19)

SANKSI

Dgn sengaja atau kelalaian tidak memenuhi

kewajiban diancam pidana penjara

selama-lamanya 3 bulan atau denda rp.3.000.000,--tindak

pidana ini merupakan kejahatan

Dgn segaja mendaftarkan keliru / tdk lengkap

(20)

WAJIB MEMBUAT DOK.PERUSAHAAN (UU No. 8

Tahun 1997)

DOK. PRSH

DOK KEU.

DOK.LAIN TERDIRI

BUKTI PEMBUKUAN

DATA

PENDUKUNG CATATAN

DATA

TULISAN LAIN

NERACA

(21)

DOKUMEN PERUSAHAAN

Pada awalnya diatur dalam Pasal 6 KUHD

Ketentuan ini sekarang telah dicabut & diatur lebih

lanjut oleh UU Dokumen perusahaan

(22)

Lanjutan..

Dokumen

perusahaan terdiri

dari DOKUMEN

KEUANGAN dan DOKUMEN LAINNYA.

Dokumen Keuangan terdiri dari: catatan, bukti

pembukuan, dan data pendukung administrasi

keuangan, yang merupakan bukti adanya hak dan

kewajiban perusahaan.

(23)

Lanjutan..

Catatan terdiri: neraca tahunan, perhitungan

laba rugi tahunan, rekening, jurnal transaksi

harian.

Bukti pembukuan terdiri dari warkat-warkat

yang digunakan sebagai dasar pembukuan

yang mempengaruhi perubahan kekayaan,

utang, dan modal.

(24)

PENGALIHAN DAN LEGALISASI

• Dokumen perusahaan dapat dialihkan ke dalam mikrofilm atau media lainnya.

• Pengalihan Dokumen Perusahaan Wajib Dilegalisasi.

• Legalisasi dapat dilakukan oleh pimpinan perusahaan atau pejabat di lingkungan atau pejabat di lingkungan perusahaan yang ditunjuk dan harus dibuatkan berita acaranya.

• Legalisasi adalah tindakan pengesahan isi dokumen perusahaan yang dialihkan atau ditransformasikan ke dalam mikrofilm atau media lain atau menyatakan bahwa isi dokumen perusahaan yang terkandung di dalamnya sesuai dengan aslinya.

(25)

BERITA ACARA DAN DAFTAR PERTELAAN

Dibuat pada saat terjadinya pengalihan

dokumen ke dalam mikrofilm atau media lain.

Pada Berita Acara Pengalihan tersebut wajib

dilampirkan Daftar Pertelaan atas dokumen

perusahaan yang dialihkan ke dalam mikrofilm

atau media lain.

Daftar Pertelaan

daftar yang memuat

(26)

PEMUSNAHAN DOKUMEN

Dokumen perusahaan yang telah dialihkan ke

dalam mikrofilm atau media lain dapat

dimusnahkan kecuali pimpinan perusahaan

menentukan lain.

Demikian juga catatan, bukti pembukuan dan

bukti pendukung administrasi keuangan

(27)

Lama Penyimpanan..

Catatan: 10 tahun terhitung sejak akhir tahun

buku perusahaan yang bersangkutan.

Data pendukung adm. Keuangan disesuaikan

dengan kebutuhan perusahaan.

Dokumen lain ditetapkan berdasarkan nilai

guna dokumen perusahaan tersebut.

Jangka waktu dokumen administrasi keuangan

(28)

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN

Perusahaan Perorangan: UD, PB

Persekutuan Perniagaan

Bukan Badan Hukum

• Persekutuan Perdata

• Firma

• CV

Berbadan Hukum

• Perseroan Terbatas, Tertutup: Terbuka, BUMN (Persero dan Perjan)

(29)

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN PERNIAGAAN

PERKUMPULAN/PERSEKUTUAN

Partnership Firma CV PT

BUKAN BADAN HUKUM BADAN HUKUM

ASOSIASI ORANG ASOSIASI MODAL

PERUSAHAAN DAGANG

(30)

30

BADAN HUKUM

Badan Hukum, Legal entity, korporasi, dll

Badan Hukum: sesuatu oleh hukum diakui atau

dianggap sebagai subyek hukum sehingga dapat

melakukan perbuatan hukum layaknya orang.

Ciri dari suatu badan hukum:

1. Mempunyai K

ekayaan terpisah;

2. Mempunyai tujuan tertentu;

3. Mempunyai kepentingan sendiri;

4. Mempunyai organisasi yg teratur.

(31)

PENGERTIAN

Perkumpulan: perhimpunan atau perserikatan orang baik yang didirikan dan diakui oleh kekuasaan umum seperti daerah otonom, badan keagamaan, atau yang didirikan untuk satu maksud tertentu yang tidak bertentangan undang-undang, ketertiban umum, dan kesusilaan.

Partnership atau persekutuan perdata adalah suatu perjanjian dengan mana dua orang atau lebih mengikatkan diri untuk memasukkan sesuatu (inbreng) ke dalam persekutuan dengan tujuan untuk membagi keuntungan yang diperoleh.

Persekutuan Firma adalah persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama (firma).

(32)

PT adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam UU ini serta peraturan pelaksanaanya (Pasal 1 UU No. 40 Tahun 2007)

Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yan dipisahkan. (UU No. 19 Tahun 2003)

(33)

PERKEMBANGAN TANDA DAFTAR PERUSAHAAN DIY (2005-2009)

Sumber: Dinas Perindagkop UKM DIY

No BADAN USAHA TAHUN

2005 2006 2007 2008 2009

1 PT 2477 2754 2904 3322 3662

2 Koperasi 655 666 707 771 812

3 CV 4799 5315 5688 6671 7393

4 Firma 63 64 64 66 66

5 Perorangan 19799 20.617 21202 22599 24069

6 Bentuk Lain 358 360 363 375 382

(34)

PERUSAHAAN PERORANGAN

Veri Antoni

(35)

SEKILAS PERKUMPULAN

Pengaturan: Pasal 1653

1665.

