• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Tepung Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Sebagai Substitusi Dedak Padi Dalam Ransum Terhadap Performans Ayam Kampung (Gallus gallus Domesticus)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemanfaatan Tepung Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Sebagai Substitusi Dedak Padi Dalam Ransum Terhadap Performans Ayam Kampung (Gallus gallus Domesticus)"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

28

DAFTAR PUSTAKA

Anggorodi, R. 1990. Ilmu Makanan Ternak Umum. Gramedia, Jakarta. Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia. Jakarta. Astawan, 2007. Beternak Ayam Kampung. Penebar Swadaya: Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2011. Kabupaten Deli Serdang Dalam Angka 2010 .Medan: BPS Sumut.

Boniran, S. 1999. Quality Control untuk Bahan Baku dan Produk Akhir Pakan Ternak. Kumpulan Makalah Feed Quality Management Workshop, American Soybean Asosiation dan Balai Penelitian Ternak.

Champbell, J.R and J.F Lasley. 1985 the science of Animals that sarved mankin 3th. Tata M Graw. Hill publishing company limited new delhi

Davendra. 1997. Menentukan Bibit Broiler: Peternakan Indonesia.

Direktorat Gizi Depkes R.I 1981. Dalam: Daftar Komposisi Bahan Makanan. Jakarta : Bhratara Karya Aksara

Departemen Kesehatan RI,2000. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Jakarta : Bhratara Karya Aksara

Fauzi, Yan dkk. 2007. Kelapa Sawit , Budi Daya, Pemanfaatan Hasil, dan Limbah, Analisa Usaha dan Pemasaran. Edisi Revisi. Cetakan 21. Jakarta: Penebar Swadaya.

Gatenby, R. M. 1986 . Sheep Production in the Tropics and Sub-Tropics. Tropical Agriculture Series . Longman, London and New York.

Kartadisastra, H.R 1994 Komposisi Kandungan Bahan Penyusun Ransum. Kanisius, Yogyakarta

Martsiano, 2008. Ransum Ayam Kampung. www.WordPress.com

Mirnawati, I.P.Kompiang and Harnentis, 2008. Peran Asam Humat Sebagai Penetralisir Bungkil Inti Sawit Untuk Meningkatkan Daya Gunanya Sebagai Pakan Unggas, Laporan Hibah Bersaing DIKTI.

(2)

29

Murni, R., Suparjo, Akmal, dan B. L. Ginting. 2008. Buku Ajar Teknologi Pemanfaatan Limbah Untuk Pakan. Laboratorium Makanan Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Jambi. Jambi.

Nawawi, N. T dan Nurrohmah, S. 2002. Ransum Ayam Kampung. Trubus Agrisarana: Surabaya.

Nwokolo EN, Kitts DD. 1988. Growth parameters and plasma-tissue fatty acid profiles of rats fed rubber seed oil. Food Chem. 30: 219-229.

Parakkasi, A., 1995. Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging. Departemen Ilmu Pakan Ternak, Fakultas Pertanian, IPB Bogor.

Purba, E. 1999. Pengaruh Pemberian Berbagai Level Tepung Bekicot (Achatina

fulica) sebagai Substitusi Tepung Ikan terhadap Performans Ayam

Kampung

Umur 10-16 Minggu. FP USU, Medan.

Rasyaf, M. 1989. Memelihara Ayam Buras. Kanisius, Yogyakarta.

Rasyaf, M. 1995. Pengelolaan Usaha Peternakan Ayam Pedaging. Gramedia Pustaka Utama. Bogor.

Rasvaf, M. 2002. Betrnak ayam pedaging .Edisi Revis. Penebar swadaya. Jakarta Rasyaf, M. 2004. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sanusi, A. 2006. Pengaruh Penambahan Starbio Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik Pada Ternak. Skripsi s1 Fakultas Pertanian Universitas Sebelas maret, surakarta

Satyawibawa, I., dan Y.E. Widyastuti. 2000. Kelapa Sawit. Usaha Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Aspek Pemasaran. PT. Penebar Swadaya, Jakarta Sapuri, A. 2006. “Evaluasi Program Intensifikasi Penagkaran Bibit Ternak Ayam

Buras di Kabupaten Pandeglang” (skripsi). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Scott, M. L, M. C. Neisheim dan R. J. Young. 1982. Nutrition of Chiken. 3rd Edition, Published M, L Scott and Associates: Ithaca, New York.

Shcalbroeck. 2001. Toxicologikal evalution of red mold rice. DFG- Senate Comision on Food Savety. Ternak monogastrik. Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Soeparno, 1992. Ilmu dan teknologi daging fakultas peternakan universitas gadjah mada, Yogyakarta

(3)

30

Tillman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo dan S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo, 1984. Ilmu Pakan Ternak Dasar. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Tillman, A.D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo dan S.Lebdosoekojo. 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar, UGM Press: Yogyakarta.

Yudono, B. F. Oesman, dan Hermansyah. 1996. Komposisi asam lemak sekam dan dedak padi. Majalah Sriwijaya. Vol. 32. No. 2. 8-11.

Yustina, Erna .1993. Nangka dan cempedak ragam jenis dan pembudidayaan. Penebar Swadaya : Jakarta.

sumber on line :

15.41 WIB.

holtikultura 2015. Diakses pada Jumat 11 november pukul 16.00 WIB.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan analisis kimia dan mikrobiologis, mie kering dengan substitusi tepung biji nangka dengan penambahan ekstrak wortel tidak berpengaruh terhadap kualitas mie kering pada

Pembuatan mie kering ini menggunakan kombinasi penambahan tepung terigu sebanyak 100 %, 95 %, 90 %, dan 85 %, tepung biji nangka sebanyak 0 %, 5 %, 10 %, dan 15 %, dan

Substitusi tepung biji nangka dengan penambahan ekstrak wortel dalam pembuatan mie kering memberikan pengaruh terhadap kadar β -karoten, tekstur, dan adanya perbedaan warna

Tepung biji nangka merupakan hasil olahan dari biji nangka kering yang..

Judul Skripsi : Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, dan Protein Kasar Ransum yang Mengandung Tepung Limbah Ikan Gabus Pasir (Butis amboinensis) sebagai Substituti Tepung

RAHMAYANTI BOANGMANALU, 2016: “Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Dan Protein Kasar Ransum Yang Mengandung Tepung Limbah Ikan Gabus Pasir (Butis amboinensis) Sebagai

Pengaruh Imbangan Jerami Padi Fermentasi dengan Konsentrat Terhadap Kecernaan Bahan Organik dan Bahan Kering dalam Ransum Domba Lokal Jantan.. Universitas Sebelas Maret

Hasil penelitian tentang pengaruh substitusi dedak halus dengan tepung kulit buah kopi dalam ransum terhadap kecernaan protein dan energi pada ternak babi fase