Perkumpulan: perhimpunan atau perserikatan

orang baik yang didirikan dan diakui oleh

kekuasaan umum seperti daerah otonom,

badan keagamaan, atau yang didirikan untuk

satu maksud tertentu yang tidak bertentangan

undang-undang, ketertiban umum, dan

(36)

Karakteristik Perkumpulan

Memperoleh pengesahan dari Menteri sebagai

Badan Hukum

pengesahan AD, shg dapat

melakukan perbuatan hukum;

Pengurus perkumpulan berwenang mewakili

perkumpulan di dalam dan di luar pengadilan

berdasar kuasa undang-undang; (1655 KUH

Perdata);

• Semua tindakan pengurus mengikat perkumpulan

• Seandainya perbuatan atau tindakan pengurus

menyimpang dari kewenangan atau kekuasaan yang diberikan kepadanya dalam AD, tindaka itu tetap

(37)

Lanjututan:

Pengurus perkumpulan wajib memberi

pertanggungjawaban kepada anggota atas

kepengurusan perkumpulan yang disampaikan

dalam rapat anggota;

Keputusan Rapat diambil dengan suara terbanyak

dan masing-masing anggota mempunyai hak suara

yang sama; (1659 KUH Perdata);

Tanggungjawab Anggota;

• Tidak bertanggungjawab secara pribadi terhadap perikatan-perikatan yang dibuat perkumpulan

• Segala hutang hanya dapat dilunasi dari harta kekayaan perkumpulan

(38)

PERUSAHAAN PERORANGAN

Perusahaan perorangan; UD (Usaha Dagang);

PD (Perusahaan Dagang):

sole trader, sole

proprietorship;

perusahaan yang biasanya

dijalankan oleh satu orang pengusaha

one

man corporation, een maanszaak.

Kedudukannya tidak tegas seperti Maatschap,

Firma,

CV,

yang

diatur

dalam

KUHPerdata/KUHD;

lahir

dari

hukum

kebiasaan.

(39)

PERUSAHAAN PERORANGAN

KELEBIHAN

• Aktivitas relatif sedikit dan

sederhana, shg organisasi mudah;

• Biaya organisasi rendah;

• Pemilik bebas mengambil

keputusan;

• Keuntungan menjadi hak

pemilik perusahaan;

• Rahasia perusahaan

terjamin;

• Pemilik lebih giat berusaha;

• Pendirian dan pembubaran

mudah karena tidak memerlukan formalitas tertentu

KEKURANGAN

• Tanggungjawab pemilik tidak terbatas;

• Sumber keuangan perusahaan terbatas;

• Status bukan badan hukum;

• Kelangsungan hidup perusahaan kurang terjamin;

• Aktvitas manajemen dilakukan sendiri;

(40)

PERSEKUTUAN PERDATA

(MAATSCHAAP/PARTNERSHIP)

Veri Antoni

(41)

41

PERSEKUTUAN PERDATA

Persekutuan Perdata,

Partnership, Maatschap:

kawan,

sekutu, Kongsi, Kompanyon, Asosiasi, Kemintraan. Diatur

dlm Ps 1618

1652 KUHPdt.

– Jika tidak menjalankan perusahaan disebut perserikata

perdata .

Persekutuan Perdata adalah PERJANJIAN (ISI PERJANJIAN

PARTNERSHIP) antara dua orang atau lebih yg

mengikatkan diri utk memasukkan sesuatu (inbreng:

pemasukan, modal, kontribusi) kedalam persekutuan,

dengan maksud utk membagi keuntungan yg diperoleh

karenanya.(Ps 1618 KUHPerdata.

Inbreng dan kerjasama adalah unsur mutlak utk

adanya persekutuan perdata. Inbreng: uang, barang,

tenaga kerja ( skill: lahiriah- tenaga, batiniah

profesi,

keahlian

).

(42)

42

ISI PERJANJIAN

Bagian

inbreng

dan cara memasukkannya.

Cara kerja atau pembagian pengurusan.

Pembagian keuntungan ( ila tdk diatur berlaku

KUHPdt).

Tujuan kerjasama.

Jangka waktu.

Dll.

(43)

43

PENDIRIAN DAN KEWAJIBAN

Prinsip : lisan sdh lahir atau berdiri partnership,

krn partnership adl perjanjian ex 1313 j0 1618

KUHPdt;

Praktek: selalu dibuat dg Akta Notaris. Fungsi akta

hanya sbg alat bukti existensi Partnership thp

pihak ketiga;

Akta

didaftarkan

di

Kantor

Kepaniteraan

Pengadilan Negeri, sekarang seharusnya di Kantor

Pendaftaran Perusahaan ex UU No.3 Thn 82 Tg

WDP utk kepentingan atau tujuan publikasi;

(44)

KEANGGOTAAN

Diletakkan pada sifat kapasitas kepribadian

(persoonlijke capacitiet) dari orang sekutu

yang bersangkutan

Sama-sama satu profesi, mis, pengacara; Amin

a d Asso iates , part er , o pag o ,

 Co.

Ada hubungan keluarga

Teman Karib

Bentuk usaha yang biasa digunakan para

(45)

PENGGURUSAN PERSEKUTUAN

Pengangkatan pengurus melalui 2 cara:

Diatur sekaligus bersama-sama akta pendirian: sekutu

statuter (gerant statutaire);

• Tidak dapat diberhentikan, kecuali alasan yang benar

menurut hukum, mis, tidak cakap, sakit dlm waktu lama, dll. Yg dapat memberhentikan adalah maatschap itu sendiri.

Diatur sesudah persekutuan perdata berdiri dengan

akta khusus; sekutu mandater (gerant mandataire);

• Kedudukannya sama dengan seorang pemegang kuasa, shg

(46)

HUBUNGAN INTERNAL

Para sekutu dapat dapat menunjuk salah seorang

diantara mereka atau pihak ketiga sebagai pengurus

persekutuan (gerant mandataire); (Psl 1637

KUHPerdata);

– Pengurus ini bertindak melakukan tindakan kepengurusan yang

dianggap perlu, walaupun tidak disetujui oleh beberapa rekan sekutu, asal dng itikad baik.

– Sekutu lain yang bukan pengurus, tidak dapat bertindak dan

mengikat persekutuan dgn pihak lain.

• Bila tidak ada, maka setiap sekutu dianggap secara timbal balik telah memberi kuasa, untuk melakukan

kepengurusan.

JADI, jika tidak dinyatakan secara tegas dlm perjanjian pendirian, setiap sekutu berhak bertindak atas nama

(47)

HUBUNGAN EKSTERNAL

(Tanggungjawab Terhadap Pihak Ketiga)

Pasal 1642-1645;

– Apabila seorang sekutu mengadakan hubungan dengan pihak ketiga, maka sekutu yang bersangkutan saja yang bertanggungjawab atas perbuatan2 hukum yg dilakukan thdp pihak ketiga—meskipun ia mengatakan bahwa ia berbuat untuk kepentingan persekutuan.

– Perbuatan sekutu tersebut baru mengikat sekutu-sekutu lainnya apabila:

• Sekutu tersebut diangkat sebagai pengurus secara gerant statutaire;

• Terdapat ada surat kuasa dari sekutu-sekutu lainnya;

• Hasil perbuatannya atau keuntungan telah dinikmati persekutuan

– Bila seorang sekutu mengadakan hubungan dengan pihak ketiga, maka para sekutu itu dapat dipertanggungjawabkan sama rata, meskipun inbrengnya tidak sama, kecuali

(48)

JENIS-JENIS PERSEKUTUAN PERDATA

Maatschap Umum (Psl 1622 KUHPerdata)

Meliputi apa saja yang akan diperoleh selama

persekutuan berdiri;

Inbreng ditentukan secara jelas/terperinci.

Maatschap Khuusus (Psl 1623 KUHPerdata)

Gerak usaha ditentukan secara khusus

(49)

49

PEMBUBARAN

Pasal 1646 KUH Perdata menentukan bahwa persekutuan perdata bubar bila telah terjadi salah satu dari:

Lewatnya waktu yang ditentukan dlm perjanjian pendirian

Jika didirikan untuk jangka waktu tertentu, namun tetap diteruskan oleh para mitranya, maka dianggap didirikan untuk waktu tidak tent

Musnahnya barang atau diselesaikannya perbuatan yg menjadi pokok persekutuan

Atas kehendak semata-mata dari beberapa atau seorang anggota sekutu (pengunduran diri)

Tidak dapat terjadi sebelum waktu yang ditunjuk, kecuali jika semua mitra setuju atau perintah pengadilan.

Pengunduran diri harus pada waktunya dan dengan itikad baik.

Jika salah satu anggota sekutu meninggal, ditempatkan dibawah pengampuan atau pailit—kerjasama persekutuan bersifat perorangan

(50)

PERSEKUTUAN FIRMA

(VENNOOTSHAP ORDER FIRMA)

Veri Antoni

(51)

51

PERSEKUTUAN

FIRMA Fa

Diatur dlm Ps 15 sd 35 KUHD.

Firma (vennotshap order firma, general partnership,

commercial partnership): tiap persekutuan perdata

yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan

memakai nama bersama atau firma.

Nama bersama dapat diambil oleh seorang sekutu, gabungan sekutu, mis, Fa Lenggang & Brothers, Fa Ambari (Amir, Basyir, dan Heri). Oki, ketentuan KUH Perdata tentang Persekutuan Perdata juga berlaku sejauh tidak diatur khusus dlm KUHD dan akta pendirian

Merupakan bentuk Partnership (persekutuan) Khusus,

kerana

menjalankan perusahaan dgn memakai nama

bersama (firman)

;

Bertindak keluar sbg perusahaan dgn nama bersama (satu nama); semua perbuatan hukum dilakukan atas nama firma

(52)

Mempunyai sistem pertanggungjawaban secara

pribadi antar sekutu untuk seluruhnya.

Risiko dari badan usaha ditanggung bersama oleh para sekutu, termasuk dengan harta pribadinya (tanggung renteng)

Pasal 18 KUHD, didala persekutuan dgn firma setiap sekutu bertanggungjawab secara pribadi dan untuk seluruhnya bagi perikatan-perikatan persekutua .

(53)

KARAKTERISTIK FIRMA

Sekutu firman (firmant) telah saling kenal

Perjanjian dapat dilakukan: notaris atau

dibawah tangan;

Memakai nama bersama dlm kegiatan usaha;

Adanya tanggungjawab dan risiko yg tidak

(54)

54

PENDIRIAN

Psl 22 KUHD mengharuskan dengan Akta Notaris, tapi tidak ada sanksinya jika tidak dilakukan, bahkan disebutkan juga,

ketiadaa akta notaris tidak boleh dijadikan alasan untuk

merugikan pihak ketiga .

Sehingga, pada prinsipnya cukup lisan spt pd partnership. Praktek selalu dibuat dg Akta Notaris, dg ketentuan harus didaftargadilan Negeri dan diumumkan dlm TBNRI.

Praktek tdk pernah diumumkan, hanya didaftarkan di Kepaniteraan PN, seharusnya di Kantor Pendaftaran Perusahaan ex UU No.3 Thn 1982 Tentang Wajib Daftar Perusahaa.

Selama pendaftarab dan pengumuman blm didaftarkan dan

diumumkan, pihak ketiga dapat mengangap firma tersebut Persekutuan Umum;

Menjalankan segala macam urusan

Didirikan untuk waktu yang tidak terbatas

(55)

Fungsi akta sama dg partnership, hanya utak

alat bukti tg eksistensi Firma pd pihak ketiga.

Praktek

selalu

membuat

pembukuan

layaknya perusahaan pd umumnya.

Praktek sbg perusahaan--memulai aktivitas

(56)

PENGURUS FIRMA

Harus diatur dalam perjanjian pendirian firma

(gerant statutaire);

Jika tidak ada maka harus diatur sendiri dalam satu

akta (gerant mandataire), yang juga harus didaftarkan

pada Kepaniteraan PN dan diumumkan dalam TBNRI

(utk mengetahui siapa yang menjadi pengurus Firma,

untuk mengadakan hubungan dengan pihak ketiga.

• Jika tidak ditentukan, maka semua sekutu dapat bertindak

keluar mewakili firma yang mengikat sekutu-sekutu lainnya .

(57)

HUBUNGAN ANTAR SEKUTU (INTERNAL)

Semua sekutu firma merupaka pengurus firma

dan bisa melakukan hubungan hukum keluar

untuk dan atas nama Firma. Krn, memiliki sifat

kebersamaan (nama bersama);

Oki, tanggungjawab para sekutu dalam firma

bersifat pribadi untuk keseluruhan (tanggung

renteng; solidier)

Namun, tidak menutup kemungkinan dlm akta

pendirian menetapkan sekutu tertentu

(58)

TANGGUNG JAWAB SEKUTU BARU

Dapat menambah sekutu baru, asalkan

persetujuan bulat semua sekutu lama.

Konsekuensi:

Polak; Enngens: tidak dapat diminta

pertanggungjawaban atas perikatan atau utang

firma yang telah ada, kecuali menyetujui.

Soekardono: dapat dimintakan

(59)

HUBUNGAN EKSTERNAL (PIHAK KETIGA)

Setiap sekutu mempunyai wewenang untuk

mengadakan perikatan dengan pihak ketiga untuk

kepentingan persekutuan

jika tidak dikecualikan

dianggap saling memberi kuasa.

Oki, asas pertanggungjawaban sekutu adalah pribadi

untuk keseuruhan (solider/renteng)

• Yaitu: tanggungjawab dengan kekayaan pribadi, untuk semua

perikatan yang dibuat persekutuan firma, meskipun yang membuat adalah sekutu lain, termasuk perikatan-perikatan yang timbul karena perbuatan melawan hukum. Apabila salah satu sekutu telah melunasi kewajiban terhadap pihak ketiga, ia membebaskan sekutu lain.

(60)

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN FIRMA

KELEBIHAN

• Kemampuan manajemen lebih besar krn ada

pembagian kerja

• Pendirian relatif lebih muda

• Kebutuhan modal lebih mudah terpenuhi

• Para sekutu firma memiliki kedudukan yang sama

• Memiliki hak dan kewajiban yang sama

KEKURANGAN

• Tanggungjawab pemilik tidak

terbatas (internal)

• Ada kemungkinan sekutu yang

tidak memiliki integritas

melakukan perbuatan hukum yang merugikan firma

• Kerugian disebabkan seorang

sekutu ditanggung bersama

• Kelangsungan hidup

(61)

PERBANDINGAN MAATSCHAP DAN FIRMA

MAATSCHAP

Ada pertanggungjawaban

sendiri2 dan para sekutu terikat masing2 utk seluruh utang

maatschap;

Masing2 anggota tdk dpt

mengikat anggota sekutu lain, kecuali dg surat kuasa khusus;

Praktek jarang membuat kekayaan terpisah (

pembukuan), namun sudah ada yg mulai membuat pembukuan;

Didirkkan berdasarkan

perjanjian, tdk harus dg akta otentik, ada yg membuat akta otentik;

Tdk ada keharusan pendaftaran dan pengumuman dlm TBNRI

Fungsi akta hanya sbg alat bukti.

FIRMA

Ada pertanggungjawaban secara pribadi utk seluruhnya dan

pertanggungjawaban sec tanggung renteng;

Masing-masing anggota sekutu dapat mengikat anggoa sekutu lain.

Membuat harta kekayaan terpisah ( pembukuan ) ;

Didirikan atas dasar perjanjian , dg akta otentik, didaftarkan dan diumumkan di TBNRI ;

Pembagian keuntungan

(62)

62

PEMBUBARAN FIRMA

Oleh karena Fa pada dasarnya dalah

Partnership Khusus, mk cara mengakhiri Fa

spt diatur di dalam Ps 1646 KUHPdt berlaku

pula bagi Fa, kecuali diatur lain di dalam Akta

Pendirian;

Lampaunya jangka waktu pendirian

Musnahnya barang atau diselesaikan usaha yg

menjadi tugas pokok

Kehendak dari seorang sekutu atau beberapa

sekutu

(63)

Anggota Firma Meninggal/Keluar?

Apabila salah seorang anggota meningga atau keluar,

berhentilah eksistensi Firma

krn keanggotaan bersifat

pribadi.

Akan tetapi dlm praktek, eksistensi Firma dapat

diteruskan dgn pengantian anggota:

Untuk itu anggota peserta membuat perjanjian yang menyatakan firma dapat berjalan meskipun salah seorang anggota meningal dunia, dia dpt diganti dgn adli waris atau diteruskan tanpa ahli waris; atau

Apabila salah seorang mengundurkan diri, dapat diteruskan tanpa penggantian dgn cara lebih dahulu dilakukan perhitungandgn anggota baru yg mengundurkan diri tersebut.

Agar cara tersebut mengikat pada pihak ketiga,

perubahan AD harus dibuat dalam bentuk Akta Notaris,

didaftarkan pada PN dan diumumkan dlm TBNRI

Dlm hal terjadi pengalihan kpd oran lain

Tanggungjawab yang keluar harus dialihkan kepada penggantinya

(64)

Ada mekanisme pemberasan dan penyelesaian

(

vereffening, liquidate

) terhadap kekayaan

firma. Likuidasi biasanya diselesaikan dulu

melalui kekayaan Fa yg dipisahkan. Jika ternyata

kurang maka harta pribadi anggota sekutu

dijadikan jaminan atas piutang Fa thp pihak

ketiga.

Anggota lain dapat melanjutkan firma apabila bubar,

dengan tetap memakai nama yg sama, apabila:

Kelanjutan tersebut dituangkan dalam bentuk Akta Notaris;

Didaftarkan di kepaniteraan PN

(65)

PERSEKUTUAN KOMANDITER

(COMMANDITAIR VENNOOTSHAP)

Veri Antoni

(66)

66

COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAP (CV)

Pengaturan Pasal 16 – 35 KUHD

C.V. adalah perusahaan yg didirikan oleh satu orang atau lebih dengan satu orang atau lebih yg lain sebagai pelepas uang (sekutu Komanditer)

Pasal 19 KUHD, Persekutuan dengan jalan meminjam uang atau disebut juga persekutuan komanditer, diadakan antara seorang sekutu atau lebih yang bertanggungjawab secara pribadi dan untuk seluruhnya dengan seorang atau lebih sebagai peminjaman uang .

Disebut Persekutuan Komanditer, krn memilik sekutu pelepas uang dan yang tidak ikut campur di dalam mengurus perusahaan.

(67)

CV mempunyai 2 sekutu :

Sekutu aktif (sekutu kerja, sekutu komplementer,

sekutu

pengurus)

memasukan

modal

dan

mengurus CV (bertanggungjawab sampai harta

pribadi)

Sekutu pasif (sleeping partner, sekutu diam,

sekutu tdk kerja, sekutu komanditer )

memasukkan modal saja. (bertanggungjawab

sebatas modal saja).

Jika terlibat melakukan pengurusan, maka ia akan dipertanggungjawabkan seperti sekutu kerja.

(68)

68

PENDIRIAN CV

Tdk berbeda dg Maaatschap dan Fa, secara yuridis

cukup lisan.

Praktek selalu dibuat dg akta notaris, yg berfungsi

sebagai alat bukti adanya CV.

Status hukumnya tetap bukan badan hukum

menurut KUHD.

(69)

HUBUNGAN INTERNAL SEKUTU

Sekutu Aktif: selain memasukkan uang atau benda ke

dalam persekutuan, juga melakukan pengurusan.

– Memikul tanggungjawab tidak terbatas atas kerugian yang diderita persekutuan dalam usahanya, kecuali lain dlm

perjanjian pendirian, secara solider (renteng).

Sekutu Pasif (komonditer): hanya memasukkan uang

semata

– Apabila dilanggar, maka ia dapat dipertanggungjawabkan seperti sekutu kerja.

– Dalam hal tertentu dapat diatur hak-hak intern sekutu pasif, mis, terkait rapat, pembukuan, atau kemungkina menjadi Komisaris.

(70)

HUBUNGAN HUKUM EKSTERNAL

Hanya sekutu kerja saja (pengurus:

(71)

JENIS-JENIS CV

CV diam-diam: belum menyatakan dirinya secara terang sebagai CV.

– Bertindak keluar, perusahaan masih menyatakan dirinya sbg

firma, tapi ada sekutu yang berstatus sebagai sekutu komanditer.

CV Terang-terangan (Terbuka): menyatakan diri secara terang sebagai CV. Mis, dipapan nama, kop surat, dll,

tertulis kata CV .

CV Atas Saham: modal CV terdiri dar kumpulan saham.

Tidak diatur dlm KUHD, muncul karena praktek bisnis semata—untuk dapat menghimpun dana.

Hakikatnya sama dengan CV terang-terangan, hanya saja modalnya terdiri atas saham-saham.

(72)

CV ATAS SAHAM

• Persamaan dengan PT

– Modal terdiri atas saham

– Memiliki pengawas dari Komisaris.

• Pada CV dapat ditetapkan seorang dari sekutu sbg komisaris.

• Perbedaan dengan PT

– Dlm CV atas saham ada sekutu kerja pertanggungjawaban

secara pribadi (pertanggungjawaban penuh) Vs Direksi dlm PT tidak bertanggungjawab secara pribadi (pertanggungjawaban terbatas);

– Dlm CV atas saham, Diresksi boleh diangkat utk selamanya,

sedangkan pada PT bisa diberhentikan sewaktu-waktu

• Apabila sekutu komanditer meninggal dunia, tidak mempengaruhi eksistensi kelansungan persekutuan.

• Apabila sekutu komplementer yang meningal dunia, maka perusahaan menjadi bubar dan selanjutnya diadakan

(73)

COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAP

KELEBIHAN

• Spesifikasi dalam aktivitas semakin terlihat

• Proses pendirian relatif mudah

• Kemampuan manajemen lebih besar

• Terdapat sekutu komanditer yang memiliki peranan dalam

pengembangan modal dan perusahaan

• Modal yang dikumpulkan dapat lebih besar karena ada peluang masuknya sekutu komanditer lain utk bergabung

• Mudah melakukan kredit dan ekspansi usaha

KEKURANGAN

• Sebagian sekutu yang menjadi sekutu komplementer memiliki tanggungjawab terbatas

• Sulit menarik kembali modal yang telah disetorkan

• Sekutu komideter tidak memiliki akses untk mengelola perusahaan • Kemungkinan perusahaan salah

urus lebih besar, karena hak mutlak sepenuhnya ditangan sekutu komplementer

(74)

PEMBUBARAN CV

CV pada hakikatnya adalah Fa, shg pembubaran

Firma berlaku juga di CV.

Sama hal dengan firma, harus dilakukan dengan

aka otentik yang dibuat dihadapan Notaris,

didaftarkan di Kepaniteraan PN, dan diumumkan

dlm TBNRI dan proses pembeberasan (baik

keuntungan maupun kerugian)

(75)

PERBEDAAN

FIRMA

• Tidak ada pembedaan

kedudukan diantara sekutu

• Semua sekutu memiliki hak

dan tanggungjawab yang sama

• Semua sekutu adalah

pengurus, tetapi boleh

ditunjuk satu atau lebih sekutu tertentu dalam akta pendiran;

• Tidak mengenal adanya

Komisaris

CV

• Ada pembedaan kedudukan diantara para sekutu

• Para sekutu memiliki hak dan tanggungjawab

berbeda

• Pengurus mutlak dari sekutu komplementer

(76)

HUKUM PERSEROAN TERBATAS

Veri Antoni

(77)

77

PENGERTIAN

PT adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal,

didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha

dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan

memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam UU ini serta peraturan pelaksanaanya (Pasal 1 UU Angka 1 UU PT).

Pengertian Perseroan Terbatas terdiri dari dua kata, yakni perseroan dan terbatas . Perseroan merujuk kepada modal PT yang terdiri dari sero-sero atau saham-saham. Adapun kata terbatas merujuk kepada pemegang yang luasnya hanya sebatas pada nilai nominal semua saham yang dimilikinya.

PT memperoleh status BH pada tanggal diterbitkannya

(78)

78

CIRI KHAS (KARAKTERISTIK) PT

Sebagai badan hukum mandiri (persona standi in judicio), legal entity, legal body, sehingga dapat melakukan perbuatan hukum.

Sebagai asosiasi modal bukan orang.

Kekayaan dan utang PT adalah terpisah dari kekayaan utang dan pemegang saham.

Pemegang saham hanya bertanggungjawab sebatas saham yang dimilikinya (limited liability).

Pemegang saham tidak bertanggung jawab atas kerugian PT melebih saham yg dimiliki kecuali terkena ketentuan Pasal 3 UUPT

(Piercing the Corporate veil).

Adanya pemisahan tegas antara fungsi pemegang saham ( RUPS ) dengan fungsi Direksi.

Memiliki Komisaris sebagai Supervisor Direksi.

(79)

CIRI POKOK PERSONALITAS PERSEROAN

Perseroan diperlalukan sebagai Wujud yang Terpisah

dan berbeda dari pemiliknya;

Dapat menggugat dan digugat atas nama Perseroan

itu sendiri;

Perseroan dapat memperoleh, menguasai, dan

mengalihkan miliknya atas namanya sendiri;

Tanggungjawab pemegang saham, terbatas sebesar

nilai sahamnya;

Pemegang Saham tidak mengurus perseroan kecuali

dia dipilih sebagai anggota Direksi

(80)

PIERCING CORPORATE VEIL

Pemegang saham dapat diminta pertanggungjawaban

melebihi sahamnya apabila:

a. Persyaratan perseroan sebagai badan hukum belum atau tidak terpenuhi;

b. Pemegang saham dengan itikad buruk memanfaarkan perseroan untuk kepentingan pribadi;

c. Pemegang saham terlibat dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan perseroan;

d. Pemegang saham secara melawan hukum mengunakan kekayaan perseroan, yang mengakibatkan kekayaan perseroan tidak cukup melunasi utang perseroan.

(81)

LIMITED LIABILITY Vs PIERCING CORPORATE VEIL

Limited liability

: menyatakan bahwa

pemegang saham dalam suatu perseroan

terbatas tidak dapat dimintai

pertanggungjawaban melebihi jumlah yang

andil modal mereka.

semakin relevan ketika dihubungkan dengan

juridische fictie

bahwa (PT

)

adlh

chtspersoon, yang

dianggap en

ntitas terpisah dari pengurusnya

(pemegang saham, direktur, dan pegawai)

Prinsip

limited liability

menawarkan perlindungan

dan kepastian hukum kepada investor

Karena,

pertanggungjawaban yang tidak terbatas

(82)

– Akan tetapi, apabila diterapkan secara kaku, prinsip

limited liability justru dapat menimbulkan ketidakadilan. Faktanya, perlindungan hukum pemegang saham dan pengurus telah menimbulkan moral hazard, dimana

pemegang saham seringkali menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi mereka.

Oleh karena itu, munculah apa yang disebut dengan

PCV:

pemisahan kekayaan dan tanggungjawab

terbatas dianggap sebagai tabir yang melindungi

stakeholder

perusahaan dari tanggungjawab tidak

terbatas, yang dalam keadaan tertentu, cadar yang

membatasi badan hukum dengan pengurusnya

(83)

Penerapan PCV secara universal

Penerapan PCV karena perusahaan tidak

mengikuti formalitas tertentu

Penerapan PCV terhadap badan-badan hukum

yang hanya terpisah secara artifisial.

Penerapan PCV berdasarkan hubungan

kontraktual.

Penerapan PCV karena perbuatan melawan

hukum atau tindak pidana.

Penerapan PCV dalam hubungan dengan

(84)

Penerapan PCV dalam UU PT

Direksi melanggar Anggaran Dasar atau perubahan

Anggaran Dasar perseroan;

Formalitas pendirian perseroan belum terpenuhi baik

oleh Pemegang Saham;

Pemegang saham yang bersangkutan baik langsung

maupun tidak langsung dengan itikad buruk

memanfaatkan perseroan semata-mata untuk

kepentingan pribadi;

Pemegang saham yang bersangkutan terlibat dalam

perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh

perseroan; atau

Pemegang saham yang bersangkutan baik langsung

maupun tidak langsung secara melawan hukum

(85)

...lanjutan..

Perolehan saham melalui mekanisme

pembelian saham kembali oleh perseroan

yang tidak sesuai dengan ketentuan

perundang-undangan,

Direksi dan atau Komisaris tidak melaksanakan

fiduaciary duty;

Perhitungan laporan tahunan oleh Direksi dan

atau Komisaris, khususnya laporan keuangan

yang tidak benar atau menyesatkan;

Direksi dan atau merupakan penyebab

(86)

86

PERBUATAN HUKUM SEBELUM PT MENJADI

BADAN HUKUM

Perbuatan hukum yang dilakukan calon pendiri

untuk perseroan yang belum didirikan, mengikat

perseroan setelah perseroan menjadi badan hukum

apabila RUPS Pertama secara tegas menyatakan

menerima atau mengambilalih semua hak dan

kewajiban yang timbul dari perbuatan hukum

tersebut.

RUPS Pertama harus dilaksanakan paling lama 60

hari setelah perseroan memperoleh status badan

hukum.

Sanksi: bila tidak diterima, tidak diambil alih, oleh

RUPS Pertama, pendiri bertanggung jawab secara

pribadi untuk seluruhnya

.

(87)

87

PROSEDUR MENDIRIKAN PT

Dua orang (kecuali BUMN) datang ke Notaris mohon

dibuatkan AKTA PENDIRIAN yang berisi Anggaran Dasar

PT. Akta Notaris adalah syarat adanya PT (syarat

mutlak).

Akta Pendirian tersebut oleh Notaris akan dimintakan

pengesahan kpd Menteri Kehakiman. Skrng melalui

sistem administrasi badan hukum ( sisminbakum )

secara on-line dg prosedur yg cepat. Permohonan hrs

dilengkapi NPWP, Bukti ( kuitansi ) setoran saham, dll.

Akta yang sudah mendapat pengesahan Menteri harus

diumumkan di Tambahan Berita Negara RI untuk tujuan

publikasi dan diumumkan serta didaftarkan di Kantor

Pendaftaran Perusahaan sesuai UU No.3 Tahun 1982

tentang Wajib Daftar Perusahaan.

(88)

Lanjutan..

• Setelah perseroan memperoleh status badan hukum dan pemegang saham kurang dari 2 orang, maka dalam jangka waktu paling lama 6 bulan, pemegang saham tersebut wajib mengalihkan sebagian sahamnya kepada orang lain atau

mengeluarkan saham baru kepada orang lain (Pasal 7 UU PT)

• Dalam hal tidak dialihkan atau dikeluarkan saham baru, maka pemegang saham tersebut bertanggung jawab secara pribadi atas segala perikatan dan kerugian perseroan atau dapat

(89)

89

FUNGSI AKTA PENDIRIAN PT

Akta pendirian PT yang berisi AD PT merupakan

syarat mutlak untuk berdirinya PT. Selain sebagai

alat bukti yang kuat: lahiriah, formal dan material.

Akta pendirian secara internal berfungsi sebagai

aturan main diantara para pemegang saham

dengan organ PT

(90)

ANGGARAN DASAR PERSEROAN

Memuat sekurang-kurangnya:

a. Nama dan tempat kedudukan perseroan

b. Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha perseroan c. Jangka waktu berdirinya perseroan

d. Besar jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor. e. Jumlah saham, klasifikasi saham

f. Nama jabatan dan jumlah anggota direksi dan dewan komisaris g. Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS.

h. Tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentian anggota dewan direksi dan dewan komisaris

i. Tata cara pengunaan laba dan pembagian dividen

(91)

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Huruf (a), (b), (c), besarnya modal dasar,

pengurangan modal ditempatkan dan disetor,

perubahan status PT dari tertutup menjadi

terbuka

atau

sebaliknya

Harus

Mendapatkan Persetujuan Menteri.

Perubahan Anggaran Dasar di luar hal

tersebut

Cukup

diberitahukan

kepada

(92)

92

MODAL DAN SAHAM

Modal (kapital): kekayaan total seseorang atau

suatu badan atau nilai total dari suatu usaha

ekonomi, kekayaan usaha yang segera dapat

diubah ke dalam bentuk kontan, bagian pokok dari

pinjaman sebagai yang dibedakan dari bunga,

bahkan sering diartikan sebagai sejumlah uang

atau

bagian

nilai

kekayaan

yang

dapat

mendatangkan penghasilan.

(93)

93

MODAL DAN SAHAM (lanjutan)

Modal dasar: modal maksimum dimana dapat dikeluarkan saham tanpa perubahan anggaran dasar.

Jumlah modal dasar harus disebut dalam AD

Batas Minimal Modal Dasar

Undang-undang yang mengatur kegiatan usaha tertentu dapat menentukan jumlah minumum yang lebih besar

Perubahan modal dasar merupakan perubahan AD tertentu.

Modal ditempatkan: sejumlah modal dengan nilai nominal yang diambil oleh para pendiri.

(94)

UUPT menentukan PT harus mempunyai

modal dasar minimal Rp 50 juta kecuali

bidang usaha lain yang ditentukan lebih

besar. Misalnya, Bank dan Asuransi.

Dari modal dasar tersebut palilng sedikit

25% harus telah ditempatkan dan disetor

penuh yang dibuktikan dengan bukti

penyetoran yang sah.

Pengeluaran saham lebih lanjut yang

(95)

MODAL DAN SAHAM (lanjutan)

• Pada waktu pendirian PT, modal yang disetor

merupakan kekayaan pertama PT dan merupakan kekayaan sendiri PT. UUPT telah mengatur sedemikian rupa sehingga PT benar-benar mempunyai kekayaan riil, yaitu dengan ketentuan bahwa penyetoran berupa uang harus dibuktikan dengan kuitansi yang sah.

• Fungsi kekayaan PT : Disamping merupakan kekayaan

(96)

PENYETORAN MODAL

Penyetoran atas modal saham dapat dilakukan dalam bentuk uang dan atau bentuk lainnya

Dalam hal penyetoran saham dilakukan dalam bentuk lain, penilaian setoran modal saham ditentukan berdasarkan nilai wajar yg ditetapkan sesuai harga pasar atau ahli yang tidak terafiliasi dengan perseroan.

Jika mrpk benda tidak bergerak harus diumumkan dalam satu surat kabar atau lebih, dlm jangka waktu 14 hr setelah akta pendirian dittd atau setelah RUPS memutuskan penyetoran saham tsb.

Dalam praktik di Pasar Modal penyetoran saham dilakukan dengan cara: dengan uang tunai, konversi hutang PS, kapitalisasi saham ditahan, surplus hasil aktiva tetap, inbreng saham perusahaan lain dan harta tetap.

(97)

LARANGAN HAK TAGIH SEBAGAI KOMPENSASI

PENYETORAN MODAL

Pemegang saham dan kreditur lainnya yg mempunyai hak tagihan thdp perseroan tidak dapat menggunakan hak tagihnya sbg kompensasi kewajiban penyetoran, kecuali disetujui oleh RUPS.

Hak tagih terhadap perseroan yang dapat dikompensasi dengan setoran saham adalah hak tagih atas tagihan terhadap perseroan yg timbul karena:

1. Perseroan telah menerima uang atau penyerahan benda yg dapat dinilai dengan uang:

2. Pihak yang menjadi penjamin utang perseroan telah membayar lunas hutang perseroan;

3. Perseroan menjadi penjamin utang dari pihak ketiga dan telah menerima manfaat yang dapat dinilai dengan uang

(98)

98

PERLINDUNGAN MODAL PT

• UUPT antara lain menentukan : Pembelian kembali ( buy back ) saham PT oleh PT harus dibayar dari laba bersih sepanjang tidak menyebabkan kekayaan bersih PT menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan yang wajib.

• Jumlah nilai nominal seluruh saham bersama saham yang dimiliki anak perusahaan, gadai saham, atau jaminan fiducia tidak boleh melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan, kecuali diatur lain dlm peraturan perundang-undangan di pasar modal.

• Pembelian kembali dilakukan yang bertentangan dengan ketentuan di atas batal demi hukum dan Direksi bertanggungjawab secara tanggungrenteng atas kerugian yang diderita oleh pemegang saham yang beritikad baik.

(99)

99

PENAMBAHAN MODAL PT

Penambahan

modal

perseroan

wajib

memperoleh persetujuan RUPS atau komisaris

yang diberikan kewenangan oleh RUPS.

(100)

100

PENGURANGAN MODAL

• Pengurangan modal dilakukan dengan keputusan RUPS

dan keputusan itu diberitahukan secara tertulis kepada kreditur dan diumumkan dalam TBNRI dan 2 (dua) surat kabar paling lambat 7 (tujuh) hari sejak tanggal keputusan.

• Kreditur dapat mengajukan keberatan dalam waktu 60

(enam puluh) hari terhitung sejak pengumuman.

• Perseroan wajib memberikan jawaban dalam waktu 30

(101)

101

SAHAM

Saham atau

bukti kepemilikan

adalah bagian

pemegang saham di dalam perseroan, yang

dinyatakan dengan angka dan bilangan yang

tertulis pada surat saham yang dikeluarkan oleh

perseroan.

Saham dikeluarkan atas nama pemiliknya.

Nilai saham harus dicantumkan dalam mata uang

rupiah.

Saham tanpa nilai nominal tidak dapat dikeluarkan

kecuali

berdasarkan

ketentuan

perundang-undangan Pasar Modal.

Direksi Perseroan wajib membuat Daftar Pemegang

Saham.

(102)

HAK PEMEGANG SAHAM

Menghadiri dan mengeluarkan suara dalam

RUPS.

Menerima pembayaran dividen dan sisa

kekayaan likuidasi,

Menjalan hak-hak lain berdasarkan

(103)

Jenis Saham

(PS 48 UU No. 40/2007)

Saham perseroan dikeluarkan

atas nama (op-naam)

Hal itu berbeda dgn pasal 24 UU

no.1 Tahun 1995, dimana

saham dapat dikeluarkan atas;

Saham atas tunjuk

(aan-toonder) DAN

(104)

104

Didalam PT dikenal jenis-jenis saham antara

lain:

Saham biasa: Saham yang diberikan kepada

setiap orang yang memasukkan inbreng

uang kepada PT.

Saham utama: Saham ini memberikan

kepada pemegangnya hak lebih dari saham

biasa dalam hal keuntungan dan/atau saldo,

pada waktu PT bubar.

Saham

utama

kumulatif:

Saham

ini

memberikan kepada pemegangnya hal lebih

daripada

saham

utama,

disamping

mempunyai hak atas keuntungan dan/atau

saldo seperti saham utama, masih diberi hak

atas deviden tunggakan.

(105)

105

JENIS SAHAM (lanjutan)

Saham prioritas: Saham yang memberi hak

kepada pemiliknya hak berbicara khusus

dalam RUPS yang biasanya mempunyai

kekuatan mutlak.

Saham pendiri: Saham yang diberikan

sebagai balas jasa terhadap jasa para

pendiri PT.

Saham bonus: Saham yang diberikan kepada

(106)

106

DPS DAN DAFTAR KHUSUS

• Perseroan harus menyelenggarakan Daftar Pemegang

(107)

DEVIDEN

Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan untuk cadangan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain dalam RUPS.

Dividen hanya boleh dibagikan apabila Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.

Perseroan dapat membagikan dividen interim sebelum tahun buku Perseroan berakhir sepanjang diatur dalam anggaran dasar Perseroan.

Pembagian dividen interim dapat dilakukan apabila jumlah kekayaan bersih Perseroan tidak menjadi lebih kecil daripada jumlah modal ditempatkan dan disetor ditambah cadangan wajib.

(108)

DIVIDEN (Lanjutan)

Pembagian dividen interim ditetapkan berdasarkan keputusan Direksi setelah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.

Dalam hal setelah tahun buku berakhir ternyata Perseroan menderita kerugian, dividen interim yang telah dibagikan harus dikembalikan oleh pemegang saham kepada Perseroan.

Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan, dalam hal pemegang saham tidak dapat mengembalikan dividen interim.

Dividen yang tidak diambil setelah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal yang ditetapkan untuk pembayaran dividen lampau, dimasukkan ke dalam cadangan khusus.

RUPS mengatur tata cara pengambilan dividen yang telah dimasukkan ke dalam cadangan khusus

(109)

109

ORGAN PT

Organ PT terdiri : RUPS, KOMISARIS dan DIREKSI. (Pasal 1 Angka 2 UU PT)

RUPS: organ perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam UU dan atau anggaran dasar.

Dewan Komisaris: organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan atau khusus serta anggaran dasar serta memberi nasehat kepada Direksi.

(110)

RUPS (Pasal 75

91)

RUPS mempunyai wewenang yang tidak

diberikan kepada Direksi atau Komisaris.

Pemegang

saham

berhak

memperoleh

keterangan yang berkaitan dengan perseroan

dari direksi dan dewan komisaris sepanjang

berhubungan dengan mata acara rapat.

RUPS dalam mata acara lain tidak berhak

(111)

RUPS (lanjutan..)

RUPS terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS lainnya.

RUPS tahunan wajib diadakan dalam jangka waktu

paling lambat setelah tahun buku berakhir.

RUPS lainnya dapat diadakan setiap waktu

berdasarkan

kebutuhan

untuk

kepentingan

perseroan.

(112)

KEPUTUSAN RAPAT DI LUAR RUPS

Pasal 91 UU PT

Pe ega g “aha dapat juga e ga

il

keputusan yang mengikat di luar RUPS dengan

syarat pemegang saham dengan hak suara

menyetujui secara tertulis dengan

(113)

DIREKSI (Pasal 92-107 UU PT)

Direksi menjalankan pengurusan perseroan untuk kepentingan perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan perseroan.

Direksi berwenang menjalankan pengurusan sesuai dengan kebijakan yang dipandang tepat dalam batas yang ditentukan dalam UU dan atau anggaran dasar.

(114)

DIREKSI (lanjutan..)

Setiap anggota direksi bertanggungjawab

penuh secara pribadi atas kerugian perseroan

apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai

menjalankan

tugas

dimana

(115)

DIREKSI (lanjutan..)

Anggota Direksi tidak dapat dipertanggungjawabkan atas kerugian apabila dapat membuktikan:

a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya

b. Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai dgn maksud dan tujuan perseroan;

c. Tidak mempunyai benturan kepentingan atas tindakan langsung pengurusan yang mengakibatkan kerugian;

d. Telah mengambil tindakan untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Perusahaan persero adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas (PT) yangl. modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, yang

Perusahaan Perseroan, yang selanjutnya disebut Persero, adalah BUMN yang bentuknya perseroaan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau

Pasal 1 angka 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2003, berbunyi : perseroan terbatas yang selanjutnya disebut persero, adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas

Perseroda adalah BUMD yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau paling sedikit 51% sahamnya dimiliki oleh satu

Perusahaan Perseroan Daerah yang selanjutya disebut Perseroda adalah BUMD yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruhnya atau

definisi “ Perusahaan Persero adalah BUMN yang berbetuk Perseroan Terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang seluruh atau sebagian sahamnya dimiliki oleh negara yang

Yang dimaksud dengan Perusahaan Perseroan, yang selanjutnya disebut Persero, adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi dalam saham yang

19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara menyatakan bahwa Perusahaan Persero, yang selanjutnya disebut Persero, adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagi